Minahasa

Minahasa (204)

Minahasa,sulutnews.com - Kinerja Kepolisian Resort Minahasa di bawah kepemimpinan AKBP Henzly Moningkey SIk.MSi dan Waka Polres Minahasa Kompol Achmad Sutrisno SE dalam  melayani ,mengayomi serta mempertahankan kerukunan antar umat beragama  di wilayah tanah toar lumimuut, mendapat apresiasi dari sejumlah Tokoh Masyrakat.

Keberhasilan kedua figur tersebut dapat di diukur dari pelayanan terhadap masyarakat  dalam menjaga kamtibmas, serta meningkatkan kerukunan antar umat beragama diwilayah hukum Polres Minahasa ungkap Anggota DPRD dari Fraksi PDIP Frangky Wolayan, Sabtu (15/5) kepada Wartawan, siang tadi.

Dikatakan Wolayan,  dirinya  mengaku  bangga dengan terobosan yang dilakukan oleh Polres Minahasa.

Pasalnya, selain berhasil menjaga Kantibmas, menekan penyebaran Covid-19, serta menjaga kerukunan beragama. Penataan gedung kantor juga turut menjadi perhatian  AKBP.Henzly Moningkey SIk,MSi dan Kompol Achmad Sutrisno SE.

Menurut saya selaku masyarakat dan mantan anggota polri, keberhasilan ini wajip kita pandang postif dan berikan apresiasi.

Apa lagi baru enam bulan menjabat,.

namun dari aspek penataan kantor saat ini sudah banyak perubahan dan terobosan baru.

Seperti hadirnya bangunan baru gedung Satuan Sabhara,  serta terciptanya Radio Streming  Humas Polres minahasa, adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi kami Masyarakat Minahasa  ," tukas Wolayan.

Ketua kembaga swadaya masyarakat  LSM ,DPT  Kibar kabupaten minahasa, Marthen Sumual juga turut memberikan aprisesiasi kepada Polres Minahasa, dimana dirinya juga mengaku  bangga  dengan sistem pelayanan satu atap yang di rancang oleh Polres Minahasa saat ini.

Menurut Sumual dengan  hadirnya ruang pelayanan satu atap kepolisian resort minahasa,  harus kita sadari bersama bahwa pelayanan yang bersih menjadi satu rencana besar kedua pemimpin ini dalam mempermudah masyarakat yang membutuhkan bantuan dan ini sangatlah luar biasa ,"  imbuh pensiunan TNI tersebut.(Adrian)

Minahasa, Sulutnews.com - Ratusan masyarakat adat Minahasa yang tergabung dalam Pasukan Manguni Makasiouw bersama masyarakat menggelar aksi unjuk rasa menolak pembangunan perumahan Griya Sea Lestari 5, PT Bangun Minanga Lestari (BML) di Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Minggu (9/5) kemarin.

Aksi penolakan tersebut diwarnai dengan Tarian Kabasaran sebagai bentuk penolakan pembangunan perumahan Griya Sea Lestari 5, PT Bangun Minanga Lestari (BML) di atas Hutan Adat Kolongan (Desa Sea, Jaga I).

Selain dipicu oleh sejarah panjang terhadap Hutan Adat Kolongan tersebut, hal ini juga karena adanya aktivitas perusahaan yang disinyalir telah merusak daerah resapan air yang hanya berjarak beberapa meter dari pohon besar di Hutan Adat Kolongan.

Billy Lumintjewas tokoh pemudah setempat, mengatakan sejak ratusan tahun masyarakat meyakini bahwa lokasi yang telah dibeli PT BML atas ‘restu’ Pemerintah Desa merupakan hutan yang patut dilindungi masyakarakat Desa Sea. Hal ini buktikan dengan pernyataan para mantan Hukumtua yang menyatakan bahwa lahan yang telah dibeli PT BML adalah milik pemerintah Desa yang telah dihibahkan beberapa tahun silam.

"Selain itu, papan dilarang menebang oleh Dinas Kehutanan Minahasa, aksi penanaman pohon oleh Pemuda GMIM serta kerja bakti Pemdes yang sering memberi caption 'Hutan Mata Air Kolongan' beberapa tahun silam di lokasi tersebut, semakin menambah keyakinan bahwa lahan tersebut adalah hutan yang patut dilindungi, ujar Limintjewas.

