Jakarta,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin pelepasan kegiatan pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) bersepeda sejauh 508 Kilometer dari Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan hingga Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan pemecahan rekor MURI bersepeda ini masih dalam satu rangkaian dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-76 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2022 mendatang.

"Kegiatan ini untuk memecahkan rekor MURI dengan bersepeda sepanjang 508 Km, yang dimana titik start dimulai dari Lapangan Bhayangkara Polri dan akan berakhir finish di Akpol Semarang," kata Sigit di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (25/6/2022).

Mantan Kabareskrim Polri ini memaparkan, kegiatan pemecahan rekor bersepeda ini diikuti sebanyak 144 peserta, mulai dari Atlet sepeda nasional, anggota Polri, Bhayangkari hingga komunitas gowes di Indonesia. Dari ratusan pesepeda itu dibagi menjadi empat tim.

Diantaranya, terdapat tim Garuda dan Arjuna yang menjadi tim utama untuk menargetkan pemecahan rekor MURI. Ada juga tim Srikandi yang ikut bergabung dalam acara ini.

"Karena memang kegiatan ini diikuti oleh Atlet nasional dan juga gabungan dengan anggota Polri dan juga teman-teman komunitas yang hobi bersepeda," ujar eks Kapolda Banten tersebut.

Kegiatan yang menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-76 ini, diharapkan Sigit, juga dapat dijadikan kesempatan dan wadah bagi Atlet sepeda nasional untuk terus mempersiapkan diri guna menghadapi event-event kejuaraan nasional maupun internasional kedepannya.

Sehingga, kata Sigit, Atlet sepeda dapat melanjutkan ukiran prestasi yang bisa mengharumkan serta membanggakan nama Bangsa Indonesia di kancah internasional.

"Harapan kita kegiatan hari ini semakin menyemarakkan rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara. Dan utamanya bagaimana ini kita gabungkan dengan program dari Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) sebagai bagian upaya kita untuk melakukan kegiatan-kegiatan dalam rangka mempersiapkan dan juga melatih terus-menerus Atlet kita, agar siap di dalam kejuaraan-kejuaran berikutnya," papar Sigit.

Tak lupa, Sigit menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang ikut meramaikan kegiatan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-76. Ia berharap, kegiatan ini sesuai dengan tujuannya, salah satunya, yakni memecahkan rekor MURI bersepeda.

"Terima kasih, atas seluruh peserta yang terlibat dari berbagai komunitas dan mudah-mudahan seluruh peserta bisa capai garis finish sesuai rencana yang sudah kita persiapkan," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Sei Rampah, Sulutnews.com - Kreativitas menjadi hal utama dalam pengembangan perekonomian, apalagi saat ini kita masih hidup di masa endemi, tentunya inovasi-inovasi baru harus terus ditingkatkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya melalui Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) H. M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, dalam sambutannya pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Go Digital bagi pelaku ekonomi kreatif yang diinisiasi oleh Direktorat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang digelar di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Jumat (24/6/2022).

“ Dalam era digital saat ini, kata ‘ekonomi kreatif’ atau yang biasa disingkat sebagai ekraf, mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Berbagai bisnis dijalankan dengan mengutamakan konsep kreatif sehingga tidak saja memudahkan masyarakat, tapi juga mengintensifkan kreativitas,” ucap Sekdakab Faisal Hasrimy membacakan sambutan Bupati Sergai.

Bupati melanjutkan, perkembangan bidang ekonomi saat ini sudah sampai di taraf ekonomi kreatif di era industri 4.0.

Masih lanjutnya, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sergai tahun 2021 menunjukkan keadaan yang terus meningkat dari tahun 2015. Namun ia menerangkan, pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi turun sebear -0,44%  akibat pandemi Covid-19.

“ Saat ini setelah memasuki masa endemi laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sergai naik kembali menjadi sebesar 2,87%, unggul dari rata-rata laju pertumbuhan Provinsi Sumut yang ada di angka 2,61%,” rincinya.

Sedangkan untuk aspek UMKM, saat ini jumlahnya di Sergai mencapai 139.155 pelaku yang berasal dari bidang pertanian, perdagangan, jasa, dan industri kecil.

“ Hingga saat ini, hanya ada 41 UMKM yang sudah menerapkan go digital. Sedangkan total Industri Kecil Menengah (IKM) di Sergai sebanyak 2.231 dan dari situ hanya 6 IKM yang sudah go digital. Lalu pelaku usaha ekraf di Sergai berjumlah 78 pelaku usaha dan 20 di antaranya sudah go digital,” terangnya lagi.

Dalam pidatonya, Bupati menegaskan pihaknya tetap melakukan pendampingan karena banyak yang harus dibenahi dalam perkembangan ekraf di Sergai.

Pada Bimtek ini, Anggota DPR RI dr. Sofyan Tan yang juga hadir, menyampaikan jika sekarang banyak orang yang masih muda tapi sudah memiliki aset dan kekayaan yang luar biasa. Zaman sekarang hal tersebut bukanlah hal mustahil jika piawai memanfaatkan peluang sektor digital.

