Papua

Papua (41)

Manokwari,Sulutnews.com — Anggota Dewan Pers, Atmaji Sapto Anggoro, meminta pada semua jurnalis agar memahami ketentuan tentang uji kompetensi wartawan (UKW). Dia minta supaya wartawan tidak asal ikut UKW.

Dalam UU Pers (pasal 15 ayat 2b dan ayat 2f), kata Sapto, jelas-jelas menyebut nama Dewan Pers dan bukan lembaga lain yang mengemban amanat untuk melakukan peningkatan kualitas jurnalis/wartawan nasional. Atas dasar itulah Dewan Pers berkepentingan untuk terus menjaga kualitas pers nasional.

“Lembaga lain bisa saja melakukan UKW namun harus mendapat persetujuan atau memenuhi ketentuan yang ditetapkan Dewan Pers. Adanya lembaga lain yang melakukan UKW dan tanpa persetujuan Dewan Pers, jelas-jelas itu bertentangan dengan UU Pers,” tuturnya saat memberi sambutan pada UKW di Manokwari, Papua Barat, Kamis (4/8).

Bila menilik sejarah pers berkaitan dengan UKW, lanjut Sapto, semua harus bertitik tolak pada Piagam Palembang. Ketika itu Dewan Pers dan 18 pemilik perusahaan pers bersepakat mengadakan UKW. Kesepakatan atau Piagam Palembang ini diteken pada saat Hari Pers Nasional (HPN) pada Februari 2010.

Penegasan tentang UKW ini pun, urai Sapto, pernah diutarakan oleh Dirjen  Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkominfo, Dr Usman Kansong.

Menurut Usman, hanya Dewan Pers yang memiliki hak melakukan uji kompetensi wartawan atau jurnalis. Jika Kemenkominfo pernah memberikan rekomendasi lembaga lain untuk melakukan uji kompetensi bagi jurnalis, dia minta agar rekomendasi itu dicabut.

Tugas Dewan Pers, papar dia, adalah menciptakan lahan yang subur untuk tumbuh dan berkembangnya perusahaan pers dan insan pers yang profesional. Sebaliknya, lahan subur yang dibuat Dewan Pers akan menjadi habitat yang gersang bagi institusi pers dan insan pers yang abal-abal alias tidak profesional.

Peningkatan kualitas insan pers dan perusahaan pers, sambungnya, akan menjadi salah satu perhatian utama Dewan Pers. Itu sebabnya Dewan Pers juga memberi porsi besar pada kegiatan UKW serta verifikasi administrasi dan faktual untuk perusahaan pers.

Sapto menambahkan, UKW adalah salah satu langkah penting Dewan Pers dalam upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme jurnalis kita. Dengan semakin tingginya tingkat pendidikan masyarakat, maka pada gilirannya mereka juga membutuhkan informasi yang berkualitas atau relevan dengan kebutuhan hidupnya.

UKW di Papua ini diikuti oleh 36 jurnalis, terbagi dalam enam kelas. Satu kelas untuk jenjang wartawan utama, satu kelas jenjang madya, dan empat kelas jenjang muda. Dua Lembaga uji yang menangani UKW kali ini adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Lembaga Pers dr Soetomo (LPDS).

Ikut menjadi narasumber pada UKW  di provinsi ke-34 itu masing-masing Kadiv Humas Polda Papua Barat, Kombes Adam Erwindi, dan Kapendam XVIII/Kasuari Papua Barat, Letkol Inf Barata AB. Hadir juga Priyambodo RH dari LPDS dan Asro Kamal Rokan dari PWI Pusat.(*/Merson)

Papua,Sulutnews com - Untuk menjaga dan mengamankan wilayah Pulau terluar Indonesia, Prajurit Satgas Pamputer 26 melaksanakan kegiatan Patroli Darat di wilayah Pulau Brass, Desa Mapia, Distrik Supiori Barat, Kabupaten Supiori, Papua, Selasa (26/07/2022).

Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pamputer) Pulau Brass yang berada di wilayah kerja Korem 173/PVB merupakan pulau terluar paling Utara Indonesia.

Selain pulau Brass tersebut, terdapat lagi dua gugusan pulau yang berada di sekitar wilayahnya yakni Pulau Pegun dan Pulau Fanildo.

Wilayah gugusan Pulau tersebut dijaga oleh Satuan TNI yang memiliki Pos di Pulau Mapia.

Selain adanya Satgas Pamputer Marinir, Pulau Brass dan sekitarnya juga dijaga oleh Posal TNI AL, Pos Babinsa TNI AD dan Pos Polmas Kab. Supiori.

