Sulutnews

Sulutnews

Pekanbaru, Sulutnews.com  - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I Pahala Nugraha Mansury meresmikan tiga pembangkit tenaga biogas milik PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) sebagai anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero).  Peresmian itu merupakan bagian dari upaya mendukung komitmen Indonesia dalam penanganan perubahan iklim yang disampaikan Presiden Jokowi pada World Leader Summit COP26 di Glasgow, Skotlandia, beberapa waktu lalu. 

Ketiga pembangkit tenaga biogas (PTBg) yang diresmikan tersebut adalah PTBg Sungai Pagar dan PTBg Sei Tapung yang berlokasi di Kabupaten Kampar serta PTBg Lubuk Dalam di Kabupaten Siak, Riau.  Saat ini PTPN telah dan segera memiliki Biogas Plant sejumlah 10 unit terdiri dari : 2 Unit PLTBG @1MW di PKS PTPN2, 1 Unit PLTBG di Sei Mangkei (2 MW) sudah dipakai , 1 Unit PLTBG di Hapesong (1MW), 1 unit PLTBG di Pasir Mandoge (2 MW), 2 unit dekarbonisasi PLTBg di PTPN V yaitu PKS Tandun dan di PKS Terantam, 3 unit Biogas Cofiring terdiri dari 1 unit di PKS Sei Pagar sebagai hasil kerja sama dengan BPPT/BRIN, dan 2 unit lainnya di PKS Lubuk Dalam dan PKS Sei Tapung, PLTS 2 MW di Sei Mangke sudah beroperasi (kerjasama dengan PPI).

Wakil Menteri I BUMN Pahala Nugraha Mansury bersama Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional, Dr Mego Pinandito didampingi Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani, Direktur SDM PTPN III (Persero) Seger Budiarjo, dan Direktur PTPN V Jatmiko Krisna Santosa  meresmikan langsung ketiga PTBg yang memanfaatkan teknologi mutakhir tersebut.  "Saya ucapkan selamat kepada PTPN V atas kerja kerasnya melakukan transformasi dan sinergi bersama BRIN yang telah membangun PTBg," kata Pahala di Kabupaten Kampar, Senin (29/11/2021).

Dia mengatakan bahwa PTPN V sebagai anak perusahaan yang memiliki pertumbuhan kinerja dan produksi tinggi di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara, perusahaan plat merah yang beroperasi di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau ini juga terus mewujudkan transformasi dan inovasi, salah satunya melalui pembangunan ketiga PTBg tersebut.  Dengan diresmikannya ketiga PTBg, PTPN V sendiri tercatat sebagai perusahaan perkebunan milik negara terbesar yang mengelola pembangkit biogas di lingkungan PTPN Group, dengan memanfaatkan gas metana dari limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME).  

Keberadaan PTBg ini, lanjut dia, sejalan dengan komitmen Indonesia dalam melaksanakan dekarbonisasi menuju Indonesia Net Zero Emissions pada 2060 mendatang.  "Ini memang tidak mudah, tapi kita terus berupaya.  PTPN Group sudah berkomitmen untuk mengurangi emisi 29 persen pada tahun 2030, termasuk mengubah energi yang digunakan.  Hari ini yang kita saksikan dimana biogas mengganti energi yang digunakan selama ini.  Terima kasih kepada BRIN yang aktif mewujudkan dekarbonisasi bersama PTPN," urainya. 

Sementara itu, Direktur Utama PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani mengatakan bahwa PTBg yang terpasang di PKS Sei Pagar PTPN V ini merupakan model yang efesien karena memanfaatkan reaktor. Keberadaan PTBg ini, lanjut Ghani, selain memberikan dampak efesiensi bagi perusahaan, juga memberikan keuntungan insentif harga produk premium.  "Tahun ini kita dapat insentif dari sertifikasi ISCC hampir Rp 150 miliar, dimana Rp 40 miliar nya berasal dari PTPN V.  Keberadaan PTBg PTPN V yang sebagian hasilkan listrik dan sebagian lain menghasilkan gas untuk bahan bakar boiler sangat bermanfaat. Program ini akan senantiasa kita teruskan," tuturnya. 

Ghani pun memaparkan sebelum adanya Biogas Cofiring, PKS Sei Pagar menghasilkan emisi CH4 sekitar 809 ton/tahun atau setara emisi karbon kurang lebih 17.000 ton CO2 eq per tahun, dengan dioperasikan Cofiring Biogas, maka emisi tersebut menjadi nol.  “Saat ini PTPN telah memiliki Biogas Plant sejumlah 10 unit dan akan terus dibangun sesuai total PKS di PTPN sebanyak 75 unit selambatnya tahun 2050 melalui dana sendiri ataupun kerjasama dengan pihak lain”, jelas Ghani.

Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional Dr Mego Pinandito mengatakan bahwa program PTBg yang dilakukan PTPN V bersama BRIN merupakan terobosan konteks teknologi dalam isu lingkungan.  Lebih luas, dia berharap keberadaan yang memanfaatkan limbah menjadi energi listrik maupun gas dapat membantu menggerakkan sirkular ekonomi dan menekan pencemaran tanah maupun udara.  "Meningkatkan pembangunan ekonomi lebih hijau, kita ingin waste itu jadi nol atau zero waste.  Dalam konteks riset dan inovasi menuju Indonesia maju 2045 BRIN akan berperan penting dalam pemanfaatan teknologi dan riset lebih kuat," paparnya. 

Melengkapi Mego, Direktur PTPN V Jatmiko Krisna Santosa mengatakan pembangunan PTBg tersebut sejalan dengan program reduksi emisi CO2, untuk mengurangi potensi gas rumah kaca dalam satu siklus budidaya perkebunan, mulai dari pengambilan raw material, proses produksi, hingga pengelolaan limbah.  "Sejalan dengan grand strategy perusahaan untuk menghasilkan produk sustainable palm oil yang mulai diimplementasikan sejak 2019, upaya dekarbonisasi menjadi salah satu program yang terus kita akselerasi,” katanya. 

PTPN V kini menjadi perusahaan perkebunan milik negara terbesar yang memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) melalui pengelolaan pengelolaan limbah cair atau Palm Oil Mill Effluent atau POME.   Hingga kini, tercatat 5 dari 12 pabrik kelapa sawit (PKS) PTPN V telah memiliki pembangkit biogas, dan diharapkan pada awal tahun depan dapat bertambah satu melalui operasional Biogas Co-firing di Rokan Hulu.

Perusahaan negara yang memproduksi crude palm oil, palm kernel oil, dan palm kernel meal itu mulai membangun pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) pertama di unit kebun PKS Tandun, Rokan Hulu, Provinsi Riau.  Pembangkit pertama di PTPN Group tersebut mengkonversi limbah cair sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi listrik berkapasitas 1,6 MW.  Selain menghemat biaya penggunaan bahan bakar fosil hingga Rp 5,8 miliar pertahun, PLTBg tersebut juga turut menekan angka ambang batas rumah kaca mencapai 358,18 CO2eq atau jauh di bawah standar angka yang biasanya dimintakan oleh pembeli minyak sawit di 1.000 CO2eq. 

Selanjutnya pembangkit kedua ada di PKS Terantam berkapasitas 0,7 MW hasil kerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang saat ini berada di bawah BRIN.  Keberadaan PLTBg Terantam menekan biaya produksi hingga Rp 2,4 miliar pertahun. Selain itu, PLTBg Terantam juga berkontribusi menekan angka gas rumah kaca sebesar 352,45 CO2Eq.

“Pada fasilitas PLTBG Terantam ini pula, telah dibangun pilot project Bio-methane Compressed Natural Gas/Bio-CNG yang mampu memurnikan methane sehingga hasilnya cocok untuk kendaraan ataupun gas rumah tangga.  Ini adalah salah satu bentuk komitmen kita untuk terus mendukung program pemerintah menuju net zero emissions", tambah Jatmiko.(/Mercys)

Minahasa,Sulutnews.com – Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si dan Wakil Bupati, Dr. (H.C) Robby Dondokambey, S.Si menghadiri Launcing Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami Bakobong Klaster Pertanian Sereh Wangi di Kabupaten Minahasa yang digelar di Desa Tountimomor, Kecamatan Kakas Barat, Kamis (14/10).

Launching Pembiayaan KUR Bohusami Bakobong yang untuk pertama kali digelar di Sulawesi Utara itu dihadiri Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso bersama jajaran, Kepala Kantor Perwakilan BI Sulawesi Utara Arbonas Hutabarat, Kepala Perwakilan OJK Sulut Darwisman, Dirut Bank Sulutgo Revino Pepah juga Wakil Wali kota Tomohon Wenny Lumentut.

Bupati Royke Roring dalam sambutannya atas nama Pemerintah dan Rakyat Kabupaten Minahasa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada OJK Sulutgo Malut, Bank Sulut dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas perhatian penuh kepada Kabupaten Minahasa terutama terkait dengan pembiayaan untuk membantu permodalan petani. Disampaikan bupati, sebagian besar masyarakat Minahasa adalah petani dan nelayan sehingga kemudian sektor pertanian menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Dengan demikian program Bohusami Bakobong yang sudah diinisiasi Bank Sulutgo dan OJK Sulutgo Malut ini pasti akan sangat membantu petani untuk kemudian menggerakan roda perekonomian di Kabupaten Minahasa.

