Bolmut, Sulutnews.com - Dampak pandemi Covid-19 telah terjadi dimana-mana, termasuk pemangkasan sumber anggaran belanja daerah tahun berjalan dari awal  tahun 2019 sampai mendekati akhir tahun 2021 guna mengatasi darurat bencana virus Covid-19 mematikan ini.

Keluhan beberapa dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Utara tidak ingin namanya disebut telah mendapat kabar dari kepala puskesmas tepatnya pada tanggal 25 September 2021, dikarenakan keterbatasan anggaran daerah maka gaji dokter PTT hanya akan d bayarkan sampai bulan September 2021, sementara untuk gaji Oktober sampai Desember tidak akan dibayarkan.

Mendengar Hal itu kami mencoba mengkonfirmasi kepada pihak Dinas Kesehatan Bolmut, dimana dalam hal ini Kabid Pelkes Sofian Mokoginta dan membenarkan statement tersebut dengan mengatakan bahwa keputusan tersebut adalah hasil sidang paripurna bersama anggota DPRD.

Oleh karena itu kami mencoba meminta keputusan resmi berupa surat keputusan kepada pihak Dinas Kesehatan akan tetapi dari pihak dinas kesehatan dalam hal ini kabid Pelkes hanya mengatakan bahwa untuk hal ini belum ada surat resmi.

Kami merasa nasib kami para dokter digantung dengan informasi yang belum ada landasan hukumnya berupa surat tertulis. Karena diawal kami sudah menandatangani surat kontrak kerja tahun 2021 dengan masa kontrak dari tanggal 4 Januari sampai 31 Desember, akan tetapi dipertengahan jalan tepatnya bulan September 2021, kami hanya mendapat kabar bahwa daerah mengalami defisit anggaran dalam APBD-P 2021 dan tidak mampu lagi membayarkan gaji dokter untuk bulan Oktober sampai Desember. Kabar tersebut hanya kami dapatkan dalam bentuk chat di grup tanpa ada surat tertulis sama sekali.

Ketika dikonfirmasi ke Kadis Kesehatan Bolmut dr. Jusnan C Mokoginta, MARS  meluruskan kembali tentang keluhan beberapa dokter pegawai tidak tetap, kami menghargai profesi mereka, saya juga seorang dokter turut merasakan beban kerja tidak mengenal waktu melayani pasien gawat darurat. Maka melalui kontrak kerjasama dengan memberikan upah kinerja 10 juta rupiah perbulan dengan catatan sesuai hak dan kewajiban, kami menilai kinerja mereka, banyak yang memiliki dedikasi yang tinggi dalam memenuhi kewajibannya melayani pasien, piket malam, dan petugas dokter lapangan. Senin (25/10/2021).

"Pokok persoalan dan kendala minimnya anggaran tersedia melalui mekanisme pembahasan melalui legislatif dan tim anggaran, hal ini telah kita ajukan anggaran prioritas untuk para medis dan dokter pegawai tidak tetap, dari 35 dokter PTT dalam perjanjian kontrak kerja sudah mengundurkan diri dua orang, tersisa 33 orang, ketika dikonsultasi dengan Bupati dan Kabag Keuangan dari 15 orang dokter PTT yang dapat dibiayai berdasarkan kinerja penilaian tertinggi, maka kebijakan berikutnya direkrut kembali 21 dokter PTT untuk sisa anggaran dalam APBD-P 2021 untuk Oktober, November, Desember." Ujar Kadis Kesehatan Bolmut.

Wakil pimpinan DPRD Bolmut Saiful Ambarak sangat peduli dengan nasib para dokter PTT. Kita sudah membahasnya dalam sidang komisi dan fraksi serta menyimpulkan harus ada solusi dan kebijakan tersendiri, apalagi pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Patut kita sayangkan, segala sumber pembiayaan melalui APBD 2019/2021 telah terkuras mengatasi pandemi kesehatan Covid-19, bagaimana peran dari Kementerian Kesehatan jika beban di daerah ini ditanggung bersama. Segala upaya telah kita lakukan sampai memangkas sumber kesejahteraan Aparatur Sipil Negara", ungkapnya.(/Gandhi Goma)

Biontong, Sulutnews.com - Membangun tanda siar Agama Islam adalah kewajiban setiap muslim. Meidy Pontoh mengungkapkan kembali niatnya sejak awal jika Allah SWT akan membuka rejeki. Niat ini terwujud dengan meletakan batu pondasi di lahan setengah hektar sebagai awal membangun musholah disamping rumahnya Desa Biontong Kecamatan Bolang-Itang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).Sabtu (23/10/2021).

