Boltim, Sulutnews.com - Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto. S. Sos. MSi, melepas 14 Jamaah Calon Haji untuk berangkat ke tanah suci Makkah Arab Saudi.

Pelepasan Jamaah Calon haji tersebut, bertempat di lantai 3 Kantor Bupati Boltim, Minggu 26 Juni 2022.

Foto:Tampak Bupati Boltim saat berjabat tangan dengan para Jamaah Calon Haji.

Pada kesempatan itu, Bupati Sam Sachrul sedikit berbagi cerita tentang dirinya waktu melaksanakan ibadah Umroh. Hal itu semata - mata untuk mengingatkan kepada para Jamaah Calon Haji, agar tetap menjaga diri ketika beribadah di Tanah Suci. Ada ratusan ribu manusia dari segala penjuru Dunia berkumpul untuk melakukan rukun Islam yang ke 5 itu.

“Sehingga jangan sampai terpisah dari rombongan, terutama yang sudah berusia senja, dan Saya mengucap syukur kepada Pemerintah Arab Saudi yang saat ini telah kembali membuka pelayanan ibadah haji. Sebab, sebelumnya ibadah haji ditutup karena mencegah penyebaran virus Covid-19. Namun Alhamdulillah mulai tahun ini telah kembali dibuka walaupun kuotanya tidak sebanyak tahun - tahun kemarin,”jelas Bupati.

Foto:Tampak foto bersama usai kegiatan pelepasan.

Lanjut Bupati, ia mendoakan rombongan Jamaah Calon haji ketika melaksanakan rangkaian - rangkaian ibadah selalu dalam lindungan Allah SWT.

“Semoga Jamaah Calon Haji musim haji 1443 Hijriah ini, senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan selalu dalam lindungannya saat menjalankan ibadah haji di Makkah, amin,”ucap Bupati.

Bupati berharap, 14 Jamaah Calon Haji Boltim ini, akan pulang ke kampung halaman masing - masing dalam keadaan sehat walafiat dan menjadi haji mabrur.

“Haji yang mabrur itu dapat Kita sandang kalau Kita mampu melaksanakan perintah - perintah Allah dan petunjuk Rasulnya dengan memperhatikan berbagai syarat, rukun dan wajib, serta menghindari hal - hal yang dilarang atas dorongan iman dan taqwa,”tutup Bupati.

Turut hadiri dalam pelepasan Jamaah Calon haji tersebut, Asisten I Priayamos, Asisten III Rusmin Mokoagow, Anggota DPRD Boltim, Forkopimda, serta rombongan Keluarga Jamah Calon Haji. (Ayla)

MANADO, Sulutnews.com - Sebagai wujud solidaritas dan empaty terhadap sesama warga yang terdampak Korban Bencana di Amurang Pria Kaum Bapa Jemaat GMIM Kharisma Buha memberikan bantuan bencana kepada warga yang terkena musibah abrasi pantai Amurang. Bantuan berupa Air Mineral, Beras, Telur, Makanan Siap Saji, perlengkapan mandi, serta Diapers / Popok untuk Anak Bayi tersebut diserahkan langsung melalui Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Syalom Sentrum Amurang.

" Bantuan yang diberikan sebagai wujud kepedulian sosial dan rasa simpati atas peristiwa yang terjadi yang dialami oleh saudara kita, semoga ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari- hari," ungkap Pnt Ventje A.M Lumentut.MT Ketua Pria Kaum Bapa Kharisma didampingi seluruh anggota Komisi dan Panji Yosua Kharisma Buha serta BPMJ yang di wakili Pnt. August Tololiu.

