Pendidikan

Pendidikan (57)

Manado, Sulutnews.com - Sekolah Menegah Kejuruan Negeri (SMKN) Pertanian milik Pemda Sulut di Desa Kalasey Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa terus tingkatkan kualitas para siswa dan guru serta dilengkapi sarana dan prasrana yang memadai. Hal itu dikatakan Kepala Sekolah  SMKN Pertanian Kalasey Drs Jemmy Jermias kepada Sulutnews.com Selasa (4/5) di Kalasey.

Menurut Jermias SMKN Pertanian saat ini siswanya ratusan dan tahun ini akan selesai studi sekitar 188 siswa yang berasal dari 15 Kabupaten dan Kota."Jadi 188 siswa saya optimis akan lulus semua karena kualitas tidak diragukan"Kata Kepsek Jermias. Bahkan ini ada peningkatan meskipun dimasa pandemi dengan proses belajar sejak tahun lalu hanya lewat daring. Dikatakan saat ujian akhir  bulan April lalu siswa yang tingal jauh di beberapa Kabupaten Kota didatangi  pihak sekolah."Jadi saya sebagai Kepsek datang langsung kepada siswa yang jauh dan tidak ada jaringan telepon dan internet sehinga semua siswa ikut ujian termasuk  siswa yang miskin"katanya.

Para lulusan nanti dipastikan berkualitas dan siap pakai terutama disektor pertanian yang memang potensi terbesar Di Sulut. Terkait rencana belajar tatap muka SMKN Pertanian, Kepsek mengatakan sudah siap dengan menerapan Protokol Kesehatan yang ketat.

SMKN Pertanian yang lokasinya berada disekitar lahan Pertanian memiliki asrama yang lengkap. Bagi masyarakat yang berminat masuk SMKN Pertanian tidak perlu ragu karena SMKN lengkap dan kualitas tidak kalah dengan sekolah lain. Sejumlah petani yang ditemui Sulutnews menyatakan bangga dengan SMKN Pertanian karena sangat membantu petani "Saya bangga dengan SMKN Pertanian"kata Jhonny W petani di Minahasa.

Tenaga disektor pertanian perlu yang trampil diera saat ini, hal lain dikatakan Rein M petani dari Minsel. Sektor pertanian Sulut perlu ada sentuan tenaga trampil agar menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.(/Fanny)

Minahasa, Sulutnews.com - Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof. Dr. Deitje Adelfien Katuuk M.Pd, melalui pembantu rektor lV bidang perencanaan dan sistem informasi Prof.Dr. Noldy Pelengkahu M.Pd, saat tatap muka dengan sejumlah Wartawan mengatakan pihak Unima saat ini sangat merindukan adanya penanganan Kamtibmas yang lebih dalam situasi dan kondisi saat ini.

Hal tersebut dikatakan Noldy Pelengkahu di ruang kerjanya pada pukul 15.00 wita bertempat di kantor pusat Unima Kelurahan Tonsaru, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten minahasa, Senin (19/4).

Prof. Noldy mengatakan bahwa Unima memiliki 4 blok seluas 4 kelurahan dengan luas area lahan 270 hekta are yang penduduknya dari berbagai suku daerah Kabupaten Minahasa.

"Dengan melihat kondisi saat ini Unima sangat merindukan adanya Sub Sektor sendiri dalam pengawasan dan penanganan Kamtibmas ,hal ini berdasarkan kajian dimana luas area 4 blok di Unima seluas 4 kelurahan dengan keadaan penduduk di lingkungan Unima berasal dari berbagai suku daerah yang ada di indonesia" ujar Pelengkahu.

