Papua

Papua (35)

Papua,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung venue tenis, sepak bola dan selam terkait dengan kesiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua, Kamis (30/9/2021). Kedatangannya untuk memastikan even tersebut berjalan aman, tertib dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Sigit mengungkapkan, tinjauan langsungnya tersebut juga untuk memastikan proses akselerasi vaksinasi di gerai vaksin TNI-Polri pada tiap venue agar terselenggara dengan baik.

"Baru saja dilaksanakan pengecekan dua venue pertama tenis dan kedua bola. Tentunya kami ingin ketahui secara langsung yang pertama terkait pengamanan kedua bagaimana pelaksanaan protokol kesehatan," kata Sigit dalam jumpa pers di venue selam, Papua.

Dalam tiap kunjungannya ke venue itu, Sigit memperhatikan secara detail pengamanan hingga penerapan protokol kesehatan, mulai dari jarak duduk penonton hingga memantau penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Untuk warga yang menonton pertandingan secara langsung, setelah mengakses aplikasi PeduliLindungi, mereka diberikan gelang yang memiliki Barcode, sebagai tanda bahwa sudah disuntik vaksin. Gelang itu harus dipakai selama berada di arena pertandingan.

"Khususnya para official dan penonton kami lihat mulai dari masuk, dilaksanakan pemeriksaan terkait thermal dan ada disinfektan. Bagi penonton wajib gunakan gelang sebagai tanda bahwa mereka sudah divaksin. Tentunya kemudian ada pos BNPB yang persiapkan masker manakala ada masyarakat yang tidak membawa masker," ujar Sigit.

Tak hanya itu, guna memastikan prokes berjalan dengan baik, Sigit menyebut, penyelenggara juga selalu melakukan sosialisasi untuk terus melakukan prokes melalui pengumuman berisikan imbauan-imbauan yang disiarkan melalui pengeras suara.

"Saya lihat di dalam, kegiatan kita sudah ingatkan agar pesan terkait dengan penggunaan masker. Karena di dalam stadion diberikan tanda jaga jarak tentunya kita minta di announce tiap beberapa waktu mengingatkan masyarakat, penonton untuk tetap gunakan masker dan tetap jaga jarak," ucap Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyatakan, imbauan terus menerus untuk menerapkan prokes akan dilakukan diseluruh venue olahraga. Harapannya agar PON berjalan maksimal tanpa adanya lonjakan kasus virus corona.

"Tentunya akan ada evaluasi sehingga pelaksanaan kedepan yang kami harapkan pertandingan berjalan aman dan lancar. Namun disatu sisi laju pertumbuhan Covid-19 betul-betul bisa kami kendalikan," tutur Sigit.

Kesempatan yang sama, Menpora Zainudin Amali meyakini bahwa, kerja keras TNI, Polri dan pihak terkait akan membuat penyelenggaran PON berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

"Kalau lihat sementara ini, saya optimis pembukaan besok lancar tidak ada kendala," kata Zainudin Amali. (Adrian)

Papua, Sulutnews.com - Danjen Kopassus, Mayjen TNI Mohammad Hasan memberikan motivasi sekaligus melepas 15 atlet serta pelatih terjun payung kontingen Papua Barat yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua.

Selain Danjen,turut hadir pula dalam acara pelepasan atlet tersebut, yakni pelatih kepala Kolonel Inf.Suwondo Ass Manager Adri Benny Terok beserta para atlet yang juga mayoritas sebagai Anggota Kopassus.

"Saya rasa persiapan teknis sudah maksimal untuk meraih medali dan prestasi. Namun perlu diingat, disamping aspek teknis, yang lebih penting adalah kesiapan mental tarung dan pengendalian diri," kata Mohammad Hasan, di Markas Kopassus Ciijantung Jakarta,Rabu (29/09/21) sebelum Tim bertolak ke Mimika Papua.

Saya sangat menaruh harapan besar terhadap para atlet untuk meraih hasil maksimal serta prestasi tertinggi, serta yang paling penting selalu menjaga nama baik Kopassus.

