Youla Lariwa: Berstatus TSK, Pemkab Minahasa Harus Nonaktifkan Kumtua Desa Tontimomor

Written by  Adrianus Pusungunaung Sep 14, 2022

Minahasa,Sulutnews.com - Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Minahasa atas kasus pemalsuan surat-surat tanah di Desa Tontimomor, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa. Status Tersangka terhadap  OK alias Orny sebagai  kumtua di Desa Tountimomor Kecamatan Kakas, yang lagi hangat di Perbincangkan oleh Masyarakat Minahasa, banyak mendapat perhatian dari Masyarakat Minahasa. salah satunya sebut saja Pengacara Kondang di Jakarta Youla Lariwa, SH, MH.

Pasalnya, meski sudah di Tetapkan sebagai tersangka, status jabatan OK sebagai Hukum Tua di Desa tersebut, sampai saat ini masi aktif menjabat atau belum dinonaktifkan oleh Pemkab Minahasa.

Terkait hal tersebut membuat  Pengacara berdarah Minahasa Youla Lariwa, SH, MH. Angkat bicara, "Seharusnya yang bersangkutan setelah ditetapkan sebagai Tersangka, jabatan kumtua ini seharusnya sudah di Non aktifkan, dan tidak harus menunggu Putusan Pengadilan.

Hal ini dijelaskan Lariwa, karena dengan Penetapan Tersangka sudah merupakan Bukti bahwa kumtua itu telah benar melakukan kesalahan/pelanggaran dan Putusan Pengadilan itu tinggal berapa lama Hukumannya, ujar Lariwa.

Sebelumnya Bupati Minahasa Ir. Royke Octavian Roring M.Si., Melalui Asisten 1 Kabupaten Minahasa Drs. Riviva W Maringka M.Si., dikonfirmasi menjelaskan, bahwa untuk  mengangkat ataupun memberhentikan seorang Hukum Tua atau Kepala Desa harus melalui prosedur.

Terkait dengan pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa, sudah ada Permendagri No. 82 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa.

Peraturan ini cukup jelas mengatur tentang tata cara Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa, "Ucap Mantan Kadis Pendidikan Minahasa tersebut.

"Kita lihat saja nanti, kalau yang bersangkutan sudah Dinyatakan sebagai terdakwa dan sudah ada (PN) Putusan Pengadilan tetap, baru kita pelajari dan tindak lanjuti, kata Maringka saat diwawancarai sulutnews.com belum lama ini.

Terkait Kasus yang membuat Nasib OK alias Orny menjadi Tersangka dugaan kasus pemalsuan surat-surat tanah di Desa Tontimomor, Maringka Mengaku belum mengetahui persis status Penetapan OK yang telah ditetapkan tersangka oleh Polres Minahasa.

Sebelumnya status Tersangka Hukum Tua Tontimomor ini disampaikan Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa SIK, melalui kasat Reskrim AKP Edi Susanto saat dikonfirmasi Wartawan, Senin (12/09) belum lama ini menerangkan, "Ada dua yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu ER (53) dan OK (59),"ucap Kasat Reskrim.

Kedua tersangka diketahui suami istri dalam kasus dugaan pemalsuan surat-surat tanah tersebut. Keduanya lanjut Kasat Reskrim Polres Minahasa,  dijerat dengan pasal 263 ayat (2) sub 263 ayat (1) jo pasal 55 ayat 1 ke 1,2 KUHP, Urai Kasat Reskrim. (**/ARP)