Manado

Manado (1750)

Manado, Sulutnews.com.Sejumlah Kepsek SD Negeri , SMP Negeri dan SMA Negeri serta SMK Negeri di Kota Manado optimis guru- guru mereka baik Tenaga Harian Lepas ( THL) dan Honorer yang ikut seleksi   Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bisa lulus.

Hal tersebut dikatakan sejumlah Kepsek SD Negeri SMP Negeri, SMA dan SMK Negeri kepada Sulutnews.com secara terpisah baru baru ini di Manado.

Kepsek yang ditemui antara lain Kepsek SD Negeri 103 di Kilu Mapanget Dintje Kumaat S.Pd, Kepsek SMP Negeri 8 Malalayang Ronald Nayoan S.Pd M.Pd, Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jeremias S.Pd , Kepsek SMA.. Negeri 9 Drs Medy Tungkagi  M.Si serta Kepsek SMK Negeri 6 Manado Altje Salele S.Pd.

Menurut para Kepsek guru-guru THL dan Honorer mereka sudah mendaftar dan mengikuti semua persyaratan yabg ada. Kemudian sudah belajar dan saat ini sementara berproses." Kami optimis akan lulus" kata Dintje Kumaat Kepsek SDN 103 Kilu Mapanget serta Kepsek SMP Negeri 8 Ronald Nayoan.

Menurut mereka saat ini mereka sangat berharap lulus agar berkurang THL dan Honorer. Hal yang lain dikatakan Jemmy Jeremias Kepsek SMA Negeri 1 Manado. Menurutnya ada belasan guru THL dan Honorer yang ikut seleksi. " Saya optmis lulus karena ada yang dinilai Kepsek, Guru Senior dan Pengawas. Untuk guru gurunya banyak yang berkualitas dan dipasti lulus" katanya.

Untuk yang lain tes lagi dipastikan akan lulus juga. Begitu juga dikatakan Kepsek SMA Negeri 9 Manado Drs Medy Tungkagi M.SI. Sekitar 19 lebih yang ikut seleksi PPPK. Dari puluhan THL dan Honorer yang ikut." Saya optimis akan lulus semua karena banyak honorer disekolahnya. Memang THL dan Honorer itu dibayar gaji dari APBD Sulut untuk THL dan Honorer dari dana Bantuan Oprasional Siswa ( BOS). Tapi cukup besar. Kalau lulus PPPK itu kan lebih baik.

Hal sama dikatakan Kepsek SMK Negeri 6 Manado Altje Salele. Sekitar 60 honorer dan THL disekolahnya. Ini cukup banyak. Dan ada sekitar 36 yang ikut seleksi PPPK hanya 16 yang sudah lulus berkas administrasi. " Saya berharap 16 yang yang sudah lulus administrasi bisa berhasil agar berkurang pengeluaran untuk gaji guru honorer" kata Kepsek. Sejumlah guru THL dan Honorer yang ikut seleksi namun engan menyebutkan namanya kepada Sulutnews.com optimis bisa lulus PPPK." Saya optimis lulus. Karena sudah lama menjadi guru honorer" kata salah satu guru honorer di SMA Negeri 1.(Fanny)

Manado,Sulutnews.com - Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.A memberikan penghargaan kepada RSUP Prof. Dr. R.D. Kandouw, yang berhasil melaksanakan operasi pemisahan bayi kembar siam Joanna Lumowa dan Jovelyn Lumowa, anak dari Serda Fredik Lumowa anggota Kodim 1302/Minahasa, 8 bulan yang lalu.

Penyerahan penghargaan tersebut mewakili Kasad, diserahkan oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI A. Denny Tuejeh, bertempat di Markas Kodam XIII/Merdeka, Rabu (7/12/2022).

Kasad Dudung dalam sambutannya yang diwakili oleh Pangdam, menyampaikan ucapan Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas prestasi dan dedikasi yang ditorehkan kepada RSUP (Rumah Sakit Umum Pusat) Prof. Dr. R.D. Kandou Provinsi Sulut, bersama Tim yang berhasil melaksanakan operasi pemisahan bayi kembar siam Joanna Lumowa dan Jovelyn Lumowa, anak dari Serda Fredik Lumowa anggota Kodim 1302/Minahasa, 8 bulan yang lalu.

Piagam Penghargaan yang diberikan Kasad ini adalah salah satu bentuk perhatian dan wujud rasa bangga atas jerih payah saudara-saudara yang telah mengharumkan nama Kodam XIII/Merdeka dan Sulawesi Utara di Tingkat Nasional. “ucap Pangdam.

