Bali,Sulutnews.com -  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Polri bersama stakeholder terkait telah menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas untuk menghadapi arus balik Lebaran 2022. Beberapa strategi yang digunakan sama dengan arus mudik yakni mulai dari Contraflow hingga One Way.

Menurut Sigit, strategi rekayasa lalu lintas itu, untuk mencegah serta mengurai kepadatan arus balik Lebaran, yang mana pada hari ini juga telah dimulai. Pasalnya, telah terjadi peningkatan volume kendaraan di beberapa ruas jalan, khususnya wilayah Jawa Barat yang mengarah ke Jakarta.

"Sama seperti pada saat mudik kemarin maka rekayasa ataupun strategi mulai dari bagaimana mengatur Confraflow, lalu bagaimana pengaturan One Way," kata Sigit usai meninjau lokasi wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, Kamis (5/4/2022).

Sigit menjelaskan, penerapan rekayasa lalu lintas akan tetap bersifat situasional dengan memperhatikan dinamika yang berkembang dilapangan.

"Jadi memang kita memiliki indikator-indikator dimana pada saat di jalan tol sudah melebihi 5000 per jam kita mulai dengan Contraflow. Begitu lewat dari 6000 masuk ke 7000 kendaraan, maka kita laksanakan One Way. Sehingga secara periodik ini akan kita ikuti," jelas Sigit.

Selain rekayasa di jalan tol, Sigit menuturkan ada strategi pengaturan lalu lintas di wilayah Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Adapun persiapannya adalah dengan menambah kapal dan dermaga guna mengurai kemacetan.

"Kemudian rest area yang ada di sekitar Bakauheni juga tentunya sudah kita persiapkan. Sehingga masyarakat yang harus antri bisa istirahat di rest area sambil menunggu informasi dari petugas tentang kesiapan kapal dan dermaga yang kosong. Sehingga kemudian masyarakat dapat menunggu dengan nyaman," ujar Sigit.

Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri ini pun menyampaikan imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali ke Jakarta lebih awal sebelum tanggal 6, 7, 8 Mei 2022, yang diprediksi sebagai puncak arus balik.

Namun, apabila masyarakat terpaksa harus kembali pada tanggal 6 sampai 8 Mei, maka Polri bersama stakeholder lainnya juga telah mempersiapkan beberapa strategi untuk mengantisipasi dan mengurai potensi kemacetan.

"Strategi untuk menghadapi arus balik sudah kita siapkan, mulai dari rencana One Way yang mungkin kita laksanakan mulai dari tol Kalikangkung sampai KM 70. Kemudian akan kita atur dari KM 70 ke KM 42 sampai Halim, dengan strategi yang ada, apakah one way atau contraflow," ucap Sigit.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Banten ini menuturkan, setiap kebijakan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan akan disosialisasikan terlebih dahulu ke masyarakat.

"Kita akan informasikan kepada masyarakat, kita sosialisasikan sebelumnya, sehingga masyarakat kita harapkan mendapatkan info lebih awal dan tidak menunggu pada saat mulai ada rekayasa yang kita laksanakan," tutur Sigit.

Untuk mengurai kemacetan pada arus balik, Sigit juga mengimbau kepada instansi baik swasta maupun pemerintah yang masih memungkinkan dalam satu minggu ke depan bisa melaksanakan aktivitas kantor dengan online atau Work From Home (WFH) bisa dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk mengurai potensi kemacetan arus balik.

"Tentunya perlu dikoordinasikan sehingga antara perusahaan, instansi perkantoran yang ada, kemudian bisa koordinasi dengan karyawannya sehingga proses kegiatan tetap bisa berjalan, namun masyarakat juga tidak menghadapi risiko arus balik di tanggal 6, 7, 8 Mei," papar Sigit.

Strategi dan imbauan tersebut, kata Sigit bisa dilakukan dengan harapan arus balik Lebaran pada tahun ini berjalan dengan aman dan lancar.

"Masyarakat bisa kembali beraktivitas ke kantor untuk bekerja dan di dalam perjalanannya bisa tetap nyaman serta petugas kita akan all out memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Jakarta,Sulutnews.com - Dan aku mendengar suara dari surga berkata: Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini." "Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka." (Wahyu 14:13).

Tulis puluhan Jemaat Gereja Tiberias Indonesia (GTI) di sejumlah akun facebook mereka mengutip ayat Alkitab Perjanjian baru Wahyu 14:13 sebagai ucapan duka cita atas meninggalnya  Gembala dan pendiri Gereja Tiberias Indonesia DR. Yesaya Pariadji.