Sekretaris BPMJ Syaloom Sentrum Amurang Pnt. Sonny Kontu bersama Wakil Ketua BPMJ sekaligus Ketua P/KB Syaloom Sentrum Amurang Pnt. Nicklas Silangen di dampinggi Pdt Chistiaan Sandag S.Th serta komisi P/KB dan Anggota Panji Yosua menyampaikan terima kasih kepada Komisi P/KB Kharisma Buha yang boleh memberikan bantuan kepada jemaat yang terdampak bencana." Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan," ungkap Kontu

Selesai menyerahkan bantuan rombongan Komisi P/KB meninjau lokasi bencana untuk melihat langsung seperti apa dampak yang sitimbulkan oleh bencana abrasi pantai yang menghanyutkan rumah warga tersebut."Dengan peristiwa yang terjadi masyarakat sekitar tetap waspada dan hati hati saat menjalankan aktivitas karena tidak tau kapan bencana itu datang kembali, serta berharap kiranya bantuan yang diberikan boleh merungankan beban masyarakat yang mengalami bencana," kata Sekertaris P/KB jemaat GMIM Kharisma Buha Justman Entjaurau

Pemerintah Kecamatan Amurang mengapresiasi sikap kebersamaan jemaat GMIM secara khusus P/KB Kharisma yg dengan sukarela memberikan bantuan terhadap warga di amurang. hal ini menunjukan bagimana kedewasaan Iman sekaligus praktek iman yang sungguh dalam pelayanan sebagai wujud menjalakan hukum kasih yg diajakarkan oleh Tuhan Yesus Kristus, yaitu Hidup saling mengasihi.""Bantuan ini sangat berarti bagi kami, untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua Jemaat secara khusus P/KB Kharisma Buha," ungkap Rommy Rumagit selaku Camat Amurang.

Dalam kaitan bencana abrasi pantai tersebut dilingkup pelayanan GMIM Syalom Sentrum menurut Pnt Nicklas Silangen ada sekitar 4 - 5 Kolom yang terdampak dan saat ini mereka ada dalam tempat pengungsian di karenakan rumah mereka tidak lagi memiliki tempat tinggal.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Sebagai wujud solidaritas dan empaty terhadap sesama warga yang terdampak Korban Bencana di Amurang Pria Kaum Bapa Jemaat GMIM Kharisma Buha memberikan bantuan bencana kepada warga yang terkena musibah abrasi pantai Amurang. Bantuan berupa Air Mineral, Beras, Telur, Makanan Siap Saji, perlengkapan mandi, serta Diapers / Popok untuk Anak Bayi tersebut diserahkan langsung melalui Badan Pekerja Majelis Jemaat GMIM Syalom Sentrum Amurang.

" Bantuan yang diberikan sebagai wujud kepedulian sosial dan rasa simpati atas peristiwa yang terjadi yang dialami oleh saudara kita, semoga ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari- hari," ungkap Pnt Ventje A.M Lumentut.MT Ketua Pria Kaum Bapa Kharisma didampingi seluruh anggota Komisi dan Panji Yosua Kharisma Buha serta BPMJ yang di wakili Pnt. August Tololiu.

Sekretaris BPMJ Syaloom Sentrum Amurang Pnt. Sonny Kontu bersama Wakil Ketua BPMJ sekaligus Ketua P/KB Syaloom Sentrum Amurang Pnt. Nicklas Silangen di dampinggi Pdt Chistiaan Sandag S.Th serta komisi P/KB dan Anggota Panji Yosua menyampaikan terima kasih kepada Komisi P/KB Kharisma Buha yang boleh memberikan bantuan kepada jemaat yang terdampak bencana." Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan," ungkap Kontu

Selesai menyerahkan bantuan rombongan Komisi P/KB meninjau lokasi bencana untuk melihat langsung seperti apa dampak yang sitimbulkan oleh bencana abrasi pantai yang menghanyutkan rumah warga tersebut."Dengan peristiwa yang terjadi masyarakat sekitar tetap waspada dan hati hati saat menjalankan aktivitas karena tidak tau kapan bencana itu datang kembali, serta berharap kiranya bantuan yang diberikan boleh merungankan beban masyarakat yang mengalami bencana," kata Sekertaris P/KB jemaat GMIM Kharisma Buha Justman Entjaurau

