Yens HTO Watung, ST

Yens HTO Watung, ST

Minsel, SulutNews.com -- Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP S. Norman Sitindaon, SIK, memimpin kegiatan patroli bersepeda, pada Kamis petang (30/9/2021).

Patroli bersepeda dilakukan bersama sejumlah personel Satuan Sabhara Polres Minsel dengan melintasi Jalan Raya di Kawasan Boulevard Amurang.

"Untuk memantau secara langsung situasi dan kondisi kamtibmas yang ada di kawasan Boulevard Amurang, sekaligus melaksanakan patroli dialogis mendengarkan keluhan, kritik serta saran dari masyarakat setempat terkait kinerja kepolisian,” ungkap Kapolres Minsel.

Kapolres juga tampak menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengimbau masyarakat agar terus mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) pencegahan penularan Covid-19.

“Pandemi Covid-19 saat ini belum berakhir, olehnya kami mengimbau masyarakat agar tetap disiplin mentaati protokol kesehatan. Bersama-sama kita peduli, saling menjaga dan saling mengingatkan,” imbau Kapolres.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK; membagikan masker gratis untuk warga yang ada di pesisir pantai Kawasan Boulevard Amurang.

“Pakai masker untuk lindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Kepedulian kita untuk kemanusiaan, disiplin prokes, jaga kesehatan,” tambah Kapolres.

(***/Tamura)

Manado, SulutNews.com -- Badan Intelijen Negara Daerah Sulawesi Utara (Binda Sulut) menggelar vaksinasi massal bagi pelajar, santri dan masyarakat miskin, secara door to door guna tercapainya herd immunity.

Pembukaan kegiatan vaksinasi secara serentak pada beberapa lokus kegiatan tersebut dipusatkan di SMA Negeri 1 Manado, Jl. Pramuka No. 102, Sario Kotabaru, Kecamatan Sario, Kota Manado, pada Rabu (29/9/2021).

Binda Sulut mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar, santri dan masyarakat miskin agar capaian vaksinasi nasional sesuai dengan harapan untuk membentuk herd immunity guna memutus mata rantai Pandemi Covid-19 saat ini.

Adapun sasaran vaksinasi sebanyak 5.500 orang terdiri atas 3.500 pelajar dan 2.000 masyarakat miskin yang dilaksanakan secara door to door di Kota Manado dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Kegiatan vaksinasi massal pelajar melibatkan 17 sekolah yang terdiri atas 10 Sekolah Menengah Atas (SMA), 6 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 1 Madrasah Aliyah. Dengan tema kegiatan vaksinasi, "Indonesia Sehat, Indonesia Hebat".

Gelar vaksinasi massal tersebut disaksikan secara virtual oleh Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal Polisi Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si bersama Ketua DPR RI, Puan Maharani yang menyambut baik dan memantau secara langsung pelaksanaan vaksinasi massal pelajar, santri dan masyarakat miskin serta mengapresiasi pelaksanaan percepatan vaksinasi yang diinisiasi oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE., menyampaikan kepada Ketua DPR RI, bahwa saat ini akan fokus pada vaksin tahap 1 dan tahap 2 untuk pelajar dengan stok vaksin sebanyak 375.000 dosis dengan harapan agar pembelajaran tatap muka pada akhir tahun bisa terlaksana.

Kepada awak media Kabinda Sulut, Laksma TNI Adriansyah, SE,. terkait percepatan vaksinasi menyampaikan, "Sulut bersama stake holder terkait melakukan upaya memutus penyebaran Covid-19 dengan melakukan vaksinasi terhadap para pelajar dan masyarakat yang kurang mampu, secara door to door agar herd immunity tercapai dengan baik. Selain itu dengan terlaksananya vaksinasi pelajar ini maka menopang programDinas Pendidikan dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di ssekolah," ucapnya.