"Dalam Alquran, hal-hal yang monumental semacam itu dinamai 'syiar' yang secara harfiah berarti tanda atau rambu-rambu yang dipasang untuk mengenali sesuatu. Kata syiar berasal dari kata syu`ur, yang bermakna rasa, karena syiar dibangun agar setiap orang yang melihatnya merasakan keagungan Allah SWT," ujar Meidy Pontoh.

Ditambahkannya, syiar selanjutnya dipahami sebagai tanda ibadah, terlebih lagi ibadah untuk membangun masjid dan pesantren sebagai amalan yang tiada terputus sampai kita meninggal dunia fana ini.

Popy Pontoh sebagai seorang isteri pendamping yang setia dari Meidy Pontoh sejak ikrar akad nikah mereka sudah berniat jika diberi rejeki akan membangun sebuah mosholah.

"Niat membangun musholah ini selalu diingatkan orang-orang tua setelah menunaikan ibadah haji. Alhamdulillah hari ini dapat terwujud. Ayat pendek dalam kitab Al-Qur'an selalu saya ingat dalam catatan saya.

“Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu

petang.” (Q.S. An-Nur [24] :36), ungkap Popy Pontoh.

Anggota masyarakat Biontong Dusun 1 sekitar mushola Sulaiman Djubu merasa bersyukur dengan dibangunnya mushola ini karena kita lebih dekat menjalankan sholat berwaktu.

Faisal Bolota sebagai tokoh pemuda Biontong mengucapkan terima kasih kepada saudara Meidy Pontoh membangun mosholah ini, karena manfaatnya buat generasi muda akan meningkatkan iman dan taqwa.

Sangadi Biontong Hi. Rafiqi Sumaili, SE turut mengucapkan selamat kepada jamaah di dusun 1dengan dibangunnya mushola ini, serta mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Meidy Pontoh-Ponto telah bangun musholah ini. (/Gandhi Goma)

Bolmut, Sulutnews.com - Proses pemilihan kepala desa atau dikenal dengan  Pelaksanaan Pemilihan Sangadi (Pilsang) Serentak di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berdasarkan pantauan dari setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 72 Desa berjalan sesuai mekanisme tahapan pemungutan suara. Rabu (20/10/2021).

Jumlah Desa yang mengikuti Pilsang Serentak dari 106 Desa  berjumlah 72 Desa, terdapat 226 Calon Sangadi yang telah ditetapkan oleh seluruh Panitia Pilsang Kabupaten Bolmut.

Selanjutnya berdasarkan tahapan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah dilaksanakan oleh 72 Panitia Pilsang dari jumlah DPT sementara pada Bulan Juli 2021 sebanyak 36.414 Jiwa, Daftar Pemilih Tambahan 3.334 Jiwa, dan jumlah DPT yang melaksanakan Pilsang 40.992 Jiwa tersebar di 72 desa  yang melaksanakan Pilsang Serentak Bolmut 2021.

Sesuai data Daftar Pemilih Tetap (DPT) bersumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bolmut melalui Kadis PMD Fadly Tadjudin Usup. terbanyak berada di Desa Boroko sejumlah 1431 orang pemilih kemudian Desa Boroko Timur 1419 orang pemilih dan diposisi ketiga Desa Kuala Utara dengan jumlah pemilih 1072 orang.

Jumlah rangking DPT terendah dari Desa Komus I dengan jumlah peserta wajib pilih 216 orang, disusul Desa Suka Makmur dengan pemilih 321 orang, dan Desa Padango jumlah pemilih 267 orang.

Tingkat kerusakan kartu suara Pilsang terbanyak berasal dari Desa Iyok sekitar 70 lembar. Apakah hal ini karena sosialisasi dari panitia pilsang  kurang dipahami para pemilih ? Atau ada regulasi untuk mengulang kembali Pilsang jika kerusakan kartu suara sudah melampaui separuh dari jumlah pemilih tetap.

Menurut Kabid PMD Bolmut Yahya Botutihe, hal itu belum diatur dalam Perbup Pilsang Bolmut 2021.

Daftar sementara perolehan suara terbanyak dari 72 calon Sangadi (kepala desa) Pilsang Serentak Kabupaten Bolmut 2021.

