Sergai

Sergai (40)

Perbaungan,Sulutnews.com - Maraknya informasi tentang Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang menjangkiti hewan ternak ruminansia, tentu membuat masyarakat Serdang Bedagai (Sergai) yang memiliki hewan ternak menjadi resah. Apalagi saat ini ditemukan penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit kulit infeksius yang disebabkan oleh Lumpy Skin Disease Virus (LSDV).

Namun, Bupati Sergai H Darma Wijaya meminta para peternak untuk tidak panik, pasalnya LSD ini bisa diatasi jika penanganan dilakukan dengan cepat dan tepat, katanya usai meninjau ternak lembu milik Rusiadi, yang terkena penyakit LSD di Desa Pematang Sijonam Kecamatan Perbaungan, Selasa (24/5/2022) sore.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Bupati bahwa LSD merupakan penyakit pada hewan yang disebabkan oleh virus pox. Penyakit LSD menyerang hewan lembu, kerbau, sapi, kambing dan beberapa jenis hewan ruminansia liar.

“Walaupun tidak bersifat zoonosis atau tidak menular kepada manusia, namun LSD menyebabkan turunnya berat badan pada hewan, hal ini karena menyebabkan hewan tersebut tidak bernafsu makan, kehilangan produksi susu, mandul pada sapi jantan dan betina, keguguran dan kerusakan pada kulit,” terang Bang Wiwiek sapaan akrabnya.

Ia menambahkan bahwa lembu yang terserang LSD menunjukkan beberapa gejala seperti demam, timbulnya benjolan-benjolan pada kulit dengan batas yang jelas, sehingga penyakit ini bisa juga dinamai penyakit kulit benjol, keropeng pada hidung dan rongga mulut serta pembengkakan pada kelenjar pertahanan, ungkap Bupati Darma Wijaya yang juga menggeluti profesi peternak Sapi.

Dengan mengikutsertakan Dinas Ketahanan Pangan, kami telah melihat perubahan hewan yang terkena LSD milik Pak Rusiadi. Perkembangan sehatnya sangat baik. Berkat penanganan yang cepat dan koordinasi dengan dinas terkait. Hingga sampai saat ini, kondisinya sudah jauh lebih baik. Bahkan, lembu yang sempat lumpuh juga telah normal kembali, tukas Bupati.

“Kita harus bergerak cepat dengan melakukan koordinasi, mendata dan merekomendasikan langkah penanganan bagi peternak. Para peternak tidak usah panik jika mendapati hewan ternaknya yang sakit dan memunculkan gejala demam dan bintik di kulit,” pintanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bupati mengingatkan para peternak untuk tidak panik dan melakukan beberapa upaya seperti terus menjaga kebersihan kandang, menjaga imunitas hewan ternak. Selanjutnya jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dinas Ketahanan Pangan jika hewan ternak mulai mengeluarkan gejala sakit," pungkasnya.

Dikesempatan serupa, Rusiadi mengaku bahwa seratusan lembu miliknya terkena LSD pada pertengahan April lalu dimana gejala awalnya adalah demam tinggi.

"Saya sendiri belum pernah melihat penyakit seperti itu. Bentolan di sekujur badan lembu yang isinya darah dan nanah. Kalau udah begitu, suhu tubuh lembu bisa sampai 40 derajat, kakinya bengkak. Sampai ada lembu saya yang gak bisa berdiri, gak bisa makan dan untuk dipindahkan pun harus ditandu," paparnya.

Rusiadi menerangkan dari 120 lembu yang dimilikinya, 100 ekor lebih yang terkena penyakit ini. Bobot lembunya pun menurun drastis. Namun, membaik seiring penanganan yang dilakukan seperti meningkatkan imunitas hewan dengan memberinya minuman rebusan gula merah campur jahe serta menyuntikkan antibiotik sebagaimana disarankan oleh Dinas Ketapang.

“Dalam seminggu itu bobot yang 625 kg bisa turun jadi 500 kg. Cepat drop dia. Saat disuntik antibiotik dan minum air gula merah, imunnya pelan-pelan bagus, nampak sehat. Cepat juga sembuhnya lagi. Selain itu, pemberian vitamin serta pengasapan juga dilakukan untuk menghindari serangga seperti nyamuk dan lalat yang merupakan faktor penyebar virus dari lembu ke lembu,” jelasnya.

Selain Desa Pematang Sijonam, Bupati juga meninjau hewan peternak yang ada di Desa Celawan yang didampingi Camat dan perwakilan Polsek Perbaungan.(/Daniel)

Sei Rampah,Sulutnews.com - Upaya Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) untuk menata Sei Rampah sebagai ibu kota kabupaten masih terus dilaksanakan. Hal ini disampaikan oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Selasa (24/5/2022).

Bupati mengatakan jika dirinya baru mendapat laporan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) , Johan Sinaga, SE, MAP, bahwa pada hari ini pihaknya mendampingi tim dari Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) yang datang langsung mengukur Jalan Nasional dan direncanakan akan dibangun tahun 2023 sepanjang 1,5 Km.

“Jalan ini akan dibangun mulai dari pintu tol Kecamatan Teluk Mengkudu sampai dengan Kantor Kejaksaan Negeri Sergai. Pemkab Sergai merencanakan pelebaran jalan nasional melalui Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR,” kata Bupati yang punya sapaan akrab Bang Wiwiek ini.