Bergerak kearah Utara menyusuri pantai, personel Satgas Pamputer yang dipimpin oleh Pelda Muh. Aly bersama 6 personel lainya melaksanakan Patroli darat.

"Kegiatan Patroli ini bertujuan untuk mengecek kondisi Pulau Brass yang memiliki luas +_ 3.09 Km dengan jumlah penduduk sebanyak 116 orang," ucap Pelda Muh. Aly.

"Di Pulau Brass juga terdapat 1 buah Mercusuar yang kondisinya masih baik dengan fungsi utama yaitu memperingatkan kapal mengenai tempat berbahaya dan membantu navigasi kapal dalam menentukan lokasi dan arah  Jarak yang kami tempuh untuk menggelilingi Pulau Brass dengan berjalan kaki yakni kurang lebih 2 jam 30 menit," tambahnya.

Tugas pengamanan di wilayah Pulau Brass tersebut terbilang cukup berat karena berada di perairan Samudra Pasifik, memiliki laut dengan ombak besar serta sarana dan prasarana yang terbatas. Namun hal itu tidak menyurutkan personel Satgas untuk tetap melaksanakan Patroli Darat terbatas guna manjaga dan mengamankan wilayah Pulau terluar paling Utara Indonesia tersebut.

Penulis: (**/ARP)

Papua,Sulutnews.com - Satgas Pamtas Yonif Raiderr 142/KJ memberikan pengajaran langsung kepada anak-anak berupa pengenalan huruf Alfabet dan angka-angka di Kampung Kekey, Distrik Dekay, Kabupaten Yahukimo, Papua, Senin (18/7/2022).

Hal ini bertujuan untuk membangun generasi muda Papua yang tangguh dan berpendidikan, banyak cara yang bisa dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Danpos Kekey Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Kapten Inf Kosni Jamer. Dikatakan Danpos Kekey bahwasannya kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian kepada anak-anak di Kampung Kekey.

“Kita ajarkan pengenalan huruf Alfabet dan angka-angka, sedari kecil, sehingga diharapkan sudah harus bisa mulai membaca dan menghitung,” ucapnya.

“Kita ketahui tantangan ke depan tidaklah muda, ini merupakan cara kita membentuk generasi yang siap,” imbuh Danpos.

Di tempat yang sama, Serda Venda selaku Bintara Pos Kekey yang terjun langsung mengajarkan pengenalan huruf Alfabet dan angka-angka menyampaikan hal tersebut merupakan tugas yang mulia dapat berbagi pengetahuan dengan anak-anak. “Kita juga punya cara tersendiri agar anak-anak ingat dengan yang kita ajarkan, terkadang kita berikan biskuit ataupun permen,” ungkapnya.

“Semoga apa yang kita lakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, terutama berbekas kepada anak-anak yang kita ajarkan,” tambahnya.

Beberapa anak-anak yaitu Paulus, Obenus, Martinus, Wanye dan ada Mama Merace yang ikut mendampingi anaknya turut menyambut positif kegiatan yang dilakukan oleh Satgas TNI. “Ini kegiatan bagus buat anak-anak, terima kasih TNI, pungkas mama Merace.

Penulis: ARP

Mimika,Sulutnews.com - Personel Lanud Yohanis Kapiyau Bantu Pemberangkatan 8 Jenazah Korban Penyerangan KSTP, bertempat di Bandara Mozes Kilangin Timika, Kelurahan Kwamki, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika.

Lewat Press Rilisnya Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia menerangkan bahwa Pemberangkatan 8 jenazah ini dengan menggunakan 2 pesawat, pesawat Lion Air JT3763/PK-LOR tujuan Jakarta via Makassar dan satu lagi dengan menggunakan pesawat Batik Air ID6135/PK-LUQ tujuan Surabaya.

"Setibanya jenazah di Makassar dan di Surabaya, akan dilanjutkan perjalanan ke kampung halaman masing-masing, sedangkan 1 jenazah atas nama Alex akan dimakamkan di wilayah Kabupaten Mimika.

9 korban meninggal dunia ini merupakan korban penyerangan KSTP Kodap III Ndugama pimpinan Egianus Kogoya pada tanggal 16 Juli 2022 di Distrik Kenyam Kab. Nduga.

Penulis: ARP

Papua,Sulutnews.com - Salah satu wujud kepedulian Prajurit TNI terhadap kesehatan masyarakat di daerah penugasan yaitu berkunjung ke kampung-kampung demi melihat keadaan ataupun kondisi kesehatan warga.

Hal ini seperti yang dilakukan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 142/KJ melalui Pos Karubaga berkeliling memberi pengobatan kepada warga di Jalan Ampera, Distrik Karubaga, Kab Tolikara, Papua, Minggu (17/07/2022).

