SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Ratusan CPNS Kotamobagu terinformasi mulai menjalani tes Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB pada Minggu 28 November 2021 kemarin, hingga senin 29 November 2021 hari ini.
Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB bagi ratusan CPNS Kotamobagu itu digelar di kantor regional Badan Kepegawaian Negara aatau BKN di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara.
Terinformasi ada sekoira 673 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS Kota Kotamobagu yang mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang tersebut.
Dimana, hal itu didasarkan pada surat dari Ketua Panitia Seleksi Nasional atau Panselnas Calon Aparatur Sipil Negara atau CASN tahun 2021 dengan nomor 14714/B-KS, 0403/SD/K/2021 tanggal 8 November 2021.
“Usai Seleksi Kompetensi Bidang dilaksanakan, maka masih ada sejumlah proses atau tahapan, yang akan panitia seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil lakukan,” ungkap Kepala Bidang Pengadaan dan pengembangan potensi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan atau BKPP Kotamobagu Yosnandi Damopolii.
 
Ditambahkan Yosnandi, ada sekira 3 tahapan yang masih akan dilakukan mereka, usai pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang digelar, yakni pengolahan integrasi hasil Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD dan Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB, rekonsiliasi integrasi hasil SKD dan SKB, validasi integrasi hasil SKD dan SKB, dan penyampaian hasil SKD dan SKB. “Setelah itu baru diumumkan hasil dari SKD dan SKB,” tambahnya.
 
Ditanya soal kapan waktu pengumuman akan dilakukan mereka, Yosnandi mengatakan kalau hal itu akan dilakukan sekira tanggal 3 -4 januari 2022. “Nanti setelah pengumuman ada masa sanggah,” tuturnya.
Untuk itu Yosnandi Damopolii mengatakan, kalau pihaknya berharap agar peserta yang sudah melaksanakan tes SKB, untuk  menunggu hasil resmi dari Panitia Seleksi Nasional atau Panselnas maupun Panitia Seleksi Daerah atau Panselda CPNS Kotamobagu.(*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Kenikmatan minuman gula aren khas daerah Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur, tidak bisa dipungkiri menjadi salah satu daya tarik di Kota Kotamobagu.

 

Melihat peluang tersebut, Sumantri salah satu warga Desa Moyag, mencoba memaksimalkan hal itu, dengan membuka kedai Kalibrasi Kopi 43 di simpang empat Desa Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur.

 

Kepada awak media, Sumantri mengatakan kalau di lokasi usahanya tersebut menyediakan sejumlah kenikmatan minuman gula aren khas Moyag, yang bisa dinikmati dengan suasana asli desa yang terletak  di daerah ketinggian Kotamobagu itu.

“Di tempat ini kami menyediakan minuman khas daerah ini, yang bahan dasarnya dari gula aren yang merupakan i, yang kami racik sedemikain rupa sehingga menjadi bisa dinikmati oleh siapa saja, terlebih jika dicicipi langsung di Desa Moyag ini,” ungkap Sumantri.

Selain itu, Sumantri juga menambahkan, kalau masih di Kalibrasi Kopi 43, juga tersedian sejumlah minuman berbahan dasar kopi, juga non coffee, serta minuman hangat lainnya seperti saraba. “Ada juga makanan yang kita siapkan untuk yang ingin mencicipi sajian khas kedai ini. Adapun  makanan yang kita siapkan ini mulai dari makanan ringan hingga makanan berat,” tambahnya.

Bisnis kedai kopi sendiri, merupakan salah satu usaha yang saat ini tengah menjamur di Kotamobagu. Pasalnya, Kotamobagu sendiri merupakan salah satu daerah di Sulawesi Utara yang terkenal sebagai daerah penghasil kopi, yang memiliki rasa dan ciri khas tersendiri.

Namun demikian, keberadaan kedai kopi di Kotamobagu ternyata mengusung konsep dan ciri khas masing-masing, dimana salah satu yang diambil oleh Sumantri adalah ciri khas gula aren yang bisa disajikan bersama dengan minuman kopi, untuk menghangatkan suasana.(*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU – Mewakili Wali Kota Kotamobagu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo, didampingi Kepala Dinas Kominfo, M. Fahri Damopolii, membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartwan (UKW) PWI Kotamobagu, angkatan 3 dan 4 PWI Kotamobagu/Angkatan 27 dan 28 PWI Provinsi Sulawesi Utara, di Gedung SKB Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kamis (25/11/2021).

Sekda Kotamobagu, membacakan sambuatan wali kota menyampaikan ucapan selamat datang kepada para tim penguji, para pengurus PWI Pusat dan Provinsi, di Kota Kotamobagu

“Kami mengucapakan kepada para pengurus PWI dan tim penguji selamat datang di Kotamobagu dan kami sapa dalam bahasa adat kami ‘Denga’ Niondon Komintan”, ucap Sekda.

