SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Rencana perbaikan ruas jalan kartini yang ada di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat akan dilakukan akhir tahun ini.

 

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kota Kotamobagu Claudi Emba Mokodongan ST kepada awak media, seraya menyebut kalau perbaikan ruas jalan kartini itu akan dilakukan dengan aspal hotmix.

 

Dimana, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kotamobagu Claudy Emba Mokodongan ST, paket pekerjaan pemeliharaan atau perbaikan ruas jalan kartini tersebut, sudah ditata dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Perubahan atau  APBD-P Kota Kotamobagu tahun 2021.

“Alokasi anggarannya sekira Rp 2 miliar lebih yang ditata dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Perubahan atau  APBD-P Kota Kotamobagu tahun 2021, dimana hal itu sudah termasuk dengan pekerjaan peningkatan tiga jalan jembatan di Kota Kotamobagu, yang baru selesai dilaksanakan oleh pihak ketiga beberapa waktu lalu,” ungkap Claudy Emba Mokodongan ST.

Claudy menambahkan kalau rencana perbaikan atau pemeliharaan tersebut sudah menjadi kebutuhan, mengingat kondisi yang ada pada ruas jalan tersebut saat ini yang sudah cukup rusak, dengan berbagai lubang di jalan yang menghiasi sepanjang jalan tersebut. “sudah banyak lubang di ruas jalan itu, makanya sudah dibutuhkan dilakjukan pemeliharaan. Lagipula itu termasuk jalan sentral di pusat kota dengan arus lalu lintas kendaraan yang cukup padat,” tambahnya.

Untuk proses pelaksanaan pekerjaan itu, Claudy menegaskan kalau akan mengikuti ketentuan, dengan system tender lewat instansi teknis yang ada di internal Pemerintah Kota Kotamobagu. “Untuk proses pekerjaannya akan ditender sesuai ketentuan yang berlaku, setelah Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Perubahan atau  APBD-P Kota Kotamobagu tahun 2021 sudah mulai berjalan,” tuturnya.

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Capaian realisasi  pajak bumi dan bangunan se kecamatan di kota kotamobagu, untuk kotamobagu utara hingga hari ini menunjukan angka yang cukup sinifikan.setela kotamobagu selatan, kecamatan  kotamobagu utara menduduki peringkat ke dua  laju realisasi  PBB tahun 2021 ini.

Andy dhandy  Mokogita,SE selaku camat kotamobagu utara mengatakan, masuk pada triwulan empat ini pihaknya terus menggenjot realisasi perolehan PBB kecamatan tersebut.”Jumlah penduduk kecamatan kotamobagu utara 17.656 jiwa  dengan jumlah wilaya tiga kelurahan dan lima desa ” Kata Mokoginta.

Per tanggal 02 november 2021  lanjut Mokoginta untuk realisai PBB sudah ada pada anggka 57,87% dan itupun pasti akan berubah sebap hingga saat ini kami terus melakukan penagihan.”  Saat ini saya baru mendapat informasi lewat data base  evaluasi penerimaan PBB kotamobagu perkelurahantahun 2021, kotamobagu utara sudah berada pada posisi 58,6 persen dari yang awal 57,87% .” Tuturnya. Saat di wawancarai lewat jaringan pribadinya Rabu (3/11/2021)(one)

           

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kotamobagu, Claudy N. Mokodongan, optimis pekerjaan sejumlah paket tahun anggaran 2021, selesai sesuai waktu yang ditargetkan.

“Harus yakin selesai, karena capaian realisasi seluruh paket pekerjaan rata-rata sudah diatas 80an persen,” kata Claudy ditemui di Kantornya, usai melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kotamobagu, Selasa 2 November 2021.

Ditambahkannya, akhir tahun ini, program kegiatan di PUPR sendiri menyisakan 2 paket pekerjaan yang dianggarkan lewat APBD 2021. Masing-masing pembangunan SPAM di Desa Poyowa Kecil serta rehab eks Kantor Bupati Bolmong.