Meskipun tim mewakili daerah dalam ajang PON XX Papua,namun sebagai prajurut harus menjaga nama baik dan tentu mengedepankan sportivitas yang tinggi dan tetap mengedepankan faktor keselematan yang utama. Ujar Jenderal Bintang dua penganti Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa yang kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Pangdam XVIII/Kasuari Papua Barat.

Sementara itu, pelatih kepala terjun payung Papua Barat Kolonel Inf.Suwondo mengatakan terima kasih atas motivasi serta dukungan penuh Danjen Kopassus kepada atlet serta oficial yang akan berjuang pada Cabor terjun payung di PON XX Papua.

Suwondo berharap dengan motivasi ganda yang diberikan bisa lebih memacu semangat tim terutama bagi para atlet untuk memberikan hasil terbaik.

Suwondo juga mengatakan sebelum acara pertemuan dengan Danjen Kopassus baik para atlet dan oficial melakukan kunjungan silaturahmi ke asrama yatim mizan amanah kalisari pimpinanan Ade Muhhamad guna melaksanakan doa bersama untuk kesehatan keselamatan dan keberhasilan bagi peterjun Papua Barat.

Seperti diketahui untuk Cabang Olahraga terjun payung sendiri akan berlangsung pada tanggal 3 sampai 14 oktober di halaman kantor Bupati Mimika Papua.(/Mercys)

Papua, Sulutnews.com – Pekan Olahraga Nasional atau PON Papua tak lama lagi akan dilaksanakan. Dilansir dari akun resmi Instagram @ponxx2020papua, Ahad, 19 September 2021, akan ada 37 cabang olahraga (Cabor) dan 56 disiplin olahraga yang akan dipertandingkan.

PON XX Papua 2021 dilaksanakan di 4 klaster, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Berikut adalah jadwal dan Venus pertandingan PON XX Papua 2021:

Klaster Kota Jayapura:

  1. Softball (Putra), Venue: Lapangan Softball Universitas Cendrawasih (Uncen) Tanggal: 22-29 September 2021
  2. Baseball (Penyisihan), Venue: Lapangan Softball Uncen Tanggal: 23-29 September 2021
  3. Tenis, Venue: Lapangan Tenis Tanggal: 26 September-7 Oktober 2021
  4. Sepak Takraw, Venue: GOR Trikora Uncen Tanggal: 27 September-9 Oktober 2021
  5. Canoeing, Venue: Teluk Youtefa Tanggal: 27 September-3 Oktober 2021
  6. Sepak Bola (Putra), Venue: Stadion Mandala dan Stadion Mahacandra Uncen Tanggal: 27 September-14 Oktober 2021 dan 27 September-4 Oktober 2021
  7. Sepatu Roda, Venue: Bumi Perkemahan Waena dan Jembatan Merah Tanggal: 27 September-3 Oktober 2021
  8. Paralayang, Venue : Bumi Perkemahan Cendrawasih, Waena Tanggal : 30 September-12 Oktober
  9. Voli Indoor, Venue: GOR Voli Indoor Koya Koso Tanggal: 30 September-12 Oktober 2021
  10. Voli Pasir, Venue: Lapangan Voli Pasir Koya Koso Tanggal: 1-11 Oktober 2021
  11. Taekwondo, Venue: GOR Politeknik Penerbangan Kayu Batu Tanggal: 1-5 Oktober 2021
  12. Layar, Venue: Pantai Hamadi TNI AL Tanggal: 3-12 Oktober 2021
  13. Renang Perairan Terbuka, Venue: Teluk Yos Sudarso Tanggal: 4-6 Oktober 2021
  14. Binaraga, Venue: Auditorium Uncen Tanggal : 4 Oktober 2021
  15. Rowing, Venue: Teluk Youtefa Tanggal: 4-8 Oktober 2021
  16. Bulu Tangkis, Venue: GOR Waringin Tanggal: 5-13 Oktober 2021
  17. Tinju, Venue: GOR Cendrawasih APO Tanggal: 5-13 Oktober 2021
  18. Angkat Besi, Venue: Auditorium Uncen Tanggal: 6-9 Oktober 2021
  19. TBR, Venue: Teluk Youtefa Tanggal: 9-13 Oktober 2021
  20. Selam Laut, Venue: Teluk Yos Sudarso Tanggal: 11-14 Oktober 2021
  21. Angkat Berat, Venue: Auditorium Uncen Tanggal : 11-15 Oktober 2021
  22. Karate, Venue: GOR Politeknik Penerbangan Kayu Batu Tanggal: 11-14 Oktober 2021