Dalam kesempatan yang sama Direktur RSUP Prof Kandouw DR. dr. Jimmy Panelewen Sp.B-KBD juga mengucapkan rasa terima kasih kepada TNI AD khususnya bapak Kasad atas penghargaan yang di berikan kepada RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou dan semua ini tidak pernah ter bayangkan sebelumnya. Tandasnya.

Operasi pemisahan bayi kembar siam ini adalah operasi yang pertama kali dilakukan oleh Tim RSUP Prof Kandouw Manado, Provinsi Sulut, operasi ini jarang dilaksanakan dan merupakan operasi yang cukup sulit dan berisiko tinggi, tapi semua ini berkat Tuhan Yang Maha Kuasa dan Puji Tuhan operasi bisa berjalan dengan baik. “imbuh DR. dr. Jimmy.

Dalam kesempatan itu juga, selain penghargaan kepada RSUP Prof. Dr. R.D. Kandouw, Kasad juga memberikan penghargaan kepada dua prajurit Korem 132/Tadulako yang berprestasi yaitu Sertu Mustakim Babinsa 1311-05 Kodim 1311/Morowali atas keberhasilannya menggalang masyarakat sehingga menyerahkan senjata api Jenis SKS (Samozaryadnyi Karabin Sistem Simonova) 1 pucuk Meriam Putar Lantaka , 103 butir Munisi Kal 7,62 mm dan 1 buah Magazen, serta Kopda Sigit Satrya Tefa anggota Kompi Senapan-B Yonif 714/Sintuwu Maroso telah menorehkan prestasi juara 1 kelas 75 Kg kategori Amatir-Profesional Kejurnas Muaythai 2021/Liga Nasional.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Terpadu Operasi Pemisahan Kembar Siam dr. Harsali Lampus Sp.BA beserta Timnya. Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI M. Luthfie Beta, S, Sos,M.Si., Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Denny Masengi, Danrem 131/Stg Brigjen TNI Brigjen TNI Mukhlis S.Ap., M.M, para Asisten Kasdam XIII/Merdeka dan pejabat utama Kodam XIII/Merdeka. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Mukhlis, S.A.P, M.M pimpin upacara penyerahan jabatan Dandim 1301/Sangihe Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin, yang dihadiri oleh Kasrem 131/Santiago, Para Kasi Korem 131/Stg, Para Dandim Jajaran Korem 131/Stg, Para Ka Balak Aju jajaran Korem 131/Stg, Ketua Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII Merdeka beserta jajaran pengurus bertempat Aula Makorem 131/Santiago, Selasa (06/12/2022).

Penyerahan jabatan ditandai dengan pelepasan tanda jabatan dan tongkat komando, diikuti dengan laporan dan penghormatan.

Brigjen TNI Mukhlis menjelaskan, pelaksanaan penyerahan jabatan harus dilaksanakan sesegera mungkin karena Letkol Lukas Sormin harus berangkat dalam waktu dekat untuk memenuhi segala keperluan jelang pelaksanaan tugas di Canberra, Australia.

Diketahui, Letkol Lukas Sormin berhasil lulus tahapan seleksi untuk mengikuti pertukaran dosen mewakili Angkatan Darat di Canberra, Australia.

“Yang akan menggantikan Letkol Lukas Sormin masih disatukan sebelumnya, nanti akan Sertijab besok sementara, Letkol Lukas Sormin masih harus menjalani sejumlah proses. Makanya dilaksanakan sekarang. Terpilihnya Letkol Lukas Sormin ini juga hasil seleksi bukan penunjukkan dan hanya satu-satunya, jadi kita laksanakan penyerahan jabatan ke saya, sampai yang menggantikan tiba,” ujar Brigjen Mukhlis.

Brigjen Mukhlis pun mengungkapkan, selama menjabat sebagai Dandim 1301/Sangihe, Letkol Lukas Sormin telah menjalankan amanahnya dengan sangat baik.

Letkol Lukas Sormin juga dikenal bertanggung jawab terhadap satuan dan jajaran yang dipimpinnya sehingga ada banyak tugas yang terselesaikan.

