Bolmut, SulutNews.com - Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh menghadiri sidang paripurna DPRD alam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Tahun 2020 Yang Bertempat Di Ruang Sidang DPRD Bolmut. Senin (28/06/2021).

Bupati Bolmut menyampaikan seluruh kegiatan dalam manajemen keuangan daerah yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah, mutlak dijalankan oleh pemerintah daerah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban dan pengawasan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan tiga pilar utama yaitu transparansi, akuntabilitas dan partisipatif.

Dalam pelaksanaannya, pengelolaan keuangan daerah dilakukan dalam satu sistem yang terintergasi yang diwujudkan dalam APBD yang setiap tahun ditetapkan dengan peraturan daerah. DPRD memiliki fungsi untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah tentang APBD, guna menjamin pencapaian sasaran yang telah ditetapkan. Dan pada akhirnya, Laporan Keuangan Daerah harus disampaikan oleh kepala daerah kepada DPRD dalam rangka memenuhi pertangungjawaban atas pelaksanaan APBD dengan Peraturan Daerah.

Berdasarkan ketentuan pasal 101 peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2005, Kepala Daerah Menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kepada Kepala Daerah berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Laporan keuangan tersebut disusun dan disajikan sesuai peraturan pemerintah nomor 71 tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintah.

Laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten bolmut tahun anggaran 2020 yang telah diperiksa oleh BPK disampaikan oleh Kepala Perwakilan BPK-RI Provinsi Sulawesi utara kepada Bupati Bolmut pada tanggal 3 mei 2021 yang lalu. Syukur Alhamdulillah, Pemerintah Daerah Bersama DPRD Beserta Masyarakat Bolaang Mongondow Utara Meraih Prestasi Untuk Kelima Kalinya dengan Mendapat opini BPK "WAJAR TANPA PENGECUALIAN" (WTP).

Juru bicara Fraksi Kebangkitan Persatuan Suriansyah Korompot, SH menyampaikan beberapa koreksi beberapa pasal pertanggungjawaban APBD 2020 oleh team anggaran, karena konsekuensi logis dari lembaga legislatif dan eksekutif Pemkab Bolmut adalah tanggung jawab kita bersama sesuai tupoksinya masing-masing.

Turut Hadir Pimpinan DPRD Beserta Anggot DPRD Bolmut, Sekertaris Dareah Bolmut DR. Drs. Hi. Asripan Nani M,Si, Para Asisten Sekda Bolmut, Para Staf Ahli Bupati, Para Sraf Khusus Bupati Bolmut, Pimpinan OPD Bolmut, Para Camat sekabupaten Bolmut, Serta Sangadi Dan Lurah Sekabupaten Bolmut.(/Adv/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Parmin Mokodompis di ruang kerjanya memberikan keterangan tentang proses tahapan Pemilihan Sangadi (Kepala Desa) Serentak 2021 Kabupaten Bolmut dimulai dari tahapan: Persiapan, Pencalonan, Pemungutan Suara, dan Penetapan Perolehan Suara harus dilaksanakan sesuai regulasi. Senin (28/06/2021)

"Pemilihan Sangadi adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat di desa dalam rangka memilih Sangadi yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Diharapkan kepada Panitia Pilsang harus bersikap netral dan independen agar proses  berlangsung secara demokratis," ujarnya

Ditambahkannya, mengenai Data Pemilih Tetap, untuk sementara panitia penyelenggara Pilsang Serentak Bolmut 2021 segera koordinasi dengan KPU Bolmut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD Bolmut, serta Polres Bolmut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Bolmut, melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes) Yahya Botutihe, pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Bolmut diikuti 71 Desa, di enam Kecamatan.

Persyaratan Calon Sangadi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Nomor 1 Tahun 2021 Tentang PEMILIHAN, PENGANGKATAN, PELANTIKAN DAN PEMBERHENTIAN SANGADI pada Pasal 26 sudah jelas diatur persyaratannya :

(1). Calon Sangadi wajib memenuhi persyaratan:

  1. Warga Negara Republik Indonesia;
  2. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika;
  4. Berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat;
  5. Berusia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun pada saat mendaftar;
  6. Bersedia dicalonkan menjadi Sangadi;
  7. Tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara;
  8. Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun atau lebih, kecuali 5 (lima) tahun setelah selesai menjalani pidana penjara dan mengumumkan secara jujur dan terbuka kepada publik bahwa yang bersangkutan pernah dipidana serta bukan sebagai pelaku kejahatan berulang-ulang;
  9. Tidak sedang dicabut hak pilihnya sesuai dengan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;
  10. Berbadan sehat;
  11. Tidak pemah menjabat sebagai Sangadi selama 3 (tiga) kali masa jabatan;
  12. Sanggup bertempat tinggal di wilayah desa setempat selama menjabat Sangadi;
  13. Tidak pemah mengundurkan diri sebagai Sangadi;
  14. Dapat menerima dan mengakui hasil proses pemilihan Sangadi dengan sadar dan penuh tanggung jawab;
  15. Membuat daftar riwayat hidup;
  16. Membuat naskah visi dan misi; dan
  17. Memenuhi kelengkapan persyaratan sebagai pencalonan Sangadi;

(2) Pegawai Negeri Sipil yang mencalonkan diri sebagai Sangadi harus mendapat izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian.