Ia menambahkan, untuk merealisasikan hal ini, pihak Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR menentukan syarat yang harus dipenuhi oleh Pemkab Sergai yaitu di antaranya detail engineering design, studi kelayakan proyek atau feasibility study, SK Bupati Sergai tentang penetapan lokasi, kesesuaian RTRW, ketersediaan lahan yang dibebaskan oleh Pemkab Sergai menggunakan APBD dari titik nol sampai akhir.

Bang Wiwiek melanjutkan, dirinya optimis Pemkab Sergai dapat menyelesaikan pembebasan tanah sepanjang 6,3 KM dengan 711 persil di tahun ini.

“Rencana pelebaran jalan masional direncanakan mulai dari  Jl. Negara simpang tol Teluk Mengkudu sampai Pos Lantas di Sei Rampah. Pemkab Sergai telah menyiapkan anggaran ganti rugi tanah, bangunan, tanaman, dan sebagainya, sebesar 30 miliar untuk pembebasan lahan tahun ini. Sesuai laporan dari Kadis PUPR, sampai saat ini pemebebasan lahan dengan pembayaran ganti rugi tetap berjalan di dinasnya,” papar Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Johan Sinaga mengatakan jika pada hari ini pihaknya sudah mendampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksana Jalan Nasional wilayah IV Sri Nanda Hasian, ST, dan tim dalam proses survey serta melihat langsung rencana pembangunan dan pelebaran jalan nasional di Sergai.

Johan menjelaskan, ada beberapa tujuan penting yang melatari rencana pelebaran jalan ini, misalnya mengatasi kemacetan lalu lintas, mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas, dan menjadikannya sebagai ikon Ibu kota Kabupaten Sergai.

“Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan ini jelas akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Sergai khususnya di Kecamatan Sei Rampah dan sekitarnya,” ucap Johan.(/Daniel)

Sipispis, Sulutnews.com - Sungai Bah Bolon memiliki daya tarik tersendiri yang membuat para wisatawan pecinta olah raga air ingin menapakkan kaki menjajal arung jeram di sana. 

Tak dapat dipungkiri, Desa Buluh Duri menyimpan berbagai potensi alam yang pesonanya dapat dimaksimalkan. Masuk dalam 50 besar desa wisata nasional, sungai nan cantik ini memiliki aliran yang nyaman, asri juga bersih sehingga pantas untuk dijadikan arena olah raga arung jeram. 

Hal inilah yang membuat Royal Crown Adventure Club yang diketuai oleh Ben Kristianoto menjajal olah raga arung jeram di Sungai Bah Bolon, Desa Buluh Duri Kecamatan Sipispis, Senin (23/5/2022).

" Arung jeram merupakan  salah satu olahraga ekstrim namun cukup diminati, apalagi bagi mereka yang ingin seru-seruan bersama rekan atau keluarga. Nah, di Serdang Bedagai (Sergai) ternyata banyak objek wisata yang tempatnya kece serta asyik dan sepertinya memang harus dicoba, kata Ben Kristianoto saat berarung jeram bersama rekan-rekannya. 

Ia menyebut, jika hari ini tepat ulang tahun pertama Royal Crown Adventura Club. Oleh karenanya, di tengah kebahagiaan pada momen kali ini, kami ingin mecoba olah raga air ini dan ternyata tempatnya memang luar biasa bagus sehingga pantas untuk terus dipromosikan.

" Saya sudah berkunjung ke beberapa daerah untuk melaksanakan tracking, hicking dan rafting. Dan ternyata arung jeram di Sungai Bah Bolon ini termasuk yang terbaik. Saya selaku warga Sumut bangga. Untuk itu, saya mau wisata di Sumut khususnya di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini maju sehingga membawa nama harum daerah di tingkat nasional bahkan hingga ke tingkat Internasional," cetusnya. 

Ben Kristianoto menguraikan Royal Crown Adventure Club ini memiliki anggota diberbagai daerah diantaranya, Belanda, Bali, Pontianak, Jakarta, Medan, Siantar dan beberapa daerah lainnya. 

"Setelah menjajal arung jeram ini, kami berencana akan mengulang kembali pengalaman, seru seruan bersama di Sungai Bah Bolon", paparnya. 

Menanggapi hal itu, Bupati Sergai H. Darma Wijaya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Royal Crown Adventure Club yang telah memilih Sergai sebagai tujuan wisatanya. 

Bang Wiwiek, demikian akrab disapa, menjelaskan bahwa arung jeram Sungai Bah Bolon dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bulu Duri Maju (Buduma) Desa Bulu Duri, Kecamatan Sipispis. 

" Arung jeram Sungai Bah Bolon ini  merupakan salah satu objek wisata pavorit di Sergai yang dapat memicu adrenalin para pesertanya. Bagi yang suka bisalah datang untuk menjajalnya kembali," katanya sembari berpromosi.

