Minahasa

Minahasa (374)

Foto : Salah satu lokasi Galian C ilegal yang masi beroprasi.

Minahasa, Suputnews.com - Aktivitas Tambang galian C di perkebunan Kasuang kelurahan Tataaran 2 Kecamatan Tondano Selatan kabupaten Minahasa, kembali menuai sorotan warga. Pasalnya aktivitas penambangan ini dinilai merugikan masyarakat umum dan mengancam sumber mata air yang ada di Tombkakar Tataaran dan Uluran Roong Koya.

"Namun hingga saat ini belum ada upaya dari pemerintah setempat untuk menghentikan kegiatan tersebut.

Padahal sebelumnya pada Maret 2021 Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Pemerintah Kecamatan  dan  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Minahasa telah melakukan penertipan sebagai tindak lanjut atas laporan warga.

"Sayangnya sampai hari ini penertipan yang telah dilakukan oleh pemerintah belum di indahkan oleh sejumlah oknum yang masi bertahan di dalam area tersebut.

Dari pantauan media ini, Kamis (14/10/2021) tampak sejumlah alat dan puluhan mobil truk pengangkut material  masi beroperasi di dalam area.

Bahkan kepada wartawan saat berbincang - bincang, sejumlah pekerja di lokasi ini menuturkan bahwa aktivitas yang mereka jalankan itu aman sebab sudah berkordinasi.

"Torang ada bakarja disini aman. torang pe bos soberkoordinasi kaatas, "solama torang ada bakarja sini bukang nanti sekarang, "lia toh torang aman - aman deng  nyanda ada masalah", ucap mereka dengan dialeg manado.   Sayangnya siapa oknum atasan yang dimaksut enggan dibeberkan oleh mereka.

Kepada media ini sejumlah  masyarakat setempat dan  pemilik lahan yang berada di sekitar lokasi galian C mendesak agar masalah ini harus di ditangani serius oleh TNI - Polri.

Pasalya kata mereka jika penertipan hanya di lakukan oleh pemerintah setempat  tanpa melibatkan unsur TNI - Polri,  oknum - oknum penambang di galian C ini tidak bisa dihentikan tanpa diberikan sangsi hukum yang tegas, ungkap ibu kori dan bapak Dani Warga setempat.

Kalaupun ada penertipan dari pemerintah tunggu seminggu setelah aman para oknum ini diam - diama akan kembali  beroperasi.

Ini terjadi karna kurangnya keseriusan dan tindakan tegas yang di ambil dari pemerintah.

"kita ini heran kok ada tambang galian C di wilayahnya  trus kok pemerintah seperti tutup mata seolah olah tidak mengetahui itu, ini ada apa sebenarnya, ” tegas sejumlah warga.

Seharusnya kalau kedapatan ada aktivitas tambang galian C ilegal yang beroperasi di kabupaten Minahasa siapapun dia harus diberikan sangsi hukum yang tegas agar ada efek jerah.

kalaupun didapati eksplorasi tambang tersebut diback-up oleh oknum-oknum tertentu kami minta  tangkap dan penjarakan, imbuh mereka.

 

Terpisah kepada media ini, Jumat (15/10) Kepala Dinas Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) Daerah Provinsi Sulut Drs Franciscus Maindoka dalam keteranganya menegaskan bahwa Galian C yang berada di di jalan Kasuang kecamatan Tondano Barat tidak diijinkan oleh Pemerintah, "karena di daerah itu terdapat wilayah sumber mata air ujar Maindoka saat di konfrimasi.

Karena dampaknya akan merusak lingkungan bahkan bisa mempengaruhi resapan air di uluna dekat dengan galian batu tersebut, maka Dinas ESDM Provinsi Sulut tidak mengeluarkan ijin tukas Maindoka.

Terkait ancaman kerusakan lingkungan akibat beroperasinya  lokasi tambang galian C di wilayah kecamatan Tondano Selatan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Minahasa, Vicky Kaloh saat  di konfirmasi Kamis (15/10) kemarin, sampai berita ini diturunkan tidak memberikan tanggapan. (Adrian)

Minahasa, Sulutnews.com - Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si dan Wakil Bupati, Dr. (H.C) Robby Dondokambey, S.Si menghadiri Launcing Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami Bakobong Klaster Pertanian Sereh Wangi di Kabupaten Minahasa yang digelar di Desa Tountimomor Kecamatan Kakas Barat, Kamis (14/10).

