Sulutnews

Sulutnews

Manado, Sulutnews.com - Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menggelar Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi para pekerja media massa yang ada Provinsi Sulawesi Utara yang dihadiri 50 Perwakilan Media Masa yang ada di Sulawesi Utara Rabu, (01/11/2017)

Dalam kegiatan ini tampil sebagai nara sumber Kepala Balai Bahasa Sulawesi Utara Supriyanto Widodo, S.S, M.Hum bersama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut Drs. Voucke Lontaan pada kesempatan ini memberikan materi untuk dibahas terkait diksi (pemilihan kata) dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Kepala Balai Bahasa Supriyanto Widodo dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dengan kehadiran segenap pekerja Pers yang bersedia menjadi pesuluh dalam kegiatan ini untuk mendiskusikan permasalahan penggunaan kata-kata agar dalam menulis berita selalu menghindari penggunaan kata yang kurang tepat.

“Kegiatan ini memang nomenklaturnya penyuluhan Bahasa Indonesia bagi pekerja media massa di Sulawesi Utara tetapi jangan melihat penyuluhannya pak, sepertinya kelihatan seram ” penyuluhan” saolah-olah kami orang yang paling tau, tetapi tidak seperti itu, tetapi kita hanya akan saling berbagi informasi saja dan kami hanya ingin menyegarkan ingatan bapak ibu supaya dalam menulis berita, menyampaikan artikel baik cetak dan media elektronik radio, televisi dan media online agar penggunaan bahasa Indonesia itu dapat dilakukan dengan baik, benar dan santun”

Widodo, pada kesempatan ini juga mencontohkan bagaimana penggunaan dan penulisan kata yang tepat sesuai dengan kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) dengan tidak mengulang kata demi kata dimana dalam penulisan beritanya akan terkesan pemborosan atau bertele-tele.

Kesempatan yang sama Lontaan, ketua PWI Sulut memberikan apresiasi dengan penyelenggaraan kegiatan penyuluhan bahasa Indonesia bagi para pekerja Pers yang ada di Sulut agar dalam menyampaikan tulisannya kepada masyarakat akan lebih santun serta selalu baik dan benar.

“Saya pada kesempatan ini dipercayakan sebagai Nara Sumber itu bukan berarti kita saling menggurui, tetapi lebih jauh saya melihat kegiatan ini saya cukup penting bagi kita, agar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat kita akan dapat lebih bijak dalam memilih kata untuk disampaikan” tuturnya.

Sementara, Ketua Panitia Kegiatan, Nurul Qomariah mengatakan kegiatan penyuluhan bertujuan agar setiap jurnalis bisa menjadi ujung tombak penyampaian informasi yang tepat kepada masyarakat bahkan mengedukasi masyarakat dalam menggunakan Bahasa Indonesia dengan tepat.

Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Provinsi Sulawesi Utara Yoseph Ikanubun didaulat untuk menyampaikan pesan dan kesan darinya terkait pelaksanaan kegiatan ini serta mengharapkan Balai Bahasa Sulut senantiasa dapat terus menggelar kegiatan ini agar para insan pers lebih memami penggunaan kata yang baik dan benar.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemeberian sertifikat penghargaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam hal ini Balai Bahasa Sulut serta foto bersama dengan semua peserta yang menghadiri kegiatan ini.(Merson)

Kotamobagu, Sulutnews.com - Setelah usai menggelar tes tertulis bagi para anggota PPK senin (30/10) kemarin, hari ini, Selasa (31/10) Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kotamobagu sukses menggelar tes tertulis para anggota PPS Kelurahan/Desa se- Kota Kotamobagu yang bertempat di aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kotamobagu kelurahan Mongondow Kotamobagu selatan.

Yang bertindak dalam proses Penyelenggaraan ujian tertulis calon anggota PPS tersebut, langsung dilaksanakan oleh ketua KPU KK Nova F. Tamon, Komisioner Divisi SDM Iwan H. Manoppo, SE MM, Sekertaris KPU Frans T. Manoppo, S.Sos dan para staff KPU KK.