Bupati juga berharap dengan berkunjungnya Royal Crown Adventure yang notabene beranggotakan dari berbagai wilayah di Indonesia bahkan ada yang dari luar negeri, dapat membawa cerita dan pengalaman seru yang di rasakan saat rafting di Sungai Bah Bolon ini kepada teman, sanak keluarga dan media sosial mereka tentunya. Sehingga arung jeram di Desa Buluh Duri ini dapat terus berkembang yang pada akhirnya dapat menumbuhkembangkan prekonomian masyarakat Sergai Khususnya Kecamatan Sipispis, harap Bupati.(/Daniel)

Sei Rampah,Sulutnews.com - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya melalui Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) H. M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, me-launching Inovasi “Kepiting 3 M” dari Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Sergai di Lapangan Apel, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Jumat (20/5/2022).

Membacakan sambutan tertulis Bupati Sergai, Sekdakab mengatakan jika Presiden RI Joko Widodo pernah mengeluhkan kelalaian sebagai Bangsa Maritim. Meskipun begitu, kebijakan pembangunan bangsa masih terkesan “memunggungi lautan”.

“ Kelalaian ini tentu tidak bisa terus menerus dibiarkan. Maka pemerintah perlahan-lahan mengubah haluan tersebut dengan menjadikan lautan sebagai sumber pangan dambaan masa depan, melalui berbagai program “ekonomi biru” yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan,” tuturnya.

Guna memaksimalkan potensi dua pertiga wilayah Indonesia yang merupakan perairan, sebutnya, perlu inovasi yang melibatkan banyak pihak. Salah satu pihak tersebut, kata Faisal, adalah pemerintah daerah yang memiliki wilayah perairan/ pantai maupun alur laut dan Sergai termasuk salah satunya, dengan panjang garis pantai sekitar 55 kilometer dan terbagi ke dalam lima kecamatan.

“Potensi ekonomi wilayah pesisir tentu tidak hanya berbasis lautan. Terlebih pembagian otonomi terbaru, lautan menjadi wilayah kuasa pemerintah provinsi. Artinya, Pemkab Sergai bertanggung jawab mengelola potensi ekonomi mulai dari titik surut pasang air laut dan mengembangkan potensi budidaya perikanan darat, termasuk pengembangan sumber daya manusia masyarakat pesisir dan para pembudidaya,” jelasnya.

Tanggung jawab tersebut di atas, membuat pimpinan daerah Tanah Bertuah Negeri Beradat, sangat mendukung pola-pola pemberdayaan masyarakat pesisir dan potensi ekonomi bidang perikanan yang telah dan akan dilaksanakan oleh Diskanla Kabupaten Sergai.

“ Saya tidak ingin kita menjadi bagian dari orang-orang yang memunggungi lautan sebagaimana pernah dikeluhkan oleh Bapak Presiden yang kita cintai,” ucapnya lagi.

Dikatakan oleh Faisal Hasrimy, inovasi dari Diskanla Sergai bertajuk “Kepiting 3 M” merupakan upaya nyata perwujudan visi Sapta Dambaan, terutama pada poin ekonomi berdaya saing.

Ia menjelaskan Kepiting 3 M ini adalah singkatan dari “Kendaraan Pelayanan Perikanan Terpadu Keliling, Mempromosikan, Menjemput, dan Mengantarkan”.

“Saya berharap tercipta efisiensi anggaran distribusi bantuan dikarenakan bantuan dapat dihantarkan oleh kendaraan pelayanan perikanan keliling,” tandasnya.

Pada kesempatan ini Kepala Diskanla Sergai Dr. Klaudia Evinta Siregar, SKM, M.Kes melaporkan kalau kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala BKN Bima H. Wibisana yang menyebut dinamika yang ada di birokrasi saat ini menuntut para ASN untuk mampu lebih adaptif dan inovatif.

Sesuai dengan nama inovasi “Kepiting 3 M”, Klaudia mengatakan kata “mempromosikan, menjemput, dan menghantarkan” merupakan tiga kata kerja yang mewakili keseluruhan kinerja dan pengabdian DKP, kepada masyarakat.

Dirinya melanjutkan, pelaksana operasioanl Mobil 3 M merupakan seluruh anggota bidang kerja Diskanla Sergai.

“Mobil ini akan berkeliling di Kabupaten Sergai dan lokasi luar daerah, tergantung pada undangan keikutsertaan pada event sehubungan promosi perikanan dan perairan. Apabila kegiatan inovasi kami nantinya bisa bernilai guna mewujudkan Sergai yang Maju Terus. Kami mohonkan dukungan penuh dari Bapak Bupati dan Wakil Bupati sehingga fisik kendaraan dan mutu layanan bisa ditingkatkan,” lapornya.

Bupati Sergai H. Darma Wijaya juga menyempatkan hadir menyaksikan acara launching inovasi ini meski hanya diakhir acara. Hal ini karena sebelum giat ini berlangsung, Bupati masih menghadiri agenda acara yang lainnya. Hadir pula Asisten Ekbang Drs. Nasrul Aziz Siregar dan Asiten Administrasi Umum Ir. Kaharuddin, MM dan jajaran ASN Pemkab Sergai.(/Daniel)

Sergai,Sulutnews.com - Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) untuk Wilayah Sumatera Utara (Sumut) akhirnya digelar pada hari ini, Kamis (19/5/2022). Rakorwil yang diikuti seluruh Bupati/perwakilan se-Sumatera Utara ini dilaksanakan di di Gedung Baru Kantor Bupati Sergai.