Pada hari Minggu siang, anak-anak yang menjadi target pengobatan keliling dimana pengobatan dilakukan dengan cara memberikan sirup multivitamin kepada anak-anak yang berada di Jalan Ampera, Karubaga.

Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ  Letkol Inf Esnan Haryadi dalam keterangannya.

Hal ini turut dibenarkan oleh Danpos Karubaga Kapten Inf Yulian Timur bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan salah satu program unggulan dari Satgas Yonif Raider 142/KJ.

“Fokus kita sekarang yaitu anak-anak, dimana anak-anak ini merupakan penerus bangsa, yang harus sejak dini diperhatikan kesehatannya. Oleh karenanya kita berikan sirup multivitamin yang salah satu khasiat sirup multivitamin yaitu menambah nafsu makan anak-anak,” jelasnya.

“Harapan ke depan anak-anak ini tetap menjadi perhatian kita bersama, agar potensi anak-anak dari Distrik Karubaga ini dapat tumbuh sesuai dengan harapan,” imbuhnya.

Bintara Kesehatan Pos Karubaga Sertu Erda yang turun langsung memberikan multivitamin sangat gembira melihat antusias anak-anak pada saat diberikan sirup, meskipun ada beberapa anak yang bertanya-tanya tentang sirup tersebut.

Dua orang anak Devi (5) dan Tania (6) sangat senang sekali diberikan sirup tersebut. “Terima kasih,” singkat kedua anak tersebut.

Penulis: ARP

PAPUA,Sulutnews.com- Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC kembali menemukan ladang ganja siap panen seluas lima Hektar yang berada di pertengahan antara Kampung Paitenda-Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, pada Selasa (12/7).

Ladang ganja tersebut ditemukan oleh Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC Pos Waris setelah adanya laporan dari masyarakat soal lokasi tersebut pada Senin (11/7) malam.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC Letkol Inf Dwi Widodo saat dihubungi mengungkapkan lokasi ladang ganja tersebut berada sejauh empat kilometer dari Pos Waris.

Setelah mendapat laporan dari masyarakat, pada pukul 04.30 Wit 10 personel Pos Waris lantas menuju ke lokasi yang dimaksud. Sesampainya dilokasi, prajurit melaksanakan pengintaian hingga pukul 09.15 Wit untuk mencari tahu pemilik ladang ganja tersebut. Namun dari hasil pemantauan tidak ada seorangpun yang datang.

“Diladang ganja ini ditemukan ratusan pohon ganja siap panen dengan tinggi rata-rata tiga meter. Dari sekian banyak hanya 50 pohon yang berhasil diamankan, sisanya sudah berhasil dipanen oleh pemiliknya,” ungkapnya.

Dansatgas juga menyampaikan bahwa disekitar ladang ganja itu banyak ditanami pohon-pohon lain, seperti pohon pisang dan sejumlah tanaman lainnya, yang bertujuan agar ladang ganja ini tidak menarik perhatian orang lain.

“Jadi penanaman ganja tersebut dilakukan dengan pola berjarak antara satu pohon dengan yang lainnya dan terlindungi oleh pohon pisang dan sebagainya sehingga jika tidak jeli maka tidak akan ketahuan,” katanya.

Barang bukti berupa Ganja basah tersebut saat ini masih berada di Pos Waris dan rencana akan dibawa ke Pos Komando Utama di Kalipay untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Keerom.

Sementara itu, Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O. Sembiring saat dihubungi terkait penemuan tersebut menyampaikan apresiasi kepada personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC beserta yang terus berupaya memerangi narkoba di Tanah Papua.

“Perkuat Binter dan Komsos di wilayah penugasan serta mengajak masyarakat agar semakin peduli terhadap larangan memiliki, menanam, dan mengedarkan ganja. Ajak masyarakat yang menanam ganja beralih menanam tanaman produktif lainnya disertai dengan pendampingan secara terus menerus,” pungkasnya.

Penulis: ARP

Kasuari,Sulutnews.com - Tangungjawab Kodam Kasuari diantaranya adalah menggelar dan membina satuan untuk kepentingan pertahanan wilayah Provinsi Papua Barat yang merupakan bagian dari pertahanan NKRI. Satuan harus siap dioperasionalkan setiap waktu apabila Negara membutuhkan terutama dalam menghadapi situasi yang genting.