Pemerintah Kecamatan Amurang mengapresiasi sikap kebersamaan jemaat GMIM secara khusus P/KB Kharisma yg dengan sukarela memberikan bantuan terhadap warga di amurang. hal ini menunjukan bagimana kedewasaan Iman sekaligus praktek iman yang sungguh dalam pelayanan sebagai wujud menjalakan hukum kasih yg diajakarkan oleh Tuhan Yesus Kristus, yaitu Hidup saling mengasihi.""Bantuan ini sangat berarti bagi kami, untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua Jemaat secara khusus P/KB Kharisma Buha," ungkap Rommy Rumagit selaku Camat Amurang.

Dalam kaitan bencana abrasi pantai tersebut dilingkup pelayanan GMIM Syalom Sentrum menurut Pnt Nicklas Silangen ada sekitar 4 - 5 Kolom yang terdampak dan saat ini mereka ada dalam tempat pengungsian di karenakan rumah mereka tidak lagi memiliki tempat tinggal.(josh tinungki)

Tomohon, Sulutnews.com – Dalam rangka Tomohon International Flower Festival (TIFF) tahun 2022, Pemerintah Kota Tomohon melaksanakan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) dengan tema ''Tomohon Untuk Kemuliaan Tuhan'' yang berlangsung di Stadion Babe Palar Kota Tomohon, sabtu (25/6/2022).

Menghadirkan Pdt Marsel Wajong MTh sebagai pembicara dan Sari Simorangkir sebagai kesaksian dan pujian.

Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH bersama Ketua TP PKK Kota Tomohon Ny drg Jeand'arc Senduk-Karundeng mengharapkan berbagai program Pemkot didalamnya TIFF 2022 berjalan sukses dan tentunya hal ini menjadi kesaksian jemaat, umat dan masyarakat bahwa kita mampu untuk membangun kerja sama, mampu berinovasi dan berkreasi, mampu untuk membangun karakter kerja yang baik, sehingga nantinya Kota Tomohon dapat menjadi berkat.

“Selaku Pemerintah Kota Tomohon, berterima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang terus mendoakan dan mendukung program dan kegiatan pemerintah serta mengapresiasi kinerja jajaran pemerintah Kota Tomohon yang berupaya untuk melaksanakan program prioritas dalam mewujudkan Kota Tomohon yang maju, berdaya saing dan sejahtera”, Ujara Walikota.

Dengan semangat dan motivasi iman, mari kita terus melaksanakan tugas dan kerja dengan tetap mengandalkan Tuhan dimanapun kita berada, agar apa yang kita lakukan dapat menjadi berkat bagi diri sendiri, orang lain, daerah, bangsa dan negara.

Tuhan Yang Maha Kuasa kiranya memberkati kita semua.

Tampak hadir, Ketua Umum panitia TIFF Vonny Pangemanan bersama jajaran panitia, Ketua JDS Tomohon Pdt Cicilia Roring MTh , para tokoh agama, Wakil Ketua DPRD Drs Johny Runtuwene DEA dan jajarannya, Sekot Tomohon Edwin Roring SE ME bersama unsur jajaran Pemkot bersama masyarakat.(/Merson)

Tomohon, Sulutnews.com - Walikota Tomohon selaku Ketua Umum Panitia Hapsa dan POR P/KB Sinode GMIM Tahun 2022 Pnt. Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. didampingi Walikota Bitung selaku Ketua Komisi Pelayanan Pria Kaum Bapa Sinode GMIM Pnt. Ir. Maurits Mantiri, M.M. menghadiri Ibadah Syukur Penutupan Hari Persatuan dan Pekan Olahraga Pria Kaum Bapa Sinode GMIM Tahun 2022, dilaksanan di di Jemaat GMIM Kakaskasen Pniel Sabtu 25 Juni 2022 yang dipimpin oleh Khadim Pdt. Royke Kaunang, M.Th. selalu Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Kakaskasen.