Dalam Rakorwil bertema “Dengan Kerjasama Antar Daerah Kita Tingkatkan Pendapatan untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Pemerintah Daerah”, Bupati Sergai menyampaikan terima kasih kepada para Kepala Daerah atas kesediaanya untuk menjalin kerja sama antar daerah guna meningkatkan pendapatan daerah dan mendukung pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.

Rakorwil Sumatera Utara mengutamakan kerja sama yang saling menguntungkan. Selaku Koordinator Wilayah APKASI Sumut, pada Rakorwil perdana ini saya mengatakan kita dapat mengemban amanah APKASI sesuai dengan visi yaitu membangun sinergi kerja antar pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat dengan semangat keberagaman wilayah sebagai upaya percepatan pemulihan ekonomi pada masa dan pasca pandemi.

Bupati menyebut, ada beberapa hal yang mesti dibangun dengan maksimal sesuai dengan visi APKASI yang dicetuskan oleh Ketua Umum yaitu ,membangun sinergi tata kelola pemerintahan yang baik sebagai upaya menyelaraskan program pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten terutama dalam bidang ekonomi, sumber daya manusia dan pembangunan; menyelaraskan program pembangunan infrastruktur pemerintah pusat dengan program kabupaten untuk mempermudah akses ekonomi dan orang sehingga pembangunan berjalan efisien dan bermanfaat bagi masyarakat luas; memperkuat hubungan perdagangan antar kabupaten agar mampu meningkatkan pendapatan asli daerah dan kesejahteraan masyarakat; meningkatkan kerjasama bidang sosial-kemasyarakatan, budaya dan pariwisata untuk membenahi ekonomi terutama pemulihan ekonomi nasional akibat Covid-19; Memperkuat kolaborasi antar daerah dalam rangka Pelestarian nilai-nilai adat-budaya yang ada di seluruh kabupaten; Meningkatkan solidaritas antar daerah dalam penanggulangan bencana alam dan non-alam yang menimpa kabupaten, provinsi dan nasional.

 “Saat ini Pemkab Sergai terus berpacu membuat berbagai terobosan dalam menjalin kerja sama dengan 25 Kabupaten se-Sumut. Saya mengajak seluruh Kepala Daerah agar melakukan koordinasi lanjutan untuk terwujudnya kerja sama antar kabupaten di Sumut,” harapnya.

Sementara itu Ketua Umum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengatakan Rakorwil yang dilaksanakan pada hari ini penting dilakukan bagi peran dan fungsi APKASI, salah satunya adalah memfasilitasi dan memperjuangkan kepentingan anggota yang ada di wilayahnya, baik di tingkat provinsi maupun pusat.

“Maka dalam hal ini saya mengingatkan agar seluruh daerah memperkuat kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan antar daerah. Sesuai dengan pesan Presiden, kita mesti terus memperkuat perdagangan antar daerah, kabupaten, provinisi, dan pulau. Selain itu, masing-masing daerah harus punya produk unggulan masing-masing dan tentunya yang tak kalah penting juga kita mesti memperkuat sektor UMKM,” tegasnya.

Secara khusus, pria yang juga menjabat sebagai Bupati Dharmasraya ini memuji Bupati Sergai karena pilihannya mengadakan Rakorwil di Kantor Bupati Sergai yang baru didirikan, bukan di hotel seperti biasanya.

“ Ini bisa dibilang sekaligus sarana untuk mempromosikan Kabupaten Sergai. Pembangunan gedung Kantor Bupati ini juga cepat, hanya dalam kurun waktu sekitar 1 tahun. Intinya kalau kita fokus dan tepat melaksanakan anggaran, Insya Allah dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat,” sebutnya.

Di kesempatan ini Ketua Umum juga menginformasikan jika Rakernas APKASI akan dilaksanakan pada 18 Juni. Hasil dari Rakorwil hari ini, sebutnya, akan dibawa dalam Rakernas yang rencananya akan dilaksanakan di Kabupaten Bogor yang dijadwalkan dibuka oleh Presiden RI dan dihadiri oleh beberapa Menteri.

“Rakernas nanti sekaligus dirangkaikan dengan HUT APKASI. Dan di situ nanti akan diadakan juga APKASI Otonomi EXPO. Saya meminta Bapak dan Ibu Kepala Daerah bisa hadir serta membawa produk-produk unggulannya,” sebut Sutan.

Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komwil 1 yang juga Wali kota Medan Bobby Nasution yang hadir dalam acara ini menyebut bulan depan giliran organisasinya yang akan melaksanakan Rakorwil I bertepatan dengan HUT Kota Medan pada 1 Juli.

“ Saya mengundang seluruh Kepala Daerah untuk berkunjung. Saya juga berharap sebelum pulang nanti, agar mampir ke Kota Medan. Bantulah ekonomi kota Medan. Belanja di sana. Kota Medan siap mengakomodasi,” sebutnya.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Mhd Fitriyus, SH, MSP membuka sambutannya dengan memuji Gedung Kantor Bupati Sergai yang bagus.

Mewakili Gubernur, dirinya menyampaikan jika selama ini seluruh pihak telah berjuang bersama Forkopimda dan masyarakat untuk menanggulangi pandemi Covid-19.