Klaster Kabupaten Jayapura:

  1. Polo Air, Venue: Kolam Renang Stadion Aquatik Kampung Harapan Tanggal: 23 September-3 Oktober 2021
  2. Baseball (Penyisihan dan Final), Venue: Lapangan Basketball/Softball TNI AU Tanggal: 23 September-3 Oktober 2021
  3. Gantole, Venue: Lapangan Terbang Advent Doyo Baru Tanggal: 24 September-5 Oktober 2021
  4. Cricket, Venue: Lapangan Cricket Doyo Baru Tanggal: 25 September-4 Oktober 2021
  5. Muaythai, Venue: GOR STT GIDI Tanggal: 27 September-3 Oktober 2021
  6. Sepak Bola (Putra), Venue: Stadion Barnabas Youwe Tanggal: 27 September-14 Oktober 2021
  7. Panahan, Venue: Area Panahan Komp. Kingmi Kampung Harapan Tanggal: 29 September-9 Oktober 2021
  8. Senam Artistik, Venue: Istora Lukas Enembe Tanggal: 1-4 Oktober 2021
  9. Softball (Putra), Venue: Lapangan Baseball/Softball TNI AU Tanggal: 1-3 Oktober 2021
  10. Renang Artistik, Venue: Kolam Renang Stadion Aquatik Kampung Harapan Tanggal: 4-7 Oktober 2021
  11. Selam Kolam, Venue: Kolam Renang Stadion Aquatik Kampung Harapan Tanggal: 4-6 Oktober 2021
  12. Softball (Putri), Venue: Lapangan Baseball/Softball TNI AU Tanggal: 4-14 Oktober 2021
  13. Menembak, Venue: Lapangan Menembak Indoor Kampung Harapan dan Lapangan Terbuka (Outdoor) TNI AU Tanggal: 4-13 Oktober 2021
  14. Hockey Lapangan, Venue: Lapangan Hockey Outdoor Doyo Baru Tanggal: 4-12 Oktober 2021
  15. Pencak Silat, Venue: GOR Toware Tanggal: 6-12 Oktober 2021
  16. Hockey Ruangan, Venue: Lapangan Hockey Indoor Doyo Baru Tanggal: 6-10 Oktober 2021
  17. Senam Ritmik, Venue: Istora Lukas Enembe Tanggal: 7-8 Oktober 2021
  18. Renang, Venue: Kolam Renang Stadion Aquatik Kampung Harapan Tanggal: 9-14 Oktober 2021
  19. Kempo, Venue: GOR STT GIDI, Tanggal: 9-13 Oktober 2021
  20. Loncat Indah, Venue: Kolam Renang Stadion Aquatik Kampung Tanggal: 10-14 Oktober 2021
  21. Aerobik, Venue: GOR STT GIDI Tanggal: 12 Oktober 2021
  22. Rugby 7'5, Venue: Lapangan Rugby TNI AU Tanggal: 12-14 Oktober 2021

Klaster Kabupaten Mimika:

  1. Terbang Layang, Venue: Lanud TNI AU Timika Tanggal: 23 September-6 Oktober 2021
  2. Futsal, Venue: GOR Futsal SP 2 Mimika Tanggal: 24 September-3 Oktober 2021
  3. Panjat Tebing, Venue: Arena Panjat Tebing SP 2 Mimika Tanggal: 27 September-8 Oktober 2021
  4. Bola Basket 5x5, Venue: GOR Basket Mimika Sport Center Tanggal: 29 September-9 Oktober 2021
  5. Judo, Venue: GSG Eme Neme Yauware Mimika Tanggal: 29 September-3 Oktober 2021
  6. Terjun Payung, Venue: Lapangan Kantor Bupati Timika, Tanggal: 3-14 Oktober 2021
  7. Biliar, Venue: GOR Biliar SP 5 Mimika, Tanggal: 3-14 Oktober 2021
  8. Aeromodeling, Venue: Lapangan SP 5-Jl. Poros SP 5 dan Stadion Sepak Bola Wanita Imipi SP 1 Tanggal; 4-12 Oktober 2021
  9. Atletik (Marathon dan Jalan Cepat), Venue: Mimika Sport Center dan Alun-alun Kuala Kencana Tanggal: 5-14 Oktober 2021
  10. Tarung Derajat, Venue: GSG Eme Neme Yauware Mimika Tanggal: 8-12 Oktober 2021
  11. Bola Tangan, Venue: GOR Futsal SP 2 Mimika Tanggal: 9-14 Oktober 2021
  12. Bola Basket 3x3, Venue : GOR Basket Mimika Sport Center Tanggal : 12-14 Oktober 2021

Klaster Kabupaten Merauke:

  1. Wushu, Venue: GOR Futsal Dispora Tanggal: 29 September-3 Oktober 2021
  2. Sepak Bola (Putri), Venue: Stadion Katalpal Tanggal: 3-11 Oktober 2021
  3. Anggar, Venue: Kompleks Gereja St. Yoseph Tanggal: 4-9 Oktober 2021
  4. Catur, Venue : Ballroom Hotel Swissbell Tanggal : 4-13 Oktober 2021
  5. Road Race,
  6. Venue : Arena Balap Motor Tanah Miring Tanggal : 6 Oktober 2021
  7. Gulat, Venue: GOR Futsal Dispora Tanggal : 8-14 Oktober 2021
  8. Motor Cross, Venue: Arena Balap Motor Tanah Miring Tanggal: 9 Oktober 2021

(/Parmin)

Papua, Sulutnews.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung tempat isolasi terpusat (isoter) di KM Tidar, Papua, Jumat (27/8/2021). Dalam kesempatan tersebut, mereka berdua juga melakukan interaksi langsung secara virtual dengan pasien yang dirawat di tempat isolasi terapung tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sigit mengajak kepada seluruh warga Papua yang terpapar virus corona untuk menjalani isolasi di tempat isoter. Mengingat, kata Sigit, berdasarkan pengakuan dari pasien di tempat itu, isoter memiliki fasilitas penunjang lengkap dan diawasi secara intensif oleh tenaga kesehatan (nakes).

"Saya dengan pak Panglima dan tim tentunya sangat terima kasih dan sangat senang tadi dari saudara-saudara sampaikan bahwa di isoter dapatkan pelayanan yang baik dari fasilitas maupun pengawasan secara intensif dari tenaga kesehatan," kata Sigit.

Dengan adanya hal itu, Sigit berharap kepada warga untuk mau mengajak atau menyosialisasikan ke keluarga dan kerabatnya agar mau melakukan isolasi di tempat isoter.

"Jadi tentunya harapan kami kegiatan di isoter, fasilitas di isoter disampaikan ke saudara-saudara kita yang saat ini mungkin masih memilih untuk laksanakan isoman," ujar eks Kapolda Banten itu.

Menurut Sigit, dengan lengkapnya fasilitas dan pengawasan penuh secara langsung dari tenaga kesehatan, maka kesembuhan pasien dari paparan virus corona akan semakin tinggi. Selain itu, kata Sigit, dengan perawatan di isoter dapat mencegah penularan terhadap orang lainnya.

