Jakarta,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri syukuran perayaan Hari Ulang Tahun ke-67 lalu lintas bhayangkara (HUT Lantas) di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, Kamis, 22 September 2022.

Dalam momentum tersebut, Sigit juga sekaligus meresmikan  salah satu program prioritas Presisi, yakni peluncuran Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik nasional di 34 Polda jajaran Indonesia.

"Alhamdulillah bersamaan dengan HUT Lantas ke-67, kita selesaikan program prioritas kita yaitu ETLE nasional yang hari ini diresmikan di delapan Polda. Sehingga totalnya saat ini, sudah selesai di 34 Polda," kata Sigit.

Meski begitu, Sigit tetap meminta kepada seluruh jajaran Korps Lalu Lintas Polri untuk terus mengembangkan serta meningkatkan ETLE tersebut. Sehingga, kata Sigit, tilang elektronik tidak hanya berlaku di tingkat provinsi, namun juga harus diterapkan di wilayah kabupaten dan kota.

"Oleh karena itu, tentunya kita dorong para Kapolda dan Kapolres, untuk terus melaksanakan koordinasi. Sehingga, program ini betul-betul bisa tergelar sampai jajaran paling bawah," ujar mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Tak hanya itu, pada kesempatan ini, Sigit turut meresmikan inovasi ETLE dalam bentuk Device atau Mobile Apps. Sehingga tilang elektronik tidak hanya bersifat diam atau statis, melainkan dapat bergerak secara dinamis di lapangan.

Menurut Sigit, terobosan inovasi tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan pelayanan prima dan terbaik untuk masyarakat. Diharapkan dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi itu, angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir sekecil mungkin.

"Dan kemudian ini bisa dilaksanakan dalam kegiatan patroli. Khususnya di tempat-tempat yang rawan kecelakaan. Sehingga, kemudian harapan kita dengan peningkatan dan pergelaran ETLE ini angka kecelakaan lalu lintas, semakin hari atau dari tahun ke tahun kita harapkan makin turun. Karena kepatuhan, ketaatan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas makin baik dan ini tentunya akan menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas," ucap Sigit.

Tak hanya dari sisi tersebut, Sigit menekankan, pengembangan basis teknologi informasi ini, diharapkan mampu menghindari terjadinya potensi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh jajaran Polantas.

Mantan Kapolda Banten ini memaparkan, polisi sabuk putih merupakan salah satu personel yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga, harus mampu memberikan pelayanan dan kinerja yang optimal bagi seluruh warga Indonesia.

"Tentunya dengan pengembangan teknologi informasi yang ada, layanan kepolisian akan semakin cepat, semakin baik. Tentu bagaimana upaya kita untuk semakin hari menghindari pelanggaran dan menampilkan jajaran lalu lintas yang menjadi salah satu etalase Polri yang selalu berinteraksi bersama-sama dan berhadapan dengan masyarakat. Sehingga, kedepan kita harapkan postur lalu lintas, yang mewakili etalase Polri, menampilkan sosok Polri yang tegas, wibawa, humanis, dan bersih. Namun di dalam pelayanannya tentunya semakin dekat dan dicintai masyarakat," papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit meminta kepada jajaran Korlantas Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Apalagi, saat ini Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan event internasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Peran polisi lalu lintas menjadi salah satu yang paling sentral dalam memberikan pengamanan dan penjagaan kegiatan itu sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Dalam mengamankan dan memastikan Presidensi G20 berjalan lancar dan aman, Polri juga menyiapkan 91 Command Center. Pada pusat komando itu terdapat fitur-fitur yang terintegrasi posko pembantu Polda Bali dan BNDCC sebagai pusat kendali koordinasi, komunikasi, dan informasi.

Command Center itu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dengan fitur terdiri dari, monitoring CCTV, monitoring Drone, monitoring Body Worn, monitoring GPS Ranmor Patroli, sub monitoring center, Dashboard Polisiku, Dashboard 110, SOT Presisi, info BMKG dan Cuaca.

Lalu, Inarisk BNPB, monitoring kecepatan angin, prakiraan cuaca di Pelabuhan, pasang surut air dan tinggi gelombang, flight radar dan traffic marine.