Menurutnya pihak unima sendiri pernah mengusulkan hal ini ke pihak kepolisian resort minahasa tinggal menunggu tindak lanjut dari pihak Polres Minahasa," Selaku pembantu rektor lV yang membidangi ini, kami pernah mengusulkan ke pihak polres bahkan hari ini Senin 19 april 2021 kami telah menyurat ke Kapolda Sulut terkait permohonan pihak unima ini," jelasnya

Pelengkahu menambahkan, bukan hanya Polsek khusus tapi juga Unima saat ini sedang merencanakan pemberlakuan satu pintu masuk Area Unima , dimana pintu masuk tersebut tidak dapat dilalui angkutan umum nantinya para mahasiswa, ASN dari pintu masuk akan disiapkan bus Unima khusus yang akan beroperasi di dalam area Unima. (Adrian)

Jakarta, Sulutnews.com - Nadim Makarim Mengaku kehilangan atas gugurnya dua guru hebat di tanah Papua. Kedua guru itu adalah Yonatan Randen yang merupakan guru di SMPN 1 Julokoma dan Oktavianus Rayo yang merupakan guru Sekolah Dasar (SD).

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Berduka. Turut berbelasungkawa atas gugurnya dua guru hebat dalam menjalankan tugas di Distrik Beoga, Papua," ujar Nadiem melansir laman resmi Instagramnya @nadiemmakarim, Rabu (14/4/2021).

Dia mengucapkan terima kasih atas pengabdian kedua guru tersebut untuk pendidikan Indonesia. Asal tahu saja, dua guru di tanah Papua tewas, akibat keberingasan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Kedua guru itu, yakni Yonatan Randen yang merupakan guru SMPN 1 Julokoma dan Oktovianus Rayo yang merupakan guru Sekolah Dasar (SD). Selain dua penembakan guru, Kepala Sekolah SMPN 1 Julukoma Junedia Arung Salele juga sempat diculik anggota KKB.

Gugurnya dua guru di tanah Papua juga direspons oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). PGRI mengutuk keras atas penembakan yang menyebabkan dua orang guru tewas oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di tanah Papua, selama dua hari berturut-turut. "Untuk kesekian kalinya beberapa guru di daerah konflik kembali menjadi korban kekerasan oleh KKB. Kami mengutus keras atas tindakan itu," kata Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI, Unifah Rosyidi.

PGRI juga sangat menyesalkan terjadinya pembakaran terhadap tiga gedung sekolah dasar (SD) Jambul, SMPN 1, dan SMAN 1 Beoga, Puncak Papua. "Dan ada pembakaran rumah guru juga pada Kamis, 8 April 2021," jelas dia. Dia menegaskan, guru adalah penyuluh peradaban bangsa yang mengabdikan diri untuk mencerdaskan generasi bangsa, sehingga harus dilindungi dalam menjalankan tugasnya, untuk itu, dia berharap negara dapat hadir dapat melalui pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat pertahanan dan keamanan, tokoh masyarakat (adat) untuk dapat memberikan perlindungan terhadap keselamatan para guru. "Terutama yang bertugas di pedalaman yang saat ini tersulut konflik agar mereka mendapatkan jaminan keselamatan diri, dan keluarganya," ujar dia.

Apabila guru tersebut merasakan ketidakpastian akan jaminan keselamatan dalam menjalankan tugasnya, lanjut dia, maka mohon bantuan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat memfasilitasi mereka. "Dengan begitu tempat tugas mereka aman dan terlindungi," ungkapnya.

Dia juga berharap Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan perlindungan kepada kaum guru dan seluruh masyarakat yang berada di daerah konflik. Begitu juga, permasalahan yang terjadi di daerah konflik, agar dapat segera teratasi dan masyarakat kembali menjalani kehidupan yang tenang dalam satu rumah negara tercinta, yakni Indonesia.

"Selamat jalan kawan! Semoga mendapatkan tempat yang tinggi di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kesabaran," ujar Unifah.(/Dyah)

Minahasa,Sulutnews.com - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri(UTBK-SBMPTN) 2021 di Unima dilaksanakan pada tanggal 12-17 April 2021.

Kegiatan ini dibuka oleh Ibu Rektor Prof. Dr. Deitje A Katuuk, M.Pd didampingi pejabat di lingkungan Unima Pembantu Rektor (PR) 1 Bidang Akademik, Ketua SPI, Karo AAK, Sekretaris Puskom dan Dekan FMIPA di Gedung Puskom Unima, Senin (12/4).