Pada ibadah syukur ini dirangkaikan juga dengan penyerahan hadiah lomba dalam rangka Hapsa dan POR P/KB Sinode GMIM tahun 2022 kepada Para Pemenang.

Pada Hapsa dan POR P/KB Sinode GMIM tahun 2022, Wilayah Tomohon Satu menjadi Juara Umum diikuti Wilayah Manado Selatan Satu sebagai Juara Umum Kedua dan Wilayah Manado Titiwungen sebagai Juara Umum Ketiga. Ketua Umum Panitia didampingi Ketua P/KB Sinode GMIM menyerahkan langsung piala bergilir kepada Juara Umum Wilayah Tomohon Satu.

Sabagai Katua Umum Panitia Hapsa dan POR P/KB Sinode GMIM Tahun 2022, Walikota Tomohon menyampaikan terima kasih dan apresiasi.

“Selaku tuan rumah Hapsa dan POR P/KB GMIM tahun 2022, Kota Tomohon telah memberikan kerja yang optimal, baik sebagai panitia umum, panitia lokal, pemerintah dan sebagai masyarakat di Kota Tomohon. melalui kegiatan ini, kita senantiasa terpanggil dan sadar untuk saling membangun, menghargai dan menopang pelayanan serta meneguhkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan”, urainya.

Dengan suksesnya pelaksanaan Hapsa dan POR P/KB GMIM Tahun 2022, sebagai Ketua Panitia dan selaku Pemerintah Kota Tomohon, pribadi dan keluarga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Komisi P/KB Sinode GMIM dan seluruh Komisi P/KB se- Sinode GMIM yang telah memberi kepercayaan dan turut mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan mulai dari persiapan, ibadah pembukaan serta keikutsertaan pada seluruh jenis lomba.

“kiranya dengan terlaksananya Hapsa dan POR P/KB GMIM akan mempererat silahturahmi seluruh P/KB GMIM, yang menjadi wadah untuk menyalurkan talenta dan mengasah kemampuan, serta mengupayakan yang terbaik demi kemuliaan nama Tuhan”, Ujar Senduk.

Sebagai Ketua Komisi Pelayanan Pria Kaum Bapa Sinode GMIM, Maurits Mantiri, menyampaikan terima Kasih kepada Panitia Hapsa dan POR P/KB Sinode GMIM Tahun 2022 yang telah menyelenggarakan kegiatan dan berlangsung secara sukses. Terima kasih juga kepada seluruh Pria Kaum Bapa Sinode GMIM yang telah mengikuti kegiatan Hapsa dan POR P/KB Sinode GMIM Tahun 2022 dan yang berhasil menjadi juara diucapkan selamat>

Hadir juga Ketua Harian Panitia Hapsa dan POR P/KB Sinode GMIM Tahun 2022 Pnt. Edwin Roring, S.E., M.E., Para Komisi Pelayanan Pria Kaum Bapa Sinode GMIM bersama Pokja P/KB Sinode GMIM, Para Ketua P/KB Jemaat dan para pemenang lomba serta Para Panitia Hapsa dan POR P/KB Sinode GMIM Tahun 2022.(/Merson)

Manado, Sulutnews.com - SMA Negeri 9 Manado yang merupakan SMA Negeri dengan Akreditasi A " Ungul" di Sulut hanya akan menerima 448 Siswa sesuau jumlah ruang belajar (Rumbel) yang tersedia 14 dengan jumlah 32 Siswa setiap Rumbel. Sementara siswa yang mendaftar sudah ribuan." Kami benar benar menghadapi masalah karena qouta dari Dinas Pendidikan Nasional Sulut hanyak 448. Jadi ada yang tidak diterima" kata Kepsek SMA Negeri 9 Manado Drs Meidi Tungkagi MSi kepada Sulutnews.com pekan lalu di Sekolahnya.

