Bolmut, SulutNews.Com - Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP menghadiri kunjungan kerja Kapolda Sulawesi Utara sekaligus peletakan batu pertama Pembangunan Mako Polres Bolmong dan Mako Polres Bolmut ( secara simbolis). Rabu (14/07/2021).

Kunjungan Kerja Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) didahului dengan mengunjungi Gerai Vaksinasi Presisi Polres Bolmong Di GOR Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) di Desa Padang Kecamatan Lolak.

Kunjungan kerja Kapolda Sulut dilanjutkan dengan kegiatan peletakan batu pertama Pembangunan Mako Polres Bolmong dan Mako Polres Bolmut (secara simbolis).

Kegiatan ini diawali dengan laporan singkat Kapolres Bolmong AKBP DR. Nova Irone Surentu, SH, MH dan Kapolres Bolmut AKBP Wahyu Purwidiyarso, SH. SIK.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati Bolmong Dra. Yasti Soeprejo Mokoagow Serta Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP.

Dalam Sambutannya Wakil Bupati Bolmut menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh, tidak dapat bersama - sama pada kunjungan kerja Kapolda Sulut hari ini.

'Terima kasih dan penghargaan setinggi- tingginya Kepada Kapolda Sulut IRJEN POL. Drs. NANA SUJANA, AS, M.M yang telah memberikan kontribusi positif bagi daerah kami dengan dimulainya pembangunan Mako Polres Bolmut. Sebab kehadiran Polres merupakan keinginan besar dari pemerintah dan masyarakat Bolmut.

"Pembangunan yang berlangsung selama ini, tidak terlepas dari peran dan partisipasi jajaran kepolisian sangat memahami akan pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat bagi perkembangan pembangunan di Kabupaten Bolmut", ungkap Wabup Bolmut.

Pada akhir sambutannya Wakil Bupati menyampaikan dengan kehadiran Mako Polres  Bolmut, tentunya berimplikasi dengan kebutuhan anggota Polri. Berdasarkan hal tersebut, dengan memperhatikan perkembangan aspirasi masyarakat, dengan penuh kerendahan hati kami menyampaikan permohonan kepada bapak Kapolda Sulut, Adanya perhatian dan bantuan kepada putra-putri di daerah kami untuk diperkenankan serta di akomodir sesuai kebutuhan dan dapat di prioritaskan untuk diterima sebagai anggota Polri.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kapolda Sulut IRJEN POL. NANA SUJANA, AS, MM, pada sambutannya Kapolda Sulut mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bolmong dan Pemkab Bolmut atas partisipasi dan kerja sama dalam Pembangunan Mako Polres Bolmong dan Mako Polres Bolmut.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan plakat dari Kapolda Sulut ke Pemkab Bolmong dan Pemkab Bolmut, Sebaliknya dari Pemkab Bolmong Dan Pemkab Bolmut ke Kapolda Sulut. Dilanjutkan dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mako Polres Bolmong Dan Mako Polres Bolmut ( secara simbolis) serta penanaman pohon dilokasi pembangunan Mako Polres Bolmong.

Turut Hadir pada kegiatan ini Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Prince Mayer Putong, Para Petinggi Polda Sulut, Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf. Raja Gunung Nasution, Unsur Forum Forkopimda Bolmong, Sekda Kabupaten Bolmong Tahlis Gallang, S.Ip, M.M dan Pimpinan OPD Kabupaten Bolmong. (/Gandhi Goma).

Bolmut, SulutNews.com - Dirilis dari Pentak Lanud Sam Ratulangi Manado  "Pakai Masker Harga Mati, Tidak Pakai Masker Bisa Mati", adalah slogan himbauan yang diviralkan oleh TNI dan Polri didalam mendukung program Pemerintah RI Presiden Joko Widodo mengatasi pandemi Covid-19 saat ini di Indonesia. Sehingga Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi menyerukan pentingnya pakai masker saat Operasi Penanganan Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro tahap IX Provinsi Sulawesi Utara, bersama komponen bangsa lainnya di Desa Wusa Kecamatan Talawaan, Minahasa Utara, Selasa (13/07/2021).

Menurut Babinpotdirga Lanud Sam Ratulangi Peltu Djoko Tri Suryono, kegiatan diawali dengan menghimbau masyarakat yang melintas di jalan raya untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan demi keselamatan diri dan keluarga. “Kami memberikan sanksi menyanyikan lagu nasional atau push-up bagi yang kedapatan tidak mengenakan masker. Supaya jera dan mawas diri betapa pentingnya mengantisipasi musuh yang tidak kelihatan ini dengan mengenakan masker!” tandas Babinpotdirga Lanud Sam Ratulangi (di TNI AD dikenal dengan sebutan Babinsa, TNI AL sebagai Babinpotmar).

Operasi Penanganan Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ini berdasarkan Telegram Panglima TNI No TR/478/2021. Diinstruksikan Babinpotdirga memperkuat Posko Covid-19 Desa atau Kelurahan yang terdiri atas Kepala Desa atau Kepala Kelurahan, aparat desa, RT/RW, satuan perlidungan masyarakat, Babinsa/ Babinpotdirga, Babinkamtibmas, tenaga medis, tokoh pemuda, relawan, PKK dan Karang Taruna. Bersifat fleksibel, dan senantiasa melaporkan dan koordinasi secara real-time kepada posko tingkatan diatasnya atau tingkat kecamatan.