"Sampaikan ke saudara-saudara bahwa isoter yang ada Kapal terapung ini fasilitasnya lengkap dan kita semua dapatkan jaminan bahwa dengan dokter yang ada, obat yang ada, maka kesembuhan akan menjadi harapan untuk lebih baik. Daripada dirawat di rumah masing-masing. Tolong disampaikan kepada saudara-saudara yang memilih isoman daripada isoter," ucap Sigit.

Sementara itu, mantan Kabareskrim Polri ini juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang terus berjuang tanpa kenal lelah untuk merawat masyarakat yang terpapar virus corona.

"Terima kasih kepada tenaga kesehatan, karena sudah dirawat saudara-saudara kita. Tolong terus setiap hari di cek secara intensif, sehingga saudara kita segera sehat dan sembuh," tutur Sigit. (Adrian)

Papua, Sulutnews.com - Pengurus Persekutuan Gereja-Gereja Jayawijaya (PGGJ), Pdt. Joop Suebu, mendukung upaya penegakan hukum yang tegas oleh Pemerintah RI dalam menangani aksi kekerasan yang dilakukan oleh TPNPB-OPM. Penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk menangani aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang kini dilabeli Kelompok Separatis Teroris (KST).

Beliau menyatakan dukungan penuh terhadap tindakan aparat dalam menegakan hukum terhadap para pelaku aksi kekerasan KKB yang telah menimbulkan banyak korban.

“Saya selaku pribadi dan mewakili Pengurus PGGJ Papua mengutuk keras aksi kekerasan yang terjadi di Papua belakangan ini, hingga merenggut korban jiwa baik dari personil TNI, Polri dan warga sipil”, ungkap Pdt. Joop, saat dihubungi awak media, Jumat (21/5/2021).

Pdt. Joop Suebu juga mengharapkan tindakan nyata penegakan hukum tidak hanya dilakukan terhadap para pelaku aksi-aksi kekerasan saja. Ia meminta agar aparat keamanan juga dapat berlaku adil untuk menegakan hukum kepada pihak-pihak yang selama ini tidak transparan dalam pengelolaan dana Otsus Papua.

“Kami mengharapkan penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan KKB, namun juga kepada Pemerintah Daerah yang selama ini tidak transparan dalam pengelolaan dana Otsus Papua”, tegas Pdt. Joop Suebu.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan TPNPB-OPM atau biasa disebut sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, sebagai Kelompok Separatis Teroris (KST). Hal tersebut didasari oleh pertimbangan tindakan KST yang telah melakukan aksi teror secara masif, sehingga penanganan terhadap KST tetap berada dalam koridor hukum yang termaktub dalam UU No. 5 Tahun 2018.

Berdasarkan UU No 5 Tahun 2018, terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan/atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik, atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan.

Seperti diketahui, aksi kekerasan di Tanah Papua telah banyak terjadi, baik dalam bentuk perusakan hingga pembunuhan. Dalam periode Januari hingga April 2021, KST di Papua telah melakukan 10 aksi pembunuhan dan perusakan fasilitas pubilik di Papua, mulai dari pembunuhan guru, pelajar, hingga tukang ojek.

KST juga terlibat melakukan perusakan dan pembakaran terhadap sekolah, helikopter milik PT. Arsa Air hingga rumah kepala suku dan guru di Beoga. Hal tersebut telah menambah catatan kejahatan yang dilakukan KST pada periode sebelumnya. Tahun 2020, KST melakukan 46 aksi kekerasan. Pada tahun 2018, KST membantai 31 pekerja sipil yang sedang melakukan pembangunan jalan Trans Papua. Bahkan pada tahun 2017, KST melakukan penyanderaan terhadap 1.300 warga sipil di Kampung Kimbely dan Kampung Banti, Kab. Mimika.

Aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB sudah tidak dapat ditolerir dalam bentuk apapun dan dimana pun, terlebih dengan penggunaan senjata yang merenggut korban jiwa.