(3) Bagi anggota TNI/POLRI yang mencalonkan diri sebagai Sangadi berlaku ketentuan yang ada di lingkup TNI/POLRI.

(4) Perangkat Desa yang mencalonkan diri harus mendapat izin tertulis dari Camat atas nama Bupati.

(5) Bagi penjabat Sangadi yang akan mencalonkan diri sebagai calon Sangadi, yang bersangkutan mengundurkan diri sebagai penjabat.

Pasal 27

(1) Bagi Sangadi yang mencalonkan diri kembali, hams mengajukan izin cuti kepada Bupati sebelum mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Sangadi.

(2) Sangadi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberi cuti terhitung sejak ditetapkan sebagai Calon Sangadi sampai dengan selesainya pelaksanaan penetapan Calon Terpilih.

(3) Dalam hal Sangadi sedang cuti sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Sekretaris Desa melaksanakan tugas dan kewajiban Sangadi.

(4) Dalam hal Sekretaris Desa berhalangan tetap atau diberhentikan sementara atau diberhentikan, maka salah satu Kepala Seksi atau Kepala Urusan yang dipandang mampu melaksanakan tugas dan kewajiban Sangadi, yang ditetapkan dengan Keputusan Sangadi.

Pasal 28

(1) Dalam hal Perangkat Desa akan mencalonkan diri dalam pemilihan Sangadi, yang bersangkutan harus mengajukan izin cuti kepada Sangadi, sebelum mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Sangadi.

(2) Perangkat Desa yang mencalonkan diri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberi cuti terhitung sejak yang bersangkutan terdaftar sebagai bakal calon Sangadi sampai dengan selesainya pelaksanaan penetapan Calon Terpilih.

(3) Tugas Perangkat Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dirangkap oleh Perangkat Desa lainnya yang ditetapkan dengan Keputusan Sangadi.

Sementara berdasarkan data Dinas PMPD, Desa di Kecamatan Bolangitang Barat paling banyak menggelar Pilkades, dengan jumlah 15 Desa. Menyusul Kecamatan Bolangitang Timur dengan jumlah 13 Desa, kemudian Kecamatan Bintauna 12 Desa, Kecamatan Pinogaluman 11 Desa. Kecamatan Kaidipang 10 Desa dan Kecamatan Sangkub 10 Desa.

Berikut daftar Desa yang akan melaksanakan Pilsang Serentak Kabupaten Bolmut tahun 2021:

I. Kecamatan Sangkub :

  1. Sangkub II
  2. Busisingo
  3. Tombolongo
  4. Suka Makmur
  5. Sangkub Timur
  6. Mokusato
  7. Sangkub III
  8. Busisingo Utara
  9. Apeng Sembeka
  10. Monompia

 

II. Kecamatan Bintauna :

  1. Mome
  2. Kopi
  3. Padang
  4. Batu Lintik
  5. Bunong
  6. Talaga
  7. Voa’a
  8. Vahuta
  9. Minanga
  10. Bunia
  11. Pimpi
  12. Kuhanga

 

III. Kecamatan Bolangitang Timur :

  1. Biontong
  2. Binuni
  3. Binjeta
  4. Saleo
  5. Bohabak III
  6. Binuanga
  7. Nunuka
  8. Bohabak IV
  9. Bohabak I
  10. Binjeta II
  11. Tanjung Labuo
  12. Nagara
  13. Libu Bogu

 

IV. Kecamatan Bolangitang Barat :

  1. Bolangitang I
  2. Bolangitang II
  3. Bolangitang
  4. Ollot
  5. Wakat
  6. Tote
  7. Ollot II
  8. Jambusarang
  9. Talaga
  10. Paku
  11. Ollot satu
  12. Keimanga
  13. Iyok
  14. Talaga Tomuagu
  15. Tanjung Buaya

 

V. Kecamatan Kaidipang :

  1. Boroko
  2. Pontak
  3. Kuala
  4. Kuala Utara
  5. Boroko Timur
  6. Komus II
  7. Gihang
  8. Boroko Utara
  9. Inomunga
  10. Bigo

 

VI. Kecamatan Pinogaluman :

  1. Padango
  2. Buko Selatan
  3. Buko
  4. Tombulang
  5. Dengi
  6. Batutajam
  7. Komus I
  8. Koyuogu
  9. Busato
  10. Tanjung Sidupa
  11. Batubantayo.

