Gelar Pertemuan Terkait Tarpok Warga di Tompaso Baru, Begini Pesan Bupati Minsel

Written by  Jan 08, 2022

Minsel, SulutNews.com -- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar pertemuan dan dialog bersama masyarakat yang berada di Kecamatan Tompaso Baru dan Kecamatan Maesaan, pada Jumat (07/01/2022) di Balai Pertemuan Umum Desa Tompaso Baru Dua, Kecamatan Tompaso Baru.

Dipimpin oleh Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Franky D. Wongkar, SH dan Wakil Bupati Pdt. Petra Y. Rembang, pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari hasil Rapat Forkopimda Minsel pada Rabu (05/01) lalu di Ruang Rapat Bupati Minsel. Dimana salah satu poin bahasan yakni mengatasi konflik yang terjadi di Kecamatan Tompaso Baru.

Pertemuan terkait adanya kejadian perkelahian antar kelompok (Tarpok) di Tompaso Baru ini juga dihadiri unsur Forkopimda Minsel, diantaranya Kapolres Minsel, AKBP C. Bambang Harleyanto, SIK, Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf. Ircham Effendy, Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan Budi Hartono, SH., M.Hum.

Dalam dialog tersebut, Bupati menghimbau kepada setiap warga masyarakat agar dapat lebih memahami setiap perannya masing-masing dalam menjaga keamanan, persatuan, kesatuan dan ketertiban umum, demi masa depan daerah yang lebih baik.

"Sangat disesali perkelahian antar kelompok tersebut. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi," tegas Bupati Franky Wongkar.

"Seharusnya setiap orang, baik kelompok atau individu untuk saling menghargai antara satu dengan yang lain. Jangan menimbulkan polemik, tetap saling bertoleransi, karena torang samua basudara, torang samua ciptaan Tuhan," katanya.

Bupati juga menghimbau dan mengharapkan keterlibatan serta peran aktif para tokoh-tokoh Agama, para pemerintah setempat, baik itu para Camat dan Hukum Tua untuk bersama-sama memberikan perhatian lebih terhadap aspek keamanan dan ketertiban wilayah tempat tinggal masing-masing.

"Stop jo baku beking masalah, mari torang jaga dan pelihara tu kedamaian, sama-sama torang baku topang kong baku kerjasama beking bagus tu daerah, demi torang pe anak cucu kelak, demi kebaikan dan kemajuan daerah torang, dan demi masa depan torang samua," tutup Bupati Franky Wongkar, dengan dialek Manado.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. B.V.J. Lumingkewas, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan; Frangky T. Tangkere, SP., M.Si., Kaban Kesbangpol Samuel Setho Slaat, ST., Kasat Pol-PP & Kebakaran Henri Palit, SH.

Hadir juga Pdt. Reinly Mussu, S.Th, selaku Ketua BKSAUA Kecamatan Tompaso Baru, Camat Maesaan, Jelly Nelwan, S.Pt., Camat Tompaso Baru, Veldy Denny Keintjem, SH., Kapolsek Tompaso Baru dan Maesaan, Iptu. Jefry Mailensun, Danramil Tompaso Baru dan Maesaan, Letda Inf. Adri Kandowangko, serta para Hukum Tua, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Untuk diketahui, perselisihan yang berujung perkelahian antar kelompok di Tompaso Baru ini melibatkan warga Kecamatan Tompaso Baru dan Kecamatan Maesaan.

(***/Tamura)