  1. Desa Sangkub I : MUNAWIR GONIBALA
  2. Desa Suka Makmur : MASRUM SYAH R. MOKODOMPIS
  3. Desa Sangkub Timur : SAMSU TAHER
  4. Desa Mokusato : BAHARUDIN DAENG MASENGE
  5. Desa Sangkub III : MUSRIN KOBANDAHA
  6. Desa Busisingo Utara : SYAHRIR HASSAN, S.E
  7. Desa Apeng Sembeka : YOHANES LUMINUHE
  8. Desa Busisingo : IMRAN GONIBALA
  9. Desa Tombolango : BAHRUDIN TONE
  10. Desa Monompia : WAWAN NASARU
  11. Desa Sangkub II : ARIANTO MAMONTO
  12. Desa Minanga : ISKANDAR SALEH
  13. Desa Batulintik : MANTO TANGAHU
  14. Desa Bunong : WILOPO TEGILA
  15. Desa Bunia : RAHMAT BINOLOMBANGAN
  16. Desa Kuhanga : DAPRAL PATAMANI
  17. Desa Mome : EFRONS TAKAHINDANGEN
  18. Desa Padang : HAMIM UMAHANI
  19. Desa Voa’a : YUNIMAN KANTOHE
  20. Desa Pimpi : BIMA ANDRIE DATUNSOLANG
  21. Desa Pahuta : DJAMALUDIN DAUD
  22. Desa Talaga : RAHMAT DJANGKO
  23. Desa Kopi : SULAEMAN MUHAMAD
  24. Desa Nagara : ABDUL NGADI
  25. Desa Nunuka : HAMSA KOHONGIA, S.Hut
  26. Desa Saleo : MOHAMMAD YAMIN LAUMA
  27. Desa Binuanga : SUNARTO VAN GOBEL
  28. Desa Bohabak I : MUSTARI BONANG
  29. Desa Bohabak III : DJEMMI DAMOPOLII
  30. Desa Bohabak IV : SALMIN AKU
  31. Desa Tanjung Labuo : ARMAN PANTUKO
  32. Desa Binjeita : Mulyadi Mohama
  33. Desa Binjeita II : IBRAHIM COLOAY
  34. Desa Biontong : FENTY PONTOH
  35. Desa Lipu Bogu : Hi. SUKRI KARIM
  36. Desa Binuni : FRETS BOBBY PONTOH
  37. Desa Wakat : TAUFIK ANGKAREDA
  38. Desa Tote : KARTOLO NANI
  39. Desa Tanjung Buaya : SIDIK TOLIU
  40. Desa Iyok : RAFIK LAMALAKA
  41. Desa Ollot I : ISNAIN PATIRO
  42. Desa Ollot II : FADLI SAAD
  43. Desa Ollot : JAMAL LATODJO
  44. Desa Keimanga : RIDWAN EGE
  45. Desa Paku : NAS PONAMON
  46. Desa Jambusarang : AJIRIN TURUMBI
  47. Desa Talaga ; APRISAL POHONTU, S.Pd.I
  48. Desa Talaga Tomoagu : ABDULLAH LAUMA
  49. Desa Bolangitang : SAMSUDIN FATTA
  50. Desa Bolangitang I : ABDUL AZIS PONTOH
  51. Desa Bolangitang II : DESMON PUA
  52. Desa Kuala : ISRAFIL MOKODOMPIS
  53. Desa Bigo : IRWAN PONTOH
  54. Desa Komus II : PIRSEN TAHULENDING
  55. Desa Pontak : BADRIA BUHANG
  56. Desa Inomunga : SIDIN DATUELA
  57. Desa Boroko Utara : ROCKYANTI HAPILI
  58. Desa Boroko : DAHLAN LASENA
  59. Desa Gihang : SAIF KAMARU
  60. DESA Boroko Timur : ROBBI PAKAYA
  61. Desa Kuala Utara : MAHMUD BOLOTA
  62. Desa Busato : SYAMSUDIN PAKAYA
  63. Desa Kayuoagu : PARMAN BAHOA
  64. Desa Padango : DJUNAIDI TANAIYO
  65. Desa Batubantayo : HUSEN SUNGE
  66. Desa Tombulang ; ABD. GANI BLONGKOD
  67. Desa Buko Selatan : MOHAMAD UMAR
  68. Desa Buko : FEBRIANTO VAN SOLANG
  69. Desa Batutajam : MANUEL MULIKU
  70. Desa Dengi : ABDUL IZMAL BUKOTING

71 Desa Komus I : ALVEIN KAKOMOLE

  1. Desa Tanjung Sidupa : EXPORIUS MARTHIN

Sesuai tahapan Pilsang Serentak Bolmut Oktober 2021,  setelah selesai hasil akhir jumlah pemungutan suara  setiap calon sangadi, Panitia Pilsang akan menyampaikan nama calon sangadi terpilih kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) disertai laporan hasil akhir pemilihan sangadi  dan BPD melaporkan secara tertulis kepada Bupati melalui Camat. (/Gandhi Goma).

