KPU

KPU (4)

Download Materi Sosialisasi KPU : Tahapan Pencalonan Pemilihan 2020

Boroko, Sulutnews.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melaksanakan sosialisasi stakeholder (para pemangku kepentingan) Tingkat Kabupaten Bolmut tentang Pencalonan Bakal Calon Perseorangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2020, bertempat di Lavista Cafe Desa Kuala Utara. Minggu (08/12/2019).

Acara dimulai dengan pembacaan doa oleh Ketua MUI Bolmut Kohongia, S.PdI, dilanjutkan sambutan Ketua KPU Bolmut Djunaidi Harundja, SH mengucapkan selamat datang kepada Ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara Dr. Ardiles Mario Revelino Mewoh, S.I.P, M.Si, Pimpinan KPU Sulut Ibu Yessy Yatty Momongan, S.Th, M.Si, Kepala Bagian Keuangan, Umum dan Logistik Raymond F Mamahit, SE. AK, serta rombongan dalam rangka sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur dari pencalonan bakal perseorangan tahun 2020 di Kabupaten Bolmut.

 

"Hasil pemilu serentak tahun 2019 partisipasi masyarakat politik untuk Pilkada Bolmut mencapai 91 persen melampaui dari target yang ditargetkan secara nasional, dan hal ini menjadi landasan kesadaran politik kita untuk Pilgub Sulut 2020, proses ini penting disosialisasikan terus-menerus oleh penyelenggara pemilu dan kehadiran bapak ibu dari unsur pengurus parpol, organisasi masyarakat, LSM, serta para pemerhati Pilgub Sulut 2020." Ujar Djunaidi Harundja.

Sambutan Ketua KPU Sulut Dr. Ardiles Mewoh memberikan apresiasi tersendiri terhadap penyelenggaraan  Pemilihan Legislatif 2019 di Kabupaten Bolmut berada diatas 89 persen dalam kepersetaan wajib pilih memilih dan memilah wakil rakyatnya, untuk  Pilpres 2019 di Bolmut meraih 83 persen dalam rangking tingkat Provinsi Sulut. Namun untuk Pilkada Bolmut kemarin diatas target 91 persen berada diatas target nasional sehingga KPU Bolmut masuk urutan kelima seluruh daerah pemilihan serentak. Terima kasih dari dukungan  ormas pemuda, ormas LSM, tokoh adat dalam Pemilu Serentak 2019, lebih khusus kepada penyelenggara KPU Bolmut,  kita berikan aplaus tersendiri..." Ungkap Ardiles Mewoh.

 

Ditambahkannya, Jalur politik hanya salah satu jalur untuk calon gubernur dan wagub. Ada juga calon perseorangan... Hal penting perlu disampaikan karena disamping ada koalisi parpol untuk bakal calon gubernur dan wakil gubernur, ada juga calon perseorangan yang diamanatkan UU Pemilukada, termasuk ada rekruitmen ad-hoc penyelenggara pemilu Pilgub Sulut 2010.

"Hampir 75 ribu orang untuk PPS, KPPS di 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulut." Kata Ardiles

Pelaksanaan sosialisasi menjadi moderator Raymond F Mamahit didampingi Ibu Rita Sophia Darondo dan Wiwidayanti Dampolii sebagai pimpinan KPU Bolmut.

Materi persyaratan calon perseorangan dalam Pilgub Sulut 2020 diawali dari Ibu Yessy Yatty Momongan, S.Th, M.Si bidang Teknik Penyelenggara KPU Sulut. Jumlah persyaratan menjadi calon perseorangan untuk harus memperoleh dukungan 19.812 KTP, minimal memperoleh dukungan di 8 (delapan) daerah kabupaten/Kota se-Sulut; jika dibagi akan memperoleh dukungan 24 ribu KTP setiap daerah pemilihan.

 

"Lima pekerjaan yang Yidak Memenuhi Syarat (TMS) calon perorangan dengan dukungan KTP Elektronik berasal dari anggota TNI, Polri, PNS, Kepala Desa atau perangkat desa" ungkap Ibu Yessy Momongan.

