Perseturuan Warga Dengan Tiga Oknum TNI Yang Viral di Medsos Berakhir Damai

Written by  Adrianus RP May 03, 2021

Manado, sulutnews.com - Peristiwa dugaan penganiayan tiga oknum TNI Anggota Rindam X/III/Merdeka  terhadap warga Paslaten 1 Lingkungan VI Kecamatan Tomohon Timur, yang terjadi jalan raya Lahendong - Tomohon, pada hari senin (3/5)  sekitar jam 1:00 Wita, yang sempat diviralkan dimedia sosial (medsos) oleh akun facebook Lambe Turah Kawanua OA, kini berakhir damai.

Dari Pantau Sulutnews.com siang tadi, bertempat di Markas Rindam XIII/Merdeka, di Jalan raya Kakaskasen 1 Kecamatan Tomohon Utara, Pihak korban dan pelaku sudah saling memaafakan serta sepakat menyerahkan sepenuhnya masalah ini ke intansi terkait.

Disaksikan langsung oleh Danrindam XIII/ Merdeka Kolonel Inf Samuel Jefferson Aling, Dandim 1302 Minahasa, Letkol Inf Herbeth Andi Amino Sinaga, Kapolres Tomohon yang di wakili oleh  Kasat Intel AKP. Parura Amping,  Pihak  Polisi Militer (POM)  Kodam XIII/Merdeka, perwakilan keluarga korban dan sejumlah wartawan.

"Tampak kepada keluarga korban, ketiga  terduga oknum pelaku ini  telah mengakui perbuatan mereka serta meminta maaf kepada keluarga korban, sehingga keluarga korbanpun menerima permohonan maaf  dan sepakat menyerahkan proses hukum ini ke Pihak yang berwenang.

Adapun maksut kehadiran keluarga korban di Markas Rindam, dijelaskan Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Herbeth Andi Amino Sinaga, yakni untuk dipertemukan dengan tiga oknum pelaku anggota yang terlibat perseturuan dengan keluarga Korban, agar akar permasalahan ini dapat diketahui  secara terang benerang dan tidak sepihak.

Lanjut Dandim, Setelah keluarga dipertemukan dengan ketiga terduga pelaku, akhirnya keluargapun  mau menerima maaf serta menyerahkan masalah hukum ini sepenuhnya kepada atasan yang bersangkutan.

Lanjut Dandim,  dengan berakhirnya masalah ini, dia berharap agar postingan yang tersebar di medsos sekiranya dapat dihapus agar tidak meresahkan masyarakat. Mengingat jangan sampai salah berujar sehingga berujung pada UUD ITE.

Ingat, Negara kita adalah negara hukum,  Masalah antar kedua belah pihak telah  dimediasi dan berakhir dengan baik, tapi biarlah proses hukum ini kita serahkan kepada Ankum atau atasan yang berhak menghukum.

Pastinya TNI akan menindak tegas jika mendapatkan ada anggotanya yang bersalah, "Tapi mari kita hormati proses hukum dan menghormati nama baik instutisi negara kuncinya. (Adrian)