Belajar Daring SMA/SMK Sederajat Di Sulut Berjalan Lanjar

Written by  Fanny Waworundeng Aug 10, 2021

Manado, Sulutnews.com - Proses belajar secara daring ditingkat Sekolah Menegah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Sederajat di 15 Kabupaten dan Kota hingga saat ini berjalan lancar. Namun ada beberapa sekolah yang berada didaerah terpencil sering ganguan signal internet, tapi langsung dapat diatasi.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Diknas Sulut Drs Vieleo Dondokambey kepada Sulutnews.com Senin (9/8)  usai acara serah terima Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 2 Manado dari Kepsek lama Drs Ombung kepada Kepsek baru Drs Berti Dondokambey. Ombung memasuki masa pensiun yang baru sebelumnya Wakil Kepsek Bidang Kurikulum SMA Negeri 2. Hadir dalam serah terima Kabid SMA Diknas Drs Artur Tumipa dan sejumlah guru dengan prokes yang ketat.

Sekdiknas Vieleo mengatakan dalam proses belajar daring memang  kita pantau terus karena tidak mudah apalagi didaerah terpencil dan cuaca buruk. Diknas Sulut  terus lakukan evaluasi terutama juga tenaga guru dan sarana penunjang. Karena kualitas guru menjadi perhatian. "Jadi Diknas memantau terus semua Sekolah dan ribuan guru termasuk guru honorer atau THL."Kata Vieleo.

Terkait  quota pulsa untuk guru Guru dan siswa itu sudah diberikan oleh Kementrian Pendidikan langsung ke no hand phone dan WA guru-guru dan siswa."Jadi tidak ada masalah mengenai pulsa" Kata Vieleo.

Sementara itu Kepsek SMA Negeri 2 Manado yang baru Drs Berti Dondokambey mengatakan kepada Sulutnews.com pihaknya akan melanjutkan program Kepsek yang lama. Terutama proses belajar mengajar daring yang baik kita lanjutkan yang kurang baik kita benahi. Saat ini proses belajar daring SMA Negeri 2 sudah berjalan baik hanya beberapa siswa yang karena jaringan sering terlambat belajar.

Hal yang lain dikatakan Kepsek SMA Negeri 7 Manado Dra Marlina Katihokang MPd kepada Sulutnews.com Senin(9/8) disela sela acara HUT ke-48 SMA Negeri 7. Menurut Marlina belajar daring disituasi pandemi Covid 19 memang tidak mudah, namun SMA Yang dia pimpin sejak 2020 lalu tetap berjalan baik sampai saat ini dengan siswa sekitar 1.800 lebih. Bahkan saat ini sudah ada kelas akselerasi sejak tahun lalu. Jadi siswa hanya belajar dua tahun saja.

Sementara itu Kepsek SMK Negeri 6 Manado Drs Vicky Umboh MPd secara terpisah kepada Sulutnews.com mengatakan untuk sekolahnya meskipun berat tetap berjalan baik belajar daring. Guru-guru dan para siswa kita pantau terus dan evaluasi setiap usai belajar."Sejak 2020 berjalan baik hinga saat ini."Katanya. Untuk pulsa selain bantuan dari Kementrian Pendidikan pihak sekolah juga bantu. Siswa yang sulit jaringan kita datangi. Dan guru guru yang jaringan sulit harus datang kesekolah karena ada wifi tapi dengan prokes ketat.(/fany)