Minut

Minut (24)

Minut, Sulutnews.com - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengikuti Rapat Bersama Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Terkait Usulan Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) T.A. 2021, melalui zoom meeting di cempaka Kolongan Minahasa Utara Selasa, (27/07/2021)

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan langkah antisipasi pelemahan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19. Bekerjasama dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero), program ini merupakan salah satu bentuk tindakan responsif dan adaptif pemerintah pusat lewat Kemenkeu untuk memulihkan demand atau permintaan masyarakat. Sejak diresmikan Mei 2020, PEN berkontribusi meningkatkan suplai barang dan jasa sehingga dapat mempercepat perputaran perekonomian masyarakat Indonesia.

Dalam kesempatannya, Gubernur Olly Dondokambey mengungkapkan bahwa usulan Pinjaman PEN yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Pemprov Sulut.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di daerah merupakan hal yang paling efektif dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.

“Dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional, kita perlu menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah.

Untuk itu lewat Pinjaman PEN, Pemprov Sulut akan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, serta sarana dan prasarana, khususnya di bidang kesehatan, dalam hal ini rumah sakit di wilayah Sulawesi Utara,” jelas Gubernur Olly.

Diketahui, sebelumnya Sulut telah mendapatkan fasilitas Pinjaman PEN T.A. 2020 sebesar Rp. 723 miliar, dengan pencairan dana telah mencapai Rp. 653 miliar. Sedangkan untuk tahun ini, dilansir dari data Kementerian Keuangan, Pemprov Sulut mengusulkan Pinjaman PEN sebesar Rp. 600 miliar disetujui Kemenkeu 552 miliar 95 % dari total usulan.

Diketahui, ada 4 (empat) persyaratan yang perlu dipenuhi pemerintah daerah guna mendapatkan pinjaman PEN. Persyaratan tersebut antara lain yaitu :

  1. Daerah tersebut merupakan daerah yang terdampak Covid-19;
  2. Memiliki program ekonomi daerah yang sejalan dengan PEN nasional yang secara garis besar dibagi 3 bagian yaitu kesehatan, jaring pengaman sosial atau bansos, dan ketiga untuk mendukung bangkitnya perekonomian;
  3. Jumlah sisa pinjaman ditambah dengan jumlah pinjaman yang akan ditarik tidak melebihi 75 persen dari jumlah penerimaan umum APBD tahun sebelumnya;
  4. Daerah harus memenuhi rasio kemampuan keuangan daerah untuk mengembalikan pinjaman daerah paling sedikit sebesar 2,5 persen.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekdaprov Sulut Edwin Silangen, Asisten III Asiano Gemmy Kawatu, Inspektur Daerah Mecky Onibala, serta pejabat terkait lainnya.(*/Fanny)

Minut,Sulutnews.com – Timsus Waruga Polres Minahasa Utara (Minut) mengamankan 10 pelaku balap liar mobil, di Jalan Tol Airmadidi-Sawangan, Minggu (25/07/2021), sekitar pukul 02.30 WITA.

Para pelaku yaitu, GP (23), VM (18), dan AP (23) warga Manado, kemudian RD (22), GD (19), dan IP (17) warga Tomohon, serta HA (17), MS (17), RB (28), dan GM (18) warga Minahasa. Para pelaku tersebut diamankan beserta 3 unit mobil.

Balap liar dengan taruhan uang itu awalnya dilaporkan oleh masyarakat kepada Timsus Waruga, yang direspons cepat dengan mendatangi TKP.

Kedatangan tim membuat sebagian besar pelaku melarikan diri. Diduga, balap liar dini hari itu melibatkan sekitar 50 unit mobil. Sepuluh pelaku beserta 3 unit mobil yang tertangkap kemudian diamankan di Mapolres Minut untuk diproses lebih lanjut.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, serta upaya menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pihaknya sangat menyayangkan aksi balap liar tersebut, karena selain terjadi di masa pandemi dan diterapkannya PPKM, juga sangat membahayakan keselamatan baik diri sendiri maupun orang lain.