“Selama ini, Letkol Lukas Sormin didampingi istri telah melakukan yang terbaik semaksimal mungkin dan telah banyak membantu warga di wilayahnya. Kini saat akan melaksanakan tugas baru, saya harap itu juga dapat terlaksana dengan segala baik,” kata Danrem 131/Stg. Selanjutnya, acara ditutup dengan penyampaian kesan pesan, ucapan selamat dan ramah tamah. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Pangdam XIII/Mdk, Mayjen TNI Mayjen TNI Alfret Denny D.Tuejeh, memimpin Upacara Pemberangkatan Satgas Satuan Organik Papua Yonif Raider 712/Wiratama, ke wilayah Provinsi Papua yang berlangsung di lapangan Secata Rindam XIII/Merdeka, Bitung, Senin (5/12/2022).

Dalam arahannya Pangdam mengatakan kepada seluruh prajurit, untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Saya perintahkan kepada seluruh Prajurit Satgas Yonif Raider 712/Wiratama, untuk melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab. "Berangkat dengan kehormatan, kembali dengan kebanggaan”, tegas Pangdam XIII/Merdeka.

“Lanjut dikatakan Pangdam, Tugas ini tentunya tidaklah ringan. Selain dituntut mampu mengamankan wilayah dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat, kalian juga harus dapat mengamankan diri sekaligus mampu menyelesaikan tugas pokok satuan” kata Pangdam.

Pada kesempatan itu, Pangdam juga berpesan untuk selalu memperhatikan faktor keamanan dalam pelaksanaan tugas operasi, menghindari pelanggaran, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

”Saya yakin kalian bisa memelihara moril, energi harus kamu tata selama 9 bulan disana. Tetaplah menjadi prajurit yang profesional tapi rendah hati dengan selalu mengandalkan campur tangan Tuhan sesuai dengan agama masing masing supaya kalian berangkat kesana, perjalanan lancar sampai disana berangkat 450 dan kembali tetap 450 prajurit. "Selamat jalan dan selamat bertugas semoga sukses Doa kami semua akan senantiasa menyertai langkah tugas dan pengabdian para prajurit sekalian ,”Pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Brigjen TNI Mukhlis, S.A.P, M.M., Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Luthfie Beta, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Denny Masengi, para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka, Danrindam XIII/Merdeka Kolonel Inf Endra Saputra Kusuma, Dandim 1309/Manado Kolonel Inf Daniel Lalawi, Dandim 1310/Bitung Letkol Arm Yoki Efriandy, Danyonzipur 19/YKN Letkol Czi Hanif Tupen, para pejabat utama Rindam XIII/Merdeka, Dankikav 10/MCS Lettu Kav Eka Syarif Hidayat, Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny Evie Cicilia Denny Tuejeh, Wakil Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny Ipung Luthfie Beta, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 131 PD XIII/Mdk Ny. Okti Nuzufa Mukhlis dan para pengurus Persit KCK PD XIII/Merdeka dan jajaran. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Dalam rangka menghadapi bencana alam yang terjadi di akhir-akhir ini, seperti bencana yang terjadi di Cianjur, Garut dan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang,
Kodam XIII/Merdeka telah mengelar kesiapsiagaan personel dan materil serta rumah sakit Lapangan dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI A. Denny Tuejeh, saat Gelar Kesiapsiagaan Personel Dan Materil Rumah Sakit Lapangan Kesdam XIII/Merdeka dalam mengantisipasi bencana alam, dilapangan Gajah Mada Pomdam XIII/Merdeka, Selasa (6/12/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga mengatakan bahwa, rumah sakit lapangan ini di dalamnya cukup lengkap dengan bagian-bagiannya, bahkan alat-alat yang ada di rumah sakit Daerahpun belum ada, tetapi di rumah sakit lapangan ini sudah ada, untuk itu Kodam XIII/Merdeka patut bersyukur sehingga dengan rumah sakit lapangan yang ada ini bisa membantu pemerintah daerah, kata Pangdam.

Lanjutnya, Rumah Sakit lapangan ini nantinya akan digunakan untuk bencana alam artinya Angkatan Darat sudah memberikan kesiapan dalam mengambil kebijakan ini terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti bencana alam,

Pangdam juga berpesan “mudah-mudahan kita semua berdoa di wilayah Kodam XIII/Merdeka tidak ada bencana.

Dalam kesempatan itu juga Sekda Provinsi Sulut Steve Kepel yang mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kodam XIII/Merdeka yang terus melakukan upaya dalam penanggulangan bencana di Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara

Sulawesi Utara merupakan daerah lintang bencana alam data indeks risiko bencana Indonesia menyebutkan bahwa Sulawesi Utara berada di kategori risiko tinggi bencana alam seperti banjir tanah longsor angin puting beliung gelombang pasang merupakan ancaman yang sering terjadi, dengan demikian upaya penanggulangan bencana alam di Sulawesi Utara segera cepat memprioritaskan penyelamatan manusia dan mengedepankan koordinasi serta keterpaduan antar komponen,”imbuh Steve.