Atas kejadian yang terus berulang tersebut dan telah melalui berbagai pertimbangan, Pemerintah melalui Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), menyatakan bahwa aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB di Papua adalah gerakan atau aksi Terorisme, seperti yang termaktub dalam UU No 5 Tahun 2018.(/Dyah)

Puncak,Sulutnews.com - Selasa 18 Mei 2021, Pukul  13.00 sd 16.00 WIT, Tim Satgas Gakkum Ops Nemangkawi telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kampung Mayuberi, ilaga Utara, kab. Puncak tepatnya didekat sebuah honai 300 mtr dari lokasi pembakaran SD Mayuberi oleh Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata.

Kasatgas  Humas Ops Nemangkawi Kombes Pol M. Iqbal Al Qudussy "Proses olah TKP dilaksanakan atas adanya kontak tembak TNI Polri dengan  kelompok kriminal teroris bersenjata Lekagak Talenggeng yang menewaskan 2 anggota KKTB Lekagak Talenggeng.

Adapun barangbukti yang berhasil ditemukan di TKP kontak tembak yang dimiliki oleh Pelaku Kelompok Kriminal Teroris Bersenjata, antara lain :

  1. 17 buah anak panah
  2. 3 buah busur panah
  3. 1 pucuk senjata api jenis SP-2 No.Seri 7302-07521
  4. 1 buah magazen senjata M16
  5. 1 buah magazen senjata SS1
  6. 2 buah magazen senjata SP-2
  7. 25 butir peluru kal. 5.56
  8. 17 butir peluru kal. 7.62
  9. 5 butir peluru kal. 7.62 ( AK-47 )
  10. 4 butir peluru kal. 5.56 ( Rusak )
  11. 4 butir peluru hampa kal. 5.56
  12. 17 butir selongsong peluru kal. 5.56
  13. 4 butir selongsong peluru kal. 7.62
  14. 1 unit HP samsung android
  15. 1 unit HP Nokia model TA 1174 warna hitam
  16. 1 buah kartu perdana Tsel No.IMSI (62100324322583XXXX)
  17. 1 unit HP Nokia model TA 1174 warna biru-hitam
  18. 1 buah kartu perdana Tsel No.IMSI (62100324322530XXXX)
  19. 1 unit HP Nokia model TA 1174 warna Abu-Abu
  20. 1 buah kartu perdana Tsel No.IMSI (62100799624093XXXX)
  21. 1 buah kartu pedana Tsel No.IMSI (62100841XXXX)
  22. 1 buah teropong merk Alpen warna hijau tua
  23. 1 buah camera digital merk Nikon warna merah tua
  24. 1 buah camera roll merk Nova Camp I warna hitam
  25. 2 kantong camera warna hitam
  26. 4 buah HT warna hitam dg merk ( 1 Starcom, 1 Icom, 2 Sosin)
  27. 1 buah antena HT merk SKY-SUPER-PRO B
  28. 1 bilah pisau
  29. 1 bilah pusau dengan sarung bentuk senjata pendek (pistol)
  30. 1 laras senapan angin (rusak)
  31. 1 buah hoster senjata pendek (pistol) warna hitam
  32. 1 buah headset HP warna putih
  33. 1 buah sambungan headset HT warna hitam bening
  34. 1 buah headset HT warna hitam
  35. 1 buah charger HP warna hitam
  36. 1 buah ikat pinggang warna hijau tua
  37. 5 buah noken
  38. 3 buah dompet
  39. 2 buah buku catatan
  40. 1 buah kalung anggrek
  41. 1 pluit warna hijau
  42. 1 buah gelang lengan warna biru-merah
  43. 2 buah tas punggung ( 1 Merk BOLD warna hitam abu-abu , 1 Merk Carboni warna hitam abu-abu)
  44. 3 buah KTP
  45. 1 lembar Kartu Pengerja Sinode Gereja Kemah Injil ( KINGMI ).
  46. 3 lembar kartu Papua Sehat.
  47. 1 buah buku tabungan Bank Papua.
  48. Uang tunai dengan total Rp. 14.658.000,00

 

Saat ini 2 Mayat anak buah  Lekagak telenggen masih di TKP menunggu proses  evakuasi dan identifikasi Tim Satgas Gakkum Ops Nemangkawi, pungkas "Iqbal".(/Dyah)

Papua,Sulutnews.com - Kamis 13/5/2021, Lesmin Waker, Komandan Pasukan Pintu Angin Kelompok Teroris Lekagak Telenggen Berhasil dilumpuhkan,  setelah pemburuan pasukan TNI Polri di wilayah Wuloni.

