Sosialisasi Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2022 Dan Bimbingan Teknis Penggunaan Aplikasi Sistem (SIPD)

Written by  Gandhi Goma Sep 08, 2021

Bolmut, Sulutnews.com - Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh membuka secara resmi Sosialisasi Permendagri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2022 dan Bimbingan Teknis Penggunaan Aplikasi Sistem (SIPD) secara virtual. Bertempat di ruang rapat Bupati Bolmut. Rabu (08/09/2021)

Dalam sambutan Bupati Bolmut menyampaikan  beberapa hal penting dalam penerapan aturan ini.

"Sebagaiman kita ketahui bersama  dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022 telah diatur  melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022."

Peraturan ini merupakan Pedoman yang mentukan kita pada keyakinan tentang 

Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan yang harus dipastikan bisa menopang pada pencapaian dan sinergitas antara RKP (Rencana Kerja Pemerintah), RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah), Provinsi Dan RKPD Kabupaten/Kota yang tertuang dalam RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) Nasional yang telah menjadi panduan setiap dokumen perencanaan pembangunan di masing-masing tingkatan pemerintahan.

Lebih lanjut disampaikan, pada prinsipnya Permendagri Nomor 27 Tahun 2021 sebagai Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2022 terkait dengan 5 (lima) hal pokok yaitu:

Pertama, adalah kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan sesuai dengan kewenangan.

Kedua, tertib dan taat pada ketentuan, efisiensi, efektif dan akuntabel, dengan memperhatikan keadilan dan kepatuhan serta nilai manfaat bagi publik.

Ketiga, ketepatan waktu dan tahapan, karena beresiko pada sanksi.

Keempat, transparan dengan memperhatikan aksesibilitas informasi bagi masyarakat tentang kontur dan postur APBD.

Kelima, partisipatif dan tidak kontradiktif dengan perundang undangan diatasnya.

Disampaikan juga dalam penyusunan APBD di tahun 2022 nanti harus benar benar dilakukan dengan cermat dan penuh kehati-hatian, dimana dalam penyusunan program program pembangunan daerah harus memperhatikan keselarasan dan keterpaduan dengan program-program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Ketua DPRD Bolmut berharap terhadap penataan program anggaran  untuk kepentingan masyarakat  petani dan nelayan dalam peningkatan produksi beras sangat menunjang program ketahanan pangan sebagai sumber nutrisi dan gizi kesehatan bagi setiap orang akan menjadi prioritas pada masa pandemi varian covid-19, entah sampai kapan akan berakhir.

 

Turut Hadir Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena M.AP, Ketua DPRD Bolmut Frangky Chendra, Sekertaris Daerah Bolmut Dr. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si, Para Staf Ahli, Staf Khusus  Bupati Bolmut, Serta Pimpinan OPD (Organisasi Pemerintahan Daerah) tarkait. (/Gandhi Goma)