PKB Bolmut Tetap Solit Dengan Masyarakatnya

Written by  Gandhi Goma Nov 07, 2021

Bolang-Itang Barat, Sulutnews.com - Tradisi gotong royong masyarakat adat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), khususnya di Desa Sonuo Kecamatan Bolang-Itang Barat telah ada sejak dulu.

Imran Hulalango sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan II Bolang-Itang Barat dan Bolang-Itang Timur terlihat ada bersama dengan masyarakat Sonuo Dusun 1 menyelesaikan sebuah bangunan tempat cuci mobil dan sepeda motor milik Isnain Goma. Minggu (07/11/2021).

Kebiasaan saling bantu sesama anggota masyarakat serta semangat gotong royong sudah sejak lama dilakukan para leluhur. Mereka serius kerja bergantian mencampurkan semen, pasir kerikil untuk lantai saluran air buangan.

Sambil rehat mereka berdialog dengan wakil rakyat dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) didampingi Sangadi Sonuo Harsono Puasa tentang isu nasional penjualan PCR dengan keuntungan triliunan rupiah.

Apalagi tenaga kerja asing ribuan orang menyerbu industri pengelolaan tambang milik negara mereka sendiri, BUMN Indonesia mengalami kerugian triliunan rupiah meninggalkan hutang diwariskan ke rakyatnya.

Untuk petani kelangkaan pupuk dan bibit jagung, penggunaan traktor pertanian bantuan pemerintah pusat yang tidak jelas peruntukannya.

Pertanyaan dari Doli Djenaan tentang kelangkaan bibit jagung dan pengadaan pupuk yang tidak pasti setiap musim tanam. Apakah karena karena distributor bibit dan pupuk tidak ada di Bolmut, atau Dinas terkait tidak serius menanganinya, atau penataan anggaran pengadaan pupuk dan bibit jagung sangat minim  pada setiap tahun anggaran APBD.

Hal senada dipertanyakan Iqra Bura tentang distribusi penyaluran pupuk dan bibit padi dan jagung pada kelompok tani sering terlambat, apalagi pejabat publik serta ASN di masa pandemi Covid-19 telah menjadi petani dadakan menanam jagung menyebabkan kelangkaan bibitnya.

"Kasihan juga ASN dan pegawai honor daerah, tunjangan kesejahteraan sudah dialihkan membiayai penanggulangan pandemi Covid-19, gaji mereka sudah tergadai ke Bank Sulutgo, tapi bangunan kantor pemerintah dan jalan dibangun dimana-mana," ungkap Iqra Bura.

Iwan Patompo dengan kesal serta emosi melontarkan bantahan keluh kesah para petani sering berharap bantuan  ke Pemda Bolmut, sebaiknya areal kebun dan sawah mereka digadaikan ke pemda, dan mereka menjadi buruh di lahannya sendiri.

Wakil rakyat Imran Hulalango dan Sangadi Sonuo Harsono Puasa tersenyum dan tertawa mendengar ocehan Iwan Patompo.

 

Kendala dan permasalahan kelangkaan pupuk dan bibit tanaman ini, kata Imran Hulalango karena tim anggaran hanya menata tiga ratus juta rupiah, tentu tidaklah cukup. Solusinya dalam pembahasan RAPBD 2022 telah kita siapkan dana bergulir lima miliar rupiah untuk 135 kelompok tani, dan setiap kelompok tani bertanggung jawab penggunaan dana tersebut, karena tahun-tahun berikutnya tidak ada lagi.

"Kita berharap ke depan untuk penataan anggaran diprioritaskan dulu tunjangan pegawai honor daerah dan tunjangan kesejahteraan ASN, tunda dulu proyek phisik yang belum bermanfaat bagi masyarakat, gerakan ekonomi kerakyatan, berdayakan pedagang kecil dengan kemudahan pinjaman melalui koperasi dengan jangka waktu sebulan, bukan pinjaman harian, pinjam hari ini, besok siang sudah ditagih," pungkas Imran Hulalango dengan senyum diplomatis. (/Gandhi Goma).