Parmin Simbolon

Parmin Simbolon

Manado, Sulutnews.com – Tim gabungan Polresta Manado mengamankan seorang pria pelaku pencurian uang dan perhiasan emas yang terjadi di Winangun I, Malalayang, Manado, pada Selasa (14/6/2022) siang.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

“Pelaku berinisial FH (40), warga Titiwungen Utara, Sario, Manado. Ditangkap di wilayah Banjer, Tikala, Manado, pada Selasa (21/6), sekitar pukul 10:25 WITA,” ujarnya, Rabu (22/6) sore.

Pelaku beraksi di rumah warga bernama Jonni (56), sekitar pukul 13:00 WITA, saat TKP dalam keadaan kosong.

“Pelaku beraksi saat korban dan istrinya bekerja. Ketika pulang pada malam harinya, korban mendapati uang tunai dan sejumlah perhiasan emas yang disimpan di lemari dalam kamar telah hilang,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Korban yang mengalami kerugian total kurang lebih Rp102 juta, melapor ke Polsek Malalayang beberapa saat usai kejadian. Laporan direspons tim gabungan dengan melakukan penyelidikan hingga mengantongi identitas pelaku, kemudian menangkapnya.

“Usai menangkap pelaku, tim melakukan pengembangan barang bukti. Namun saat itu pelaku berupaya melarikan diri hingga diberikan tindakan tegas dan terukur di bagian kakinya,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Tim lalu mendapati sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat beraksi antara lain, 1 unit sepeda motor, 1 buah hoodie (jaket berpenutup kepala), 2 buah obeng minus, dan 1 buah tang, serta hasil curian berupa 1 buah cincin emas.

“Sedangkan barang bukti hasil curian lainnya masih dalam pengembangan. Kemudian pelaku beserta barang bukti sudah diserahkan dan diamankan di Mapolsek Malalayang untuk diproses lanjut,” kunci Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Penulis: ARP

Tahuna, Sulutnews.com - Akibat aksi masyarakat menolak hadirnya alat berat milik PT TMS belum lama ini memicu berbagai polemik bahkan adu opini yang kian meresahkan salin serang satu sama lain, disementara situasi pasca konflik di Kampung Salurang Kecamatan Tabukan Selatan Tengah kini kondusif.

Munculnya pemberitaan yang menyudutkan pimpinan Kepolisian Resort Kepulauan Sangihe (Kapolres) dalam berita tersebut mengatakan Kapolres sedang merancang perpecahan pun mendapat respon dari masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan mantan Ka BAIS Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman Ponto, "Kalau dia masih dipercayakan Kapolres maka cepat atau lambat akan terjadi pertumpahan darah serta konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat Sangihe" kata Ponto, dikutip dari Bergelora.com.

Tak hanya Kapolres yang disoroti oleh Ponto, Penjabat bupati Kepulauan Sangihe pun turut disoroti, “Dan kepada Mendagri untuk segera mengevaluasi Kinerja Pj Bupati Sangihe yang tidak peduli terhadap konflik yang dihadapi masyarakat Sangihe dan PT. TMS" seperti di publis oleh Bergelora.com, Selasa (21/06/2022).

Dikatakan Putra Daerah yang jadi nara sumber dalam diskusi itu, saat ini baik Pemprov Sulut, maupun Pemkab Sangihe serta DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe melakukan Pembiaran terhadap rakyat Sangihe untuk memperjuangkan tanah leluhur masyarakat menghadapi PT.Tambang Mas Sangihe (PT.TMS). Rakyat dibiarkan berjuang sendiri,” ujarnya lagi.

Menurut Martin Singal, warga Sangihe Mantan Ka BAIS Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman Ponto, telah mengeluarkan argumen yang keliru diamana ada tiga unsur yang menjadi sasaran kritikannya Kapolres, Bupati dan lembaga Legislatif.

Menurutnya Ponto mengeluarkan pernyataan berbau provokatif yang dimuat salah satu media menyebutkan, Kapolres Sangihe sedang merancang perpecahan masyarakat dianggap tidak mendasar dan mengada-ada.

"Pernyataan tersebut kami anggap tak mendasar dan terkesan mengada-ada, tak semestinya keluar dari mulut seorang yang menyandang gelar tokoh nasional, tenaga ahli Watimpres, Purnawirawan Jenderal seperti Pak Soleman Ponto" ujar Singal.

Lanjut Singal, justru tuduhan tak mendasar dan ngawur seperti itu disinyalir akan memprovokasi dan ingin membeturkan Kapolres Sangihe dengan masyarakat. "Sekelas Purnawirawan Jenderal mengeluarkan pernyataan dan analisa tak empirism, justru memperkeruh suasana di Sangihe, saya anggap Pak Soleman Ponto, tidak mengantongi data akurat soal situasi dan kondisi di Sangihe" tambah Singal.