“ Rata-rata (kasus aktif) sudah zero belakangan ini. Hanya Medan saja yang bertambah, itu pun cuma 2. Jadi, mari kita berdoa, kiranya pandemi Covid bisa hilang, dan 100 persen kita dapat beraktivitas kembali seperti biasa,” harapnya.

Ia melanjutkan, tujuan dari APKASI ini sangat baik sekali. Di samping mengkoordinasikan pemerintah daerah dan pusat, ia menyebut APKASI juga berperan sebagai fasilitator kepentingan daerah dan pusat, serta menciptakan kerja sama dan kolaborasi yang sangat menguntungkan.

“ Khususnya pasca pandemi Covid ini kita harus bangkit kembali. Karena masih tersisa masalah perekonomian dan kesejahteraan rakyat. Kiranya apa yang dihasilkan hari ini dapat diaplikasikan semuanya adalah untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Di kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan Kerjasama (MoU) antar kabupaten yang berisi tentang peningkatan pendapatan untuk kesejahteraan masyarakat dan pemerintah daerah.

Selain itu ada pula seminar yang dibagi ke dalam dua sesi yang dimoderatori oleh Sekdakab Sergai H M Faisal Hasrimy, AP, M.AP, yaitu bertema kerja sama antar daerah dalam rangka peningkatan pendapatan untuk kesejahteraan masyarakat dan Pemerintah daerah dengan narasumber Kasubdit Pendapatan Daerah Wilayah III Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Zainal Ahmad, AP, MAP, dan materi kedua dengan tema Sosialisasi Urgensi Metrologi Legal Menuju Indonesia Tertib Ukur yang dibawakan oleh  Ketua Tim Kelembagaan dan Penilaian Direktorat Metrologi , Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Herosobroto, ST, MSE.

Hadir dalam Rakorwil ini para Bupati/perwakilan seluruh Kabupaten se-Sumut, jajaran Forkopimda Sergai, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.(/Daniel)

Medan,Sulutnews.com - Sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mewujudkan masyarakat Serdang Bedagai (Sergai) yang Maju Terus; Mandiri, Sejahtera, dan Religius, Bupati H Darma Wijaya bersama sejumlah Kepala Daerah se-Sumatera Utara (Sumut) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas (Ditjend Binalavotas) di BBPVP Jalan Gatot Subroto KM 7,8 Medan Sunggal, Selasa (17/05/2022).

Penandatanganan MoU ini dalam rangka sinergi peningkatan kompetensi, pemberian bantuan permodalan, dan membangun kesadaran diri bagi masyarakat di kabupaten/kota masing-masing.

Kegiatan yang dirangkai dengan Inauguration of School Operation Kegiatan Pengembangan BLK Maritim (Development of Maritime Vocational Training Centers) ini disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang mengatakan jika penandatanganan MoU yang dilaksanakan ini mencakup sinkronisasi program pelatihan dan pendampingan kelompok masyarakat dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, pemberdayaan kelompok masyarakat pasca pelatihan serta kerja sama pertukaran data informasi. 

Disampaikan Ida bahwa semua kerja sama itu dapat menjadi pionir bagi balai latihan vokasi di seluruh kabupaten/kota.

“ Dengan kerjasama yang akan berlangsung nantinya, komitmen dan dukungan pemerintah daerah (Pemda) semakin besar untuk pengembangan SDM Indonesia,” terangnya. 

Dikesempatan serupa, mewakili Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Sekda Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) Afifi Lubis mengatakan bahwa dalam rangka menggali potensi maritim yang ada di Sumut diperlukan kemampuan SDM yang unggul agar potensi tersebut dapat secara maksimal diolah demi kesejahteraan masyarakat.

" Sudah selayaknya Pemprovsu menyampaikan Apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI atas pelaksanaan gelaran.ini. Semoga kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini dapat melahirkan SDM unggul di Sumut" tandasnya.

Senada dengan Sekda Pemprovsu, usai kegiatan, Bupati Sergai H Darma Wijaya berharap kerjasama ini dapat terlaksana dengan baik sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM di Tanah Bertuah Negeri Beradat.

" Saya rasa kerjasama ini sangat penting  khususnya bagi masyarakat Sergai. Ini sejalan dengan misi kami dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus mewujudkan masyarakat Sergai yang Maju Terus," tutupnya.

Turut hadir dalam acara Wakil Dubes Austria, Philip Roessl,  Dirjen Binalavotas Budi Hartawan, Wakil Walikota Medan, Bupati Labura, Walikota Binjai, Wakil Bupati Langkat, Bupati Deli Serdang, Bupati Batu Bara, Bupati Simalungun, Bupati Nias Utara, Bupati Toba, Bupati Aceh Tamiang, Bupati Bantul, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, President Of Social Welfare Corporation Hinode Jepan serta undangan lainnya.(/Daniel)

Sei Rampah,Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Koordinator Wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada hari Kamis 19 Mei 2022 mendatang. Menyambut perhelatan tersebut, berbagai persiapan pun terus dilakukan.

Adapun persiapan yang dilakukan oleh masing-masing bidang dengan dikoordinatori oleh Perangkat Daerah yang terkait sesuai dengan surat perintah tugas. Persiapan yang dilakukan yaitu menyiapkan tempat untuk berlangsungnya kegiatan beserta menyiapkan segala peralatan dan perlengkapan, konsumsi sekaligus persiapan lainnya yang dianggap penting demi kelancaran kegiatan tersebut.