“Masyarakat, khususnya kalangan anak-anak muda diimbau tidak melakukan balap liar. Aksi ini selain melanggar aturan lalu lintas, juga melanggar protokol kesehatan karena menimbulkan kerumunan,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Minut,Sulutnews.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey didampingi Sekdaprov. Sulawesi Utara (Sulut) Edwin Silangen memimpin Sidang Dewan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Prov. Sulut, di Ruang Jepara Cempaka, Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kamis (8/7/2021).

Dalam arahannya Gubernur Olly Dondokambey menyampaikan kondisi pembangunan KEK Likupang sudah hampir 70% selesai, “Mudah-mudahan akhir tahun ini tuntas semua sehingga investor akan lebih gampang untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membangun KEK yang ada di KEK Likupang,” ungkapnya.

Gubernur menambahkan Pemprov. Sulut dan Pemkab. Minut saat ini sedang gencar mempromosikan KEK Likupang dengan mengadakan beberapa kegiatan. Namun dengan kondisi pandemi ini mengakibatkan banyak hal yang terhambat menyangkut pariwisata.

“Tapi kita tetap optimis menjalankan sesuai protokol kesehatan, sehingga masyarakat dan para investor tetap mengenal di Sulut khususnya di Minaha Utara ada suatu kawasan ekonomi khusus untuk pariwisata,” sambungnya.

Selanjutnya untuk KEK Bitung, Gubernur mengungkapkan kendala yang dihadapi adalah menyangkut regulasi yang ada di pemerintah pusat.

“Akan lebih mempercepat kalau Pak ketua Dewan Nasional KEK dapat memberikan masukan kepada Menko Perekonomian sehingga regulasi-regulasi bisa lebih mempermudah pembangunannya,” tutur Gubernur.

“KEK Bitung ini menyangkut perhubungan dan perijinan yang ada di DKP dan Kementerian Perdagangan Tiga hal ini yang kami mohon supaya secepatnya, sehingga KEK Bitung ini bisa berjalan dengan baik. Karena para partner strategis sebentar lagi, walaupun dalam kondisi covid, mereka sudah berkunjung ke Sulut, tinggal kita lakukan “beauty contest” sehingga kegiatan KEK Bitung ini bisa berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Kepada para Direktur PT. MSH dan PT. MPRD Gubernur mengimbau untuk dapat berkoordinasi terus dengan pemerintah setempat (Walikota Bitung dan Bupati Minut). Supaya kendala-kendala yang dihadapi dapat segera teratasi dengan baik.

“Semoga apa yang kita bicarakan pada hari ini menjadi tolak ukur untuk mempercepat KEK yang ada di Sulut ini bisa berjalan baik,” tandasnya.

Perwakilan PT. Membangun Sulut Hebat (MSH) memaparkan tentang Strategi Pengolahan Lahan di KEK Bitung, dan 19 perusahan dalam area KEK Bitung, yang bergerak dalam bidang usaha logistik, perikanan, perkebunan dan energi.

Selanjutnya Perwakilan PT. Minahasa Permai Resort Development (MPRD) memaparkan perkembangan Pulisan Bay, KEK Likupang yang mengacu pada konsep “Smart and Sustainable Tourism” mengangkat tentang alam dan kebudayaan Sulut.

Sekretaris Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Enoh Suharto Pranoto menyampaikan beberapa hal hasil evaluasi pembangunan KEK di Sulut, antar lain:

  1. Perlu meningkatkan kinerja manajemen badan usaha di KEK Bitung dalam rangka menghadirkan investasi.
  2. Perlu meningkatkan manajemen operasional KEK Likupang sehingga pembangunan dapat terlaksana dengan baik.

“Dewan Nasional merekomendasikan kepada Dewan Kawasan untuk ditingkatkan manajemen operasionalnya sehingga betul-betul rencana aksi itu bisa dilaksanakan sesuai dengan target,” tandasnya.

