Minahasa

Minahasa (571)

Manado,SulutNews.com - Sebanyak 98 Kepala Pemerintahan di Desa yang ditetapkan Pemkab Minahasa pada 31 Mei 2022 sebagai pemenang pelaksanaan Pilhuk Minahasa, akhirnya dilantik sah sebagai Hukum Tua, Kamis pagi (30/6).

Kegiatan pelantikan berlangsung di Gedung Wale Ne Tou Tondano Minahasa, Sulawesi Utara, Indonesia.

Warga yang ikut datang dari desa untuk menyaksikan pelaksanaan pelantikan tersebut ikut masuk ke lokasi pelantikan membuat gedung pertemuan Wale Ne Tou Tondano menjadi penuh.

Pelantikan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan Bupati Minahasa tentang pelaksanaan pelantikan diikuti dengan prosesi pembacaan sumpah dan janji 98 Hukum Tua yang dilakukan bersama Bupati Minahasa Ir Royke Octavian Roring. 

Acara pelañtikan digelar sekali dalam lima tahun ini ikut dihadiri Gubernur Provinsi Sulut Olly Dondokambey SE dan Kapolda Sulut Irjen Mulyatno.

Tampak hadir pula Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw, Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey beserta Kapolres Minahasa AKBP Tommy Souissa, Kepala Dinas PMD dan sejumlah pejabat daerah.

Pelaksaan kegiatan pelantikan 98 Hukum Tua berjalan aman dan kondusif, dengan mengikuti protocol kesehatan. (*/yuk)

Minahasa,Sulutnews.com – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Mulyatno menghadiri pelantikan hukum tua (kepala desa) Kabupaten Minahasa tahun 2022 yang dirangkaikan dengan serah terima tanah antara Polda Sulut dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, Kamis (30/6) pagi, di gedung pertemuan Wale Ne Tou, Minahasa.

Kapolda dalam sambutannya, mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya 98 hukum tua di Kabupaten Minahasa tahun 2022 ini.

“Pemimpin itu tidak lagi memikirkan dirinya sendiri tetapi harus memikirkan masyarakat yang dipimpinnya, termasuk masyarakat yang dulu berseberangan pilihan. Sekarang harus dirangkul, bekerjasama, bergotongroyong untuk membangun desa demi mewujudkan masyarakat yang tata tentrem kerta raharja,” ujar Irjen Pol Mulyatno.

Terkait serah terima tanah, Irjen Pol Mulyatno pun mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Sulut, Bupati Minahasa, Wakil Bupati Minahasa, dan Ketua DPRD Minahasa yang telah merestui dan menyelenggarakan serah terima atau tukar guling tanah antara Polda Sulut dengan Pemkab Minahasa ini.

“Ini adalah sebuah upaya untuk mendukung tugas-tugas Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum maupun dalam memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Irjen Pol Mulyatno.

Lanjutnya, melalui serah terima tanah ini Polda Sulut telah memperoleh kepastian untuk membangun pada lokasi-lokasi yang telah diberikan sertifikat resmi.

“Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih atas serah terima tanah kepada kami. Sehingga bisa memberikan jaminan kepastian kami untuk membangun pada lokasi-lokasi yang telah diberikan sertifikat resmi. Dengan demikian Polri dapat meningkatkan pelaksanaan tugas-tugas pokoknya,” pungkas Irjen Pol Mulyatno.

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, seluruh pihak patut bersyukur atas terlaksananya proses serah terima tanah ini karena sempat tertunda beberapa waktu.

“Sehingga kerjasama antara pemerintah dengan kepolisian ini bisa berlangsung terus dalam setiap kegiatan, baik kegiatan di bidang sosial, keamanan, dan lainnya,” singkatnya.

Prosesi serah terima ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Negara (BMN) Tanah Milik Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sulawesi Utara kepada Pemkab Minahasa, oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno selaku Pihak Pertama dan Bupati Minahasa Royke Octavian Roring selaku Pihak Kedua. Pihak Pertama menyerahkan kepada Pihak Kedua berupa sebidang tanah milik Polres Minahasa yang berlokasi di Kelurahan Tounkuramber, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa dengan luas 7.535 meter persegi.