 

Jadwal tahapan Pemilihan Sangadi Serentak Kabupaten Bolmut segera menyusul. (/Gandhi Goma).

 

Boroko, SulutNews.com - Dalam rangka peningkatan pembinaan olahraga dan kepemudaan menindaklanjuti kerjasama Forum Utara-Utara Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Provinsi Sulut dengan Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bonebolango Provinsi Gorontalo.

Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bolmut Sofianto Ponongoa menyampaikan informasi pada awal Juli 2021 turut serta bepartisipasi dengan mengirim dua orang wirausaha pemula di bidang kepemudaan dan olahraga ke Kabupaten Bonenbolango dalam rangka menghadiri pertemuan dengan Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda Dan Olahraga. Kamis (24/06/2021)

Kemenpora terus mensosialisasikan konsep Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) ke berbagai daerah. Kali ini giliran Kabupaten Bonebolango yang berkesempatan mendapat penjelasan mengenai IPP dan upaya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan index tersebut yang masih terbilang rendah.

IPP yang telah diluncurkan oleh Bappenas, Kemenpora, Kemenko PMK dan BPS, menjadi tolak ukur pembangunan kepemudaan yang harus ditingkatkan oleh pemerintah. IPP 2015 dan 2016 berisi 15 indikator pembangunan kepemudaan yang dituangkan dalam 5 bidang. Yakni pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, kesempatan dan lapangan kerja, kepemimpinan dan partisipasi, serta gender dan diskriminasi.

Menurut Sofianto Ponongoa, selain Perpres (Peraturan Presiden) Nomor 66 Tahun 2017, berharap daerah-daerah juga mengimplementasikan peraturan kepemudaan lain yang sudah ada. Seperti Peraturan Menpora No 32 Tahun 2016 tentang Sentra Pemberdayaan Pemuda. Termasuk sudah adanya MoU antara Kemenpora dengan PT Telkom terkait DiLO (Digital Innovation Lounge) yang dapat diarahkan untuk meningkatkan kemampuan bidang digital pemuda-pemuda di daerah.

"Saya berkeinginan untuk pemberdayaan pemuda bukan hanya di bidang olahraga, tapi akan mengusulkan pembangunan kolam renang di setiap kecamatan Kabupaten Bolmut yang akan dikelolah oleh pemuda di setiap lokasi, dan kita butuh hibah dari Pemda Bolmut atau para pihak yang memiliki areal lokasi tanah dekat bendungan air. Sekitaran Bendungan Pontak termasuk lokasi  strategis untuk  kolam renang guna meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD) dan saya yakin wakil rakyat kita akan mendukung pengembangan olahraga renang dan pariwisata." Ujar Ponongoa.

Tokoh pemuda dan olahraga Donny Pangau juga sebagai wakil rakyat sangat mendukung pemberdayaan pemuda dari Kementerian Pemuda Dan Olahraga.

"Prestasi olahraga pemuda  dan olahraga Bolmut sudah jelas nyata dalam setiap pertandingan  olahraga vollyball, kejuaraan beladiri karate antar provinsi, kita dapat menyabet sampai enam medali emas dan juara umum. Olahraga renang ini harus kita kembangkan dengan fasiltas kolam renang standar internasional dan para pemuda akan mengelolanya secara profesional," ujarnya. (/Gandhi Goma).

Bolmut, SulutNews.com - Bahan pestisida pada makanan sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga anda. Pestisida yang merupakan bahan berbahaya ini sebenarnya banyak dimanfaatkan para petani untuk menjaga kualitas buah dan sayurannya dari serangan hama dan penyakit tanaman, dengan begitu para petani akan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Paparan dari bahan kimia berbahaya tidak dapat dihindari dari kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah residu (bahan kimia yang masih tersisa pada bahan pangan) pestisida yang terdapat pada buah dan sayur. Tanpa disadari, residu pestisida akan masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang dikonsumsi setiap hari. Semakin tinggi residu pestisida tersebut, maka semakin berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara ( Bolmut) Fatma Humokor di Ruangan Uji Rapit Tes Buah dan Sayuran mengungkapkan kembali tentang meningkatnya permintaan akan buah dan sayuran, mendorong petani melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Salah satunya adalah penggunaan pestisida untuk mengurangi faktor penghambat produksi pertanian agar hasil produksi berlimpah. Kamis (24/06/2021).

Pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membasmi hama tanaman, baik berupa jamur, bakteri, gulma, maupun serangga.

Sesuai dengan keperluannya, pestisida dibagi dalam tiga jenis, yakni fungisida untuk membunuh jamur, bakterisida untuk membunuh bakteri, dan insektisida untuk membasmi serangga.

Walau pengunaan pestisida terbukti efektif meningkatkan produksi pertanian, bukan berarti penggunaannya tidak menimbulkan dampak buruk, terutama bagi kesehatan.