Dalam kesempatan ini komisioner KPU KK Iwan H. Manoppo mengatakan, bahwa pada seleksi berkas, dari hasil seleksi yang lolos ada sebanyak 193 peserta orang, sedangkan yang hadir untuk mengikuti tes hari ini, ada 178 peserta. Jadi yang tidak hadir mengikuti tes, ada 15 peserta,” terang Manoppo.

Lanjut Manoppo, “Untuk 15 peserta yang tidak mengikuti tes tertulis juga secara otomatis telah gugur untuk masuk ke tahapan selanjutnya, karena bagi yang sudah tidak mengikuti tes batas waktunya cuma hari ini,” Imbuhnya.

“Untuk pengumuman peserta yang lolos enam besar pada hasil tes tertulis anggota PPS, akan di umumkan pada tanggal 01 November 2017,” Ungkap Manoppo.

Selanjutnya, Iwan katakan, “Untuk tes selanjutnya, adalah tes wawancara bagi para peserta yang lolos di enam besar. “Kalau tidak ada aral melintang, tes wawancara akan dilaksanakan pada tanggal 03 November hingga 07 November 2017,” pungkas Manoppo.(*KM)

Kotamobagu, Sulutnews.com-Seleksi tes tertulis 54 orang calon anggota panitia ethok, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Kotamobagu 2018 sukses digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu, Senin (30/10) sore tadi pukul 16.30wita di gedung aula KPUD KK.

Adapun yang menjadi penyelenggara ujian tes tertulis ini bagi sejumlah calon PPK kota kotamobagu langsung di laksanakan oleh KPU Kotamobagu sendiri, dan juga turut dihadiri oleh para komisioner Panwaslu Kotamobagu.

Monoppo katakan bahwa, “Dari 54 calon yang sudah lolos dalam verifikasi berkas beberapa hari yang lalu, ternyata yang mengikuti tes tertulis untuk hari ini, hanya sebanyak 53 orang. Satu peserta tidak ikut dengan alas an yang belum jelas.

Sementara itu ketua panwaslu dalam hal ini, Dr. Musly Mokoginta, SH MH katakan bahwa, “Kehadirannya untuk menghadiri undangan dari KPU KK dan sekaligus mengawasintahapan perekrutan PPK ini secara Jujur Transparan dan Adil,” Pungkasnya.(*KM)

Manado, sulutnews.com-Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan RI bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Sulut , Kamis (19/10)  menggelar Seminar Hari Museum Indonesia bertempat di Halaman Gedung Museum Negeri Sulut. 

Tema Seminar "Merajut Kerukunan Hidup Berbangsa. Ahli Prasejara Paleontropologi Indonesia DR Harry Widianto, tampil menjadi pembicara dalam Seminar ini. 

Selain Dr Harry, yang juga Direktur Jendral Kebudataan RI, ada pula Dr Benny Mamontto, Direktur Museum Anti Narkoba, dan Dr Frederik D Rotinsulu, Kepala Dinas Kebudayaan Prov. Sulut. Dr Benny Tooy, ahli ahli  peninggalan situs pubakala menjadi moderator.

Seminar diikuti sekitar 100 peserta terdiri dari unsur pemerhati budaya di Sulut, budayawan, dosen, pers dan ASN.

Sebelumnya,  Hari Museum Indonesia dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur, Dr Steven Kanouw. Diwarnai dengan Pemberian Penganugrahan Cagar Budaya Dan Museum Tahun 2017, kepada tokoh museum seIndonesia yang telah berjasa melestarikan kekayaan budaya dan Pameran Kain Batik (berlangsung 19-25 Oktober)

Tampak hadir para tokoh Prasejarah, budayawan dan Atropologi seIndonesia. Termasuk Dr Nunug Supriadi yang membagikan buku terbarunya berjudul Melacak Jejak, Setengah Abad Direktorat Jendral Kebudayaan RI. Buku ini dihadiahkan secara cuma>cuma kepada tamu yang hadir. (yy*)

 

 

Manado.sulutnews.com. Wajah baru mewarnai karier sejumlah pejabat di Lingkungan Kantor Wilayah Kehakiman Hukum Dan Ham Sulut, diantarnya Jabatan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Manado yang dijabat Antrius Parmeiy,SH,MH, kini diganti pejabat baru Friece Sumolang,SH,MM, pejabat di Kantor Imigrasi DKI Jakarta.