Politisi PDI-P ini menyebut, pandemi yang baru saja jadi bencana global juga punya dampak positif karena memunculkan minat orang-orang untuk lebih mengenal dunia digital.

Kemudian Sofyan Tan berujar, Kabupaten Sergai punya banyak potensi, mulai dari alam yang cantik, potensi pariwisata, kuliner yang menarik, dan yang tak kalah penting, pemimpin yang baik.

“ Semua hal baik ini perlu mendapat dukungan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Salah satu hal yang bisa dilakukannya adalah dengan memperkuat aspek pengetahuan digitalisasi,” ujarnya.

 Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi paparan materi bertema “Digital Marketing” yang dibawakan oleh Sujonsen Huan, ST.

Hadir dalam kegiatan ini Sub-Koordinator Edukasi II Direktorat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kemenparekraf Hana Marliana, Asisten Ekbang Drs. Nasrul Aziz Siregar, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keungan Ir. Prihatinah, M.Si, Kepala Dinas Poraparbud Drs. Zulfikar, dan para peserta Bimtek yang berasal dari berbagai kalangan baik pelaku UMKM, mahasiswa, dan lainnya.(/Daniel)

Tebing Tinggi, Sulutnews.com - Perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 dengan tema “ Ayo Cegah Stunting agar Keluarga Bebas Stunting” diharapkan dapat menjadi inspirasi dan kekuatan kita dalam membangun Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang Maju Terus; Mandiri, Sejahtera, dan Religius.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sergai H Adlin Umar Yusri Tambunan saat menghadiri acara Peringatan Harganas ke-19 di Desa Kuta Baru Kecamatan Tebing Tinggi, Jumat, (24/6/2022).

Wabup Adlin menegaskan jika melalui Perayaan Harganas ini, kita perkuat komitmen dan sinergitas bahwa penuntasan stunting di Tanah Bertuah Negeri Beradat menjadi tugas kita bersama antara pemerintah daerah, lintas sektor, swasta, pelaku usaha, TP PKK, organisasi profesi dan seluruh masyarakat di Kabupaten Sergai, ujarnya sambil  mngucapkan selamat datang pada kepada Deputy Bidang KB KR BKKBN RI, dr. Eni Gustina, MPH beserta rombongan.

“ Semua pihak harus dapat berpartisipasi mulai dari hal yang sederhana yaitu dengan menggerakkan upaya untuk membatasi jumlah anak, generasi berkualitas yang bermula dari kelahiran yang direncanakan. Selain itu kita perkuat semangat kegotong-royongan dan rasa kebersamaan yang hari ini diwujudkan dalam bentuk orang tua asuh stunting, donatur paket sembako balita stunting yang kegiatan ini kita laksanakan tidak hanya pada saat harganas saja, akan tetapi terus berkelanjutan dan berkembang,” kata Wabup sembari mengajak semua pihak agar terus berpartisipasi sebagai orang tua asuh dan donatur stunting.

Lebih lanjut disampaikan Wabup, jika wujud dari kegotong-royongan dan  pemberdayaan masyarakat Kabupaten Sergai dalam penuntasan stunting, dapat dibentuk  dapur sehat atasi stunting (dashat) di semua kecamatan. “ Dashat adalah wadah yang tepat bagi keluarga untuk berbenah dalam memperbaiki status gizi anggota keluarga,” imbuhnya.

Diakhir sambutannya ia menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh orang tua asuh stunting, donatur stunting, penggiat dan pekerja KB  kesehatan, organisasi kemasyarakatan, seluruh penggiat dan pekerja sosial, penggiat dan pekerja pemberdayaan perempuan dan pemberdayaan ekonomi keluarga serta semua pihak yang telah bekerja keras dalam memajukan keluarga yang berkualitas di Sergai.

“ Semoga perhelatan ini memberikan daya tarik serta motivasi bagi masyarakat dalam memperbaiki status gizi anggota keluarganya,” pungkas Wabup Adlin Tambunan.

Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Rosmaida Saragih Darma Wijaya yang hadir bersama Ketua GOPTKI Ny Aini Zetara Adlin Tambunan, Ketua DWP Ny Uke Retno Faisal Hasrimy,  menyatakan, terkait stunting pihaknya selalu melakukan sosialisasi dan masuk melalui posyandu.

“ Sosialisasi selalu dilakukan serta penyerahan asupan makanan bagi balita dan ibu hamil, pemberian albumin dan melakukan pelatihan bagi seluruh kader dalam mengolah makanan menjadi lebih bergizi," pungkasnya.

Sementara itu Deputy Bidang KB KR BKKBN RI, dr. Eni Gustina, MPH mengapresiasi Pemkab Sergai atas gelaran yang dilaksanakan luar biasa berlangsung sukses.

Ia menambahkan jika Harganas yang jatuh pada tanggal 29 Juni 2022 mendatang, rencananya akan dilaksanakan di Lapangan Merdeka Kota Medan, namun katanya lagi, dimundurkan menjadi tanggal 7 Juli 2022 dan akan  dihadiri  oleh Presiden RI.