Bolmut, Sulutnews.com - Kapolsek Bolang-Itang Barat Iptu Pol. Herdi Manampiring, SH dalam keterangan pers mengungkapkan kembali kronologis laporan penganiayaan menggunakan barang tajam, menyebabkan  seorang lelaki separuh baya HP (69 tahun) alias Honggu meninggal dunia di Desa Jambu Sarang Kecamatan Bolang-Itang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Provinsi Sulut. Selasa (19/10/2021).

"Ketika kita sedang menyiapkan pengamanan Pemilihan Kepala Desa Serentak, kami menerima laporan penganiayaan dari anggota masyarakat dengan sigap saya perintahkan anak buah untuk turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Laporan peristiwa pidana penganiayaan terjadi pada Hari Selasa, tanggal 19 Oktober 2021 sekitar Pukul 10:00 Wita, bertempat di Desa Jambusarang Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolmong Utara, telah diterjadi kasus tindak pidana pembunuhan yang mengakibatkan korban meninggal dunia HP alias Honggu, petani dan pelaku penganiayaan WG (26 tahun) alias Wanto, petani," ungkap Herdi Manampiring

Adapun kronologis kejadian menurut beberapa saksi, sekitar pukul 09:50 wita korban bersama anak dan menantu sedang berada di rumah, kemudian tersangka WG masuk ke dalam rumah dan melakukan keributan, korban lari ke arah dapur dan dikejar oleh WG, kemudian WG melihat sebuah parang yang berada di dapur korban, langsung mengambil parang tersebut dan menganiaya korban menggunakan parang. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka bacokan di bagian pipi sebelah kanan dan Kepala belakang sebelah kiri. Korban langsung meninggal dunia di TKP.

Kapolsek Bolang-Itang Barat menambahkan, dari hasil olah TKP telah mengamankan barang bukti, membuat laporan penolakan otopsi dari pihak keluarga, permintaan visum luar. Motif pembunuhan masih dalam penyelidikan. Tersangka WG langsung menyerahkan diri di  Polsek Bolangitang. (/Gandhi Goma).

Bolmut, Sulutnews.com - Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh mengambil sumpah jabatan dan pelantikan pejabat struktural administrator dan pengawasan serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Bertempat di Auditorium Kantor Bupati Bolmut, Senin (11/10/2021).

Dalam sambutan Bupati Bolmut menyampaikan amanah Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, yang merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, sekaligus sebagai komitmen untuk penyelenggaraan manajemen ASN berbasisi "Sistem Merit".

Sistem merit, menurut Pasal 1 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan dan umur.

Lebih lanjut pada hari ini, telah dilakukan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan jabatan struktural sebanyak 93 jabatan dengan rincian, 26 Jabatan Administrator dan 67 Jabatan Pengawas serta 16 Jabatan Fungsional kepala sekolah dan kepala puskesmas.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan tindak lanjut dari adanya perubahan susunan organisasi dan tata kerja pada beberapa perangkat daerah, dan dalam rangka pengisian kekosongan jabatan dikarenakan pensiun atau meninggal dunia, pada jabatan administrator, pengawas serta jabatan fungsional kepala sekolah dan kepala puskesmas.

Untuk itu, saya minta bekerjalah dengan menjunjung tinggi nilai nilai dasar ASN, melalui Akronim Berakhlak yang aritnya:

Berorentasi pelayanan, yaitu komitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat.

Akuntabel, yaitu bertanggungjawab atas kepercayaan yang di berikan.

Kompeten, yaitu terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.

Harmonis yaitu saling peduli dan menghasilkan perbedaan.

Loyal, yaitu berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

Adaptif, yaitu terus berinovasi dan antunsias dalam menggerakan serta menghadapi perubahan.

Kolaboratif, yaitu membangun kerja sama yang sinergis.

Turut Hadir Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi, Amin Lasena M.AP, Wakil Ketua TP PKK Bolmut, Dra, Hj Siti Safwania Djenaan, Ketua DPRD Bolmut, Sekertaris Daerah Bolmut DR, Drs, Hi, Asripan Nani M.Si, Anggota DPRD Bolmut, Para Asisten Sekda, Para Staf Khusus, dan Staf ahli Bolmut, Pimpinan OPD, serta Para Camat. (/Gandhi Goma).