"Binda Sulut dalam mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 bekerja sama dengan Dinkes Provinsi Sulut, Dinkes Kota Manado, RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Puskesmas Paniki Bawah, Puskesmas Sario, Puskesmas Tikala Baru, Puskesmas Wenang, Polda Sulut, Kodam XIII/Merdeka dan Lantamal VIII Manado," jelas Kabinda Sulut.

Hadir dalam pembukaan kegiatan vaksinasi massal pelajar dan serbuan vaksinasi door to door tersebut diantaranya, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE., Dir 24 BIN, Brigjend TNI Ruddy Prasemilsa Mahks, Kabinda Sulut, Laksma TNI Adriansyah, SE., Ketua DPRD Prov. Sulut, Fransiscus Silangen, Wali Kota Manado, Andrei Angouw, Wakil Walikota Manado, Richard Sualang, Sekprov Sulut, Edwin Silangen, dan Kadis Kesehatan Prov Sulut, dr. Grace Punuh, M.Kes.

(***/Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH dan Wakil Bupati Minsel Pdt. Petra Yani Rembang, tinjau penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 bagi siswa usia 12 - 17 tahun di SMP Negeri 1 Amurang.

Kegiatan vaksinasi anak pada Selasa (28/9/2021) ini merupakan kerja sama pihak sekolah dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan.

Informasi yang diperoleh, vaksinasi anak ini sebagai bentuk kesiapan sekolah menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Walaupun sudah ada penurunan besaran penyebaran namun kita jangan lengah, tetap berupaya dan salah satu upaya yang digalakkan dari pemerintah pusat sampai ke daerah dengan menggalakan kesadaran masyarakat untuk di vaksinasi agar terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok)," jelas Bupati Minsel.

Sementara itu, tim vaksinasi dipimpin Kepala Puskesmas Amurang dr. Yudi Emor melaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati bahwa jumlah Vaksin Sinovac yang disediakan berjumlah 10 vial.

"10 vial ini bisa digunakan untuk 100 orang. Dalam skrining sebelum vaksin tersebut terdapat beberapa anak yang belum bisa di vaksin karena Flu, tekanan darah rendah, datang bulan," kata Emor.

"Jumlah anak yang menerima vaksin sebanyak 26anak, yakni 18anak vaksin Dosis 1 dan 8 anak vaksin dosis 2, dari SMP Negeri 1 Amurang dan tambahan dari SMP Negeri 2 Amurang," ujarnya.

Selfie U. Sumilat, Spd, MM selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Amurang mengatakan bahwa jumlah siswa yang telah divaksin sudah melewati 69% dari jumlah siswa keseluruhan.

"Tim pengajar bersama pegawai tata usaha SMP Negeri 1 Amurang yang sudah divaksin sudah melebihi 95%," ungkap Kepsek SMPN 1 Amurang.

Untuk diketahui, program vaksinasi anak usia 12 - 17 tahun telah dimulai sejak 7 Mei 2021 dan mendapat respon baik dari masyarakat Minsel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Dr. Fietber Raco, SPd Msi, Kepala Dinas Kesehatan dr. Erwin Schouten, Sekretaris Dinas Pendidikan Drs. Joyke Tangkere, MPd, Camat Amurang Rommy Rumagit S.Sos dan Kepsek SMPN 2 Amurang Paula Moonik, SPd MAP.

(***/Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Karteker Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melakukan audiens dengan Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH, pada Senin (27/9/2021).

Pertemuan di ruang kerja Bupati tersebut dihadiri oleh Ketua Karteker Berry Tawera, Sekretaris Yonli Yacob, Bendahara Henli Tuela dan pengurus lainnya, untuk memperkenalkan diri kepengurusan KNPI Minsel.

Informasi yang diperoleh wartawan SulutNews.com, dari Henli Tuela mengatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk melaporkan bahwa sudah ada pengurus sementara yang ditugaskan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Sulawesi Utara (Sulut) Bung Rio Dondokambey.

"Kepengurusan ditugaskan untuk melakukan konsolidasi organisasi dan merangkul ormas-ormas kepemudaan di Minahasa Selatan," ujar Tuela.