"Body Worn Camera, saat ini terus kita kembangkan khususnya dalam kegiatan KTT G20. Ini untuk melengkapi pengawasan dan pengamanan, terkait dengan rangkaian proses pengamanan yang dilaksanakan oleh Polri. Disamping, tentunya ini bisa membantu melengkapi Mobile Apps yang disiapkan. Namun Body Worn tentunya kita lakukan untuk membantu tingkatkan pengawasan serta hal-hal lain yang dibutuhkan untuk pengamanan dan keselamatan," tutup Sigit. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Tim Tangkap Buronan (TABUR) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Berhasil Mengamankan Terpidana Randy Alva Gunardi, Pada hari Rabu, 21 September 2022 sekitar pukul 17.47 WITA,

Benar, Tim TABUR Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut), berhasil mengamankan terpidana  atas nama Randy Alva Gunardi alias Randy, ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Edy Birton, SH.MH melalui Plh. Kasi Penkum Berty W. Wongkar, SH.MH kepada Sulutnews.com saat dikonfirmasi Kamis, (22/9) baru - baru ini.

Dijelaskan Wongkar, Penangkapan Terpidana Randy dilakukan karena yang bersangkutan masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) dari Kejaksaan Tinggi Sulut.

“Terpidana Ditangkap Tim TABUR, karena telah melakukan Tindak Pidana Penipuan Pasal 378 KUHPidana berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Tondano Nomor : 59/Pid.B/2020/PN Tnn tanggal 21 Desember 2020 yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht van gewijsde).

Lanjut Wongkar, Saat ditangkap Tim TABUR Kejati Sulut, Terpidana Randy pada saat itu sedang berada di Restoran tempat usaha yang bersangkutan.

Pada saat diamankan, Tim (TABUR ) Kejati Sulut terlebih dahulu menjelaskan kepada Terpidana tentang perbuatan pidana yang dilakukan oleh bersangkutan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Tondano Nomor : 59/Pid.B/2020/PN Tnn, dan Terpidana mengakuinya dan tidak melakukan perlawanan, “ucap Wongkar.

Selanjutnya Terpidana Randy langsung dibawa oleh Tim TABUR Kejati Sulut ke Lapas Kelas IIA Tondano di Papakelan untuk selanjutnya akan menjalani hukuman selama 6 (enam) bulan penjara, kuncinya. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Utara (Sulut) menggelar syukuran memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67, pada Kamis (22/9/2022) pagi, di ruang Catur Prasetya Mapolda.

Syukuran diawali dengan mengikuti video conference peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67 yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sementara itu Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno mengawali sambutannya, mengucapkan selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67 untuk keluarga besar Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut dan Satuan Lalu Lintas jajaran.

 “Selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67, semoga semakin sehat, semakin sukses dalam melaksanakan tugas, serta selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Di hari spesial ini, Irjen Pol Mulyatno mengapresiasi kinerja seluruh personel Polisi Lalu Lintas Polda Sulut dan jajaran. Menurutnya, seluruh personel telah melaksanakan tugas dengan baik.

“Demikian pula tidak ada hal-hal buruk yang terjadi, baik di lingkungan Direktorat Lalu Lintas maupun Satuan Lalu Lintas jajaran Polda Sulut. Jadi ini sudah merupakan prestasi untuk kita semua,” ujar Irjen Pol Mulyatno, disambut aplaus meriah para hadirin.

Irjen Pol Mulyatno mengajak seluruh Polisi Lalu Lintas untuk mampu bekerja keras dan bekerja cerdas dengan mengedepankan sikap-sikap etis dan humanis.

“Agar kita bisa mewujudkan harapan pimpinan Polri bahwa, kita harus lebih bekerja cerdas, bekerja ikhlas dengan tetap menjaga wibawa dan marwah, baik Polisi Lalu Lintas maupun Polri,” ajaknya.

Di era revolusi industri 4.0 ini, Irjen Pol Mulyatno pun menekankan seluruh personel untuk menjadi polisi yang mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Serta selalu memberikan sosialisasi pendidikan melalui Dikmas Lantas yang selama ini sudah dilaksanakan dengan tema Police Goes to School. 

“Saya harap ini terus dikembangkan. Karena dengan sosialisasi sejak dini bagi kalangan pelajar, bisa berkontribusi untuk mencegah terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas,” harapnya.

Di momen peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67 ini pula, Irjen Pol Mulyatno tak lupa mengajak seluruh Polisi Lalu Lintas untuk meningkatkan kinerja dalam rangka memberikan pelayanan prima serta penegakan hukum di bidang lalu lintas.   

