Foto : Assisten III Sekertaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Vicky Ch Tanor S.Pi, M.Si, membuka secara resmi Pelatihan Digital Entrepreneurship  Academy (DEA) yang digelar di Hotel Mercure Tateli Beach Resort, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Selasa (20/4/2021). Foto : Assisten III Sekertaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Vicky Ch Tanor S.Pi, M.Si, membuka secara resmi Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang digelar di Hotel Mercure Tateli Beach Resort, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Selasa (20/4/2021).

Assisten III Pemkab Minahasa Buka Pelatihan DEA Kominfo

Written by  Adrianus RP Apr 20, 2021

Minahasa, Sulultnews.com - Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring M.Si yang diwakili oleh Assisten III Sekertaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Vicky Ch Tanor S.Pi, M.Si, membuka secara resmi Pelatihan Digital Entrepreneurship  Academy (DEA) yang digelar oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitan Komunikasi dan Informatika (BPSDMP dan KOMINFO) Manado di Hotel Mercure Tateli Beach Resort, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Selasa (20/4).

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Minahasa Agustivo Tumundo SE, MSi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Minahasa Moudy N Lontaan S.Sos, Asisten Manager Pemasaran Mikro Bank BRI Cabang Tondano Novy Charles Hormati, Sekretaris Dinas Kominfo Minahasa Anneke Rantung SE, dan para Nara Sumber dari kalangan Akademisi dan Praktisi ini, diawali dengan sambutan Kepala Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Kominfo Manado Christiany Judita SSos MA.

Dalam sambutan Bupati Minahasa yang diwakili oleh Asisten III Dr Vicky Tanor mengapresiasi kegiatan Pelatihan Digital Entrepreneuship Academy (DEA) ini yang merupakan program dengan sasaran untuk mencetak Pengusaha Digital Baru dalam rangka mempersiapkan SDM yang unggul dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

Dikatakannya bahwa Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) yang berkembang pesat telah mempengaruhi pola mobilitas yang memungkinkan terjadinya komunikasi jarak jauh. Masyarakat memiliki akses terhadap informasi dimanapun berada. Konsekuensinya, masyarakat menjadi kritis dan tanggap terhadap banyak hal yang berkembang.

“Perkembangan TIK merupakan suatu yang harus ada dan diikuti oleh masyarakat modern saat ini, terutama dalam menghadapi era Globalisasi dan Revolusi Industri 4.0 yang telah mengubah cara manusia berpikir dan berhubungan satu dengan yang lain. Indonesia tentu memiliki modal awal untuk menghadapi persaingan di tingkat global yaitu bebagian besar penduduk Indonesia masih berusia muda nan produktif. Namun, hingga saat ini industri masih kekurangan SDM yang berkompetensi dan sesuai bidang keahlian” ujar Tanor.

Ia, menambahkan bahwa peningkatan kualitas SDM sebagai aktor utama dalam perubahan ini menjadi sangat penting terutama karena Indonesia masih kurang dalam memanfaatkan kecanggihan TIK. Hal ini menjadi tantangan yang harus dihadapi yaitu semakin ketatnya persaingan global. kecangihan teknologi tidak bisa dinegosiasikan dalam kehidupan bermasyakat, khususnya dalam dunia industri. Tantangan ini perlu disikapi secara matang dan tepat sasaran yaitu dengan terus mengupayakan penguatan SDM bidang Komunikasi dan Informasi.

Diharapkannya, kegiatan pelatihan Digital Entrepreneuship Academy dengan target utama adalah UMKM, yang saat ini menjadi salah satu penopang perekonomian negara, sehingga dapat menyediakan lapangan pekerjaan dan menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Harapan kami seluruh peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, dan kiranya melalui kegiatan ini dapat mewujudkan Minahasa semakin hebat dan maju” tutup Tanor.

Adapun kegiatan pelatihan tersebut akan berlangsung selama 2 (dua) hari, dengan peserta para pelaku UMKM dari kalangan milenial muda yang ada di Kabupaten Minahasa. (Adrian)