"Dimana sesuai SK penunjukkan selain konsolidasi organisasi juga mempersiapkan musyawarah daerah (Musda) DPD KNPI Minahasa Selatan," katanya.

Bupati Franky Wongkar menyambut baik akan kehadiran Karteker KNPI Minahasa Selatan.

"Semua organisasi kemasyarakatan termasuk KNPI sudah menjadi kewajiban untuk difasilitasi dan disupport keberadaannya. Apalagi KNPI adalah wadah berkumpul ormas-ormas kepemudaan yang pasti memiliki peran strategis sehingga diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung visi misi Minahasa Selatan Maju Berkepribadian dan Sejahtera," ungkap Bupati Minsel.

Bupati Franky Wongkar juga berpesan agar para pengurus solid saling merangkul dalam mempersiapkan Musda sehingga tidak ada perpecahan antara generasi.

(***/Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sudah dilaksanakan sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), beberapa waktu lalu.

Namun informasi terjadinya cluster sekolah di daerah lain, tak menggoyahkan setiap elemen pendidikan untuk terus melakukan PTM terbatas.

Fandy Walintukan, orang tua yang anaknya ada SD dan SMP mengatakan bahwa PTM terbatas yang dilakukan saat ini masih lebih baik buat siswa dibandingkan pembelajaran lewat Daring dan Luring.

"Sebagai orang tua kami memang mengkhawatirkan jika terjadi penyebaran Covid-19 di sekolah. Tapi kami melihat pihak sekolah memang sudah mengupayakan dilakukan pembagian shift saat belajar mengajar dan penerapan protokol kesehatan," ungkap Fandy.

Di kesempatan terpisah, Kepala Sekolah (Kepsek) SD GMIM 1 Tumpaan Irene Rantung, yang ditemui wartawan SulutNews.com beberapa waktu lalu menyampaikan pembelajaran di sekolah yang dipimpinnya dilakukan lewat pembagian shift di setiap kelas.

"Saat ini belajar dengan menerapkan protokol kesehatan lengkap. Pihak sekolah tidak hanya sekedar menyediakan pengukur suhu, tapi juga menyediakan tempat cuci tangan dan dilakukan penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran," jelas Rantung.

"Sekolah juga membagikan masker dan hand sanitizer untuk masing-masing siswa dan guru. Juga menganjurkan untuk menggunakan 2 masker, di dalam masker medis, di luar masker kain," katanya.

Ditambahkan Kepsek yang ramah ini, untuk siswa yang menderita sakit, baik batuk atau pilek maka siswa belum kami ijinkan datang ke sekolah. Dari Guru sudah menyampaikan hal itu ke orang tua, sehingga orang tua tinggal menginfokan kalau anak yang tidak masuk sekolah karena batuk atau pilek.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Minsel, Dr. Fietber Raco mengatakan untuk vaksinasi guru sudah sekitar 80 persen, juga termasuk siswa SMP sudah di angka yang sama, tergantung jumlah vaksin yang masuk.

"Tidak ada cluster sekolah di Minsel. Standar protokoler di sekolah itu ada, cuci tangan, menyediakan hand sanitizer. Mau jaga seketat apa lagi," ujar Raco.

"Harus dilakukan tatap muka, karena kalau kita juga tidak berani maka para siswa akan semakin ketinggalan. Kapasitas 50 persen siswa di setiap kelas," terangnya.

Kadis Pendidikan Minsel menyampaikan kepada wartawan SulutNews.com, untuk panduan para Kepsek dalam melakukan pembelajaran itu ada di Surat Edaran yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Nomor 094/04/DPPO/MS/XI/2021 tentang pedoman PTMT untuk sekolah pada semester ganjil catur wulan IV TA 2021/2022.

Nontje Wangko, pengawas sekolah SD menilai untuk pembelajaran lewat Daring/Luring tidak maksimal yang menyebabkan anak-anak sudah terbelakang pengetahuan mereka.