Penekanan ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos., dalam amanatnya saat membuka secara langsung kegiatan Apel Komandan Satuan (Dansat) Kodam XVIII/Kasuari TA. 2022, di aula Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Senin (23/5).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, dihadapan para peserta Apel Dansat, Pangdam menyampaikan para peserta dituntut untuk dapat menemukan suatu konsep dan formulasi yang tepat bagaimana Dansat dapat menerapkan sistem pembinaan satuan (Binsat) yang diharapkan sehingga dapat tercapai profesionalisme prajurit.

“Untuk itu semua satuan jajaran Kodam perlu melaksanakan Binsat secara berjenjang, sistematis, terukur dan terpadu guna memperoleh kesiapan operasional dalam rangka melaksanakan tugas OMP maupun OMSP”.

Apel Dansat ini merupakan media efektif bagi pimpinan untuk memberikan kesamaan pemahaman tentang kebijakan pimpinan Kodam XVIII/Kasuari  dalam melaksanakan tugas pokok disamping juga  untuk meningkatkan dan megembangkan kemampuan Dansat dalam menyelenggarakan pembinaan satuan yang siap operasional, meningkatkan kesejahteraan prajurit serta memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembinaan teritorial,” ucap Pangdam.

Ia menambahkan, apel ini merupakan wahana untuk membahas berbagai hal yang terkait dengan kepemimpinan para perwira, sekaligus merupakan forum evaluasi hasil pembinaan satuan dan kepemimpinan para Dansat di tahun 2021 yang lalu.

”Hal yang perlu menjadi perhatian khusus saat ini adalah masalah tingkat disiplin anggota yang masih rendah yang menjurus pada terjadinya pelanggaran. Peran Dansat sangat penting, karena kualitas kepemimpinan menentukan maju mundurnya  sebuah organisasi  termasuk sebuah kesatuan,” tuturnya.

Tema Apel Dansat kali ini yakni  “Membangun Komandan Satuan TNI AD Yang Tangguh Guna Menjamin Terwujudnya Prajurit Dan Satuan TNI AD Yang Profesional Dan Sejahtera Sebagai Pilar TNI AD ”

Dalam Apel Dansat ini juga diberikan penghargaan dan apresiasi oleh Pangdam Kasuari kepada para prajurit berprestasi yang bertugas di kewilayahan diantaranya Koptu Maximilian Pasaka (Babinsa Kampung Gar, Koramil 1803-02/Kokas), Koptu Nikodemus Yulianus Saiwini (Babinsa Kampung Meyerga, Koramil 1806-06/Meyado, Kopda Maikel Edwin Wakum (Babinsa Kampung Yenbuba, Koramil 1805-01 Waisai) dan Pratu Dani Rizki Kurniawan (Tamudi Kiban Yonzipur 20/PPA).

Ikut dalam kegiatan ini Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, Irdam XVIII/Kasuari, Danrem 181/PVT, Danrem 182/JO, Kapoksahli Pangdam, Danrindam, para Pamen Staf Ahli Pangdam, LO TNI AL, AU, para Asisten dan Kabalakdam XVIII/Kasuari serta para Dansat jajaran Kodam XVIII/Kasuari.

Penulis: ARP

Papua,Sulutnews.com - Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif 126/KC Kolakopsrem 172/PWY menemukan ladang ganja seluas kurang lebih 400 meter persegi di jalan Lintas Jayapura Wamena KM 139, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (19/05/2022).

Dansatgas Yonif 126/KC Letkol Inf Dwi Widodo, S.H., M.Han. menjelaskan penemuan ladang ganja tersebut merupakan hasil dari pengembangan dari kegiatan sweeping kendaraan yang dilakukan oleh jajaran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC tepatnya Pos Kalimao beberapa waktu lalu. Dari sweeping yang dilaksanakan diamankan seorang masyarakat yang mengendarai sepeda motor membawa narkotika jenis ganja siap pakai sebanyak 5 bungkus.

Setelah kejadian tersebut, Satgas Pamtas RI-PNG 126/KC intens melakukan berbagai upaya dalam menemukan sumber dari barang terlarang tersebut di wilayah Kab. Keerom. Dan dengan pelaksanaan Binter dan Komsos secara terus menerus, pada hari Selasa (17/5), seorang masyarakat melaporkan adanya ladang ganja di sekitar jalan lintas Jayapura - Wamena KM 139.

Personel Satgas Pamtas 126/KC berjumlah 17 orang dari Pos Kotis saat tiba di lokasi menemukan sebanyak 21 batang ukuran 3 sampai dengan 5 meter ganja siap panen.

Saat ini, kata Dansatgas, barang bukti sudah di serahkan kepada Polres Keerom untuk pemusnahan.

Sementara itu, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan selaku Dankolakops saat dikonfirmasi menyampaikan apresiasi kepada para Satgas Pamtas yang terus berupaya dalam memerangi narkoba di Tanah Papua.