Bolmut, Sulutnews.com - Dampak kerusakan lingkungan hidup terlihat dalam penggalian batu dan pasir di Desa Biontong II Kecamatan Bolang-Itang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), patut diduga dilakukan dua perusahaan tambang batu dan pasir dari Bitung dan Gorontalo untuk dipasok ke pembangunan PLTU di Binjeita telah menjadi pembicaraan hangat di masyarakat. Senin (11/10/2021).

Menurut beberapa keterangan dari masyarakat sekitar lokasi penggalian pasir dan batu pernah merasakan dahsyatnya banjir bandang menghantam pemukiman  Desa Binuni 70 rumah, Desa Biontong l 250 rumah, Desa Lipubogu 92 rumah, Desa Binjeita 37 rumah, Desa Bunong 28 rumah, Desa Padang 79 dan Desa Padang Barat 76 rumah. Biontong I 250  unit rumah terendam banjir dengan batangan gelondongan kayu menghantam rumah penduduk dua tahun lalu, tepatnya bencana alam terjadi pada tanggal 01 Agustus 2019 . Sumber penyebab banjir ini karena batu kali dan kerikil sudah dikeruk tuntas dan perbukitan sudah dijadikan perkebunan.

Menurut keterangan ibu Ir. Ella Darise sebagai staf bidang perijinan perusahaan tambang batu dan pasir dari dua perusahaan berada di lokasi Desa Biontong II tidak terdaftar dalam register perusahaan galian C di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bolmut.

Ditambahkan Kabid Perijinan Galian C Moh. Larry Talibo jika terdapat ada dua perusahaan  tambang di Biontong II belum melapor ke instansi terkait, maka kami dengan tim terpadu akan turun ke lokasi sengketa.

Seperti diketahui, dari beberapa jenis bahan galian golongan C yang paling banyak penambangannya dilakukan adalah pasir, kerikil, batu kali dan tanah urug.

Usaha penambangan terutama tanah urug tersebut harus mendapat perhatian serius, karena sering kali usaha penambangan tersebut dilakukan dengan kurang memperhatikan akibatnya terhadap lingkungan hidup.

"Pada umumnya pengusaha penambangan bahan galian golongan C melakukan kegiatan penambangan memakai alat berat. Dalam pemakaian alat-alat berat inilah yang mengakibatkan terdapatnya lubang-lubang besar bekas galian yang kedalamannya mencapai 3 sampai 4 meter, dan apabila bekas galian ini tidak direklamasi oleh pengusaha mengakibatkan lingkungan sekitarnya menjadi rusak," ungkap Larry Talibo.

Ketika dikonfirmasi ke Kapolres Bolmut AKBP Wahyu Purdiawarso SH, SIK, dengan tegas telah memerintahkan stafnya untuk turun meninjau lokasi pertambangan di Biontong II. (/Gandhi Goma).

Boroko, Sulutnews.com - Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs. Hi. Depri Pontoh terima Kunjungan Kerja Sekaligus Silaturahmi Anggota DPD RI Ir. H. Djafar Alkatiri, MM, M.Pd.I dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara bertempat di Aula Pohohimbunga Kantor Bapelitbang. Rabu (06/10/2021).

Kunjungan kerja tersebut terkait dengan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 16 tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan.

Menurut Djafar Alkatiri, penting diketahui, Undang- Undang Nomor 16 tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan mengatur tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan, dan kehutanan secara holistik dan komprehensif dalam suatu pengaturan yang terpadu serasi antara penyuluhan yang diselenggarakan oleh kelembagaan penyuluhan pemerintah, kelembagaan penyuluhan swasta, dan kelembagaan penyuluhan swadaya kepada pelaku utama dan pelaku usaha.

"Namun selama berlakunya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 ini, masih terdapat kelemahan dalam implementasinya di lapangan, khususnya terhadap kemajuan teknologi yang mengharuskan dilakukan penyesuaian materi muatan dalam undang-undang tersebut. sehingga Lembaga DPR-RI, DPD-RI, dan pemerintah sudah menetapkan Undang–Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan sebagai salah satu Rancangan undang- undang (RUU) yang masuk dalam Daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2021." Ungkap Djafar Alkatiri.

Bupati Bolmut menyampaikan pemerintah daerah telah menyampaikan proposal permohonan bantuan program pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana daerah, kepada Ketua DPD-RI pada saat kunjungan beliau di Kabupaten Bolmut pada akhir tahun 2020 yang lalu.