Eni menyebut bahwa BKKBN telah ditunjuk sebagai koordinator pelaksana untuk penurunan stunting. “ Kita tahu bahwa keluarga adalah titik awal untuk intervensi stunting  dan di situlah mungkin Bapak Presiden menunjuk BKKBN,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala DP2KBP3A dr Helminur Iskandar melaporkan jika Perayaan Harganas ini didahului dengan Pelayanan Sejuta Akseptor  (PSA) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2022 di seluruh kecamatan se-Sergai.

“ Alhamdulillah, berkat kerjasama yang baik dari semua pihak dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dalam ber-KB, capaian PSA MKJP dapat melampaui target yang telah ditetapkan dari target sasaran sebanyak 2.623 akseptor dapat dicapai menjadi 3.398 akseptor yang dilayani atau persentase capaian program PSA MKJP sebanyak 129,54%,” rincinya. 

Kegiatan diwarnai dengan pengukuhan orang tua asuh dari 19 balita stunting yang terdiri dari 14 balita stunting dari Kecamatan Tebing Tinggi, 1 balita dari Kecamatan Pantai Cermin, 1 balita dari Kecamatan Dolok Merawan, 1 balita dari Kecamatan Pegajahan dan 2 balita dari Kecamatan Tanjung Beringin. Kemudian  Pemilihan balita stunting yang mendapat orang tua asuh didasarkan pada pilihan dan daerah domilisi dari calon orang tua asuh yang akan dikukuhkan.

Perayaan Harganas ini dihadiri juga perangkat daerah Pemprovsu, Kepala OPD, Camat, Kader PKK, Kades serta undangan lainnya. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan launching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Kampung KB Kuta Baru Kecamatan Tebing Tinggi sekaligus temu ramah dengan masyarakat yang mengelola Dashat.(/Daniel)

Sipispis, Sulutnews.com - Pasca ditetapkan sebagai satu dari 50 Desa Wisata Terbaik se-Indonesia dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis kembali mendapat momen istimewa dengan kehadiran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, Kamis (23/6/2022).

Kehadiran Sandiaga Uno ke Tanah Bertuah Negeri Beradat langsung diterima oleh Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati H. Adlin Tambunan dan Sekda H M Faisal Hasrimy. Menteri kelahiran Riau ini disambut meriah dengan tarian khas Simalungun, Tor-tor Pengalo-ngaloh sebagai tanda memberi semangat dan doa restu kepada tamu. Selain itu, dirinya juga disambut oleh Tuan Raja Bajalingge dan Raja Padang.

Di kesempatan spesial ini, Darma Wijaya menyampaikan kalau kunjungan Menparekraf merupakan agenda ADWI 2022 di mana sang Menteri berkesempatan untuk menjajal langsung “jualan utama” destinasi wisata di Desa Buluh Duri, yaitu berarung jeram atau rafting di Sungai Bah Bolon.

“Pak Menteri hari ini merasakan langsung bagaimana menariknya ngarung di sungai Bah Bolon,” ucap Bang Wiwiek, sapaan akrabnya, sumringah.

Bupati Sergai menyampaikan, terpilihnya Desa Buluh Duri sebagai Desa Wisata terbaik di perhelatan tingkat nasional semacam ADWI merupakan kebanggaan besar. Bukan apa-apa, Desa Buluh Duri berhasil menyisihkan ribuan desa lain hingga masuk ke dalam 50 yang terbaik. Ini menjadi bukti jika Kabupaten Sergai tidak hanya menjadi tujuan wisata bahari melainkan mampu menyediakan atraksi wisata alternatif yang tidak kalah menarik.

“Pariwisata merupakan salah satu sektor yang mampu memperkenalkan secara positif suatu daerah ke publik secara luas. Momen semacam ini, di mana seorang menteri hadir langsung untuk menikmati objek wisatanya, merupakan promosi yang sangat berarti bagi Desa Buluh Duri,” cetusnya lagi.

Bukan hanya itu, Bang Wiwiek berharap, apa yang berlangsung hari ini bisa menjadi bahan bakar untuk semakin menggeliatkan perekonomian warga di tengah pemulihan pasca pandemi.

“Kita tentu sama-sama berharap, kedatangan Pak Sandiaga Uno bisa merangsang geliat pariwisata di Kabupaten Sergai, terkhusus di Desa Buluh Duri. Semoga juga di masa-masa yang akan datang, potensi wisata lain yang ada di kabupaten kita ini bisa lebih dikenal dan kembali mendapat pengakuan luas,” harapnya.

Optimisme juga disampaikan oleh Wakil Bupati Adlin Tambunan. Dirinya mengatakan, kedatangan Menparekraf tidak hanya akan berdampak baik bagi sektor pariwisata, namun diharapkan mampu memberi efek positif terhadap dunia UMKM di Sergai.

“Kesempatan ini juga jadi kesempatan para pelaku UMKM Sergai untuk mempromosikan produk-produk lokal unggulan. Pak Menteri juga berkesempatan untuk memantau dan menyerap aspirasi warga Sergai yang banyak bergerak di bidang tersebut,” ucap Adlin.