"Namun taukah anda bahaya pestisida pada makanan? Mari kita cari tahu bersama," ujar Fatma Humokor.

Sayur dan buah adalah makanan yang sangat menyehatkan yang dibutuhkan oleh tubuh. Sayur dan buah yang tinggi serat dapat memperlancar metabolisme tubuh, selain itu sayur dan buah juga mengandung banyak vitamin penting untuk pembentukan jaringan tubuh dan memperkuat fungsi organ. Akan tetapi, tanpa kita sadari, sayuran dan buah dapat mengandung zat berbahaya.

Bahan makanan yang kita makan, terutama buah dan sayuran segar, mengandung residu pestisida. Walau tidak secara langsung, bahaya yang ditimbulkannya berdampak jangka panjang, seperti kanker, tumor dan penyakit kronis lainnya. Dampak penggunaan bahan pestisida pada makanan bukan saja pada manusia, namun berperan aktif dalam merusak ekologi lingkungan. Antara lain, tercemarnya air tanah serta perubahan pada sistem hormon hewan ternak mamalia serta ikan. Jadi, bukan hanya sayuran dan buah, ikan serta ternak yang kita konsumsi juga bisa ikut tercemar pestisida.

Pestisida merupakan senyawa kimia yang tidak mudah terurai. Jika terkonsumsi, residu pestisida tidak mudah dikeluarkan dan akan mengendap di dalam tubuh. Dalam jumlah yang kecil, tubuh masih dapat menetralisir residu pestisida. Namun jika dikonsumsi secara terus menerus dan dalam jangka waktu lama maka dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Paparan pestisida dapat menyebabkan dua jenis dampak bagi kesehatan, yaitu efek akut yang bersifat jangka pendek, dan efek kronis yang bersifat jangka panjang.

Menurut keterangan Kepala Bidang Konsumsi Dan Keamanan Pangan Syarif Djarumia, contoh buah dan sayuran diambil sampelnya secara acak dari pasar yang ada di enam kecamatan Kabupaten Bolmut dengan melakukan rapit tes terhadap komoditas pangan ini.

Sayuran dan buah merupakan bahan pangan yang cukup tinggi cemaran pestisidanya. Oleh karena itu Anda harus waspada dan memperhatikan karakteristik dari masing-masing jenisnya.

Di lapangan, biasanya petani memberikan perlakuan berbeda-beda terhadap masing-masing buah dan sayuran. Sebagai contoh sayuran jenis kol, petai, brokoli, kembang kol, buncis, paprika, kacang panjang, tomat, cabai, bawang dan kapri cukup tinggi cemaran pestisidanya karena jenis tanaman ini sangat rentan terhadap serangan serangga dan jamur sehingga para petani sering menyemprotkan insektisida dan fungisida pada sayuran tersebut. Selain itu sayuran tersebut biasanya dimasak tanpa di kupas sehingga kemungkinan terbawanya pestisida yang menempel di permukaan sayuran sangat besar, apalagi bila bentuknya berlekuk seperti brokoli dan kembang kol menyebabkan pestisida melekat lebih erat dan susah larut saat di cuci.

Pestisida yang terhirup melalui saluran pernafasan menyebabkan sakit tenggorokan, pilek, batuk, kesulitan bernafas, hingga kegagalan bernafas. Jika pestisida masuk ke dalam tubuh melalui saluran pencernaan, dampak akut yang ditimbulkannya berupa gejala keracunan seperti denyut jantung tidak teratur, mual, muntah, diare, dan nyeri perut.

Paparan pestisida dalam jangka panjang menimbulkan gangguan kesehatan yang bersifat kronis. Di antaranya adalah: peningkatan risiko kanker, kerusakan sistem saraf (seperti parkinson), gangguan reproduksi serta kerusakan organ tubuh.

Selain itu pestisida bersifat mutagenik yang dapat menyebabkan kerusakan genetik untuk generasi yang akan datang dan teratogenik yang dapat menyebabkan bayi lahir cacat dari ibu yang secara rutin mengkonsumsi sayuran dan buah yang disemprot pestisida.

Sekitar 40 % kematian di dunia disebabkan oleh pencemaran lingkungan termasuk tanaman-tanaman yang dikonsumsi manusia, sementara dari 80 ribu jenis pestisida dan bahan kimia lain yang digunakan saat ini, hampir 10 % bersifat karsinogenik atau dapat menyebabkan kanker. Sebuah penelitian tentang kanker menyebutkan sekitar 1,4 juta penderita kanker di dunia disebabkan oleh pestisida.

"Minggu depan rumah makan akan kami ambil sampel bahan konsumsi daging sapi, daging ayam, karena bakteri patogen (penyebab penyakit) ada dimana-mana. Dalam pangan, satu sel bakteri dapat berlipat ganda menjadi lebih dari 2 juta sel dalam waktu 7 jam," ujarnya.