Selanjutnya, penandatanganan Berita Acara Serah Terima Tanah Milik Pemkab Minahasa kepada Polda Sulut, oleh Bupati Minahasa selaku Pihak Pertama dan Kapolda Sulut selaku Pihak Kedua. Pihak Pertama dan Pihak Kedua bersepakat mengadakan serah terima Barang Milik Daerah Pemkab Minahasa berupa tanah sebagai berikut:

  1. Tanah yang berlokasi di Kelurahan Wewelen, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa dengan luas 21034 meter persegi yang diperuntukkan sebagai kantor dan asrama Polres Minahasa;
  2. Tanah yang berlokasi di Kelurahan Tounkuramber, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa dengan luas 598 meter persegi yang diperuntukkan sebagai kantor Polsek Tondano;
  3. Tanah yang berlokasi di Kelurahan Tounkuramber, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa dengan luas 616 meter persegi yang diperuntukkan sebagai sekolah TK Bhayangkari;
  4. Tanah yang berlokasi di Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa dengan luas 2840 meter persegi yang diperuntukkan sebagai rumah dinas dan asrama Polres Minahasa;
  5. Tanah yang berlokasi di Desa Tonsea Lama, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa dengan luas 828 meter persegi yang diperuntukkan sebagai kantor Polsek Toulimambot;
  6. Tanah yang berlokasi di Kelurahan Sumalangka, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa dengan luas 623 meter persegi yang diperuntukkan sebagai rumah dinas Kapolres Minahasa;
  7. Tanah yang berlokasi di Kelurahan Sumalangka, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa dengan luas 4740 meter persegi yang diperuntukkan sebagai poliklinik dan barak Dalmas Polres Minahasa.

Kedua berita acara serah terima tersebut turut ditandatangani oleh saksi dari kedua belah pihak yaitu, Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa dan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya, yang mewakili Ketua DPRD Sulut, Ketua DPRD Minahasa beserta Forkopimda, para Pejabat Pemkab Minahasa, beberapa Pejabat Utama Polda Sulut, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Penulis: ARP

Minahasa,Sulutnews.com - Bupati Minahasa DR. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, IPU, ASEAN.Eng didampingi Wakil Bupati Minahasa DR (HC) Robby Dondokambey S.Si MM Melantik 98 Hukum Tua di Kabupaten Minahasa bertempat di Gedung Wale Ne Tou, Kamis (30/6/2022).

Pertama kita memanjatkan puji syukur kepada Tuhan karena proses pemilihan hukum tua di kabupaten Minahasa di 98 desa di dua kecamatan sudah berlangsung dengan baik, sehingga proses pelantikan dan sumpah janji berjalan sesuai dengan baik, ucap Bupati Minahasa.

Dalam sambutannya Bupati juga mengajak kepada 98 hukum tua yang baru di lantik dan di ambil sumpah agar bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi)  terutama membangun desa yang dipimpinnya serta membangun Kabupaten Minahasa tercinta.

Bupati juga mengingatkan agar para hukum tua yang baru dilantik dapat  menghimpun kembali warga masyarakat agar jangan terpecah-pecah.

"Karena tentu selama pemilihan dan setelah pemilihan masih ada masyarakat yang terkotak-kotak sesuai dengan pilihan mereka masing-masing ujarnya.

Kita berdoa semoga menyatu kembali untuk membangun desa dan untuk membangun Minahasa tercinta dan Sulawesi Utara," pungkas Bupati.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Penandatanganan Hibah antara Polda Sulawesi Utara dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa, turut Hadir, Forkopimda Sulut, Ketua DPRD Minahasa Glady Kandouw SE, Ketua Tim penggerak PKK kabupaten Minahasa Dra. Fenny Ch. Roring Lumanauw, SIP, Wakil Ketua TP-PKK  Ibu Martina Lengkong, SE, Forkopimda Minahasa, FKUB Minahasa dan Jajaran Pemkab Minahasa.

Penulis: ARP

Minahasa,Sulutnews.com -  Berty Lumempouw Pembina Garda Tipikor Indonesia (GTI) Provinsi Sulawesi Utara mengapresiasi langkah Kejari Minahasa membongkar dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan MCK Tahun 2021 di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Minahasa.