“Sehingga masyarakat akan semakin mencintai, baik itu Polisi Lalu Lintas maupun Polri pada umumnya. Selain itu masyarakat juga diharapkan semakin sadar akan tata tertib berlalulintas demi terwujudnya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Selamat bertugas, semoga dengan HUT ke-67 ini semakin semangat, semakin sukses, semakin canggih, dan semakin memberikan pelayanan prima serta manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Irjen Pol Mulyatno.

Acara dirangkaikan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba Polisi Cilik, dan sebagai puncaknya ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolda bersama Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulut serta Dirlantas Polda Sulut.

Turut hadir dalam syukuran yakni, Wakapolda beserta Wakil Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulut, para Pejabat Utama Polda Sulut, Kepala Bapeda Provinsi Sulut, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulut, Pimpinan Wilayah BRI Sulut, Pimpinan Wilayah BRI Manado, Pimpinan Bank SulutGo, serta para tamu undangan lainnya. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com – Patroli Rayon Satsamapta Polresta Manado mengamankan seorang pria yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) tanpa izin, pada Kamis (22/9/2022), sekitar pukul 01:30 WITA, di wilayah Kecamatan Wenang, Kota Manado.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, dikonfirmasi Media ini, membenarkan hal tersebut.

“Pelaku berinisial WI (24), warga Wangurer, Kota Bitung,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis siang.

Awalnya, petugas sedang berpatroli rutin. Saat melintas di ruas Jalan Dotulong Lasut, Kecamatan Wenang, petugas melihat dua pria mencurigakan yang berboncengan sepeda motor dan tidak memakai helm. Petugas menghentikan mereka kemudian dilakukan pemeriksaan.

“Petugas mendapati sebilah senjata tajam jenis pisau badik yang diselipkan di pinggang pelaku. Pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut,” jelasnya.

Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengimbau warga masyarakat agar tidak sembarangan membawa senjata tajam.

“Membawa senjata tajam untuk berjaga-jaga, adalah melanggar pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas dugaan membawa senjata penikam atau senjata penusuk. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun,” tandas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

MANADO, Sulutnews.com - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven OE Kandouw menyindir Kepala Dinas Kesehatan mundur dari jabatannya. Pernyataan ini disampaikan Kandouw setelah mendengar laporan Badan Anggaran yang memberikan catatan penerimaan Rumah Sakit di Sulawesi Utara dari angka Rp 285 Miliar diturunkan menjadi Rp 38 Miliar yang menganggap Kepala Dinas tidak bisa memberikan output atas kinerja yang dilakukan.

" Kalau saya Kepala Dinas akan mundur ini tidak main- main, jangan sampai diturunkan menjadi Rp 36 Miliar kemudian tidak sampai lagi," tegas Kandouw sambil mempertanyakan kehadiran kepala dinas pada paripurna yang dilaksanakan Rabu (21/9/2022) malam.

Wagub juga nengingatkan kepada seluruh kepala SKPD jika APBD 2022 yang ditetapkan oleh DPRD memiliki ekspetasi yang tinggi sehingga kita wajib untuk melaksanakan amanat anggaran dengan penuh tanggungjawab." Pak Gubernur menginstruksikan kepada saya untuk ingatkan bagi teman-teman SKPD bahwa APBD 2022 memiliki ekspetasi yang sangat ti ggi," tegas Kandouw.

Sementara itu terkait sindiran Wakil Gubernur saat dimintai tanggapannya Kepala Dinas Kesehatan Debie Kalalo mengatakan siap mundur." Sebagai ASN selalu siap menjalankan amanat dan jika memang harus mundur tetap siap," ungkap Kalalo singkat.(josh tinungki)

Kupang,Sulutnews.com - Kanwil Kemenkumham NTT menggelar “Kegiatan Promosi dan Diseminasi Hak Cipta di Kota Kupang” di Hotel Neo Aston, Rabu (21/09/2022). Kegiatan yang dibuka langsung Kepala Kanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone ini menghadirkan dua orang narasumber. Yakni, Koordinator Pelayanan Hukum dan Lembaga Manajemen Kolektif Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Agung Damar Sasongko dan Ketua LMK Prisindo, Marcell Siahaan.