Oleh sebab itu, cuci tangan dengan sabun sebelum memegang pangan, sekembalinya dari WC, atau sesudah memegang binatang atau barang kotor lainnya. Pisahkan pangan yang sudah matang dan siap saji dari bahan pangan mentah.

Ditambahkannya, tahap berikutnya kita akan melaksanakan pemeriksaan serta ambil sampel di depot penjualan air minum. Segera ganti saringan air minum yang sudah daluarsa penyebab bakteri air minum. (/Gandhi Goma).

Bolmut, SulutNews.com - Camat Bolangitang Timur Suharto Londa menyampaikan informasi persiapan menjelang Pemilihan Sangadi (Pilsang) Serentak 2021 di kantornya. Selasa (22/06/2021).

Pilsang atau Pilkades serentak 2021 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), khususnya di Kecamatan Bolangitang Timur ada 13 desa dengan jumlah penduduk kurang lebih 14 ribuan menyebar di 20 desa.

Camat Suharto Londa dalam jabatannya setahun lebih telah mendalami keadaan kultur adat istiadat, sosial politik masyarakatnya dalam setiap penyelenggaraan Pilkades.

Potensi sumber daya alam kehutanan dan sumber daya manusia sangat menunjang lintas barang dan jasa menggerakkan ekonomi kerakyatan, termasuk proses pembangunan infrastruktur sumber energi PLTU terbesar di Indonesia bagian timur sedang dibangun di Kecamatan Bolangitang Timur.

Dari sudut Kamtibmas dibutuhkan perhatian lebih karena kerawanan gejolak sosial politik menjelang Pilkades serentak dibutuhkan sinergitas dengan pihak aparatur keamanan TNI/Polri.

"Sejak awal masa kepemimpinan saya, aspek Kamtibmas penting menjadi prioritas, karena setiap terjadi permasalahan hukum di masyarakat diselesaikan di Polsek Bolangitang Barat yang jaraknya sekitar 35 km, sehingga kita butuhkan ada Polsek Bolangitang Timur guna memberikan pelayanan terpadu  pencegahan terjadinya kriminalitas," ungkap Camat Bolangitang Timur.

Kerawanan Kamtibmas ini maraknya penjualan miras alkohol ilegal, berdampak sering terjadinya tindak pidana kekerasan, hasil hubungan asusila dengan membuang bayi atau dititip ke rumah penduduk.

"Kita merencanakan akan melaksanakan operasi terpadu dan mengundang media elektronik dan media online untuk meliput langsung penyitaan miras yang meresahkan masyarakat adat Bolangitang Timur," tegas Suharto Londa.

Dari aspek meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk pemudanya, kita bekerjasama dengan investor pertanian menanam cabe atau rica dengan membuka lahan tidur, termasuk pekarangan rumah, suatu saat Bolangitang Timur akan dikenal sebagai pemasok utama cabe, karena harganya lebih tinggi dalam pemasarannya.

Sekretaris Camat Bolangitang Timur Iksan Ratusmanga memberikan informasi tambahan tentang kerawanan menjelang perhitungan akhir hasil Pilsang sebelumnya terjadi di Desa Bohabak dan Desa Biontong. Antisipasinya adalah rekruitmen panitia Pilsang ini harus netral dan independen guna mencegah terjadinya kecurangan perolehan kartu suara. (/Gandhi Goma).

Boroko, Sulutnews.com - Rapat Kerja Daerah Partai Nasdem Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Provinsi Sulut berkomitmen untuk melaksanakan Gerakan Perubahan, Restorasi Bolaang Mongondow Utara dengan target memenangkan Pemilu 2024. Acara Rakerda Nasdem Bolmut dilaksanakan di Hotel Keakar Boroko. Senin (21/06/2021).

Ketua DPD Nasdem Bolmut Drs. Mulyadi Pamili, SH menyampaikan beberapa butir kesepakatan dari hasil Rakerda 2021 guna mewujudkan Partai Nasdem sebagai pemenang Pemilu 28 Februari 2024 di Kabupaten Bolmut, maka diperlukan 23 butir kesepakatan "Rencana Aksi" yang rasional dan terukur dengan melibatkan kelembagaan Partai Fraksi Nasdem DPR-RI Dapil Sulawesi Utara, DPRD Provinsi Sulut, serta sayap/Badan Partai Nasdem.

"Pelaksanaan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) disetiap Kecamatan Partai Nasdem Kabupaten Bolmut dihadiri oleh peserta  seluruh pengurus, unsur pengurus sayap dan badan tingkat kecamatan dengan materi ideologi partai, penguatan struktur partai, badan dan sayap, pemasangan bendera partai disetiap rumah pengurus partai, badan dan sayap, verifikasi faktual administrasi partai, target e-KTA 3500 personil serta target suara pada Pemilu Februari 2024 dan mencapai 100% pada tanggal 31 Oktober 2021." Ungkap Mulyadi Pamili.