Tambahnya, penolakan masyarakat adat Minahasa merupakan lanjutan dari penolakan beberapa organisasi seperti KNPI, DPD GMNI Sulut, Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) EK Minahasa, Sanggar Seni Budaya Toar-Lumimuut UNIMA, Waraney Wuaya, Waraney Um Banua Wenang, dan aktivis lingkungan seperti Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dkk. Mereka sepakat bersama masyarakat Desa Sea menolak investasi yang merusak lingkungan.

"Permintaan masyarakat Desa Sea bersama beberapa organisasi sangat jelas, yaitu mencabut ijin pembangunan perumahan Griya Sea Lestari 5 PT BML. Selain dapat mengakibatkan bencana dikemudian hari, aktivitas PT BML di atas lokasi Mata Air, dapat merusak sumber kehidupan ribuan nyawa yang menikmati air tersebut," pungkasnya. (Adrian)

Minahasa, Sulutnews.com - Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Octavian Roring M.Si (ROR) dan Wakil Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey S.Si, M.M menghadiri Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Manado Terpilih Periode 2021-2024, Andrei Angouw dan Richard Sualang serta Pelantikan Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Kota Manado di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Senin (10/5).

Pelantikan ini dipimpin langsung Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Ketua TP- PKK dan Ketua Dekranasda Kota Manado.

“Atas nama pemerintah dan rakyat Kabupaten Minahasa kami sampaikan selamat bekerja dan melayani rakyat Kota Manado,” ujar Bupati Roring.

Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey S.Si, MM (RD) pun mengucapkan turut mengucapkan selamat bekerja bagi Pemimpin Baru Kota Manado, Menurut RD, AA dan RS ini diyakini mampu menjawab kerinduan warga untuk Manado yang lebih hebat. 

“Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik yang diembankan rakyat Kota Manado , ” ujar RD.

Dalam pemberitaan sebelumnya, pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin oleh Olly Dondokambey berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri RI No. 131.71/294 Tahun 2021 tanggal 22 Februari 2021 dan No. 131.71/994 Tahun 2021 tanggal 9 April 2021.

Tampak Beberapa pejabat forkopimda juga turut hadir dalam upacara tersebut diantaranya Wakil Gubernur Provinsi Sulut Steven Kandouw, Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, Kajati Sulut A. Dita Prawitaningsih, S.H, Danlantamal VIII/Manado Brigjen Mar I Wayan Ariwijaya, S.E., Danlanusri Manado Marsma TNI M.Satriyo Utomo, S.H  dan Danrem 131/Stg Brigjen TNI Prince M. Putong. 

Dalam sambutannya, Gubernur Olly Dondokambey menitipkan persoalan krusial yang dihadapi Kota Manado saat ini, yaitu sampah dan banjir.

"Di Kota Manado banyak terjadi banjir dan masalah sampah, di mana hal tersebut menjadi pekerjaan rumah atau tanggung jawab Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dilantik pada hari ini,"ujar Gubernur OD

 “Sejak menjabat sebagai pemerintah di Kota Manado, kita bisa bekerja bersama-sama sehingga seluruh harapan masyarakat kota Manado dalam penanganan sampah dan penanganan banjir dan hal-hal yang dirasakan bagi masyarakat miskin bisa kita tuntaskan tahun 2021 ini,” ungkapnya.

Tambahnya, dengan menuntaskan tugas-tugas tersebut, maka diyakini kehadiran dan terutama perhatian pemerintah akan dirasakan masyarakat.

“Sehingga keberadaan pemerintahan yang baru akan banyak manfaat bagi masyarakat,” tandas Gubernur Gubernur Sulut.

Diketahui sebelumnya Andrei Angouw dan dr. Richard Sualang resmi ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado periode 2021-2024, pada 19 Februari 2021.

Penetapan Ini berdasarkan hasil Rapat Pleno Terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, Surat Keputusan KPU Manado Nomor: 03/PL.02.07-KPT/7171/KPU-Kot/II/2021, tentang Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020.

"Pasangan calon Walikota Manado  nomor urut 1 dari Partai Demoktasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, berhasil memperoleh suara sebanyak 88.303.  (Adrian)

Minahasa, Sulutnews.com - Rholly Korompis ST, resmi menahkodai Persatuan Petinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Minahasa, masa bakti 2021-2024.