Turut hadir secara virtual Para pejabat vertikal di Prov. Sulut (Kanwil Bea Cukai, Kanwil Kehakiman dan Imigrasi, Kanwil Pajak), Direktur PT. MSH, Pimpinan MPRD, Asisten I dan II Prov. Sulut, serta Pejabat Eselon II terkait di lingkup Pemprov. Sulut. (/Fanny)

Minut,Sulutnews.com - Pelaku tindak pidana pembunuhan di Desa Klabat, Jaga VII, Kabupaten Minahasa Utara berhasil ditangkap oleh Tim Resmob Polda Sulut dan Tim Resmob Polres Minahasa Utara (Minut),

Penangkapan terhadap pelaku berinisial SM alias Sabdi, 27, warga Desa Klabat, Jaga VII, Minahasa Utara, Selasa (06/07), dipimpin oleh Katim Resmob Polda Sulut, Iptu Irlana Pradana Cipta STK, SIK dan Katim Resmob Polres Minut Aipyu Jeffry Bassaiy.

Penangkapan pelaku tersebut diterangkan Katim Irlana berdasarkan LP/149/VII/RES 1 /2021/Sek Dimembe. Tim Resmob Polda Sulut dan Tim Resmob Polres Minut mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku Sabdi, berada di Desa Klabat.

"Selanjutnya anggota Tim Resmob Polda Sulut berkaloborasi dengan Tim Resmob Polres Minut langsung menuju ke lokasi tersangka dan Tim langsung segera menangkap tersangka," ujar Katim Irlana.

Ditambahkan Katim Irlana, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur pada pelaku, karena mencoba kabur."Setelah dilakukan penangkapan, dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti yang dibuang pelaku di daerah bandara samrat, ketika melaksanakan pengembangan pelaku mencoba melarikan diri sehingga Tim Resmob Polda Sulut dan Tim Resmob Res Minut melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku," pungkas Katim Irlana. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Polres Minahasa Utara (Minut) menggagalkan peredaran rokok merek Gudang Baru yang diduga kuat berpita cukai palsu, akhir Juni lalu.

Berawal ketika personel gabungan Polres Minut menggelar operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minut, pada Senin (28/06/2021) malam.

Saat itu petugas mencurigai sebuah mobil bak terbuka yang kelebihan muatan, lalu dilakukan pemeriksaan.

Petugas mendapati 47 kardus besar yang masing-masing berisi 3 bal. Dengan rincian lebih lanjut, tiap bal berisikan 200 bungkus rokok merek Gudang Baru berpita cukai palsu, dan tiap bungkus berisi 16 batang rokok. Sehingga jumlah keseluruhan rokok yang diamankan sebanyak 451.200 batang.

Pengungkapan kasus tersebut kemudian dibeber melalui konferensi pers di Mapolres Minut pada Sabtu (03/07) pagi, bersama pihak Bea Cukai Manado dan Bitung.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan adanya kejadian tersebut. “Informasi diterima dari Polres Minut, tersangkanya tiga orang. Masing-masing berinisial AA, HH, dan KT,” ujarnya, Minggu pagi.

Lanjut Kombes Pol Jules Abraham Abast, rokok tersebut dibeli dari Sidoarjo, Jawa Timur lalu dikirim ke Bitung, Sulut melalui kapal laut. “Untuk mengelabui petugas, pada nota pengiriman dituliskan jenis barang kiriman adalah bahan pembuatan kue,” jelasnya.

Selanjutnya, sampel barang bukti rokok berpita cukai palsu tersebut diserahkan kepada pihak Bea Cukai Manado dan Bitung. “Ketiga tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Minut untuk diproses hukum lebih lanjut,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (Adrian)

Airmadidi,Sulutnews.com - Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune Ganda,SE meresmikan penggunaan Kurikulum Muatan Lokal (Mulok) pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Minahasa Utara, tahun ajaran 2021-2022.

Kurikulum Mulok Bahasa Daerah ‘Tonsea’ resmi ditetapkan oleh Bupati  Joune Ganda, bertempat di Aula Kantor Bupati Minahasa Utara, Airmadidi, Sulawesi Utara, Selasa (1/6) lima hari yang lalu.