Ia pun menyatakan rasa bangganya kepada para petani di Desa Tountimomor yang sudah memulai mengembangkan tanaman Sereh Wangi ini.

“Ke depan tentu kami berharap bukan hanya petani Sereh Wangi yang ada di sekitar Kakas Barat ini yang akan dikembangkan dan dibantu permodalannya tapi juga di seluruh Kabupaten Minahasa dan tidak menutup kemungkinan untuk komoditas pertanian lainnya,” harap Bupati.

Sebelumnya, Dirut Bank Sulutgo Revino Pepah, SE, MM dalam laporannya mengatakan petani Sereh Wangi ini dibiayai secara individual perorangan dengan nilai kurang lebih Rp.12 jt/ha juga bersama Opstaker yang ada.

Dikatakannya Sereh Wangi yang dikembangkan akan diolah menjadi minyak wangi, sabun, shampo dan produk lainnya.

Sementara itu Ketua Dewan Komisioner OJk, Prof. Wimboh Santoso memotivasi warga Kabupaten Minahasa agar jangan ragu untuk bertani apalagi saat ini sudah ada Peraturan Presiden (Perpres) tentang Badan Penyanggah Pangan. "Petani yang dibiayai ini tidak hanya dibantu permodalan tapi juga dari sisi pengembangan bibit, subsidi pupuk yang tentu harus dieksplor termasuk juga pengolahan komoditas ini,” terang Wimboh Santoso sambil menambahkan hal ini dilakukan melihat dampak besar terhadap perekonomian rakyat akibat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini.

Sesudah itu, Bupati dan Wabup Minahasa bersama semua yang hadir melihat langsung penyulingan daun Sereh Wangi ini serta melakukan panen komoditas tersebut. Turut hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir. Wenny Talumewo, Kepala Dinas Pertanian Dr. Margaretha Ratulangi, Camat Kakas Barat Jeane Sumendap, SP dan Camat Kakas Veky Rombot, SPt. (Advertorial/Adrian)

Jakarta,Sulutnews.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin meminta Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Ali Mukartono mempercepat penuntasan kasus pelanggaran HAM berat masa kini. Jaksa Agung Burhanuddin meminta penuntasan kasus itu tetap dilakukan berdasarkan ketentuan hukum.

Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad mengatakan bahwa intruksi Jaksa Agung sangat bagus demi mewujudkan keadilan dan menjunjung Hak Asasi Manusia. Maka, hal itu patut didukung.

"Permintaan Jaksa Agung sangat bagus demi terwujudnya keadilan masyarakat. Karena selama ini, pelanggaran HAM berat selalu rakyat yang menjadi korban namun penegakan hukum terkesan tak jalan," kata Suparji dalam keterangan persnya, Sabtu (20/11/2021).

"Maka wacana Jaksa Agung harus diapresiasi dan didukung bersama," sambung akademisi Unuversitas Al-Azhar Indonesia ini.

Ia juga menyebutkan bahwa memang perlu diakui jika terobosan tersebut cukup beresiko. Hal ini dikarenakan Kejagung akan ambil alih penyelidikan komnas HAM yang secara yuridis belum memenuhi syarat dengan mengupayakan penambahan alat bukti.

"Resiko yang bisa saja terjadi yaitu  bebasnya perkara ham di pengadilan. Seperti kejadian masa lalu dalam perkara Timor Timur, Tanjung Priok dan Abepura. Namun ini menjadi tantangan bagi Kejaksaan," tuturnya.

Suparji berharap, Jampidsus bisa merealisasikan permintaan Jaksa Agung dengan baik. Yakin penyelidikan yang mendalam dan kuat, serta tetap berdasarkan aturan yang berlaku. (Adrian)

Jakarta,sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa kehadiran Korps Brimob Polri akan terus memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik untuk masyarakat dan Negara Indonesia.

Menurutnya, Brimob Polri saat ini memiliki peran besar dalam rangka pengendalian situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) dan operasi bantuan kemanusiaan. Karenanya, Sigit mengungkapkan bahwa, saat ini, sedang dilakukan restrukturisasi organisasi atau pengembangan organisasi untuk menghadapi segala tantangan yang ada saat ini.

Hal tersebut disampaikan Sigit saat memperingati momentum HUT ke-76 Korps Brimob Polri di Mako Korbrimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu (14/11/2021).

