SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Upai Kecamatan Kotamoagu Utara, Kota Kotamobagu ternyata menyimpan potensi Sumber Daya Alam (SDA). Hal ini tercermin dari pernyataan Lurah Upai Ridwan Mokoagow, Jumat (23/2/2018) siang tadi.

“ Upai merupakan salah satu kelurahan yang bisa dibilang dapat memproduksi kakao dengan jumlah terbesar se Kecamatan Kotamobagu Utara,” ujar Ridwan.

Dirinya menambahkan, saat ini luas lahan di wilayahnya tersebut cukup besar. “Rata-rata petani disini memang merawat kebun kakao mereka dengan serius. Makanya, kita pun pemerintah cukup bersyukur dengan ini,” tambahnya.

Namun demikian, Ridwan mengatakan kondisi para petani kakao di daerahnya, masih membutuhkan sentuhan dari pemerintah daerah. “Bantuan bibit serta pupuk untuk lebih meningkatkan produksi kakao di daerah ini sangat dibutuhkan. Disini ada beberapa kelompok tani yang sudah memang mengajukan bantuan untuk hal tersebut,” tambahnya.(BT/**)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kotamobagu  tahun 2018 ini,akan melakukan penambahan mesin  e-Tax  untuk disebar di beberapa tempat usaha yang ada di wilayah Kota Kotamobagu.

Penambahan  mesin e-Tax  ini,sebagai upaya Transparans dalam meningkatkan sistem pengawasan dan pemantauan atas pembayaran wajib pajak (WP)  kepada para pelaku usaha usaha yang ada di wlayah Kotamobagu,  kemudian  bagian dari upaya untuk meminimalisi kecurangan dalam hal  pembayaran pajak.

Seperti yang dikatakan Kepala BPKD Kotamobagu Hj Inontat Makalalag melaui Kasubid Penagihan Achmad R Bonde dimana untuk tahun 2018 ini pihaknya akan melakukan penambahan 15 unit mesin  e-Tax  setelah sebelumnya sudah ada 25 Unit yang terpasang di sejumlah tempat usaha yang ada di Kota Kotamobagu. 

“Sebelumnya yang sudah terpasang sudah 25 Unit mesin e-Tax, dan untuk tahun 2018 ini masih akan ditambah 25 Unit lagi, dan rencanaya akan ditempatkan di tempat usaha dikotamobagu yang  penunjungnya sudah  sudah memenuhi syarat atau sudah maju.”

Lanjutnya, e-tax ini sebagai kontrol atas penerimaan pajak usaha 10 % untuk dapat meningkatkan PAD. Kemudian untuk  pelaporan keuangan pajak lebih teratur dengan sistem elektronik, serta meminimalisi kecurangan dalam hal pembayaran pajak .” Kata Achmad R Bonde. Bersama tim  saat melakukan kunjugan dibeberapa tempat usaha yang ada di Kotamobagu. Kamis (22/2/2018).

Diketahui  sebelumnya  dari 25 Unit mesin  e-Tax  yang ada, sudah terpasang di  Lima (5) Hotel,  Tujuh Belas (17) Rumah Makan, serta  Tiga (3) Tempat hiburan  yang ada di Kota Kotamobagu. dan teriformasi kedepan, seluruh tempat usaha akan dipasang namun secara bertahap.(**)

SULUTNEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu, studi banding ke  Kota Bandung untuk Komparasi Area Traffic Control System (ATCS)

 Kadis Perhubungan Kotamobagu Nasli Paputungan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian, Pengawasan dan Operasional Atmawijaya Damopolii saat  dikonfirmasi terkait dengan studi banding tersebut, mengatakan, dalam rangka penerapan ATCS di kota kotamobagu dan juga menindak lanjuti atas kehadiran salah satu pejabat Kemenhub saat launching forum lalulintas dan angkutan jalan  di Kotamobagu beberapa waktu lalu.

“  Kami juga sudah konsultasikan dengan subdit manajemen rekayasa lalulintas kemenhub untuk permohonan pengadaan fasilitas ATCS ini, nanti usai kegiatan ini dan kembali.  Di Kotamobagu akan Segera membuat permohonan tertulis serta persyaratan lainnya untuk diajukan ke kemenhub, ”jelasnya.

Lanjutnya, Selain ATCS kunjungan kali ini juga,melihat progres pelaksanaan Forum Lalulintas dan angkutan jalan kota bandung,dan pelaksanaan pengawasan dan penertiban dilapangan. Serta pelaksanaan analisis dampak lalulintas.