Dan sebagai upaya pengusutan, Tim Kejari Minahasa langsung melakukan penggeledahan kantor Dinas Perkim, Rabu (22/6/2022)

Saya selaku Pembina GTI memberikan apresiasi terhadap kinerja Kejari Minahasa dibawah kepemimpinan Kajari ,"

Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Diky Oktavia SH MH, ujar Lumepouw, Kamis (22/6/2022).

Lumempouw mengungkapkan, dirinya mendukung penuh keseriusan Kejari Minahasa untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi di kabupaten Minahasa, karena ini merupakan tugas mulia yang patut diberikan apresiasi dan dukungan.

"Apalagi Kejari Minahasa tengah menunjukkan kinerja dengan baik sesuai dengan sumpah jabatan yang di emban," sebut Lumempouw.

“Mari kita sama-sama mendukung dan membantu kinerja Kejari Minahasa melaksanakan tugas mulianya dalam memberantas korupsi," imbuhnya.

Terakhir sebut Lumempouw, guna membantu tugas mulia Kejari Minahasa dirinya mengajak elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses hukum dugaan beberapa kasus korupsi yang sedang ditangani oleh Kejari Minahasa.

Terpisah kepada media ini, Kasi Intel Kejari Minahasa Yosi Korompis SH menjelaskan bahwa pelaksanaan penggeledahan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat surat ijin dari Pengadilan Negeri Tondano.

Tujuan dari pelaksanaan penggeledahan itu adalah untuk mencari alat bukti serta dokumen lain terkait dugaan korupsi pembangunan MCK.

“Untuk penambahan alat bukti lain dalam upaya pengusutan,” kata Korompis.

Pihak Kejari belum memberikan keterangan soal kerugian Negara atas tindak pidana korupsi itu. Karena dikatakan Korompis jika hal itu masih sementara dalam perhitungan oleh pihaknya.

Terpantau selama pelaksanaan penggeledahan, tim Kejari Minahasa dijaga Tim Resmob Polres dalam membantu pengamanan.

Penulis: ARP

Minahasa,Sulutnews.com  - Kegiatan Master Guide Skill One dan Perayaan 100 tahun Master Guide (MG), dilaksanakan dan resmi dibuka oleh GMAHK Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur (UKIKT) bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Acara pembukaan Perhelatan akbar ini dilaksanakan di Gedung Pertemuan Advent (GPA) Sekolah Lanjutan Advent (SLA) Tompaso, Minahasa pada, Selasa, (21/06).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan Master Guide dari Indonesia Timur, untuk melatih kemampuan survival di 3 tempat yakni  Darat yang dilakukan di Hutan Marawas Minahasa.

“ Kemudian ada juga di Danau Linauw Tomohon, Arung Jeram di Desa Timbukar, Minahasa dan di Pantai Parentek, Minahasa kemudian perayaan pada Sabat nanti di Hotel Sutanraja Amurang Minsel, ” jelas Ketua pelaksana Panitia  perayaan 100 tahun MG dan MGSO, Pdt MG. Semmy A Lenzun, M.Th M.Pd.

Sementara itu, Direktur Departemen PA Uni Konferens Indonesia Kawasan Timur (UKIKT), Pdt. Djunaidi Muntu M.Min yang memberikan pembekalan kepada para peserta MGSO.

Kegiatan  ini adalah yang pertama untuk pelaksanaan Master Guide Skill One ini adalah yang pertama kali, dimana setiap peserta akan ditingkatkan skill kepemimpinan sebagai Master guide.

“ Spot- spot yang akan ditelusuri yakni ada Hutan Hidup, jangan main-main usahakan peserta fit dan fokus untuk sampai pada puncaknya, ” tandas Ka' Didi Sapaan akrabnya. 

Hadir dalam upacara pembukaan Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulut Frans Maindoka, Direktur Pathfinder  DKMMU Jefri Bakulu,  Direktur Pathfinder  DKMMU Jacky Momuat , Swingly Sumarauw Bendahara DKM Sandji Sakka Sekertaris DKM.