Peserta kegiatan terdiri dari Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu atau Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) NTT, Sekolah Musa (Multimedia untuk semua) Kota Kupang, Asosiasi Duta Wisata Indonesia (ADWINDO) Kota Kupang, musisi dan seniman. Acara pembukaan juga turut dihadiri Kepala Divisi Administrasi, Garnadi dan Kepala Divisi Keimigrasian, I. Ismoyo.

Dalam sambutannya, Kakanwil Marciana menyampaikan, kekayaan intelektual terdiri dari kekayaan intelektual personal meliputi hak cipta, merek, paten, desain industri, rahasia dagang dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, serta kekayaan intelektual komunal meliputi Ekspresi Budaya Tradisional, Pengetahuan Tradisional, Sumber Daya Genetik dan Indikasi Geografis. Kegiatan promosi dan diseminasi kali ini difokuskan pada hak cipta, khususnya terkait lagu dan musik yang dikelola oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) sesuai PP No.56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik.

“Pemahaman dan pemanfaatan kekayaan intelektual dapat dicapai dengan berbagai jenis informasi tentang kebijakan, peraturan, perkembangan terkini dan praktik penerapannya. Pelindungan kekayaan intelektual telah menjadi materi yang sangat diperlukan oleh berbagai kalangan masyarakat, salah satunya di kalangan pelaku industri musik,” ujarnya.

Menurut Marciana, pendaftaran hak cipta di NTT masih didominasi oleh karya ilmiah dan karya tulis dari kalangan perguruan tinggi. Sedangkan pendaftaran karya cipta berupa lagu dan musik masih sangat minim. Padahal NTT sejatinya banyak menyimpan musisi dan pencipta lagu produktif dari kalangan generasi muda. Kementerian Hukum dan HAM melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual bahkan telah memberikan kemudahan berupa percepatan proses persetujuan hak cipta dengan waktu kurang dari 10 menit melalui POP-HC (Persetujuan Otomatis Pencatatan Hak Cipta).

“Hal ini perlu didorong agar para pencipta lagu dan musik segera mendaftarkan karya ciptanya di Kementerian Hukum dan HAM. Biayanya tidak mahal, tapi manfaatnya luar biasa,” jelasnya.

Marciana menambahkan, pencatatan data lagu dan musik pada pangkalan data kekayaan intelektual merupakan bukti kepemilikan dan pemegang hak, sekaligus menjadi salah satu persyaratan untuk penarikan royalti oleh LMKN yang nanti dibayarkan kepada pemilik hak cipta.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Erni Mamo Li berharap masyarakat dapat memahami proses pendaftaran dan pemanfaatan KI khususnya hak cipta. Dengan demikian, KI yang ada di NTT dapat terlindungi sekaligus memberikan kontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional. Terlebih di era internet yang serba mudah dan cepat, kesadaran dan pemahaman KI menjadi sangat penting agar dapat berkarya, berkreasi, dan berinovasi tanpa mencederai karya intelektual milik orang lain.

“Berbagai peraturan perundang-undangan terkait dengan perlindungan di bidang KI, semata-mata bertujuan untuk melakukan perlindungan hukum bagi masyarakat dan dunia usaha agar karya intelektual yang dihasilkannya memiliki nilai ekonomi dan sekaligus bernilai moral," ujar Kepala Bidang Pelayanan Hukum ini. 

Reporter : Dance Henukh

Manado, Sulutnews.com - Siapa saja bisa berprofesi sebagai Penyuluh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentu terlebih dahulu harus menempuh pembekalan tentang pencegahan dan penanganan korupsi.

Melalui program Bimbingan Teknik (Bimtek) KPK Bidang Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat adalah juga berprospek seseorang menjadi penyuluh KPK.

Rabu, (22/9) KPK mengelar Bimtek Pemuda dan LSM Antikorupsi di Sulawesi Utara. Ada 50 orang pemuda pemudi terbaik menjadi peserta Bimtek KPK ini, mereka lulus seleksi online sebelum diundang sebagai peserta.

Bimtek KPK tersebut mengusung topik "Partisipasi Pemuda dan LSM membangun Provinsi Sulawesi Utara Bebas dari Korupsi". Kegiatan berlangsung di Hotel Arya Duta Manado.

Ketua KPK Deputi Bidang Pendidikan DR Ir Wawan Wardiana MT mengatakan korupsi merupakan kejahatan besar sehingga target tahun 2025 Indonesia bebas dari korupsi belum tercapai.