Launching Pembiayaan KUR Bohusami Bakobong yang untuk pertama kali digelar di Sulawesi Utara itu dihadiri Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso bersama jajaran, Kepala Kantor Perwakilan BI Sulawesi Utara, Arbonas Hutabarat, Kepala Perwakilan OJK Sulut, Darwisman, Dirut Bank Sulutgo, Revino Pepah juga Wakil Walikota Tomohon, Wenny Lumentut.

Bupati Royke Roring dalam sambutannya atas nama Pemerintah dan Rakyat Kabupaten Minahasa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada OJK Sulutgo Malut, Bank Sulut dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas perhatian penuh kepada Kabupaten Minahasa terutama terkait dengan pembiayaan untuk membantu permodalan petani.

Disampaikan bupati, sebagian besar masyarakat Minahasa adalah petani dan nelayan sehingga kemudian sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

"Kedepan tentu kami berharap bukan hanya petani Sereh Wangi yang ada di sekitar Kakas Barat ini yang akan dikembangkan dan dibantu permodalannya tapi juga di seluruh Kabupaten Minahasa dan tidak menutup kemungkinan untuk komoditas pertanian lainnya," tandas Bupati ROR.

Turut hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ir. Wenny Talumewo, Kepala Dinas Pertanian, Dr. Margaretha Ratulangi, Camat Kakas Barat, Jeane Sumendap, SP dan Camat Kakas, Veky Rombot, SPt. (Adrian)

Minahasa,Sulutnews.com - Komando Distrik Militer ( Kodim ) 1302/Minahasa mendapatkan kunjungan Tim Pusat Teritorial TNI - AD ( Pusterad ) yang diterima langsung oleh Komandan Kodim ( Dandim ) Letkol inf Herbeth Andi Amino Sinaga S,Ip dan di dampingi Oleh Perwira Penghubung ( Pabung ) Kota Tomohon Mayor Inf Vino Satria Onibala S.Pt, bertempat di Makodim 1302/Minahasa Jl Manguni, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, pada Rabu (14/10).

Dandim 1302/Minahasa terkait kunjungan Tim Pusterad Tersebut Mengatakan," Kami ( Kodim ) siap menerima, arahan, koreksi serta masukan, demi untuk perbaikan dan pedoman kami dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai aparat kewilayahan, sehingga kinerja Kodim kedepan dapat meningkat ke arah yang lebih baik, serta tepat sasaran dan tepat waktu," Ujar Letkol inf  Andi Sinaga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pabandya I Bin Kompem Spaban IV/Komsos Sterad Letnan Kolonel ( Letkol ) Inf Nurcahyanto, bersama Mayor Arm Teguh, Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Herbeth Andi Amino Sinaga S,Ip,  Pasi Bhakti Korem 131/Santiago Mayor Inf Arifin Honggul beserta satu orang anggota, Perwira Penghubung ( Pabung ) Kota Tomohon Mayor Inf Vino Satria Onibala, Perwira Seksi Teritorial ( PasiTer ) Kodim 1302/Minahasa beserta anggota Staf Teritorail Kodim 1302/Minahasa.(Adrian)

Minahasa,Sulutnews.com - Dalam rangka menjaga kemampuan fisik Prajurit supaya tetap prima sebagai pendukung utama bagi Personil tentara dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Komando Distrik Militer ( Kodim ) 1302/Minahasa menggelar kegiatan Kesamaptaan Jasmani ( Gar jas )periodik-II TA. 2021 bertempat di stadion Maesa Tondano, Kelurahan Kembuan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (13/10)

Dalam kesemaptaan jasmani tersebut para peserta yang terdiri dari prajurit Kodim 1302/Minahasa materi yang harus dilaksanakan antara lain Samapta-A, yaitu Lari-12 Menit, samapta-B yang meliputi Pull Up, Sit Up, Puhs Up, selama 1 menit, lunges serta Shutle Run, kemudian di akhiri dengan melaksanakan ketangkasan Renang dengan jarak 50m.