“Kami melaksanakan tugas yang berfungsi untuk mencegah, membina dan mendukung pelaksanaan tugas sesuai dengan petunjuk teknis pada surat edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 nomor 9 tahun 2021 tanggal 21 Februari 2021 tentang ketentuan pembentukan pos komando/ posko penanganan Corona Virus Disease 2019 dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat di tingkat desa atau kelurahan”, jelas Peltu Djoko Tri Suryono kepada Kepala Penerangan Lanud Sam Ratulangi Mayor Sus Michiko Moningkey.

"Kami hanya menghimbau kepada masyarakat pengendara kendaraan dan pejalan kaki yang melintasi jalan raya Wusa. Kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, selesai pukul 12 siang hari”, lapor Babinpotdirga.

Menanggapi hal itu, Komandan Lanud Sam Ratulangi Manado Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo S.H., menginstruksikan agar terapkan aturan dengan tegas namun tetap santun.

"Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Utara selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, tentang antisipasi peningkatan Kasus Covid-19, telah menetapkan level kewaspadaan dan mengatur pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro di wilayah kecamatan, Desa/ Kelurahan sesuai kaidah epidemiologi dan tingkat resiko penularan COVID-19”, jelas  Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo S.H.

"Besok hari di RS TNI AU Lanud Sam Ratulangi masih berlangsung vaksinasi, jangan lupa daftar secara on-line dulu di https://www.vaksinhebat.idsolution.co.id/, kami tunggu kedatangannya”, himbau Komandan lulusan AAU tahun 1995 ini.

Operasi PPKM di desa Wusa Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara turut diikuti oleh Hukum Tua Desa Bapak Broery Kaunang, S.Or., Sekretaris Desa Wusa Christovel Pusung SE., Babinsa Koramil 1310/04 Dimembe Minahasa Utara serta Perangkat Desa Wusa sebanyak tujuh personil.(/Gandhi Goma).

Bintauna, SulutNews.com - Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs. Hi. Depri Pontoh menghadiri kunjungan kerja Ketua Umum Pengurus Besar Al-Khairaat Habib Sayyid Ali bin Muhammad Aljufri di wilayah Komda Al-Khairaat Kabupaten Bolmut. Bertempat di Pondok Pesantren Al-Khairaat Bintauna. Minggu (11/07/2021).

Bupati Bolmut yang juga selaku Ketua Komda Alkhairaat Bolmut dalam sambutannya menyampaikan selamat datang berkunjung di Bolaang mongondow Utara serta ucapan terima kasih kepada Habib Sayyid Ali bin Muhammad Aljufri selaku Pimpinan Pusat Al-Khairaat yang telah meringankan langkah untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar Komda Al-Khairaat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bolmut melaporkan keberadaan madrasah di lingkungan Al-khairaat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yaitu:

  • Madrasah Diniyah Awaliyah berjumlah 24 Madrsah, masih aktif berjumlah 13 madrasah dan yang sudah tidak aktif berjumlah 11 madrasah. Dengan jumlah santri yaitu 504 santri dan jumlah guru 36 orang;
  • Raudhatul Athfal (RA) dan Taman Kanak-Kanak (TK/Paud). Dimana terdapat 1 madrasah Raudhatul Athfal dengan jumlah santri sebanyak 64 santri, dan jumlah guru 6 orang. Kemudian terdapat 2 madrasah Taman Kanak-Kanak, dengan jumlah santri sebanyak 51 orang dan jumlah guru 4 orang;
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI) berjumlah 2 madrasah. Dengan jumlah santri sebanyak 178 santri, dan guru berjumlah 22 orang;
  • Madrasah Tsanawiyah (MTs) berjumlah 5 madrasah. Dengan jumlah santri sebanyak 825 santri, dan guru berjumlah 82 orang;
  • Madrasah Aliyah (MA) berjumlah 2 madrasah. Dengan jumlah santri sebanyak 341 santri, dan guru berjumlah 49 orang; dan
  • Pondok pesantren berjumlah 2 pondok. Yang terdiri dari Pondok Pesantren Alkhairaat Bintauna dan Bolangitang Barat.

Dengan demikian, rekapitulasi jumlah dari tingkat RA/TK, MDA, MI, MTs dan MA dalam binaan Komda Alkhairaat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yaitu, Madrasah Alkhairat berjumlah 25 madrasah, pondok pesantren alkhairaat berjumlah 2 pondok, santri secara keseluruhan berjumlah 1.963 santri Dan guru berjumlah 199 guru.

Terdapat 11 madrasah diniyah yang sudah tidak aktif lagi, hal ini terkendala karena kekurangan guru pada madin tersebut. Sehingga ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami pengurus komda Alkhairat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk dapat mengaktifkan kembali 11 madin tersebut.