"Sebenarnya potensi melakukan korupsi berawal dari keluarga kita. Mengambil uang dari sisa belanja sudah termasuk korupsi kecil-kecilan," kata DR Ir Wawan Wardiana,MT ketika berbicara di Pembukaan Bimtek KPK di Hotel Arya Duta Boulevard Manado, Rabu (22/9).

Ia menambahkan dalam pendekatan kepada masyrakat KPK menggunakan tiga cara yaitu pendidikan, pencegah dan penindakan.

"Kami berharap korupsi dapat dicegah secara dini mulai dari keluarga. KPK sangat berharap pula potenai pemuda sebagi penyuluh dapat bekerja dengan baik. Mereka kami latih  faham terhadap 3 L yaitu Lihat, Lawan, Laporkan," lanjutnya di saat menggelar Konferensi Pers yang dihadiri awak media dari Jakarta dan Manado.

Sebagian penyuluh direkrut dari pemuda dan LSM yang ada di kabupaten Kota se Sulawesi Utara. "Akademisi, pejabat dan mahasiswa kami rekrut untuk bisa membantu KPK dalam pencegahan dan penangann korupsi di Indonesia," urainya. (yuk).

Manado, Sulutnews.com - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan ( Dikbud) Kota Manado Dr Deasy Lumowa M.Pd mengatakan, meski sempat tergangu jaringan internet atau servernya dalam pelaksanaan Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di 94 SMP Negeri dan Swasta di Kota Manado sejak Senin (19/9) hinga Kamis (22/9), pelaksanaan tetap lancar dan dipastikan bisa meraih nilai yang baik.

Hal tersebut dikakatan Deasy Lumowa kepada Sulutnews.com Rabu (21/9) saat memantau ANBK di SMP Swasta Garuda Di Kelurahan Calaca. Dalam peninjauan Kadis didampingi Pengawas Dikbud dan sejumlah staf serta Kepsek SMP Garuda Dra Meity Pandeleke serta Guru guru. Sebanyak 45 siswa SMP Garuda yang ikut ANBK. Kadis Dikbud dan tim lain baik Sekdikbud dan Kabid SMP terus memantau pelaksanaan ANBK

Menurut Lomowa ganguan server itu tidak diduga akan terjadi. Namun 94 SMP Negeri dan Swasta yang melaksanakan ANBK dalam laporannya bisa teratasi. Karena bisa dilakasanakan ANBK hinga beberapa sesi disaat Server sudah baik ANKB dilanjutkan" Jadi kita bersyukur berjalan baik dan hinga Kamis (22/9) bisa lancar lancar saja" kata Kadis.

Ia mengatakan dari pantauan dilapangan ANBK berjalan sesuai aturan. Ini karena sudah ada simulasi beberapa bulan lalu. Dan juga kesiapan sekolah didukung sarana dan prasarana yang memadai bersama guru guru dan opreter yang berkualitas. Untuk SMP Garuda meskipun sekolah swasta tapi ANBK berjalan baik.

Captiion : Kepsek SMP Advent Paal II Drs Teddy Lobot .M.Pd saat memantau ANBK dikelas.

Optimis Dapat Nilai Baik

Sementara itu Kepsek SMP Garuda Dra Meity Pandeleke kepada Sulutnews.com mengakui server atau jaringan sempat tergangu namun pihaknya berupaya perbaiki dan berjalan lancar ANBK hari pertama Rabu (21/9). Untuk hari Kedua Kamis (22/9) saya optimis bisa lancar. 45 siswa semua ikut dan tidak ada ijin sakit. Semua ikut dan pakai komputer milik sekolah." Kami sekolah swasta tapi bisa laksanakan ANBK" katanya.

