Manado, Sulutnews.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw terus berkomitmen mewujudkan pemerintahan bersih dan bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas dari semua pejabat eselon II lingkup Pemprov Sulut, belum lama ini.

Pun, komitmen tersebut ditindaklanjuti oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagaimana instruksi Gubernur Olly  dan Wagub Kandouw.

Seperti terpantau di Dinas Kominfo Persandian dan Statistik. Para pejabat eselon III dan fungsional melakukan penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja yang dipimpin Kepala Diskominfo Sulut, Steven Liow, Senin (17/1/2022).

Penandatanganan pakta integritas dan perjanjian kerja, Sesuai intruksi pak Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, “semua pejabat eselon dan pejabat fungsional wajib melakukan penandatanganan pakta integritas,” ungkap Kadis Liow.

“Tujuannya yaitu untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bekerja sesuai aturan berlaku,” sambungnya. (*/Fanny)

Manado,Sulutnews.com - Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara dr. Fransiscus Andi Silangen, didampingi Sekretaris  Dewan Glady Kawatu SH. MH, menerima kunjungan Pengurus Harian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara, di ruang kerja Ketua DPRD Provinsi Sulut, Senin (17/1/2022) Sekira Pukul 14: 00 Wita.

Mewakili Ketua PWI Sulut Voucke Lontaan Hadir langsung dalam audiensi yakni, Sekretaris PWI Sulut Merson Simbolon, Wakil Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan Adrianus R. Pusungunaung, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Fernando Lumanauw, Wakil Sekretaris Fanny Waworundeng dan Penasehat  PWI Sulut Lexi Kalesaran.

Sebelumnya, Silangen mengucapkan selamat atas pelantikan Pengurus PWI Sulut periode 2021-2026 yang lalu. Sambil berharap agar PWI Sulut  terus meningkatkan kerjasama dengan DPRD Provinsi Sulut yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Kerjasama dan sinergitas ini harus berlanjut, baik dalam pemberitaan maupun silaturahmi. Kita sama-sama memberikan kontribusi yang positif dalam menyajikan informasi yang benar untuk dipublikasikan,” ujar Silangen.

Silangen pun mendukung visi dan misi PWI Sulut untuk meningkatkan kualitas seluruh anggota PWI melalui UKW atau Uji Kompetensi Wartawan.

“Saya berharap ke depan seluruh wartawan di Sulut sudah berkompeten. "Apalagi hal ini sangat baik untuk kepentingan wartawan yang bersangkutan, sehingga melalui UKW ini seluruh wartawan di Sulut nantinya lebih profesional dalam menjalankan profesinya,” kata Silangen.

Lebih lanjut dijelaskan Silangen bahwa Pihaknya mendukung Kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) yang bakal di gelar oleh PWI Sulut pada 9 Februari 2022.

"Kami Doakan agar  kegiatan ini dapat berlangsung dengan sukses, tentunya DPRD Provinsi Sulut siap mendukung HPN 2022, tukas Silangen.

Sementara itu Sekretaris PWI Sulut Merson Simbolon juga menghaturkan terima kasih kepada Ketua DPRD Provinsi Sulut yang telah menyambut baik kunjungan ini.

Mewakili seluruh Pengurus PWI Provinsi Sulut Kami sampaikan banyak terimakasih atas dukungan DPRD Provinsi di HPN 2022 yang akan digelar di Sulawesi Utara.

Dijelaskan Merson saat ini Panitia HPN 2022 sudah terbentuk dan sementara mempersiapkan program - progaram yang bakal di sukseskan untuk memeriahkan kegiatan di HPN nanti.

Atas dukungan Dari DPRD Provinsi Sulut, kami haturkan banyak terimakasih ucap Simbolon.

Lanjut dijelaskan Merson, jumlah anggota PWI Sulut yang telah berkompoten sampai saat ini kurang lebih 600 orang yang tersebar di Kabupaten/Kota di Sulut.