Selanjutnya Bupati Bolmut menyampaikan perkembangan pembangunan fisik, rehab, sarana dan prasarana serta pendanaan madrasah dan Pondok Pesantren Alkhairat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang bersumber dari pemerintah daerah;

  • Pembangunan ruang kelas baru (rkb) di 3 madrasah yaitu, Madrasah Tsanawiyah Alkhairat Sangkub, Madrasah Ibtidaiyah Alkhairat Padang dan Raudhatul Athfal Alkhairaat Bintauna;
  • Bantuan 100 pasang meja dan kursi, di Madrasah Tsanawiyah Alkhairat Boroko dan Madrasah Tsanawiyah Alkhairat Biontong;
  • Rehab dapur asrama putri dan mck asrama putra Pondok Pesantren Bintauna;
  • Dana hibah 200 juta rupiah pembangunan Pondok Pesantren Ibnu Shalah Bunong;
  • Dana hibah untuk bantuan operasional madin tahun 2018.
  • Dana hibah untuk pembayaran honor guru madin sejak tahun 2017 sampai dengan saat ini.

Selama kurang lebih 4 tahun menjabat sebagai ketua Komda alkhairaat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, bupati menyampaikan membangun tanda siar Agama Islam guna meningkatkan ketakwa dan keiklasan sebagai basis etos kerja kepengurusan Komda Alkhairat Bolaang Mongondow Utara. Dalam artian agar dengan ketakwaan dan keikhlasan kita dalam menjalankan amanah ini, tidak ada keragu-raguan serta benar- benar dilaksanakan dengan tulus dan bertanggung jawab sehingga akan semakin memantapkan peran positif organisasi Al-khairaat dalam melahirkan sumber daya manusia berkualitas di bidang pendidikan.

Wakil Bupati Drs. Hi. Amin Lasena, MAP sebagai mantan Sekretaris MUI Sulut mengucapkan syukur Alhamdulillah dengan semakin banyaknya pusat pendidikan keagamaan akan membentuk karakter anak bangsa yang cinta tanah air nusantara', cinta damai dalam toleransi kehidupan antar umat beragama diawali dari proses pendidikan akhlak sejak dini melalui madrasah.

Turut hadir Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP, Sekretaris Daerah Bolmut DR. Drs. Hi. Asripan Nani, M.Si, PB Alkhairaat Pusat, para Asisten Sekda, anggota DPRD Bolmut, staf ahli Bupati, pimpinan OPD, Ketua NU Bolmut Supriadi Goma, SPd,  Pengurus Komisariat Daerah Alkhairaat Kabupaten Bolmut, Kapolsek Bintauna, Danramil Bintauna, para guru, serta para santri. (/Gandhi Goma).

Bolmut, SulutNews.com - Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs. Hi. Depri Pontoh membuka secara resmi kegiatan peluncuran Aplikasi Sistem Integrasi Data Daerah Kabupaten Bolmut Tahun 2021. Bertempat di Aula Kantor Bapelitbang Bolmut. Kamis (08/07/2021)

Bupati Bolmut menyampaikan tentang sistem integrasi data daerah berbasis teknologi informasi ini, tidak lepas dari amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional yang bertujuaan untuk mengoptimalkan perencanaan pembangunan daerah dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan.

Dan, dipertegas lagi dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2003 dimana "Pengembangan E-Goverment merupakan upaya untuk mengembagkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis elektronik dalam rangka efektif dan efisien. Melalui pengembangan E-Goverment dilakukan pemetaan sistem manajemen dan proses kerja di lingkungan pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi", yang meliputi 2 hal penting yaitu:

Pertama, pengelolaan data, penyampaian informasi dan proses kerja secara elektronik.

Kedua, pemanfaatan kemajuan teknologi informasi agar pelayanan publik dapat diakses secara mudah dan murah oleh masyrakat.

Dijelasakan "ASIDA" atau Aksi Sistem Intergasi Data Daerah adalah aplikasi yang bertujuaan untuk menjadikan simpul jaringan informasi geospasial di Kabupaten Bolmut yang realtime, terintegrasi data berbagai pakai antar perangkat daerah dan masyarakat.

Lebih lanjut selain itu aplikasi asida ini dapat menjadi kerjasama masif dan terstruktur memulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan sampai pada tingkat instasi perangkat daerah yang memberikan banyak kemudahan dalam mengakses informasi data daerah yang dapay diunduh secara gratis dan terintegrasi serta terkoneksi dengan berbagai pihak atau stakeholder.

"Saya berharap kita semua selaku jajaran pemerintahan daerah dapat bersinergi satu sama lain dan bersatu padu dalam upaya kita meningkatan kinerja pemerintah sesuai dengan beban tugas dan kewenagannya masing masing. Meskipun saya menyadari bahwa di tengah berbagai keterbatasan pemerintah daerah, namun saya yakin dan percaya bahwa dengan komunikasi dan koordinasi yang baik serta semangat kerja yang tinggi mudah mudahan kita dapat mencapai hasil yang maksimal, sesuai dengan harapan masyarakat Bolaang Mongondow Utara," harapan Bupati Bolmut.

Ketua DPRD Bolmut Frangky Cendra berharap dengan diterapkannya aplikasi keterbukaan informasi teknologi elektronik data lintas lembaga keperintahan di Kabupaten Bolmut secara terpadu dapat dimonitor.

Turut Hadir  Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekda Bolmut Jacomina H.J Mamuaja, S.Pd, Para Staf Ahli Bupati dan Staf Khusus Bupati Bolmut, serta Pimpinan OPD. (/Gandhi Goma).

