Optimis Raih Adipura 2022, DLH Minahasa dan "Ba Ciraro" Turun Sosiliasi

Written by  Sep 12, 2022

Minahasa,Sulutnews.com- Pemkab Minahasa mulai berbenah dalam menghadapi penghargaan Adipura Tahun 2022 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Bahkan Untuk mewujudkan Kota Tondano yang bersih, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Minahasa bekerjasama dengan DPD ASOBSI (Asosiasi Bank Sampah Indonesia) Minahasa dan “Ba Ciraro” melakukan berbagai sosialisasi di setiap sekolah se- Tondano Raya.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Minahasa Vicky Kaloh, optimis Tondano bisa meraih Adipura Tahun 2022, oleh karenanya pihaknya sementara melakukan sosialisasi ke sekolah – sekolah karena lokasi sekolah wajib keberadaannya dan wajib dinilai.


“Adipura adalah instrumen pengawasan kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam menyelenggarakan pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau dalam mewujudkan kualitas lingkungan hidup yang bersih, teduh dan berkelanjutan,” jelas Vicky Kaloh, Senin (10/9/2022).


"Kami juga memberikan apresiasi kepada kepala sekolah yang ada di Tondano telah mendukung program pemerintah dalam penanggulangan masalah sampah.


“Bahkan dengan terbentuknya bank Sampah di seluruh desa, kelurahan dan sekolah, Tahun 2025 Minahasa akan menjadi Kabupaten Bersih dan bebas dari Sampah,” Ujar Vicky Kaloh.

Sementara itu Ketua DPD ASOBSI Minahasa, Theo Herwanto yang didampingi Sekretaris Claysius Lalamentik dan Bendahara Sherly Goni mengatakan dalam sosialisasi ASOBSI yang didampingi “Ba Ciraro”, para kepala sekolah telah menyatakan siap untuk membentuk Bank Sampah Sekolah.


Bahkan para kepala sekolah meminta agar “Ba Ciraro” yang diketuai oleh Marlon Kamagi untuk siap menjadi pendamping dalam pelatihan – pelatihan. Karena ternyata sampah akan menghasilkan nilai ekonomi sangat besar.Direktur “Ba Ciraro”, Marlon Kamagi dalam sosialisasi memaparkan secara rinci tentang masalah sampah dan penanggulangannya.


Dalam kesempatan itu juga Marlon Kamagi memperagakan hasil kerajinan yang diproduksi oleh “Ba Ciraro” dari sampah plastik, Seperti gelang dan batako.Dalam sosialisasi disekolah diikuti oleh guru dan anak didik. Sosialisasi disekolah-sekolah yang ada di Tondano akan berlangsung hingga akhir September. (**/ARP)