Manado,Sulutnews.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pengibaran Bendera Merah Putih dan Pemasangan Umbul-umbul dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (29/7/2021).

Dalam SE ini, Pemprov Sulut meminta kepada jajaran Forkopimda Sulut, para Bupati/Walikota se-Sulut, para pimpinan instansi/lembaga se-Sulut, para kepala perangkat daerah/biro, serta para pimpinan BUMN/BUMD/instansi swasta se-Sulut untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dan memasang dekorasi, umbul-umbul, poster, spanduk, baliho atau hiasan lainnya di lingkungan kantor masing-masing secara serentak mulai tanggal 1 Agustus 2021 sampai dengan 31 Agustus 2021;

"Mengimplementasi secara maksimal logo dan desain turunan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI Tahun 2021 kedalam berbagai bentuk media, antara lain desain/tampilan website/media sosial, tayangan pada media televisi dan online, dekorasi bangunan, dekorasi kendaraan/alat transportasi umum dan dinas, produk/souvenir/merchandise, media publikasi cetak dan elektronik," bunyi surat lebih lanjut.

Khusus kepada para Bupati/Walikota, dimintakan pula untuk menghimbau seluruh masyarakat di kabupaten/kota masing-masing agar mengibarkan Bendera Merah Putih, dan memasang dekorasi, umbul-umbul, atau hiasan lainnya di tempat tinggal masing-masing.

SE dengan Nomor : 003/21.4480/Sekr yang ditandatangani oleh Sekdaprov Sulut Edwin Silangen ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretaris Jenderal Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 003.1/3745/SJ Tanggal 30 Juni 2021 perihal Pelaksanaan Pemasangan Bendera dan Umbul-umbul dalam rangka Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI, dengan tembusan ditujukan kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.

Selengkapnya tiga hal yang disampaikan dalam surat edarat tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Dimintakan kepada Bapak/Ibu untuk mengibarkan Bendera Merah Putih, dan memasang dekorasi, umbul-umbul, poster, spanduk baliho atau hiasan lainnya di lingkungan kantor masing-masing secara serentak mulai tanggal 1 Agustus 2021 s.d. 31 Agustus 2021;
  2. Mengimplementasi secara maksimal logo dan desain turunan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI Tahun 2021 kedalam berbagai bentuk media, antara lain desain/tampilan website/media sosial, tayangan pada media televisi dan online, dekorasi bangunan, dekorasi kendaraan/alat transportasi umum dan dinas, produk/souvenir/merchandise, media publikasi cetak dan elektronik. Penggunaan logo dan desain turunan HUT ke-76 Kemerdekaan RI Tahun 2021 agar merujuk pada pedoman yang dapat diunduh pada Website Kemensetneg, setneg.go.id;
  3. Dimintakan pula kepada Bupati/Walikota untuk menghimbau seluruh masyarakat di Kabupaten/Kota masing-masing agar mengibarkan Bendera Merah Putih, dan memasang dekorasi, umbul-umbul, atau hiasan lainnya di tempat tinggal masing-masing. Demikian disampaikan untuk dilaksanakan, atasnya diucapkan terima kasih.

(/Fanny)

Oleh : Yayuk Wullur

Manado, Sulutnews.com - Kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Gubernur Olly Dondokambey berlakukan PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dan Penanganan Kesehatan Pencegahan lonjakan besar Kasus Coronavirus Disease-2019 (Covid-19) di daerah ini, perlu didukung semua pihak.

Dukungan dari pelaku ekonomi kreatif, kuliner, perikanan, perkebunan, maritim, konstruksi, hospitality, permesinan, hubungan luar negeri, dan dari berbagai katagori perusahaan top di Sulut.

Mengapa demikian ? Ditengah kepercayaan masyarakat terhadap  manjurnya Vaksin Covid-19 disertai optimisme pertumbuhan investasi di hampir semua sektor usaha, ditambah kegembiraan pelajar dengan datangnya PPDB tahun 2021, ternyata belum  menjadi jaminan Masa Pandemik akan segera kita lewati.

Tim Satgas COVID-19 Pemerintah RI menyampaikan bahwa sejak Desember 2019 sampai dengan bulan Juli 2021 ini sudah ada 2,49 juta orang Indonesia terinfeksi virus, 2,05 juta sembuh dan 65.457 meninggal dunia. Sedangkan bertambah kasus Juli sebanyak 38 ribu lebih orang.

Khusus di Provinsi Sulawesi Utara di periode pertama ada 15.705 orang terinveksi, 14.340 orang sembuh dan 532 orang meninggal dunia.. Pasca pemberlakuan Normal Baru COVID-19 di Januari 2021, kasus bertambah 833 orang. Dengan begitu Kota Manado kini pun kembali memiliki potensi tinggi penularan Corona.

Upaya antipasi melonjaknya corona gelombang kedua tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Sulut Nomor 440/21.4150/Sekr.Dinkes, menyusul Surat Edaran Walikota Nomor: 004/12.02/KES/548/2021 tanggal 7 Juli Tentang Antisipasi Peningkatan Kasus COVID-19 di Kota Manado. 

Surat edaran tersebut selanjutnya mewajibkan kembali sekolah daring, Ibadah virtual, PNS, pegawai BUMN, THL, perbankan, guru, dosen, awak media bekerja dengan sistim 25% Work From Office (WFO) dan 75% Work From Home (WFH).

