COM,KOTAMOBAGU-Pemerinta kota kotaobagu lewat dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kota kotamobagu mengelar songkronisasi penamaan jalan daerah. Yang di gelar di ruang rapat dinas PUPR kota kotamobagu kamis (1/12/2022) kemarin.

Hal ini dilakukan agar penempatan nama jalan daerah tidak akan berubah ubah.“ Yang pertama ini pentig dilakuakn agar kita bisa mengetahui mana jalan yang menjadi tanggung jawab nasioanal,provinsi dan daerah. “ ujar kadis PUPR kota kotamobagu Claudy Mokodongan,ST. Jum’At .(2/12/2022)

Apalgi lanjut Mokodongan jalan lorong yang berada di desa biasanya diakan berubah nama tergantung  ojek yang berada di jalur tersebut.“ kadang kala setiap pengantian sangadi nama jalan juga di rumah contoh nya jalan lorong yang di namakan objek yang berdekatan dengan rusa tersebut, sehingga saat dilakukan peningkatan pembangunan jalan daearah kita kebingungan atas nama jalan tersebut, terutama saat mengunakan dana angaran pendapatan belanja daerah (APBD).”Kata Mokodongan.

Sehingga, saat pemeriksaan dari BPK terkait dengan pengunaan anggaran pembangunan jalan daerah, kita mudah untuk menyampikanya “ Selaian untuk mempatenkan nama jalan dan lorong yang ada di kota kotamobagu juga untuk kebutuhan pemeriksaan dari BPK tepat untuk pemberian data.” Tandasnya

Dalam kegiatan tersebut dinas PUPR kota kotamobagu mengundang seluruh lurah dan sangadi se kota kotamobagu.(*)   

SN.COM,KOTAMOBAGU–Status jalan AP Mokoginta yang ada di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, dipastikan akan menjadi kewenangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau PUPR Kotamobagu, Claudy Mokodongan ST kepada awak media, Jumat (2/12/2022). “Sudah ada Surat Keputusan atau SK baru di tahun ini, dimana untuk ruas jalan AP Mokoginta yang ada di Kelurahan Upai Kecamatan Kotamobagu Utara, itu menjadi kewenangan dari Pemerintah Provinsi Sulut,” ungkap Mokodongan.Masih kata Mokodongan, selain jalan AP Mokoginta ada juga jalan Lobud Dugian yang ada di Desa Kopandakan I, akan diambil alih menjadi kewenangan Pemkot Kotamobagu. “Nah, untuk jalan Lobud Dugian ini akan di SK kan dan akan kita ambil alih untuk menjadi jalan Kota,” tambahnya.Proses kewenangan dan status jalan ini kata Mokodongan penting dilakukan, mengingat penganggaran dan pemeliharaan jalan yang akan dilakukan mereka. “Agar dalam pemeriksaan BPK nanti tidak akaada masalah,” tuturnya.(*)

SN.COM,KOTAMOBAGU-Pemerintah Kotamobagu (Pemkot) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman (Perkim) hingga saat ini terus melaksanakan program pembangunan di kota Kotamobagu menjelang akhir tahun 2022.

Adapun, salah satu program saat ini yakni pembangunan lampu hias Icon Kotamobagu yang berlokasi di simpang empat depan ex gedung bobakidan, nantinya di targetakan akan rampung di bulan Desember tahun 2022.

Hal ini di ungkapkan, Kepala Dinas Perkim Kotamobagu melalui PPK Perkim Lety Detu menjelaskan, untuk progres lampus hias Icon Kotamobagu tersebut hingga saat ini pekerjaan sudah mencapai 50 persen.

“Ada juga progres pemasangan lampu sorot yang merupakan satu paket dengan pekerjaan lampu hias Icon Kotamobagu ini, akan tetapi di selesaikan terlebih dahulu pekerjaan lampu hias Icon Kotamobagu kemudian, langsung di lanjutkan dengan pekerjaan lampu sorot yang berlokasi di depan ex kantor bupati jalan poloko kinalang kelurahan Kotobangon,”ujarnya.

Detu mengatakan, Alhamdulillah para pekerja pun sangat antusias untuk lebih cepat melaksanakan progres pembuatan lampu hias Icon Kotamobagu ini, dan pastinya setiap hari sering di lakukan survei para pekerja agar pekerjaan lampu hias ini  dapat berjalan dengan baik serta maksimal.