"Sehingga kita berikan pelayanan terbaik dan cepat ke masyarakat yang membutuhkan. Karena itu kehadiran Brimob dalam menghadapi situasi kamtibmas dan kegiatan-kegiatan yang membutuhkan kehadiran Brimob dalam operasi kemanusiaan betul-betul bisa kita laksanakan," kata Sigit.

Lebih dalam, Sigit menekankan, kehadiran Brimob ketika operasi kemanusiaan seperti membantu warga yang menjadi korban bencana alam, mulai dari banjir, tanah longsor dan lainnya, merupakan keterwakilan dari wujud hadirnya negara di saat masyarakat membutuhkan pertolongan.

"Kita implementasikan sebagai representasi negara yang hadir pada saat masyarakat membutuhkan dan memerlukan bantuan. Mohon dukungan dan doanya agar Brimob Polri baik pusat maupun daerah terus bisa eksis berikan layanan terbaik untuk masyarakat dan negara," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Terkait dengan pengembangan organisasi, Sigit menyatakan bahwa, saat ini sedang berproses untuk menyiapkan peningkatan status Dankor Brimob Polri menjadi Jenderal bintang tiga atau Komjen, yang dimana saat ini dijabat oleh Jenderal bintang dua atau Irjen.

Menurut Sigit, pengembangan organisiasi itu dilakukan lantaran, Korps Brimob Polri dewasa ini memiliki tanggung jawab dan tantangan yang semakin berat dan kompleks. Tak hanya itu, demi menjawab segala tantangan, nantinya akan ditambah pula jumlah personel Brimob di Indonesia bagian Tengah, bagian Timur, bagian Barat dan Ibu Kota Negara.

"Saat ini sedang beproses tentunya. Korbrimob dengan pengembangan ini akan kita tingkatkan, kita dorong untuk tambahan beberapa bintang dan juga Dankor Brimob sendiri kita tingkatkan untuk menjadi bintang tiga. Karena tugas dan tanggung jawabnya semakin berat," ucap eks Kabareskrim Polri ini.

Sigit menegaskan, semua ini dalam rangka memberikan respon cepat terhadap dinamika yang terjadi di lapangan. Sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik dan cepat ke masyarakat yang membutuhkan.

Disisi lain, Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Brimob baik di pusat maupun daerah yang telah memberikan pengabdian terbaik untuk Bangsa Indonesia.

Menurutnya, Brimob selalu berada di garis terdepan ketika menghadapi segala bentuk tantangan Kamtibmas yang bereskalasi tinggi. Diantaranya adalah pemberantasan terorisme, unjuk rasa besar dan masalah kemanusiaan serta penanganan Pandemi Covid-19.

"Pada saat pelaksanaan bantuan bencana baik tanah longsor, banjir dan bencana lain, tentunya saya berikan apresiasi karena rekan-rekan Korbrimob selalu hadir dalam waktu cepat," tutur Sigit.

Lebih dalam, selain tantangan tadi, Sigit mengingatkan kepada seluruh jajaran Brimob Polri, soal dinamika situasi politik di Indonesia yang bakal dihadapi kedepannya. Hal ini terkait dengan Pemilu 2024 yang akan datang. Kesiapan harus dimulai dari sekarang demi mencegah terjadinya ancaman yang tidak diinginkan.

"Tentunya ancaman terkait masalah kamtibmas terkait dengan kegiatan nasional maupun kinerja yang perlu pengamanan dan pengawalan dan juga tentunya rangkaian kegiatan politik kedepan yang tentunya akan mulai berlangsung baik rangkaian dari Pileg, Pilkada ataupun agenda Pilpres sendiri. Pengalaman ini menimbulkan berbagai macam ancaman," papar Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyempatkan waktu untuk menyapa secara virtual sejumlah personel Brimob yang bertugas di Satgas Madago Raya dan pasukan perdamaian dunia atau FPU UNAMID di Negara Sudan. (Adrian)

Jayapura, Sulutlnews.com - Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani menegaskan, tidak boleh ada lagi Penyelewengan Dana Otsus, Korupsi, dan pungli, dalam mekanisme penyaluran Dana Otsus ke depan untuk menjamin efektivitas program dan mencegah kebocoran Dana Otsus yang tidak tepat sasaran. Pernyataan ini disampaikan, dalam diskusi dengan Papua Corruption Watch, di Jayapura Kamis 11 November 2021.