Dari informasi yang berhasil di rangkum media ini. Dr. Yesaya Pariadji dikabarkan meninggal dunia karena sakit, pada Kamis (05/5/2022) sekira Pukul 15:00 WIB di RS Siloam Jakarta.

Ibadah pelepasan dan tutup peti akan dilaksanakan pada hari Jumat 6 Mei 2022 sekira pukul 08:00 WIB dan akan disiarkan secara Live streaming, ungkap sejumlah kerabat terdekat almarhum saat di konfirmasi media ini.

Melansir TribunManado.co.id, Pendeta Pariadji  disebut orang yang paling berjasa dalam perkembangan Gereja Tiberias Indonesia (GTI).

Mulanya ia adalah seorang pebisnis yang sukses yang menduduki posisi penting di sebuah bank ternama.

Selain itu Pariadji juga pernah mendapatkan kesempatan bagus bekerja di Istana.

Ia rela kehilangan aset berharganya untuk membangun Tiberias secara mandiri yang sampai saat ini telah memiliki banyak jemaat yang tersebar di seluruh nusantara.

Pariadji mengaku bertemu langsung dengan Tuhan Yesus di Istana-Nya. Kala itu Ia diperintahkan untuk membaca Alkitab namun ditolak.

Baru pada tahun 1985, ketika mengalami sakit dan lumpuh, Ia mulai membaca Alkitab dan mempelajarinya.

Mukjizat itu datang dan seketika penyakit yang dideritanya langsung sembuh.

Pariadji yakin bahwa firman Tuhan bukanlah sekedar kata-kata, melainkan sebuah keajaiban yang maha dahsyat.

Ia pun sadar dan mengabdikan hidupnya untuk Yesus dengan mendirikan sebuah gereja yang diberi nama Tiberias.

17 Agustus 1990 merupakan hari berdirinya GBI Tiberias yang kala itu masih berada dibawa naungan Gereja Bethel Indonesia.

Namun pada tahun 1997, pihak GBI memberikan sebuah keputusan untuk menghapus nama Tiberias pada gereja tersebut.

Akhirnya Pendeta Pariadji mengambil sebuah keberanian untuk memisahkan diri dari GBI dan membentuk Gereja Tiberias Indonesia.

Hingga saat ini cabangnya sudah tersebar di beberapa kota besar seperti Jakarta, Semarang, Medan, Manado, dan lain-lain.

Boanerges merupakan wadah kaum muda yang ada di Tiberias.

Pelayanan yang diberikan meliputi sekolah minggu bagi anak-anak, Boanerges Youth Ministry, pendalaman Alkitab, Kesembuhan Illahi, dan sebagainya.

Lima sakramen yang diakui di gereja ini antara lain pernikahan, baptis selam, perjamuan kudus, penyerahan anak, dan minyak urapan.

Sampai tutup usianya,  Pariadji adalah Gembala Gereja Tiberias Indonesia yang terus aktif memberikan pengajaran kepada jemaatnya. Pada tahun 2008, Ia sukses memperoleh gelar doktor di HITS.

Tidak hanya Pariadji, keluarga seperti istrinya   Darniaty Pariadji dan anaknya juga aktif memberikan pelayanan agar umat manusia di dunia ini bisa hidup dengan damai sesuai ajaran Tuhan Yesus Kristus.

Kerendahan hati, kehangatan dan kasihnya bagi Bapa dan sesama telah menjamah banyak orang. Mereka dikaruniai empat orang anak beserta empat orang cucu.

 

Penulis: ARP

Bali,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) di seluruh objek wisata saat menghadapi libur Lebaran tahun 2022.

Instruksi tersebut disampaikan Kapolri saat meninjau langsung kesiapan penerapan protokol kesehatan libur Lebaran di objek wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Bali, Kamis (5/5/2022).

"Oleh karena itu, tentunya dalam kesempatan ini saya selalu mengingatkan, agar masyarakat tetap menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan, utamanya memakai masker. Demikian juga seluruh lokasi-lokasi wisata yang menjadi kunjungan masyarakat," kata Sigit usai melakukan pengecekan di GWK Bali.

Mantan Kabareskrim Polri ini menekankan, kepada seluruh pengelola tempat wisata untuk menyiapkan strategi serta aturan penerapan protokol kesehatan kepada wisatawan.