Pihaknya juga berharap seluruh anggota PWI Sulut dapat membangun sinergitas yang baik dengan DPRD Provinsi Sulut. "Kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara PWI Sulut dan DPRD Provinsi Sulut harus dijaga dengan baik,” Imbuhnya. (Adrian)

Manado, SulutNews.com -- Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Manado Brigjen TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya S.E., CFrA., memimpin ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi, Manado, pada Jumat (14/1/2022).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Dharma Samudera Tahun 2022, sekaligus untuk mengenang jasa para pahlawan kusuma bangsa yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan.

Prosesi ziarah dan tabur bunga diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan yang berlangsung secara hikmat dipimpin Danlantamal VIII.

Dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga di pusara TMP Kairagi serta tabur bunga di makam para pahlawan yang dilakukan peserta ziarah.

Ziarah rombongan tersebut diikuti antara lain Para Pejabat Utama Lantamal VIII, Danyonmarhanlan VIII Bitung, Danlanudal Manado, Para Pengurus Jalasenastri Korcab VIII DJA II, Para Perwira, Bintara dan Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Mako Lantamal VIII.

(***/Tamura)

Manado, Sulutnews.com – Di awal tahun 2022, Gubernur  Olly Dondokambey melantik Dr Lynda Watania MM sebagai Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Sulut, Selasa (04/01/2022) di ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut.

Acara pelantikan dihadiri Sekprov Gammy Kawatu, sejumlah pimpinan OPD, pejabat struktural dan staf di lingkungan pemprov Sulut.

Lynda Watania sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Kadis Dukcapil sebelumnya dijabat oleh Pelaksana Tugas Voura Kumendong.

Pelantikan Kadis Dukcapil dirangkaikan dengan pemberian nota Dinas Pelaksana Tugas Kadis Perhubungan kepada Sekretaris Dinas Perhubungan Ishak Rey.

Gubernur Olly  berharap agar pejabat yang baru dilantik untuk melanjutkan program kerja dan meningkatkan hubungan baik yang telah dibangun pejabat sebelumnya, khususnya Didukcapil ke Kemendagri dan pihak terkait lainnya terutama peningkatan pelayanan.

“Saya minta Kadiscapil baru untuk menjaga hubungan baik dengan Pemerintah Pusat dan pihak lain, yang telah dibangun sedemikian rupa oleh kadis sebelumnya.” Ucap Gubernur Olly.

“Saya kira mutasi atau rolling di pemerintahan menjadi suatu hal yang biasa. Menjadi hal penyegaran. Semangat ini saya minta sebagai pejabat tinggi pratama di mana pun Anda ditempatkan bagian dari pemerintah provinsi. Kerja bersama koordinasi dalam rangka peningkatan pelayanan ke masyarakat lebih ditingkatkan,” tegas Gubernur Olly.

Ia mengharapkan Watania berada di Dukcapil-KB Sulut, menunjukan kerja yang sama seperti saat di Dinas Perhubungan Sulut.

“Tugas dan tanggung jawab membangun Sulut tambah hebat ke depan,” tukasnya. (*/Fanny)

Manado, SulutNews.com -- Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Manado mendampingi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dodokambey, S.E. melaksanakan peninjauan jalan tol Manado-Bitung pada ruas kilometer 26 seksi Danowudu ke seksi Bitung, pada Selasa (21/12/2021).

Pada kesempatan tersebut Gubernur Sulut mengatakan bahwa dengan selesainya ruas tol dari Danowudu sampai Bitung, berarti sudah dapat dioperasionalkan, terutama untuk melayani masyarakat dalam rangka Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Ia juga menyampaikan pihaknya akan segera mengeluarkan edaran, kendaraan besar seperti konteiner yang hendak menuju Manado dan Airmadidi harus lewat jalan tol supaya tidak ada kemacetan di jalan Bitung.

"Untuk penggunaan dari dan seksi Danowudu ke Bitung, semua kendaraan gratis di tanggal 23 Desember 2021 sampai 4 Januari 2022," kata Gubernur.