“ Pada perhelatan ini nanti, APKASI mengusung tema “ Dengan Kerjasama Antar Daerah Kita Tingkatkan Pendapatan untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Pemerntah Daerah”, rencananya akan datang sebanyak 25 (dua puluh lima) orang Kepala Daerah se-Sumut,” kata Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sergai, Drs H Akmal, AP, M.Si, di ruang kerjanya Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Selasa (17/5/2022), usai melakukan rapat dengan beberapa OPD terkait untuk mematangkan kelancaran pelaksanaan acara tersebut.

Ia menambahkan, dalam Rakorwil itu akan dihadiri oleh Ketua Umum APKASI, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, yang juga sebagai Bupati Dharmasraya Provinsi Sumatera Barat dan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi serta undangan lainnya. Kemudian, akan dilakukan penandatanganan Kerjasama (MoU) antar kabupaten yang berisi tentang peningkatan pendapatan untuk kesejahteraan masyarakat dan pemerintah daerah. Kerjasama tersebut, lanjut Akmal, antara lain kerjasama bidang ketahanan pangan, pertanian dan peternakan yaitu investasi penggemukan sapi, limbah ubi kayu dan limbah sawit. Selain itu dibahas juga tentang Kerjasama bidang pariwisata yang bisa dikembangkan pada masing-masing pemerintah daerah.

Selain penandatangan MoU, kata Kadis Kominfo lagi, juga akan dilaksanakan seminar yang menghadirkan beberapa narasumber diantaranya dari Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni dan Direktur Metrologi, Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Matheus Hendro Purnomo. Selanjutnya akan ada diskusi isu-isu strategis terkait permasalahan dalam pelaksanaan otonomi daerah, Penyampaian Program Kerja APKASI oleh Direktur Eksekutif APKASI, Sarma Simanjorang dan Penyampaian Hasil Rakorwil oleh Sekjend APKASI, Adnan Purichta Ichsan, SH, MH, rinci Akmal.

 “ Sebelumya Bupati Sergai H Darma Wijaya yang juga sebagai Koordinator APKASI Wilayah Sumut telah menginstruksikan Kepala Perangkat Daerah maupun Pejabat terkait agar melakukan koordinasi untuk kerjasama dan penjajakan di beberapa wilayah kabupaten se-Sumut beberapa waktu lalu,” tutup Akmal.(/Daniel)

Pantai Cermin,Sulutnews.com - Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, hadir dalam Apel Siaga Long Form Sensus Penduduk (LF SPa2020) Kabupaten Sergai yang dilaksanakan di Pantai Cermin Theme Park & Resort Hotel, Pantai Cermin, Sabtu (14/5/2022).

Dalam sambutannya, Wabup Sergai menyampaikan Sensus Penduduk 2020 atau biasa disebut SP2020 secara umum terbagi ke dalam dua tahapan yaitu pendataan penduduk dengan menggunakan kuesioner sederhana (short form) pada tahun 2020 dan kemudian dilanjutkan dengan pendataan menggunakan kuesioner yang lebih rinci (long form) yang dikenal juga dengan istilah SP2020 Lanjutan melalui kegiatan sensus sampel. 

Ia melanjutkan, SP2020 Lanjutan ini merupakan rangkaian kegiatan SP2020 yang seyogyanya dilaksanakan pada tahun 2021 akan tetapi tertunda, dan baru saat ini dapat diselenggarakan.

“SP2020 Lanjutan ini sangat penting dan urgen untuk segera dilaksanakan. BPS membutuhkan data rinci kependudukan sebagai dasar hitung proyeksi penduduk yang lebih baik sebagai data penimbang yang akan digunakan sebagai dasar penghitungan estimasi berbagai survei yang dilaksanakan BPS ke depan. Selain itu, ketersediaan data kependudukan yang lebih rinci terkait indikator fertilitas, indikator mortalitas, indikator migrasi, dan data indikator demografi lainnya sangat penting bagi penyusunan perencanaan dan evaluasi pembangunan khususnya pembangunan yang berdimensi kependudukan,” papar Adlin Tambunan.

Wabup menyebut, hasil pendataan di lapangan nantinya akan digunakan pada berbagai kebijakan pemerintah hingga sepuluh tahun ke depan. Kualitas data yang baik, tuturnya, akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran sehingga menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk dapat menghasilkan data kependudukan yang berkualitas dan terpercaya.

Wabup Sergai mengatakan Kegiatan SP2020 Lanjutan ini dibagi ke dalam 2 (dua) tahap, yaitu pemutakhiran dan pencacahan sampel. Pemutakhiran data dilaksanakan pada periode 15-31 Mei 2022 sedangkan Pencacahan sampel dilaksanakan pada 1-30 Juni 2022.

“Tanggal 15 Mei sudah di depan mata, segala persiapan dan pelatihan sudah kita lewati. Tidak ada kata mundur, yang ada hanyalah kata siap, siap dan maju terus,” tegasnya.