Sertijab dilaksanakan pada hari Jumat (13/10) sekaligus menghatar pejabat lama ke Sumatra Barat. 

Friece, yang Mantan Kepala Bagian Lalulintas dan Ijin Keimigrasian Devisi Imigrasi DKI Jakarta kepada pers mengaku segera tancap gas bekerja menyelesaikan tugas sebagai kepala kantor. 

"Bagi saya pekerjaan merupakan pengadian bagi negeri, Jabatan ini merupakan berkah, jadi tentu patut dilaksanakan sebaik baiknya sambil bersyukur pada Tuhan," katanya.

Ia menegaskan pula, pada awal tugasnya ia akan menguatkan tupoksi pegawai sebagai pelayanan bagi masyarakat. Pegawai harus bekerja sesuai tupoksi dan dan saya berharaap tidak melakukan roling pejabat ada awal tugas, kata dengan yakin.  

Sambil tersenyum, pria yang juga pernah menjabat Kepala Imigrasi Tual Ambon ini beralasan Kantor Imigrasi Manado sudah sangat cangih dan bagus. Ada pelayanan dokumen paspor, keimigtasian di laut dan di udara dengan pejabat yang berpengalaman. Jadi tidak sulit untuk melanjutkan tugas pendahulu. Saya dan pegawai yang ada pasti akan menjaga prestasi dan melanjutkan pekerjaan itu dengan sebaik baiknya," ujarnya.

Friece Sumolang menambahkan kedepannya ia akan membuat Kantor Imigrasi Manado semakin maju, terutama pengawasan terhadap arus lalulitas orang asing ke Manado. Orang asing yang ke Manado welcome saja. Disamping itu ia berjanji akan melengkapi sarana dan prasarana Kantor Penitipan warga Asing ataw Karantina di Bandara Sam Ratulangi . 

"Saya mohon doa restu masyarakat dan mitra pers." (yy/*)

Kotamobagu, Sulutnews.com - Dalam rangka mensosilisakan pelaksanaan pilkada serentak di indonesia yang nanti akan dilaksanakan pada tahun 2018 mendatang pagi tadi bertempat di lapangan boki hontinibang minggu (29/10/2017)komisi pemilihan umum (KPU) kotamobagu melaksanakan kegiatan sosial, untuk mensosilisasikan gerakan sadar pilkda serentak untuk daerah kota kotamobagu

bentuk kegiatan tersebut dengan melukan olahraga jalan sehat dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat  dari berbagai profesi

 hasil pantauwan media yang hadir pada pelaksanaan kegiatan jalan sehat tersebut  selain  dihadiri oleh pemerintah , forum kordinasi pimpinan derah (forkopimda) ketua DPRD ,ketua Panwaslu kotamobagu  dan KPU, juga di hadiri oleh seluruh ketua dan pengurus partai politik , para jurnalis serta  masyarakat kota kotamobagu

acara tersebut di buka langsung oleh ketua komisi pemilihan umum kota kotamobagu  Nova Tamon, dalam sabutanya nova mengatakan

" tugas penting dan  paling fundametal bagi pelengara pemilu harus dapat melayani semua masyakat untuk dapat menguanakan hak pilinya  secara rasional ,cerdas, madiri dan penuh tanggung jawab "ucap Tamon

selsesai acara pembukaan tersebut dilanjutkan dengan melepas seluruh peserta jalan sehat yang di lakukan oleh sekertaris daerah adnan masinae, dan rute yang di tempuh di melewati dua kecamtan yaitu kecamtan kotamobagu utara, serta kecamtan kotamobagu barat dan mengabil fins kemabli ke lapangan boki hontininbag (KM)

 

 

Sidoarjo, Sulutnews.com - Perayaan Puncak Hari Santri Nasional (HSN), yang akan digelar 22 Oktober 2017, InshaAllah dilaksanakan di Gelora Delta Sidoarjo. Direncanakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Rois Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, Ketua PBNU KH. Said Agil Siradj dan Kiai-kiai Nusantara dari berbagai wilayah, ikut hadir.