Penulis: ARP

Minahasa,Sulutnews.com - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano Kanwil Kemenkumham Sulut Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Instansi Vertikal pemerintah Kabupaten Minahasa, menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) bertempat di stadion Mahesa Tondano, Jumat (17/06/2022).

Kegiatan bakti sosial yang mengikutsertakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat guna mewu­judkan tujuan UU No­mor 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

Kepada media ini, Kasi Pembinaan Narapidana Anak didik dan Kegiatan Kerja Lapas Tondano I Made Budana mengatakan, melalui baksos ini men­jadi sarana para warga binaan dalam membangun ke­mam­­puan dan kepercayaan diri agar dapat ber­interaksi secara op­timal di lingkungan ma­syarakat.

"Sehingga kesiapan mental mereka akan terbangun dan menemukan jati diri untuk tidak kembali mengulangi per­buatan kesala­han atau ber­tobat,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Kalapas Tondano Margono, A.Md.IP., SH.,MH., kegiatan ini merupakan wujud sinergitas Lapas Tondano, jajaran Forkopimda, Instansi Vertikal dan seluruh elemen masyarakat daerah Minahasa dalam menjaga stabilitas daerah, kami selalu siap mendukung program pemerintah daerah sesuai amanah kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulut Haris Sukamto menekankan,  agar selalu bersinergi dalam pelaksanaan tugas yang outputnya adalah terwujudnya Peningkatan Pelayanan publik kepada Masyarakat, tutup Margono.

Penulis: ARP

Minahasa,Sulutnews.com - Polres Minahasa melaporkan pelanggar yang ditindak salam Operasi Patuh Samrat 2022 didominasi oleh pengendara yang tidak membawa Surat Isin Mengemudi (SIM) dan  Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Pernyataan itu disampaikan oleh Kapolres Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa melalui Kasie Humas IPTU Johan A Rantung pada hari kelima digelarnya Operasi Operasi Patuh Samrat

Ia menyebut sejak Senin (13/6/2022) hingga Jumat (17/6/2022) pihaknya telah menindak 115 pelanggaran. sedangkan teguran berupa lisan berjumlah 436," kata Rantung  Jumat (17/6/2022).

Dia menjelaskan, dari ratusan pelanggaran itu, kebanyakan tidak membawa SIM dan STNK

Atas kondisi itu pihaknya mengimbau bahwa penggunaan kelengkapan berkendara seperti SIM dan STNK sanggatlah penting.

Menurut Rantung, SIM sudah menjadi syarat mutlak bagi setiap pengguna kendaraan bermotor.

Maka dari itu, bagi setiap pengendara hendaknya dipastikan sudah memiliki SIM dan selalu membawanya saat menggunakan kendaraan.

"Membawa SIM bukan hanya untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada razia yang dilakukan oleh kepolisian. Tetapi, SIM juga menjadi bukti bahwa pengendara kendaraan sudah dinyatakan memenuhi sejumlah persyaratan dalam berkendara," ucapnya.

Seperti yang sudah tertuang pada UU no.22 tahun 2009, soal Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kelengkapan berkendara bagi pengemudi motor atau mobil yang dimaksud adalah sebagai berikut.

Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp1 juta (Pasal 281).

Sementara bagi pengendara kendaraan bermotor yang memiliki SIM namun tak dapat menunjukkannya saat razia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu (Pasal 288 ayat 2).

Khusus dalam pasal 288 ayat 1, dijelaskan wajib membawa STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) yang berlaku untuk kendaraan yang digunakan. Perlu diketahui, pasal 288 ayat 1 itu berbunyi seperti ini.

"Setiap pengendara yang tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor (STCK) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu" tutup Rantung.

Penulis: ARP

Minahasa,Sulutnews.com - Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Tondano melalui Subsi Kegiatan Kerja  melaksanakan kegiatan dibidang Jasa Konstruksi di Kantor Kejaksan Negeri Minahasa, Rabu (15/6/2022).

Kegiatan ini meliputi perbaikan sarana yang ada di Kejaksaan Negeri Minahasa.

Disela-sela kegiatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano Margono, Amd.IP, SH, MH, mengunjungi Kantor Kejaksaan  untuk melihat secara langsung perkembangan kegiatan yg sementara dilaksanakan disana yang didampingi langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa, Diky Oktavia, SH, MH.