"Sehingga tatap muka langsung sudah menjadi keharusan, walaupun harus memperhatikan prokes secara ketat," akunya.

(Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar, SH bersama Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pada Kamis (23/9/2021).

Rapat Paripurna ini, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Provinsi Sulut, dengan tema "Sulut Maju dan Sejahtera, Indonesia Maju".

Berbagai keberhasilan yang di capai Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah Kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur (Wagub) Steven O.E. Kandow sepanjang tahun 2021 diantaranya :

- Peringkat Pertama tindak lanjut KORSUPGAH, penghargaan yang diberikan oleh KPK

- Penghargaan dari BPS dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8,69% 

- Penghargaan Abdi Bhakti Tani 2021 dari Pesiden RI 

- Anugerah Humas Indonesia Sebagai Gubernur terpopuler Versi Media Digital

Dalam Perayaan HUT Provinsi Sulut tersebut, Kabupaten Minahasa Selatan menerima Piagam Penghargaan yang diterima langsung oleh Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH atas Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang diberikan Kepada Pekerja Rentan sebanyak 5.000, Non ASN/THL sejumlah 910, dan Aparat Desa/Perangkat Kampung/Perangkat Lingkungan sebanyak 4.068.

Turut hadir dalam peringatan HUT Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ke-57 tahun dan Paripurna DPRD Sulut, diantaranya Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiscus A. Silangen, Sp.B, KBD., Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH., Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok, SH., Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulut Sandra Rondonuwu, S.Th, SH., Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen SE, MS.

Hadir juga Ketua TP-PKK Sulut Ir. Rita Maya Dondokambey Tamuntuan, Sekretaris TP-PKK dr. Kartika Devi Tanos, Mars, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulut Dra. Ivonne Lombok, Para Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota se-Sulut, para Anggota DPRD Sulut, Unsur Forkopimda Sulut, beserta tamu undangan lainnya, dengan menerapkan protokol kesehatan mengingat masih dalam masa pandemi Covid-19

(Adv/Tamura)

Bolmong, SulutNews.com -- Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII menggelar serbuan vaksinasi masyarakat maritim di Kelurahan Inobonto, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), pada Rabu (22/9/2021).

Inobonto merupakan wilayah pesisir yang 80 persen penduduknya bermata pencaharian nelayan.

Dalam masa Pandemi Covid-19, sebagian besar masyarakat termakan berita miring mengenai vaksinasi.

Kehadiran serbuan vaksinasi maritim TNI-AL ditempat ini tentunya membangkitkan rasa aman dan menepis berita hoax yang beredar.

Wakil Bupati (Bolmong) Yanny Ronny Tuuk, STh, M.M. yang hadir di lokasi kegiatan mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap serbuan vaksinasi masyarakat maritim yang diselenggarakan oleh Lantamal VIII.

"Antusias masyarakat dengan kunjungan seperti ini benar-benar memotivasi bahwa vaksin sangat penting untuk masyarakat," tutur Wakil Bupati Bolmong.

Lebih lanjut Yanny menyampaikan bahwa masyarakat di wilayahnya masih banyak yang percaya isu/hoax mengenai vaksin, seperti yang beredar di media sosial.

"Tapi dengan kehadiran Danlantamal VIII bersama tim vaksinasi membuat pemahaman pandangan masyarakat tentang vaksin menjadi positif, sehingga tidak ada yang ragu saya lihat," ujarnya.

"Atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih banyak kepada Danlantamal VIII karena telah memberikan perhatian kepada masyarakat," pungkas Yanny.

Sementara itu Danlantamal VIII yang selalu setia berada di tengah-tengah prajuritnya dalam setiap serbuan vaksin mengatakan bahwa TNI-AL bersama Pemda Kabupaten Bolmong dan Forkopimda bekerja sama untuk melaksanakan serbuan vaksinasi masyarakat maritim.

"Sesuai dengan program pemerintah, kami TNI-Polri harus selalu membantu masyarakat dalam hal vaksinasi," tutur Danlantamal VIII.