Persiapan menjelang puncak HSN, Rabu (18/10), dilaksanakan rapat kordinasi dipandu Sekretaris PCNU Sidoarjo, Drs. H. Suwarno didampingi Katib PCNU Sidoarjo KH. Sholeh Qosim. Intinya, Sidoarjo siap menyukseskan peringatan HAN 2017.

Dikatakan Ketua Panitia HSN 2017 di Sidoarjo, M. Nizar, sejumlah acara akan dimulai pada hari-hari sebelum puncak acara. “Ada kegiatan baksos santri, beda buku, seminar nasional dan kegiatan santri lainnya,” katanya.

HSN nanti juga akan diadakan pemecahan rekor membaca kitab kuning yang melibatkan sekitar 55 ribu santri utusan dari Robithotul Ma’ahid Islamiyah (RMI) se-Jatim.

“Targetnya yang membaca kitab kuning sebanyak 45 ribu. Utusan RMI-RMI yang mendaftar sudah ada 50 santri. Kitab kuning yang akan dibaca nanti Nasho-ihul ‘Ibad karya Syaikh Nawawi Albantani,” tambahnya.

Ketua PC GP Ansor Kab. Sidoarjo H. Rizza Ali Faizin menandaskan, kegiatan ngaji bareng nanti akan memecahkan rekor Muri. “Insya-Allah rekor MURI baca kitab kuning ini akan bisa tercapai,” harapnya.

Rizza menjelaskan, kenapa HSN di Sidoarjo ini diadakan secara berbeda. Karena keinginan besarnya mengajak para santri untuk terus giat membaca dan menulis.

“Seperti yang dicontohkan oleh Syaikh Nawawi Albantani, beliau banyak berkarya dalam membuat kitab-kitab. Mulai masalah ubudiyah (tauhid) ilmu fiqih, akhlak, tasawwuf dan masalah lainnya,” jelasnya.

Dari hal yang dicontohkan oleh ulama besar seperti Syaikh Nawawi Albantani yang karyanya diakui di dunia, harapannya, santri juga terus gemar dalam literasi, membaca dan menulis.

“Apalagi saat ini banyak dan gampang dijumpahi soal adanya berita hoax. Santri harus bisa memerangi hal yang tidak baik itu. Kita kembalikan santri dengan kebiasaan literasi bahwa santri hari ini harus bisa menulis,” pungkas Rizza dengan menyebut pada puncak HSN nanti akan ada ijazah dari KH Ma’ruf Amin yang merupakan cicid Syaikh Nawawi Albantani.smsi

Pangkal Pinang, Sulutnews.com - GUBERNUR  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), DR. Erzaldi Rosman menandatangi memorandum of  Understanding  (MoU)  dengan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) setempat. Penandatangan nota kesepahaman itu dilakukan dalam rangkaian Rapimnas SMSI pertama.

Rapat pimpinan SMSI itu dilaksanakan sejak 10 – 12 Oktober di Hotel Soll Marina, Kota Pangkalpinang, dihadiri utusan 27 provinsi di Indonesia. ‘’MoU dengan Pengurus SMSI saya yang minta dibuat, dalam rangka mempublikasi program pemerintah, termasuk menunjang sektor pariwisata,’’ kata Gubenur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.

Menurut Erzaldi, sekarang ini merupakan era tehnologi digital, sehingga pengaruh informasi melalui android ke masyarakat sangat dasyat,  tidak bisa dibendung. Karena itu, diharapan kehadiran SMSI dapat  mengawasi informasi yang disajikan media siber.