Malahan Singal mempertanyakan sumbangsi Soleman Ponto sebagai tokoh nasional untuk daerah, jangan hanya teriak tak karuan memanfaatkan polemik yang ada. "Saya sarankan sebaiknya, Pak Soleman Ponto memanfaatkan ketokohanya apalagi sebagai tenaga ahli Watimpres untuk melobi pusat demi pembangunan daerah jangan ketokohanya hanya digunakan untuk menuduh dan memicu kekisruhan yang justru bisa mengakibatkan kericuhan di daerah," tutur Singal.

Jadi menurut Singal, Ponto seharusnya tidak mengeluarkan argumen yang malahan makin menggiring opini dan bisa di mainkan untuk memperkeruh suasana di daerah dan seharusnya Ponto menunjukan ketokohannya untuk menjadai penengah ataupun berkontribusi membangun daerah lewat lobi-lobi anggaran di pusat untuk pembangunan daerah.

Senada juga di lontarkan oleh Sonya Katiandagho, ia menyayangkan pernyataan Solema Ponto soal penjabat bupati, menurutnya sangat keliru bupati yang baru menjabat sebulan lalu di giring pada pusaran persoalan tambang yang notabenenya adalah prodak pemerintahan sebelumnya.

"Sangat dini menggiring Penjabat Bupati dalam masalah konflik tambang disementara baru sebulan menjabat lalu diminta di evaluasi dan di giring di pusaran konflik tersebut" ujar Katiandagho.

Kemudian kata Katiandagho, keadaan pasca konflik di Salurang dan Bowone situasi di Sangihe aman-aman tidak ada riak yang akan memicu konflik horizontal sehingga pernyataan Ponto dapat dibantahkan dengan kenyataan dilapangan.

Soal sorotan terhadap Bupati, kata Katiandagho, seharusnya Pak Soleman Ponto,melihat capaian sebulan kerja bupati dimana bupati telah melakukan terobosan melobi berbagai proyek masuk ke Sangihe seperti 5000 lampu jalan, Rumah Sakit Pratama di Manganitu Selatan, Perpustakaan akan segera di bangun bahka presure terhadap pemerintah Provinsi dan Pusat untuk memperhatikan wilayah perbatasan lewat sentuhan nyata.

"Sebaiknya Pak Soleman Ponto, membantu daerah sangihe ketimbang membangun opini yang malahan mengkerdilkan kapasitas dan ketokohannya, daerah butuh kepeduliannya untuk sama-sama membangun" tutur Katiandagho.

Disisi lain, Kapolres maupun Bupati selalu menyampaikan soal jaga ketertiban dan keamanan mulai dari kampung jangan ada pertikaian atau pun konflik pada setip kegiatan dengan masyarakat. Nyatanya sampai saat ini wilayah Sangihe tetap aman dan kondusif. (Andy Gansalangi)

Bitung, Sulutnews.com - Polres Bitung dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-76 yang akan diperingati pada 1 Juli 2022 mendatang, ikut melakukan kegiatan

FUN BIKE atau Sepeda ria yang digelar Polisi Republik Indonesia (Polri) serentak diseluruh daerah, dibarengi juga dengan Senam Aerobik. Minggu (19/06/2022).

Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Dandim 1310/Bitung Letkol Arm Yoki Efriandi, M.Han., dan beberapa Personil TNI lainnya. Seluruh Kasat, serta Kapolsek-kapolsek di lingkup Polres Bitung, dan Ibu-ibu Bhayangkari Kota Bitung.

Dalam memeriahkan acara tersebut,
Kegiatan juga diisi dengan Lomba Makan kerupuk bagi anak-anak, Tarik tambang antara Wartawan VS Polri, juga Polri VS TNI, Lari karung antara Personil jajaran Polres Bitung yang bertempat di Kompleks POLRI Pinokalan (Aspol) dimulai pukul 06:30 Wita.

Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma S. Irawan, SH, SIK, MH mengatakan, akan ada kegiatan lainnya juga dalam menyambut puncak Hari Bhayangkara pada tanggal 1 Juli 2022 nanti.

