(Foto Ilustrasi) (Foto Ilustrasi)

Jusuf cs Diduga Kendalikan Togel di Minahasa

Written by  Adrianus RP Oct 03, 2021

Minahasa,Sulutnews.com - Meskipun terus di basmi oleh aparat setempat,  Perjudian toto gelap (togel) ibarat penyakit jamuran, meski berulang kali pengedar judi togel dibekuk polisi, tapi togel tetap marak di tengah lingkungan masyarakat.

Di kabupaten Minahasa sendiri togel ini kabarnya diduga telah beroprasi kembali sampai hari ini.

Bahkan dari sumber terpercaya, judi togel tersebut diduga dikendalikan oleh pria berinisial Jusuf Warga Manado dan agen tunggalnya berinisial Oldi, pria asal Tondano, ungkap sumber.

Bukan rahasia umum lagi bahwa judi togel ini dioperasikan lewat seluruh pengecer yang tersebar di berbagai tempat.

Cara pengiriman angka judi togel tersebut di kirim oleh pengecer lewat via WhatsApp ke agen dan diteruskan ke bandar.

Sedangkan penyetoran omset dan pembayaran pemenang itu di lakukan esok harinya pada pagi hari sekitar jam 10:00 Wita bertempat di rumah agen, kemudian di serahkan lagi ke para pengecer untuk dibayarkan ke seluruh pemenang.

"Untuk jumlah dan pasangan dari judi togel Sidney, Singapura dan Hongkong disebutkan,

Pasangan Rp.1000 dibayar 70 ribu rupiah,

Pasangan Rp. 1000 untuk  3 angka di bayar Rp. 350 Ribu. "Sedangkan 4 angka pasangan Rp.1000 dibayarkan oleh bandar berjumlah Rp. 2.500.000 (Dua juta lima ratus ribu rupiah).

Menggiurkan bukan, "apa lagi dalam sehari judi togel ini ternyata di operasikan oleh bandar sebanyak 3 kali atau bermain  sebanyak 3 putaran dalam sehari.

"Apa lagi dari setiap pasangan judi tersebut, agen tunggal mendapat fee 28 % dari setiap pasangan, sementara para pengecernya Mendapat fee sebanyak  20 %, hingga 25%.

Hal inilah yang membuat perjudian di Kabupaten Minahasa kian marak dan sulit di perangi oleh aparat setempat.

Pasalnya, para pemasang terus berlomba - lomba untuk mendapatkan keuntungan yang di tawarkan oleh perjudian ini, meskipun mereka tau bahwa praktek perjudian ini adalah perbuatan melawan hukum.

Untuk omset dalam satu putaran yang di peroleh bandar, itu bisa mencapai ratusan juta rupiah, ungkap Philips warga Kelurahan Wewelen, Wilson Warga Desa Kakas Barat, dan Donny Warga Desa Kinali Kecamatan Kawangkoan, sambil berharap agar perjudian ini dapat diberangus  oleh Kepolisian setempat.

"Kami mendukung langkah Kepolisian untuk menertibkan perjudian ini, sebab berbagai pembuktian di lapangan menunjukkan bahwa dampak negatif dari permainan judi togel sangat merugikan.

Berbagai kalangan, khususnya masyarakat miskin, pun tidak merasakan manfaat darinya. Bahkan banyak kasus ditemukan pemain togel ini adalah orang yang terhimpit masalah ekonomi. "Harapannya adalah hadiahnya bisa mengatasi permasalahan ini.

Padahal ini akan membuat masalah semakin berlanjut, Masyarakat Miskin Semakin Terjebak Masalah Ekonomi, Tindak Kriminal Meningkat pada Masyarakat Miskin Akibat Togel, pungkas Mereka.

"Terkait diduga beroperasinya  judi togel di Wilayah Hukum Polres Minahasa yang dikendalikan oleh Yusuf dan Oldi.

Kapolres Minahasa AKBP. Tommy Bambang Souissa SIK, saat di Konfirmasi lewat Via WhatssApp menegaskan bahwa pihaknya

akan terus memerangi segalah bentuk Perjudian di Wilayah hukum Polres Minahasa, termasuk judi togel.

Tommy juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mau tergiur dengan keuntungan dari judi ini, " jika menemukan ada togel yang beroprasi,  silakan langsung di laporkan ke Polsek setempat atau di Polres Minahasa, Terimakasih informasinya tandas  Tommy.(Adrian)