Salah satu pelaku UMKM Sergai, Eni, menitipkan harapan besar dengan kehadiran Sandiaga Uno di tanah kelahirannya. Pedagang mi glosor, makanan khas Kecamatan Sipispis, ini berharap kedatangan Menparekraf dapat membangkitkan kembali usaha masyarakat yang lesu setelah pandemi Covid-19.

“Tadi Pak Sandiaga dan Bupati mampir ke stand makanan kami. Rasanya senang sekali, sampai susah berkata-kata. Kami cuma bisa mengucapkan terima kasih kepada beliau-beliau. Semoga setelah kedatangan Pak Menteri dan rombongan, perekonomian bisa kembali pulih dan meningkat,” harapnya.

Momen langka ini juga dimanfaatkan oleh Kepala Desa Buluh Duri Dewi Yanthi Purba untuk menyampaikan aspirasinya. Secara langsung wanita yang juga merupakan ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sergai ini menyampaikan kepada Sandiaga Uno beberapa keinginannya untuk semakin meningkatkan kemajuan pariwisata di desanya.

“Ada tiga hal yang kami harapkan agar Pak Menteri bisa membantu yaitu pertama, karena bantuan tambahan perahu untuk mengakomodasi banyaknya pengunjung yang hadir. Yang kedua kami memerlukan balai pertemuan untuk menampung tamu dan gudang penyimpanan peralatan rafting. Yang ketiga, kami titipkan brosur promosi wisata Buluh Duri kepada Pak Menteri untuk diletakkan di setiap bandara yang ada di Indonesia,” sebutnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti ADWI di bantaran Sungai Bah Bolon oleh Menparekraf. Pada kesempatan ini Sandiaga juga berkesempatan untuk mengunjungi berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Kabupaten Sergai. 

Hadir di kesempatan ini Unsur FORKOPIMDA Kabupaten Sergai, Sekdakab Sergai Ketua TP-PKK Sergai Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Ketua DWP Ny Uke Retno Faisal Hasrimy, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Tim Penilai ADWI, dan rombongan, serta warga sekitar.(/Daniel)

Jateng,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi salah satu pembicara di kegiatan Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI AD di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (23/6/2022). Sigit memaparkan soal optimalisasi sinergitas TNI-Polri dalam menyelesaikan permasalahan bangsa menuju Indonesia berdaulat, adil, dan makmur 2045.

Dalam kesempatan tersebut Sigit menekankan, penguatan sinergitas TNI-Polri menjadi salah satu kunci utama dalam menyukseskan dan mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang.

"Harapan saya, sinergitas TNI-Polri yang selama ini terbangun terus bisa kita jaga. Sehingga dapat mengawal kebijakan pemerintah serta mampu menghadapi ancaman, tantangan dan gangguan kamtibmas dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam pemaparannya dihadapan seluruh Dansat TNI AD.

Terkait mewujudkan Indonesia Emas, Sigit mengungkapkan bahwa, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah menuangkan tujuh impian Indonesia mulai tahun 2015 - 2085. Kebijakan Pemerintah saat ini, kata Sigit mengarah untuk melaksanakan Road Map tersebut.

Dari visi itu, Sigit menyebut, ada empat pilar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, yakni, manusia Indonesia yang unggul, berbudaya, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kedua, ekonomi yang maju dan berkelanjutan. Ketiga, pembangunan yang merata dan inklisif. Dan keempat, negara yang demokratis, kuat dan bersih.

"Ini semua bisa terwujud apabila syaratnya satu, stabilitas kamtibmas, kedaulatan negara, soliditas TNI-Polri terjaga dengan baik. Namun kalau tidak, jangan pernah mimpi mewujudkan visi ini. Ini pentingnya pertemuan kita hari ini. Sehingga kita bisa melihat kembali ada tujuan besar yang harus kita kawal sebagai pilar utama bangsa," ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menjelaskan soal skenario pertumbuhan perekonomian Indonesia, untuk saat ini sudah mulai masuk ke tahapan Take Off yang dimana didalamnya Pemerintah sedang menyiapkan pembangunan SDM unggul hingga menyiapkan infrastruktur yang bertujuan sebagai fondasi perekonomian industri dan manufaktur. Dengan begini, diharapkan pada tahun 2030 hingga 2035, pertumbuhan perekonomian Indonesia jauh lebih baik.

"Kita lihat, harapan kita saat di 2036, masuk ke tahapan lepas dari Middle Income Trap dan masuk Upper Income. Walaupun kondisi Pandemi dan global yang ada kita membuat skenario yang realistis. Namun kita harapkan pertumbuhan ekonomi, kita jaga di atas 5 persen. Dengan posisi ini tahapan menuju Indonesia Emas dapat  tercapai," ucap eks Kabareskrim Polri tersebut.

Dalam hal ini, Sigit pun menyinggung soal pesan Presiden Jokowi di Rapim TNI-Polri beberapa waktu lalu. Sigit mengingatkan, ketika itu Presiden Jokowi benar-benar mengingatkan untuk menjaga cita-cita mewujudkan Indonesia menjadi negara produksi bukan konsumsi.