"Kegiatan memperingati hari Bhayangkara Ke-76 sebelumnya sudah dilakukan yaitu Anjangsana, Bakti kesehatan Donor darah kemudian Sunatan masal dan Vaksinasi. Kami juga bersinergitas dengan unsur-unsur yang ada di Kota Bitung terutama Forkopimda, karena kami Polisi tidak dapat bekerja tanpa bantuan elemen-elemen yang ada di Kota Bitung," kata Kapolres. (Zulkifli Liputo)

Minsel, Sulutnews.com --- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) bersama dengan Fraksi memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada warga terdampak bencana sekaligus meninjau lokasi bencana abrasi di pesisir pantai Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sabtu (18/06/2022).

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Stefanus Lumowa mengatakan PDI Perjuangan bersama teman fraksi Minsel, dan pengurus bakan juga kader-kader yang rela gotong royong membantu meringankan keluarga-keluarga yang kena bencana bahkan yang terdampak saat ini.

"Kami PDI Perjuangan Peduli, dan tetap kedepannya akan tetap memperjuangkan keluarga-keluarga yang kena bencana bahkan yang terdampak saat ini, " Ucap Lumowa.

Ditempat yang sama juga Boy Tumiwa selaku Anggota DPRD Sulut dapil Minsel-Mitra mengatakan bahwa ini semua tergerak dari hati kami semua untuk peduli.

"Spontan torang ba kumpul, apa yang torang boleh bantu itu torang bantu, ucapnya.

Lanjut Tumiwa, Fraksi Propinsi mau kabupaten akan memperjuangkan apa yang kita bisa bantu kepada masyarakat yang terdampak dari pencana yang terjadi saat ini.

Adapun bantuan yang di berikan Beras 5 karung (250 kg), Telur 13 Baki, 20 dus Air Mineral, Supermi 10 Karton, Minyak Kelapa 3 liter, biskuit 16 dus, sabun boom 1 karton, pembalut 15 gantung, kopi kapal Api 10 kotak, Mama Lemon 8 bungkus (200 mil), sabun give 36 bungkus, handuk besar 2 Lusin, sarung 30, Pempers 5 bungkus, Malkis 8 gantong, Kata Lumowa.

Terpantau oleh media penyerahan bantuan turut di hadiri oleh beberapa Anggota DPRD Minsel Elsie Rosie Sumual, Jerry Pangkey, Meyfy Merci Karuh, SH, Rommy D. Pondaag, SH, MH, Franky Jirro Lelengboto, ST bersama fraksi, pengurus, dan kader-kader PDI Perjuangan.

 

(Sel)

Bitung, Sulutnews.com - Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno didampingi Ketua Bhayangkari Ny. Mila Mulyatno meninjau Bakti Kesehatan Polri yang dilaksanakan di Aspol Pinokalan Polres Bitung, Jumat (17/06/2022).

Bakti kesehatan kerja sama dengan stakeholder terkait ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Sulut.

"Ini adalah bakti kesehatan serentak dalam rangka Hari Bhayangkara ke-76 yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, yaitu vaksinasi massal, khitanan massal, donor darah dan operasi celah bibir," ujar Kapolda Irjen Pol Mulyatno.

Berdasarkan pantauan Kapolda saat berada di Aspol Pinokalan, kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, serta mendapat antusias warga.

"Warga sangat antusias, vaksinasi hari ini di Aspol Pinokalan diikuti oleh 120 orang, operasi celah bibir dan lelangit 33 orang dan khitanan massal sebanyak 33 anak. Dan untuk donor darah hingga saat ini total keseluruhan sudah mencapai 1000 kantong darah," terang Irjen Pol Mulyatno.

Terkait target vaksinasi, Kapolda mengatakan untuk Sulawesi Utara sendiri sudah mencapai angka 90 persen lebih untuk orang dewasa dosis pertama.

"Vaksinasi untuk orang dewasa dosis pertama sudah 90,38 persen, dosis dua 68 persen dan dosis tiga mencapai 50,8 persen," lanjutnya.

Untuk itu katanya, Polda Sulut dan jajaran akan terus berupaya bekerja maksimal hingga mencapai herd immunity.

"Kita tidak akan berhenti untuk selalu menggelar vaksinasi agar terbebas dari covid 19 di Sulawesi Utara," ujar Irjen Pol Mulyatno.

Pada kesempatan itu juga, Kapolda Sulut bersama Ketua Bhayangkari Sulut memberikan tali asih kepada peserta vaksinasi, khitanan massal dan operasi celah bibir.

Dalam kegiatan tersebut, hadir juga sejumlah pejabat utama Polda Sulut, Forkopimda Kota Bitung, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (Zulkifli Liputo)

Manado,sulutnews.com - Tim Patroli Rayon C Samapta Polresta Manado mengamankan tiga orang pria terduga pelaku pencurian anjing (doger), yang terjadi di wilayah Kota Manado, pada Rabu (8/6/2022) dini hari.