Koordinator pelaksanaan UTBK Unima Dr. Javier Tuerah, M.Pd dalam hal menyampaikan bahwa peserta yang terdaftar ujian di Unima berjumlah 1517 orang.

Diketahui Panitia pusat UTBK Unima tahun 2021 ini adalah PR1 Prof.Dr.Orbanus Naharia, M.Si , wakil ketua Prof.Perry Rumengan,M.Sn, Sekretaris Vivi Sairingsong, S.Pi,MAP, Pengelola Keuangan Prof.Dr.Sanusi Gugule,MS , Koordinator Pelaksana Dr.Javier Tuerah, M.Pd, Koordinator TIK Bobby Hamenda, M.Si. (Adrian)

Minahasa, Sulutnews.com - Kegiatan yang merupakan kerjasama dengan Lembaga Pengembang Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Negeri Manado (Unima) dengan PT. Aquix Inovasi Indotek dan Koperasi Jaga Lilin Nusantara, dilaksanakan di Gedung Auditorum Unima, Senin (12/4).

Ibu Rektor Prof. Deitje A. Katuuk, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini untuk memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) selain itu untuk Baku Beking Sejahtera.

Profesor Perry Rumengan, selaku Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Unima menyampaikan bahwa kehadiran dua perusahaan ini adalah untuk membantu Unima.

"Dua perusahaan ini hadir untuk membantu Unima mencapai visi misi melalui kerjasama kewirausahaan, ahli teknologi dan pendampingan berwirakeusahaan secara digital" ujar Rumengan.

Kegiatan ini dihadir pihak PT. Aquix Inovasi Indotek Bapak Ferdinan. D.J Dumais, Koprasi Jaga Lilin Nusantara Bapak Gideon Ivan, dan Dinas Koperasi Sulut.(Adrian)

Manado,Sulutnews.com - Legislator DPRD Manado dari Fraksi Partai NasDem Adrey Laikun mengatakan sudah mendengar  rencana uji coba buka sekolah di Manado menyambut Ajaran Baru Juli 2021.

"Jika mengutungkan bagi peserta didik tidak jadi soal dilakukan uji coba dahulu," kata Adrey Laikun dalam keterangannya kepada sulutnews.com.

Ia menambahkan jika didahului uji coba tentu pemerintah sudah mempertimbangkan baik buruknya. "Di masa  pandemik aktivitas sekolah disesuaikan dengan protokol kesehatan covid-19, menerapkan 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak," tandas legislator yang akrap dengan awak media ini.

Ia melanjutkan bahwa saat ini Pemerintah Kota telah bekerja keras  memuntaskan program vaksinasi guru dan tenaga pendidik bukan untuk coba-coba, akan tetapi merupakan langkah penting untuk melewati Pandemik.

Jika pada masa Pandemik sekolah  ditempuh dengan penyederhanaan kurikulum, maka di awal tahun ajaran baru 2021 bisa segera disempurnakan.

"Tetapi juga harapan saya saatnya buka sekolah seluruh guru SD dan SMP, 100% sudah divaksin covid-19 sehingga resiko penularan bisa dicegah, ujarnya. (*/yuk)

Maanado, Sulutnews.com -  Universitas Negeri Manado (UNIMA) menggelar Wisuda Tahap I Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 di Auditorium Unima, Selasa (30/03/2021).

Wisuda Unima ini, diikuti oleh wisudawan program Doktor, Magister dan Sarjana sebanyak 1010 peserta dan dilaksanakan secara dalam jaringan dan ada juga perwakilan yang mengikuti secara langsung di Auditorium Unima.

Rektor Unima Prov. Dr. Deitje A. Katuuk, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa gelar akademik yang diterima, bukanlah tujuan akhir perkuliahan namun harus dipertanggung jawabkan.

"Hayatilah bahwa gelar akademik yang Sodara sandang, bukanlah tujuan akhir namun masih harus ada tanggung jawab kepada masyarakat melalui pengabdian," ucapnya.