Kepada seluruh  masyarakat, Sigit juga mengimbau, untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan ketika menghabiskan waktu libur Lebaran 2022, bersama keluarganya.

"Tolong juga disiapkan, aturan terkait protokol kesehatan. Sehingga, antara pengunjung dan kemudian lokasi yang dikunjungi sama-sama saling mengingatkan bahwa prokes tetap harus kita laksanakan sampai dengan saat ini," ujar eks Kapolda Banten tersebut. 

Menurut Sigit, penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, merupakan bentuk antisipasi untuk tetap bisa melakukan pengendalian terhadap laju pertumbuhan Covid-19 setelah hari raya Idul Fitri 2022.

"Karena memang harus diantisipasi pasca Idul Fitri nanti, harapan kita laju Covid-19 bisa kita kendalikan. Oleh karena itu, kunjungan wisata tentunya akan terus berlangsung sampai dengan hari minggu, kurang lebih ini akan terus meningkat. Tadi disampaikan bahwa saat ini kunjungan di GWK  juga sudah seperti saat situasi normal bahkan ada peningkatan," ucap Sigit.

"Tentunya ini juga, di wilayah-wilayah lain kita juga memperkirakan terjadi hal yang sama. Karena itu kami tidak bosan-bosan untuk mengingatkan terkait masalah prokes yang harus selalu kita jaga. Sehingga laju Covid-19, setelah ini tetap bisa kita kendalikan," tambah Sigit menegaskan.

Khusus di wilayah Bali, Sigit mendapatkan laporan bahwa sekitar 435.308 orang baik melalui transportasi udara maupun laut, telah memasuki Pulau Dewata ketika memasuki musim libur Lebaran 2022.

Hal tersebut, dikatakan Sigit, disatu sisi dapat mendorong pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Bali. Namun, hal tersebut juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat terhadap seluruh wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Sehingga tentunya potensi ini disatu sisi, pasti meningkatkan perekonomian di wilayah Bali. Namun disisi lain, tentunya ada hal-hal yang harus kita jaga. Khususnya terkait masalah protokol kesehatan," tutur Sigit.

Disisi lain, terkait peninjauannya di GWK Bali, Sigit mengungkapkan bahwa, pengelola di lokasi wisata ini, telah menyiapkan strategi dan aturan dalam menerapkan protokol kesehatan bagi masyarakat yang berlibur.

"Tadi kita ikuti satu per satu mulai dari bagaimana pembelian tiket dilaksanakan, kita lihat bahwa di setiap corner-corner tertentu telah disiapkan aplikasi PeduliLindungi dan juga masker yang bisa dibagikan secara gratis. Tadi kita cek satu per satu, sampai dengan salah satu titik yang banyak dikunjungi masyarakat yakni monumen Garuda Wisnu Kencana. Didalamnya juga sama, seluruh prokes tetap dilaksanakan dengan baik," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Bali,Sulutnews.com  - Jangan diam seribu bahasa terkait atas dugaan penggunaan Sertifikat Prestasi Palsu untuk masuk ke dunia pendidikan dan ternyata banyak diduga digunakan oleh para legislator untuk melanggengkan perolehan suara mereka masuk menjadi anggota Dewan baik Kota/Kabupaten dan DPRD juga DPR RI di Pulau Bali ini.

Bulan penerimaan siswa siswi yang akan tiba sangat rawan penggunaan Sertifikat Prestasi Palsu untuk Jalur PPDB, dimana sempat mencuat dan membuat gaduh bahkan ada anggota Dewan yang melaporkan Disdikpora Kota Denpasar dalam penggunaan surat pengumuman terkait penambahan jalur prestasi.

Para Legislator banyak yang membantu warga sekitar dalam hal penerimaan siswa baru PPDB karena bila berhasil membantu maka minimal Anggota Dewan tersebut akan dapat simpati dari keluarga tersebut dan sudah ada hak suara memilih akan diarahkan ke Anggota Dewan tersebut dan praktek seperti ini sudah lama berlangsung tapi tidak ada yang bongkar permainan aman untuk melanggengkan menjadi Anggota Dewan tersebut.