Dengan demikian PPKM Mikro pun dapat disebut menjadi kebiiakan atau program unggulan Pemerintah Sulawesi Utara di Bidang Kesehatan dalam rangka penanganan pencegahan penyakit menularan.

Kebijakan PPKM Mikro ini sebenarnya masih mirip dengan kebijakan pemerintah darah pada saat terjadi gelombang pertama penyebaran virus pada manusia diwaktu yang lalu, hanya nama dan sasaran kebijakannya saja yang berbeda tetapi satu tujuan yaitu melindungi seluruh masyarakat sampai pengusaha top dan pejabat pemerintah dari bahaya klaster.

Dalam prakteknya PPKM Mikro memungkinkan semua pelaku ekonomi dan keuangan melakukan merdeka pembatasan aktifitas di luar rumah pada jumlah 50 persen saja, dengan harapan secepatnya bersama pemerintah menemukan hasil yang diinginkan dari PPKM Darurat ini.

Selanjutnya langkah lain kita harapkan ditambahnya program perlindungan kepada seluruh Garda terdepan penanganan COVID-19, terhadap tenaga kesehatan/nakes, pelaku ekonomi kreatif tetap perlu dilanjutkan melalui prosedur pemberian suntikan vaksin untuk terciptanya kelompok masyarakat merdeka hert immunity (kekebalan terhadap virus).

Demikian pula terbukanya kesempatan kurang lebih 50 persen dari 271,4 juta lebih jumlah orang Indonesia juga mendapatkan cakupan vaksin.

Lambat atau cepat masyarakat akan mendapatkan merdeka hert immunity-nya yang menjadi pengendalian pencegahan penyakit oleh Tim Satgas Vaksinasi COVID-19 Pemerintah RI dari pusat hingga daerah, dari pejabat yang berkopeten berkapabilitas dalam menangani masalah kesehatan.

Alkata akhirnya kita, harus, harus, dan harus tetap menjaga kesehatan di masa pandemik, memakai masker dan menjaga jarak dan sering cuci tangan.

Melakukan 3T Testing, Tracing,Treamen. Bahkan lebih ekstrim ikut prosedural vaksinasi Kemenkes sehingga kelak kita dapat menunjukan Sertikatnya, jika kolega ataupun mitra kerja meminta bukti. (Sulutnews.com/Penulis adalah Pengurus PWI Cabang Sulut Seksi Pendidikan).

Manado, Sulutnews.com - Sejumlah Sekolah di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa siap melaksanakan proses belajar secara daring sesuai petunjuk Pemerintah pusat dan Pemprov Sulut serta Kabupaten dan Kota karena masih tingi Covid 19.

Menurut Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMKPP) Kalasey Kabupaten Minahasa Drs Jemmy Jeremias kepada Sulutnews Selasa (6/7) mereka sudah siap untuk melakukan belajar daring. Kita harus ikut petunjuk pemerintah karena masih tingi kasus Covid 19. "Kita utamakan kesehatan,  Instruksi pemerintah Pusat dan Gubernur Olly Dondokambey kita harus patuhi " kata Kepsek.

Sekolahnya sebenarnya sudah siap untuk belajar tatap muka pada Senin 12 Juli nanti. Semua peralatan dan tempat cuci tangan Vaksinasi bagi guru guru dan staf serta siswa sudah dilakuan sebagian. Cuma karena ada arahan dan Gubernur kita harus ikut.  Siswanya memang tersebar di 15 Kabupaten dan Kota termasuk sekitar 250 siswa baru dan sekitar 300 siswa kelas 11 dan 12. Ini memang tidak mudah untuk daring bagi sekolahnya karena siswa siswa tempat tingalnya jauh ada di Bolmong Raya dan Kepulauan Sangihe dan Talaut serta Kab Minsel dan Mitra. Meski sulit kita akan lakukan belajar daring seperti  awal tahun 2020 disaat Covid baru masuk.

Hal yang sama juga dikatakan Kepsek SMA Negeri 9 Manado Drs M Tungangi  kepada Sulutnews.com secara terpisah Selasa (6/7). Kepsek mengatakan sekolah sudah terbiasa dengan belajar jarak jauh daring. Kita itu arahan pemerintah demi kesehatan siswa dan guru guru. Memang sudah banyak guru guru dan siswa serta staf yang divaksin, namun karena arahan Gubernur Sulut kita harus belajar daring Senin 12 Juli. Memang siswanya sekitar 2.000 lebih siswa, namun kita berupaya lakukan lebih baik untuk belajar daring agar kualitas pendidikan baik  begitu juga kesehatan baik juga. Peralatan cukup baik dan lengkap, kepada siswa-siswa baru kami sudah sampaikan bersama orang tua murid mengenai belajar daring. “Kita berharap harus ada kerja sama yang baik sekolah dan oranga tua siswa”, katanya.

Sementara itu Kepsek SMP Negeri 8 Manado Noldi Nayoan Spd secara terpisah mengatakan sekitar 350 sisw baru sudah siap belajar jarak jauh daring bersama siswa kelah 8 dan 9 sekitar 1500 siswa. Kita sudah siap dengan belajar tatap muka namun karena ada arahan dari pemerintah kita harus siap belajar daring. Siswa memang banyak kita akan usahakan yang jaringan kurang baik dan siswa tidak ada HP yang baik Guru guru akan datangi rumah."Kesehatan kita utamakan"Kata Kepsek Noldi didampingi Wakil Kepsek Drs Singal MPd.