“  Fungsi dari ATCS ini untuk Mengatur waktu sinyal di persimpangan secara responsive,terkoordinasi dan Dalam keadaan tertentu, memberikan waktu hijau pada kendaraan yang memiliki prioritas (Pemadam Kendaraan, Ambulance, VVIP, Konvoi, Serta Menyampaikan informasi kondisi lalu lintas dan alternatif lintasan. Menyediakan rekaman data lalu lintas, kejadian kecelakaan, dan kejadian lainnya di persimpangan. Dan Manfaat ATCS ini Terciptanya optimasi kinerja jaringan jalan, Mewujudkan sistem lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, selamat serta Mengurangi jumlah dan beban petugas pengatur lalu lintas di persimpangan,” terangnya .(one)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Kamis (22/2/2018), Pjs Walikota Kotamobagu Mohammad R Mokoginta menerima kedatangan Panitia pelaksana perayaan Cap Goh Meh yang dipimpin oleh David Budiman serta pengurus Klenteng Thian Shang Mu Khung Henny Lapian, dalam ranka untuk membahas persiapan  puncak perayaan Imlek (Cap Goh Meh) yang akan dilaksnakan pada 2 Maret 2018 nanti.

Usai pertemuan dengan Pjs Walikota Kotqmobagu Mohammad R Mokiginta,  dilanjutkan dengan rapat bersama dipimpin oleh Asisten II Pemerintah Kotamobagu Gunawan Damopolii dihadiri panitia Cap Goh Meh, sejumlah Kepala Dinas terkait, diantaranya Disbudpar, Diskominfo, Dishub, Satpol – PP, Bagian Kesra, Bagian Umum dan Lurah Gogagoman dan Lurah Kotamobagu.    

Assisten II, Pemerintah Kotamobagu Gunawan Damopolii, mengatakan Pemerintah Kotamobagu sangat mendukung penuh acara perayaan Cap Goh Meh yang akan dilaksanakan pada 2 Maret mendatang, apalagi perayaan tersebut sudah menjadi tradisi setiap tahun oleh umat Tri Dharma yang ada di Kota Kotamobagu.

Untuk itu Gunawan Damopolii berharap, perayaan yang akan digelar ini dapat dilaksanakan semeriah mungkin untuk dapat menarik para wisatawan lokal dan mancanegara untuk menyaksikan Cap Goh Meh ini, karena dalam kegiatan ini juga akan dipadukan juga dengan Budaya dan Kesenian daerah .

“Saya berharap perayaan Cap Go Meh, yang sudah menjadi tradisi tahunan setiap perayaan Imlek, ini dapat menjadi daya tarik para wisatawan lokal dan manca negara ,” katanya.

Ketua Panitia Pelaksana David Budiman menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh Pemkot kotamobagu dalam pelaksanaan perayaan Cap Goh Meh ini. 

“Kami bersyukur dan berterima kasih perayaan Cap Go Meh  didukung penuh oleh pemkot kotamobagu, dan kami akan berkordinasi terus dengan instansi terkait,” Kata  David Budiman(**)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Tak,henti hentinya  kota kotamobagu,menjadi daerah tujuan untuk menimbah ilmu,untuk Daerah  lain.Hampir semua daerah yang ada diwilaya provinsi Sulawesi utara dan provinsi gorontalo, memilih daerah ini,untuk pelaksanaan studi banding,terkait dengan manejemen sistim pengelolaan pelayanan terhadapa kepentingan rakyat.ini dibuktikan dengan kemarin rabu ( 21/2/2018) Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo melakukan studi komparasi terkait dengan peraturan derarah (perda)  berkaitan dengan perijinan dan melakukan kosultasi tentang penandatangan dokomen perijinan secara online. Di kantor KPTSP kota kotamobagu.

Kepala Dinas kantor pelayanan terpadu satu pintu Noval Manoppo saat di konfirmasih kunjungan tersebut mengataka,untuk dinas kami sendiri suda sudah beberapa daerah yang  datang dan memepelajari konsep kami terkait dengan pelayanan perijinan

“ bagi kami ini sebuah capaiyan yang luar biasa,dimna kota kotamobagu terkait dengan sistim pelayan perijinanya, sudah dijadikan panduan untuk daerah lain,untuk konsep pelayanan di daerah mereka,” Ucap, Manoppo Kamis,(22/2/2018)   

Lanjunya”walaupun ini bagi kami ini,adalah prestasi,tidak hanya sampai disini,Tapi kami tetap menciptakan inovasi baru, untuk tetap memeberikan pelyanan yang terbaik bagi masyarakat kota kotamobagu” Pungkas Manoppo(one)