Dr. Togar Situmorang mengatakan "potensi penumpukan pendaftar pada jalur afirmasi disekolah klaster bawah dan sekolah favorit kekurangan pendaftar dari jalur afirmasi, dimana untuk sekolah favorit justru akan menumpuk pendaftar dari jalur prestasi baik akademik maupun nonakademik. Sehingga ini yang harus diwaspadai serta diawasin penerimaan dari jalur prestasi karena diunggah melalui daring oleh calon siswa."

"Perlu diwaspadai akan ada penggunaan sertifikat prestasi palsu atau rapor palsu juga terkait surat pindah palsu orang tua sehingga diharapkan pihak sekolah lebih hati hati untuk melakukan verifikasi atas surat surat atau Kartu Keluarga bahkan dibuatkan surat pernyataan dari para orang tua siswa berupa apabila ditemukan dugaan penggunaan surat palsu dalam syarat pendaftaran PPDB maka siap untuk siswa tersebut dikeluarkan dan menjadi catatan hitam untuk tidak bisa didaftarkan dimanapun di lingkungan sekolah negeri dan bahkan akan diteruskan kepihak kepolisian setempat," tegas Dr.Togar Situmorang, SH,MH,MAP, CMed,CLA.

"Begitu banyak celah kecurangan dalam penerimaan siswa termasuk titipan dari berbagai pihak terutama para anggota Dewan untuk bisa mengisi bangku kosong disekolah tujuan dan termasuk ada pungutan liar kepada calon siswa PPDB 2022 dan disini perlu adanya sosialisasi dari pihak sekolah agar orang tua mengetahui syarat penerimaan dengan aturan yang sangat jelas," ujar Togar Situmorang, Doktor Hukum Kondang yang punya jaringan Kantor di Bali, Jakarta dan Bandung.

Selain surat pindah orang tua atau kartu keluarga yang wajib diverifikasi adalah Sertifikat Prestasi yang diunggah calon siswa saat mendaftar dan diharapkan tidak menggunakan Sertifikat Prestasi Palsu dan harus dicek Bukti Prestasi Olahraga atau Prestasi apa yang berhasil ditorehkan oleh calon siswa dari sekolah asal dan jumlah kursi wajib dihitung atau jumlah kelas yang disediakan untuk Jalur PPDB Tahun 2022 karena sistim Online lebih mudah untuk diverifikasi jumlah kursi sekolah sehingga tidak ada penyalahgunaan bahkan penambahan ruangan kelas untuk meraih untung pihak sekolah.

"Terkait aparat Hukum termasuk OMBUSMAN RI wajib menindak lanjutin temuan atau pengaduan yang masuk bukan secara hanya diplomasi panjang dan tidak ada tindakan bahkan melaporkan kepihak aparat hukum terkait sehingga membuat masyarakat skeptis dan membuat Tagline #Percumamelapor apalagi dalam jajaran KONI Bali ada Wakil Ketua III sebagai Kepala Dinas Disdikpora Bali ”tandas Dr. Togar Situmorang.

Ia berharap pemerintah melalui Disdikpora bisa meringankan masyarakat apalagi akibat Covid 19 perekonomian pasti turun dan berharap jangan ada pungutan liar berselubung “Suka Rela” untuk pembangunan Gedung atau Peralatan Sekolah karena Undang Undang sudah Tercantum Dalam Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2022 dimana dalam Dikdas dan Dikmen menjelaskan terkait BOS regular yaitu Program Pemerintah Pusat untuk menyediakan pendanaan operasional bagi sekolah bersumber dari DAK Non Fisik tujuan jelas untuk membantu operasional sekolah dan BOS Kinerja dan Dana yang mengalir kerekening pemda sangat luar biasa besar dan diharapkan dapat dipergunakan maksimal oleh pihak sekolah bukan malah untuk belanja kepentingan Pribadi Oknum pejabat apalagi anggota Dewan daerah .

Dr. Togar Situmorang praktisi hukum berharap aliran dana tersebut dapat diawasin oleh pihak Aparat Hukum selain Kejaksaan Tinggi Bali diharapkan KPK atau Komisi Pemberantas Korupsi dapat turun langsung demi menjalankan kewajiban sesuai Amanah Undang Undang Korupsi untuk melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pelaku berupaya tindak pidana korupsi serta dapat menghindari kerugian negara akibat korupsi dalam penerimaan siswa PPDB.