Sementara Kepsek SMP Negeri I Manado. Drs M Tumiwa MPd mengatakan pihaknya ikut arahan pemerintah untuk belajar daring. Sebelumnya Gubernur Sulut Olly Dondokambey sudah keluarkan istruksi untuk belajar daring mulai 12 Juli karena pandamy Covid ada peningkatan.(/fany)

Manado, SulutNews.com -- Serbuan Vaksinasi Masyarakat Maritim yang di gelar TNI-AL terus berlangsung di berbagai tempat, dalam rangka memutus penyebaran Covid-19 termasuk di Pulau Terluar.

Dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Patola II-VIII-27 Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII melaksanakan serbuan vaksin di Pulau Mantehage yang merupakan salah satu pulau terluar yang berada di Sulawesi Utara, pada Senin (5/7/2021).

Komandan Lantamal VIII (Danlantamal) VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya S.E., CFrA., yang turut langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan Lantamal VIII berperan aktif dalam melaksanakan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam program serbuan vaksinasi Covid-19 dengan target satu juta vaksin perhari.

"Kegiatan ini difokuskan kepada masyarakat Pulau Mantehage yang didalamnya terdapat empat desa yaitu Desa DesaTinongko, Buhias, Bango dan Tangkasi. Diharapkan dengan pemberian vaksin kepada seluruh masyarakat dapat memutus penyebaran Covid-19", kata Danlantamal VIII.

"Kedatangan kami disini dalam rangka memberikan vaksinasi kepada masyarakat semata-mata untuk memutus rantai penularan Covid-19, terlebih adanya varian baru yang lebih cepat penularannya. Untuk itu disampaikan kepada masyarakat jangan takut divaksin dijamin aman, selanjutnya yang terpenting tetap patuhi protokol kesehatan", tambah Danlantamal VIII.

Sementara itu Hukum Tua Desa Tangkasi, Laurensi Tataung pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Lantamal VIII, Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara dan Kepolisian Resort Wori atas terselenggaranya serbuan vaksinasi Covid-19.

"Saya berharap hal ini dapat terus berlanjut dalam bidang lainya dalam rangka mensejahterakan masyarakatnya", kata Laurensi.

Laurensi Tataung juga menghimbau kepada masyarakat agar dalam pelaksanaan vaksinasi tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu menjaga jarak dan memakai masker.

Serbuan vaksinasi Lantamal VIII tersebut melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Lantamal VIII bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa dan Puskesmas Tinongko dan berhasil memberikan vaksin kepada 268 orang dengan tidak terdapat Kejadian Ikuta Pasca Imunisasi (KIPI).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asintel, Asops dan Aspotmar Danlantamal VIII, Kadiskes Lantamal VIII, Kadiskes Kabupaten Minahasa Utara, Kapolsek Wori dan Babinsa Tangkasi.

(***/TamuraWatung)

Sulut, Sulutnews.com – Ketua Umum KONI Sulut, Steven Kandouw secara simbolis menyerahkan honor atlet dan pelatih yang akan berlaga di PON XX Papua, September-Oktober 2021, sekaligus memberikan arahan kepada atlet dan Pelatih di Aula Mapalus, Kantor Gubernur, Senin (5/7/2021).

"PON Papua sudah tidak lama lagi. Waktu persiapan kita kurang dari 2 bulan. Baik itu persiapan teknis maupun non teknis, semuanya harus dimatangkan lewat mekanisme yang komperensif. Contohnya dengan intensitas dan kualitas latihan yang perlu ditambah. Harapannya dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan dari teman-teman atlet," kata Wagub saat memberikan arahan.

"Ini uang saku bukan sekadar jadi motivasi, tapi juga bekal dalam mempersiapkan diri sebaik mungkin," imbuh Wagub Steven.

Lebih lanjut Wagub menjelaskan bahwa tiap tanggal 1 honor atlet dan pelatih langsung cair, atlet menerima honor Rp 2 juta per bulan, dan pelatih Rp 3 juta per bulan.

Mereka menerima honor sejak Maret 2021. Kali ini sudah dibayarkan honor terhitung Maret, tahap berikutnya April, Mei, dan Juni 2021.b“Jadi ini menstimulus atlet untuk mempersiapkan diri lebih baik, dan lebih komprehensif menghadapi PON Papua,” ujar Wagub.

Para atlet mulai Juli 2021 sudah masuk pemusatan latihan di Tondano, Minahasa. Sebanyak 122 atlet siap berlaga di PON XX Papua terdiri dari 21 cabang olahraga.

Ia optimistis persiapan tim PON Sulut sudah komprehensif “Pasti menghasilkan prestasi yang baik bagi atlet kita,” kata Steven.

KONI tak mematok target spesifik untuk perolehan medali, namun ia yakin akan lebih baik dari PON sebelumnya, namun berharap PON XX 2021 ini memperbaiki prestasi hasil yang diraih pada PON XIX di Jawa Barat 2016. (/Fanny)

Berikan 8 Catatan Strategis Terkait Pertanggungjawaban APBD 2020

Manado, Sulutnews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara kembali menetapkan Pengambilan keputusan terhadap rancangan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara tentang Pertanggungjawaban APBD Tahun 2020 menjadi Peraturan Daerah. Pengambilan keputusan terhadap Ranperda APBD tahun anggaran 2020 dilaksanakn melalui rapat paripurna yang dipimpin langsung Kerua DPRD Sulut Fransiskus Andy Silangen dan dihadiri oleh Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steweno OE Kandouw.