Katuuk mendorong wisudawan untuk terus semangat, kreatif dan inovativ serta terus bekerja keras dan disiplin yang tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat nantinya.

Dalam kesempatan itu juga, Katuuk mengharapkan kepada wisudawan agar mampu menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang-peluang yang ada dalam menhadapi kemajuan industri dan teknologi.

"Wisudawan diharapkan mampu menghadapi tantangan yang ada dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 serta mampu beradaptasi di Era Baru ini," harapnya.

Dirinya menjelaskan, wisudawan telah dilengkapi dengan keahlian dan kompetensi serta kemampuan memanfaatkan teknologi untuk kepentingan pengabdian di tengah masyarakat nantinya.

Katuuk menabahkan, wisudawan telah diterima sebagai anggota Ikatan Alumni Unima dan diharapkan tetap memberikan pemikiran untuk berkembangnya unima kedepan.

"Sebagai anggota Ikatan Alumni Unima, jaga dan pelihara nama baik Almamater serta dapat terus berkontribusi melalui pemikiran-pemikiran untuk pengembangan Unima kedepannya," tutupnya. (Adrian)

Tomohon, Sulutnews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit) menggelar kampanye terbuka (debat) untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden BEM (Presbem)  Periode 2021 – 2022 yang digelar di aula Kampus Unsrit,  (09/03) kemarin.

Kampanye tertutup yang didalamnya berupa Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), serta kampanye terbuka yang didalamnya berupa Debat dilaksanakan pada pukul 13:00-15:00 wita.

Dalam kampanye terbuka dan tertutup ini menghadirkan tiga pasang calon, yakni pasangan nomor urut 1. Anggela Reyaan dan Dwindy, nomor  2. Holsiana Tjodi dan Didi Mentu, dan pasangan  nomor urut 3 Instansia Edo Koropit dan Pricilia Supit, yang diketahui adalah mahasiswa aktif di fakultas tersebut.

Ketua BEM Unsrit Naftali Sumendap berharap, dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden BEM Unsrit periode 2021-2022 bisa berjalan dengan baik dan nantinya calon yang akan terpilih bisa bekerja dengan baik serta dapat mewujudkan visi dan misi yang mereka usung sewaktu kampanye.

‘’Saya berharap ada pemimpin-pemimpin baru yang nantinya akan meneruskan tongkat estafet dari pengurus BEM yang sebelumnya,’’ Ucap Sumendap pada kegiatan kampanye tersebut.

Kegiatan ini tampak dihadiri oleh Pimpinan Unsrit yang diwakili oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Joksan Huragana, S.Kep., M.M.Kes dan sejumlah mahasiswa pendukung pasangan calon. (Adrian)

Manado,Sulutnews.com – Bertempat di Pengadilan Militer III-17 Manado, Sabtu tanggal 6 Maret 2021, dilaksanakan kegiatan bakti sosial dan public campaign Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang dilaksanakan Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU) dengan bekerjasama dengan Pengadilan Militer III-17 Manado.

Kegiatan diawali sambutan Kadilmil III-17 Manado Letnan Kolonel Chk Dwi Yudo Utomo, S.H. menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan segenap civitas akademisi Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU) dan semoga jalinan kerjasama seperti ini dapat terlaksana seterusnya. Selanjutnya Wakil Rektor IV Bapak I.S. Soetarto Widodo, S.E, M.M. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Kerja Bhakti KKN angkatan XIII yang diselenggarakan UTSU sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi yang terdiri atas Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Kegiatan Bhakti Sosial KKN angkatan XIII UTSU diikuti oleh 30 (tiga puluh) Akademisi UTSU yang terdiri atas Para Dekan, Ketua Program Studi dan Dosen dan 50 (lima puluh) orang mahasiswa/mahasiswi KKN serta personil Pengadilan Militer III-17 Manado. Kegiatan KKN meliputi kegiatan penanaman pohon bersama di lahan yang berada di Komplek Peradilan Terpadu. Adapun bibit tanaman yang disiapkan antara lain bibit tanaman Cabe, Tomat, Jagung dan terong. Sebelum kegiatan penanaman pohon dimulai, terlebih dahulu Wakadilmil III-17 Manado Mayor Laut (KH) Bagus Partha Wijaya, S.H, M.H. memberikan pembekalan dan yel-yel untuk membakar semangat peserta Bakti Sosial yang kemudian diikuti dengan pembagian sektor kerja oleh Mayor Chk Subiyatno, S.H., M.H.