Komandan Kodim ( Dandim ) 1302/Minahasa Letan Kolonel Herbeth Andi Amino Sinaga S.Ip mengatakan sesaat sebelum dimulainya kegiatan Kesamaptaan Jasmani tersebut kepada para prajurit. Terkait kegiatan yang di selenggarakan masih dalam situasi Pandemi Covid-19.

"Kegiatan ini adalah metode untuk mengukur sejauh mana kita dalam membina fisik selama ini, saya harapkan laksanakan dengan baik dan benar sesuai arahan dari Bintara Jasmani, serta sesuaikan dengan kemampuan diri pribadi  masing masing, hasil atau nilai yang di dapatkan hari ini adalah sebagai koreksi untuk kita didalam membina fisik," ujarnya.

"Apabila hasilnya baik berarti konsep latihan kita sudah benar dan  harus di pertahankan namun apabila hasilnya tidak sesuai dengan penilain, saya berharap latihan ke depan harus ditingkatkan," Tegas Letkol Sinaga.(Adrian)

Minahasa,Sulutnews.com – Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa

mengingatkan personel Polres agar bekerja ikhlas dan penuh tanggung jawab. 

Hal itu ia katakan saat memimpin apel pagi Senin (11/10/2020) kemarin di halaman Mapolres Minahasa.

Dalam kesempatan ini, Tommy mengingatkan seluruh anak buahnya agar dalam menjalankan tugas harus mengikuti aturan yang ada.

"Tidak menggunakan atau memperalat pangkat dan jabatan dalam suatu permasalahan sehingga merusak nama institusi maupun diri kita sendiri,” tegasnya.

"Kepada seluruh personel saya ingatkan  untuk menjabarkan program Kapolri serta menjadikan Polisi yang "Presisi", yaitu prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam pelaksanaan tugas.

Dikatakan Tommy, Dalam penanganan kasus harus mempedomani salah satu Program Kapolri yaitu Berkeadilan, serta pelaksanaan Operasi Yustisi agar dipertahankan dan terus ditingkatkan, dimana wilayah Kabupaten Minahasa sudah masuk pada zona kuning level dua,” kata Katanya.

Terima kasih atas kehadiran dari seluruh Personil yang sudah melaksanakan apel pada hari ini tutup Tommy. (Adrian)

Minahasa,Sulutnews.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tondano kali ini kedatangan TransPas dari Direktorat Jederal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) yang dikirim sebagai bagian dari pemenuhan sarana operasional pemasyarakatan di Lapas Klas IIB Tondano, Senin (11/10).

Pengiriman Kendaraan Dinas Operasional ini dirasa sangat besar pengaruhnya dalam kegiatan operasional pemasyarakatan di Lapas Tondano, mengingat kendaraan operasional yang ada di lapas tondano sudah memasuki umur yang layak untuk dilakukan penghapusan BMN, sebagaimana yang disampaikan oleh KasibiapiGiatja, I Made Budana.

"Kita sangat bersyukur ada dikirimkan kendaraan transpas ini, jadi nantinya untuk operasional pemindahan Napi dalam rangka sidang, pemindahan, maupun izin luar biasa dapat langsung terlaksana tanpa hambatan" ungkapnya.

Serupa itu juga Kalapas Tondano Mulyoko SH, turut mensyukuri dan berterima kasih atas dikirimkannya kendaraan operasional berupa Transpas ini.

"Kedepannya Kendaraan ini akan sangat bermanfaat bagi pelaksanaan tugas di Lapas Tondano, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Direktoran Jenderal Pemasyarakatan atas perhatiannya kepada Lapas Tondano, dan kedepannya juga Lapas Tondano akan terus meningkatkan kinerja pemasyarakatan yang semakin pasti" ujar Kalapas Mulyoko.

Adapun pengiriman kendaraan dinas operasional berupa Transpas ini merupakan hasil dari kinerja Kementerian Hukum dan HAM RI, Khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang betul-betul berusaha untuk memberikan pelayanan kepada masyarakatan dengan cara melakukan pengelolaan BMN yang tepat guna dan membawa manfaat pada peningkatan kinerja di Lapas/Rutan, Khususnya di Lapas Klas IIB Tondano.(Adrian)

Minahasa,Sulutnews.com - Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkannya demi kelangsungan hidup dimasa Pandemi Covid seperti sekarang ini, oleh karena itu Ketua Persit Cabang XIV DIM 1302 Rem 131 PD XIII/Merdeka Ny. Febriana Sinaga mengajak seluruh Pengurus Cabang untuk bercocok Tanam di lahan milik Persit yang beralamatkan di Desa Tolok, Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Senin (11/10)

Kebun Persit seluas 1400 M2 tersebut menurut pantauan Tim Media Center Kodim 1302/Minahasa hari ini akan ditanami jenis komoditi bawang merah, dalam kegiatan ini, nampak begitu antusiasnya para pengurus Cabang melaksanakan penanaman dengan harapan apa yang mereka kerjakan hari ini akan berhasil dengan baik.