Rholly terpilih secara aklamasi dan ditetapkan sebagai Ketua Pertina Minahasa lewat Muskab, yang dilaksanakan di lantai tiga R3 Digital Printing, Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Barat, Minggu (9/5).

Muskab ini dihadiri para atlit-atlit Tinju, dan beberapa sasana yang aktif di Minahasa. Diantaranya, Sasana Lats Boxing Camp, Kawangkoan Boxing Camp, dan SBC Rinegetan Boxing Camp.

Usai terpilih, Rholly menyampaikan banyak terima kasih kepada atlit-atlit dan pengurus Sasana Tinju yang telah mempercayakan dirinya memimpin Pertina Minahasa, masa bakti 2021-2024.

"Saya bertekad ingin memajukan olahraga tinju di Minahasa untuk menjadi lebih baik dan profesional. Dan tentunya kami pengurus ingin membina dan melahirkan petinju yang memiliki integritas dan kredibilitas yang tinggi dengan semangat kemenangan yang kuat dan jiwa sportif yang pantang menyerah," katanya.

Rholly juga mengatakan, setelah dilantik nanti, dirinya bersama pengurus akan mempersiapkan beberapa program penting untuk mencari atlit-atlit berbakat.

"Salah satu program yang akan kita lakukan yaitu mengadakan pertandingan tinju antar desa/kelurahan. Selain itu, kita juga akan bekerja sama dengan beberapa instansi terkait, untuk mensosialisasikan olahraga tinju sampai ke tingkat sekolah," ungkapnya.

Kemudian, lanjut Rholly, Pertina Minahasa secara rutin akan mengikuti kegiatan atau even olahraga Tinju, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

"Target pertama kita yaitu mempersiapkan petinju-petinju berbakat, kemudian mengikutsertakan mereka dalam even-even berskala lokal, nasional, maupun internasional. Namun tentunya harus bekerja sama dengan Sasana-sasana yang profesional yang ada di Minahasa," sebut pengusaha sukses dalam industri percetakan ini.

Dirinya memohon bantuan dan topangan dari pemerintah serta masyarakat, agar menunjang program Pertina dalam rangka memajukan olahraga Tinju di Minahasa.

"Mari sama-sama kita majukan olahraga tinju di Minahasa. Karena saya yakin Minahasa adalah gudang-nya para atlit, khususnya atlit tinju," pungkasnya.

Ini susunan pengurus Pertina Minahasa masa bakti 2021-2024.

 

- KETUA                                   : Rholly P. Korompis ST

- WAKIL KETUA                        : Nova Lamongi

 

- KETUA HARIAN                     : Abner R. Marinu SPd

- WAKIL KETUA HARIAN          : Royke Adam

- SEKRETARIS                           : Patrick M Timbowo SPd

- WAKIL SEKRETARIS               : Efraim Plangiten

- BENDAHARA                                     : Rinny Tumampas SPd

 

* KOMISI TEHNIK/KEPELATIHAN & PERTANDINGAN

- KETUA                                   : Ferry Lamongi

- ANGGOTA                             : Benny Mongan, Alfrits Maweru, Max Karamoy

 

* KOMISI BIMBINGAN PRESTASI & PEMASALAN ATLIT

- KETUA                                   : Dedy Tapehe SPd

- ANGGOTA                             : Meidy Tangkilisan, Steven Poluakan, Lexie Tombeg

 

* KOMISI TINJU PUTRI

- KETUA                                   : Gledy Tarore

- ANGGOTA                             : Suryani Usman, Hendra Kapoh

 

* KOMISI WASIT HAKIM

- KETUA                                   : Rendy Paslaten SPd

- ANGGOTA                             : Husein Samsudin, Dedi Pontoh

 

* KOMISI HUMAS

KETUA                                     : Nixen Veidy Temo

ANGGOTA                               : Fernando Lumanauw, Rais Abas

 

* KOMISI KESEHATAN

- KETUA                                   : Dr Joula Sumenge

- ANGGOTA                             : Altje Lantang, Rilly J. Korompis Amd Kep

 

*KOMISI USAHA DANA

- KETUA                                   : Hilda Momongan

- ANGGOTA                             : Zusye Pantouw SPd, Olvi Mumu.