Komperwil Sulut Ketua DPP Nasdem Felly Estelita Runtuwene, SE telah menyetujui hasil kesepakatan rakerda Nasdem Bolmut dan mengingatkan kembali kepada seluruh kader Nasdem yang merasa terpanggil dan ikut memiliki Partai Nasdem lahir batin bertekad untuk mendoakan secara khusuk setiap hari menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar Bapak Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai Nasdem agar selalu tetap diberikan kekuatan dan kesehatan dalam memimpin Partai Nasdem guna melaksanakan dengan sukses Konvensi Calon Presiden RI pada tahun 2022 agar partai Nasdem dapat mengusung Calon Presiden RI dan Calon Wakil Presiden RI yang disukai dan dipilih oleh mayoritas pemilih di Indonesia pada Pemilu 28 Februari 2024.

Ditambahkan oleh Sekretaris DPD Nasdem Bolmut Rahman Agel, kami jajaran Partai Nasdem Kabupaten Bolmut menyadari sepenuhnya untuk meraih kemenangan dan meraih target Pemilu 2024, maka syarat mutlak yang harus dilaksanakan sejak saat ini adalah melakukan dengan serius konsolidasi partai, konsolidasi badan dan sayap, mendekati pemilih pemula secara massif, manfaatkan sosialisasi visi misi di jaringan media sosial dan terapkan program rakerda 2021 secara serius dan sungguh-sungguh serta konsisten melakukan rencana aksi ini. (/Gandhi Goma).

Dirgahayu Kabupaten Bolmut Ke-14 Tahun 2021.

Boroko, Sulutnews.com - Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Provinsi Sulawesi Utara telah berusia 14 tahun, namun telah membawa dampak distribusi keadilan pemerataan bagi seluruh lapisan masyarakat dua eks swapraja (kerajaan) Kaidipang Besar dan Bintauna. Telah dilaksanakan upacara resmi memperingati ulang tahun berlangsung di Lapangan Kembar Boroko, dihadiri tamu undangan Forkompinda Sulut dan beberapa kepala daerah serta perwakilannya. Minggu (23/05/2021).

Kabupaten Bolmut disetujui pemekarannya oleh DPR-RI pada tanggal 08 Desember 2006, kemudian dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2007, tanggal 2 Januari 2007.

Kabupaten Bolmut dikenal dengan obyek wisata pantai "pasir Belanda" Batu Pinagut serta buah kelapa muda segar yang dicampur gula aren. Pantai bunga indah, pantai wakat, situs istana radja 'komaling R.S. Pontoh yang dikenal dengan arsitektur tahan gempa, pantai biontong, pantai tanjung dulang, Pulau Bongkol sebagai pusat memancing ikan kakap, air terjun pontak, embung Tote, pulau keramat yang dikenal sebagai pulau sakral para leluhur, pulau damar, air terjun batunangan.

Tema memperingati kembali 14 tahun usia Kabupaten Bolmut pada tahun 2021; "Aparatur Berkompetensi, Masyarakat Berkarakter, Infrastruktur Mapan; Untuk Bolmut Sejahtera". Menurut Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh dalam pidato sambutannya mengurai kembali awal perjuangan para tokoh-tokoh presidium dalam membentuk daerah otonomi ini sesuai amanah reformasi. Oleh sebab itu kita setiap berziarah ke makam para sesepuh presidium setiap tahun  guna mengenang kembali jasa mereka serta berdoa semoga negeri leluhur ini, masyarakatnya tetap berpegang teguh pada adat istiadat yang diwarisi dari generasi ke generasi berikutnya.

"14 tahun mandiri sebagai daerah otonom, saya percaya para pendiri daerah ini akan bersyukur dan bergembira melihat perkembangan daerah ini. Berbagai kemajuan telah kita torehkan bersama. Atas dasar itu, kita harus terus berupaya dengan pendekatan tantangan yang pernah kita lewati, mengedepankan pendekatan pembangunan yang berkelanjutan, tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, pengelolaan yang transparan sebagai arus utama dalam pembangunan," ungkap Depri Pontoh.

Ditambahkannya, fakta sejarah akan setia menuliskan setiap etape peradaban, menggoreskan tinta emas pembangunan terhadap apa yang telah kita berikan bagi penataan Bolmut yang lebih baik kedepan. Itulah sebabnya, kita terus mempertahankan nilai jatidiri dan karakter daerah yang tetap luhur dan terhormat. Terima kasih, syukur mohuo-huo, mopopiana, mototabiana, agu mononandobana. Mototavia, mososandova, mopopiana, mosombokoso momangu lipu. Somake kae kehake, san siote san pate-pate, pakititi tuhema, pakanandu mangena, boleng-balang sengkahindo. Pakatuan wo pakalawiran.

