Diskes Minahasa Laksanakan Program Turunkan Kasus BBLR

Written by  Adrianus RP Oct 08, 2021

Manado, Sulutnews.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Minahasa  lakukan program menurunkan kasus Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dengan mengedukasi masyarakat terutama remaja agar jangan menikah diusia remaja atau masih dibawah umur. "Kalau menikah masih remaja maka akan muncul kasus BBLR dan bayi yang stanting (kerdil)" kata Yorina Merot Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa kepada Sulutnews.com Kamis (7/10) di Hotel Gran Puri Manado Dalam acara Pertemuan Orientasi Tatalaksana BBLR yang diikuti tenaga Kesehatan dan 23 Kepala Puskesmas di Kabupaten Minahasa.

Menurut Yorina di Kabupaten Minahasa masih tingi pernikahan remaja. Ini masalah yang serius untuk diatasi agar tidak ada muncul kasus BBLR. Acara yang mereka lakukan itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tenaga kesehatan dan  masyarakat luas agar mengerti tetang bahaya nikah masih remaja.

Hal yang lain juga dikatakan Vanda Oley Bagian Ibu dan Anak Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa. Menurut Vanda masih banyak remaja yang perlu diedukasi. Edukasi kita lakukan lewat kerjasama dengan lembaga keagamaan dan lembaga pendidikan. "Dengan melakukan kerjasama ini  kedepan tidak ada lagi pernikahan usia remaja" kata Vanda.

Foto: Peserta Remaja Yang menjadi anak asuh PKPR Diskes Minahasa

Selain itu pengunaan handphone  atau lewat medsos juga kita berikan pemahaman agar tidak terpengaru hal yang negatif.

Sementara itu Meifa Warokka  Bidan yang juga staf di Diskes Kabupaten Minahasa yang  menangani Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) usai memberikan materi kepada Sulutnews menambahkan pihaknya terus turun kemasyarakat  untuk mendidik remaja agar tidak terlibat pergaulan bebas dan juga narkoba dan kenakalan remaja Menurutnya sejak menjadi Bidan dan PKPR banyak dilapangan ditemui remaja kita yang teribat narkoba dan belum paham tentang bahaya nikah masih remaja.Pihaknya sudah banyak mendapat penghargaan sejak 2013 hinga saat ini di Kabupaten Minahasa karena kita lewat PKPR terus melakukan penyuluhan baik bidang kesehatan maupun bahaya narkoba."Saya sebagai Bidan terus bertekat agar remaja kita kedepan sehat dan berkualitas dan tidak terlibat narkoba," katanya.

Pihaknya juga mendapat penghargaan dari Kementrian Perempuan dan Anak dan juga di Provinsi dan Kabupaten Minahasa karena kerja kita berhasik dan banyak manfaat. (*/fany)

Last modified on Friday, 08 October 2021 11:40