Rumah sakit lapangan ini bersifat mobile, sehingga mudah digelar dan digerakkan dalam waktu yang relatif cepat untuk membantu penanganan pasien di daerah bencana atau dalam kondisi darurat.

Gelar materiil tersebut antara lain, Tenda Fiel panel electricity 1 Set, Tenda Exoskeleton EMTS 20 Set dilengkapi dengan berbagai alat medis canggih serta sarana dan prasarana mandiri seperti pemurni air, dapur, alat komunikasi, jaringan internet, pendingin AC, dan sistem komputerisasi yang terintegrasi di seluruh ruangan.

"Selain itu juga 16 unit Mobil logistik, 1 unit mobil Genset, 1 unit mobil tangki BBM, 1 unit mobil penjernih air, 1 unit mobil ambulance medis, 1 unit mobil Alkom, 1 unit mobil dapur lapangan dan 2 unit mobil MCK/Toilet.

Dalam acara tersebut Pangdam XIII/Merdeka beserta Sekda Provinsi Sulut dan undangan lainnya telah meninjau Rumah Sakit Lapangan yang ada termasuk peralatan medis serta tim medisnya.

Hadir diacara tersebut Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI M. Luthfie Beta, S, Sos,M.Si., Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Denny Masengi, Danrem 131/Stg Brigjen TNI Mukhlis, Unsur Forkopimda Sulut, Kakesdam XIII/Merdeka Kol. Ckm dr. Ponco Darmono, Sp.B.,para Asisten Kasdam XIII/Merdeka, Dan/Kabalakdam XIII/Merdeka, BPBD Prov.Sulut dan Basarnas Prov.Sulut. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Brigjen TNI Mukhlis, S.A.P, M.M menghadiri upacara pemberangkatan Satgas Satuan Organik Papua Yonif Raider 712/Wt, ke wilayah Provinsi Papua di lapangan Secata Rindam XIII/Merdeka, Bitung, Senin (5/12/2022).

Upacara Pemberangkatan Satgas Satuan Organik Papua Yonif Raider 712/Wiratama ke wilayah Provinsi Papua tersebut, dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Mdk, Mayjen TNI Mayjen TNI Alfret Denny D.Tuejeh, dalam arahannya, Pangdam mengatakan kepada seluruh prajurit untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Saya perintahkan kepada seluruh Prajurit Satgas Yonif Raider 712/Wiratama, untuk melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.Berangkat dengan kehormatan, kembali dengan kebanggaan”, Demikian ucap Pangdam XIII/Merdeka.

“Tugas ini tentunya tidaklah ringan. Selain dituntut mampu mengamankan wilayah dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat, kalian juga harus dapat mengamankan diri sekaligus mampu menyelesaikan tugas pokok satuan”.tegas Pangdam.

Pada kesempatan itu, Pangdam berpesan untuk selalu memperhatikan faktor keamanan dalam pelaksanaan tugas operasi, menghindari pelanggaran, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

”Saya yakin kalian bisa memelihara moril, energi harus kamu tata selama 9 bulan disana. Tetaplah menjadi prajurit yang profesional tapi rendah hati dengan selalu mengandalkan campur tangan Tuhan sesuai dengan agama masing masing supaya kalian berangkat kesana, perjalanan lancar sampai disana berangkat 450 dan kembali tetap 450 prajurit. Selamat jalan dan selamat bertugas semoga sukses Doa kami semua akan senantiasa menyertai langkah tugas dan pengabdian para prajurit sekalian ,” ujar Pangdam.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Luthfie Beta, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Denny Masengi, para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka, Danrindam XIII/Merdeka Kolonel Inf Endra Saputra Kusuma, Dandim 1309/Manado Kolonel Inf Daniel Lalawi, Dandim 1310/Bitung Letkol Arm Yoki Efriandy, Danyonzipur 19/YKN Letkol Czi Hanif Tupen, para pejabat utama Rindam XIII/Merdeka, Dankikav 10/MCS Lettu Kav Eka Syarif Hidayat, Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny Evie Cicilia Denny Tuejeh, Wakil Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny Ipung Luthfie Beta, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 131 PD XIII/Mdk Ny. Okti Nuzufa Mukhlis dan para pengurus Persit KCK PD XIII/Merdeka dan jajaran. (**/ARP)