DPD - RI adalah lembaga negara yang memiliki kedudukan sebagai representasi kepentingan daerah. dengan kedudukan tersebut, maka kami pemerintah daerah berharap DPD - RI mampu memperjuangkan kepentingan aspirasi rakyat dan daerah dalam kebijakan - kebijakan nasional. sehingga, besar harapan kami selaku pemerintah daerah dan masyarakat, kiranya beberapa usulan program pembangunan infrastruktur tersebut dapat dikawal untuk tahun 2022 mendatang, sehingga dapat teralokasi di daerah yang sedang giat-giatnya melakukan pembangunan.

Kadis Pertanian Ir. Sutrisno Goma, M.Sc dalam dialog menyampaikan usulan untuk penyuluh lapangan dimohon dibuat suatu badan penyuluh pertanian, seperti Badan Penanggulangan Bencana Nasional.

Ditempat terpisah Sutrisno Goma menyampaikan ada program yang sudah disusun yaitu "Petani dan Nelayan Tersenyum". Prioritas pertama adalah memberdayakan 135 kelompok tani Kabupaten Bolmut dengan memberikan dana abadi bergulir minimal Rp.100 juta setiap kelompok, ketika musim tanam tiba untuk kebutuhan mengelolah lahan sawah dan kebun untuk membeli pupuk, insektisida, dll, dapat dipinjamkan dari dana abadi bergulir ini. Demikian juga untuk kelompok nelayan ketika akan melaut.

Kadis Perikanan Ir. Jakaria Babay, M.Sc mengusulkan agar para penyuluh pertanian, kelautan, dan kehutanan harus ada pendamping sesuai keahliannya untuk turun di lapangan.

"Kita saat ini akan memberdayakan Pelabuhan Tuntung sebagai pusat penampungan ikan melalui lelang ikan di TPI dan menganggarkan pabrik es batu. Karena selama ini ketergantungan konsumsi ikan dari pasokan daerah tetangga Gentuma Kabupaten Gorontalo Utara.

Penyuluh Pertanian dari Kecamatan Sangkup Pamuji mengungkapkan kembali pengalamannya tentang tingkat keberhasilan dan kendala sampai beliau mendekati masa pensiun.

"Perlu diketahui bersama sarana dan prasarana penyuluhan pertanian Kabupaten Bolmut terbaik di Sulawesi Utara sesuai penilaian Dinas Pertanian Provinsi Sulut. Kendala yang sering dihadapi adalah kekurangan pupuk dan para petani belum memiliki uang untuk mengelolah lahan sawah dan perkebunan.

Turut hadir Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP, para Asisten Sekda, para Staff Ahli Bupati, Pimpinan OPD serta Para Penyuluh Pertanian, Nelayan, dan Kehutanan. (/Gandhi Goma).

Bolmut, Sulutnews.com -  Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT)  Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Manado Hendra Makalalag mengadakan pertemuan dengan Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs. Hi. Depri Pontoh didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bolmut Abdul Muis Suratinoyo di ruang kantor Bupati Bolmut. Kamis (30/09/2021)

Dalam pertemuan ini, Kepala UPT BP2MI Manado menyampaikan tentang peluang kerja ke luar negeri khususnya peluang kerja ke Jepang melalui Program G to G dan SSW, serta menyampaikan perihal perlindungan pekerja yang bekerja ke luar negeri sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Hendra menyebutkan bahwa peluang kerja ke Jepang melalui program Government to Government (G to G) dan Specified Skilled Worker (SSW) harus dimanfaatkan oleh putra-putri dari Bolaang Mongondow Utara.

“Saat ini Jepang sedang membutuhkan banyak pekerja khususnya pekerja di bidang tenaga kesehatan sebagai nurse dan perawat lansia atau care worker karena mereka sedang mengalami kekurangan tenaga kerja akibat populasi yang menua.” Kata Hendra.

“Gaji yang ditawarkan pun sangat fantastis yaitu mulai dari Rp. 20 juta/bulan dengan persyaratan yang terbilang mudah, yaitu minimal berusia 18 tahun, pendidikan minimal SMA/SMK, memiliki kemampuan berbahasa Jepang setara N4, dan memiliki sertifikat kemampuan sesuai bidang yang dilamar. Untuk itu sebaiknya peluang yang sangat baik ini harus segera diambil oleh putra daerah” tambah Hendra.

Depri sangat menyambut baik kunjungan ini dan langsung meresponnya dengan menyetujui untuk melakukan kerjasama dalam bidang perlindungan pekerja migran Indonesia dengan BP2MI.

"Peluang kerja yang disampaikan oleh Kepala UPT BP2MI Manado dapat membantu pemerintah daerah untuk mengurangi jumlah pengangguran dan dapat membantu mensejahterakan ekonomi rakyat Bolmut:” kata Depri Pontoh

Lebih lanjut Depri Pontoh menyebutkan bahwa sebagai bentuk komitmen dan keseriusannya dalam mendukung penempatan PMI ke luar negeri, pihaknya akan segera meneken MoU dengan BP2MI.