Lesmin Waker adalah salah satu pelaku penembak almarhum Bharada Komang anggota Ops Nemangkawi.

TKP kontak tembak berada disekitar kampung wuloni yang diduga sebagai salahsatu tempat persembunyian kelompok teroris Lekagak Talenggeng.

Keberhasilan ini diawali dengan kontak tembak pada Rabu pukul 07.25 WIT  antara KKSB di Kampung Wuloni pimpinan Lerimayu Telenggen dgn pasukan Nanggala, YR 500 & Pinang sirih (Cakra).

Dalam kontak tembak tersebut 2 KKB tewas (1 org telah dievakuasi & 1 orang belum dapat dievakuasi).

Setelah kontak tembak, tim menyisir lokasi batang bukti di lokasi kontak tembak. Temuan tersebut hasil penyisiran Tim Pinang Sirih (TNI) bekerjasama dengan personil Polres Puncak. Di bawah IPTU BUDI BASRAH, SE beserta 11 anggota dan didampingi oleh kanit Ilaga IPDA FIRMAN, pada hari Rabu tanggal 12 Mei 2021

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh pasukan TNI Polri, berada dalam sebuah Honai yang dimiliki Lesmin Waker, antara lain : 1 Unit Helm Militer, Dokumen,  Berbagai Senjata Tajam, Panah, HP.

Selain barang tersebut diatas Pasukan TNI Polri, sehari sebelumnya Rabu 12/5/2021, telah melakukan penindakan di kampung Tagalowa dengan gangguan penembakan dan berhasil dihalau, dengan  barang bukti yang berhasil diamankan dengan menguasai camp tagalowa, antara lain mendapat barang bukti 3 Buah bendera bintang kejora, 1 buku cetak menuju Papua baru oleh Dr. Benny Giay, 4 Buah Kapak,  3 Linggis, 4 Parang,  1 Palu, 46 anak panah dan 1 busur.

Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombespol Iqbal AlQudussy melalui keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa pengejaran akan terus dilakukan oleh personel TNI Polri setelah penguasaan camp Wuloni.(/Dyah)

Jayapura, Sulutnews.com  - Maraknya aksi kejahatan yang dilakukan oleh Kelompok Teroris KKB dalam sebulan terkahir menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Papua. Pemerintah berharap aparat gabungan TNI-Polri yang sudah diturunkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang ada di daerah rawan Kelompok Teroris KKB.

Sekertaris Daerah Papua, Dance Yulian Flassy, menyebut, untuk menumpas Kelompok Teroris KKB maka perlu ada kerjasama antara masyarakat dengan aparat TNI-Polri, sebab kelompok teroris papua sering menggunakan masyarakat sipil sebagai tameng.

“Harus ada kerjasama yang kuat antara masyarakat dan TNI-Polri dalam memberantas kelompok teroris papua. Masyarakat lebih tau aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh kelompok itu,” katanya kepada wartawan di Kota Jayapura beberapa waktu lalu.

Menurutnya, masyarakat lebih mengenal kelompok teroris papua sehingga perlu berkoordinasi dengan aparat TNI-Polri di tingkat bawah untuk ditindaklanjuti, sehingga tidak ada lagi warga sipil yang menjadi korban dari kelompok teroris papua.

“Masyarakat harus pro aktif melaporkan kejadian-kejadian di lapangan kepada aparat TNI-Polri. Dengan begitu maka aparat akan bergerak cepat untuk mencegah adanya korban jiwa lainnya,”ujarnya.