“Target selesainya pembuatan lampu hias Icon Kotamobagu ini, akan rampung di bulan Desember 2022 sesuai kontrak yang ada. Dan untuk acara ceremonial peresmian nantinya akan di koordinasikan terlebih dahulu dengan kepala Dinas Perkim Kotamobagu,”ungkapnya.(*)

SN.COM,KOTAMOBAGU-Fraksi-fraksi di DPRD Kota Kotamobagu memberikan apresiasi kepada Wali Kota Ir. Hj. Tatong Bara atas kepemimpinannya selama 10 Tahun di Kota Kotamobagu. Hal ini terungkap saat rapat Paripurna DPRD Kota Kotamobagu dalam rangka Pembicaraan Tingkat II Pengambilan Persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2023, Rabu malam (30/11) di Ruang Rapat Paripurna Paloko Meeting Room Hotel Sutan Raja Kecamatan Kotamobagu Timur Kota Kotamobagu.

Ketua DPRD Kota Kotamobagu Meiddy Makalalag, ST memberikan Apresiasi atas program kerja TBNK dalam membangun Kota Kotamobagu, dengan program-program pemerintah untuk masyarakat.”Tentu ini patut diberikan apresiasi dengan program-program yang yang telah dilaksanakan selama 5 tahun kepemimpinan yang banyak menyentuh masyarakat Kota Kotamobagu.” kataMeiddy.Politisi Partai Kebangkitan Bangsa, yang juga Ketua Komisi II, juru bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Jusran Deby Mokolanut SAg MSi (JDM), menurutnya, kepemimpinan TBNK dalam memimpin Kota Kotamobagu sangat baik. “Dari segi pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, reformasi birokrasi, sangat baik. Bahkan, Pemerintah Kota Kotamobagu dibawah kepemimpinan TBNK, banyak mendapat penghargaan. Ini membuktikan bahwa Kota Kotamobagu sangat luar biasa dibawah nahkoda TBNK,” ucap Ketua PKB Kotamobagu iniJusran menambahkan Tatong Bara wanita berkarakter dan berpengaruh dalam apresiasi pandangan Fraksi PKB bahkan salah satu majalah Internasional menyatakan hal tersebut. ”Terbukti, nama Tatong Bara dalam rilis yang dikeluarkan majalah Globe Asia, Tatong Bara masuk sebagai salah satu Most Powerfull Women atau wanita paling berpengaruh, dalam bidang politik pemerintahan di tahun 2018,” Jelas YusranSementara juru bicara Fraksi Partai Golkar, Fachrian Mokodompit, mengapresiasi kinerja Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan. Menurutnya di 5 tahun periode kepemimpinan, TBNK telah banyak berjuang untuk rakyat Kotamobagu. “Patut diberi apresiasi kepemimpinan TBNK selama periode lima tahun ini karena telah banyak berbuat untuk Kota Kotamobagu,” ucap Fachrian.Ketua Komisi III Royke Kasenda dari Fraksi PDIP juga memberikan apresiasi untuk kepemimpinan Tatong Bara Nayodo Koerniawan (TBNK), atas keseriusan melaksanakan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat dengan program-program yang dibutuhkan banyak orang”Apresiasi yang tinggi kepada TBNK, ini tahun ke 5 TBNK dan tahun ke 10 pemerintahan Walikota Tatong Bara. Fraksi PDIP melihat selama kepemimpinan, TBNK begitu serius melaksanakan dan memperjuangkan kepentingan-kepentingan masyarakat, begitu banyak program-program yang terus dipertahankan yang begitu mengena pada masyarakat, program Anak Asuh, program Jamkesda, itu program yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,. Perhatian Ibu Tatong Bara khususnya di tahun ke-10 pemerintahan, membuktikan konsistensinya untuk terus memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat, lewat program-program yang telah disusun selama ini di internal Pemerintah Kota Kotamobagu” imbuh Royke.Politisi Senior Agus Suprijanta Ketua Komisi 1, Ketua Partai Hanura Kota Kotamobagu tak ketinggalan memberikan apresiasi Kepada Walikota Tatong Bara. Menurut Agus banyak capaian yang telah diraih Kota Kotamobagu dengan Kepemimpinan Tatong Bara, dari capaian jumlah Industri Kecil Menengah (IKM), Perekonomian sampai dengan kepedulian terhadapa anak asuh.”Sebagai Fraksi Hanura sebagai partai pendukung TBNK, di lima tahun kepemimpinan TBNK partai Hanura memberikan apresiasi terhadap capaian capaian yang ada. Seperti IKM tercapai, kedua pertumbuhan ekonomi meningkat, PDRB meningkat, WTP 9 kali, Adipura 1 kali, dan prestasi lainnya, di tengah kekurangan anggaran dana transfer dari pusat kurang lebih 40 miliar, pemerintah TBNK masih mampu mengalokasikan anggaran 3,5 anak asuh SD,SMP. SMA dan S2, capaian kurang lebih 2500 IKM Kotamobagu, pemerintah mampu menglokasikan dana diatas 1000 IKM.Di dalam 5 tahun memang perbedaan ada, karena itu fungsi bagian dan ceck and balance yang ada tanpa mengurangi nilai dari mutu pembahasan yang Alhamdulillah dipimpin oleh tim TAPD di bawah pak sekot dan seluruh jajaran OPD yang mampu memberikan data yg valid ke banggar. Sehingga proses pembahasan baik KUA PPAS tahap 1 dan 2, dan RAPBD tahap satu dua berjalan dengan cepat, tepat tanpa mengurangi nilai. Sehingga ketepatan dalam pembahsan apbd 2023 tepat waktu meski waktu terbatas,” kata AgusTerima Kasih Ibu Walikota, semoga senantiasa terus menerus berkarya untuk Kota Kotamobagu,” ucap Agus, sembari mengajak semua yang hadir pada sidang pariipurna untuk menyanyikan lagu ”Ojo dibandingke” yang di populerkan oleh Farel Prayoga di Istana Negara saat Upacara 17 Agustus 2022. ”Kuberharap engkau mengerti dihati ini hanya ada Tatong Bara,” tutup Agus