Saat menyampaikan sambutannya Gubernur Olly Dondokambey mengatakan penetapan pertanggungjawaban APBD 2020 menjadi Peraturan Daerah adalah salah satu tahapan dalam siklus penyelenggaraan pemerintahan agar terjadi kesinambungan pembangunan daerah yang berkorelasi dengan pembangunan nasional sehingga keberhasilan proses pembangunan mampu diukur untuk kemudian dijadikan patokan pada pelaksanaan program dalam APBD selanjutnya.

 

Dalam kaitan penetapan Ranperda APBD tahun 2020 menjadi Perda, sebagaimana hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah, yang dibacakan oleh Anggota DPRD Amir Liputo, diuraikan jika pengambilan keputusan terhadap ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2010 didasarkan pada pembangunan yang menjadi tanggung jawab bersama dan pembangunan yang bermakna sebuah perubahan.

 

Kita harus menjalankan pembangunan yang berkesinambungan dengan mengikuti persyaratan dengan merupakan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian covid 19 komponen Pembangunan Daerah ini untuk senantiasa bersinergi dalam melakukan percepatan di sektor-sektor strategis pembangunan pemulihan kondisi daerah dan negara yang maju di Asia Pasifik. Situasi pandemi covid 19 kita belum tahu sampai kapan ini bisa berakhir tapi saya percaya dan yakin keberadaan pemerintahan OD-SK  bersama DPRD mampu menyelenggarakan pemerintahan yang baik.

 

Ada sedikitnya 8 catatan strategis yang menjadi perhatian DPRD dalam kaitan fungsi pengawasan yang diberikan terhadap pelaksanaan pertanggungjawaban APBD tahun 2020 diantaranya terkait program pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) harus didukung dengan SDM yang berkopetensi, penyerapan anggaran dapat lebig dioptimalkan serta mengevaluasi kinerja SKPD, Penanganan Covid 19 dapat lebih dipersiapkan termasuk alokasi anggaran, Penonaktifan kartu BPJS dan KIS dalam Anggaran APBD harus memiliki mekanisme, indikator dan tolak ukur yang jelas agar peserta tidak kebingungan seperti apa mekanisme yang akan dilakukan pasca penonaktifan.

 

Pelaksanaan paripurna penetapan Ranperda pertanggungjawab APBD Tahun 2020 menjadi Ranperda  yang digelar Rabu (30/6/2021) tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan dan dihadiri jajaran SKPD dilingkup pemerintah Provinsi Sulut. (Advetorial/DPRD Sulut)

Manado, Sulutnews.com - Acara pelantikan pengurus PWI Sulawesi Utara, masa bakti 2021 - 2026 di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, dihadiri langsung Ketua Umum PWI Pusat, Atal S.Depari, dengan menyerahkan pataka PWI kepada ketua terpilih Drs Voucke Lontaan, Rabu, 30 Juni 2021.

Dalam sambutannya Atal S.Depari meminta agar Pemerintah jangan ragu bersinergi dengan PWI, apalagi saat ini PWI Sulut mempunyai anggota yang cukup mumpuni berjumlah lebih dari 500 orang, dari berbagai Flatform Media, baik cetak, elektronik dan media online.

Atal Menambahkan "dari 10 program PWI, 1 sampai 9 adalah pendidikan dan latihan, sisanya ke 10 adalah lain-lain”, program UKW sudah berjalan dengan baik, namun perlu ditingkatkan terus dengan bersinergi dengan pemerintah.

Sejalan dengan program pendidikan dan pelatihan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Daerah Provinsi Sulut Christiano Talumepa mendukung peningkatan profesionalisme wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Talumepa menantang kepengurusan baru PWI Provinsi Sulut untuk meningkatkan UKW. Karena menurut Talumepa, saat ini UKW bagi wartawan di Sulut khususnya jenjang utama masih minim. “Sesuai catatan kita, untuk jenjang UKW utama di Provinsi Sulut baru ada 15 orang. Ini menjadi salah satu PR bagi kepengurusan baru untuk kembali meningkatkan UKW. Karena memang belum berbanding lurus antara yang sudah UKW dengan jumlah wartawan yang ada. UKW ini sangat penting, wartawan bisa profesional jika sudah melewati tahapan UKW. Apalagi yang utama masih sangat kurang,” tuturnya.

Talumepa mengakui bahwa, saat ini PWI selalu mendukung program pemerintah. Baik menyebarkan informasi serta capaian-capaian yang dilakukan. Talumepa juga menilai bahwa, PWI menjadi garda terdepan dalam penyebarluasan informasi. “Peran PWI diharapkan terus memberikan kemajuan. Kemudian wartawan di Sulut harus mempu memiliki satu persepsi untuk menjadi mitra Pemprov Sulut. PWI juga harus mewujudkan wartawan yang merdeka dan bermartabat. Karena itu saya harapkan UKW lebih ditingkatkan. Agar betul-betul bisa mewujudkan wartawan yang berkualitas. Agar kedepan tidak ada berita-berita yang tidak berimbang atau hanya melakukan konfirmasi kepada satu pihak. Itu untuk menjaga wartawan agar tidak terlibat masalah hukum. Nah disini PWI harus berperan aktif,” terangnya, saat membacakan sambutan Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Ini susunan pengurus PWI Sulut sesuai Surat keputusan yang dibacakan oleh sekretaris PWI Sulut, Merson Simbolon :

Dewan Penasehat      :

 