Jaleswari menyampaikan salah satu kritik yang dialamatkan dalam pengelolaan dan pemanfaatan Otonomi Khusus di Papua adalah masih rendahnya peningkatan kesehateraan masyarakat. Salah satu indikatornya ditunjukkan oleh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua yang berada di skor 60.44 turun 0.40 dibanding tahun 2019. Pun demikian IPM Papua Barat yang sedikit lebih baik di skor 65.09 walaupun tetap berada di bawah rata-rata IPM nasional tahun 2020 (71.94). Hal ini mencerminkan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan Dana Otsus selama 20 tahun terakhir ini belum efektif dan harus dievaluasi akuntabilitasnya.

Kondisi yang belum ideal ini, harus menjadi evaluasi bagi semua pihak bahwa pendekatan kebijakan pembangunan  di Papua tidak boleh biasa-biasa saja, tidak bolah parsial dan sporadis, serta tidak boleh asal terserap tanpa memperhatikan dampaknya.

Disahkannya UU 2/2021 tentang Otsus Papua ini dapat menjadi momentum perubahan. Beleid ini menekankan pada mekanisme baru pendanaan otsus, yaitu peningkatan alokasi dana otsus menjadi 2.25% setara dana alokasi umum nasional dimana 1% merupakan block grant (hibah) dan 1.25% perbasis kinerja. "Namun harus diingat bahwa hibah tersebut harus memiliki alokasi sesuai aturan dan tujuan bagi peningkatan kesejahteraan masayarakat dengan akuntabilitas pelaporan dan evaluasi yang kuat. Hal ini untuk membuka ruang partisipasi publik dalam perencanaan sehingga diharapkan kontrol sosial menjadi lebih kuat dan pembangunan dapat dirasakan hasilnya secara siginifikan"

Jaleswari menyampaikan bahwa pemerintah sudah menyiapkan mekanisme Pencegahan Korupsi melalui Stranas PK yang dapat  diterapkan untuk membantu pengelolaan dan implementasi Otsus ke depan.

Sesuai dengan Peraturan Presiden 54 Tahun 2018 Aksi Stranas PK Tahun 2021-2022, pemerintah daerah di Papua dan Papua Barat dapat melaksanakan aksi yang relevan untuk memperbaiki Tata kelola pemerintah, contohnya untuk penguatan pengendalian internal pemerintah, pengukuhan kawasan hutan dan one map, pengadaan barang jasa berbasis elektronik, serta sinkronisasi perencanaan dan penganggaran, yang dapat semakin memperkuat tata kelola pemanfaatan dana Otsus ke depan.(/Orgenes)

Minahasa,sulutnews.com- Polres Minahasa melalui Timsus Tarantula berhasil mengaman 3 orang laki - laki berstatus pelajar, yang diduga turut terlibat dalam perkelahian yang terjadi di Kelurahan Rinegetan Kecamatan Tondano Barat, atau tepatnya di samping kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, pada hari Rabu (27/10/2021), sekira pukul 12.00

Tiga anak baru gede ini (ABG), berhasil di bekuk saat Timsus Tarantula mendapat  Informasi dari warga bahwa telah terjadi perkelahian di jalan raya Kelurahan Rinegetan Tondano yang diduga melibatkan anak - anak pelajar.

Dengan sigap Tim Tarantula Polres Minahasa di pimpin oleh Wakatim Bribka Surya bergegas mencari keberadaan para pelaku sambil menggali keterangan kepada sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Lanjut dari informasi tersebut, Tim Tarantula Akhirnya berhasil mengamankan 3 orang terduga pelaku yang diduga turut terlibat dalam perkelahian tersebut dan langsung di giring ke Mapolres.

"Adapun  tiga oknum laki - laki yang berhasil diamankan  masing - masing  berinisial MT (16), MS(17) dan IP (17).

Kapolres Minahasa AKBP Tommy Bambang Souissa SIK  melalui Kasi Humas IPTU Robin Langi dalam keterangannya saat di konfrimasi membernarkan peristiwa tersebut.

Kepada media ini dijelaskan IPTU Robin Langi karena para terduga pelaki masih berstatus siswa dan anak dibawa umur Orang tua dan guru mereka akan dipanggil untuk dipertemukan dengan keluarga korban, serta membuat surat peryataan agar tidak mengulanginya lagi,” ujarnya.

Kejadian ini bermula karena adanya saling balas antara siswa terang  IPTU Robin Langi.

Dimana sebelumnya salah satu dari tiga terduga pelaku menjadi korban pemukulan, sehingga terjadinya aksi balas dendam, tukasnya. (Adrian)

Minahasa,Sulutnews.com - Musyawarah Cabang Persatuan Tenis Kabupaten Minahasa sukses digelar yang bertempat di Aula Makodim 1302/Minahasa, Jalan Manguni, Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, pada Selasa (26/10).

Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa yang diwakili oleh Bintara Tinggi Personalia ( Bati Pers ) Kodim 1302/Minahasa Pembantu Letnan Satu ( Peltu ) Donny Pasiowan.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan pada masa periode yang lalu, dan pembacaan laporan pertanggung jawaban Pengcab masa bakti 2016-2021, kemudian dilanjutkan dengan tanggapan-tanggapan dan usulan dari masing-masing Club tenis.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pemilihan kembali pengurus Pengcab yang baru dengan masa bakti 2021-2026, dengan hasil musyawarah Dandim 1302/Minahasa Letnan Kolonel (Letkol Inf) Herbeth Andi Amino Sinaga S.Ip terpilih sebagai  Ketua Umum (Ketum)  PELTI Kabupaten Minahasa, Ketua harian PELTI adalah Kajari Minahasa Dicky Oktavia SH, MH, dan Sekretaris Umum PELTI Bpk. Gege Rey.

Hadir dalam kegiatan tersebut  antara lain, Dandim 1302/Min yang diwakili Peltu Donny Pasiowan Batipers kodim 1302/Min,  Dicky Oktavia SH MH Kajari Minahasa, Gege Rey Sekertaris umum Kepala Cabang  BRI  Tondano, Sonny Tangkere wakil Ketua Bidang  Organisasi Koni Minahasa, Refly Nahor Sekertaris YPC Tenis Academi, Suharto Kiyai Demak Ketua Club' Pengadilan agama,  Slamet Kasiono Ketua BRI Club'Tenis, Rocky Mambu Ketua Toulour TC, Th Lumi Kabid Dispora.(Adrian)

Bolmong,Sulutnews.com - Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong SH,MiP didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 131 PD XIII/Merdeka Ibu Ivonne Prince Meyer Putong bersama  Kasiintel Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Bram Pramudia SE, dan  Kasilog Kasrem 131/Stg Kolonel CZI Agung Isa Rakhman SH,  M. Tr (Han), serta Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Raja Gunung Nasution SIP meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Jajaran Kodam XIII/Merdeka yang digelar di Desa Mopait Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow, pada Senin (18/10/2021).

Kedatangan Danrem 131/Santiago beserta rombongan dalam rangka  meninjau /melihat secara langsung pelaksanaan vaksinasi,  dan ini  bertujuan untuk memastikan dan meyakinkan bahwa  program vaksinasi nasional dapat menyentuh  kepada seluruh lapisan  masyarakat sehingga diharapkan dalam  pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik,  aman, dan  lancar serta tepat  sasaran.

Dalam kesempatan tersebut  Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Meyer Putong  mengucapkan  terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan vaksinasi ini.

Kegiatan Vaksinasi ini bertujuan untuk meningkatkan herd Immunity ( Kekebalan kelompok) masyarakat  terhadap pengaruh / efek negatif dari virus Covid -19," sehingga diharapkan wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow umumnya Provinsi Sulawesi Utara terbebas dari penyebaran virus Covid 19,  dan menjadi Zona aman.  Ujar Danrem.

Lebih lanjut Danrem  menyampaikan apresiasi kepada masyarakat,  karena terlihat antusias masyarakat yang   berdatangan untuk di vaksin,  oleh karena itu Saya  berharap,  apabila  sudah  di vaksinasi bukan berarti kita sudah terbebas dari virus Corona, sehingga sudah  mengabaikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

"Saya tetap mengajak /menghimbau  kepada seluruh warga masyarakat Desa Mopait Kecamatan Lolayan Kab.  Bolaang Mongondouw  umumnya Bolmong Raya  setelah menerima  vaksinasi ini agar tetap mematuhi  protokol kesehatan dalam setiap aktifitas,   tetap  menjaga kesehatan serta  jangan lupa tetap berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa, tentunya  ini sangat membutuhkan kesadaran yang tinggi  dari masing masing pribadi,  sehingga upaya kita dalam  memutus mata rantai penyebaran virus covid -19 dapat terlaksana secara maksimal. " Tutur Danrem.

Disela sela peninjauan serbuan vaksinasi  Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong menemui  salah seorang anak yang sudah putus sekolah, yang bernama Fahrial Amba  dia adalah  salah seorang warga Desa Mopait Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow.

Brigjen TNI  Meyer sempat berdialog dengan anak tersebut dan  mengatakan bahwa  akan memberikan bantuan  pendidikan sampai lulus  SMA,  sehingga diharapkan anak ini bisa menikmati pendidikan seperti teman temanya yang lain.