Adapun terkait pembiayaan pelatihan yang diamanatkan oleh UU Nomor 18 Tahun pasal 41 akan ditindaklanjuti oleh pihaknya.

“Sesuai amanat UU maka pembiayaan dan pelatihan CPMI yang menjadi tugas dan tanggung jawab Pemda akan kami tindaklanjuti dengan menganggarkannya dalam APBD Bolmut di tahun 2022. Mudah-mudahan akan segera diwujudkan dalam waktu dekat” tutup Depri.(/Gandhi)

Bolmut, Sulutnews.com - Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh menutup secara resmi Seleksi Kompentensi Dasar (CPANS) Tahun 2021 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Bertempat di Halaman SMK Negeri 1 Kaidipang. Kamis (30/09/2021).

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan penyerahan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPASN Kabupaten Bolaang Mongondow Utara tahun 2021 oleh Koordinator Seleksi BKN Regional XI Manado kepada Bupati Bolmut.

Bupati Bolmut menyampaikan, kepada peserta belum berhasil dalam mengikuti seleksi tahun ini, jadikanlah ini sebagai motivasi atau dorongan untuk kita semangat mengikut kembali perekrutan, dan saya mengucapkan selamat kepada peserta CPASN tahun ini yang berhasil dengan capaian nilai SKD.

Diketahui Seleksi Kompetensi Dasar CPASN dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari, dimulai tanggal 24 s/d 30 September 2021 dengan titik lokasi di SMK Negeri 1 Kadipang.

Lebih lanjut SKD CPNS Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Tahun Anggaran 2021 dilaksanakan dalam 24 Sesi, dimana setiap sesi berjumlah 75 Peserta yang dibagi ke dalam 3 (tiga) Ruangan CAT, dari 1789 Peserta yang berhak mengikuti SKD, yang hadir mengikuti seleksi 1714 Peserta, tidak hadir 74 Peserta dan 1 orang peserta terkonfirmasi positif Covid 19 untuk kemudian menunggu penjadwalan kembali oleh pihak BKN.

Sampai Sesi terakhir pelaksanaan SKD, peserta yang memperoleh nilai (skor) tertinggi sebagai berikut :

- Skor 448 NURNIKMA LANTONG Formasi Terampil-Bidan Puskesmas Bohabak;

- Skor 443 GEBY PANGAU Formasi Ahli Pertama-Penera UPTD Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah;

- Skor 441 PATRICIA TJIONGANATA Formasi Ahli Pertama – Dokter Puskesmas Bintauna.

- Skor 434 AMALUDIN JUNUS Formasi Ahli Pertama-Auditor Inspektorat Pembantu Wilayah II Inspektorat Daerah;

- Skor 433 SITTI JULIARTI LALISU Formasi Ahli Pertama – Auditor INSPEKTORAT Pembantu Wilayah II Inspektorat Daerah.

Bupati Bolmut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan Seleksi Kompetensi Dasar CPASN Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Tahun Anggaran 2021 ini dapat terlaksana dengan baik.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bolmut  Kristanto Nani, SSTP, sehubungan dengan pelaksanaan SKD CPASN Bolaang Mongondow Utara T.A 2021 Tilok SMK Negeri 1 Kaidipang selesai dengan luar biasa.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi di perhelatan kegiatan ini sejak awal persiapan, sampai berakhir hari ini.

Semua berjalan sesuai harapan. Atensi kami kepada PT. Telkom Indonesia, PT.PLN Persero

Kepada peserta yang lulus SKD, kami ucapkan selamat. Bagi yang belum, kami berharap bisa bertemu di kompetisi selanjutnya," ungkap Kepala BKPP Bolmut.

Turut Hadir Wakil Bupati Bolmut Drs.Hi. Amin Lasena, M.AP, Sekertaris Daerah Bolmut Dr. Drs. Hi. Asripan, M.Si, Koordinator Seleksi BKN Regional XI Manado, Wakil Ketua DPRD Bolmut Saiful Ambarak S.Pdi, Para Asisten Sekda Bolmut, Para Staf Khusus Bupati Bolmut, Pimpinan OPD, serta Peserta Seleksi CPASN.(/Gandhi)

Boroko, Sulutnews.com - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (disingkat BP2MI), sebelumnya bernama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (disingkat BNP2TKI), adalah sebuah lembaga Pemerintah Non Departemen di Indonesia yang mempunyai fungsi pelaksanaan kebijakan di bidang penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri secara terkoordinasi dan terintegrasi.