Manado, Sulutnews.com.Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE mengatakan dana DIPA tahun 2023 senilai Rp 21,6 triliun bisa mengerakan pembangunan ekonomi Sulut tahun depan. "Saya optimis akan berdampak positif bagi pembangunan Sulut dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Namun harus dipakai dengan baik dan transparan serta harus cepat penyerapannya. Karena itu awal tahun 2023 sudah harus segera  tender proyek proyek agar penyerapan cepat. Jangan nanti menumpuk akhir tahun" kata Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE Senin (5/12) bertempat di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara dalam acara Penyerahkan  Daftar Isian Pelaksana Angaran (DIPA) 2023 dan Buku Alokasi Transfer Keuangan Daerah (TKD) 2023 serta Penyerahan Penghargaan Daerah  Yang Mendapat Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP) dalam Pengelolaan Dana tahun 2021 di Sulut.

Untuk WTP yang dapat 10 kali berturut turut dapat WTP dan lima kali berturut turut dapat WTP. Hadir dalam acara tersebut Kanwil Dirjen Perbendaharaan Negara Sulut Ny Ratif Wulandari, Bupati dan Walikota, Forkopinda Sulut dan Pimpinan Kantor Vertikal di Sulut dan KPU serta Bawaslu.

DIPA Rp 21,6 Triliun terdiri dari Dana Pusat Rp 8,7 triliun lewat Instansi Vertikal dan Rp 12,9 triliun dana transfer kedaerah lewat Pemda Sulut dan 15 Kabupaten dan Kota.

Gubernur meyerahkan DIPA kepada perwakilan instansi Vertikal dan penghargaan dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara kepada 15 Kabupaten dan Kota yang meraih WTP.

Menurut Gubernur DIPA yang diberikan pemerintah Pusat ini lewat Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara ini penting dalam kita mengerakan ekonomi daerah, terutama untuk pembangunan infrastrutur dan sektor pendidikan kesehatan seta pertanian. Kedepan kita menghadapi krisis pangan ini menjadi perhatian dengan program mengalakan pertanian dan sektor lain." Ekonomi makro dan pertumbuhan ekonomi pasti akan meningkat" katanya. Saat ini saja sudah 6,62 persen melebihi target.

Tahun depan pasti akan lebih meningkat terus dan kita juga terkenkendali inflasi. Ini semua karena kerja sama yang baik dengan 15 Kabupaten dan Kota sera Forkopinda dan Instansi Vertikal."Kuncinya kita bangkit ekonomi karena kerjasama yang baik semua pihak" kata Gubernur.

Tahun 2022 DIPA Rp 22 triliun tahun 2023 Rp 21,6 triliun. Ini tidak menurun karena tahun 2022 ada proyek Waduk Kuwil dan Bendungan Lolak proyek nasional hampir Rp 3 triliun. Justru bagus DIPA  2023 karena masih cukup banyak. Terkait penghargaan peraih WTP, Gubernur bangga karena semua dapat,  Pemda Sulut dan 15 Kabupaten dan Kota. Ini harus kita pertahankan terus menerus." Saya berterima kasih dapat penghargaan" kata Gubernur.

Ekonomi Sulut Baik

Sementara itu Kanwil Ditjen Perbendaharaan Negara Sulut Ratif Wulandari memuji ekonomi Sulut 2022 yang tetap baik meski ada Covidv19. Pertumbuhan 6,62 persen dan inflasi terkendali ini sangat baik dan harus dipertahankan. Bahkan DIPA  tahun depan Rp 21,6 triliun itu akan lebih mengairahkan ekonomi. Namun harus dipakai sesuai sasaran baik untuk pembangunan masyarakat baik SDM juga infrastruktur dan kesehatan dan pendidikan serta sektot lainnya. Dan penyerapan harus cepat jangan lambat. Awal tahun sudah harus segera lakukan pembangunan agar angaran penyerapan tidak tertumpuk diakhir tahun. Mengenai penghargaan untuk peraih WTP itu baik dan harus dipertahankan.(Fanny)

Manado,Sulutnews.com - Direktorat Polairud Polda Sulut ketambahan 2 armada kapal karet kaku (rigid hard tube inflatable) jenis RIB mesin 300 PK.

Pengoperasian kapal karet ini diresmikan penggunaannya oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto, di sela-sela kegiatan syukuran HUT ke-72 Polairud, di Mako Ditpolairud Polda Sulut, Tandurusa Bitung, Senin (5/12/2022).