Kepsek mengatakan pihaknya tidak melakukan promosi banyak tentang sekolahnya. Namun kami kaget yang mendaftar  untuk studi disekolahnya sudah cukup banyak." Saya tetap pakai zonasi dan tetap seleksi ketat siswa yang akan masuk " kata Kepsek Tungkagi.

Menjawab yang lain Kepsek mengatakan kemungkinan penambahan Rumbel atau ruang belajar karena cukup banyak yang mendaftar. Kepsek hanya mengatakan tergantung pimpinan Dinas Pendidikan Nasional sebagai atasan kami. "Kalau menambah rumbel itu tergantung Diknas Provinsi" kata Kepsek.

Kepsek membantah banyaknya lulusan SMP mau masuk kesekolahnya karena keberhasilan sekolahnya. Semua sekolah sama saja, sebagai Kepsek hanyak kerja kerja saja. Tahun ini dari 668 siswa yang lulus memang sangat berkualitas. dan banyak lulus ikut kuliah dibeberapa Perguruan Tinggi ( PT) terkemuka di Indonesia dan luar negeri.

Pihaknya memang terus tingkatkan kualitas guru untuk mengajar agar para siswa berkualitas. Kemudian disiplin dan karakter siswa harus kita tingkatkan.(/Fanny)

MANADO, Sulutnews.com - Direktorat Jenderal Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara, dalam kaitan bencana alam yang terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan yang terjadi beberapa waktu lalu bergerak cepat untuk melakukan penanganan sehingga warga yang terkena musibah akan segera mendapatkan perumahan yang layak. Terkait hal ini Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara Recky Lahope ST mengataksn dalam upaya pemulihan pasca bencana saat ini koordinasi dengan pihak terkait termasuk dengan Pemkab dan pemerintah Provinsi terkait bencana tanah amblas yang mengakibatkan puluhan rumah dan permukiman warga tergerus kedalam laut.

" Prinsipnya kami siap membangun rumah warga yang jadi korban bencana, dan saat ini masih menunggu hasil jastifikasi badan geologi terkait penyebab terjadinya bencana,, untuk kemudian menentukan lokasi mana yang akan dijadikan permukiman bagi warga yang rumahnya tergerus ke laut " ungkap Lahope.

Juga kata dia, terkait berapa unit rumah yang nantinya disiapkan juga menunggu laporan resmi dari pemerintah." Terkait rumah yang akan direlokasi masih menunggu kajian. Dan berapa unit yang akan dibangun menunggu juga menunggu usulan," kata Lahope.

Sebagaimana bencana alam abrasi pantai yang terjadi beberapa waktu lalu di Wilayah Kabupaten Minahasa Selatan, boleh dibilang mendadak, karena terjadi disaat tidak ada gempa, juga angin kencang bahkan ombak serta hujan, yang tiba- tiba tanah disekitar teluk Amurang terjadinya abrasi dan mengakibatkan rusaknya sejumlah fasilitas publik seperti Jalan, Jembatan serta puluhan rumah warga yang hanyut ke laut.(josh tinungki)

Semarang,sulutnews.com - Sebanyak 64 peserta Tim Gowes Presisi Khatulistiwa yang bersepeda menempuh jarak 508 km telah tiba di Akpol, Semarang. Upaya mereka menempuh rute Mabes Polri hingga Akpol dalam waktu kurang dari 24 jam diabadikan dalam catatan Museum Rekor Indonesia (MURI).

Rombongan peserta Gowes tersebut terdiri dari 2 tim yaitu Tim Arjuna dan Tim Garuda. Kedua tim tersebut beranggotakan gabungan TNI Polri, sejumlah atlet dan komunitas sepeda.