Gubernur Sulut berharap dengan hadirnya jalan bebas hambatan tol Manado Bitung tersebut penanganan lalu lintas di Provinsi Sulut makin tertib dan kemacetan yang kerap terjadi di ruas jalan Bitung Manado bisa teratasi.

Turut hadir Walikota Bitung Maurits Mantiri, Danlanudsri, Marsma TNI M. Satrio Utomo, S.H., Dirut Jasa Marga Manado Bitung, Charles Lendra, GM. Teknik Jasa Marga Manado-Bitung, Gultom, Kadishub Prov Sulut Linda Watania dan Pejabat Forkompimda Kota Bitung.

(***/Tamura)

Manado, Sulutnews.com - Wakil Gubernur Sulut (Wagub) Steven Kandouw puji  dan memberi apresiasi kinerja Kementerian Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) hinga kedaerah Sulut karena sudah membantu dan berkolaborasi dan menunjang pembangunan daerah.

"Saya atas nama Gubernur dan masyarakat Sulut mengapresiasi kinerja Kementerian dan Kanwil ATR/BPN Sulut" kata Wagub Kandouw dalam acara Penyerahan Sertipikat Gratis oleh Kementrian ATR/ BPN yang dilakukan secara virtual dikantor Gubernut Sulut Rabu (15/12).

Penyerahan oleh Menteri ATR/BPN Sofyan Jalil dari Jakarta untuk tiga Provinsi yakni Sulut, Bali dan Provinsi Kalimantan Barat. Untuk Sulut sekitar 10.000 sertifikat gratis lewat program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lebgkap (PTSL) namun diwakili 100 masyarakat dari beberapa Kabupaten dan kota.

Wagub mengatakan dengan pemberikan sertifikat gratis maka warga banga karena status tanah sudah ada sertifikat. Ia betharap Kanwil ATR/ BPN tetap berkolaborasi terus dalam mendukung road map pembangunan Sulut kedepan"Kami butuh dukungan Kanwil ATR/BPN agar lancar pembangunan daerah kedepan" kata Wagub.

Warga Kepulauwan

Sementara itu Kepala Kanwil ATR/ BPN Sulut Lufty Zakarya mengatakan 10.000 sertifikat yang diberikan secara gratis PTSL ini sudah dilakukan sejak 2017 dan sudah sekitar 48 persen bidang tanah di Sulut yang sudah bersertifikat. Pihaknya akan berupaya agar enam tahun kedepan bisa semua satu juta bidang tanah bersertipikat. Kalau dana memadai dan dukungan warga  bisa enam tahun lagi sudah bisa terealisasi. Saat ini warga di pulau pulau sudah banyak yang dapat sertipikat gratis PTSL. Tahun depan 2022 pulau Bangka di Likupang mssuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata akan dibuat sertipikat.

Menteri ATR/ BPN Sofyan Jalil dalam sambutannya secara virtual mengatakan pemberian sertifikat gratis lewat program PTSL ini merupakan program Presiden Joko Widodo untuk membantu masyarakat didaerah daerah. Ia berharap agar program PTSL harus kita dukung bersama pemerinta daerah. Program ini kita terus lakukan agar semua masyarakat Indonesia bisa sudah bersertipikat tanahnya. Ini juga memudahkan warga bila akan meminjam uang di Bank.Sejumlah warga yang menerima sertipikat namun engan menyebutkan namanya kepada Sulutnews merasa banga dengan mendapat sertipikat gratis. "Kami kalau tidak gratis sulit untuk membuat sertipikat" kata sejumlah warga.(/Fanny)

Mitra,sulutnews.com - Perwujudan janji di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) di bawah pimpinan Bupati James Sumendap dan Wakil Bupati Jesaja Legi mampu menghadirkan kebijakan yang cepat dan tanggap menghadapi bencana non alam Pandemi COVID-19.