Brigjen Meyer  juga mengatakan bahwa saat ini bagi anak anak  yang putus sekolah sangat  menjadi perhatian khusus bagi TNI sehingga  kedepannya tidak ada lagi anak  yang putus sekolah di daerah terutama di wilayah Korem 131/Santiago,"

Untuk itu, Danrem 131/Santiago meminta/berharap  kepada pemerintah dan Dinas Pendidikan, agar anak tersebut   bisa kembali melanjutkan sekolahnya.

karena tujuan pendidikan adalah, mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, serta bertujuan untuk perkembangan  potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, dan memiliki  ilmu.

Diketahui, Fahrial Amba merupakan anak yatim  sejak tahun 2020, saat itu sedang duduk dikelas 1 SMP namun yang bersangkutan  sudah putus sekolah karena alasan  tidak memiliki biaya lagi,   diketahui saat ini dalam kesehariannya Fahrial Amba hanya  membantu orang tua (Ibunya)  untuk berjualan hasil perkebunan dipasar.

Fahrial Amba juga sebenarnya  memiliki keinginan untuk  melanjutkan sekolah seperti teman temanya yang lain,  namun apa daya orang tua  tidak mampu membiayai untuk sekolah.

Selain meninjau serbuan vaksinasi di jajaran Kodim 1303/Bolmong, Danrem  juga menyerahkan bantuan berupa paket  sembako secara simbolis kepada puluhan warga yang berhak menerima bantuan.

"Selama kegiatan peninjauan berlangsung tetap menerapkan protokol kesehatan covid 19.

Turut hadir dalam kegiatan, Ketua Persit KCK Cabang XV Ny Erdina R.G Nasution bersama pengurus Persit Bolmong, Mayor Arh Achmad Janis ( Kasdim 1303/ BM). Mayor Inf Burhan ( Pabung Bolsel), Mayor Inf Yopi ( Pabung Boltim), .Seluruh Perwira Staf Kodim 1303/BM. (Adrian)

Tomohon,Sulutnews.com - Team URC Totosik Polres Tomohon  mengamankan pelaku pencurian yang beraksi di salah satu kios di Pasar Wilken Kota Tomohon.

PH alias Prayer (18) warga Kelurahan Rurukan Lingkungan 2 Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon yang berprofesi sebagai karyawan toko ini,  di amankan Polisi lantaran kedapatan mencongkel pintu kios milik dari Bapak Marten Palit (60) warga Kelurahan Rurukan lingkungan  3 Kecamatan Tomohon Timur.

Adapun penangkapan terhadap pelaku  dijelaskan Katim URC Totosik Polres Tomohon Aipda Yanny Watung bermula dari adanya laporan masyarakat, dimana ada seorang pria yang hendak masuk kedalam Kios 18 milik Keluarga Mamuaya-Palit tepatnya di kompleks Pasar Wilken Kelurahan  Paslaten Satu Kecamatan Tomohon Timur.

Merespon laporan tersebut Team URC Totosik selanjutnya menuju ke lokasi.

dan sesampainya di (TKP) Tempat Kejadian Perkara, "benar saja Team URC Totosik mendapati pelaku sedang berada di dalam kios yang dimaksut ujar Aipda Yanny.

Dijelaskan Aipda Yanny, menurut keterangan Marten Palit yang adalah pemilik kios, Pada Hari Minggu tanggal (17/10) sekira Pukul 09.00 Wita, saat hendak mendatangi kios dia mendengar ada suara yang mencurigakan yang berasal dari dalam kios.

Setelah dilihatnya  ternyata pelaku sementara melakukan aksinya dengan mencongkel pintu kios melalui pintu dapur kios, sehingga kejadian ini langsung  dilaporkan ke Team URC Totosik.

Lanjut Aipda Yanny saat di amankan pelaku mengakui perbuatannya, "bahkan pada tanggal 06 Oktober 2021 sekira Pukul jam 05.00 Wita  dia (Pelaku .red) juga mengakui pernah mencuri rokok di kios tersebut, diantaranya Rokok Sempurna 10 Bungkus, Rokok U Mild 10 bungkus Rokok Evolution 10 Bungkus serta snek-snek.

Hasil curian rokok ini dijual sedangkan snek untuk dimakan, untuk hasil penjualan rokok digunakan membeli pulsa kuota internet tukas Aipda Yanny.

Terpisah Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot, S.I.K, M.H melalui Kasihumas AKP. Hanny Goni, S.Pd dikonfirmasi media ini Membenarkan peristiwa tersebut.