"Pesan ini tentu harus diingat. Karena saat ini Indonesia melakukan kebijakan merubah pola dari negara konsumtif bergeser ke produktif. Jadi pasar akan berubah dari negara lain, menjadi pasar kita. Dan ini akan membuat situasi global yang tentunya akan memunculkan kondisi, yang kita harus waspada," tutur mantan Kapolda Banten ini.

Lebih dalam, Sigit menuturkan bahwa, TNI- Polri juga harus terus memantau dan mengawasi situasi dinamika lingkungan strategis ditingkat global, nasional hingga regional. Seperti Pandemi Covid-19, perang Ukraina-Rusia, kemunculan kelompok terorisme, masalah soal kedaulatan, Pemilu serentak di tahun 2024 mendatang, mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan dinamika dalam negeri lainnya.

"Arahan pak Presiden beliau ingin TNI-Polri menjadi institusi yang profesional dan bekerja secara sinergis. Dan ini tentunya perintah Panglima tertinggi untuk kita semua. Terkait kerja sama dan sinergitas kita tindaklanjuti dengan dasar hukum yang ada," ungkap Sigit.

Masih dalam pemaparan materinya, Sigit pun menegaskan, TNI-Polri saat ini terus melakukan optimalisasi dalam penguatan sinergitas dan soliditas. Hal itu diimplementasikan mulai dari pendidikan dasar, pengembangan, hingga pendidikan pengembangan umum.

"Bahkan khusus dengan TNI AD kita membuat perjanjian kerja sama kegiatan terintegrasi terkait pendidikan untuk perwira. Perbantuan banyak sekali mulai dari unjuk rasa, pengamanan event baik nasional dan internasional. Kita saling mengisi kapan Polri dan TNI harus selalu berada di depan, ini berjalan dengan baik. Bagi kami, ini kita masukkan dalam program menuju Polri yang Presisi," jelas Sigit.

Bahkan, sinergitas dan soliditas TNI-Polri yang konkret, menurut Sigit, sangat dirasakan dalam penanganan serta pengendalian Pandemi Covid-19. Pasalnya, kedua lembaga ini terus berada di lini terdepan terkait hal tersebut.

"Salah satu success story adalah bagaimana penanganan Pandemi Covid-19. Pada saat itu kita tidak tahu harus berbuat apa. Kita semua yang harus di belakang tiba-tiba harus ada di lini terdepan. Alhamdulilah tahun 2021 menempati tempat pertama di ASEAN terkait penanganan covid. Lalu, kita di peringkat 5 vaksinasi terbanyak. Dampaknya pandemi dapat dikendalikan. kita mulai coba PON, bulutangkis internasional, Presidensi dan lain lain," kata Sigit.

"Dan dampaknya pertumbuhan ekonomi sempat minus 5 persen  meningkat menjadi 7 persen. Kuartal kedua, ketiga sempat turun tapi kuartal keempat 2021 dan kuartal pertama 2022 bisa naik 5 persen dan ini semua bisa tercapai berkat sinergitas dan soliditas TNI-Polri," tambah Sigit menekankan.

Meski begitu, Sigit mengatakan bahwa, masih ada hal lain permasalahan bangsa yang memerlukan implementasi dari sinergitas dan soliditas TNI-Polri. Diantaranya, pencegahan serta penanganan konflik sosial masyarakat. Kemudian, mitigasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Lalu, antisipasi hingga memberikan bantuan apabila terjadinya bencana alam. Penanganan dan penanggulangan terorisme. Isu di Papua yang memerlukan peran dari TNI-Polri. Kemudian, memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan kondusif, aman dan tertib, hingga munculnya kelompok yang menentang ideologi Pancasila.

"Terkait ideologi Pancasila, harga mati untuk kita semua. Jangan sampai dari luar masuk dan mengganggu nilai-nilai yang tertanam dalam ideologi Pancasila. Justru sebaliknya, kita harus merubah ideologi Pancasila untuk kita globalkan. Karena dulu negara kita terkenal negara toleran dan ramah," papar Sigit.

Lebih lanjut, ditegaskan Sigit, sinergitas TNI-Polri juga sangat dibutuhkan untuk mengawal dan memastikan proses pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur. Mengingat, Pemerintah mengeluarkan kebijakan Indonesia sentris dengan semangat pemerataan perekonomian di seluruh Indonesia.

"Hambatan pembangunan IKN menjadi kewajiban TNI-Polri mengawal kegiatan IKN, terkait distribusi bahan pembangunan, permasalahan tanah dan permasalahan lainnya," tutup Sigit mengakhiri pemaparannya.

Penulis: ARP

Jakarta,Sulutnews.com - Polri menggelar kegiatan malam apresiasi kreasi 'Setapak Perubahan Polri' di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-76 pada 1 Juli mendatang.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, dalam kegiatan malam apresiasi tersebut, masyarakat dipersilahkan membuat kreasi dalam platform apapun.