  1. Oly Dondokambey, SE
  2. Steven Kandouw
  3. Brigjen TNI Prince Meyer Putong, SH
  4. Andrei Angouw, MBA
  5. lr.Royke Raring, M.Si
  6. Ir,Maurits Mantiri,MM
  7. Caroll Senduk, SH
  8. Joune Ganda, SE
  9. Helmut Hontong.SE
  10. Stefanus BAN Liow, MAP
  11. Revino Pepah, SE.,MM
  12. David Sompie, M.Si
  13. AKBP Bambang Ashan Gatot s.l_K, M.H
  14. Jefrey Rawls, SE
  15. Ruthy Daryani
  16. Ivanri Matu,STP
  17. Hengky Arthur Gerungan
  18. Lucky Rumopa, ST.h, MT.h
  19. Lucky Schramm,SH..MH
  20. DR.Ir_KWA Masengi. MSC
  21. Midun Loho
  22. DrsJeckrit Mau enseng
  23. Marlon Sumaraw,S.Sos
  24. Makmun Javara
  25. Joudy Lapian. SH
  26. Tonny JO
  27. Lexie Kalesaran
  28. Aswin Lumintang. S.Sos

 

Pengurus Harian        :

Ketua                                                  : Drs.Voucke Lontaan (HR.Media Indonesia)

Wakil Ketua Bidang Organisasi          : Jemmy H.Senduk, S.Kom (Sulutnews.com

Wakil Ketua Bidang Advokasi &         : Adrianus R.Pusungunaung(SKH.Koran Manado)

Pembelaan Wartawan

Wakil Ketua Pendidikan                      : Fernando R. Lumanauw (Cybersulutnews.co.id)

Wakil Ketua Bidang Kerja Sama         : Jimmy Endey, ST (Manadozone.com)

Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan    : Donald Kuhon, S.Sos (Redaksimanado.com)

Wakil Bidang Media Siber/Multimedia: Satrin Lasama (HR.Metro Manado)

Sekretaris                                           : Merson Simbolon, SE.,M.Si (Sulutnews.com)

Wakil Sekretaris                                  : Fanny Waworundeng (Sulutnews.com)

Wakil Sekretaris                                  : R.N. Putra Maili (Sulutnews.com)

Bendahara                                          : Margaretha Feybe Lumanauw,MPC(Sulutnews.com)

Seksi-Seksi      :

1. Wartawan Olah Raga (SIWO)

Ketua                           : Hery Inyo Rumondor (Beritamanado.com)

Sekretaris                    : Yohanes Batara (Kotamobagupost.com)

Anggota                       : Donny Piri (HR.Posko Manado)

                                      Richard Kundiman (LPP RRI)

2.Wartawan Hankam

Ketua                           : Audie Judie Kerap (Kotamobagupost.com)

Sekretaris                    : Erwin Winerungan (HR.Komentar)

Anggota                       : Janny Kasenda (SKH Aspirasi Rakyat)

3.Wartawan Hukum

Ketua                           : Gandhi Goma,SH (Sulutnews.com)

Sekretaris                    : Frankie Agustinus Ngantung(Lacakpost.co.id)

Anggota                       : Nikson Katiandagho (Majalah Visual)

4.Wartawan Politik Dan Pemerintahan

Ketua                           : Herman Manua (Kawanuapost.com)

Sekretaris                    : Drs.Marly Rorimpandey (HR.Komentar)

Anggota                       : Ronald Gampu (Jurnal6.com)

5.Wartawan Pemberdayaan Perempuan

Ketua                           : Lusy Loindong (Topiksulut.com)

Sekretaris                    : Tammy Octavia Sakul(Redaksisulut.com)

Anggota                       : Yulia Priscilia Walandouw (Harian Reportase)

6.Watawan Lingkungan Hidup

Ketua                           : Judie Turambi,SH (Mileniumtimes.com)

Sekretaris                    : Raymon Mudami (Indobrita.co)

Anggota                       : Steysi Haripe (Jurnalmanado.com)

7.Wartawan Telematika dan Informatika

Ketua                           : Ivan Loho (Jurnalkawanua.com)

Sekretaris                    : Jones Mamitoho (Suluttimes.com)

Anggota                       : Steven Youtje Pande-Iroot (Lacakpos.co.id)

8.Wartawan Ekonomi Bisnis & Perbankan

Ketua                           : Yoppy A.Senduk(komentar.co.id)

Sekretaris                    : Adrie Mamangkey(Manadotoday.com)

Anggota                       : Greiska Jelly Mondigir(Komentar.co.id)

9.Wartawan Pendidikan

Ketua                           : Rickson Cildwan Karundeng (HR.Media Sulut)

Sekretaris                    : Rudy Loho (HR.Posko Manado)

Anggota                       : Yayuk Wullur (Sulutnews.com)

10.Wartawan Elektronik & Siber

Ketua                           : Andy Gansalangi (Sindo Manado)

Sekretaris                    : Jun Salim Tilaar (TV Kita)

Anggota                       : Jan StephenTorindatu (Manadoreal.com)

11.Wartawan Sosial Budaya

Ketua                           : Elvis Senduk(Swaramanadonews.com)

Sekretaris                    : Michael George Pande-Iroot (DetikGo.com)

Anggota                       : Djamaludin Mopatu (Redaksisulut.com)

12. Wartawan Pariwisata :

Ketua                           : Abdul Halim Harun (Redaksisulut.com)

Sekretaris                    : Citra Julita Soputan (SKH Swarakita)

Anggota                       : Denny Mintianto(Swaramanadonews.com)