Kurikulum mulok Bahasa Daerah ‘Tonsea’ ditetapkan mengacu pada Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 37 ayat (1) dan Pasal 38 ayat (2) Peraturan Pemerinda hingga Permendikbud.

Materi Pelajaran di Kurikulum Muatan Lokal Daerah Tonsea thema berisi pengenalan berbagai ciri khas daerah Tonsea, keterampilan, kerajinan, kebudayaan, legenda serta adat istiadatnya, demikian Bupati kece yang sebelumnya dinobatkan sebagai Tonaas Wangko Minaesa Amian di bidang pemerintahan itu. (*/yyk/TL).

Manado, SulutNews.com -- Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA didampingi Ketua Korcab VIII Daerah Jalasenastri Armada (DJA) II Ny. Tirta Ariwijaya meresmikan Desa Talise Kabupaten Minahasa Utara (Minut) sebagai Kampung Bahari Nusantara (KBN), pada Senin (31/5/2021).

Peresmian KBN yang di gagas Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., tersebut ditandai dengan pembukaan tirai gapura KBN Desa Talise serta dimeriahkan atraksi demo perahu karet dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VIII Bitung, grup masamper dan tarian kabasaran yang dipersembahkan anak-anak Desa Talise.

Dalam sambutannya, Danlantamal VIII mengatakan bahwa pencanangan KBN merupakan salah satu perwujudan tugas TNI AL dalam upaya membantu pemerintah daerah, untuk menciptakan masyarakat maritim yang cinta dan melestarikan laut di daerahnya.

"5 klaster utama menjadi bagian pembangunan program KBN diantaranya klaster pertahanan dimana masyarakat diberdayakan sebagai komponen pendukung dalam pertahanan negara, klaster ekonomi yakni meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pembinaan kelompok masyarakat/usaha mikro kecil menengah dan pendampingan", ungkap Danlantamal VIII.

"Selanjutnya adalah klaster edukasi yakni meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pembangunan rumah pintar, klaster kesehatan yaitu meningkatkan kesehatan masyarakat melalui penyuluhan dan sosialisasi hidup sehat, memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan, peralatan medis dan obat-obatan. Klaster pariwisata juga menjadi program utama dalam pembangunan KBN dengan menciptakan desa sebagai destinasi pariwisata melalui pemeliharaan dan pelestarian sumber daya alam dan sumber daya buatan", katanya.

Oleh karena itu Danlantamal VIII mengharapkan adanya kerja sama yang baik antara TNI AL dengan pemerintah daerah dan instansi lainnya.

"Terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Bupati Minahasa Utara beserta Forkompimda, tokoh masyarakat dan tokoh adat atas dukungan dan kerja samanya, sehingga program KBN di Desa Talise dapat terlaksana sesuai rencana," ujar Danlantamal VIII.

Sementara itu Audy Sambul Kepala Dinas Pariwisata Pemda Minut mewakili Bupati Minut Joune Ganda mengucapkan terima kasih kepada TNI AL khususnya Lantamal VIII atas terpilihnya Desa Talise menjadi Kampung Bahari Nusantara TNI AL.

"Melalui KBN TNI AL diharapkan dapat meningkatkan pembangunan Desa Talise dalam segala hal", ungkap Kadis Pariwisata Minut.

Pada kegiatan peresmian KBN Desa Talise turut diresmikan Anjungan Pintar yang dilengkapi dengan 5 set komputer sumbangan dari Bank Mandiri dan 1.000 buah buku bacaan sumbangan dari Kompas Gramedia dan Yudhistira. Sebelumnya juga telah dilaksanakan bakti sosial pemeriksaan kesehatan dan pembagian kacamata bagi masyarakat yang membutuhkan, melalui kerja sama dengan Lions Club Manado, Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara, Rumah Sakit TNI AL (Rumkital) dr Wahyu Slamet, Dinas Kesehatan Lantamal VIII dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara.