Isinya, kata Dedi, peserta atau masyarakat diperbolehkan memuat konten kritik, saran ataupun aspirasi terhadap Polri.

"Kegiatan tersebut telah memberikan kesempatan dan ruang bagi seluruh masyarakat menuangkan kreasinya. Apapun isinya dipersilahkan, kritik, saran dan aspirasi ini akan dijadikan bahan evaluasi demi wujudkan Polri yang jadi lebih baik lagi," kata Dedi kepada awak media, Jakarta, Kamis (23/6).

Adapun dalam malam apresiasi kreasi 'Setapak Perubahan Polri' tersebut masyarakat dapat menyalurkan kreasinya melalui, film pendek, Vlog, TikTok, Blog, Infografis, fotografi kategori umum.

"Ada juga fotografi kategori jurnalis, menulis surat untuk Kapolri kategori SD, SMP, dan SMA," ujar Dedi.

Menurut Dedi, semua kreasi dan aspirasi peserta ditampung dan dinilai oleh dewan juri yang memiliki kapasitas dan kapabilitas di bidangnya masing-masing.

Dedi berharap, dengan adanya acara ini, kedepannya dapat dijadikan bahan refleksi bagi organisasi Polri untuk semakin menjadi institusi yang didambakan serta diharapkan oleh masyarakat luas.

"Sebagaimana instruksi Pak Kapolri, Polri saat ini terus berkomitmen untuk menerima dan menyerap seluruh masukan dari masyarakat. Semua itu dilakukan demi menciptakan Polri yang dicintai dan diharapkan masyarakat," ucap Dedi.

Adapun daftar pemenang di masing-masing kategori lomba itu adalah;

A.Film pendek

Juara Pertama: Candra Bayu

Juara Kedua: Daffa Maulana Muhammad

Juara ketiga: Riki Khoerun

B.Vlog

Juara Pertama: Sefin Anggi

Juara Kedua: Try Sutrisno

Juara ketiga: M. Khairul

C.TikTok

Juara Pertama: Nidia Arestia

Juara Kedua: Yenti Winataria

Juara ketiga: Akbar Fahrezha

D.Blog

Juara Pertama: Nurul Mutiara

Juara Kedua: Citra Maulida

Juara ketiga: Aliyyah Mawaddah

E.Infografis

Juara Pertama: Faisal Yusuf

Juara Kedua: Lalu Renaldi

Juara ketiga: I Putu Hendra

F.Fotografi kategori umum

Juara Pertama: Erwin Kurniawan

Juara Kedua: Irhan Khoirul

Juara ketiga: Andi Suryanto

G.Fotografi kategori jurnalis

Juara Pertama: Denar

Juara Kedua: Agus Supratman

Juara ketiga: Suharto

H.Menulis surat Kapolri kategori SD

Juara Pertama: Siti Nabila

Juara Kedua: Andini Faiqah

Juara ketiga: Alvierro Burju

I.Menulis surat Kapolri kategori SMP

Juara Pertama: Carlo Benito

Juara Kedua: Gennaro

Juara ketiga: Alfiyatul Hana

J.Menulis surat Kapolri kategori SMA

Juara Pertama: Karel Dadimu

Juara Kedua: Arik Swardini

Juara ketiga: Hafizah Anjeli.

Penulis: ARP

Jakarta,sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri malam apresiasi kreasi 'Setapak Perubahan Polri' di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2022) malam. Kegiatan ini masih dalam rangkaian memperingati Hari Bhayangkara ke-76 pada 1 Juli mendatang.

"Malam ini saya tentunya sangat mengapresiasi kepada seluruh masyarakat, khususnya teman-teman dan adik-adik, yang dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-76, mau berpartisipasi untuk ikut di dalam berbagai kegiatan. Salah satunya komitmen kami melakukan perubahan, dengan tema setapak perubahan Polri," kata Sigit.

Dalam hal ini, Sigit menekankan, Polri selalu berkomitmen membuka dan memberikan ruang kepada seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan ekspresinya baik itu kritik maupun saran.

Menurut Sigit, masukan, kritik dan saran dari masyarakat sangat bermanfaat untuk dijadikan bahan evaluasi demi mewujudkan Polri yang semakin dicintai dan diharapkan oleh seluruh masyarakat.

"Komitmen kami untuk membuka ruang, mendapatkan masukan dan kritik, mendengar aspirasi masyarakat. Supaya kita memiliki masukan untuk memperbaiki dan mengevaluasi institusi Polri. Kami yakin tidak bisa memperbaiki dan berbenah tanpa masukan dari masyarakat," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Adanya kritik dan saran hingga pujian dari masyarakat, dikatakan Sigit, hal itu akan diserap dan dijadikan energi positif untuk institusi Bhayangkara terus melakukan pembenahan serta perubahan untuk menjadi lebih baik lagi. Sehingga, semangat Polri Presisi dapat terwujud dengan sempurna.

Bahkan, Sigit menekankan, hasil karya dari peserta kreasi Setapak Perubahan Polri, agar dipasang dan dibaca. Sehingga seluruh personel Kepolisian dapat terus menyerap aspirasi dari apa yang diharapkan oleh masyarakat terhadap Polri.

