Foto : Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat Menyerahkan dana Bansos kepada Kadis Sosial Sulut dr Rini Tamuntuan Foto : Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat Menyerahkan dana Bansos kepada Kadis Sosial Sulut dr Rini Tamuntuan

Gubernur Sulut Olly Dondokambey : Penyaluran Dana Bansos Rp 191,9 Miliar Jangan Ada Potongan

Written by  Fanny Waworundeng Nov 23, 2022

Manado, Sulutnews.com - Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE minta agar penyaluran dana Rp 191,974 miliar Bantuan Sosial (Bansos) tunai kepada 160.841 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 15 Kabupaten Kota harus transparan dan jangan ada potongan satusenpun.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE Rabu (23/11) di Kantor Pos Besar Manado saat acara Launching Bansos Penerima Keluarga Harapan (PKH) tahap empat, Bantuan Langsung Tunai - Bahan Bakar Minyak (BBM) tahap dua dan Sembako tahap empat.2022 diseluruh  Sulut.

Dalam penyaluran perdana hadir Kadis Sosial Sulut dr Rini Tamuntuan, General Manager PT Pos Manado Alex Litaleesy dan Pejabat Pemkot Manado serta ratusan masyarakat atau Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) . Gubernur langsung pantau penyaluran Bansos yang tidak rumit.

Gubernur mengatakan Bansos yang penyalurannya mulai dilakukan hari ini Rabu (23/11) di seluruh 15 Kabupaten dan Kota  harus tranparan jangan dipotong. Warga atau KPM harus menerima utuh uangnya.

"Jadi harus diawasi ketat agar tidak ada potongan" katanya. Gubernur mengatakan tujuan pemberian Bansos ini untuk membantu warga yang  terkena dampak kenaikan BBM dan juga masalah dampak krisis global. Gubernur berharap bantuan dimanfaatkan dengan baik terutama dipakai membeli kebutuhan sehari hari yakni sembako murah dimana Pemda Sulut akan buat pasar murah mulai Kamis (24/11) di 15 Kabupaten dan Kota" Jadi dipakai untuk belanja sembako murah" katanya.  Dalam bagian lain Gubernur minta agar msyarakst yang hadir juga harus  dukung program " Mari Jo Bakobong"  agar pangan tersedia antisipasi krisis global. Pekarangan rumah kita tanam Bawang Rica Tomat (Barito) ini penting jangan kita malas. Sulut tanahnya subur . Karena itu kita harus manfaatkan lahan pertanian kita.

Sementara itu Kadis Sosial Sulut dr Rini Tamuntuan melaporkan, semua  Keluarga Penerima Manfaat ( PKM) sekitar 160. 841 itu tersebar di 15 Kabupaten dan Kota. Dan mereka itu memang yang sesuai data dari Kemensos yaitu yang punyak dapak kenaikan BBM dan memang berkekurngan. " Jadi tidak ada yang kaya atau mampu mendapat bansos" katanya. Penyaluran Bansos akan berakhir 11 Desember 2022. Jadi terus dipacu penyaluranya. Menurut Kadis baru saat ini lewat Kantos Pos sebelumnya lewat Bank.

General Manager Kantor Pos Manado Alex Litalessy mengatakan penyalurannya ada tiga cara. Pertama datang kantor Pos Kemudian kedua kerjasama dengan pemerinta didaerah dan lewat door to door atau datang kerumah rumah terutama yang sakit." Tim kami siap membantu Pemerintah untuk menyalurkan. Data yang ada sekitar 600 hinga 700 warga KPM yang mendangi kantor Pos sejak pagi pukul 08.00 wita hinga sore hari.(Fanny)