Hal yang lain dikatakan Kepsek SMP Adent Paal II Manado Drs Teddy Lobot M.Pd kepada Sulutnews.com secara terpisah Rabu (21/9). Pihaknya sudah laksanakan ANBK pada tahab pertama Senin (19/9) hinga Selasa (20/9) lancar lancar saja. Karena opreter dan pihak sekolah sudah melakukan antisipasi bula ada ganguan server kami langsung lakukan stategi lain. Dan itu berhasil. Kepsek Teddy optimis 45 siswa yang ikut ANBK bisa meraih nilai hijau atau baik seperti tahun lalu kami meraih nilai hijau." Kami sudah latih dan melakukan mimbingan dan serta siswa belajar terus jadi kami optimis bisa hijau bukan merah" kata Teddy Lobot

Begitu juga dengan Kepsek SMP Advent Kairagi Ibu Jois Palit S.Pd. Kepada Sulutnews.com Rabu (21/9). 45 siswa sudah ikut ANBK tahap pertama Senin (19/9) hinga Selasa(20/9) berjalan lancar meski ada ganguan server pada awal pelaksanaan. Dengan ANBK saat ini Kepsek optimis siswanya akan mendapat nilai yang baik.

Sementara Kepsek SMP Negeri 2 Manado Meitha Wobgkar S.Pd dan Kepsek SMP Negeri 8 Manado Ronald Nayoan SPd.MPd kepada Sulutnews com Rabu (21/9) mengatakan sekolah mereka ikut ANBK tahap dua Rabu (21/9) hinga Kamis (22/9). Mereka sempat ada ganguan server pada awal ANBK. Namun pada  sesi terakhir sudah lancar" Jadi ada ganguan hanya beberapa menit saja sudah lancar" kata Meitha Wongkar .45 siswa yang ikut mereka hasil pilihan jadi dipastikan akan mendapat nilai baik.

Hal sama dikatakan Ronald Nayoan. 45 siswa di SMP Negeri 8 yang ikut ANBK itu pilihan yang dipastikan akan mendapat nilai yang baik. Sedangkan Kepsek SMP Advent di Sario Jefri Tumimomor SPd secara terpisah kepada Sulutnews.com Rabu (21/9) mengatakan pihaknya hanya pakai pulsa data lewat henphon siswa ditahap pertama ANBK. Pihaknya  optimis 45 siswa yang ikut bisa mendapat nilai yang baik. Bahkan Kadis Dikbud Deasy Lumowa sempat memantau langsung disekolah. Menurut Kepsek Kadis banga dengan pelaksanaan ANBK disekolahnya (Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara kembali menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Pengambilan Keputusan Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2022 menjadi Peraturan Daerah. Paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Dr Fransiakus Andy Silangen didampingi Wakil Ketua James Arthur Kojongian tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw.

Caption : Ketua DPRD bersama Wakil Ketua dan Wakil Gubernur saat memimpin Rapat Paripurna

Dalam sambutannya Silangen menyampaikan apresiasi atas komitmen Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw yang terus membangun sinergitas dengan Legislatif untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara." Mari kita terus memberikan segala daya dan upaya terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas yang menjadi tanggungjawab masing- masing, demi terwujudnya Sulawesi Utara yang sejajtra" ungkap Silangen saat membuka pelaksanaan paripurna Rabu (21/9/2022) malam

Caption : Ketua DPRD Sulut bersama Wakil Gubernur dan Wakim Ketua DPRD

Juga Silangen menyampaikan jika Lembaga dewan akan tetap setia mengawal setiap kepentingan masyarakat, agar sinergitas yang sudah tercipta selama ini menjadi dasar untuk bersama- sama menjadikan masyarakat sejahtra sehingga sasaran pembangunan yang telah ditetapkan benar- benar direalisasikan dan dapat dinikmati oleh segenap masyarakst Sulawesi Utara.

Caption Suasana Rapat Paripurna Ranperda APBDP 2022 dikantor DPRD Sulut

Sementara itu dalam sambutannya Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw menyampaikan terima kasih dan apresiasi dari lubuk hati yang paling atas upaya Badan Anggaran DPRD yang dengan singkat tapi substansial telah berhasil merampungkan pembahasan terkait APBD Perubahan tahun 2022." Dengan pembahasan yang sangat cepat ini berarti memiliki ekspetasi yang sangat tinggi bagi kami jangan dilihat APBD baru dimasukan kemarin dan langsung ditetapkan terua ini dinilai gampang -gampang tetapi Pak Gubernur inhatkan bahwa ekspetasi DPRD sangat tinggi," tegas Kandouw.

Caption : Wakil Gubernur saat menyampaikan sambutan

Wakil Gubernur juga mengingatkan SKPD bahwa dengan pembahasan yang cepat oleh Banggar DPRD memiliki makna memberikan kepercayaan bagi Pemprov agar pelaksanaan APBD dilakukan sesuai road map visi dan misi Bapak Gubernur." Kita harus autokritik dan bisa menerima masukan dari DPRD, sehingga bagi SKPD yang mendapatkan tambahan anggaran harus dapat melihat output dan outcsmnya," kata Kandouw.