13.Wartawan Foto

Ketua                           : Wandy Rotu (Bolmora.com)

Sekretaris                    : Erwin Ilham Mamonto (Harian Komentar)

Anggota                       : Hanny Rais (Swarakita)

14.Organisasi dan Keanggotaan

Ketua                           : Ferry Assa (Mediamanado.com)

Sekretaris                    : Lefrando A.Gosal (Manguninews.com)

Anggota                       : Steven Walukow (SKH Reportase)

15.Penerbitan Surat Kabar & Verifikasi

Ketua                           : Tommy Waworundeng (Hr.Manado Post)

Sekretaris                    : Victor Rempas (HR.Media Sulut)

Anggota                       : Harry Nasrani Paat (Hr.Radar Manado)

 (/Lowell)

Manado, SulutNews.com -- Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII melalukan serbuan vaksinasi Covid-19 di beberapa Desa Pesisir yang berada di Kepulauan Talise, Likupang, Minahasa Utara, pada Senin (28/7/2021).

Pada serbuan vaksinasi Covid-19 di desa pesisir kali ini Lantamal VIII melibatkan dokter dan para medis dari Dinas Kesehatan Lantamal VIII dibantu personel Staf Potensi Maritim Lantamal VIII dan Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar).

Rencananya ada empat desa pesisir yang berada di Kepulauan Talise yang akan menjadi tempat serbuan vaksin selama tiga hari.

Keempat desa pesisir tersebut diantaranya Desa Gangga II, Desa Kinabuhutan, Desa Wawonian dan Desa Airbanua.

Untuk pelaksanaan hari pertama di Desa Gangga II tim serbuan vaksinasi dari Lantamal VIII berhasil memberikan vaksin Covid-19 kepada 148 masyarakat, dan sampai dengan selesai serbuan vaksinasi hari pertama di Desa Gangga II, tidak ada satu masyarakat yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Komandan Lantamal VIII (Danlantamal) VIII mengatakan bahwa serbuan vaksinasi tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo dan juga Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Selain di desa-desa pesisir pelaksanaan serbuan vaksinasi juga dilakukan di tempat-tempat strategis diantaranya di Pelabuhan Samudra Bitung", ujar Danlantamal VIII.

"Sementara untuk masyarakat umum Lantamal VIII juga telah menyediakan tempat pelaksanaan vaksin gratis di Rumkital dr. Wahyu Slamet Bitung dan Balai Kesehatan Diskes Lantamal VIII Manado", tambahnya.

(***/TamuraWatung)

Sulut, Sulutnews.com – Merespon Permintaan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan jumlah vaksinasi diseluruh daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) menaruh perhatian besar mengejar target program vaksinasi untuk melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan sigap meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di kabupaten/kota se Sulawesi Utara.

Kehadiran Gubernur Olly tersebut mendorong serta mempercepat kuota vaksin yang ditargetkan agar segera tercapai. Kegiatan vaksinasi di sejumlah lokasi yang tersebar di Bumi Nyiur Melambai ini, memang harus dilakukan guna menjadikan setiap warga Sulut, kuat dan kokoh serta sehat dalam beraktivitas, meski di tengah pandemi Covid-19.

Bahkan lebih dari itu, kehadiran Gubernur Olly sangat mempengaruhi masyarakat dalam memberi diri divaksin serta berhasil menyadarkan masyarakat tentang pentingnya vaksinasi untuk menangkal Covid-19, apalagi Virus Delta sebagai varian terbaru Covid-19 yang telah merajalela dimana-mana.

Masyarakat menyatakan salut kepada Pemprov Sulut khususnya Gubernur Olly atas sinergitas dengan Forkopimda yang telah turun langsung melihat dari dekat vaksinasi sampai ke pulau-pulau, yang diawali.di Balai Desa Tumaluntung Minahasa Utara (Minut) pada Rabu (16/06/2021).

Pada kesempatan itu, gubernur didampingi Bupati Minut Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung.

Selanjutnya, gubernur meninjau vaksinasi di  objek wisata Pantai Ranowangko, Kecamatan Minahasa, Jumat (18/6/2021). “Vaksinasi di tempat wisata ini merupakan program baru untuk mencegah penyebaran Covid 19. Kita siapkan posko lalu memberikan vaksin kepada semua yang datang,” kata gubernur. Sasarannya agar tempat berkumpulnya orang, semua sudah divaksin, baik tamu maupun karyawan.

Gubernur juga melihat bahwa wilayah Tondano Pantai sedang tren, sehingga banyak orang berkunjung terutama di hari libur. “Kita jemput bola dan bekerja sama dengan pengelola wisata dan Pengunjung yang datang kita vaksin. Kalau tidak mau jangan dikasih masuk, supaya tidak kena dampak yang lain,” ungkap Olly.

Pemberian vaksinasi secara luas terus digencarkan. Kali ini, sasarannya masyarakat yang ada di Desa Talise Minut. Gubernur Olly didampingi Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya SE CFrA, melakukan peninjauan pemberian Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Lantamal VIII di Kampung Bahari Nusantara (KBN) TNI AL yang berada di Desa Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (21/6/2021).

Gubernur Olly pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 tersebut merupakan program pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Saat ini kita laksanakan salah satu program Kampung Bahari Nusantara yaitu cluster kesehatan, di mana semua masyarakat yang berada di KBN Talise kita berikan vaksinasi Covid-19,” ujar Gubernur Olly.