"Dasar Hukum saat ini yang digunakan adalah Peraturan Menteri Keuangan Nomor 119 Tahun 2021 tentang Pengelolaan DAK Non Fisik kemudian terkait dengan Tata Kelola pencatatan, penatausahaan dan pertanggung jawaban keuangan ini juga diatur dalam Permendagri dimana ada Permendagri pertama Permendagri Nomor 24 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Dana BOS pada Pemda dan Permendagri kedua Nomor 27 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penyusunan APBD dan aturan Terakhir Terkait Format Rekening sudah terlampir dalam Persesjen Nomor 19 Tahun 2021 serta menjadi catatan apabila ada Perubahan Rekening hahya dapat dilakukan satu kali pertahun pada Bulan Juli dan Agustus apabila terjadi diluar bulan tersebut itu jelas pelanggaran hukum dan tidak diperbolehkan ," tandas Dr. Togar Situmorang,SH,MH,MAP,CMed,CLA .

"Integritas dan sistim pengawasan ketat dalam aturan penerimaan siswa PPDB pasti akan selalu ada celah dicurangi sehingga masyarakat diharapakan wajib mengawasi dan harus waspada sehingga pelaksanaan PPDB berjalan dengan baik termasuk Dinas Pendidikan dan bila ada hal yang bertentangan dengan hukum masyarakat bisa melaporkan kepihak aparat hukum dan Satgas Saber Pungli", tutup Dr. Togar Situmorang,SH,MH,MAP,CMed, CLA.

Reporter : Dance henukh

Jakarta,sulutnews.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menyampaikan, pemudik untuk menyiapkan stamina sebelum melakukan perjalanan jauh. Hal itu disampaikan Firman jelang arus balik Lebaran 2022.

“Siapkan stamina. Pastikan kesehatan prima, pastikan kendaraan tidak bermasalah. Karena sehat dan tidak lelah adalah mutlak syarat utama dalam berlalu lintas,” ucap Irjen Firman Shantyabudi, Selasa (3/5/2022).

Firman mengatakan, kondisi yang prima utamanya untuk pengemudi akan membuat konsentrasi fokus. Dengan begitu, potensi kecelakaan akan terminimalisir.

“Kemudian, bagi pengendara yang lelah atau mengantuk, jangan lupa istirahat karena yang terpenting adalah keselamatan," ucapnya.

Selain itu, Firman menyarankan pengendara untuk memeriksakan kondisi kendaraan agar laik jalan. Hal ini guna meminimalisir kemacetan maupun kecelakaan akibat kelalaian pengemudi.

"Pastikan kembali kondisi kendaraan yang anda gunakan, seperti cek mesin, tekanan ban, dan kelengkapan lainnya. Sehingga kondisi kendaraan layak jalan," ungkap Firman.

Sebelumnya, Kakorlantas Irjen Firman mengajak pemudik untuk kembali ke Jabodetabek lebih awal. Firman berharap pemudik tidak bergantung pada tanggal 6, 7, dan 8 Mei 2022. Dia memprediksi, puncak arus mudik bakal terjadi di waktu tersebut.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang nanti akan pulang mudik, untuk mempertimbangkan kembali. Jika pulang di tanggal 6, 7,dan 8 Mei itu puncak arus baliknya tinggi," tutup Firman.

Penulis: ARP

Jakarta,Sulutnews.com - Posko Operasi Ketupat tahun 2022 melaporkan bahwa terjadi 51 kecelakaan di Jalan Tol sepanjang musim arus mudik Lebaran 2022. Angka itu rekapitulasi mulai tanggal 23 April hingga 2 Mei 2022.

"Sementara kecelakaan di jalan non-tol terjadi sebanyak 2.894 kejadian," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Selasa (3/5).

Jika ditotal secara keseluruhan jumlah kecelakaan di tol maupun non tol sebanyak 2.945. Tetapi, angka itu mengalami penurunan sebanyak 1 persen jika dibandingkan tahun 2021 lalu, yang dimana adanya larangan mudik bagi masyarakat.

"Jumlah korban meninggal dunia, luka ringan mengalami penurunan. Untuk luka berat ada peningkatan," ujar Dedi.

Dalam kesempatan ini, Korlantas Polri, kata Dedi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mudik untuk menghindari puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada tanggal 6,7,8 Mei 2022.

"Karena itu, bisa dipertimbangkan oleh warga setelah silaturahmi dengan keluarga, bisa dimanfaatkan waktu pulang lebih awal. Kalau memang waktunya cukup bagi yang cuti, bisa pulang setelah tanggal 9," ucap Dedi.