Selanjutnya, mengisi Formulir Model B.1-KWK Perseorangan. Surat Pernyataan Dukungan oleh setiap pendukung yang ditempel dengan fotocopi KTP Elektronik dilampiri Surat Keterangan;

Pertama, disusun secara perorangan (1 pendukung 1 surat pernyataan)

Kedua, ditempel dengan fotocopi KTP Elektronik atau dilampiri

Ketiga, dibuat 1 rangkap asli

Keempat, tanda tangan pendukung tidak perlu dibubuhi materai

Kelima, dikelompokkan berdasarkan wilayah desa atau sebutan lain kelurahan.

Sesion selanjutnya adalah tanya jawab dari Ketua Gerindra Bolmut Hi. Reba Pontoh tentang jaminan honorarium penyelenggara pemilu di TPS serta jaminan keselamatan kesehatan dari tim medis.

Ibu Yessy Momongan menjawab sehubungan dengan beban kerja hanya 1 kotak untuk Pilgub Sulut dan Pilkada di Bolsel, Boltim, serta daerah lainnya, maka berdasarkan surat edaran dari KPU RI tunjangan honorarium bagi setiap KPPS sekitar Rp.2.200.000,- selama enam bulan, dan anggotanya Rp.1,9 juta lebih jelas nanti pada saat pengumuman rekruitmen penyelenggara ad-hoc Pilgub Sulut bulan Januari 2020, dan tim kesehatan akan kita siapkan nanti...

 

Acara ini dihadiri oleh Perwira Penghubung Kodim 1303 Kodim BM Mayor Inf. Nus, Kejaksaan Negeri Bolmut diwakili Kasie DATUN, mewakili Kapolres Bolmut AKP Saiful Tammu, Kasie Intel Polres Bolmut AKP Noldi Harimu, S.Pd, Staf Kesbangpol Pemkab Bolmut Hamsah Lantapon, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (P3) Sidik Binol, Sekretaris P3 Hamza Datukramat, Sekretaris PDI-P Bolmut Zamad Lauma, Wakil Ketua PDI-P Carles Sumaili dan Max Takumansang, Pengurus PAN Bolmut Abd. Kafir Hangkiho, serta pengurus organisasi masyarakat lainnya, termasuk KPMIBU.(*/Gandhi Goma)

Boroko, Sulutnews.com — Rapat Pleno terbuka penetapan perolehan kursi Partai Politik dan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dalam Pemilihan Umum tahun 2019 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) hari ini, Senin (22/07/2019) menghasilkan keputusan yang menetapkan perolehan 20 kursi di legislatif Bolmut.

Rapat Pleno yang dibuka oleh Ketua KPU Bolmut, Djunaidi Harundja, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa Pemilihan Umum merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat.

“Dalam suasana melayani, hari ini kami KPU Bolmut melaksanakan Rapat Pleno terbuka penetapan perolehan kursi Partai Politik dan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dalam Pemilihan Umum tahun 2019,” imbuh Ketua KPU.

Pleno yang dibuka pada pukul 17.00 dihadiri oleh para saksi Partai Politik, calon anggota DPRD Bolmut,  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bolmut, Kepolisian, Forkopimda, insan Pers dan para undangan lain.

Perolehan jumlah kursi per Daerah Pemilihan (Dapil) dan Calon legislatif terpilih dibacakan oleh Anggota KPU Bolmut, Wiwidayanti Damopolii dan Irpan Awumbas, tertuang dalam berita acara bernomor 87.

Akhirnya, pada pukul 19.45,  ketukan palu tiga kali, ketua KPU Bolmut, Djunaidi Harundja menetapkan  20 Calon Legislatif Kabupaten Bolmut dengan Surat Keputusan KPU Bolmut nomor  47.

Berikut jumlah perolehan kursi Partai :

PDIP : 4 kursi
PPP : 4 kursi
Golkar : 3 kursi
PKB : 2 kursi
PAN : 2 kursi
NASDEM : 1 kursi
GERINDRA : 1 kursi
PERINDO : 1 kursi
PKS : 1 kursi
HANURA : 1 kursi

Caleg dan Partai per Dapil,
(Dalam kurung jumlah perolehan suara)

DAPIL 1 (Kaidipang dan Pinogaluman)