Danlantamal VIII menyampaikan bahwa target vaksinasi yang diselenggarakan pada kesempatan tersebut sebanyak 200 dosis. Ia juga menyerukan kepada masyarakat agar tidak takut untuk divaksin, dan menyatakan bahwa vaksin itu aman.

"Jadi jangan lagi masyarakat merasa ragu-ragu terkait masalah vaksinasi, vaksinasi itu sehat, vaksinasi itu aman," tandasnya.

Mengakhiri pernyataannya Danlantamal VIII menghimbau kepada masyarakat yang sudah divaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Bagi masyarakat yang sudah divaksin, saya minta, pandemi ini kan belum berakhir, jadi tetap menjaga protokol kesehatan dengan disiplin yang baik," pungkasnya.

Lantamal VIII pada serbuan vaksinasi maritim tersebut menurunkan tiga dokter dan puluhan tenaga kesehatan serta vaksinator dari Dinas Kesehatan Lantamal VIII bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmong.

Turut hadir Pejabat Pemda Bolmong, Forkopimda Kabupaten Bolmong dan Kepala Desa Inobonto.

Sementara rombongan Lantamal VIII diantaranya Asintel, Asops dan Aspotmar Danlantamal VIII, Dansatrol Lantamal VIII, Danpom Lantamal VIII, Kadiskum, Kadisfaslan dan Kadiskes Lantamal VIII.

(***/Tamura)

Manado, SulutNews.com -- Dewan Pers bekerja sama dengan Lembaga Pers Dr. Soetomo melaksanakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-26 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), 21-22 September 2021.

54 wartawan baik Televisi, Media Cetak dan Media Elektronik dari seluruh Sulut dinyatakan lulus seleksi awal. Namun saat pelaksanaan di NDC Spa & Resort Manado, hanya 51 wartawan yang hadir sedangkan 3 wartawan dari daerah kepulauan Sangihe dan Talaud gagal hadir karena terkendala ombak besar di perairan Sulawesi.

Tim penguji yang dihadirkan LPDS terdiri dari Lestantya R. Baskoro (Ketua Tim Penguji), Maria Dian Andriana, A. A. Ariwibowo, Lahyanto Nadie, Sri Mustika, Jufri Alkatiri, Ely Sutanto, Ken Norton Hutasoit dan Zaenal Arifin.

Selama 2 hari, 51 orang yang terbagi dalam 3 jenjang kompetensi yakni 1 kelompok wartawan utama (6 orang), 1 kelompok wartawan madya (6 orang) dan 7 kelompok wartawan muda, ditempa dengan berbagai materi yang menjadi standar kompetensi wartawan.

Mulai dari melakukan rapat redaksi, bahan liputan terjadwal, liputan investigasi, wawancara cegat, wawancara tatap muka, menulis berita, menulis/memproduksi berita feature, menulis/memproduksi tajuk/komentar/karya jurnalistik opini/editorial, menyunting berita, menentukan bahan liputan layak siaran, rubrik/kanal berita, membangun jejaring dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan ditutup rapat redaksi evaluasi menjadi bahan materi yang harus dipahami dengan baik para peserta.

Setelah melewati 2 hari yang cukup menguras energi ini, para wartawan yang mengikuti UKW akhirnya dinyatakan berkompeten.

"Alhamdulillah, dari 51 peserta semuanya adalah kompeten," kata Lestantya R. Baskoro, saat acara penutupan dan disambut tepuk tangan para peserta.

"Dengan demikian, anda-anda semua menjadi keluarga besar LPDS. Yang seperti kami katakan dahulu, jika ada persoalan hukum menyangkut pemberitaan, maka LPDS akan membantu secara cuma-cuma. Tetapi jika menyangkut masalah kriminal, LPDS juga secara cuma-cuma mengantar anda ke penjara," ujarnya, disambut gelak tawa semua orang di ruangan tempat pelaksanaan kegiatan, Rabu (22/9/2021).