Turut hadir pada peresmian KBN tersebut Wadan Lantamal VIII Kolonel Laut (P) Apriyani, S.H., M.M., M.Si., (Han)., CHMRP., M.Tr.Opsla, Para Asisten Danlantamal VIII, Dansatrol Lantamal VIII, Kepala Pangkalan Dermaga Kapal Patroli Bakamla Serei, Danramil Likupang Barat, Kapolsek Likupang Barat, Pengurus Korcab VIII Daerah Jalasenastri Armada II, Grup Kompas Manado, Perwakilan Bank Mandiri dan beberapa mitra kerja Lantamal VIII.

(***/TamuraWatung)

Manado,Sulutnews.com -  Puncak Perayaan Syukur HUT ke-181 Jemaat GMIM Sion Tumaluntung dan HUT ke-51 GMIM Wilayah Minawerot disiarkan secara Virtual dari Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Minahasa Utara.

Perayaan berlangsung di Gedung Gereja GMIM Sion Desa Tumaluntung Kabupaten Minahasa Utara (MINUT), Jumat (30/4) sore. Karena pada masa Pandemik Jemaat yang bisa hadir tatapmuka mengikuti ibadah dengan prokes ketat.

Ibadah Syukur dipimpin Ketua Jemaat GMIM Wilayah Minawerot Pendeta Jenny Tangkuman mewakili Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat Sinode GMIM, Pendeta Dr Hein Arina.

Pendeta Jenny Tangkuman mengajak Jemaat GMIM Sion Tumaluntung untuk selalu bersyukur karena HUT ke-181 Jemaat dirangkaikan dengan HUT ke-51 GMIM Wilayah Minawerot sudah pasti akan menjadi berkat dan mujizat. "Usia yang bukan muda lagi karena itu pujilah Tuhan," ajaknya.

Dikesempatan itu digelar pula pemotongan kue ulangtahun. Perayaan ibadah dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey diwakili Kadis Dukcapil Dan KB Prov Sulut Voura Kumendong, Bupati Minut Joune Ganda,SE, Camat Kauditan Royke Rampengan SPt M.Si, Hukum Tua Desa Tumaluntung Neltje Rolos SPd serta jemaat dan undangan. (yy/tonny)

Manado, Sulutnews.com – Seorang lelaki berinisial CS alias Chris (35) warga Desa Waleo Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara, dilaporkan ke Polres Minahasa Utara (Minut) atas kasus dugaan pencabulan yang dilakukan terhadap seorang anak dibawah umur. 

Tersangka CS kemudian diamankan oleh Tim Resmob Polres Minut pada hari Selasa, 6 April 2021, di wilayah Tondano, berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor:SP.Kap/26/IV/2021/RESKRIM.

Sebelumnya, usai melakukan aksinya, tersangka sempat melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Tondano Kabupaten Minahasa.

Kejadian kasus pencabulan itu sendiri dilakukan tersangka di rumahnya Kec.Kema, pada hari Senin, 19 Maret 2021 sekitar pukul 16.00 Wita.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan penangkapan terhadap tersangka. “Tersangka sudah diamankan dan dibawa ke Mapolres Minahasa Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya.

Tersangka dikenakan Pasal 82 ayat (1) UU RI no 17 Tahun 2016, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah). (**/Adrian)

Airmadidi, Sulutnews.com - Bupati Kabupaten Minahasa Utara, Joune J.A. Ganda, SE., akhir pekan lalu menyerahkan Surat Keputusan (SK) Tenaga Ahli Bupati (TAB) yang akan membantunya selama masa tugasnya bersama Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung SH., MH.

Dalam daftar yang disampaikan terdapat 18 nama TAB baru yang mendapatkan kepercayaan dalam pemerintah JG-KWL --beritu kedua pemimpin ini akrab disapa saat mereka mengikuti Pilkada serenak Desember 2020 lalu di Kabupaten Minahasa Utara.

Koordinator Tim TAB, DR. Ir. A. Lucky Longdong, MEd., usai penyerahan SK., kepada media ini menjelaskan, bahwa Bupati Joune Ganda mengajak kedelapanbelas TAB baru agar dapat bekerja maksimal, kreatif, dan inovatif sesuai bidangnya masing-masing.