Sebelumnya pada pekan lalu, pemerintah melalui Menkopolhukam menetapkan Kelompok Kriminal Bersenjata Papua sebagai Kelompok Teroris Papua karena kelompok ini sering melakukan kejahatan dengan menembak warga sipil dan aparat TNI-Polri.(/Dyah)

Papua, Sulutnews.com - Kelompok teroris Parengen kembali berulah melakukan penyerangan di wilayah Kabupaten Puncak, Papua, Jumat (7/5) malam pukul 19.00 WIT. Kali ini serangan diarahkan ke Mapolsek Ilaga, Kabupaten Puncak.

Diduga kelompok teroris yang merupakan anak buah dari Lerrymayu itu datang dari Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Papua. Terdengar dua kali tembakan yang mengarah ke kantor polisi.

"Pada Hari Jumat, 7 Mei 2021 pukul 19.01 WIT telah terdengar 2 kali tembakan yang diarahkan ke polsek oleh kelompok teroris KKB Parengen anak buah teroris pimpinan Lerrymayu," ujar Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Pol. M. Iqbal Alqudusy, S.I.K., dalam keterangannya, Jumat (7/5) malam.

Tak sampai disitu, menurut pemantauan, gerombolan teroris pimpinan Lerrymayu tersebut juga membakar rumah salah seorang warga di perkampungan setempat.

"Termonitor oleh drone, kelompok teroris membakar satu rumah penduduk," tambah Iqbal.

Meskipun begitu, sampai sejauh ini dilaporkan tidak ditemukan korban jiwa dari masyarakat sipil maupun dari kepolisian.

Akibat ulah kelompok teroris itu sempat mengganggu situasi kamtibmas di Ilaga pascakondusif usai dilakukan penyerangan beberapa waktu lalu.

Demi keamanan bersama, kini aparat keamanan terus disiagakan untuk mewaspadai adanya serangan susulan dari kelompok teroris.(/Dyah)

Papua, Sulutnews.com - Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua memberikan penghargaan Education Award 2021 kepada dua guru korban penembakan teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Yonathan Renden dan Oktovianus Rayo sebagai bentuk apresiasi pemerintah dalam mengabdi mencerdaskan anak bangsa di wilayah pedalaman Papua.

"Guru sangat berjasa mendidik anak-anak Papua di daerah pedalaman, sehingga Pemerintah melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah memberikan penghargaan Education Award," ujar Sekda Papua Yulian Dance Flassy seusai menghadiri acara Hari Pendidikan Nasional, Minggu (2/5/2021) malam.

Sekda Dance Flassy mengutuk penembakan tenaga guru yang menjadi korban KKB di Beoga, Kabupaten Puncak belum lama ini.

Sekda berharap, kejadian itu tidak boleh terulang lagi, karena dampak penembakan guru itu membuat proses belajar mengajar terganggu, mengingat kekurangan guru mengajar siswa di pedalaman Papua.

Istri almarhum Oktovianus Rayo berharap, Dinas Pendidikan Provinsi Papua dapat memberikan surat keputusan pengangkatan istri almarhum menjadi guru untuk melanjutkan tugas mulia mengajar anak-anak Papua di daerah pedalaman.

"Saya berharap Pemerintah melalui Dinas Pendidikan bisa mengangkat istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden menjadi guru," kata perwakilan keluarga istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait menyambut baik keinginan istri almarhum Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden untuk menjadi guru.

"Kami akan tindaklanjuti keinginan istri guru korban penembakan KKB, ya butuh proses dan koordinasi dengan Pemkab Puncak, Pemerintah Provinsi Papua dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek," ujarnya pula.

Prosesi Hari Pendidikan Nasional 2021 di daerah ini diperingati dengan mengedepankan protokol kesehatan secara ketat.

Berbagai kegiatan jalan sehat, pemberian penghargaan Education Award 2021 dan resepsi syukuran Hari Pendidikan Nasional, Minggu 2 Mei 2021.(/Dyah)