 

(Adrian)

Minahasa, Sulutnews.com - Mantan Bupati Minahasa Periode 2013 -2018  Drs. Jantje Wowiling Sajow, M.Si  yang akrab di panggil JWS,  dikabarkan telah bergabung dengan Partai Golongan Karya ( Golkar). bahkan dari sejumlah pemberitaan yang  telah beredar luas, nama JWS masuk dalam struktur Partai Golkar DPD 1 Suluy dengan jabatan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Sulawesi Utara.

Ketua Partai Golkar DPD 1 Sulut Christiany Eugenia Paruntu SE, yang akrap disapa (CEP,  di Konfirmasi, Minggu (9/5) baru - baru ini, Kepada Sulutnews.com membenarkan

Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, nomor 402/ DPP/GOLKAR/IV/2021, tertanggal 14 April 2021,

yang ditanda tangani langsung Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk Paulus.

Dikatakan Paruntu betul, "untuk Wakil Ketua DPD 1 Partai Golkar kini di jabat oleh JWS, sambil mengucapakan banyak selamat atas bergabungnya JWS di Partai Golkar, tukas CEP.

Diketahui sebelumnya pada Pilkada 2024, JWS sendiri sempat menghebohkan warga Sulut setelah dirinya dengan terang-terangan mengambil keputusan memberi dukungan kepada pasangan calon Gubernur Christiany Eugenua Paruntu (CEP),dan  Calon Wakil Gubernur Sehan Lanjar (CEP-Sehan) bahkan diangkat sebagai ketua tim pemenang dalam Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) 2020.  (Adrian)

Minahasa,Sulutnews.com – Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si memberikan apresasi kepada Dekan Faperta, Prof. Ir. Robert Molenaar, MS, Phd dan panitia yang menginisiasi program di Desa Ampreng Kecamatan Langowan Barat, menjadi Desa Binaan Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi, jumat (7/5) kemarin.

"Sebelumnya, Program ini digagas, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangka Dies Natalis ke-61.

Bupati Royke Roring yang didampingi Ketua TP-PKK yang juga Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Ny. Dra. Fenny Roring-Lumanauw, SIP mengatakan apa yang dilakukan ini adalah sesuatu yang menjanjikan karena akan terus dikembangkan.

 “Kita sadar tanaman tahunan kita mengalami penurunan sehingga diperlukan kerjasama agar harapan petani bisa terwujud,” kata Bupati ROR sambil berharap ke depan Langowan akan menjadi wilayah agropolitan.

Terpisah, Prof. Molenaar menambahkan bahwa kegiatan ini akan memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi para petani termasuk ketahanan pangan dengan kegiatan berkelanjutan dengan koordinasi bersama instansi terkait.

Sesudah itu  bapak bupati akan menandatangani MoU dengan rektor pada puncak peringatan Dies Natalis 27 Mei nanti, tukasnya Molenaar. (Adrian)

Tondano, Sulutnews.com - Kehadiran Peraturan Daerah (Perda) Masyarakat Adat di Kabupaten Minahasa terus menjadi perhatian serius sejumlah kalangan. Pasalnya dengan begitu Maraknya kasus perampasan hak masyarakat adat menjadi alasan regulasi ini harus segera dilahirkan.

Keresahan itu mencuat dalam Seminar dan Lokakarya (Semiloka) mendorong lahirnya Perda Masyarakat Adat di Kabupaten Minahasa yang digelar belum lama ini bertempat di Yama Resort Tondano, Selasa (04/05)

Ketua Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN), Allan Sumeleh selaku inisiator kegiatan ini mengatakan, Semiloka ini dilakukan untuk membedah tentang seberapa penting Perda Adat di Kabupaten Minahasa itu harus dilahirkan.

“Kami mendengar jika Perda tentang masyarakat adat telah masuk dalam prolegda (program legislasi daerah) Kabupaten Minahasa. Tentu, ini merupakan satu kabar baik bagi masyarakat adat di Kabupaten Minahasa. Untuk itu, langkah ini kami buat sebagai bentuk dukungan konkret kami terhadap pihak legislatif dalam menggodok Perda ini,” ucapnya.

Deputi II Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Erasmus Cahyadi menjelaskan secara umum kehadiran Perda Adat merupakan suatu kewajiban dari berbagai pihak untuk menjamin hak masyarakat adat di daerah.

“Dalam sebuah sistem hukum, Perda merupakan salah satu alat penting bagi pemerintah dan masyarakat adat untuk mengakui hak asal-usulnya. Ia juga menjadi instrumen penting melindungi hak masyarakat adat,” ucapnya.