"Hari ini kami Seluruh Pengurus Cabang XIV melaksanakan penanam bawang merah di lahan yang kami punya, hal ini sengaja kami lakukan tujuannya adalah untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh Pandemi Covid-19 yang melanda negeri kita, tak terkecuali Wilayah Teritorial Kodim 1302/Minahasa," ujarnya.

Lanjut Ny. Febriana, Sebagai Persit dan juga sekaligus Ibu rumah tangga, saya mengajak ibu-ibu agar kita selalu kreatif, kita harus bisa berinovasi, manfaatkan waktu yang luang untuk hal-hal yang baik.

"Ditengah upaya memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19, untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan itu juga membutuhkan peran kita semua, oleh karena itu hari ini saya mengajak para pengurus cabang, ayo kita menanam," pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Ketua Persit Cabang XIV Ny. Febriana Sinaga, Ny. Juris Sahese, My. Carles Sonlai, Ny. Danny Saraun, Ny. Marten, Ny. Alfry Sigar, Ny. Danny Tinangon, Ny. Warno Detuage, Ny. Cristian Mananeke, Ny. Noldy Kariso, Ny. Uyat Ruhyat, Ny. Trisno, dan Ny. Rommy Supit. (Adrian)

Minahasa,sulutnews.com- Sejumlah jurnalis  liputan biro Kabupaten Minahasa yang tergabung dalam organisasi Pers yang di akui oleh Dewan Pers menyayangkan sikap  Polres Minahasa yang pada akhir - akhir ini diduga enggan memberikan informasi kepada sejumlah media masa yang aktif melaksanakan tugas jurnalistik di wilayah hukum Polres Minahasa "entah kenapa".

"Padahal ada banyak kegiatan yang sementara berlangsung di Polres tersebut.

Bahkan kasus - kasus yang ditangani oleh Polres Minahasa sampai sejauh mana perkembangannya juga  jarang di sampaikan ke sejumlah wartawan.

Wajar saja kalau  Proses keterbukaan informasi di Polres tersebut menuai  sorotan dari sejumlah jurnalis liputan setempat.

Lebih memiriskan lagi,  informasi kejadian atau agenda di wilayah hukum Polres Minahasa kabarnya hanya diberikan kepada segelintir oknum,  Padahal Polres Minahasa merupakan lembaga publik.

Menyikapi persoalan ini Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Minahasa Christian Tangkere  mengatakan tidak seharusnya pihak Polres berlaku seperti itu, apa lagi dalam mendukung kinerja jurnalis.

“Kalau memang belum bisa dipublikasikan karena masih dalam tahap penyelidikan, kami sangat paham.

Namun jika memang ada keluhan pemberian informasi hanya sebatas orang tertentu, kiranya ini bisa menjadi perhatian,” tegas Tangkere.

Apalagi menurutnya kinerja Kapolres Minahasa sejauh ini sudah sangat baik, termasuk dalam menjalin komunikasi dengan para jurnalis.

Tetapi perlu ada dukungan serius dari seluruh media masa.

Tangkere juga mengimbau kepada seluruh Wartawan yang tergabung dalam PWI Minahasa agar dapat menjaga kemitraan dengan Polres Minahasa, "saya harapkan seluruh anggota PWI dapat menjalankan tugas jurnalistik dengan Profesional dengan mengedepankan kode etik jurnalis.

Apa lagi bagi wartawan - wartawan yang sudah berkompoten atau yang sudah lulus  uji kompetensi wartawan (UKW) dari Dewan Pers,  harus lebih profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik dan membangun kemitraan dengan Polres Minahasa, tandasnya.