Penanganan COVID-19, baik lewat pembatasan kegiatan masyarakat hingga menggalakkan program vaksinasi, terus dimaksimalkan guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Upaya tersebut mampu membawa Kabupaten Mitra masuk PPKM level 1 dan dikategorikan zona hijau berdasarkan peta risiko. Sementara sadar bahwa bencana non alam ini juga turut berdampak bagi kesejahteraan masyarakat, Pemkab Mitra melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sembako bagi masyarakat yang terkena dampak. Beberapa kecamatan, yakni Ratatotok, Touluaan Selatan, Tombatu, Tombatu Timur, Silian Raya, dan Touluaan, telah tersentuh bantuan sembako tersebut.

Penyaluran bantuan sembako masih berlanjut untuk kecamatan lain dan dipastikan menjangkau seluruh kecamatan, seperti Ratahan, Ratahan Timur, Pasan, Belang, Tombatu Utara, Pusomaen, dan proses penyaluran dipastikan tepat sasaran.Adapun sembako yang disalurkan berupa beras, ikan, kaleng, telur, susu, dan kacang hijau.Bantuan bagi Penyandang Disabilitas.

Di masa Pandemi COVID-19, Pemkab Mitra juga memberikan perhatian bagi penyandang disabilitas yang terdampak. Bekerja sama dengan Balai Netra Manado, Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan bagi kaum disabilitas. Dipusatkan di dua kecamatan, yakni Tombatu dan Ratahan, sekitar 40-an penyandang disabilitas menerima bantuan berupa tongkat, tas, kaos, masker, dan hand sanitizer. Seluruh bantuan ini merupakan komitmen Pemkab Mitra demi menjamin keselamatan warganya di masa pandemi.

Bantuan Penguatan Ekonomi

Tak hanya bantuan sosial, Pemkab juga menyiapkan bantuan bagi warga Mitra, dalam upaya mengembalikan gairah perekonomian masyarakat di tengah pandemi, yang bantuan tersebut disebar ke sejumlah dinas.

Pada Dinas Pertanian, Pemkab Mitra memberikan bantuan kepada para petani berupa mesin paras serta pupuk, untuk mengairahkan sektor pertanian yang terdampak COVID-19.

Dinas Perikanan, bantuan diberikan kepada para kelompok pembudidaya ikan, seperti benih ikan, serta pakan dalam rangka meningkatkan kembali produksi ikan air tawar.

 

Sedangkan pada Dinas Perindagkop dan UMKM, Pemkab Mitra memberikan bantuan berupa peralatan usaha kepada para pelaku UMKM yang terdampak akibat pandemi COVID-19.

Bantuan juga disiapkan Pemkab Mitra pada Dinas Ketahanan Pangan, untuk meningkatkan produksi tanaman pangan dengan memberikan bantuan kepada para petani holtikultura berupa bibit, serta mesin gilingan untuk mengolah hasil tanam.

Adanya sejumlah bantuan tersebut diharapkan, ekonomi masyarakat akan lebih baik, dan mampu mengembalikan perputaran sejumlah sektor perekonomian daerah yang terdampak pandemi COVID-19.

Penanganan Pasien COVID-19

Pemkab juga menyiapkan langkah-langkah penanganan bagi para pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19, dengan menyiapkan rumah isolasi terpadu di Ratatotok.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemkab Mitra menyiapkan anggaran untuk mendukung operasional rumah isolasi tersebut.

Dengan adanya rumah isolasi tersebut, Pemkab Mitra memberikan solusi kepada masyarakat untuk melakukan isolasi di tempat khusus yang telah disiapkan pemerintah, dan sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden agar setiap daerah mempunyai tempat isolasi terpadu.(advetorial)

Manado, SulutNews.com -- Pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat terus dijalankan pemerintah sampai saat ini. Terhitung pada akhir bulan Oktober 2021, sudah sekitar 119 juta masyarakat Indonesia yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk dosis pertama.

TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado beserta Lanal Jajarannya secara rutin menggelar serbuan vaksinasi maritim dalam rangka mendukung program nasional tersebut.