Terkait Apel Siaga, dirinya menyebut kesempatan ini adalah momentum penyemangat bagi semua pihak dan sebagai sarana simbolis untuk menyatakan tanda kesiapan menyongsong dimulainya pelaksanaan SP2020 Lanjutan. Selain itu, katanya, Apel Siaga ini juga menandakan dukungan dari Pemerintah Pusat serta Pemerintah Daerah, dan semua pihak terkait mendukung sepenuhnya kegiatan ini

“Jadikan momen ini sebagai bagian kebersamaan dan kekompakan kita demi suksesnya pelaksanaan SP2020 Lanjutan. Saya berpesan kepada seluruh petugas Sensus Penduduk 2020 Lanjutan, agar melaksanakan tugas yang diemban dengan penuh dedikasi, semangat dan tanggung jawab, karena apa yang anda kerjakan ini akan sangat berguna bagi bangsa dan negara,” tandasnya.

Sementara itu dalam laporan kegiatan, Kepala BPS Sergai Herman, SE, M.Si, menerangkan jika Sensus Penduduk 2020 (SP2020) adalah sensus penduduk ketujuh di Indonesia pasca kemerdekaan di tahun 1945.

Ia menyebut, ada 2 tujuan Pelatihan Petugas Long Form Sensus Penduduk 2020 ini. Yang pertama memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh petugas Long Form Sensus Penduduk 2020 terkait konsep definisi, tata cara pengisian kuesioner, dan SOP pelaksanaan lapangan Long Form Sensus Penduduk 2020.

“Sedangkan tujuan kedua adalah tersedianya petugas yang terlatih dan handal dalam pelaksanaan Pendataan Long Form Sensus Penduduk 2020 sehingga nantinya dapat diperoleh data yang berkualitas,” ucap Herman.

Dijelaskan oleh Herman, pelatihan akan dilaksanakan sebanyak 2 gelombang di mana nantinya tiap gelombang akan diselenggarakan selama 3 hari efektif secara tatap muka dengan metode fullboard (dengan menginap) di 2 Training Centre (TC) dan dibagi sebanyak 6 (kelas).

Ia juga menginformasikan, jumlah peserta pelatihan seluruhnya sebanyak 143 orang yang terdiri dari 11 orang Koordinator Sensus Kecamatan (Koseka), 33 orang Koordinator Tim (Kortim) dan 99 orang Petugas Pendata Lapangan (PPL). Untuk PPL seluruhnya berasal dari Mitra BPS Kabupaten Sergai. Pelatihan akan dilaksanakan dalam 2 gelombang, yaitu Gelombang I pada 8 - 11 Mei 2022 dan Gelombang II pada 11 – 14 Mei 2022

“Hasil yang diharapkan dari Pelatihan Petugas Long Form Sensus Penduduk 2020 ini adalah tersedianya Petugas yang terlatih dan handal untuk melaksanakan pendataan Long Form Sensus Penduduk 2020 di wilayah tugasnya masing-masing. Kemudian, kesamaan persepsi mengenai konsep definisi, tatacara pengisian kuesioner, dan SOP Pelaksanaan Long Form Sensus Penduduk 2020 secara keseluruhan,” lapornya.

Hadir dalam kegiatan ini Asisten Administrasi Umum Ir. Kaharuddin, MM, dan Kabid PIKP Dinas Kominfo Kamaluddin Saragih, S.Pdi, M.Si serta undangan lainnya. (/Daniel)

Sei Rampah,Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menggelar kegiatan Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak yang dipusatkan di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Kamis (12/05/2022).

Bupati Sergai H Darma Wijaya yang didampingi Wabup H Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, M.SP, meyampaikan bahwa dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan bebas stunting tentu diperlukan komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting.

“ Stunting merupakan permasalahan yang memiliki dampak kurang baik dalam jangka pendek maupun panjang. Percepatan penurunan stunting merupakan salah satu program nasional yang harus segera diselesaikan dan di sini peran pendamping keluarga yang terdiri dari Bidan Desa, Kader PKK dan Kader KB yang ada di setiap desa harus berkomitmen bersama dalam melakukan upaya percepatan penurunan angka stunting,” kata Bupati Darma Wijaya dihadapan yang hadir antara lain; Ketua TP PKK Sergai Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, unsur Forkopimda,  para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, para Tim Pendamping Keluarga serta undangan lainnya.

Lebih lanjut disampaikan Bupati bahwa pendampingan terhadap keluarga di masyarakat seperti pada calon pengantin (catin), ibu hamil dan ibu balita yang akan didampingi tidak harus melakukan kunjungan rumah satu per satu, akan tetapi, ujar Bupati lagi, bisa dengan mengisi data secara virtual. Oleh karenanya, kepada seluruh Tim Pendamping Keluarga di fasilitasi paket data setiap bulannya dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (P2KBP3A), imbuhnya.

Ia menambahkan, jika di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat telah terbentuk 473 Tim dengan jumlah personil sebanyak 1.419 orang tersebar di seluruh desa/kelurahan yang akan berupaya untuk menurunkan angka stunting menjadi 14%. Sedangkan untuk mendampingi keluarga beresiko stunting seperti remaja putri/catin sebanyak 4.888 catin dengan 2 kali pendampingan, 12. 636 ibu hamil dengan 8 kali pendampingan dan 12. 636 orang ibu pasca bersalin yang akan didampingi sebanyak 2 kali.