Bupati Kabupaten Gorontalo (Gorut) Dr. Hi. Indra Yasin dalam wawancara singkat disela acara sebelum makan siang ketika diminta pendapat tentang keberadaan Kabupaten Bolmut sekali lagi mengucapkan selamat ulang tahun ke-14, semoga kemajuan pembangunan infrastruktur dalam capaian pembangunan daerah disegala bidang dibawah kepemimpinan Bupati Depri Pontoh dan Wabup Amin Lasena telah kita lihat langsung telah membawa kemajuan dimana-mana dan dirasakan bersama bagi masyarakat Bolmut dan masyarakat Gorut, karena lintas distribusi arus barang dan jasa kedua daerah semakin meningkat.

"Kita saling bersinergi dalam mewujudkan visa dan misi kedua daerah perbatasan ini, termasuk menjaga komoditas unggulan jagung dan kelapa tetap stabil dalam pemasarannya. Peningkatan kesejahteraan nelayan dan petani nyata dalam kehidupan hariannya. Komunikasi telah kita bangun bersama dengan Forkompinda kedua daerah selama pandemi covid-19 di perbatasan dan berlangsung tertib, aman, terkendali," ujar Bupati Gorut. (/Gandhi Goma).

Bolmut, Sulutnews.com - Bupati Bolmut Drs.Hi.Depri Pontoh Pimpin Apel Perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) Pasca Idul Fitri 1442 Hijiria yang Bertempat di Halaman Kantor Bupati Bolmut, (17/05/2021)

Dalam sambutannya Bupati Bolmut Menyapaikan Bahwa Kita Ketahui Bersama, Dalam Menghadapi Perayaan Hari Raya Idul Fitri Tahun ini, pemerintah telah mengeluarkan larangan untuk tidak pulang mudik yang merupakan tradisi yang sudah melekat dikalangan masyarakat. Tentunya kita harus mematuhi ketentuan larangn untuk tidak mudik, Sekaligus untuk melawan Pandemi Covid 19 dan jangan sampai kita Kemudian membawah virus kepada keluarga dan orang orang yang kita kasih ditampung halaman kita. Dengan tidak mudik bukan berarti kita kehilangan kebersamaan dan silaturrahmi dari peristiwa hari Raya idul fitri.

Meski dalam susana pandemi covid-19 Bersilaturrahmi masih bisa kita lakukan walaupun dengan penuh keterbatasan baik secara virtual dan berkunjung secara langsung untuk saling memaafkan, sekalipun tidak berjaba tangan, tetapi hati kita saling memaafkan. Kefitraan ini harus dijadikan sebagai momentum berharga dalam mempererat persaudaraan dalam mewujudkan pondasi persatuan dan kesatuan yang dilandasi oleh nilai kebangsaan dan keimanan.

Diketahui hingga detik ini, kita belum bisa keluar dari Pandemi covid-19, ditambah dengan munculnya tiga Varian baru covid 19 Yakni, Varian B.1.17 dari Inggris, Varian Mutasi Ganda B.1.617 dari India, dan Varian B.1.351 asal afrika selatan. dimana ketiga Varian ini sudah muncul di beberapa daerah di Indonesia. Untuk Itu, dirinya mengharapkan kehati-hatian kita semau terhadap perkembangan covid 19 saat ini, dan saya menghimbau kepada jajaran aparatur dan masyarakat untuk tidak panik dan terus menjalankan protokol kesehatan untuk menghindari penularan covid-19.

Lebih lanjut dikatakan kembali bahwa, sudah saatnya kita kembali fokus pada tugas-tugas kita dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. untuk itu, ada beberapa hal yang Perlu Mendapatkan Perhatian diantaranya:

Pertama, Realisasi APBD Kabupaten Bolmut Per tanggal 11 mei 2021 masih tergolong rendah yaitu baru 20,93 persen dan oleh karenanya lakukan pengawasan internal yang kuat dari pimpinan perangkt daerah untuk percepatan penyerapan realisasi anggaran dan pelaksanaan program/kegiatan strategis demi mendukung optimalisasinya pelayanan publik.

Kedua, pada tanggal 3 mei 2021 kemarin, Alhamdulillah kabupaten Bolmut kembali meraih opini WTP (Wajar tanpa Pengecualian) yang kelima kalinya atas laporan keuangan pemerintah daerah, marilah kita sikapi hasil ini sebagai usaha dan kerja keras kita bersama agar kita mampu mempertahankan opini  WTP ini Ditahun Berikutnya.