Dalam menghadapi puncak arus balik, polisi juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi potensi kepadatan. Yakni, One Way dan Contraflow.

Adapun pelaksanaan skema itu saat arus balik, yaitu;

- Jumat 6 Mei 2022

Mulai pukul 14.00 WIB sampai 24.00 WIB dari Gerbang Tol Kalikangkung Km 414 sampai KM 47 Tol Cikampek, diteruskan contraflow sampai dengan KM 28.500.

- Sabtu 7 Mei 2022

Mulai pukul 07.00 WIB sampai 24.00 WIB dari Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 sampai KM 3.500 Gerbang Tol Halim.

- Minggu 8 Mei 2022

Mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan hari Senin, 9 Mei 2022 pukul 03.00 WIB dari Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 sampai KM 3.500 Gerbang Tol Halim.

Penulis: ARP

Kisaran,Sulutnews.com - Setelah 1 bulan melaksanakan ibadah puasa pada Bulan Suci Ramadhan 1443 H / 2022 M, Umat Islam hari ini 1 Syawal 1443 H / 2022 M merayakan hari Hari Raya Idul Fitri 1443 H / 2022 M atau disebut juga dengan hari kemenangan. Dengan berbagai aktivitas dilaksanakan dari berkunjung dan bersilaturamhi kesanak keluarga dilakukan yang menjadi agenda rutin disaat Hari Raya Idul Fitri.

Dihari ini juga Umat Islam melaksanakan Ibadah Sunah yaitu Sholat Id yang menambah keindahan pada bulan Syawal tersebut.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Asahan yang memiliki visi dan misi Mewujudkan Asahan Sejahterah yang Religius dan Berkarakter hadir untuk pelaksanaan Sholat Id tersebut. Dimana pelaksanaan Sholat Id ini dilaksanakan di Masjid Agung H. Ahmad Bakrie Kisaran dengan Imam H. M. Syafiq, STP, MMP dan Khatib Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, MA.

Pada Khatipnya Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, MA menyampaikan tentang Syawal membentuk Mukmin Sejahtera yang Berkarakter dan Berakhlakul Karimah.

Setelah usai melaksanakan Sholat Id Bupati Asahan H. Surya BSc bersama dengan Keluarga dan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si bersama dengan Keluarga menyempatkan diri menengur sapa dengan masyarakat yang melaksanakan Sholat Id di Masjid Agung tersebut.

Dikesempatan ini juga Bupati Asahan menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Asahan, dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H / 2022 M diharapkan masyarakat mematuhi Prokes Covid-19 dan mematuhi himbauan yang diberikan Pemerintah.

Mengakhiri pembicaraannya Bupati Asahan mengatakan Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan dan Keluarga, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H / 2022 M, Minal A'idin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Terlihat juga Dandim 0208/Asahan dan Kajari Asahan mengikuti Sholat Id di Masjid Agung H. Ahmad Bakrie Kisaran.(/Daniel)

Jakarta,sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Indonesia. Ia berharap perayaan ini dapat dijadikan momentum untuk seluruh masyarakat kembali ke fitrah.

"Di tengah gema takbir yang berkumandang di hari fitrah, saya Jenderal Polisi DRS. Listyo Sigit Prabowo, M.SI Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin, kepada seluruh umat muslim di Indonesia," kata Sigit dalam tayangan videonya, Minggu (1/5/2022).

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran pada hari Senin, 2 Mei 2022.

Sigit mengungkapkan, perayaan Hari Raya Idul Fitri ini juga diharapkan bisa menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk kembali menjadi pribadi yang memiliki akhlak terpuji.

"Mari kita sambut hari kemenangan ini dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur untuk kembali ke fitrah manusia serta sucikan hati untuk menjadi pribadi yang Akhlakul Karimah," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Lebih dalam, Sigit juga berharap Hari Raya Idul Fitri dapat menjadi momentum untuk memperkuat tali persaudaraan dan persatuan, demi mewujudkan Indonesia yang tangguh dan tumbuh.

"Semoga Allah SWT, melimpahkan rahmat dan karunia kepada kita sekalian untuk senantiasa mempererat tali persaudaraan, memperkokoh kebersamaan dan merajut persatuan demi wujudkan Indonesia tangguh dan Indonesia tumbuh," ucap Sigit.

Sementara itu, mantan Kapolda Banten ini juga tetap mengingatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) kepada seluruh masyarakat yang sedang berbahagia merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalani Ibadah Puasa.