"Dijelaskan Margono Kegiatan ini adalah Implementasi dari Program Pembinaan dibidang Jasa Konstruksi, dimana warga binaan yang sudah memiliki kemampuan dibidang ini bisa mempraktekan itu dan outputnya sesuai dengan Tujuan Sistem Pemasyarakatan yaitu warga binaan bisa berperan aktif dalam pembangunan di dalam masyarakat termasuk di kantor kejaksaan ini, Kata Margono.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa, memberikan apresiasi kepada Lapas Tondano atas bantuan yang sudah diberikan, beliau juga mengatakan bahwa sinergitas antar instansi juga sangat penting, dimana sinergitas ini memiliki ruang lingkup yang luas, termasuk pada kegiatan yang sementara di laksanakan ini.

"Kami Tentunya berterima kasih kepada Lapas Tondano lewat dedikasi dan sinergitas yang boleh terjalin selama ini, bukan cmn soal administrasi tahanan tetapi juga dalam bentuk kegiatan jasa konstruksi seperti ini." Kata Diky.

Penulis: ARP

Minahasa,Sulutnews.com- Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano, Margono, A.Md.I.P, SH, MH di dampingi KasibinapiGiatja, I Made Bidana, S.Sos dan Kasubsi Giatja, Jerry Djarang, Amd.P, SH. Menerima kunjungan dari Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Minahasa yang dihadiri langsung oleh Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Minahasa, Consvany J Kaeng di dampingi Kasubbag Program dan Keuangan, Hanny H Mundung, SE

Pertemuan ini dilaksanakan di ruang kerja Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kls IIB Tondano, Rabu (15/6).

Dalam Kunjungannya Kepala BLK menyampaikan maksud dan tujuannya berkunjung ke Lapas Tondano, Consvany mengatakan bahwa Balai Latihan Kerja Kab Minahasa memiliki beberapa paket kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan di Lapas Tondano dan akan melibatkan warga binaan sebagai peserta pelatihan.

“Untuk saat ini ada 10 paket kegiatan yang tersedia di BLK Tondano, yang pelaksanaannya terbagi menjadi 2 tahap, untuk itu rencananya tahap awal BLK akan melaksanakan pelatihan di bidang pengelasan di dalam Lapas Tondano.” Kata Consvany.

Hal ini langsung disambut baik oleh Ka Lapas Tondano, beliau mengatakan kegiatan pelatihan merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan semangat dan mengasah kemampuan dari warga binaan yang ada di Lapas Tondano, dan juga untuk menyiapkan mereka sebelum kembali ke dalam masyarakat.

“Kami dari Lapas Tondano sangat terbantu dengan kehadiran dan keikutsertaan dari BLK Kabupaten Minahasa dalam membina warga binaan yang ada, lewat kegiatan – kegiatan pelatihan yang nantinya akan dilaksanakan disini, ini merupakan kegiatan salah satu cara untuk mengasah dan menumbuhkan semangat dari warga binaan dalam menjalani masa pidananya.” Kata Margono.

Lebih lanjut, kepala BLK juga menyampaikan bahwa ke depannya setelah warga binaan mengikuti kegiatan ini, maka bagi warga binaan yang namanya sudah terinput di aplikasi, kemungkinan besar akan mendapatkan bantuan dari kementerian tenaga kerja berupa dana sebagai modal awal untuk membuka usaha, tukas Kepala BLK.

Pada kesempatan yang sama, KasibinapiGiatja Budana mengatakan bahwa kerja sama dengan BLK Kab Minahasa juga sempat dilaksanakan pada tahun 2020, dimana kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan dibidang pertukangan kayu dan pengelasan.

“Lapas Tondano dan BLK Kabupaten Minahasa merupakan rekan kerja yang sudah cukup lama bekerja sama yaitu mulai dari awal tahun 2020 dan sudah ada 2 kegiatan pelatihan yang kita laksanakan bersama, yaitu pelatihan dibidang pertukangan kayu dan pengelasan. Hal ini menjadi penting dalam upaya menyiapkan warga binaan sebelum mereka kembali ke dalam masyarakat, Kata Budana.