Sebagaimana diketahui, TAB diadakan dengan mempertimbangkan pendidikan formal, keahlian personal pada bidang tertentu, dan pengalaman serta riwayat pekerjaan. Dengan standar ini, para TAB diharapkan bisa memberi masukan dalam rangka percepatan pembangunan daerah.

"Personil TAB yang baru, tugas khususnya adalah mengembangkan inovasi-inovasi di segala bidang sebagaimana visi misi JG-KWL," kata Longdong, di Kantor Bupati Minahasa Utara, akhir pekan lalu.

Ditambahkan Longdong, pemerintahan Joune Ganda meyakini 18 personal TAB yang memiliki keahlian dan kompetensi di bidang tertentu dengan spesefikasi latar belakang keilmuan juga pengalaman variatif ini, akan bekerja sesuai kompetensinya sekaligus dapat memberikan gagasan terbaiknya dalam percepatan pembangunan di Minahasa Utara. Dengan begitu, Kabupaten Minahasa Utara bisa mendapatkan cara baru mengejar ketertinggalannya.

 “Pemerintahan Joune Ganda berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu, sangat meyakini bahwa dengan gagasan kreatif penuh inovasi, dapat memberi perubahan mendasar di Kabupaten Minahasa Utara ke arah yang lebih maju, berdaya saing dan bisa setara dengan kota-kabupaten lainnya di Indonesia,” kata Longdong meneruskan harapan Bupati Joune Ganda.

Sesuai Perbup No. 8 tersebut disebutkan, bahwa dalam rangka menunjang kelancaran pelaksanaan tugas Bupati, maka perlu didukung TAB. TAB berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Bupati. TAB Minahasa Utara melaksanakan tugas tertentu yang diberikan Bupati dan Wakil Bupati di luar tugas-tugas yang sudah dicakup dalam susunan organisasi perangkat daerah.

TAB bertanggung jawab atas kebenaran dan ketepatan pemberian saran serta pertimbangan dalam perumusan kebijakan. Kebenaran dan ketepatan pemberian rekomendasi pemecahan permasalahan.

“Kita bekerja profesional dengan landasan hukum Peraturan Bupati No. 8 Tahun 2021 tentang Tenaga Ahli Bupati,” kunci Longdong.

 

Inilah kedelapanbelas TAB dibawah pemerintahan Bupati Joune Ganda, SE., dan Wakil Bupati Kevin Wiliam Lotulung SH., MH:

  1. Ir. A. Lucky Longdong, MEd., Bidang Pengembangan SDM Unggul
  2. Jantje Rumambi, Bidang Tata Kelola Pemerintahan
  3. Johan Malonda, Bidang Pengembangn SDA Terbarukan
  4. DR Magdalena Wulur, SE., MM., Bidang Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah
  5. Bobby Hamenda, SE., MSi., MintDevt., Bidang Kerjasama Antar Daerah dan Internasional
  6. Boyke Henky Rompas, Bidang Pengembangan Smart Tourism
  7. Louis Carl Schramm, SH. MH., Bidang Advokasi Hukum
  8. Koba Kalengkongan, SH., Bidang Pembinaan Pemuda dan Olah Raga
  9. Jopie J.A. Rory, SH., MH., Bidang Percepatan Investasi dan Promosi
  10. Djemmie Karongkong, S.Sos, MPd., Bidang Komunikasi dan Informasi Publik
  11. Bernadette Longdong, SPd., MPd., Bidang Pendidikan Merdeka Belajar
  12. Sadrak Tairas, Bidang Pengembangan Agribisnis Berkelanjutan
  13. Shandy CH Kaunang, SH., Bidang Pemberdayaan Generasi Milenial
  14. Christian Edison Laotongan, MSi., Bidang Infrastruktur dan Tata Ruang
  15. Pieterson Tasiam, ST., Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman
  16. Sammy Dondokambey, Bidang Pembinaan Agraria
  17. Ruddy Umboh, Bidang Pelestarian Seni dan Budaya Daerah
  18. Patrice Suwu, SE., MM., Bidang Pembinaan PUMD dan Bumdes

(/Mercys)