‘’Perkembangan tehnologi informasi sekarang dengan kehadiran media online sangat luar biasa. Saya harapkan Rapimnas SMSI dapat member pengaruh positif bagi kemajuan pembangunan bangsa Indonesia diberbagai sector. Sebab, media online tidak sekedar menyajikan berita, tetapi memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menjadi control social bagi pelaksanaan pembangunan di daerah maupun bangsa Indonesia,’’ ujarnya.

Ketua Umum SMSI Teguh Santosa, pada kesempatan itu menjelaskan terbentuknya SMSI. ‘’Saat ini pengurus SMSI berada di 27 provinsi, dengan jumlah anggota 800 pemilik Media Online, dan organisasi ini sudah terdaftar di Dewan Pers akan membantu pemerintah Daerah untuk publikasi potensi pariwisata di Babel’’ katanya.

Peserta yang hadir dalam Rapimnas perdana SMSI, utusan 27 provinsi. Di antaranya, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Bengkulu, Lampung, Papua, DKI, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Daerah Istimewa Nanggro Aceh Darusalam.(MS)

Tomohon, Sulutnews.com - Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) melaksanakan sosialisasi agenda ilmu pengetahuan Indonesia 2045, merupakan agenda Ilmu Pengetahuan Indonesia 2045 (SAINS45) sebuah dokumen hidup yang berisi buah pikiran dari 17 orang (representasi tanggal kemerdekaan) ilmuwan Indonesia yang dikelompokkan ke dalam 8 gugus pertanyaan (representasi bulan kemerdekaan Indonesia) dan dijabarkan menjadi 45 (representasi tahun kemerdekaan), Senin 2 Oktober 2017.

Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) adalah organisasi para ilmuwan muda Indonesia bereputasi internasional yang dinaungi oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI, yang didirikan dengan Undang-Undang No 8 Tahun 1990). ALMI dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 9 Tahun 2016. Saat ini ALMI beranggotakan 40 orang.

Acara sosialisasi dikemas dalam acara yang bertajuk Scientist Goes to School: North Sulawesi Chapter ini merupakan salah satu upaya untuk membangkitkan budaya ilmiah pada komunitas akademik khususnya sekolah-sekolah menengah tingkat atas. SMU Santo Nikolaus, Tomohon dipilih menjadi tuan rumah bagi kegiatan yang diikuti oleh sekitar 400 orang siswa dan 60 orang guru dari 10 Sekolah di Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa dan Kota Manado.  North Sulawesi Chapter terlaksana atas kerjasama yang baik antara ALMI dengan Yayasan Pendidikan Lokon, Universitas Gadjah Mada, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara, Kota Tomohon, dan Kabupaten Minahasa.

Sosialisasi dilaksanakan oleh salah seorang penulis SAINS45 Ir. Pri Utami, M.Sc., Ph.D yang merupakan anggota Komisi Ilmu Rekayasa ALMI dan pakar geologi panas bumi Indonesia yang telah lama berkarya di Sulawesi Utara. Pri Utami didampingi oleh Aldina Yebelanny, mahasiswi berprestasi dari Fakultas Ilmu Budaya Universtas Gadjah Mada yang turut memotivasi pelajar-pelajar yang mengikuti acara ini untuk selalu mengedepankan perilaku ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Acara yang dikemas secara interaktif ini dimeriahkan dengan penampilan brass band SMU Santo Nikolaus dan Kolintang SMP Santo Nikolaus, serta pameran sains karya guru dan siswa.

Gugus pertanyaan ilmiah inspiratif yang diangkat meliputi (1) Identitas, keragaman dan budaya (2) Kepulauan, kelautan dan sumber daya hayati (3) Kehidupan, kesehatan dan nutrisi (4) Air, pangan dan energi (5) Bumi, iklim dan alam semesta (6) Bencana dan ketahanan masyarakat terhadap bencana (7) Material dan sains komputasi (8) Ekonomi, masyarakat dan tatakelola, tegas Pri Utami.