Lembaga ini pertama dibentuk sebagai BNP2TKI berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2006 sebelum digantikan oleh BP2MI melalui Peraturan Presiden Nomor 90 Tahun 2019. Badan ini diketuai oleh Benny Rhamdani yang dilantik pada 15 April 2020.

Peluang kerja ke Jepang dari pihak UPT BP2MI Manado telah melakukan sosialisasi peluang kerja sebagai Care Worker ke Jepang melalui program SSW (Specified Skilled Worker) atau pekerja terampil spesifik sudah ditentukan telah dilaksanakan di Kawasan Wisata Pantai Batu Pinagut Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan dihadiri oleh ±100 peserta yang merupakan warga Bolmut yang berminat kerja ke luar negeri. Rabu (29/09/2021)

Kepala UPT BP2MI Manado Hendra Makalalag menyampaikan sosialisasi dengan didampingi oleh Kepala Disnakertrans Bolaang Mongondow Utara Abdul Muis Suratinoyo dan Camat Kaidipang Muhammad Misaala.

Dalam sambutannya Kepala UPT BP2MI Manado mengatakan;

"Kabupaten Bolaang Mongondow Utara memiliki potensi calon pekerja migran yang cukup besar, memiliki prosentase usia produktif yang cukup besar yaitu kita bisa lihat dari jumlah lulusan SMA/SMK dan lulusan perguruan tinggi di tahun 2021 yang berjumlah 9.605 orang. Nah jumlah yang besar ini apabila bisa disalurkan untuk bekerja di Jepang sebanyak 10% saja sudah bisa mendatangkan pendapatan bagi daerah” ungkap Hendra.

Lebih lanjut Hendra mengatakan bahwa peluang kerja ke Jepang sebagai Care Worker dapat membantu pemerintah daerah mengurangi pengangguran.

“Persyaratan untuk bekerja ke Jepang sebagai Care Worker cukup mudah yaitu minimal berusia 18 tahun, pendidikan minimal SMA/SMK dan memiliki kemampuan berbahasa Jepang minimal setara N4. Saya yakin dari kualifikasi yang diminta ini, putra-putri Bolmut bisa memenuhinya. Untuk persyaratan bahasa sendiri, di Sulawesi Utara sudah ada lembaga pelatihan bahasa yang bisa memfasilitasi jadi peluang kerja ke Jepang kini semakin terbuka” jelas Hendra.

Lebih lanjut Hendra mengatakan bahwa peluang kerja ke Jepang merupakan peluang yang harus dimanfaatkan oleh putra daerah

“Gaji sebagai Care Worker ke Jepang sangat besar yaitu mulai dari Rp. 21 juta perbulan diluar lembur dengan ijin tinggal selama 5 tahun. Ini bekerja dan bukan magang, jadi peluang ini sangat baik untuk segera diambil”tutup Hendra. 

Dalam dialog terbuka banyak peserta mengajukan pertanyaan bagaimana caranya bagi mereka ketika belum memiliki keuangan, bagaimana peran pemerintah daerah dalam hal ini mengatasi kendala dan solusinya.

Pemerintah Jepang lewat regulasi residential status baru memberikan peluang kepada warga negara asing (WNA) untuk bekerja sebagai tenaga kerja terampil spesifik. Terdapat 14 sektor pekerjaan yang dibuka bagi WNA, antara lain;

pekerja perawatan, manajemen pembersihan gedung, suku cadang mesin dan industri pendingin, mesin industri, industri listrik, elektronik dan industri informasi.

Kemudian perbaikan dan perawatan mobil, industri penerbangan, industri akomodasi, pertanian, perikanan dan budidaya, industri makanan dan minuman, dan industri jasa makanan.

Kepala Disnakertrans Bolaang Mongondow Utara Abdul Muis Suratinoyo akan konsultasi dan koordinasi dengan legislatif untuk menyiapkan anggaran pelatihan dan kursus bahasa Jepang yang akan dilaksanakan di Manado, minimal melalui seleksi 50 orang pemuda Bolmut yang akan dikirim ke Jepang akan kita siapkan untuk tahun anggaran RAPBD 2022.

Target Pemerintah Daerah Kabupaten Bolmut untuk bisa mengatasi masalah pengangguran melalui pengiriman tenaga kerja terampil SSM (Specified Skilled Worker) ke Jepang sebanyak 50 orang kemungkinan besar dapat terwujud dengan mudah. (/Gandhi Goma).