Di kesempatan yang sama Ahmad Djauhar, anggota Dewan Pers yang hadir dalam pelaksanaan UKW di Manado kepada peserta mengatakan kalau setelah mengikuti UKW ini tugas anda tidaklah ringan tapi tugasnya makin berat.

"Itu sebagai tanggung jawab kalian setelah mengikuti UKW ini," tukas Djauhar mengingatkan.

Layanto Hadi salah seorang penguji berpesan kepada peserta untuk mengimplementasikan apa yang diujikan.

"Rapat ya rapat. Perencanaan ya perencanaan. Waktu rapat perdana itu masih grogi, begitu perencanaan sudah mulai matang, reporting makin keren, penulisan dahsyat," pesan Layanto, dengan senyuman khasnya.

Perwakilan peserta UKW Isa Anshar Jusuf mengatakan selama 2 hari ini Wartawan di Sulut mendapatkan pengalaman yang sangat bagus.

"Selama 2 hari ini, kami mendapatkan pengalaman yang sangat bagus, pendidikan yang sangat luar biasa, makanya saya mewakili teman-teman dari Utama, dari Madya, dari Muda, semua ini mengucapkan banyak terima kasih kepada Dewan Pers, juga dari LPDS," ungkap Isa.

Usai dinyatakan berkompeten, para peserta langsung diberikan piagam dari LPDS yang ditandatangani oleh Hendrayana, S.H., M.H., selaku Direktur Eksekutif LPDS.

Di kegiatan kali ini, salah seorang wartawan Sulut Jeane Rondonuwu dinyatakan sebagai kader/penguji dari LPDS.

(TamuraWatung)

Tomohon, SulutNews.com -- Pertamina Lubricants Sales Region 7 dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tomohon, pada Jumat (17/9/2021) melaksanakan Launching Bengkel Enduro Express, yang diberikan nama Ketapel Service.

Dibukanya unit usaha ini setelah diberikannya pelatihan mekanik sepeda motor selama 23 hari kerja di LPKA Tomohon.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sulut Bambang Haryanto, Bc.IP, SH, MH, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Erny B Tumundo, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tomohon, Drs. O.D.S Mandagi, Sales Region Manager VII Makasar diwakili oleh SAM Retail Sulut Sulteng Gorontalo Maluku Utara, Abyan Naufal Allam, Kepala LPP Manado diwakili oleh kepala kesatuan pengamanan, Julitha Gahago, S.Pd , Pertamina Geothermal Energi Lahendong diwakili oleh Bapak Julian Petrus Lendeng.

Dalam sambutannya Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulut menyampaikan banyak terimakasih kepada pihak Pertamina Lubricants SR 7 Makasar dan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Utara.

"Terimakasih sudah membantu memberikan pelatihan bagi anak didik di LPKA Tomohon. Saya harap kegiatan pelatihan seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan", ujar Bambang.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Utara, Ibu Erni Tumundo mengapresiasi Pihak Kemenkumham Sulut khususnya LPKA Tomohon yang sudah melakukan kegiatan pelatihan ini.

Di kesempatan yang sama, Sales Region Manager VII Makasar yang diwakili oleh SAMA Retail Suluttenggo Maluku Utara, Abian Naufal Allam dalam sambutannya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam kegiatan pelatihan mekanik sepeda motor bagi Andikpas dan WBP di LPKA Tomohon ini.

"Kiranya para peserta pelatihan bisa memberikan dampak dan kontribusi bagi masyarakat setelah selesai menjalani pembinaan di LPKA Tomohon dan kedepannya diharapkan bisa menjadi wirausahawan", kata Naufal.

Dalam kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pembukaan Pelatihan Produksi Minyak Kelapa Dalam Kerjasama LPKA Tomohon dengan Pertamina Geothermal Energi Lahendong dan Dinas Koperasi dan UKM Kota Tomohon.

Dalam sambutannya Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tomohon Drs. O.D.S Mandagi menyampaikan nantinya para anak binaan yang akan mengikuti pelatihan pembuatan minyak kelapa dalam ini bisa membangkitkan UMKM yang ada di Kota Tomohon bahkan di Sulawesi Utara.