Bolmut, SulutNews.com - Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh menghadiri sidang paripurna DPRD alam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Tahun 2020 Yang Bertempat Di Ruang Sidang DPRD Bolmut. Senin (28/06/2021).

Bupati Bolmut menyampaikan seluruh kegiatan dalam manajemen keuangan daerah yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah, mutlak dijalankan oleh pemerintah daerah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban dan pengawasan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan tiga pilar utama yaitu transparansi, akuntabilitas dan partisipatif.

Dalam pelaksanaannya, pengelolaan keuangan daerah dilakukan dalam satu sistem yang terintergasi yang diwujudkan dalam APBD yang setiap tahun ditetapkan dengan peraturan daerah. DPRD memiliki fungsi untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah tentang APBD, guna menjamin pencapaian sasaran yang telah ditetapkan. Dan pada akhirnya, Laporan Keuangan Daerah harus disampaikan oleh kepala daerah kepada DPRD dalam rangka memenuhi pertangungjawaban atas pelaksanaan APBD dengan Peraturan Daerah.

Berdasarkan ketentuan pasal 101 peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2005, Kepala Daerah Menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kepada Kepala Daerah berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Laporan keuangan tersebut disusun dan disajikan sesuai peraturan pemerintah nomor 71 tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintah.

Laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten bolmut tahun anggaran 2020 yang telah diperiksa oleh BPK disampaikan oleh Kepala Perwakilan BPK-RI Provinsi Sulawesi utara kepada Bupati Bolmut pada tanggal 3 mei 2021 yang lalu. Syukur Alhamdulillah, Pemerintah Daerah Bersama DPRD Beserta Masyarakat Bolaang Mongondow Utara Meraih Prestasi Untuk Kelima Kalinya dengan Mendapat opini BPK "WAJAR TANPA PENGECUALIAN" (WTP).

Juru bicara Fraksi Kebangkitan Persatuan Suriansyah Korompot, SH menyampaikan beberapa koreksi beberapa pasal pertanggungjawaban APBD 2020 oleh team anggaran, karena konsekuensi logis dari lembaga legislatif dan eksekutif Pemkab Bolmut adalah tanggung jawab kita bersama sesuai tupoksinya masing-masing.

Turut Hadir Pimpinan DPRD Beserta Anggot DPRD Bolmut, Sekertaris Dareah Bolmut DR. Drs. Hi. Asripan Nani M,Si, Para Asisten Sekda Bolmut, Para Staf Ahli Bupati, Para Sraf Khusus Bupati Bolmut, Pimpinan OPD Bolmut, Para Camat sekabupaten Bolmut, Serta Sangadi Dan Lurah Sekabupaten Bolmut.(/Adv/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com - Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Parmin Mokodompis di ruang kerjanya memberikan keterangan tentang proses tahapan Pemilihan Sangadi (Kepala Desa) Serentak 2021 Kabupaten Bolmut dimulai dari tahapan: Persiapan, Pencalonan, Pemungutan Suara, dan Penetapan Perolehan Suara harus dilaksanakan sesuai regulasi. Senin (28/06/2021)

"Pemilihan Sangadi adalah pelaksanaan kedaulatan rakyat di desa dalam rangka memilih Sangadi yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Diharapkan kepada Panitia Pilsang harus bersikap netral dan independen agar proses  berlangsung secara demokratis," ujarnya

Ditambahkannya, mengenai Data Pemilih Tetap, untuk sementara panitia penyelenggara Pilsang Serentak Bolmut 2021 segera koordinasi dengan KPU Bolmut, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD Bolmut, serta Polres Bolmut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Bolmut, melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes) Yahya Botutihe, pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Bolmut diikuti 71 Desa, di enam Kecamatan.

Persyaratan Calon Sangadi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Nomor 1 Tahun 2021 Tentang PEMILIHAN, PENGANGKATAN, PELANTIKAN DAN PEMBERHENTIAN SANGADI pada Pasal 26 sudah jelas diatur persyaratannya :

(1). Calon Sangadi wajib memenuhi persyaratan:

  1. Warga Negara Republik Indonesia;
  2. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta mempertahankan dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika;
  4. Berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat;
  5. Berusia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun pada saat mendaftar;
  6. Bersedia dicalonkan menjadi Sangadi;
  7. Tidak sedang menjalani hukuman pidana penjara;
  8. Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun atau lebih, kecuali 5 (lima) tahun setelah selesai menjalani pidana penjara dan mengumumkan secara jujur dan terbuka kepada publik bahwa yang bersangkutan pernah dipidana serta bukan sebagai pelaku kejahatan berulang-ulang;
  9. Tidak sedang dicabut hak pilihnya sesuai dengan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;
  10. Berbadan sehat;
  11. Tidak pemah menjabat sebagai Sangadi selama 3 (tiga) kali masa jabatan;
  12. Sanggup bertempat tinggal di wilayah desa setempat selama menjabat Sangadi;
  13. Tidak pemah mengundurkan diri sebagai Sangadi;
  14. Dapat menerima dan mengakui hasil proses pemilihan Sangadi dengan sadar dan penuh tanggung jawab;
  15. Membuat daftar riwayat hidup;
  16. Membuat naskah visi dan misi; dan
  17. Memenuhi kelengkapan persyaratan sebagai pencalonan Sangadi;

(2) Pegawai Negeri Sipil yang mencalonkan diri sebagai Sangadi harus mendapat izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian.

