SULUTNEWS,KOTAMOBAGU- Untuk menekan penyebaran virus corona di kota kotamobagu pemekot kotamobagu mengeluarkan surat edaran (SE) Wali kota.

Kepala BPBD Alfian Hasan,ST.  menjelaskan  Surat Edaran Walikota tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Kotamobagu, terutama bagi para pelaku usaha di Kota Kotamobagu, yg mulai berlaku tgl 2 Agustus s.d. 16 Agustus.

 Menurutnya Per tanggal 30 Juli 2021 Gubernur Sulawesi Utara Mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/21.4514/Sekr-Dinkes tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara, yang berlaku mulai tanggal 2 Agustus sampai dengan 16 Agustus 2021

" Dalam surat edaran Gubernur ini disebutkan untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya sampai pukul 20.00 Wita dengan kapasitas pengunjung 50%. Selanjutnya untuk usaha restoran, warung makan, rumah makan, café, pedagang kaki lima, lapak jalanan, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berada di pusat perbelanjaan, jam operasionalnya dibatasi hingga pukul 20.00 Wita " Kata Hasan Selasa (3/8/2021) 

Lanjut Afian ,Sementara dalam Surat Edaran Walikota Kotamobagu Nomor 135/W-KK/VII/2021 tentang Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Kotamobagu Tahun 2021, yang mulai berlaku tanggal 2 Agustus hingga 16 Agustus 2021, mengatur supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari jam operasionalnya dibatasi hingga pukul 21.00 Wita dengan kapasitas pengunjung 50%.

" Artinya Pemkot Kotamobagu masih memberikan kelonggaran hingga pukul 21.00, dan bukan pukul 20.00 Wita. Untuk usaha restoran, warung makan, rumah makan, café, pedagang kaki lima, lapak jalanan, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berada di pusat perbelanjaan pun jam operasionalnya dilonggarkan hingga pukul 21.00 Wita dengan kapasitas

pengunjung 25%. Ini semua dilakukan dengan pertimbangan agar para pelaku usaha masih bisa menjalankan usahanya hingga pukul 21.00." Tandasnya

Satgas Covid-19 Pemkot Kotamobagu menghimbau agar Surat Edaran Wali kota ini bisa dipatuhi dan dilaksanakan oleh para pelaku usaha yang ada di Kota Kotamobagu. "
" Ini semua dilakukan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Kotamobagu. Saat ini Kota Kotamobagu sudah kembali masuk zona orange, dengan penerapan PPKM pada level 3. Satgas Covid-19 Pemkot membutuhkan kerjasama dan pengertian semua elemen masyarakat, terutama para pelaku usaha agar kita bisa bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus ini." Imbuhnya (*)

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Terkait dengan adanya informasi lewat media sosial (medsos) yang di tulis  salah satu pemilik usaha di kawasan jlan Adampe Dolot kota kotamobagu bahwa  satuan tugas (satgas) covid 19 kota kotamobagu pilih kasih dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mendapat tanggapan dari kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota kotamobagu Alfian Hasan menurutnya, 

pemberlakuan jam operasional pada wilayah pusat perbelanjaan di Kota Kotamobagu sudah sesuai ketentuan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro level 3, level 2, dan level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19, serta Surat Edaran Walikota Kotamobagu Nomor 133/W-KK/VII/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Kotamobagu, yang berlaku tanggal 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

 

" Dalam surat edaran walikota ini, pada poin f menyebutkan pelaksanaan kegiatan pada pusat perbelanjaan/Mall/pusat perdagangan dan pasar tradisional jam operasionalnya dibatasi hingga pukul 17.00 Wita, dan kapasitas pengunjung dibatasi 25% dengan penerapan Prokes secara ketat." ujar Hasan Selasa (3/8/2021) 

Menurtnya Poin ini sangat jelas mengatur jam operasional toko-toko yang ada di pusat perbelanjaan/pusat perdagangan. Kawasan jalan Adampe Dolot, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Kartini adalah pusat perbelanjaan/pusat perdagangan di Kota Kotamobagu, sehingga jam operasional dibatasi sampai pukul 17.00 Wita.

" Sementara jam operasional untuk toko kelontong, pedagang kaki lima, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut dan beberapa usaha sejenis lainnya diatur pada poin d, dimana jam operasionalnya dibatasi hingga pukul 21.00 Wita dengan prokes ketat. Jadi cukup jelas bahwa jenis usaha sebagaimana diatur dalam poin d yang tidak masuk dalam kawasan pusat perbelanjaan/pusat perdagangan jam operasionalnya hingga pukul 21.00 Wita. " jelasnya 

Satgas Covid-19 Pemkot Kotamobagu dalam melaksanakan kegiatan operasi yustisi tidak pernah membeda-bedakan, pilih kasih atau memberikan perlakuan khusus kepada para pelaku usaha tertentu. " tidak ada pilih kasih  Tetapi  melaksanakannya dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Para pelaku usaha di kawasan Jalan Adampe Dolot, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Kartini pun sudah disosialisasikan terkait Surat Edaran Walikota nomor 133 ini." Tandasnya (*)

    

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui panitia seleksi penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) secara resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi pendaftar CASN Kotamobagu tahun 2021.