Memasuki Gerbang Tanggon Kosala Akpol pada Minggu (26/06) pagi pukul 05.14 WIB, kedatangan mereka disambut langsung oleh Gubernur Akpol Irjen Pol Drs. Suroto, M.Si., beserta sejumlah PJU dari Akpol dan Polda Jateng yang mengalungkan karangan bunga pada sejumlah peserta gowes.

Kadiv TIK Mabes Polri Irjen Pol Slamet Uliandi, SIK yang menjadi salah satu peserta mengungkapkan maksud dan tujuan Gowes Presisi Khatulistiwa selain dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022 juga untul menyaring bibit-bibit muda atlet sepeda yang diharapkan bisa turun di event internasional.

"Upaya pemecahan rekor MURI juga bagian dari peningkatan ekonomi dan investasi di Indonesia, sepanjang jalur yang dilalui terus kami gelorakan dan juga melakukan baksos hingga menempuh jarak 508 km," ungkapnya.

Disebutkan pula upaya pemecahan rekor tersebut bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan.

"Medannya nggak gampang, 508 km ditempuh dengan target waktu dibawah 24 jam. Kami berangkat dari Mabes Polri setengah 6 pagi Sabtu kemarin, alhamdulillah Minggu pagi jam 05.15 WIB sudah sampai di Akpol," ujarnya.

Ungkapan senada juga disampaikan Karolog Polda Jateng Kombes Pol Farid Bachtiar Effendi yang juga menjadi salah satu peserta tim Gowes Presisi Khatulistiwa. Rekor tersebut berhasil dipecahkan melalui kerjasama yang baik antar regu dalam tim gowes.

"Tim Garuda berisi anggota Polri dan TNI dan juga atlet, sedang tim Arjuna terdiri dari TNI-Polri dan komunitas sepeda. Kedua tim saling bekerjasama dengan baik sehingga rute sepanjang 508 km dapat ditempuh dengan lancar tanpa ada kendala," tuturnya.

Meski demikian, diakuinya tantangan terberat saat tim melintas di rute Batang - Alas Roban. Melintasi rute tersebut di malam hari, rombongan tim sempat dihadang hujan deras sehingga sempat berteduh di Pos Lantas Alas Roban.

"Tantang terberat saat melintas Alas Roban, sempat hujan deras hingga berteduh sementara di Pos Lantas Alas Roban. Namun alhamdulillah bisa segera melanjutkan perjalanan dan target waktu dibawah 24 jam bisa tercapai," pungkasnya.

Penulis: ARP

Tomohon,sulutnews.com- Kasus dugaan penyekapan dan pengancaman terhadap seorang oknum Karyawan Wanita (Karyawati) yang disinyalir di lakukan oleh Pemilik Mini Market Sari Madu Tomohon, yang terjadi Jumat (24/6/2022) berbuntut panjang. "Informasi terbaru kasus ini tengah diseriusi oleh Pihak Kepolisian.

Kepada media ini, Minggu (26/6/2022) Kapolres Tomohon Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Arian Primadanu Colibrito SIK MH  melalui Kapolsek Tomohon Tengah Kompol. La Daena menegaskan bahwa kasus dugaan penyekapan dan pengancaman yang terjadi di Mini Market yang beralamat di Kelurahan Matani Tiga Jl. Sam Ratulangi Kota Tomohon tengah di selidiki oleh pihaknya.

"Besok, Senin 27 Juni 2022 pemilik Mini Market Sari Madu akan kami panggil untuk dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh penyidik, Sedangkan untuk karyawan (terduga korban) tersebut sudah dilakukan BAP terlebih dahulu, singkat Kapolsek.

Sebelumnya Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arian Primadanu Colibrito SIK
Juga menegaskan bahwa pihaknya sementara mendalami masalah yang menghebohkan ini.

"Jadi kalau ada oknum - oknum yang mengaku pernah menjadi korban di Mini Market tersebut kami himbau harap melaporkannya ke Polisi, Jangan takut  melapor pasti kami layani, timpal Kapolres.