"Hasil karya semua peserta tentunya dihimpun kita perbanyak, ditempel dan dibaca seluruh anggota Polri. Bahwa itu menjadi harapan, kritik, dan apresiasi masyarakat dan saya minta terhadap hal itu kita selalu komitmen untuk berubah menjadi lebih baik," ucap mantan Kapolda Banten ini.

Diakhir pernyataannya, Sigit menekankan, seluruh jajaran Kepolisian saat ini harus mendengar dan memperhatikan harapan masyarakat demi kemajuan dan kebaikan dari institusi Polri.

"Komitmen kita bersama adalah membenahi institusi dan insan Polri. Terima kasih, atas kerja sama dari dewan juri yang mau meluangkan waktunya, karena pesertanya ribuan, lumayan capek dan lelah. Bagi kami, ini merupakan apresiasi untuk mendukung Polri. Kami komitmen terus berbenah dan memperbaiki diri," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Rote Ndao,Sulutnews.com ---- Salah seorang warga Desa Bo’a, Petrus Adu mengaku kesal dengan prilaku BPN Rote Ndao dan Jermias Sanggu.

Kepada media, Rabu  (22/6/2022) mengaku tanah miliknya di Desa Bo’a, 2276 Meter Persegi berbatasan dengan tanah milik Jermias Sanggu seluas 2578 Meter.

tanah Jermias Sanggu sertifikatnya diterbitkan BPN Rote Ndao,Namun sayangnya terbitnya sertifikat milik Jermias Sanggu, BPN Rote Ndao,tidak turun lapangan agar dilakukan pengukuran seperti penerbitan sertifikasi biasanya.

Kata Adu, belakangan Jermias menjual miliknya kepada Perusahaan Modal asing (PMA) pemiliknya bernama Mester Julius.

karena telah dijual Mester Julius melakukan aktivitas pembangunan berdasarkan luasan yang tertera di sertifikat. Padahal luas disertifikat sudah mencaplok lahannya (Petrus Adu) sebagian. dirinya melaporkan ke Pertanahan, dan Pemerintah baik Desa juga kecamatan.

Menurut Petrus Adu, Seminggu yang lalu ada Warga Kebangsaan Amerika  mendatangi lokasi tanah dan melakukan aktivitas galian Fanderan dan  pasang pilar mengaku tanah miliknya hingga sebagai kecil halaman rumah saya, lalu saya komplen bahwa tanah ini milik saya karena Mester bukan orang asli Bo’a , namum mester menolak bahwa sesuai sertivikat itu tanah miliknya.

“ saya jelaskan  tanah  saya di caplok oleh Jer Sanggu dan telah saya laporkan kepada bapak camat tepat dikantor camat .

senin (22/6/2022), Perwakilan Kecamatan, Babinsa Desa,Pihak Polsek Rote Barat  turun kelokasi tersebut, tapi tidak dihadiri oleh penjual tanah Jermias Sanggu dan Pihak BPN yang terbitkan sertifikat dan penjual tanah Jermias Sanggu tidak hadir dilokasi sehingga tidak bisa diselesaikan.

oleh karena itu, kami berharap pihak BPN dan Pemilik tanah agar segera hadir untuk penyelesaian kasus sengketa ini, dan menghentikan aktivitas dilokasi tanah tersebut.

Perwakilan Kecamatan Rote Barat yang dihadiri  Yohanes Barnabas Ndoen mengakui pihak kecamatan hadir dilokasi yang dipersoalkan agar mencari solusi, namun BPN dan Pihak Penjual Jermias Sanggu tidak hadir. Sesuai kesepakatan aktivitas pembangunan dihentikan dan akan dilanjutkan setelah kedua pihak BPN dan Jermias Sanggu baru dilakukan penyelesaian kata Ndoen

Kata Bernabas pihaknya telah melakukan pengumpulan data kedua bela pihak yang bersengketa masing-masing memiliki Sertifikat, sehingga pertemuan berikut harus dihadiri BPN

agar bisa menjelaskan  tanah seutuhnya atau batas-batas tanah  bisa dijelaskan agar dipahami kedua bela pihak.“ Pembuktiannya mungkin setelah kita melakukan klarifikasi karena sementara ini masalah ini masih digantung juga jadi belum tau masalahnya seperti apa , supaya tidak timbul polemik yang lebih panjang lagi’ tegasnya.

Mr Julius kepada media mengatakan dirinya mewakili perusaan tempat ia bekerja, saat ini melakukan droping material untuk membangun, tetapi dikomplen oleh tetangga (petrus Adu) karena sebagian tanah miliknya masuk di luasan sertifikat saya, sehingga saya juga laporkan ke Aparat desa dan Pihak pengamanan untuk mediasi kasus ini kata Julias yang bernegara Amerika ini.