Dijelaskan Budana bahwa Sinergitas dengan BLK kabupaten Minahasa merupakan implementasi dari Program Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reinhard Silitonga yaitu 3 kata Pemasyarakatan, di mana Sinergitas dengan instansi terkait menjadi salah satu kunci kesuksesan mewujudkan Tujuan Sistem Pemasyarakatan.

"Sinergitas akan mempermudah terselenggaranya Program Pembinaan yang ada di Lapas Kelas IIB Tondano, karena akan melibatkan Instansi lain proses pembinaan yang ada, ungkapnya.

Sejalan dengan itu Arahan Kepala Kantor Wilayah KumHAM Sulut Haris Sukamto tentang pentingnya Sinergitas dengan Instansi terkait juga selalu menjadi pedoman bagi Lapas Tondano dalam melaksanakan Amanah yang di berikan oleh Negara, demi terwujudnya Pemasyarakatan yang semakin Pasti, imbuhnya.

Penulis: ARP

Minahasa,Sulutnews.com - Masi ingat Kasus dugaan kasus dugaan cabul dan percobaan pemerkosaan dengan terlapor Oknum Hukum Tua di Desa Makalelon, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa inisial AML (53) Yang di laporkanke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Minahasa.

Terbaru saat di Konfirmasi media ini Perkembangan laporan cabul dan percobaan pemerkosaan yang diduga menimpa tiga oknum perempuan ini masi  berproses di Polres Minahasa.

Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa SIK melalui Kasat Reskrim AKP. Edy Susanto saat dikonfirmasi media ini, Minggu (12/2/2022) menegaskan bahwa, kasus ini sementara didalami oleh pihak penyidik Polres Minahasa.

“Ya, kasus ini sementara didalami oleh penyidik, dan jika semua sudah kami periksa, secepatnya akan kami gelar perkara,” tunggu saja perkembangannya, ucap Susanto.

Diketahui sebelumnya Oknum Hukum Tua AML alias Londa (53) dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Minahasa terkait kasus dugaan cabul dan percobaan pemerkosaan kepada masing-masing korban JH (27), JP (41), SM (26) Selasa (07/06/2022).

Selesai melaporkan peristiwa tersebut Kepada wartawan, JH salah satu korban bercerita awal mula kejadian pahit a alami. Waktu itu pada tanggal 14 Januari tahun lalu (2021), dirinya ingin mengambil Sertifikat Tanah di kantor Hukum Tua yang juga rumah terlapor.

"Jadi kantor hukum tua itu, rumahnya juga. Saat saya sampai, ia meminta saya naik ke lantai dua ruangan kerjanya. Tiba-tiba, dia (terlapor AML) mulai meraba-raba tubuh saya dan memasukkan tangannya ke dalam baju saya. Di situ saya langsung berontak dan melawan. Tapi tangan saya ditarik masuk ke dalam kamar, “ujar korban.

JH menuturkan, saat dirinya sudah mulai kehabisan tenaga dan tak berdaya, terlapor AML langsung membuka celana korban dan menyetubuhi layaknya suami istri. 

"Saya sudah tidak berdaya. Ia memaksa saya berhubungan badan, “ucapnya sambil menahan tangisan.

Kejadian kedua terjadi saat korban JH ingin mengurus surat jalan ke Papua, Kamis tanggal 29 April 2021. Terlapor juga mengajak korban berhubungan badan, namun korban menolak .

"Kedua saya dipaksa lagi untuk bersetubuh dengannya, saya terus menolak namun terlapor (AML) terus menerus memaksa," jelas korban. Akibat kejadian ini, korban jadi trauma. Dirinya takut berita ini sampai ke telinga suaminya yang bekerja di luar.

Sementara itu, terlapor AML saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usai menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Minahasa menegaskan bahwa dirinya datang ke Polres Minahasa untuk memenuhi panggilan penyidik.

Ya, Saya ke Polres Minahasa karna adanya undangan dari penyidik, dan untuk kasus ini silakan konfirmasi ke pihak penyidiknya," ujar terlapor AML sambil meninggalkan Mako Polres Minahasa.

Penulis: ARPa