Dihubungi terpisah pada Rabu (8/6/2022) siang, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan kejadian tersebut.

"Ketiga terduga pelaku, yaitu AT (24), SM (28) dan CT (31) diamankan pada Rabu (8/6/2022) pagi sekitar pukul 04.15 Wita di sekitar Jembatan Maesa, Kelurahan Perkamil, Manado," ujarnya.

Terungkapnya kasus pencurian anjing atau doger ini berawal dari laporan warga ke Polresta Manado.

"Salah satu warga melapor ke polisi bahwa mobilnya yang disewa ketiga terduga pelaku, dicurigai akan melakukan aksi pencurian anjing. Kecurigaan tersebut bertambah dengan dimatikannya alat GPS yang berada di mobil oleh terduga pelaku, serta adanya informasi dari rekan-rekan pemilik mobil bahwa ketiga orang tersebut merupakan kawanan pencuri," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Patroli Rayon langsung bertindak dengan melakukan pencarian di sekitar Kota Manado, hingga akhirnya menangkap kawanan pencuri di sekitar Kelurahan Perkamil, Kecamatan Paal Dua.

"Tim Patroli Rayon berhasil mencegat mobil yang dipakai para terduga pelaku saat berada di sekitar Jembatan Maesa Perkamil, dan benar saat mobil digeledah, polisi mendapatkan barang bukti sebanyak 12 ekor anjing yang sudah mati," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Selain mendapatkan 12 ekor anjing, Tim Patroli juga mendapatkan sejumlah barang bukti senjata tajam dan racun untuk membunuh anjing.

"Saat dilakukan penggeledahan, polisi juga mendapatkan sejumlah barang bukti lainnya, yaitu 2 buah pisau badik ,1 buah pedang samurai, 1 buah besi dengan panjang 70 cm, 2 buah senter dan 1 kantong plastik hitam berisi putas atau racun anjing," pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Ketiga terduga pelaku warga Kecamatan Wanea ini selanjutnya digiring ke Mako Polresta Manado untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: ARP

Tomohon,Sulutnews.com - Tim Resmob Polres Tomohon mengamankan terduga pelaku tabrak lari yang terjadi di Resting Area Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis (2/6/2022) sekira Pukul 23:15 Wita.

Peristiwa ini mengakibatkan korban pengendara roda dua, jenis Honda Beat DB 3961 JL, lelaki bernama Rico Yusua Polii (27), warga Desa Watutumou, Kabupaten Minahasa Utara,” meninggal dunia kata AKP Denny Tampenawas, melalui Kanit Resmob Bripka Bima Pusung, kepada media ini, Jumat 3 Juni 2022.

Ia menjelaskan, terduga tabrak lari itu berhasil dihentikan saat Tim Resmob
mendapat informasi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan anggota Polres Tomohon dan melakukan pengejaran, ucap Bima.

Saat di amankan terduga pelaku adalah lelaki JDT alias Jemmy (50) warga Desa Rambunan, Kecamatan Sonder, Minahasa, mengakui bahwa dirinya yang menabrak korban pada peristiwakecelakaan yang terjadi di Resting Area Tomohon itu.

"Dan benar saja bersama Wakapolres Tomohon Kompol Ferdinand Runtu saat dilakukan pengecekan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan di Resting Area Tomohon di dapati diduga ada terdapat tanda benturan pada kendaraan Tronton yang di kendarai oleh terduga pelaku, tukas Bima.

Terpisah Kapolres Tomohon AKBP Arian Primadanu Colibrito SIK MH melalui Kasi Humas Polres Tomohon AKP Hani Goni saat di konfirmasi membenarkan peristiwa tersebut, namun bagaimana kronologi peristiwa lakalantas ini masi sementara di lakukan penyelidikan oleh pihaknya, ungkap AKP Hani Goni.

Penulis: ARP

Tahuna, Sulutnews.com- Kepala Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (PPPA) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kartika Deby. Tanos, MARS, melaksanakan kegiatan penguatabn jejaring antar lembaga penyedia layanan peningkatan kualitas keluarga kewenangan Provinsi, di Hotel Dialoog Tahuna, Selasa, (31/05/2022).

Kata Tanos, kegiatan ini sangatlah penting bagi kabupaten Kepulauan Sangihe, Sitaro dan Talaud untuk kedepanya lebih lagi ditingkatkan untuk penguatan jejaring PPPA di Sulut, "kami hadirkan kegiatan ini untuk memberdayakan semua elenen terkat dengan PPPA di wilayah Sangihe, Sitaro dan Talaud semoga kegiatan ini memberikan dampak positif bagi kita semua" ucap Tanos.