Menurutnya, keharusan untuk menciptakan Perda Adat juga disebabkan pandangan yang kurang jelas terhadap masyarakat adat.

“Ada satu sikap yang melihat masyarakat adat sebagai kelompok masyarakat yang akan hilang. Karena itu konstitusi kita meletakkan syarat-syarat pengakuan masyarakat adat itu,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Tokoh Adat Minahasa, Matulandi Supit membeberkan sejumlah ancaman yang siap menerpa kelompok masyarakat adat.

“Di tengah rencana pembangunan nasional saat ini, masyarakat adat merupakan salah satu kelompok yang paling terancam keberadaannya.

Belum lagi investasi besar-besaran yang kian gencar di Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa yang kita tahu tidak berpihak pada masyarakat adat. Mereka kapan saja bisa menggusur keberadaan dan membunuh eksistensi masyarakat adat di Kabupaten Minahasa,” jelasnya.

Ia menambahkan, melihat berbagai persoalan ini, maka sudah seharusnya Perda Adat itu segera dilahirkan.

 

“Harus segera. Karena, Perda juga akan menjadi dasar hukum yang mengatur, mengakui, serta menjamin hak-hak dari masyarakat adat itu sendiri,” tandasnya.

Diketahui, Semiloka menghadirkan 3 orang narasumber yakni, Erasmus Cahyadi selaku Deputi II Sekjen AMAN bidang Advokasi Hukum dan Ham, Denni Pinontoan Direktur Eksekutif Pusat Kajuaan Kebudayaan Indonesia Timur (Pukkat) dan Matulandi Supit selaku anggota Perhimpunan Pengacara Pembela Masyarakat Adat (PPMAN).

Hadir dalam kegiatan ini, Ormas Adat Brigade Manguni, AMAN Sulut, Tou Muung Wuaya, Institut Kumatau, Waraney Wuaya Warembungan, Wale Papendangan Sonder, Waraney Umbanua, Mawale Cultural Center, LMND Minahasa, GMKI Tondano, GMNI Minahasa, Sanggar Seni Toar Lumimuut FBS UNIMA, GMNI Sulut dan Pukkat. (Adrian)

Minahasa, Sulutnews.com – Komitmen untuk mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Masyarakat Adat di Kabupaten Minahasa diperlihatkan sejumlah pemuda, organisasi adat, akademisi, budayawan dan organisasi kemahasiswaan.

Hal Itu menyusul dideklarasikannya Koalisi Masyarakat Sipil Mendorong Perda Masyarakat Adat di Kabupaten Minahasa.

Ketua Gerakan Minahasa Muda (GMM) Lefrando Gosal mengatakan, deklarasi ini sebagai tindak lanjut dari Seminar dan Loka karya mendorong lahirnya Perda Masyarakat Adat di Kabupaten Minahasa yang digelar di Hotel Yama Tondano, Selasa (04/05) belum lama ini.

“Tadi di forum telah disepakati untuk melakukan deklarasi. Tentu ini sebagai sebuah langkah solidaritas kami untuk mendorong lahirnya Perda Adat di Kabupten Minahasa,” terangnya.

Ia menambahkan, dalam forum tersebut, pihaknya sudah membahas berbagai persoalan yang menyebabkan regulasi ini harus dibuat.

“Tadi para akademisi, budayawan, aktivis masyarakat adat dan mahasiswa telah berembuk dan membahas sejumlah persoalan. Dan, kami sepakat Perda ini harus segera didorong, karena ini sudah menjadi kebutuhan penting di tengah banyaknya persoalan yang sementara melanda masyarakat adat,” jelasnya.

Lanjutnya, dalam forum itu pihaknya juga telah menyusun rekomendasi yang siap untuk di bawah ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa.