“ Melalui kegiatan pendampingan keluarga ini, kami berharap termutakhirnya (terverifikasinya) data sasaran keluarga beresiko stunting, meningkatnya komitmen dan wawasan tim pendamping keluarga dalam pelaksanaan pendampingan catin serta keluarga beresiko stunting. Kemudian, meningkatnya sasaran yang mendapatkan pendampingan, pemeriksaan dan pelayanan kesehatan, pelayanan kontrasepsi dan pelayanan vaksinisasi terhadap sasaran yaitu catin, ibu hamil dan anak usia dibawah dua tahun (baduta),” harap Bupati.

Diakhir penyampaiannya, Bupati Darma Wijaya meminta kepada seluruh tim yang bertugas dalam penurunan angka stunting, agar benar-benar berkomitmen dan bekerjasama untuk terus melakukan berbagai upaya seperti sosialisasi dan edukasi sehingga angka stunting yang awalnya 36% telah turun menjadi 20% dan target kali ini adalah sebesar 14% angka stunting, pungkasnya.

Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak ini juga dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, tepatnya di masing-masing kabupaten/kota yang melaksanakannya.(/Daniel)

Pantai Cermin, Sulutnews.com - Komitmen dalam mewujudkan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang Maju Terus; Mandiri, Sejahtera, dan Religius, terus dilaksanakan. Hal ini terlihat saat Bupati Sergai H. Darma Wijaya didampingi Wabup H. Adlin Tambunan, ST, M.SP menghadiri berbagai kegiatan keagamaan seperti pada hari ini kegiatan Peringatan Paskah ASN Pemkab Sergai di Pantai Pondok Permai, Kacamatan Pantai Cermin, Kamis (12/5/2022).

Dalam kesempatan itu, Bupati Darma Wijaya mengingatkan kepada seluruh umat beragama untuk saling menjaga kekompakan dan toleransi baik antar umat beragama maupun sesama umat beragama demi terciptanya hidup rukun dan harmonis. Bupati juga menyebut, perayaan Paskah ASN Pemkab Sergai ini dilaksanakan setelah umat Islam merayakan Hari Raya Idulfitri sehingga hal ini semakin menunjukkan nilai-nilai kerukunan dan toleransi di Kabupaten Sergai.

“Kami menyambut baik dilaksanakannya kegiatan ini dan berharap agar peringatan Paskah bagi umat Kristiani ini berjalan lancar dan sukses. Toleransi baik sesama umat beragama maupun antar umat bergama sudah berjalan dengan sangat baik di Tanah Bertuah Negeri Beradat ini. Toleransi dijunjung tinggi sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang aman, nyaman dan tentram," harap Bupati. 

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai seperti ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan demi terwujudnya Sergai yang mandiri, sejahtera dan memiliki nilai religius yang tinggi. Oleh karenanya, kata Bupati lagi, seluruh elemen  harus bekerjasama dan kompak menjalin komunikasi agar toleransi dapat terbentuk dengan baik, kata Bang Wiwiek sapaan akrab Bupati Sergai. 

Senanda dengan Bupati Darma Wijaya, Wabup H Adlin Umar Yusri Tambunan menambahkan pihaknya juga sangat menyambut baik terlaksananya kegiatan ini. Dirinya bahkan berharap kegiatan paskah ini nantinya bisa dilaksanakan seperti Safari Ramadan di mana diadakan kegiatan Paskah pada masing-masing kecamatan.

“Kami ingin peringatan Paskah umat Kristiani ini tahun depan dapat dilakukan di tiap-tiap kecamatan,” ucapnya yang langsung disambut tepuk tangan para hadirin.

Adlin Tambunan melanjutkan, perayaan ini merupakan bukti keseriusan Pemkab Sergai dalam mengurus pemerintahan dan masyarakat khususnya bagi umat Kristiani. Wakil Bupati juga menyebut terlaksananya kegiatan Paskah ASN ini merupakan salah satu wujud dalam merealisasikan visi Kabupaten Sergai yang Maju Terus: Mandiri, Sejahtera dan Religius.

“Mudah-mudahan masyarakat dapat mempertahankan sekaligus menjunjung tinggi nilai toleransi demi terciptanya Sergai yang harmonis,” tandas Wabup Adlin.

 

Sementara itu di kesempatan yang sama Ketua Panitia Paskah ASN Pemkab Sergai Roy Christian Pual Sitorus Pane, AP, M.Si, yang juga Kadis Perindag Sergai, menyampaikan jika kegiatan kali ini mengambil tema “Tak terpisahkan dari kasih Allah (Roma 8: 38-39) dengan sub-tema “Melalui perayaan Paksah kita tingkatkan iman dalam kasih untuk mewujudkan ASN Dambaan yang mandiri dan religius.”

Pada Paskah ASN Pemkab Sergai ini, khotbah dibawakan oleh Pastor Soni Wibisono, O.Carm. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian tali asih berupa beras dan uang kepada warga Kristiani yang membutuhkan.

Hadir di kegiatan ini Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDA dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, Kepala Disnakerkop dan Usaha Mikro Drs. Fajar Simbolon, M.Si, mewakili Dandim 0204/DS, mewakili Kapolres Sergai, Kabagwassidik Ditresnarkoba Polda Sumut AKBP Robin Simatupang, SH, M.Hum, para ASN Pemkab Sergai dan tamu undangan lainnya.(/Daniel)