Dihadiri oleh penjabat bupati Kepulauan Sangihe Rinny Silangen Tamuntua, sekaligus menyampaikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan Dinas PPPA Provinsi.

"Kami memberikan apresiasi kepada dinas PPPA Provinsi yang telah menghadirkan kegiatan penting ini di Sangihe" kata Tamuntuan.

Lalu, pentingnya pemahaman tentang kesetaraan gender agar perempuan memiliki hak yang sama dalam membangun kesetaraan gender juga memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa termasuk pembangunan di Sangihe.

Kemudian tambah bupati, pentingnya juga pemahaman terkait perlindungan anak maupun perempuan di lingkungan masyarakat sehingga tidak lagi ada kekesaran fisik maupun psikis. "Jadi kami berharap dengan adanya kegiatan ini mampu memberikan informasi edukasi terhadap penguatan perlindungan anak maupun perempuan" tandas bupati.

Kegiatan tersebut diikuti berbagai komponen organisasi perempuan juga unsur organisasi keagamaan, dinas PPPAD Kepulauan Sangihe, Sitaro dan Talaud.

Menurut ketua Umum Sinode GMIST Pdt Dr. Wilman Boba, kegiatan yang di selenggarakan pihak Provinsi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan gereja untuk memahami pentingnya peningkatan kualitas keluarga dalam rangka perlindungan perempuan maupun anak.

"Dalam implementasinya tentu gereja akan memjadi bagian penting mengkampanyekan pelindungan anak maupun perempuna dan memahami kesetaraan gender tanpa ada diskriminasi" papar Boba. (Andy Gansalangi)

Tahuna, Sulutnews.com - Dalam rangka berakhirnya tugas kepala daerah periode 2017-2022 maka Inspektorat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Senin (30/05/2022) melakukan kunjungan kerja (Kungker) di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pada kunjungan tersebut kata
Dyona Tatontos Ispekur pembantu wilayah dua mengatakan mereka akan melakukan pemeriksaan di pemerintah daerah Kepulauan Sangihe

"Intinya kehadiran kami dalam rangka pemeriksaan setelah usai masa jabatan bupati lalu" ujarnya singkat.

Tatontos tak banyak menyampaikan informasi namun kata dia nantinya setelah usai pemeriksaan pastinya akan disampaikan hasilnya.

Kata Tamuntuan, pemerintah daerah menyambut baik kehadiran tim Inspektorat Provinsi dan mempersilahkan menjalankan tugas "Ini merupakan tugas dari Inspektorat Provinsi maka sebagai pemerintah daerah kami patut memberikan dukungan" kunci Tamuntuan. (Andy Gansalangi)

Rote Ndao,Sulutnews.com ----- Anggota Komisi III DPR RI Benny Kabur Harman (BKH) membantah menganiaya karyawan restoran Mai Ceng’go di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (24/5/2022). Ia bahkan mengatakan akan melapor balik karyawan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini dilaporkan ke Polres Manggarai Barat lantaran diduga menampar karyawan resto Mai Ceng’go di Labuan Bajo. Dalam rekaman CCTV yang beredar, ada seseorang yang diduga adalah BKH menampar karyawan resto sebanyak 4 kali.

Ia juga tampak menunjuk-nunjuk wajah karyawan tersebut. Namun, dalam klarifikasinya, BKH membantah. Ia mengaku hanya mendorong wajah karyawan tersebut.

“Bahwa hari ini saya dengar kabar bahwa saya dilaporkan oleh manajer Mai Ceng’go ke polisi dengan tuduhan melakukan kekerasan. Manajer Mai Ceng’go juga menyebarkan berita bohong kepada masyarakat bahwa saya melakukan kekerasan berkali-kali/menampar tiga kali terhadap karyawan resto Mai Ceng’go. Kekerasan apa yang saya lakukan? Bukankah pihak Manager resto Mai Ceng’go yang sebenarnya telah melakukan kekerasan perlakuan terhadap kami?” kata BKH dalam klarifikasinya kepada awak media, Kamis (26/5/2022) malam.

BKH pun menegaskan akan melapor balik manajemen restoran tersebut ke polisi.

Benny berencana bakal melaporkan balik pihak restoran. Petinggi Partai Demokrat ini menilai informasi yang beredar telah mencemarkan nama baiknya. “Kami akan mengajukan laporan polisi atas perbuatan tidak menyenangkan yang kami terima dan juga melaporkan ke polisi pencemaran nama baik, hoaks, dan menyebarkan informasi sesat kepada publik,” sesuai surat klarifikasi BKH yang di Terima media ini Kamis 26/5/202.

Reporter : Dance henukh