Selain di KBN TNI AL Desa Talise, dengan menggunakan jet ski Gubernur Sulut bersama dengan Forkopimda Provinsi Sulut juga melakukan peninjauan serbuan Vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat yang berada di beberapa pulau diantaranya Pulau Gangga, Lihaga dan Pulau Talise.

Saat mengunjungi pulau Talise rombongan Gubernur mengunjungi kegiatan vaksinasi di Kampung Bahari Nusantara Talise. Gubernur menyampaikan pesan kepada masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah untuk vaksinasi Covid-19 dan tetap menjaga kesehatan terutama dengan melaksanakan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Kegiatan vaksinasi di Kampung Bahari Nusantara Talise melibatkan puluhan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Lantamal VIII dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut, dengan ratusan vaksin Astrazeneca.

Sementara itu, Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, mengatakan akan terus melakukan segala upaya guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan menargetkan 1.000 warga per hari, dimulai Senin (21/06/2021) di tiap Puskesmas dan lokasi lainnya.

Berkat kerja sama seluruh pihak, pada hari pertama vaksinasi, jumlah warga yg divaksin 1.309 orang, melebihi target yang ditetapkan. Olehnya pada hari Selasa, Pemkot. Bitung menaikkan targetnya menjadi 2.500 orang per hari.

“Hari ini target kami coba naiknya menjadi 2.500 orang yang divaksin, karena kami yakin perangkat pemerintah kepala lingkungan, ketua RT, lurah dan camat akan mengarahkan masyarakat untuk mau divaksin,” tuturnya.

Untuk memastikan pemberian vaksin, Gubernur Olly secara khusus juga menyasar wilayah perbatasan. Hal itu sebagai komitmen, bahwa warga Sulut telah divaksin.

Percepatan pemberian vaksin kembali dipusatkan di Balai Kelurahan Kasawari Kecamatan Aertembaga Kota Bitung, Selasa (22/6/2021).

Dalam pantauan, Gubernur Olly mengungkapkan bahwa Pemprov Sulut menargetkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berjumlah 100 ribu vaksin, hingga akhir bulan Juni 2021. “Target itu bisa tercapai, jika seluruh 15 kabupaten/kota se-Provinsi Sulut punya target setiap hari, berapa banyak jumlah warga yang divaksinasi Covid-19,” ungkapnya.

Gubernur memberikan apresiasi kepada Pemkot Bitung atas upaya yang dilakukan, dan berharap agar dapat diteladani oleh Kabupaten/Kota lain di Sulut guna mempercepat proses vaksinasi Covid-19.

“Seperti di Kota Bitung punya target 1.000 orang per hari. Kabupaten/kota lain harus mengikuti jejak Pemkot Bitung dalam percepatan vaksinasi Covid-19 dengan melibatkan semua pihak,” tambahnya.

Guna memperlancar proses vaksinasi di Sulut, Gubernur meminta kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk fokus pada pelaksanaan vaksinasi, dan Pemprov Sulut akan mendukung dengan menyediakan pasokan vaksin.

“Kabupaten/kota fokus saja mengajak masyarakat agar mau divaksin agar semua masyarakat terlindungi. Soal stok tidak usah kuatir, itu urusan saya. Mudah-mudahan minggu depan, akan ketambahan lagi vaksin dari pemerintah pusat. Ditambah dengan stok 100 ribu yang ada saat ini,” tandasnya.

Kali ini Gubernur Olly bersama Forkopimda Sulut, memantau langsung hingga ke Kabupaten Kepulauan Talaud, Kamis (24/6/2021).

Kedatangan Gubernur Olly bersama rombongan di Bandara Melonguane disambut Bupati Talaud Elly Lasut disertai dengan tarian adat Porodisa. Selanjutnya Gubernur bersama Forkopimda menuju Desa Kakorotan Kecamatan Nanusa (Wilayah Perbatasan) Kabupaten Kepulauan Talaud dengan menggunakan KRI Kakap

Di Desa Kakorotan, Gubernur Olly bersama rombongan disambut para siswa SD dan SMP.

Sesampainya di lokasi kegiatan, Gubernur Olly langsung memantau pelaksanaan vaksinasi yang sudah memasuki hari kelima. Setiap harinya ada sekitar 30 orang disuntik vaksin. Melihat antusias masyarakat, Gubernur optimis target yang ditetapkan oleh Pemerintah Desa sejumlah 500 orang, akan dapat dipenuhi.

“Sebelumnya kita sudah meninjau di Manado dan sekitarnya. Sekarang di Sangihe dan Talaud. Seluruh masyarakat harus divaksin agar supaya mereka tidak takut menerima tamu karena mereka sudah kebal, sehingga ekonomi dapat berjalan baik,” tutur Olly.

Olly mengatakan vaksin dilakukan bagi seluruh masyarakat di pulau guna mencegah dari penyebaran virus Corona. Olehnya pelaksanaan vaksinasi di daerah kepulauan menjadi prioritas. “Saya pesan seluruh pulau jangan takut divaksin, supaya di sini tidak ada hambatan, tidak takut terjangkit dengan Virus Corona,” jelasnya.

“Kekurangan vaksin, kita akan drop lagi. Nakes (tenaga kesehatan) untuk lakukan vaksin massal. Tapi lebih dulu di pulau supaya terkonsentrasi,” tambahnya.

Gubernur Olly menjelaskan, hingga kini pelaksanaan vaksin di Sulut, sudah berada di angka 400 ribu. Target kami 1,4 juta penduduk di Sulut atau 70 persen tercapai hingga bulan Desember 2021.

