Rancangan Program BPIP JPM Bumi Patriot Bolmong Utara

Written by  Gandhi Goma Jul 20, 2022

Bolmut, Sulutnews.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila(disingkat BPIP) adalah lembaga yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki tugas membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pembinaan ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan, dan melaksanakan penyusunan standardisasi pendidikan dan pelatihan, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, serta memberikan rekomendasi berdasarkan hasil kajian terhadap kebijakan atau regulasi yang bertentangan dengan Pancasila kepada lembaga tinggi negara, kementerian/lembaga, pemerintahan daerah, organisasi sosial politik, dan komponen masyarakat lainnya. BPIP merupakan revitalisasi dari Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Rabu (20/07/2022).

Lima isu strategis berdasarkan Renstra BPIP 2018-2023 :

  1. Pemahaman Pancasila;
  2. Ekslusivisme social;
  3. Kesenjangan sosial ;
  4. Pelembagaan Pancasila; dan
  5. Keteladanan Pancasila.

Empat isu strategis berdasarkan Renstra BPIP 2020-2024 :

  1. Belum adanya arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila secara nasional.
  2. Belum optimalnya pelembagaan pembinaan ideologi Pancasila dalam penyelenggaraan negara pada kementerian/lembaga/instansi di Pemerintah Pusat dan Daerah.
  3. Melemahnya aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; dan
  4. Belum optimalnya penyelenggaraan tata kelola pemerintahan di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Ketua BPIP RI Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D menjelaskan Panca Mandala adalah bagian dari ikhtiarnya untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila secara sinergis, efektif, efisien dan berdampak luas.

Karena itu, pihaknya ingin merangkum beragam pengalaman, inovasi, terobosan di berbagai level masyarakat ini dalam jejaring yang disebut Jejaring Panca Mandala.

“Kami berharap jejaring ini menjadi wadah berkumpul, berbagi tips, berkoordinasi, bekerja sama dalam rangka menjaga harmoni sosial, utamanya terkait Pembinaan Ideologi Pancasila,” ungkap Prof Yudian.

Berikut Susunan Jejaring Panca Mandala (JPM) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

  1. Gandhi Goma S.H dari Unsur Pers (Ketua merangkap Anggota)
  2. Imaaduddiyn Guhung S.Fil.I Unsur Ormas (Sekretaris merangkap Anggota)
  3. Hamsa Lantapon S.IP dari Unsur Pemerintah Daerah (Anggota)
  4. Rahmat Buhang S.Pt. M.Si dari Unsur Akademisi (Anggota)
  5. Mohamad Kalonta S.E dari Unsur Pengusaha (Anggota).

Deklarasi Jejaring Panca Mandala (JPM) Provinsi dan 15 Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Utara di canangkan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut  pada hari Kamis, 14 Juli 2022. Dihadiri 15 kepala daerah dengan menandatangani nota kesepahaman dengan Ketua BPIP.

Deklarasikan dengan ini bersepakat : “Kami Jejaring Panca Mandala Di Propinsi Sulawesi Utara Bersepakat Membumikan Pancasila dan Mengaktualisasikan Nilai Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Bernegara , Berbangsa dan Bermasyarakat,  Serta mendukung Kolaborasi dan Sinergi Pembinaan  Idiologi Pancasila.”

JPM Bumi Patriot Kabupaten Bolaang Mongondow Utara mendeklarasikan “Pendampingan masyarakat desa agar memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat di desa melalui pembentukan Desa Pancasila Berdikari.”

Langkah pertama yang akan dilaksanakan adalah RANCANGAN PROGRAM JPM BUMI PATRIOT BOLMONG UTARA :

  1. Silaturahmi Bupati, Wabup, Sekda, Kesbang, Polres, Kajari, Pabung (Perwira Penghubung).
  2. Menyelaraskan dan mengsinergikan program Kementrian Agama dalam sosialisasi spiritualisme keagamaan.
  3. Temu Dialog dengan Elemen Lapisan Masyarakat
  4. Program kerja dan sosialisasi menghafal sila-sila Pancasila untuk tingkatan sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, pada saat apel pagi sebelum masuk kelas. Target yang akan diraih agar setiap pelajar/siswa dapat menghafal nilai-nilai Pancasila. Setiap pelajar ditunjuk secara acak untuk tampil ke depan barisan apel pagi minimal 3 orang untuk mengucap Pancasila dengan intonasi yang dinamis penuh semangat dengan suara lantang.

Berikutnya setiap sekolah menyiapkan “Kantin Kejujuran” untuk menghitung sendiri apa yang sudah disantap dan menyerahkan atau membayarnya pada kotak transparan tanpa kasir. Tujuan akhir dari program ini melatih para pelajar/siswa untuk berlaku jujur dalam ucapan dan perbuatan atau menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Pembangunan Tugu Pancasila Di Batas Desa / Kecamatan Kabupaten Bolmong Utara.
  2. Perluasan jejaring JPM Dan Deklarasi Kita Indonesia Kita Pancasila.

 (**/Tim Redaksi)