Senada dengan Plt Kadis Koperasi dan UKM Kota Tomohon, Pihak Pertamina Geothermal Energi Lahendong yang diwakili oleh Bapak Julian Petrus Lendeng menyampaikan kiranya melalui program Pelatihan Pembuatan Minyak kelapa dalam ini, para peserta bisa mendapatkan kemampuan atau ketrampilan yang bisa mereka gunakan saat kembali bermasyarakat.

"Juga adik-adik peserta pelatihan ini nantinya bisa menjadi instruktur bagi teman-teman yang lain", harap Lendeng.

Kepala LPKA Tomohon, Marulye Simbolon, SH, MH dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu memberikan pelatihan di LPKA Tomohon.

"Bantuan dari bapak ibu sangat membantu kami dalam memberikan pelatihan dan pembinaan kemandirian bagi anak didik Pemasyarakatan yang ada di LPKA Tomohon", ungkap Simbolon.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penyerahan sertifikat Pelatihan Mekanik Sepeda Motor secara simbolis kepada perwakilan peserta pelatihan dan demonstrasi penggantian oli mesin oleh peserta pelatihan mekanik sepeda motor program Enduro Peduli Lapas Anak.

(***/TamuraWatung)

Minsel, SulutNews.com -- Pemberhentian sepihak tenaga kerja masih saja terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Dahulu eks tenaga kerja dari PT. London Sumatera di Desa Pungkol Kecamatan Tatapaan yang mencari keadilan. Kali ini eks tenaga kerja Sakura Mart di Kecamatan Amurang yang hangat menjadi pembicaraan masyarakat.

Drs. Sonny H. Maleke, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Minsel, yang dijumpai wartawan SulutNews.com di ruang kerjanya, pada Kamis (16/9/2021) mengatakan bahwa semua permasalahan pemberhentian tenaga kerja, baik yang di perusahan Lonsum dan Sakura Mart semua sudah berproses.

"Kalau di Lonsum sekarang sudah ada putusan anjuran dari mediator bidang PHI di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). 10 hari diberikan kesempatan untuk tanggapan dari pihak perusahaan", terang Maleke.

"Ternyata setelah diberikan kesempatan dari pihak perusahaan langsung menolak putusan. Jadi setelah pihak perusahaan menolak, otomatis dari pihak buruh/karyawan diberikan kesempatan untuk menggugat ke PHI (Pengadilan Hubungan Industrial)", katanya.

Ia pun menyampaikan, kalau masalah karyawan Sakura Mart kemarin kami sudah mencoba menyelesaikan, tapi dari pihak Sakura Mart banyak malas hadir. Perwakilan Sakura Mart juga banyak alasannya, yang membuat eks karyawan bosan dengan cara-cara seperti itu.

"Setiap permasalahan tenaga kerja yang sudah kami mediasi dan tidak selesai pasti kami langsung bawa ke Provinsi. Karena di Provinsi punya pengawas tenaga kerja", ujar pria yang dikenal ramah ini.

Terkait masalah karyawan eks Sakura Mart yang difasilitasi ibu Felly Runtuwene sebagai Ketua Komisi IX di DPR RI, dirinya berpendapat kalau untuk membantu karyawan silahkan saja, tapi sesuai prosedur.

"Komisi IX juga kan itu membidangi tenaga kerja", ungkap Maleke.

Dijelaskannya, kewenangan Dinas dalam hal tenaga kerja tinggal dari segi aturan dan pembinaan-pembinaan serta sosialisasi.

"Kami juga bisa jadi mediator, tapi mediator khusus. Saya sebagai kepala Dinas menjadi mediator khusus tersebut. Kami bisa melakukan mediasi bipartit, tapi kami tidak bisa mengeluarkan anjuran. Kalau bisa sepakat ok, kalau tidak kami kirim ke Provinsi", pungkasnya.

(TamuraWatung)