Dankolakopsrem 172/PWY juga menambahkan dalam hal ini Pangemanan, menyampaikan bahwa penemuan ladang ganja ini sebagai bukti bahwa Binter dan Komsos yang selama ini dilaksanakan oleh TNI khususnya Satgas Yonif 126/KC diwilayah perbatasan berjalan dengan baik. Dimana masyarakat di daerah perbatasan sangat senang dan percaya atas keberadaan TNI dan dengan sendirinya datang melaporkan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan di daerahnya.

Dansatgas Yonif 126/KC juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama memerangi narkoba di wilayah perbatasan dalam rangka menciptakan situasi wilayah perbatasan yang aman dan damai, sehingga Tanah Papua akan terbebas dari peredaran Narkoba.

Penulis: ARP

Oksibil,sulutnews.com- Satgas Binmas Noken Operasi Damai Cartenz 2022 Mengelar Program Kegiatan SI-IPAR, memberikan wawasan kebangsaan dan menanamkan cinta tanah air Sejak Usia Dini kepada anak-anak Kampung Pulbingin, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (11/4/2022).

Kegiatan SI-IPAR ini dipimpin oleh Korwil Binmas Noken Pegunungan Bintang Iptu Sabtuwadji dan 4 Personelnya Yakni Brigpol Maikel Imburi, Brigpol Wahyu Pitoyo, Bripda Yehezkiel Fatubun, Bripda Rudy Cakradini.

Iptu Sabtuwadji Mengatakan tujuan Mengelar SI-IPAR agar terjalin hubungan silaturahmi antara Satgas Binmas bersama masyarakat, juga memberikan wawasan kebangsaan, menanamkan cinta tanah air dan rasa nasionalisme sejak usia dini.

"Kegiatan ini bertujuan menambah wawasan kebangsaan seperti pengenalan dasar-dasar lambang negara serta lagu kebangsaan Indonesia dan rasa nasionalisme", Ujar Iptu Sabtuwadji.

Dirinya bersama personel juga mengajak anak-anak berkumpul dan bermain mulai dari berhitung, menghafal afabet, bermain tebak-tebakan hingga menyusun pazzel dengan dibagi beberapa kelompok.

"Anak-anak yang benar menjawab pertanyaan mendapatkan bingkisan menarik berupa buku tulis, pensil, serutan hingga Souvernir", Tutur Kasat Binmas Noken Wilayah Pegunungan Bintang ini.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH menyampaikan kepedulian Polri pada dunia pendidikan tercermin dalam pelaksanaan Polisi Pi Ajar yang terus digencarkan oleh Binmas Noken Ops Damai Cartenz.

“Digencarkannya Polisi Pi Ajar guna mendorong pertumbuhan generasi emas Papua yang berprestasi dan dapat memajukan daerahnya khusunya daerah Pegunungan di Papua,” tutupnya.

Penulis: ARP

Jayapura,Sulutnews.com - Polri menyakini Operasi Damai Cartenz 2022 akan menjadi strategi yang efektif dalam menangani kelompok kriminal bersenjata (KKB), di Papua. Sebab, operasi tersebut mengedepankan pendekatan humanis. 

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan pihaknya telah menginstruksikan jajarannya untuk tidak lagi melakukan penyerangan terlebih dulu dan lebih banyak bersikap bertahan. Operasi ini mulai diberlakukan pada awal Februari hingga Desember 2022. 

"Selama ini kita dalam kasus penembakan selalu aktif merespon. Dalam merespon ini selalu terjadi kontak tembak ini (lebih banyak) sisi negatif, karena (KKB) memanfaatkan moment menjatuhkan pemerintah," ujar Matihus di Gedung Mabes Polda Papua, Selasa, 18 Januari 2022. 

Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi masih diberlakukan hingga 25 Januari mendatang. Mathius menyebut operasi tersebut juga mulai mengedepankan pendekatan persuasif. 

"Kita lihat operasi terakhir mengurangi korban masyarakat yang dampaknya ke kegiatan itu, sehingga korban menurun termasuk masyarakat. Dan banyak (KKB) yang kita tangkap," terangnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2022 itu berharap ke depan banyak anggota KKB yang dapat diedukasi menyerahkan diri. Sehingga dapat kembali ke lingkungan masyarakat secara normal.

Sebelumnya, Polri mengganti nama Operasi Nemangkawi. Operasi Pemburu KKB di Papua itu berganti nama menjadi Damai Cartenz.

"Iya betul menjadi Damai Cartenz. Pendekan soft approach diutamakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin, 10 Januari 2022.7. (Adrian)