"Tak lupa saya juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan saat berkumpul bersama keluarga dan handai tolan di hari raya yang fitri ini," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Rote Ndao,Sulutnews.com ---- Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa sebagai UPT Pemasyarakatan dibawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur yang dipimpin oleh Marciana D Jone, menggelar Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1443 H Tahun 2022 kepada Narapidana Lapas Kelas III Baa, Senin, (02/05/22). 

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: PAS-609.PK.05.04 Tahun 2022 tanggal 02-05-2022 tentang Pemberian Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 1443 H Tahun 2022, sebanyak 3 (Tiga) Narapidana yang beragama Islam menerima Remisi Khusus dengan besaran remisi masing-masing 1 bulan yang diserahakan langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko didampingi para pejabat pada pukul 09.30 WITA bertempat di Aula Lapas Kelas III Baa dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan. 

Dalam Amanat Kepala Lapas Kelas III Baa yang membacakan Sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H Tahun 2022 dan mengharapkan seluruh WBP untuk memaknai Hari Raya Kemenangan dengan mengintrospeksi diri, senantiasa berpikir positif serta berperan aktif dalam segala bentuk program pembinaan dan tidak melakukan pelanggaran tata tertib dalam Lapas." Remisi yang diperoleh hari ini merupakan bentuk penghargaan atas perubahan perilaku saudara selama menjalani Pidana. Saya berharap Pemberian Remisi ini dapat menjadi renungan dan motivasi untuk selalu introspeksi diri dan berubah menjadi manusia yang lebih baik." Ucap Daniel Saekoko. 

Kementerian Hukum dan HAM pada Tahun 2022 mengeluarkan Kebijakan Peraturan Menteri Hukun dan HAM Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018 entang Syarat Dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat dimana tidak mensyaratkan Justice Collaborator_ namun tetap tidak menghilangkan syarat Administratif dan Subtantif yakni mengikuti program pembinaaan dan berkelakuan baik berdasarkan Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN) dimana tujuan penggunaan SPPN sendiri yakni agar dapat terukur dan dapat dipertanggungjawabkannya penilaian pembinaan Narapidana dalam rangka pemenuhan Hak Narapidana serta terselenggaranya pembinaan narapidana yang sesuai dengan kebutuhan individu. 

Sambutan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan yang telah tulus dan ikhlas mengabdikan diri kepada Nusa dan Bangsa serta berharap untuk tetap mempertahankan semangat dan dedikasi pada tugas dan tanggungjawab yang telah diberikan.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com --- Menyambut Hari Kemenangan, Hari Raya Idul Fitri bagi seluruh umat Islam, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H Tahun 2022, Senin (02/05/22). 

Kegiatan Sholat diikuti oleh WBP dan Petugas Lapas Kelas III Baa yang beragama muslim dengan khidmat pada pukul 06.30 WITA. 

Bertempat di Mushola Lapas Kelas III Baa, kegiatan diawali dengan Takbiran bersama WBP dan dilanjutkan dengan Sholat Shunnah Idul Fitri 2 Rakaat dan ditutup dengan Khutbah Hari Raya dengan Tema "Puasa Mendidik Kita Untuk Lebih Sabar". 

Bertindak sebagai Imam Sholat Id dan Khatib adalah Anwar Oli, Kasubsi Pembinaan dan sebagai Bilal adalah Ibrahim Aked (Warga Binaan Pemasyarakatan) Lapas Kelas III Baa. 

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai tanda bahwa Puasa Ramadhan telah selesai dan akan kembali menjadi Bersih atau Fitri sesuai dengan namanya Idul Fitri. Selain itu juga bertujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan iman dan ketaqwaaan para Warga Binaan Pemasyarakatan pada Lapas Kelas III Baa, khususnya yang beragama Islam. 

Ditemui secara terpisah, Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko mengatakan pelaksanaan Sholat Idul Fitri merupakan kegiatan rutin dan wajib dilaksanakan oleh WBP yang beragama Islam dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. "Meskipun tidak dapat melaksanakan Sholat bersama keluarga namun tidak mengurangi makna dari Hari Kemenangan, Hari Raya Idul Fitri."Ucap Daniel Saekoko. 

Pelayanan Kunjungan Online, berupa Video Call maupun Telepon sebagai media komunikasi tetap diberikan kepada WBP yang ingin bersilahturahmi dengan keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1443 H dengan tidak memungut biaya apapun.

Reporter : Dance henukh