Foto :  Pelantikan 42 Hukum Tua oleh Bupati Minsel Frangky Wongkar SH MH Kamis (3/11) di Aula Kantor Bupati Minsel dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, dan pejabat Forkopinda dan ratusan warga. Foto : Pelantikan 42 Hukum Tua oleh Bupati Minsel Frangky Wongkar SH MH Kamis (3/11) di Aula Kantor Bupati Minsel dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, dan pejabat Forkopinda dan ratusan warga.

Gubernur Olly Dondokambey Mengajak Masyarakat "Bakobong dan Baternak" Antisipasi Krisis Pangan

Written by  Fanny Waworundeng Nov 03, 2022

Minsel, Sulutnews.com - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE mengajak masyarakat Sulut termasuk yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) untuk  "Bakobong dan Baternak " untuk antisipasi krisis pangan pada tahun depan 2023.

Hal tersebut dikatakan Gubernur saat menghadiri pelantikan 42 Hukum Tua (Kepala Desa) di Aula Kantor Bupati Minsel Kamis (3/12) sore.

Sebelumnya ditempat yang sama Bupati Minsel Frangky Wongkar SH MH melantik 42 Hukum Tua hasil pemilihan pada 12 Oktober lalu di 42 Desa  pada 14 Kecamatan. Bupati Frangky Wongkar dalam laporanya mengatakan  partisipasi pemilih sekitar 85,76 persen atau sekitar 36.000 lebih pemilih. Sementara itu masih ada  125 Desa belum melakukan pemilihan dan menjadi Pejabat Hukum Tua sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam Pilkades berjalan aman damai berkat kerjasama yang baik semua wargs dan dukungan TNI dan Polri serta Forkopinda Minsel. Hukum Tua diharapkan kerja dan melayani untuk rakyat.

Menurut Gubernur dengan kita Bakobong atau menggalakan sektor petanian di Minsel yang tanahnya subur kita berarti sudah bisa membantu daerah kita agar tidak terjadi krisis pangan. Petani cukup banyak dan lahan subur.

"Hukum Tua harus menjadi ujung tombak dimasyarakat desa untuk mengalakan pertanian atau Bakobong dan Baternak”, ujarnya.

Jadi kita " Sediakan Payung Sebelum Hujan", Ini diartikan bagi kita, "Kita harus antisipasi dengan Bakobong dan Baternak sebelum krisis pangan terjadi agar ketika terjadi kita sudah siap dengan pangan yang cukup”, katanya.

Gubernur menambahkan diprediksi  dari beberapa laporan kemungkinan bulan Agustus hinga September 2023 bisa tejadi. Kita sudah harus siaap. Menanam jagung dan Bawang, Rica dan Tomat (Barito) serta jenis tanaman lainnya itu baik dan cocok didaerah kita apalagi di Minsel.

Untuk Baternak kita minta satu keluarga bisa piara ayam satu ayam jantan (laki) dan ayam tiga ayam betina agar bisa bertelur. Ini selain membantu ekonomi warga juga untuk kesehatan anak balita agar tidak " Stanting" atau Kerdil di Minsel. Hukum Tua harus berperan juga atasi Stanting. Kemudian juga peternak sapi agar ada susu sapi perah." Jadi Bakobong dan Baternak" itu penting sekali bagi kita menghadapi tantangan berat" katanya. Namun terkait Pandemi Covid 19 harus tetap waspada terus karena masih ada saat ini.

Ekonomi Bangkit

Dalam bagian lain Gubernur mengatakan ekonomi Sulut mulai pulih dan bangkit pasca Pandemi Covid 19. Dimana data yang ada Pertumbuhan Ekonomi (PE) kita capai 5,93  persen diatas rata rata nasional.Kemudian juga inflasi dibawah 4 persen dan investasi terus meningkat juga kunjungan wisatawan mulai meningkat dan ekspor juga naik.

Ini bisa terjadi karena dukungan  semua pihak termasuk masyarakat Minsel dan TNI Polri serta aparat pemerintah tokoh tokoh Agama untuk menjaga keamanan tetap rukun dan damai." Kalau aman rukun dan damai  kita bisa membangun dan wisatawan serta investor masuk ekonomi bergerak maju" kata Gubernur.

Bahkan Gubernur mengatakan sektor pertanian kondribusi sekitar 23 persrn untuk PDRB Sulut dan ekonomi. Termasuk pariwisata yang banyak potensinya. Kita harus kerja bersama untuk majukan daerah ini. Banyak selamat buat Hukum Tua dan selamat bekerja.(Fanny)