Selanjutnya, Gubernur menyerahkan bantuan dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulut yang dikelola oleh Dinas Pangan Daerah, berupa beras sebanyak 26,05 ton kepada masyarakat terdampak cuaca ekstrim angin kencang dan gelombang tinggi.

Bantuan ini tersebar di Kecamatan Kepulauan Miangas bagi 288 KK sebanyak 5,15 ton dan Kecamatan Nanusa 1.073 KK tersebar di 9 desa sebanyak 20,90 ton. Penyerahan bantuan diserahkan Gubernur Olly lewat Bupati Talaud Elly Lasut, diawali pada masyarakat Desa Kakorotan sebanyak 3.750 Kg untuk 195 KK.

Gubernur Olly juga berjanji akan membantu lagi Kakorotan yang merupakan salah satu desa terpencil di Sulut itu. “Sudah disampaikan tadi. Seperti perbaikan jalan lingkar, bantuan listrik dan bantuan rumah ibadah,” tegasnya.

Dalam kesempatan Bank SulutGo (BSG) ikut menyerahkan bantuan berupa seperangkat kursi dan meja. Direktur Utama BSG Revino Pepah berharap bantuan yang diberikan ini tidak dilihat dari jumlahnya, melainkan dari fungsinya, karena ini sesuai dengan permintaan desa, khususnya lembaga adat untuk keperluan pengurus dan anggota adat.

“Walaupun nilainya ekonomis mungkin belum terlalu signifikan, tapi fungsinya sangat diperlukan desa ini,” ujarnya sembari menambahkan bahwa BSG berkomitmen untuk membantu daerah-daerah di pulau perbatasan.

Dalam kunjungan ini, turut hadir, Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, Sekprov Edwin Silangen, serta Pejabat Tinggi Pratama di lingkup Pemprov. Sulut.

Diketahui, Gubernur Olly bersama Ketua Tim Penggerak PKK Sulut, Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan mengadakan kunjungan ke Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Jumat (25/6/2021).

Gubernur Olly dan istri mengawali kunjungannya di Desa Makaaroyen Kecamatan Modoinding, Minsel, sentra holtikultura Provinsi Sulawesi Utara. Kunjungan ini dalam rangka Pencanangan Kawasan Desa Hortikultura, yang diselenggarakan oleh TP-PKK Prov. Sulut.

Selanjutnya Gubernur bersama istri berkesempatan memanen kentang dan menanam bibit kentang di daerah yang terkenal sebagai penghasil kentang.

Dalam kesempatan Gubernur Olly turut meninjau pelaksanaan program vaksinasi Covid-19.

Gubernur menyampaikan, Pemprov Sulut tetap serius menangani pandemi Covid-19 di bumi Nyiur Melambai yaitu dengan pelaksanaan vaksinasi. Melalui Satgas Covid-19 yang terus memacu penyuntikan vaksin ke masyarakat dengan menetapkan target 100.000 orang divaksin dalam dua pekan ini, “Bulan Juni 100.000 sejak Minggu kemarin. Ternyata mendekati target,” tuturnya.

Gubernur optimistis target dapat dicapai karena didukung oleh kabupaten/kota yang mematok target vaksinasi ribuan orang per hari. “Dengan demikian, Gubernur menargetkan jika pasokan vaksin dari pusat lancar, maka 1,2 juta warga Sulut dapat menerima vaksin hingga Desember 2021” ungkapnya

 

Selanjutnya Gubernur Olly dan istri melakukan kunjungan di Desa Ranoyapo, Kecamatan Ranoyapo dalam rangka Pencanangan Desa Keluarga Gagah Bencana. (Advertorial Diskominfo Sulut)

Manado,Sulutnews.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sekdaprov Sulut) Edwin Silangen mengikuti Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2020, di ruang rapat DPRD Prov. Sulut, Rabu (23/6/2021).

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Fransiscus Silangen, dan langsung diberikan kesempatan kepada Sekdaprov Edwin Silangen selaku Ketua TAPD untuk menjelaskan mengenai rincian-rincian SILPA APBD TA. 2020.

Dalam kesempatan Sekdaprov Edwin Silangen atas nama Pemerintah Provinsi menyampaikan terima kasih dan rasa bangga kepada Pimpinan serta Anggota DPRD khususnya para Anggota Banggar DPRD yang bisa melanjutkan proses Pembahasan antara Banggar dan TAPD Prov. Sulut.

"Sehubungan pertangungjawaban APBD tahun 2020 yang sudah disampaikan oleh Bapak Gubernur Olly Dondokambey dalam bentuk buku maupun disampaikan dalam Rapat Paripurna yang lalu," tuturnya.

"Dan bahkan kami bersyukur karena pada pembahasan pertama dinamikanya cukup lancar, dan banyak hal yang perlu kami jelaskan lagi kepada Pimpinan atau kepada Tim Anggota Banggar," tambahnya.

Selanjutnya Sekdaprov menyampaikan laporan sehubungan dengan pertanyaan dari Anggota Banggar dengan rincian SILPA Tahun Anggaran 2020.

"Adapun rincian anggaran SILPA terdiri dari sisa DAK non fisik, DID, dana PEN, utang barang dan jasa serta pegawai," tukasnya.

Turut hadir dalam rapat ini, Ketua dan Anggota Banggar DPRD Provinsi sulut, serta Pejabat Tinggi Pratama Pemprov. Sulut. (/Josh)