(3) Bagi anggota TNI/POLRI yang mencalonkan diri sebagai Sangadi berlaku ketentuan yang ada di lingkup TNI/POLRI.

(4) Perangkat Desa yang mencalonkan diri harus mendapat izin tertulis dari Camat atas nama Bupati.

(5) Bagi penjabat Sangadi yang akan mencalonkan diri sebagai calon Sangadi, yang bersangkutan mengundurkan diri sebagai penjabat.

Pasal 27

(1) Bagi Sangadi yang mencalonkan diri kembali, hams mengajukan izin cuti kepada Bupati sebelum mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Sangadi.

(2) Sangadi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberi cuti terhitung sejak ditetapkan sebagai Calon Sangadi sampai dengan selesainya pelaksanaan penetapan Calon Terpilih.

(3) Dalam hal Sangadi sedang cuti sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Sekretaris Desa melaksanakan tugas dan kewajiban Sangadi.

(4) Dalam hal Sekretaris Desa berhalangan tetap atau diberhentikan sementara atau diberhentikan, maka salah satu Kepala Seksi atau Kepala Urusan yang dipandang mampu melaksanakan tugas dan kewajiban Sangadi, yang ditetapkan dengan Keputusan Sangadi.

Pasal 28

(1) Dalam hal Perangkat Desa akan mencalonkan diri dalam pemilihan Sangadi, yang bersangkutan harus mengajukan izin cuti kepada Sangadi, sebelum mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Sangadi.

(2) Perangkat Desa yang mencalonkan diri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberi cuti terhitung sejak yang bersangkutan terdaftar sebagai bakal calon Sangadi sampai dengan selesainya pelaksanaan penetapan Calon Terpilih.

(3) Tugas Perangkat Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dirangkap oleh Perangkat Desa lainnya yang ditetapkan dengan Keputusan Sangadi.

Sementara berdasarkan data Dinas PMPD, Desa di Kecamatan Bolangitang Barat paling banyak menggelar Pilkades, dengan jumlah 15 Desa. Menyusul Kecamatan Bolangitang Timur dengan jumlah 13 Desa, kemudian Kecamatan Bintauna 12 Desa, Kecamatan Pinogaluman 11 Desa. Kecamatan Kaidipang 10 Desa dan Kecamatan Sangkub 10 Desa.

Berikut daftar Desa yang akan melaksanakan Pilsang Serentak Kabupaten Bolmut tahun 2021:

I. Kecamatan Sangkub :

  1. Sangkub II
  2. Busisingo
  3. Tombolongo
  4. Suka Makmur
  5. Sangkub Timur
  6. Mokusato
  7. Sangkub III
  8. Busisingo Utara
  9. Apeng Sembeka
  10. Monompia

 

II. Kecamatan Bintauna :

  1. Mome
  2. Kopi
  3. Padang
  4. Batu Lintik
  5. Bunong
  6. Talaga
  7. Voa’a
  8. Vahuta
  9. Minanga
  10. Bunia
  11. Pimpi
  12. Kuhanga

 

III. Kecamatan Bolangitang Timur :

  1. Biontong
  2. Binuni
  3. Binjeta
  4. Saleo
  5. Bohabak III
  6. Binuanga
  7. Nunuka
  8. Bohabak IV
  9. Bohabak I
  10. Binjeta II
  11. Tanjung Labuo
  12. Nagara
  13. Libu Bogu

 

IV. Kecamatan Bolangitang Barat :

  1. Bolangitang I
  2. Bolangitang II
  3. Bolangitang
  4. Ollot
  5. Wakat
  6. Tote
  7. Ollot II
  8. Jambusarang
  9. Talaga
  10. Paku
  11. Ollot satu
  12. Keimanga
  13. Iyok
  14. Talaga Tomuagu
  15. Tanjung Buaya

 

V. Kecamatan Kaidipang :

  1. Boroko
  2. Pontak
  3. Kuala
  4. Kuala Utara
  5. Boroko Timur
  6. Komus II
  7. Gihang
  8. Boroko Utara
  9. Inomunga
  10. Bigo

 

VI. Kecamatan Pinogaluman :

  1. Padango
  2. Buko Selatan
  3. Buko
  4. Tombulang
  5. Dengi
  6. Batutajam
  7. Komus I
  8. Koyuogu
  9. Busato
  10. Tanjung Sidupa
  11. Batubantayo.

 

Jadwal tahapan Pemilihan Sangadi Serentak Kabupaten Bolmut segera menyusul. (/Gandhi Goma).

 

Boroko, SulutNews.com - Dalam rangka peningkatan pembinaan olahraga dan kepemudaan menindaklanjuti kerjasama Forum Utara-Utara Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Provinsi Sulut dengan Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bonebolango Provinsi Gorontalo.

Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Bolmut Sofianto Ponongoa menyampaikan informasi pada awal Juli 2021 turut serta bepartisipasi dengan mengirim dua orang wirausaha pemula di bidang kepemudaan dan olahraga ke Kabupaten Bonenbolango dalam rangka menghadiri pertemuan dengan Deputi Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda Dan Olahraga. Kamis (24/06/2021)

Kemenpora terus mensosialisasikan konsep Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) ke berbagai daerah. Kali ini giliran Kabupaten Bonebolango yang berkesempatan mendapat penjelasan mengenai IPP dan upaya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan index tersebut yang masih terbilang rendah.

IPP yang telah diluncurkan oleh Bappenas, Kemenpora, Kemenko PMK dan BPS, menjadi tolak ukur pembangunan kepemudaan yang harus ditingkatkan oleh pemerintah. IPP 2015 dan 2016 berisi 15 indikator pembangunan kepemudaan yang dituangkan dalam 5 bidang. Yakni pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, kesempatan dan lapangan kerja, kepemimpinan dan partisipasi, serta gender dan diskriminasi.

Menurut Sofianto Ponongoa, selain Perpres (Peraturan Presiden) Nomor 66 Tahun 2017, berharap daerah-daerah juga mengimplementasikan peraturan kepemudaan lain yang sudah ada. Seperti Peraturan Menpora No 32 Tahun 2016 tentang Sentra Pemberdayaan Pemuda. Termasuk sudah adanya MoU antara Kemenpora dengan PT Telkom terkait DiLO (Digital Innovation Lounge) yang dapat diarahkan untuk meningkatkan kemampuan bidang digital pemuda-pemuda di daerah.

"Saya berkeinginan untuk pemberdayaan pemuda bukan hanya di bidang olahraga, tapi akan mengusulkan pembangunan kolam renang di setiap kecamatan Kabupaten Bolmut yang akan dikelolah oleh pemuda di setiap lokasi, dan kita butuh hibah dari Pemda Bolmut atau para pihak yang memiliki areal lokasi tanah dekat bendungan air. Sekitaran Bendungan Pontak termasuk lokasi  strategis untuk  kolam renang guna meningkatkan Pendapat Asli Daerah (PAD) dan saya yakin wakil rakyat kita akan mendukung pengembangan olahraga renang dan pariwisata." Ujar Ponongoa.

Tokoh pemuda dan olahraga Donny Pangau juga sebagai wakil rakyat sangat mendukung pemberdayaan pemuda dari Kementerian Pemuda Dan Olahraga.

"Prestasi olahraga pemuda  dan olahraga Bolmut sudah jelas nyata dalam setiap pertandingan  olahraga vollyball, kejuaraan beladiri karate antar provinsi, kita dapat menyabet sampai enam medali emas dan juara umum. Olahraga renang ini harus kita kembangkan dengan fasiltas kolam renang standar internasional dan para pemuda akan mengelolanya secara profesional," ujarnya. (/Gandhi Goma).

Bolmut, SulutNews.com - Bahan pestisida pada makanan sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga anda. Pestisida yang merupakan bahan berbahaya ini sebenarnya banyak dimanfaatkan para petani untuk menjaga kualitas buah dan sayurannya dari serangan hama dan penyakit tanaman, dengan begitu para petani akan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Paparan dari bahan kimia berbahaya tidak dapat dihindari dari kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah residu (bahan kimia yang masih tersisa pada bahan pangan) pestisida yang terdapat pada buah dan sayur. Tanpa disadari, residu pestisida akan masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang dikonsumsi setiap hari. Semakin tinggi residu pestisida tersebut, maka semakin berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara ( Bolmut) Fatma Humokor di Ruangan Uji Rapit Tes Buah dan Sayuran mengungkapkan kembali tentang meningkatnya permintaan akan buah dan sayuran, mendorong petani melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Salah satunya adalah penggunaan pestisida untuk mengurangi faktor penghambat produksi pertanian agar hasil produksi berlimpah. Kamis (24/06/2021).

Pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membasmi hama tanaman, baik berupa jamur, bakteri, gulma, maupun serangga.

Sesuai dengan keperluannya, pestisida dibagi dalam tiga jenis, yakni fungisida untuk membunuh jamur, bakterisida untuk membunuh bakteri, dan insektisida untuk membasmi serangga.

Walau pengunaan pestisida terbukti efektif meningkatkan produksi pertanian, bukan berarti penggunaannya tidak menimbulkan dampak buruk, terutama bagi kesehatan.

"Namun taukah anda bahaya pestisida pada makanan? Mari kita cari tahu bersama," ujar Fatma Humokor.

Sayur dan buah adalah makanan yang sangat menyehatkan yang dibutuhkan oleh tubuh. Sayur dan buah yang tinggi serat dapat memperlancar metabolisme tubuh, selain itu sayur dan buah juga mengandung banyak vitamin penting untuk pembentukan jaringan tubuh dan memperkuat fungsi organ. Akan tetapi, tanpa kita sadari, sayuran dan buah dapat mengandung zat berbahaya.

Bahan makanan yang kita makan, terutama buah dan sayuran segar, mengandung residu pestisida. Walau tidak secara langsung, bahaya yang ditimbulkannya berdampak jangka panjang, seperti kanker, tumor dan penyakit kronis lainnya. Dampak penggunaan bahan pestisida pada makanan bukan saja pada manusia, namun berperan aktif dalam merusak ekologi lingkungan. Antara lain, tercemarnya air tanah serta perubahan pada sistem hormon hewan ternak mamalia serta ikan. Jadi, bukan hanya sayuran dan buah, ikan serta ternak yang kita konsumsi juga bisa ikut tercemar pestisida.