  1. PDIP – Abdul Rafik Pangau (1.546)
    2. PPP – Salim Bin Abdullah (1.022)
    3. Golkar – Saiful Ambarak (1.553)
    4. Perindo – Suriyansah Korompot (1.048)
    5. PAN – Juldin Bolota (860)
    6. PKB – Mardan Umar (641)

DAPIL 2 (Bolangitang Barat dan Bolangitang Timur)

  1. PPP – Atiya Pontoh (1.049)
    2. PDIP – Moh. Sofian Goma (498)
    3. Golkar – Sartono Dotinggulo (549)
    4. PAN – Abdul Eba Nani (559)
    5. Nasdem – Mulyadi Pamili (525)
    6. PKB – Imran Hulalango (449)
    7. Gerindra – Budi S. Kohongia (425)
    8. PPP – Yahya Husen S. Pontoh (563)

DAPIL 3  (Bintauna dan Sangkub)

  1. PDIP – Frangky Chendra (1.752)
    2. PDIP – Rekso Binolombangan (1.310)
    3. PPP – Galib Pangko (1.037)
    4. Hanura – Sauda Lakoro (742)
    5. Golkar – Adriansyah Pakaya (509)
    6. PKS – Aktrida Datunsolang (519)

Ketika dikonfirmasi Urban Kaidipang Kompol Made Sumadia, SPd, M.Si. menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan para pengurus parpol, lapisan masyarakat yang telah bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban acara rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan penetapan nama-nama anggota DPRD Bolmut Periode 2019 - 2024 dan sampai acara ini berakhir berlangsung dengan aman terkendali.

"Kami dari pihak keamanan dibantu dari pihak Koramil dan tim intelejen telah semaksimal mungkin menjaga segala sesuatu yang bakal terjadi pada saat penetapan rapat pleno terbuka dan sesuai instruksi Kapolres kita siapkan 40 personil guna mencegah Isyu berkembang dari Parpol Golkar Dapil III Bintauna Sangkub Adriansyah Pakaya terhadap gugatan internal ke Bawaslu tentang belum cukup umur, namun setelah dibacakan oleh KPU Bolmut namanya suadah masuk dalam daftar wakil rakyat Dapil III." Ungkap Kapolsek Urban Kaidipang. (*/Gandhi Goma).

 

Boroko, Sulutnews.com - Ketua KPU Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Djunaidi Harundja, SH dalam sambutan pembukaan sosialisasi pendidikan pemilih perempuan dalam Pemilu 2019 di cafe 'Warung Kopi (Warkop) Basudara Desa Boroko. Sabtu (09/03/2019),  pdimulai dari peran ibu rumahtangga untuk mensosialisasikan tentang proses mekanisme pemungutan suara pada tanggal 17 April 2019, menggunakan hak pilihnya secara aktif. Pemilu ini untuk memilih pemimpin, tapi jangan berhenti disitu, masyarakat terutama perempuan juga harus ikut mengawasi kerjanya, termasuk janji yang mereka sampaikan.

"Peran perempuan dalam Pemilu 2019 diharapkan bisa maksimal karena perempuan harus bisa berperan dalam rangka  pengawasan ataupun untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk datang dan mencoblos ke TPS." Ungkap Harundja.

Pembawah materi peran perempuan dalam pemilu 2019 Sumarno Hilipito, SP mengungkapkan Indonesia merupakan negara pertama di kawasan Asia-Pasifik yang membentuk kementerian khusus untuk meningkatkan peran perempuan. Berbagai kegiatan perempuan mulai bermunculan, hal ini menunjukkan adanya pertumbuhan politik perempuan yang makin besar dan telah banyak membantu melaksanakan program-program pemerintah. Berbagai jabatan politis telah dicapai seperti menjadi menteri, anggota parlemen, ketua partai, bupati, camat, lurah/kepala desa, dan lain-lain. Tetapi jika dilihat dari jumlah maupun pengaruhnya dalam rumusan kebijakan nasional sangatlah kecil.