Dinas Kesehatan (Diskes) Lantamal VIII melalui Balai Kesehatan (BK) melaksanakan vaksinasi kepada 18 orang diantaranya 2 dosis pertama dan 16 orang dosis kedua dengan jenis vaksin Sinovac, Astrazeneca maupun Moderna.

Selanjutnya vaksinasi rutin bertempat BK Lanal Tahuna dengan lima orang vaksinator dan lima orang pendukung memberikan vaksinasi jenis Sinovac dan Astrazeneca dosis pertama kepada 25 orang dan dosis kedua kepada 6 orang.

Sementara itu sejumlah tenaga kesehatan Lanal Gorontalo berhasil memberikan vaksin kepada 107 orang dimana 38 orang dosis pertama dan 63 orang dosis kedua menggunakan jenis vaksin Sinovac dan Pfizer.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Manado Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA, pada Jumat (3/12/2021) mengatakan bahwa serbuan vaksinasi maritim di jajaran Lantamal VIII rutin dilaksanakan.

"Guna mendukung proses percepatan vaksinasi nasional, kita juga bisa berkontribusi untuk mendorong masyarakat melakukan vaksinasi”, katanya.

Selama kegiatan vaksinasi Covid-19 di beberapa tempat jajaran Lantamal VIII tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sampai dengan selesai pelaksanaan vaksinasi tidak ditemukan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

(***/Tamura)

Manado, SulutNews.com -- Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Brigjen TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA. memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Tim Intelijen (Dantim Intel) Lantamal VIII, bertempat di Pendopo Mako Lantamal VIII, Jalan Yos Sudarso No.1 Kairagi Weru, Paal Dua, Manado, pada Rabu (24/11/2021).

Acara serah terima jabatan Dantim Intel Lantamal VIII diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan, penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan jabatan serta penandatanganan Pakta Integritas bagi pejabat baru.

Jabatan Dantim Intel Lantamal VIII yang sebelumnya dijabat Letkol Laut (E) Rudy Sokabla, S.T., M.Tr. Opsla diserahterimakan kepada Mayor Laut (P) Mochamad Zaki Hartawan M.Tr. Opsla. Setelah selama setahun menjabat sebagai Dantim Intel Lantamal VIII Letkol Laut (E) Rudy Sokabla S.T., M.Tr. Opsla selanjutya akan melanjutkan tugas sebagai Paban Pamgal Guspurla Koarmada II, sementara itu Mayor Laut (P) Mochamad Zaki Hartawan M.Tr. Opsla merupakan perwira lulusan AAL Angkatan-49 Tahun 2003 yang baru saja menyelesaikan Pendidikan Regular Seskoal Angkatan-LIX Tahun 2021.

Usai pelaksanaan acara Sertijab, Danlantamal VIII memberikan cinderamata kepada pejabat lama, yang dirangkai dalam acara ramah tamah bertempat di Gedung Yos Sudarso.

Pada kesempatan tersebut Danlantamal VIII menyampaikan bahwa serah terima jabatan pada hakekatnya adalah proses regenerasi sebagai bentuk manajemen organisasi dan pembinaan personel dalam pemenuhan kebutuhan organisasi untuk mencapai kinerja organisasi yang optimal.

Danlantamal VIII juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian Letkol Laut (E) Rudy Sokabla S.T., M.Tr. Opsla selama menjabat sebagai Dantim Intel Lantamal VIII dan berharap dapat lebih sukses di penugasan yang baru.

Ucapan selamat juga disampaikan Danlantamal VIII kepada Mayor Laut (P) Mochamad Zaki Hartawan M.Tr. Opsla sebagai Dantim Intel Lantamal VIII yang baru. Turut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Wadan Lantamal VIII Kolonel Laut (P) May Frangky Pasuna Sihombing CHMRP, Para Asisten Danlantamal VIII, Dansatrol Lantamal VIII, Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja jajaran Lantamal VIII.