Pestisida merupakan senyawa kimia yang tidak mudah terurai. Jika terkonsumsi, residu pestisida tidak mudah dikeluarkan dan akan mengendap di dalam tubuh. Dalam jumlah yang kecil, tubuh masih dapat menetralisir residu pestisida. Namun jika dikonsumsi secara terus menerus dan dalam jangka waktu lama maka dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Paparan pestisida dapat menyebabkan dua jenis dampak bagi kesehatan, yaitu efek akut yang bersifat jangka pendek, dan efek kronis yang bersifat jangka panjang.

Menurut keterangan Kepala Bidang Konsumsi Dan Keamanan Pangan Syarif Djarumia, contoh buah dan sayuran diambil sampelnya secara acak dari pasar yang ada di enam kecamatan Kabupaten Bolmut dengan melakukan rapit tes terhadap komoditas pangan ini.

Sayuran dan buah merupakan bahan pangan yang cukup tinggi cemaran pestisidanya. Oleh karena itu Anda harus waspada dan memperhatikan karakteristik dari masing-masing jenisnya.

Di lapangan, biasanya petani memberikan perlakuan berbeda-beda terhadap masing-masing buah dan sayuran. Sebagai contoh sayuran jenis kol, petai, brokoli, kembang kol, buncis, paprika, kacang panjang, tomat, cabai, bawang dan kapri cukup tinggi cemaran pestisidanya karena jenis tanaman ini sangat rentan terhadap serangan serangga dan jamur sehingga para petani sering menyemprotkan insektisida dan fungisida pada sayuran tersebut. Selain itu sayuran tersebut biasanya dimasak tanpa di kupas sehingga kemungkinan terbawanya pestisida yang menempel di permukaan sayuran sangat besar, apalagi bila bentuknya berlekuk seperti brokoli dan kembang kol menyebabkan pestisida melekat lebih erat dan susah larut saat di cuci.

Pestisida yang terhirup melalui saluran pernafasan menyebabkan sakit tenggorokan, pilek, batuk, kesulitan bernafas, hingga kegagalan bernafas. Jika pestisida masuk ke dalam tubuh melalui saluran pencernaan, dampak akut yang ditimbulkannya berupa gejala keracunan seperti denyut jantung tidak teratur, mual, muntah, diare, dan nyeri perut.

Paparan pestisida dalam jangka panjang menimbulkan gangguan kesehatan yang bersifat kronis. Di antaranya adalah: peningkatan risiko kanker, kerusakan sistem saraf (seperti parkinson), gangguan reproduksi serta kerusakan organ tubuh.

Selain itu pestisida bersifat mutagenik yang dapat menyebabkan kerusakan genetik untuk generasi yang akan datang dan teratogenik yang dapat menyebabkan bayi lahir cacat dari ibu yang secara rutin mengkonsumsi sayuran dan buah yang disemprot pestisida.

Sekitar 40 % kematian di dunia disebabkan oleh pencemaran lingkungan termasuk tanaman-tanaman yang dikonsumsi manusia, sementara dari 80 ribu jenis pestisida dan bahan kimia lain yang digunakan saat ini, hampir 10 % bersifat karsinogenik atau dapat menyebabkan kanker. Sebuah penelitian tentang kanker menyebutkan sekitar 1,4 juta penderita kanker di dunia disebabkan oleh pestisida.

"Minggu depan rumah makan akan kami ambil sampel bahan konsumsi daging sapi, daging ayam, karena bakteri patogen (penyebab penyakit) ada dimana-mana. Dalam pangan, satu sel bakteri dapat berlipat ganda menjadi lebih dari 2 juta sel dalam waktu 7 jam," ujarnya.

Oleh sebab itu, cuci tangan dengan sabun sebelum memegang pangan, sekembalinya dari WC, atau sesudah memegang binatang atau barang kotor lainnya. Pisahkan pangan yang sudah matang dan siap saji dari bahan pangan mentah.

Ditambahkannya, tahap berikutnya kita akan melaksanakan pemeriksaan serta ambil sampel di depot penjualan air minum. Segera ganti saringan air minum yang sudah daluarsa penyebab bakteri air minum. (/Gandhi Goma).

Bolmut, SulutNews.com - Camat Bolangitang Timur Suharto Londa menyampaikan informasi persiapan menjelang Pemilihan Sangadi (Pilsang) Serentak 2021 di kantornya. Selasa (22/06/2021).

Pilsang atau Pilkades serentak 2021 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), khususnya di Kecamatan Bolangitang Timur ada 13 desa dengan jumlah penduduk kurang lebih 14 ribuan menyebar di 20 desa.

Camat Suharto Londa dalam jabatannya setahun lebih telah mendalami keadaan kultur adat istiadat, sosial politik masyarakatnya dalam setiap penyelenggaraan Pilkades.

