Miris! Bansos Penderita Lumpuh Layu di Minsel Berhenti

Written by  Nov 18, 2021

Minsel, SulutNews.com -- Terus memberikan perhatian yang terbaik dan selalu berdoa telah menjadi sumber kekuatan bagi seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam merawat buah hatinya yang mengalami lumpuh layu sejak berumur 3 tahun.

Namanya Lusye Tombokan (53) warga Desa Paslaten Satu, salah satu desa di Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minsel.

Saat dijumpai wartawan SulutNews.com beberapa waktu lalu, ia terlihat tegar merawat anaknya Mater (15).

Mater terlihat hanya bisa duduk ataupun berbaring dengan tangan yang terikat dengan kain di lantai yang beralaskan tikar plastik.

"Awalnya, dia (Mater) lahir normal. Tapi tiba-tiba ketika berumur 3 tahun dia menderita sakit seperti ini. Nanti di usia 5 tahun kami lihat sakit yang dideritanya semakin parah," ungkap Lusye.

Ia menambahkan, beruntung anaknya sudah mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah dengan menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) pemerintah pusat.

Di tengah pergumulan, bantuan pemerintah yang diterima keluarga mereka berhenti sejak 3 tahun lalu. Kondisi ini seakan menambah beban keluarga yang harus rutin mengambil obat kronis untuk anak mereka itu.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Minsel, melalui Kabid Rehabilitasi Sosial Stelma Tumbel saat dijumpai wartawan berjanji akan membantu keluarga ini.

"Nanti kami akan mencoba bantu. Kirimkan saja foto dan KK, nanti kami akan coba mengusulkan ke Balai untuk dilihat seperti apa bantuan yang dapat diberikan," ujar Tumbel.

"Saat ini kan ada perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) semoga keluarga ini bisa terbantukan," katanya.

(Tamura)