Ketiga, saya selaku pejabat pembina kepegawaian tadi telah menyerahkan surat keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 379 Tahun 2021, Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemerintah kabupaten Bolmut tahun 2021, kepada Sekertaris Daerah DR.Drs.Asripan Nani M.Si, kita Patut Bersyukur tahun ini kabupaten Bolmut mendapat Kuota Formsi Cukup banyak yaitu Berjumblh 576 Formasi, yang terdiri dari 285 Formasi untuk Tenaga Guru, 163 Formasi untuk tenaga Kesehatan dan 128 Formasi untuk tenaga teknis. Dengan jumblah formasi ini, Maka Akan terbuka lebar bagi putra-putri Daerah untuk dapat Mengukuti Ajang Rekrutmen CPNS tahun ini.

Keemat, Puncak Peringatan hari ulang tahun Ke-14 Kabupaten Bolmut Tinggal 6 Hari lagi. Untuk itu, Saya Minta Kepada Panitia Perayaan Hut Kabupaten agar segera Memksimalkan Persiapan Perayaan Dengan Sebaik-baiknya, Sebab Perayaan kali ini Saya Anggap Sangat Berbeda Karena Pemerintah Daerah Mengundang Kehadiran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Dan Sangat Memungikan Unsur FORKOPIMDA Provinsi Sulawesi Utara Akan Hadir.

Kelima, Himbuan Kepada Pemerintah Desa, Sehubungan Dengan Peringatan HUT Kabupaten, diharapkan SANGADI/LURAH Dapat Melakukan Kegiatan Bersih-Bersih Lingkungan, Memasang Lampu Hias, Umbul-Umbul Dan Slinger Mulai Hari ini  Sampai Tanggal 25 Mei 2021.

Diakhir sambutannya Dijelaskan kembali bahwa terkait Pengelolaan Dana Desa, diharapkan agar pemerintah desa segera melakukan REKONSILIASI Dana Desa Tahap Satu. Segera Melakukan percepatan penyaluran BLT Desa, dengan berpedoman pada regulasi dan ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan dana Desa Dan Alokasi Dana Desa.(/Muh.AZN)

Bolmut, Sulutnews.com - Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs. Hi. Depri Pontoh melaksanakan sholat Ied 1442 H  bertempat di kediaman Bupati Bolmut, Sedangkan Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena M.AP, dan Sekda Bolmut DR. Drs. Hi. Asripan Nani M.Si, melaksanakan sholat Ied di Masjid Agung Baiturrahman Boroko. Kamis (13/05/2021).

Bertindak sebagai petugas Sholat Idul Fitri di kediaman Bupati Bolmut adalah:

  1. Abdul Amir Kotong, S.Pd.I (Khotib)
  2. Basir Bindjanati, S.Pd.I (Imam)
  3. Irfan Bagong, S.Pd.I (Bilal)

Sedangkan yang bertindak sebagai petugas Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Baitulrrahman Boroko adalah:

  1. Ustd Mahmud Daud, Lc (Khotib)
  2. Sahrin Harundja (Imam)
  3. Amir Lauma (Bilal)

Draft materi khotbah sholat Id setiap masjid Kabupaten Bolmut sama isi khotbahnya tentang rasa syukur umat Islam telah melaksanakan ibadah puasa bulan Ramadhan 1443 dan telah kembali fitrah (suci) kembali sesuai amalan serta niat berpuasa bukan hanya lapar dan dahaga, tetapi dapat mengendalikan maksiat batin. Karena 'berpuasa' hanya kita sendiri menyaksikan apa yang dilarang dalam membatalkan puasa sebelum penuh serta menunaikan kewajiban zakat fitrah.

Diingatkan kembali bencana kesehatan Covid-19 belum berakhir. Seluruh musibah ini karena sebab akibat ulah manusia, namun kita yakin Allah SWT tidak akan menguji umat-Nya melampaui batas kemampuan manusia. Tetap menjaga standar protokoler kesehatan.

Terlihat beberapa personil Polres Bolmut dan anggota Koramil Kaidipang membagikan masker Covid-19 di halaman masjid Agung Baiturrahman Boroko, sesuai standar himbauan Menteri Agama dalam shalat berjamaah menggunakan masker. (/Gandhi Goma).

Bolmut, sulutnews.com - (09/05/2021) Sekretaris daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) DR. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si melaksanakan kegiatan monunjulo lambu atau malam pasang lampu di Desa Tomoagu, Kecamatan Bolangitang Barat.

Tradisi monunjulo lambu dilaksanakan rutin setiap tahun, yang ditandai dengan pemasangan lampu oleh Sekda Bolmut.

Mononjulo lambu dilaksanakan serentak oleh masyarakat Bolmut, tepat di malam ke-27 Ramadan atau 3 hari menjelang perayaan 1 Syawal atau Hari Raya Idul fitri. Lampu botol hingga lampu hias menerangi depan rumah hingga jalan.

Sekda berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, akan memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan masyarakat dalam membangun Bolmut menjadi lebih sejahtera. (Muh.Alghifari)