Kegiatan dilanjutkan dengan public campaign Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dimana segenap Civitas Akademisi UTSU menunjukan dukungannya kepada Pengadilan Militer III-17 Manado untuk menolak korupsi dan mewujudkan Zona Integritas menuju WBBM. Seusai kegiatan Penanaman pohon, Rombongan KKN UTSU melanjutkan kegiatan Bhakti Sosial ke daerah Likupang (Hakim Juru Bicara).(/Merson)

Manado,Sulutnews.com – Bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Militer III-17 Manado, Selasa tanggal 23 Februari 2021, dilaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Focus Group Discussion (FGD) antara Pengadilan Militer III-17 Manado dengan Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU).

Kegiatan diawali sambutan Kadilmil III-17 Manado Letkol Chk Dwi Yudo Utomo, S.H. dan Rektor UTSU Bapak Ruano Urbanus Senduk, SE, MM. Dalam Sambutannya Kadilmil menyampaikan pentingnya sinergitas antara Insitusi Pengadilan Militer III-17 Manado dengan kalangan akademisi yang diwakili UTSU untuk menjalin kerjasama dengan prinsip saling memberikan manfaat bagi kedua Institusi”. Masih dalam sambutannya Kadilmil menyampaikan “Prestasi yang sudah diraih Pengadilan Militer III-17 Manado terutama perolehan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tanggal 21 Desember 2020 dari KemenpanRB dijadikan momentum pencapaian predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2021 ini”.

Acara dilanjutkan dengan Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Kepala Pengadilan Militer III-17 Manado dengan Rektor Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU) dan diikuti dengan penyerahan cinderamata. Dalam Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) hasil kerjasama Pengadilan Militer III-17 Manado dengan UTSU mengambil tema “Tantangan dan Peluang Kolaborasi Antara Civitas Akademika bersama Pengadilan Militer III-17 Manado”.

Kegiatan FGD menghadirkan narasumber dari kedua institusi, yaitu dari Pengadilan Militer III-17 Manado menampilkan Wakadilmil III-17 Manado a.n. Mayor Laut (KH) Bagus Partha Wijaya, SH., M.H. selaku dan Pokkimil Mayor Chk Subiyatno, S.H., M.H. sedangkan dari Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU) menghadirkan Ibu Mauren Langie, S.T., M.Pd, M.MKom Dekan Fakultas Teknik UTSU, Dr. Ir. Ferdinatus Taruh, M.Si Dekan Fakultas Pertanian UTSU, Dr. Ahnes Tumbelaka, M.Si. Dekan Fakultas Sosial Politik UTSU, Henny Tumbelaka, S.Pd., M.M Dekan Fakultas Komunikasi UTSU serta Dr. Agus Walansendow, S.E,M.M., M.Si. Wakil Rektor Bidang II UTSU dengan Moderator Lady Grace Jane Giroth, S.S, M.Si. Kepala Lembaga Penelitian UTSU dan Kapten Laut (KH) Prana Kurnia Wibowo, S.H.

Mayor Laut (KH) Bagus Partha Wijaya, S.H., M.H. menyampaikan materi tentang Company Profile Pengadilan Militer III-17 Manado, sedangkan Mayor Chk Subiyatno, S.H., M.H. menyajikan materi tentang Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Inovasi Pelayanan di Pengadilan Militer III-17 Manado. Seusai penyajian materi kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara Narasumber dengan peserta yang hadir baik dari Mahasiswa, Dosen atau staf Pengadilan.(*/Ria)