Hal ini sebagaimana surat pengumuman dengan nomor: 13/813/PANSEL-CASN/VIII/2021 tentang Hasil Seleksi Administrasi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2021.

“Yang lolos atau memenuhi syarat sebanyak 3.670 dan tidak memenuhi syarat 357 pelamar,” ujar Kepala BKPP Kotamobagu Sarida Mokoginta, melalui Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Pengadaan dan Pemberhentian Alfi Syahrin Rustam.

Diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah menurunkan surat keputusan terkait penetapan kuota Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021, Nomor 746 Tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu. Dalam keputusan MenPAN-RB tersebut, terlampir rincian penetapan kebutuhan ASN di Lingkungan Pemkot Kotamobagu sebanyak 330 dengan rinciannya 168 tenaga kesehatan dan 162 tenaga teknis. ()

Berikut nama peserta seleksi administrasi CASN Kotamobagu yang lulus seleksi administrasi: KLIK DI SINI

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Tiga atlet asal Kota Kotamobagu berhasil meraih medali emas dan piagam penghargaan dalam  ajang Open Karate Internasional, yang diikuti 6 negara  digelar secara virtual pada Juli 2021 lalu.

 Ketiga atlit berprestasi tersebut, yakni, Zaskia Salurante (13 tahun) kategori perorangan, Moh Revanlee Makalalag (13 tahun) tingkat SMP Kelompok Umur (KU) 13-15 tahun dan Aziza Dzakiyah Laiya (7 tahun) kategori KU 7-12 tahun tingkat SD.

“ Kegiatannya secara virtual yang dilaksanakan oleh panitia kejuaraan international, bertempat di perguruan tinggi di Jakarta. Alhamdulillah, ketiga atlit ini semuanya mendapat emas "  Kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotamobagu, Marham Anas Tungkagi, Senin (2/8/2021).

menurutnya,ajang Karate Open International ini diikuti 6 negara antara lain, Indonesia, Filipina, India, Maroko, Uzbekistan dan Nepal.

Anas juga berharap, kepada atlit-atlit berbakat dan berprestasi di tingkat nasional dan internasional seperti ini, bisa terus memberikan prestasi untuk nama daerah Kota Kotamobagu.

“  Mereka bersaing dengan enam Negara tapi mampu meria medali emas,tentunya kami Dispora akan sangat berharap ke depan atlit-atlit muda ini akan mendapat topangan dana khusus untuk pembinaan, khususnya cabor  karate dan beberapa cabor yang sudah beberapa kali merebut medali emas,” ujar Anas.

Lanjut Anas,untuk tahun depan Dispora akan mendorong cabang olahraga salah satunya Karate sebagai cabor binaan sesuai instruksi Gubernur Sulut, bahwa setiap kabupaten/kota wajib membina dua cabor unggulan.

“ Kami Dispora juga sngat berterima kasih kepada Ibu Wali Kota Tatong Bara, bapaj Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan dan bapak Sekot selaku ketua Tim TAPD yang sngat peduli dengan cabor-cabor yang ada di Kotamobagu. Salah satunya adalah baru Kotamobagu daerah di BMR yang sudah memberikan insentif kepada para pelatih yang berlisensi kepelatihan. Insya allah rencana Pemkot akan berjalan lancar tentang Pembangunan sarana dan pra sarana olahraga yang ada di Gelora Ambang, karena saat ini DED-nya sudah sementara dibuat,” pungkas Anas(*).

 

 

 

SULUTNEWS,KOTAMOBAGU-Setelah di perpanjang pemberlakuan pembatasan pelaksanaan kegiatan masyarakat (PPKM) TIM PPKM Kota kotamobagu terus melakukan pemantawan dan patroli himbauwan kepada masyarakat. Hal tersebut seperi yang di lakukan  TIM PPKM pemkot kotamobagu pada Minggu malam (1/8/2021) dengan mengunakan pengeras suara tim menyusuri kelurahan dan desa yang ada di kecamatan kotamobagu timur untuk harus mentaati pemberlakuan PPKM guna memutus mata rantai penyebaran virus covid 19 di kota kotamobagu. dari pantauwan media SN.com,warung atau cafe yang masih melakukan kegiatan lewat dari batas waktu yang di tentukan di himbau dengan cara humanis untuk  mentaati aturan PPKM.

Bahkan tim juga, dengan gamblang membacakan aturan PPKM yang berlaku untuk setiap kegiatan masyarakat, dimana batasan batasan aktivitas masyarakat. 

tim PPKM tersebyt terdiri dari satua polisi pamong paraja Sat PoL PP TNI dan Polri