Dikatakan, pers memiliki peran sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, karena memiliki tanggung jawab yang besar khususnya menyampaikan informasi.

“Saya terus mendukung peran pers untuk mencerdasrakan masyarakat, dan memberikan informasi positif di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Menurtunya, profesi sebagai wartawan sangat mulia. Wartwan harus memiliki mental yang kuat, karena tugas-tugas di lapangan penuh tantangan.

“Wartwan harus bermental kuat. Wartawan itu harus tahu menulis dan menguasai kode etik jurnalistik,” ujarnya

Diketahui UKW ini diikuti 48 peserta yang teridiri dari 3 jenjang, yakni 1 kelas untuk jenjang utama, 2 kelas jenjang madya, dan jenjang muda 5 kelas.(*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Kotamobagu, Fahri Damopolii, Kamis, 25 November 2021,  jadi salah satu narasumber di Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Kegiatan yang dilaksanakan di gedung SKB Kotamobagu itu, digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotamobagu, dan diikuti mulai dari jenjang Muda, Madya dan Utama.

 

Hadirnya Fahri di kegiatan tersebut, memaparkan beberapa kegiatan yang ada di Dinas Kominfo, kemudian akan menjadi bahan ujian bagi para peserta.

Fahri menuturkan, pihaknya sangat mendukung kegiatan teman-teman pers seperti ini. Supaya, semua wartawan yang melakukan peliputan berkompeten dibidangnya dalam menjalankan tugas.

“Nah selain itu, kegiatan seperti ini sangat baik karena menghadirkan pengurus dari Dewan Pers. Sehingga, teman-teman PWI di daerah bisa membuka jaringan lewat kegiatan ini,” ujar Fahri.

 

Fahri menyarankan, pengurus di daerah sampaikan jika ada aspirasi ataupun saran yang berkaitan dengan kepengurusan di daerah.

“Saat ini dan kedepan nanti, diperkirakan akan banyak lahir regulasi baru terkait dengan aturan dewan pers. Sehingga, bisa meminta saran bahkan solusi secara langsung,” kata Fahri.

Diketahui, kegiatan tersebut bukan hanya diikuti oleh Wartawan yang meliput di Kotamobagu. Namun juga, ada dari daerah tetangga seperti Boltim, Bolsel dan Manado.(*)

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Status PPKM turun  level I,  hal tersebut tertuang dalam  instruksi Menteri Dalam Negeri atau Mengari bernomor 61 tahun 2021.

 

Dimana lewat Instruksi Mendagri Nomor 61 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1, serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19, status PPKM Kotamobagu saat ini setara dengan 6 Kabupaten dan Kota lainnya di Provinsi Sulawesi Utara.

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah atau BPBD Kota Kotamobagu Alfian Hasan ST saat dikonfirmasi mengatakan, kalau turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM tersebut bergatung pada 2 faktor.

Adapun factor yang pertama adalah Vaksinasi Covid-19 yang terus digencarkan oleh pemerintah, sedangkan factor yang tidak kalah mendukung, adalah belum adanya kasus covid-19 di Kotamobagu sepanjang sepekan belakangan. “Penyebarana kasus Covid-19 di Kotamobagu dalam sepekan terakhir ini sudah stagnan atau hanya Nol kasus. Selain itu, vaksinasi ke masyarakat juga saat ini sudah menyentuh angka 60 persen. Dua indicator ini yang menjadi keberhasilan dalam menurunkan level PPKM di Kotamobagu,” ungkap Alfian.

Walau demikian, Alfian Hasan juga menambahkan, aturan dalam PPKM level I tidak jauh berbeda dengan PPKM level II. Dimana, untuk PPKM level I kegiatan kemasyarakatan untuk dalam ruangan dibatasi hingga 50 persen, sementara untuk PPKM level II dibatasi hanya sampai 25 persen dari kapasitas ruangan.

Diketahui, Pemerintah Kota Kotamobagu terus melakukan program gebyar vaksinasi Covid-19, untuk bisa membentuk kekebalan komunal atau Herd Immunity di tengah-tengah masyarakat. Dimana, gebyar vaksinasi tersebut dipacu dengan menggelar pelayanan di setiap desa dan kelurahan hampir setiap harinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Kotamobagu dr Tanty Korompot MKes terus memberikan himbauan ke warga untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan yang selama ini telah berjalan. “Tetap patuhi protokol kesehatan, serta jangan lupa datangoi gerai-grai vaksinasi yang telah disediakan untuk menjalani vaksinasi covid-19,” imbuh dr Tanty.  (*)