Dari kegiatan ini diharapkan agar generasi muda menyadari pentingnya ilmu pengetahuan dalam membawa bangsa Indonesia menyongsong satu abad kemerdekaannya menjadi bangsa yang mandiri, berda yasaing, dan disegani dalam percaturan dunia. Bila pelajar-pelajar ini sekarang berusia sekitar 12 – 17 tahun maka di tahun 2045 mereka akan berusia sekitar 40 – 45 tahun,  suatu usia prima sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan di segala bidang. Sehingga, dengan kesadaran akan budaya ilmiah yang tertanam sejak dini generasi ini akan mampu mengedepankan ilmu pengetahuan dalam menahkodai perjalanan bangsa.

Scientist Goes to Schools telah dilaksanakan di berbagai penjuru Nusantara oleh anggota-anggota ALMI yang lain. Pri Utami yang merupakan Kepala Pusat Penelitian Panas Bumi Universitas Gadjah Mada dan dosen tamu diUniversity of Auckland, New Zealand dan di United Nations University, Jepang, mendapat kesempatan melaksanakannya di Maluku, Sulawesi Utara, dan Jawa. Pri mengaku bahwa di masaremaja ia mulai menemukan jalan hidupnya ilmuwati berkat sebuah buku yang berjudul “Exploring Earth Science”, serta sebuah kalender tua bergambar fenomena-fenomena geologi, peninggalan dari ayahandanya yang pernah mengabdi di KawasanTimur Indonesia.

Manado, Sulutnews.com – Sekretariat regional prakarsa segitika karang untuk terumbu karang, perikanan dan ketahanan pangan atau Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF) di dukung oleh United States Agency International Development (USAID) dan United States Department Of Interior (USDOI). Menyelenggarakan Workshop selama 2 hari 25-26 September 2017, dalam rangka mengantisipasi penerapan sistem Catch Documentation And Traceability (CDT) di 6 negara anggota CTI-CFF.

Workshop kali ini membahas Catch Documentation And Traceability (CDT) yaitu proses pengembangan dan penerapan sistim dokumentasi hasil tangkap dan ketelusuran yang diharapkan dari proses pengembangan dan penerapan sistim ini maka kegiatan Illegal, Unreported, Undocumented Fishing (IUUF) dan seafood fraud dapat dikurangi sekaligus meningkatkan praktek perikanan berkelanjutan dan mendukung upaya-upaya pelestarian kekayaan aneka ragam hayati laut.

Dr. Muhammad Lukman pada confrensi pers di Gedung CTI Kairagi Manado mengatakan per 1 januari 2018 semua seafood (makanan laut) yang masuk ke negeri paman sam Amerika Serikat mengsyaratkan adanya dokumen ketelusuran CDT, terutama komoditas ikan tuna dan ikan karang hidup yang merupakan ekspor unggulan dari Indonesia.

“Implementasi CDT di Negara-negara anggota CDI-CFF adalah sebuah keniscayaan, karena persyaratan yang sangat  ketat dari Negara inportir hasil perikanan, namun menjadi peluang dalam menggarap pasar perdagangan perikanan yang masih sangat terbuka lebar khususnya pasar Amerika Serikat yang bernilai USD 96 Milyar”, Ujar Lukman.

Sementara itu Dr. Alan Koropitan salah satu Fasilitator menjelaskan dalam Workshop kali ini turut dilakukan identifikasi secara komprehensif 4 (empat) faktor utama di masing-masing Negara anggota CTI untuk membangun CDT yang kuat yaitu sistim ketelusuran, teknologi, oprasional dan regulasi.

“Memang enam negara CTI berbeda kesiapannya dalam mengadopsi sistim yang disampaikan seperti Indonesia, Malaysia, dan filipina dari segi ketelusuran mereka sangat siap tapi masih sebatas manual” kata Koropitan.

Universitas Samratulangi Manado, diwakili Dr. Ir. Reiny Tumbol menjelaskan untuk pelaksanaan CDT dikawasan CTI telah ditetapkan kota Bitung, Sulawesi Utara, sebagai tempat pembelajaran, meliputi implementasi dokumen hasil tangkap dan ketelusuran pada perusahaan ikan dan pelabuhan untuk tujuan ekspor.(MS)