Peresmian disaksikan oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Johnny Eddizon Isir, Dirpolairud Kombes Pol Kukuh Prabowo, para PJU Polda, Bhayangkari, dan undangan stake holder terkait yang hadir serta personel Ditpolairud.

"Alhamdulillah kita bersyukur Ditpolairud Polda Sulut mendapatkan tambahan 2 unit armada kapal karet dari Korpolairud Baharkam Polri," ujar Kombes Pol Kukuh Prabowo.

Tambahan armada ini katanya sangat membantu pelaksanaan tugas Polairud di Sulawesi Utara.

"Kapal dari Korpolairud Baharkam Polri ini digunakan untuk menunjang pelaksanaan tugas pokok Polairud Polda Sulut, dan siap beroperasi di perairan wilayah hukum Polda Sulut, dimana Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah wisata prioritas serta provinsi yang juga langsung berbatasan dengan negara lain," pungkasnya. (**/ARP)

Manado, Sulutnews.com - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE minta agar Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) yang baru tingkatkan pelayanan yang tidak berbelit belit dan kerja lebih baik dan transparan.

Kemudian  harus ada koordinasi dan kerjasama dengan Forkopimda, Instansi vertikal, DPRD dan Kabupaten dan Kota dalam bangun Sulut kedepan. Hal itu dikatakan Gubernur Olly Dondokambey saat melantik dan mengambil sumpah Stevi H.A Kepel ST.MSi sebagai Sekdaprov Sulut yang devinitif  di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut Senin (5/12).

Hadir Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw, Ketua DPRD Sulut dr Fransiskus Silangen, Forkopimda Sulut dan Bupati Wakil Bupati dan Walikota serta Wakil, Dharma Wanita serta tokoh Agama. FKBU dan tim Seleksi Sekdaprov serta ratusan undangan.

Steve Kepel merupakan Sekdaptov Sulut yang ke- 21 sejak tahun 1960 dan Kepel dilantik karena ditetapkan Oleh Presiden Joko Widodo lewat surat Keputusan No 147/TPA tahun 2022 tertanggal 1 Desember tetang pengangkatan Steve Kepel ST MSi sebagai Sekdaprov Sulut sebagai pejabat struktural  eselon 1 B. Steve sebelumnya ikut seleksi ketat dengan beberapa pejabat eselon II namun Kepel yang meraih nilai tertingi.

Gubernur mengatakan, kerjasama yang baik  itu sangat baik dan memang sejak dua bulan lalu kita menungu proses di Jakarta dan saat ini sudah dilantik. "Jadi kita bersyukur sudah dilantik" kata Gubernur.

Gubernur berharap Istri mendukung lewat Dharma Wanita karena sudah lama Dharma wanita hanya pelaksana tugas. Saat ini Istri Sekdaprov sebagai pimpinan Darma Wanita giat lewat program menangani Stanting agar lebih berkurang kedepan.

Acara diakhiri lewat Doa oleh Ketua FKUB Sulut Pdt Lucky Rumopa MTh sekaligus menjadi Saksi saat pelantikan. Kemudian foto bersama  dan ucapan selamat.(Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sulawesi Utara Alexander Watimena menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Bhakti Ke-77 PUPR yang berlangsung di Halaman Kantor BPJN Sulut, Sabtu pagi (3/12).

Hari Bhakti PU ke-77 ini dilaksanakan serentak, merupakan hari puncak dan digelar sederhana namun meriah.

Alexander Watimena berkesempatan membaca amanat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan memberi aspirasi terhadap kinerja insan PUPR dalam meningkatkan kepercayaan publik.

Hadir pada Upacara Kepala BPJN Sulut Hendro Satrio MK., ST MT, Kepala BWS Sulawesi I, Ir I Komang Sudana, Kepala Cipta Karya, Kepala Bina Marga, dan pejabat di lingkungan.

Hadir pula Kepala TU BWS Sulawesi I Jacqueline Tahar, Kepala TU BP2P Sulawesi I Nur Ali, Kepala Sub TU BP2JK Sulut Friny Lele, para Kepala Satker, pegawai, Kepala Bidang staf dan pegawai.

Kegiatan puncak Hari Bakti PUPR K3-77 ini diakhiri dengan penyerahan hadiah tropy oleh Ketua Panitia Marthen Kandou, ST MSi kepada pemenang berbagai lomba yang telah diselenggarakan selang Bulan Bakti.(Yayuk)