Astaga! Nama Bupati Jadi Tameng Pejabat Hukum Tua Lakukan Pergantian Perangkat Desa

Written by  Apr 28, 2021

Minsel, SulutNews.com -- Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) beberapa hari terakhir sementara dihebohkan terjadinya pergantian perangkat desa.

Tak tanggung-tanggung, dalam beberapa rekaman yang beredar nama Bupati Minsel, selalu saja menjadi tameng para Pejabat Hukum Tua untuk menjalankan aksi mereka memberhentikan perangkat desa.

Bahkan beberapa perwakilan perangkat desa yang diberhentikan yang mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), pada Selasa (27/4/2021) menyampaikan hal yang sama bahwa selain pemberhentian tanpa pemberitahuan telah diganti, SK pemberhentian tidak di terima oleh perangkat desa yang lama juga pergantian atas perintah Bupati.

"Hari ini kami dari Desa Motoling Satu, Lalumpe dan Lompad datang menyampaikan keluhan kami terkait pergantian perangkat desa", ujar Servi Rambi, salah seorang perwakilan perangkat desa.

Apa yang ditanya perangkat desa ini mendapat tanggapan dari Hendrie Lumapow, Kadis PMD Minsel yang menerima perwakilan perangkat desa.

"Kalau perintah Bupati, tidak ada itu. Saya klarifikasi ya. Saya juga sudah cek ke perwakilan Bupati dan Wakil Bupati, yang terjadi adalah pergantian oleh Hukum Tua", tegas Hendrie Lumapow.

Lumapow juga di kesempatan ini menyampaikan bahwa ada beberapa Pejabat Hukum Tua yang tidak melakukan pergantian perangkat desa.

"Jadi saya harus klarifikasi, tidak ada perintah dari atasan, tidak ada kalau bilang Bupati. Kami sudah memberikan kewenangan kepada Pejabat Hukum Tua untuk mengatur pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di desa", tambah Lumapow.

"Semua masalah terjadi perangkat desa sudah saya laporkan ke pak Wakil Bupati. Ini akan jadi catatan saya untuk dilaporkan kepada pimpinan", katanya.

Lumapow menyampaikan bahwa terkait surat edaran Mendagri, itu tidak mencabut Permendagri 67.

"Surat edaran Mendagri itu, memberikan perlindungan kepada perangkat desa, yang dianggap kesewenang-wenangan dari Pejabat Hukum Tua yang memberhentikan perangkat desa", jelasnya.

Dihadapan para perwakilan perangkat desa, Lumapow berjanji akan menyampaikan hal ini kepada Bupati.

(TamuraWatung)