Menyikapi dugaan tersebut, Kapolres Minahasa AKBP Tommy Souissa SIK kepada media ini,  Senin (11/10/2021) dikonfirmasi  menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan untuk menutupi informasi jika layak dipublikasikan, terlebih kepada jurnalis.

Untuk penilaian media saya serahkan ke kasi humas agar lebih meningkatkan kinerja media Polres dan media jajaran. kurangnya dimana nanti kita  evaluasi. "Tapi apa yang menjadi masukan dari rekan - rekan akan saya tindak lanjuti, kunci Tommy. (Adrian)

Manado, Sulutnews.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Minahasa  lakukan program menurunkan kasus Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dengan mengedukasi masyarakat terutama remaja agar jangan menikah diusia remaja atau masih dibawah umur. "Kalau menikah masih remaja maka akan muncul kasus BBLR dan bayi yang stanting (kerdil)" kata Yorina Merot Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa kepada Sulutnews.com Kamis (7/10) di Hotel Gran Puri Manado Dalam acara Pertemuan Orientasi Tatalaksana BBLR yang diikuti tenaga Kesehatan dan 23 Kepala Puskesmas di Kabupaten Minahasa.

Menurut Yorina di Kabupaten Minahasa masih tingi pernikahan remaja. Ini masalah yang serius untuk diatasi agar tidak ada muncul kasus BBLR. Acara yang mereka lakukan itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada tenaga kesehatan dan  masyarakat luas agar mengerti tetang bahaya nikah masih remaja.

Hal yang lain juga dikatakan Vanda Oley Bagian Ibu dan Anak Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa. Menurut Vanda masih banyak remaja yang perlu diedukasi. Edukasi kita lakukan lewat kerjasama dengan lembaga keagamaan dan lembaga pendidikan. "Dengan melakukan kerjasama ini  kedepan tidak ada lagi pernikahan usia remaja" kata Vanda.

Foto: Peserta Remaja Yang menjadi anak asuh PKPR Diskes Minahasa

Selain itu pengunaan handphone  atau lewat medsos juga kita berikan pemahaman agar tidak terpengaru hal yang negatif.

Sementara itu Meifa Warokka  Bidan yang juga staf di Diskes Kabupaten Minahasa yang  menangani Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) usai memberikan materi kepada Sulutnews menambahkan pihaknya terus turun kemasyarakat  untuk mendidik remaja agar tidak terlibat pergaulan bebas dan juga narkoba dan kenakalan remaja Menurutnya sejak menjadi Bidan dan PKPR banyak dilapangan ditemui remaja kita yang teribat narkoba dan belum paham tentang bahaya nikah masih remaja.Pihaknya sudah banyak mendapat penghargaan sejak 2013 hinga saat ini di Kabupaten Minahasa karena kita lewat PKPR terus melakukan penyuluhan baik bidang kesehatan maupun bahaya narkoba."Saya sebagai Bidan terus bertekat agar remaja kita kedepan sehat dan berkualitas dan tidak terlibat narkoba," katanya.

Pihaknya juga mendapat penghargaan dari Kementrian Perempuan dan Anak dan juga di Provinsi dan Kabupaten Minahasa karena kerja kita berhasik dan banyak manfaat. (*/fany)

Minahasa,Sulutnews.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Minahasa kali ini memasuki Level 2.

Hal ini diumumkan langsung oleh pemerintah pusat bersama dengan 12 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Kepala Dinas Kesehatan dr. Maya Ch Rambita M.Kes, kepada wartawan meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak kendor menerapkan protokol kesehatan (Prokes) walau telah masuk di Level 2 PPKM.

"Memang benar, saat ini Minahasa masuk PPKM Level 2 yang diperpanjang hingga 18 Oktober 2021 ,” ujar Rambitan, pada Kamis (7/10).

Ia, berharap dengan turunnya Minahasa dari Level 3 ke Level 2, maka akan ada beberapa pelonggaran buat aktivitas masyarakat.

"Meski demikian masyarakat wajib disiplin dan patuh pada protokol kesehatan," tegasnya.

Selain itu Rambita menghimbau kepada masyarakat untuk mendatangi tempat-tempat vaksinasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah, TNI Polri maupun swasta. tetap disiplin menerapkan prokes

"Program vaksinasi terus dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Makanya masyarakat dihimbau untuk datang ketempat vaksin untuk mencapai herd imunity ," pungkasnya.(Adrian)