Foto : Kapolres Minahasa AKBP Tommy Souissa SIK Foto : Kapolres Minahasa AKBP Tommy Souissa SIK

Keterbukaan Informasi "Tuai Sorotan", Kapolres Minahasa: Kurangnya Dimana Kita Evaluasi

Written by  Adrianus RP Oct 11, 2021

Minahasa,sulutnews.com- Sejumlah jurnalis  liputan biro Kabupaten Minahasa yang tergabung dalam organisasi Pers yang di akui oleh Dewan Pers menyayangkan sikap  Polres Minahasa yang pada akhir - akhir ini diduga enggan memberikan informasi kepada sejumlah media masa yang aktif melaksanakan tugas jurnalistik di wilayah hukum Polres Minahasa "entah kenapa".

"Padahal ada banyak kegiatan yang sementara berlangsung di Polres tersebut.

Bahkan kasus - kasus yang ditangani oleh Polres Minahasa sampai sejauh mana perkembangannya juga  jarang di sampaikan ke sejumlah wartawan.

Wajar saja kalau  Proses keterbukaan informasi di Polres tersebut menuai  sorotan dari sejumlah jurnalis liputan setempat.

Lebih memiriskan lagi,  informasi kejadian atau agenda di wilayah hukum Polres Minahasa kabarnya hanya diberikan kepada segelintir oknum,  Padahal Polres Minahasa merupakan lembaga publik.

Menyikapi persoalan ini Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Minahasa Christian Tangkere  mengatakan tidak seharusnya pihak Polres berlaku seperti itu, apa lagi dalam mendukung kinerja jurnalis.

“Kalau memang belum bisa dipublikasikan karena masih dalam tahap penyelidikan, kami sangat paham.

Namun jika memang ada keluhan pemberian informasi hanya sebatas orang tertentu, kiranya ini bisa menjadi perhatian,” tegas Tangkere.

Apalagi menurutnya kinerja Kapolres Minahasa sejauh ini sudah sangat baik, termasuk dalam menjalin komunikasi dengan para jurnalis.

Tetapi perlu ada dukungan serius dari seluruh media masa.

Tangkere juga mengimbau kepada seluruh Wartawan yang tergabung dalam PWI Minahasa agar dapat menjaga kemitraan dengan Polres Minahasa, "saya harapkan seluruh anggota PWI dapat menjalankan tugas jurnalistik dengan Profesional dengan mengedepankan kode etik jurnalis.

Apa lagi bagi wartawan - wartawan yang sudah berkompoten atau yang sudah lulus  uji kompetensi wartawan (UKW) dari Dewan Pers,  harus lebih profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik dan membangun kemitraan dengan Polres Minahasa, tandasnya.

Menyikapi dugaan tersebut, Kapolres Minahasa AKBP Tommy Souissa SIK kepada media ini,  Senin (11/10/2021) dikonfirmasi  menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan untuk menutupi informasi jika layak dipublikasikan, terlebih kepada jurnalis.

Untuk penilaian media saya serahkan ke kasi humas agar lebih meningkatkan kinerja media Polres dan media jajaran. kurangnya dimana nanti kita  evaluasi. "Tapi apa yang menjadi masukan dari rekan - rekan akan saya tindak lanjuti, kunci Tommy. (Adrian)