Sitaro

Sitaro (3)

Sitaro,Sulutnews.com – Aktivitas vulkanik Gunung Api Karangetang yang berada di Pulau Siau, Kabupaten Sitaro terus dipantau petugas Pengamatan Gunung Api (PGA) dan aparat Kepolisian dari Polsek Siau Barat.

Monitoring dan pengamatan aktivitas vulkanik Karangetang ini dilakukan dari Pos Pengamatan Gunung Api di puncak Malawa Kampung Salili, Kecamatan Siau Tengah, Rabu (5/1/2022) pukul 06.30 Wita.

Dari hasil pemantauan, dijelaskan petugas Piket PGA Karangetang Aditya Gurasaly, aktifitas vulkanik Gunung Api Karangetang belum ada peningkatan.

“Gunung Karangetang saat ini masih pada level II atau waspada, namun demikian masyarakat dan pengunjung agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (Selatan) serta area perluasan sektoral ke arah Barat sejauh 2.5 km serta sepanjang Kali Malebuhe,” terang Petugas.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama kesektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.

“Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai,” tukasnya. (Adrian)

Sitaro,Sulutnews.com – Personel Unit Patroli Satgas Preventif Polres Sitaro dipimpin Kasatgas Iptu Jefri Bawole mengamankan anak-anak muda yang sudah mabuk di dalam sebuah kendaraan umum.

Anak-anak muda yang berjumlah 11 orang ini dipergoki petugas yang sedang melakukan patroli di jalan raya Binalu, Kecamatan Sitimsel, Minggu (26/12/2021) sekitar pukul 18.00 Wita.

Menurut Iptu Jefri, kesebelas anak muda ini dalam kondisi mabuk dan sudah tidak bisa memberikan keterangan secara jelas.

“Kesebelas anak ini kita data dan arahkan pulang ke rumahnya masing-masing agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” singkat Iptu Jefri. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Polsek Tagulandang mengamankan seorang isteri berinisial DN (61) karena menikam suaminya, RW (52), sesaat usai kejadian, pada Senin (20/12/2021) malam.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

“Penikaman terjadi di rumah pasangan suami istri tersebut, di Kampung Haasi Lindongan III, Tagulandang, Sitaro, Senin petang sekitar pukul 17.30 WITA,” ujarnya, Selasa (21/12) sore, di Mapolda Sulut.

Informasi diperoleh, lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, awalnya korban yang saat itu dalam keadaan mabuk miras, memukul pelaku di ruang tamu.

“Korban sempat ditegur cucunya, lalu pelaku lari ke dapur dan kembali dipukul oleh korban. Sesaat kemudian, pelaku mengambil pisau dapur lalu menikam perut korban sebanyak satu kali,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Melihat kejadian itu, sang cucu langsung merebut pisau dari tangan pelaku, kemudian membawa korban ke Puskesmas Kisihang, Tagulandang Selatan.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, korban sempat mendapat perawatan di Puskesmas sebelum dirujuk ke RSUD Tagulandang, dan rencananya korban akan dirujuk lanjut ke rumah sakit di Manado.

“Pelaku beserta barang bukti sebilah pisau dapur sudah diamankan di Mapolsek Tagulandang untuk diperiksa lebih lanjut,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)