Kronologi Peristiwa:

Sebelum terangkat ke publik peristiwa menggemparkan ini diketahui bermula saat sejumlah pengendara motor sedang berada di Mini Market Sari Madu yang beralamat di Kelurahan Matani Tiga Jl. Sam Ratulangi Kota Tomohon.

Kepada media ini Mereka yang minta namanya tidak disebutkan menuturkan saat mereka berada  di Mini Market Sari Madu, tiba - tiba datang seorang perempuan dari dalam Mini Market itu dengan wajah takut datang bergegas memberikan sehelai kertas. dan setelah itu perempuan itu langsung masuk lagi ke dalam Mini Market tersebut.

"Torang kira kartas apa itu ibu ada kase tinggal di meja.  pas torang pe baca torang takage, kong torang langsung pigi  bapor di Polsek Tomohon tengah", ucap mereka dengan dialek Tomohon.

(Kami pikir kertas apa yang diberikan oleh perempuan tersebut, saat kami baca, kami terkejut dan langsung melapor ke Polsek Tomohon Tengah)

Dikatakan mereka (sumber. Red) adapun isi surat tersebut bunyinya sebagai berikut.

"Siapa saja Tolong Saya!! Saya tidak bisa menghubungi orang tua saya, karena HP saya disita sampai kemarin sama bos dan saya mau pulang pak, tapi harus menebus uang 500 ribu tapi saya sudah tidak punya uang pak. Mba sudah beli tiket buat besok tapi karna saya tidak bisa mengembalikan uang 500 ribu HP saya di sita dan saya kalau nangis mau di kurung di gudang, siapa saja tolong saya.

Sehingga  lanjutnya, mereka pun langsung melaporkan surat misterius tersebut ke Mapolsek Tomohon tengah, dan tidak berselang lama kemudian Polisi pun langsung menjemput perempuan tersebut dan mengamankannya ke Mapolsek Tomohon Tengah.

Penulis: ARP

Minsel, Sulutnews.com -- Pasca Bencana pantai Amurang Pemerintah kabupaten Minahasa selatan (Minsel) terus berupaya melakukan penanganan terkait masalah bencana saat ini. Demikian juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus berupaya.

Dimana untuk mendeteksi gempa bumi dan tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memasang 3 alat sistem peringatan dini tsunami Dan Gempa Bumi di Lokasi bencana Pantai Amurang Kabupaten Minahasa Selatan.

Pernyataan tersebut di sampaikan langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Tori Joseph SH,MH , saat di temui media, Sabtu (25/06/2022) Malam, mengatakan pemasangan alat tersebut cukup penting, dimana BMKG memasang shelter gempa bumi yang memiliki sensor seismograf untuk mengukur getaran pada permukaan bumi.

“Peralatan terpasang untuk memberikan informasi gerakan ,gempa bumi dan tsunami serta menunjang sistem peringatan Dini, "jelasnya.

Lanjut kaban katakan, Untuk sementara Kabupaten Minahasa Selatan sendiri memiliki lshelter gempa bumi dengan rincian 3 shelter, 3 tempat yang terinstal sensor seismograf, terdapat Dua alat sementara, yang berlokasi di dua lokasi yaitu, Dipantai Amurang lokasi Bencana, dan Satu berlokasi di belakang Kantor Bupati Minahasa Selatan, dan alat yang terpasang memberikan tanda bahaya bila terjadi Gerakan Bumi ( Gempa Bumi ).

Selain ketika terjadi gempa, sehingga langkah penanganan terhadap informasi bencana yang diberikan akan semakin cepat, dan informasi untuk sementara masih lewat BNPB Sambil menunggu Beberapa Alat Yang akan datang Dari Jakarta mudah mudahan setelah tanggap Darurat,” Tutupnya.

 (Sel)