Perusahaan membeli dari Jermias Sanggu dan telah dilakukan transaksi jual beli yang disaksikan oleh pihak Notaris.

hadirnya semata hanya untuk mengembangkan usaha dibidang pariwisata di Kabupaten Rote Ndao, sehingga saya droping material, tetapi sayangnya dikomplen, sehingga saya berharap agar BPN dan  Pemilik tanah Jermias Sanggu  segera hadir agar dimediasi pihak pemerintah.

Reporter : Dance henukh

Jakarta,Sulutnews.com - Polri menggelar kegiatan Nusantara Gemilang dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-76 pada 1 Juli 2022 mendatang.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa, acara ini menggelar perlombaan pentas seni budaya yang multikultural menjadi ajang untuk membangun kebersamaan, keberbauran dan keakraban.

"Untuk menunjukan kebersamaan, keberbauran dan keakraban ini kepada masyarakat Indonesia dan dunia," kata Dedi kepada wartawan, Rabu (22/6/2022).

Menurut Dedi, kegiatan ini bermakna, lahirnya sebuah paduan kebersamaan dengan saling menghormati dan meyayangi serta menyelaraskan segala macam keberagaman lingkungan sosial budaya.

"Kehidupan masyarakat Indonsia yang berasal dari beragam latar belakang suku, budaya, agama, tradisi, pendidikan, ekonomi merupakan kodrat yang harus diterima oleh Bangsa Indonesia," ujar Dedi.

Pada hal ini, menekankan kepada karya dan kreatifitas yang berbasis seni dan budaya Indonesia yang menjadi ciri khas daerah masing-masing, seperti tarian nusantara, grup vocal atau grup musik nusantara, performing Art Nusantara dan unsur kreatifitas lain yang menarik, dibawakan ke atas panggung.

Dedi menuturkan, setelah melakukan seleksi tiap wilayah, 16 tim terpilih diterbangkan ke Jakarta untuk melakukan proses karantina atau pembekalan persiapan menuju Semi Final & Grand Final.

Kemudian, melakukan pembekalan/workshop pelajaran etika, olah tubuh, olah vocal, olah gerak, manajemen seni pertunjukan dan sebagainya. Dari hasil workshop tersebut akan digarap langsung oleh Denny Malik sebagai Creative Director untuk perform malam Grand Final (Kolaborasi Karya 30 Menit).

"Pada saat malam Semi Final & Grand Final peserta diharapkan membawa garapan kreatifitas yang baru selain proses seleksi wilayah, ditampilkan selama 3 sampai 5 menit Instrument musik dan pakaian dianjurkan untuk menunjukkan unsur keindahan dan kebudayaan tanpa menghilangkan asas kesopanan. Seluruh peserta wajib mengikuti seluruh rangkaianbacara dari kegiatan Nusantara Gemilang," papar Dedi.

Selama karantina peserta akan dinilai prosesnya, akan ada juara tambahan untuk perorangan dalam etika dan kepribadian atau Juara Terbaik Peserta untuk Persahabatan dan Kepribadian.

"Kreasi 16 Tim Terpilih akan diunggah di channel youtube untuk bisa disubscript dan dilike oleh masyarakat, keluarga, kerabat, teman, penggemar peserta," tutup Dedi.

Penulis: ARP

Cilacap,Sulutnews.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., meresmikan  Lapangan Sepakbola TNI AD Jenderal Soedirman yang merupakan pemanfaatan aset TNI AD (Eks lapangan Yonif 405) di Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Selasa, (21/6/2022).

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutannya pada peresmian itu, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kasad atas tergelarnya fasilitas olahraga di Kabupaten Cilacap tersebut.

"Bukan hanya lapangan sepakbola, disini juga akan menjadi sports center dan wisata kuliner yang telah lama menjadi impian dan akan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Cilacap," kata Bupati.

Sementara itu, Kasad dalam sambutannya berharap keberadaan lapangan sepakbola ini bukan saja menjadi pusat keramaian, namun mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta dapat meningkatkan sumber daya manusia dalam bidang olahraga.

"Selain itu, dengan adanya fasilitas olahraga ini diharapkan akan meningkatkan hubungan baik antara TNI AD dengan Pemerintah dan komponen bangsa lainnya untuk kemajuan bangsa dan negara," ucap Kasad.

"Kalo untuk kepentingan bangsa dan negara, jangan banyak pikir tapi lakukan," tambahnya.

Kasad juga berpesan agar semua pihak mempunyai rasa memiliki  terhadap lapangan sepakbola TNI AD Jenderal Soedirman maupun sarana lainnya yang ada di sports center baik dari segi pemakaian maupun perawatannya, sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Dalam peresmian ini, Kasad juga berkesempatan melakukan penandatanganan prasasti dan meninjau fasilitas yang ada di lapangan sepakbola tersebut.

Turut hadir dalam peresmian ini, Aspers Kasad, Aslog Kasad, Aster Kasad, Asrena Kasad, Pangdam IV/Diponegoro, Danrem 071/Wijayakusuma, Dandim 0703/Cilacap, Forkopimda Kabupaten Cilacap, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Pengurus Persit Pusat Kartika Chandra Kirana, Direktur PT. PSF, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Cilacap.(/Sugeng)