Potensi sumber daya alam kehutanan dan sumber daya manusia sangat menunjang lintas barang dan jasa menggerakkan ekonomi kerakyatan, termasuk proses pembangunan infrastruktur sumber energi PLTU terbesar di Indonesia bagian timur sedang dibangun di Kecamatan Bolangitang Timur.

Dari sudut Kamtibmas dibutuhkan perhatian lebih karena kerawanan gejolak sosial politik menjelang Pilkades serentak dibutuhkan sinergitas dengan pihak aparatur keamanan TNI/Polri.

"Sejak awal masa kepemimpinan saya, aspek Kamtibmas penting menjadi prioritas, karena setiap terjadi permasalahan hukum di masyarakat diselesaikan di Polsek Bolangitang Barat yang jaraknya sekitar 35 km, sehingga kita butuhkan ada Polsek Bolangitang Timur guna memberikan pelayanan terpadu  pencegahan terjadinya kriminalitas," ungkap Camat Bolangitang Timur.

Kerawanan Kamtibmas ini maraknya penjualan miras alkohol ilegal, berdampak sering terjadinya tindak pidana kekerasan, hasil hubungan asusila dengan membuang bayi atau dititip ke rumah penduduk.

"Kita merencanakan akan melaksanakan operasi terpadu dan mengundang media elektronik dan media online untuk meliput langsung penyitaan miras yang meresahkan masyarakat adat Bolangitang Timur," tegas Suharto Londa.

Dari aspek meningkatkan kesejahteraan masyarakat termasuk pemudanya, kita bekerjasama dengan investor pertanian menanam cabe atau rica dengan membuka lahan tidur, termasuk pekarangan rumah, suatu saat Bolangitang Timur akan dikenal sebagai pemasok utama cabe, karena harganya lebih tinggi dalam pemasarannya.

Sekretaris Camat Bolangitang Timur Iksan Ratusmanga memberikan informasi tambahan tentang kerawanan menjelang perhitungan akhir hasil Pilsang sebelumnya terjadi di Desa Bohabak dan Desa Biontong. Antisipasinya adalah rekruitmen panitia Pilsang ini harus netral dan independen guna mencegah terjadinya kecurangan perolehan kartu suara. (/Gandhi Goma).

Boroko, Sulutnews.com - Rapat Kerja Daerah Partai Nasdem Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Provinsi Sulut berkomitmen untuk melaksanakan Gerakan Perubahan, Restorasi Bolaang Mongondow Utara dengan target memenangkan Pemilu 2024. Acara Rakerda Nasdem Bolmut dilaksanakan di Hotel Keakar Boroko. Senin (21/06/2021).

Ketua DPD Nasdem Bolmut Drs. Mulyadi Pamili, SH menyampaikan beberapa butir kesepakatan dari hasil Rakerda 2021 guna mewujudkan Partai Nasdem sebagai pemenang Pemilu 28 Februari 2024 di Kabupaten Bolmut, maka diperlukan 23 butir kesepakatan "Rencana Aksi" yang rasional dan terukur dengan melibatkan kelembagaan Partai Fraksi Nasdem DPR-RI Dapil Sulawesi Utara, DPRD Provinsi Sulut, serta sayap/Badan Partai Nasdem.

"Pelaksanaan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) disetiap Kecamatan Partai Nasdem Kabupaten Bolmut dihadiri oleh peserta  seluruh pengurus, unsur pengurus sayap dan badan tingkat kecamatan dengan materi ideologi partai, penguatan struktur partai, badan dan sayap, pemasangan bendera partai disetiap rumah pengurus partai, badan dan sayap, verifikasi faktual administrasi partai, target e-KTA 3500 personil serta target suara pada Pemilu Februari 2024 dan mencapai 100% pada tanggal 31 Oktober 2021." Ungkap Mulyadi Pamili.

Komperwil Sulut Ketua DPP Nasdem Felly Estelita Runtuwene, SE telah menyetujui hasil kesepakatan rakerda Nasdem Bolmut dan mengingatkan kembali kepada seluruh kader Nasdem yang merasa terpanggil dan ikut memiliki Partai Nasdem lahir batin bertekad untuk mendoakan secara khusuk setiap hari menurut agama dan kepercayaan masing-masing agar Bapak Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai Nasdem agar selalu tetap diberikan kekuatan dan kesehatan dalam memimpin Partai Nasdem guna melaksanakan dengan sukses Konvensi Calon Presiden RI pada tahun 2022 agar partai Nasdem dapat mengusung Calon Presiden RI dan Calon Wakil Presiden RI yang disukai dan dipilih oleh mayoritas pemilih di Indonesia pada Pemilu 28 Februari 2024.

Ditambahkan oleh Sekretaris DPD Nasdem Bolmut Rahman Agel, kami jajaran Partai Nasdem Kabupaten Bolmut menyadari sepenuhnya untuk meraih kemenangan dan meraih target Pemilu 2024, maka syarat mutlak yang harus dilaksanakan sejak saat ini adalah melakukan dengan serius konsolidasi partai, konsolidasi badan dan sayap, mendekati pemilih pemula secara massif, manfaatkan sosialisasi visi misi di jaringan media sosial dan terapkan program rakerda 2021 secara serius dan sungguh-sungguh serta konsisten melakukan rencana aksi ini. (/Gandhi Goma).