"Berbagai kegiatan sosialisasi tentang pemilu dilaksanakan dengan sasaran pemilih pemula, selain itu untuk memastikan agar masyarakat terutama pemilih perempuan dan pemilih pemula menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi yang akan datang." Kata Sumarni Hilipito.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara Fardhan Patingki, SH menjelaskan upaya untuk meningkatkan 30 persen keterlibatan perempuan di parlemen sebagaimana tercantum dalam UU No.7 Tahun 2019, merupakan upaya pemerintah dalam melindungi hak partisipasi perempuan di politik, untuk bangkit dari ketertinggalan diberbagai bidang pembangunan seperti politik, ekonomi, hukum serta bidang lainnya. Untuk itu kami menghimbau untuk kaum perempuan 'bersatu' untuk memilih caleg perempuan setiap daerah pemilihan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, upaya ini sekaligus mendukung kemajuan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan kesetaraan gender guna mengejar ketertinggalan dengan negara lain.

Rita Dorondo sebagai pimpinan ketua divisi sosialisasi, pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat dan SDM KPU Bolmong Utara mengatakan dalam dunia perpolitikan Indonesia, Pemilihan Umum dilakukan secara terbuka tidak hanya kaum laki-laki, perempuanpun memiliki hak yang sama untuk memilih dan memilah atau dipilih dalam pemilu serentak 2019.

 

Ismail Mobiliu sebagai ketua divisi komisioner bidang hukum dan pengawasan KPU Bolmong Utara peran dan posisi kaum perempuan dalam dunia politik mengakhiri dan menutup acara sosialisasi pendidikan politik perempuan menyimpulkan perempuan punya hak yang sama untuk berpartisipasi secara aktif membangun kehidupan demokrasi melalui pemilu. Perempuan mempunyai hak untuk ikut serta dalam pengambilan kebijakan, termasuk mensosialisasikan kartu suara dimulai dari rumah tangga, tetangga, lingkungan keluarga, kalangan RT/RW. Dengan demikian melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan perempuan bisa berperan serta dan lebih aktif dalam menyalurkan hak pilihnya, agar bisa mengajak masyarakat untuk turut memilih dan bisa menjadi pengawas, pelapor serta preventif bagi peserta pemilu. (/Gandhi Goma).

Boroko, Sulutnews.com - KPU Kabupaten Bolmong Utara membuka pendaftaran bagi masyarakat umum yang hendak mendaftarkan dirinya sebagai Relawan Demokrasi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Pendaftaran ini telah di buka sejak tanggal 08 Januari lalu, dan akan di tutup pada tanggal 17 Januari 2019.

Tugas pokok relawan Demokrasi ini adalah untuk mensosialisasikan terkait pemilu kepada masyarakat, dan dalam hal ini, KPU akan membagi kelompok ke wilayah enam (6) kecamatan se Kabupaten Bolmong Utara.

Masyarakat dalam 10 basis, antara lain adalah  Pemula, Muda, Perempuan, Penyandang Dissabilitas, Berkebutuhan Khusus, Kaum Marjinal, Komunitas, Keagamaan, Warga Internet, dan Keluarga.

Ketua KPU Bolmong Utara Djunaidi Harundja,SH melalui anggota Pimpinan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat Rita Sophia Darondo menjelaskan bahwa usia minimal bagi 17 tahun, dan pendidikan terakhir Minimal SMA, dan khusus untuk relawan demokrasi yang memilih basis Pemula maka usia maksimal 25 tahun, dan di Kabupaten Bolmong Utara KPU Membutuhkan sebanyak 50 orang relawan.

Rita menjelaskan bahwa tujuan utama dari dibentuknya Relawan Demokrasi ini adalah untuk meningkatkan kualitas proses pemilu, meningkatkan Partisipasi Pemilih, yang ketiga meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi, dan yang keempat membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda Pemilu dan demokrasi. Persyaratan administrasi menyiapkan foto copy KTP masih berlaku, foto copy ijazah SLTA atau sederajat, pas photo 4x6 berwarna 4 (empat) lembar.

Rita menegaskan bahwa persyaratan utama dalam menjadi relawan Demokrasi ini adalah bahwa pendaftar bukan Partisan Politik, hal ini di tujukan untuk menjaga independensi KPU.

"Yang paling penting ini non partisan, jadi relawan ini tidak boleh dari basisnya Partai Politik, 5 tahun terakhir tidak boleh menjadi anggota partai Politik, dan yang penting juga mereka ini berkomitmen untuk menjadi relawan Pemilu," jelas Rita Sophia Darondo, Jumat (11/01/2019).(/Gandhi)