Seperti yang dibacakan oleh Anggota Badan Anggaran Amir Liputo, sejumlah catatan yang diberikan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut terhadap APBDP tahun 2022 meliputi keberadaan Dinas Sosial diharapkan dapat menjadi cermin keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat akibat kenaikan BBM, Penambahan anggaran di APBD adalah dalam tujuan penanganan kemiskinan', Mengharapkan keberpihakan Pemerintah terhadap subsidi transportasi, bantuan terhadap nelayan dan masyarakat terkena PHK.

Caption : Anggota DPRD Amir Liputo saat membacakan laporan Banggar

Keberpihakan pemerintah bagi masyarakat yang berpenfhasilan Rp 3 juta ke bawah sangat dibutuhkan dengan pemberian bantuan, Penetapan anggaran harus mengacu pada indikator yang jelas khususnya pada Rumah Sakit OD-SK yang terjadi penurunan target menjadi kurang lebih Rp 33 Miliar dapat tercapai.  Penambahan anggaran untuk Rumah Sakit Noongan untuk perbaikan infrastruktur dan penyelesaian jasa tenaga medis. Penambahan anggaran dinas Kebudayaan untuk penyelenggaraan kegiatan masyarakat. Penambahan anggaran Dinas Oariwisata mengingat destinasi Pariwisata Sulut menjadi Super Prioritas. Penambahan anggaran di Biro Hukum dalam menunjang instrumen bantuan hukum bagi masyarakat miskin dan sosialisasi Perda dan pembuatan peraturan dibidang legislasi.

Caption : Penandatanganan Rancangan APBD menjadi Perda

Terkait APBDP tahun 2022 dari Lima Fraksi yang ada di DPRD Sulut, hanya Tiga yang menyampaikan pemandangan umum Fraksinya yakni F-PDIP, F- GOLKAR dan Fraksi Nyiur Melambaui sementara F- Nasdem dan F- Demokrat terinformasih akan menyusul meskipun Ranperda APBD telah disahkan menjadi Perda.

Caption : Penyerahan Perda APBD Tahun 2022

Terkait Rancangan APBD Perubahan tahun anggaran 2022 yang ditetapkan menjadi Peraturan Daerah telah diterima dan disetunui oleh seluruh Fraksi yang ada di DPRD Sulut (*/Advetorial/Josh)

Manado, Sulutnews.com - Pelaksanaan acara puncak HUT ke- 62 SMA Negeri I Manado Jumat (16/9) berlangsung meriah.

Hadir Kepsek Jemmy Jeremias S.Pd , Kabid SMA Diknas Sulut Dr Sry Pasiak M.Pd, ribuan siswa dan orang tua serta guru guru dan alumni baik guru dan siswa bahkan mantan Kepsek.

Kepsek SMA Negeri 1 Jemmy Jeremias S.Pd kepada Sulutnews.com mengatakan, SMA Negeri 1 Manado diusia yang ke- 62 sudah meluluskan ribuan orang dan banyak yang berhasil dalam pekerjaan karena kualitas baik.

Lulusan SMA Negeri 1 banyak yang sukses dan berhasil baik menjadi pengusaha pejabat pemerinta guru atau dosen menjadi TNI dan Polri serta berbagai keberhasilan karena berkualitas. " Karena masa lalu Sekolah ini berkualitas maka kedepan kita tingkatkan kualitas juga" kata Jemmy Jeremias.

Ia mengatakan kualitas bukan hanya dalam bidang mata pelajaran namun bidang olahraga dan seni budaya serta bakat bakat lainnya.Sekolahnya kita benahi terutama sarana dan prasarana serta pembenahan kualitas guru guru.

" Saya optimis SMA Negeri I Manado akan berjaya lagi seperti yang lalu selalu ungul" katanya. Dalam rangka HUT ke-62 banyak rangkaian acara baik olahraga Basket dan berbagai kegiatan lainnya yang telah dilaksanakan pekan lalu. Acara HUT diakhiri dengan makan bersama alumni dan guru guru. Saat ini jumlah siswa sekitar .1.800 lebih dan jumlah guru terus ditambah sesuai kebutuhan. (Fanny)