(***/Tamura)

Manado, Sulutnews.com --- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (17/11/2021), menggelar rapat paripura terkait Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Provinsi Sulut tahun 2022 dan Pengambilan keputusan terhadap ranperda tentang APBD provinsi Sulut tahun anggaran 2022. Pada rapat paripura dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut dr. Fransiscus Andi Silangen, didampingi wakil ketua, Vicktor Mailangkay, dan Billy Lombok, serta dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Steven O. E Kandouw.

 

Rapat paripurna didahului dengan pembacaan surat masuk yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu, yang dilanjutkan dengan laporan Bapemperda DPRD Sulut yang disampaikan oleh Ketua Bapemperda Careig N. Runtu. Dalam laporannya, CNR menyampaikan bahwa program pembentukan peraturan daerah adalah instrumen perencanaan program pembentukan peraturan daerah yang dilakukan secara terencana, terpadu, dan sistematis yang dilaksanakan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun, serta disusun berdasarkan skala prioritas dan ditetapkan sebelum rancangan peraturan daerah tentang APBD disahkan.

"Pentingnya perencanaan dan proses penilaian terhadap rencana produk peraturan daerah sebagai langkah awal pembentukan instrumen hukum di daerah tidak terlepas dari kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, setiap rancangan peraturan daerah yang masuk dalam propemperda, disamping soal kuantitas sangat penting juga memperhatikan kualitas rancangan peraturan daerah, sehingga nantinya propemperda yang dihasilkan dapat memberikan solusi kebutuhan hukum bagi masyarakat," kata CNR.

Adapun ranperda usul prakarsa gubernur yang disampaikan berdasarkan surat gubernur Sulut nomor 180/21.6289/sekr-ro.hukum tanggal 11 november tahun 2021 hal penyampaian usulan propemperda tahun 2022, berjumlah 11 (sebelas) ranperda, yakni :  1. Ranperda tentang pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah 2. Ranperda tentang pengelolaan tempat pemrosesan akhir sampah regional 3. Ranperda tentang rencana induk pembangunan pariwisata 4. Ranperda tentang pt. jamkrida 5. Ranperda tentang rencana umum energi daerah 6. Rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup provinsi sulawesi utara tahun 2021-2051 7. Ranperda tentang penyelenggaraan pendidikan 8. Ranperda tentang kawasan tanpa rokok 9. Ranperda keamanan pangan segar 10. Ranperda tentang pencegahan dan penanganan korban perdagangan orang di Sulut 11. Ranperda tentang inovasi daerah provinsi Sulut

APBD 2022 yang kita sepakati, meliputi total Pendapatan Daerah sebesar Rp 4.000.115.968.022,-(Empat Triliun, Seratus Lima Belas Juta, Sembilan Ratus Enam Puluh Delapan Ribu, Dua Puluh Dua Rupiah); Total Belanja Daerah sebesar Rp.3.817.647.909.769,-

(Tiga Triliun, Delapan Ratus Tujuh Belas Miliar, Enam Ratus Empat Puluh Tujuh Juta, Sembilan  Ratus Sembilan Ribu, Tujuh Ratus Enam Puluh Sembilan Rupiah); serta Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp.35.000.000.000,- (Tiga Puluh Lima Miliar), dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp.217.468.058.253,- (Dua Ratus Tujuh Belas Miliar, Empat Ratus Enam Puluh Delapan Juta, Lima Puluh Delapan Ribu, Dua Ratus Lima Puluh Tiga Rupiah)," beber gubernur Olly.

 

Gubernur Olly juga mengungkaokan, walaupun kita masih diperhadapkan dengan  pandemi, kiranya di Tahun 2022 nanti, kita dapat mempercepat pemulihan ekonomi daerah melalui reformasi sosial, ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur, sebagaimana arah kebijakan pembangunan daerah yang kita tetapkan.

 

Dengan terus melandainya kasus COVID, mudah-mudahan kita dapat membuat geliat pariwisata kembali meningkat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mempercepat pemulihan ekonomi di daerah Sulut," tutup gubernur Olly. (advetorial//josh tinungki)