“Sedangkan pekerjaan pengaspalan Jalan Kartini serta jembatan Matali, jembatan penghubung Motoboi besar-Bongkudai serta jembatan Yantaton Motoboi Besar masih dalam proses lelang, karena sejumlah proyek ini dianggarkan lewat APBD Perubahan 2021,” pungkasnya(*)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Pemerinta desa bungko kecamatan kotamobagu selatan kemarin Selasa (2 /11/202) mulai menyaluran program bantuan langsung  tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (Dandes)  tahap 11 pada bulan November 2021 pada dua puluh enam kepala keluarga keluarga penerima manfaat (KPM) di desa tersebut. Muri Gonibala selaku kepala desa bungko mengatakan ini, penyalurantahap sebelas untuk untuk bulan November.” Ada 26 keluarga penerima manfaat(KPM) yang menerim BLT ini dengan nilai per kepala keluarga(KK) menerima uang tunia sebesar Rp 300.000.” Ungkap lelaki yang murah senyum itu.

Diapun berharap agar masyarakat yang menerima bantuan ini, untuk di manfaatkan secara baik baik utamakan kepentingan yang mendesak.” Tentunya saya menghimbau kepada masyarakat yang baru saja menerima bantuan langsung tunai (BLT) ini, agar di manfaatkan secara baik baik, program ini bagian dari kepedulian pemerintah desa bunko bagi masyarakat desa bungko sendiri dalam hal pemulihan ekonomi di masa pandemi ini,” imbunya

Pandemi covid 19 belum berakhir lanjut muri tetntunya demi kesehatan dan keselamatan kita bersama teruslah patuh pada prokes yang telah di tetapkan oleh pemerinta.” Masker dan vaksin penting untuk di terapkan jangan lupa itu.“ tandasnya (*)         

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Wali Kota Tatong Bara menerima penghargaan, untuk Metode Kontrasepsi Jangka Panjang atau MKJP pelayanan KB terbaik  nasional.

Hal itu menyusul ditetapkannya Puskesmas Motoboi Kecil sebagai salah satu fasilitas kesehatan atau Faskes terbaik dalam hal pelayanan KB untuk MKJP ini.

 

Penghargaan yang berasal dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN itu, diberikan oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE melalui Asisten I kepada Wali Kota Tatong Bara, pada Selasa 2 November 2021 siang tadi, di Peninsula Hotel Manado.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Ahmad Yani Umar mengatakan kalau Kotamobagu, dalam hal ini Puskesmas motoboi kecil  berada di angka tertingi secara nasional. Dimana, capaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang atau MKJP Puskesmas Motoboi Kecil, sebesar 75,08, dimana angka tersebut memiliki selisih yang cukup jauh dengan peringkat kedua yakni Puskesmas Sanggau Ledo di Kalimantan Barat dengan capaian nilai 61,28, dan Provinsi Sumatera Barat dengan capaian 60.00 %.

 

“Dengan adanya prestasi ini, saya berharap kerjasama antara Dinas PPKB dan Dinkes dalam hal ini seluruh Puskesmas serta dan fasiltas kesehatan lainnya, terus di tingkatkan guna memberikan layanan KB kepada masyarakat Kota Kotamobagu,” ucap Ahmad Yani Umar lewat pesan singkat whatsapp.

Ahmad Yani Umar dalam kesempatan itu juga, menegaskan kalau masyarakat, tidak perlu ragu untuk mengikuti program KB yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat hingga ke pemerintah daerah itu. “Pelayanan KB ini gratis,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara mengatakan, untuk bisa mendapatkan  penghargaan itu, pemerintah daerah harus bisa memenuhi sejumlah indikator yang ditetapkan,  dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN.

“Capaian Metode Kotrasepsi Jangka Panjang atau MKJP itu indikatornya digunakan untuk mengukur perbaikan kesehatan ibu melalui pengaturan kelahiran serta akses terhadap pelayanan reproduksi kesehatan yang sangat esensial,” imbuhnya.(*)