Pada rapat paripurna ini, 6 fraksi di DPRD Kota Kotamobagu menerima dan menyetujui Rancangan Perda tentang APBD Kota Kotamobagu Tahun Anggaran 2023 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.(*)

 

 

 

 SN.COMKOTAMOBAGU-Pemerintah Kotamobagu (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan (Dikdis) menggelar rapat perdana tim terkait persiapan Monev pelaksanaan Literasi dan Numerasi Sekolah SD – SMP di wilayah Kotamobagu, Kamis (1/12/22).

Dalam rapat tersebut, di buka langsung Kadis Dikdis yang di wakili Sekertaris Dikdis Kotamobagu Kusnadi Pobela SE Spd Mpd dan turut di hadiri jajaran Dikdis Kotamobagu, kepala sekolah, Pustakwan, Budayan, Guru, Media, komite sekolah dan Peggiat Literasi.

Kepala Dikdis melalui Sekertaris Dikdis Kotamobagu Kusnadi Pobela SE Spd Mpd menjelaskan, terkait penyelenggaraan kegiatan ini bagaimana upaya Dinas Pendidikan dapat mengumpulkan para penggiat Literasi antara lain, Dinas pendidikan, sastrawan, pengawas sekolah di Dikdis, dan penggiat Literasi untuk menyatukan persepsi dalam rangka meningkatkan minat baca dalam hal Literasi dan Numerasi yang berada di kota Kotamobagu.

“Alhamdulillah para undangan semua hadir, dan semuanya sudah menyampaikan harapan-harapan dalam pembentukan tim ini,”ujarnya.

Pobela mengatakan, tim akan mulai bekerja berdasarkan format yang akan di siapkan oleh Dinas Pendidikan oleh LPMP dan Balai Guru Penggerak Komisi Sulut, jadi ada instrumen yang akan di isi oleh tim dan akan di verifikasi pada saat di lapangan.

“Misalnya di SDN 1 Kotamobagu, nantinya tim akan melihat sejauh mana kesiapan SDN 1 Kotamobagu dalam menyiapkan sarana literasi, karena tentunya anak didik kita atau masyarakat akan mampu memberikan warna Literasi ini apabila tersedia sarananya antaralain, perpustakaan dan Buku baik atau tidak, pengelolan perpustakaan ada atau tidak,”terangnya.

Lanjutnya, sehingga hal ini yang akan di nilai oleh tim pada saat akan turun ke sekolah SD dan SMP, dan tim akan melakukan verifikasi di lapangan untuk 70 SD dan 15 SMP yang berada di wilayah Kotamobagu.

“Harapan Pemkot Kotamobagu melalui Dikdis dengan adanya tim ini menjadikan kolaborasi yang Representatif yang ada di Dikdis Kotamobagu, karena tim ini akan turut membantu dalam rangka meningkatkan capaian asesmen nasional terutama di bidang Literasi dan Numerasi serta kita ketahui bersama bahwa di tahun 2021 hasil asesmen masih jauh dari harapan dan semoga di tahun 2022 peningkatan lebih baik lagi,”ungkapnya. (**)