Hutang Pemerintah Desa Sejak 2019 Tak Kunjung dilunasi, Pihak Percetakan Bawa Ke Ranah Hukum

Written by  M.Alghifari Jul 28, 2022

Bolangitang, SulutNews.com - Percetakan Media Grafika Mandiri di Bolangitang Kabupaten Bolmut akan melaporkan perihal hutang piutang ke Polisi.

Pasalnya, salah satu desa di Kabupaten Bolmut sejak tahun 2019 mempunyai hutang piutang dengan pihak percetakan  berupa pengadaan papan data Kantor Desa.

Hal ini dikeluhkan oleh pemilik percetakan, Donnie kepada media ini.

"Sudah sejak tahun 2019, hutang yang rencananya akan di anggarkan tahun 2020 hingga 2022 ini belum juga dilunasi, padahal sudah di anggarkan, tapi entah uangnya kemana? jumlahnya memang tidak banyak, tapi karena lalai sehingga tak lagi dilunasi," tuturnya.

Dan kami juga berencana dengan teman teman media lainya akan membentuk tim investigasi liputan, karena laporan dari masyarakat dan aparat desa lainya, mereka menduga adanya praktik serupa bahkan lebih parah lagi dari apa yang di alami pihak percetakan, seperti statetmen dari salah satu aparat "ngoni punya masih bagus, ada barang mar blum bayar lunas. kalu yang lain so dianggarkan mar depe barang nyanda ada" tutur salah satu aparat desa.

Pihaknya juga berencana akan membawa ini ke ranah hukum.

"Sudah berbagai upaya kami lakukan untuk bisa dilunasi, sudah berapa kali kami datangi langsung, tapi tidak ada itikad baik untuk membayar, malah hanya dijanjikan, maka besok kami akan lapor Polisi," ujar Donnie.

Dikonfirmasi hal ini ke Pemerintah Desa yang bersangkutan, melalui Sekretaris Desa, Sabtu 23 Juli 2022 di Kantor Desa yang bersangkutan, Sekdes menyampaikan, ini sudah teranggarkan sejak 2019 tapi memang belum terbayar.

"Saat itu saya belum Sekdes, ini masuk di pengadaan tahun 2019, saya sudah sampaikan ke Sangadi juga, namun kami tak ada dana untuk membayar hutang," ujar sekdes.

Upaya konfirmasi juga terhadap Sangadi yang bersangkutan, senada dengan Sekdes, Sangadi juga menampik hal ini.

"Saya ini cuma Pejabat Sementara, hutang piutang ini tahun 2019, tapi nanti akan saya kordinasikan juga dengan jajaran aparat, karena walau ini sebelum kepemimpinan saya, tapi menyangkut nama desa," ujar Sangadi.

(M.Alghifari)