Diterangkan  AKP. Hanny untuk mengantisipasi emosi warga yang sudah terkumpul di TKP Team URC Totosik langsung mengamankan Pelaku Ke Mapolsek Tomohon Tengah guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut kunci AKP. Hanny. (Adrian)

Boroko, Sulutnews.com - Bupati Bolaang Mongondow Utara Drs. Hi. Depri Pontoh terima Kunjungan Kerja Sekaligus Silaturahmi Anggota DPD RI Ir. H. Djafar Alkatiri, MM, M.Pd.I dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara bertempat di Aula Pohohimbunga Kantor Bapelitbang. Rabu (06/10/2021).

Kunjungan kerja tersebut terkait dengan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 16 tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan.

Menurut Djafar Alkatiri, penting diketahui, Undang- Undang Nomor 16 tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan mengatur tentang sistem penyuluhan pertanian, perikanan, dan kehutanan secara holistik dan komprehensif dalam suatu pengaturan yang terpadu serasi antara penyuluhan yang diselenggarakan oleh kelembagaan penyuluhan pemerintah, kelembagaan penyuluhan swasta, dan kelembagaan penyuluhan swadaya kepada pelaku utama dan pelaku usaha.

"Namun selama berlakunya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 ini, masih terdapat kelemahan dalam implementasinya di lapangan, khususnya terhadap kemajuan teknologi yang mengharuskan dilakukan penyesuaian materi muatan dalam undang-undang tersebut. sehingga Lembaga DPR-RI, DPD-RI, dan pemerintah sudah menetapkan Undang–Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan sebagai salah satu Rancangan undang- undang (RUU) yang masuk dalam Daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2021." Ungkap Djafar Alkatiri.

Bupati Bolmut menyampaikan pemerintah daerah telah menyampaikan proposal permohonan bantuan program pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana daerah, kepada Ketua DPD-RI pada saat kunjungan beliau di Kabupaten Bolmut pada akhir tahun 2020 yang lalu.

DPD - RI adalah lembaga negara yang memiliki kedudukan sebagai representasi kepentingan daerah. dengan kedudukan tersebut, maka kami pemerintah daerah berharap DPD - RI mampu memperjuangkan kepentingan aspirasi rakyat dan daerah dalam kebijakan - kebijakan nasional. sehingga, besar harapan kami selaku pemerintah daerah dan masyarakat, kiranya beberapa usulan program pembangunan infrastruktur tersebut dapat dikawal untuk tahun 2022 mendatang, sehingga dapat teralokasi di daerah yang sedang giat-giatnya melakukan pembangunan.

Kadis Pertanian Ir. Sutrisno Goma, M.Sc dalam dialog menyampaikan usulan untuk penyuluh lapangan dimohon dibuat suatu badan penyuluh pertanian, seperti Badan Penanggulangan Bencana Nasional.

Ditempat terpisah Sutrisno Goma menyampaikan ada program yang sudah disusun yaitu "Petani dan Nelayan Tersenyum". Prioritas pertama adalah memberdayakan 135 kelompok tani Kabupaten Bolmut dengan memberikan dana abadi bergulir minimal Rp.100 juta setiap kelompok, ketika musim tanam tiba untuk kebutuhan mengelolah lahan sawah dan kebun untuk membeli pupuk, insektisida, dll, dapat dipinjamkan dari dana abadi bergulir ini. Demikian juga untuk kelompok nelayan ketika akan melaut.

Kadis Perikanan Ir. Jakaria Babay, M.Sc mengusulkan agar para penyuluh pertanian, kelautan, dan kehutanan harus ada pendamping sesuai keahliannya untuk turun di lapangan.

"Kita saat ini akan memberdayakan Pelabuhan Tuntung sebagai pusat penampungan ikan melalui lelang ikan di TPI dan menganggarkan pabrik es batu. Karena selama ini ketergantungan konsumsi ikan dari pasokan daerah tetangga Gentuma Kabupaten Gorontalo Utara.

Penyuluh Pertanian dari Kecamatan Sangkup Pamuji mengungkapkan kembali pengalamannya tentang tingkat keberhasilan dan kendala sampai beliau mendekati masa pensiun.

"Perlu diketahui bersama sarana dan prasarana penyuluhan pertanian Kabupaten Bolmut terbaik di Sulawesi Utara sesuai penilaian Dinas Pertanian Provinsi Sulut. Kendala yang sering dihadapi adalah kekurangan pupuk dan para petani belum memiliki uang untuk mengelolah lahan sawah dan perkebunan.

Turut hadir Wakil Bupati Bolmut Drs. Hi. Amin Lasena, MAP, para Asisten Sekda, para Staff Ahli Bupati, Pimpinan OPD serta Para Penyuluh Pertanian, Nelayan, dan Kehutanan. (/Gandhi Goma).