“Sebenarnya, dalam kegiatan ini kami sudah mengundang DPRD Kabupaten Minahasa. Tapi, karena mereka tidak datang, jadi nanti kami yang akan membawa rekomendasi itu. Kami harap pihak DPRD bisa kooperatif, karena kami punya semangat yang baik untuk Kabupaten Minahasa,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Ormas Adat Brigade Manguni, AMAN Sulut, Tou Muung Wuaya, Institut Kumatau, Waraney Wuaya Warembungan, Wale Papendangan Sonder, Waraney Umbanua, Mawale Cultural Center, LMND Minahasa, GMKI Tondano, GMNI Minahasa, Sanggar Seni Toar Lumimuut FBS UNIMA, GMNI Sulut dan Pusat Kajian Kebudayaan Indonesia Timur (PUKKAT). (Adrian)

Minahasa,Sulutnews.com - Komandan Kodim 1302/Minahasa Letnan Kolonel Inf Herbeth Andi Amino Sinaga S.I.P mengintruksikan seluruh jajarannya untuk bergabung dengan aparat keamanan lainnya melaksanakan pengamanan Posko Lebaran pada Sabtu 08/05/2021 pukul 07.00 wita.

Jajaran Kodim 1302/Minahasa yang tersebar di Tiga Kabupaten dan Satu Kota yaitu Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kota Tomohon seluruhnya diminta  turun kelapangan melaksanakan instruksi tersebut guna mencegah terjadinya arus mudik dimasa Pandemi Covid-19 diwilayah teritorial Kodim 1302/Minahasa.

Lanjut Dandim, oleh karena itu, saya instruksikan kepada seluruh jajaran agar laksanakan tugas dengan baik, jika dalam pelaksanaan tugas dilapangkan kalian menemukan ada warga masyarakat yang akan melaksanakan Mudik, cegah mereka, berikan pengertian agar masyarakat kita bisa mengerti apa alasan mereka dicegah untuk mudik, lakukan pendekatan secara persuasif, kedepankan aparat kepolisian, jika ada hal hal yang menonjol segera laporkan Secara hirargi,"Tegasnya.

Pada kesempatan ini Komandan Kodim 1302/Minahasa melalui Tim Media Center juga menyampaikan beberapa hal, "Pada beberapa hari yang lalu kita semua telah melaksanakan Gelar pasukan Operasi ketupat di Tiga Kabupaten dan Satu Kota yang berada diwilayah teritorial Kodim 1302/Minahasa, rangkian kegiatan tersebut di laksanakan Pengamanan Posko Lebaran guna mencegah terjadinya arus mudik diwilayah masing-masing, Pungkas Dandim. (Adrian)

Minahasa,Sulutnews.com - Banyaknya Pertanyaan warga terkait Program Mapalus Jaminan Sosial Ketenagakerjaan  tahun 2021 di Kabupaten Minahasa mendapat tanggapan dari Dinas Tenaga Kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Disnaker Kab Minahasa Arodi Arely Tangkere  kepada Sulutnews.com Jumat (8/5) kemarin kembali menjelaskan, bahwa Program inovasi Pemkab Minahasa tentang jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan tahun 2021 itu kusus mengikutsertakan  warga minahasa.

Dikatakan Tangkere, dalam  jumlah yang diikutsertakan dalam Program Mapalus, itu berjumlah 15.000 peserta kriteria bukan penerima upah/pekerja rentan yaitu Sopir Tukang Ojek Nelayan Pembantu Rumah tangga tibo/pedagang.

Lagi ditegaskan Tangkere, Program inovasi Pemkab Minahasa tentang jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan tahun 2021 itu kusus mengikutsertakan Warga Minahasa saja.

"Tapi ada syarat penerimanya, apa lagi Data peserta yang di akomodir dari Disnaker itu berdasarkan  usulan dari  lurah dan hukum tua dan diverifikasi oleh BPJS, terang Tangkere.

Lanjut Tangekere, untuk tahun  2020 sudah dikafer 8.000 peserta, dan  2021 telah dikafer 15.000, namu saja berapa besaran anggarannya belum disampaikan oleh mantan Kadis Pendidikan tersebut. "Yang pasti setiap tahun ada peningkatan kuncinya.

Diketahui Sebelumnya Bupati Minahasa, Dr. Ir Royke Octavian Roring, MSi dan Wakil Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si pada 10 Maret 2021 telah melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan serta menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan Program Mapalus Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi 25 ribu pekerja informal di Aula Benteng Moraya Tondano.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Royke Roring berharap kiranya program yang merupakan bentuk kepedulian Pemkab Minahasa terhadap rakyat khususnya pekerja informal akan benar-benar dirasakan manfaatnya.

"Ini program kepedulian Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk memberikan perlindungan sosial bagi rakyat Minahasa semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya," tegas Bupati ROR saat itu. (Adrian)