Indri Rambi

Indri Rambi

Mitra, Sulutnews.com - komitmen Kepolisian Resort Minahasa Tenggara (Mitra) memberantas Perjudian patut di apresiasi, kali ini dengan membekuk Bandar dan Pengecer Judi Toto Gelap (Togel) di dua Kecamatan yakni Kecamatan Ratahan dan Kecamatan Tombatu Timur.

Kapolres Mitra, AKBP Feri Sitorus mengatakan, Pengungkapan dua kasus kali ini dilakukan oleh Kapospol Tombatu Timur dan Tim yang berhasil mengamankan seorang wanita berinisial NVT alias Nory pengecer Judi Togel serta Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Mitra berhasil mengamankan Bandar Togel di Wilayah Kecamatan Ratahan inisial YG alias Yul, sabtu 3 Desember 2022

" keduanya di tangkap dihari yang sama dan semua ini berkat kerjasama dengan masyarakat yang terus melaporkan praktek perjudian yang ada sehingga tim bisa langsung bergerak cepat dan mengamankan pelaku serta barang bukti," ungkap Sitorus.

lebih lanjur dikatakan kapolres, Pelaku dan barang bukti berupa uang dan rekapan sudah di amankan di polres Mitra untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Mitra,Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara(Mitra) melalui Dinas Komunikasi Informatika, Satistik dan Persandian (Diskominfo,SP) meluncurkan aplikasi satu data Sistem Informasi Jaringan Statistik (Sir JS) di Kantor Dinas Kominfo, Selasa 29/11/22.

 

 

Aplikasi Sir JS merupakan aplikasi yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat guna mendapatkan informasi terkait data-data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Mitra.

 

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Mitra, Silfia Makaenas,SE, mengatakan, aplikasi satu data (Sir JS) menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019, tentang Satu Data Indonesia. Dan juga Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintah Daerah, menyatakan bahwa walidata daerah adalah perangkat daerah yang mengurusi urusan pemerintahan daerah bidang statistik.

 

“Urusan pemerintahan bidang statistik sekarang ada di Dinas Kominfo, Satistik dan Persandian sehingga wajib hukumnya Diskominfo menjadi walidata,Dan ini cikal bakal untuk menjadi Satu Data Indonesia. Tentunya, aplikasi ini bisa dipergunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara,” kata Makaenas.

 

Lebih lanjut Makaenas menjelaskan, data yang disajikan melalui Aplikasi Sir Js Minahasa Tenggara tersebut merupakan data akurat yang mudah diakses serta dapat dipertanggung jawabkan.Data-data yang disajikan ini bisa dipublish, karena memang ada juga data yang tidak bisa dipublish atau data yang dikecualikan.

 

Aplikasi tersebut akan disajikan melalui website Kabupaten Minahasa Tenggara sehingga masyarakat boleh langsung mengakses data-data tersebut.

 

“Semua data-data di SKPD yang bisa disajikan itu tersajikan semua. Mulai dari Pembangunan, Kesehatan, Pendidikan dan seluruh infra struktur. Semuanya bisa dilihat dengan mengakses website tersebut,” tuturnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Minahasa Tengara, David Lalandos, AP,MM yang hadir dalam kegiatan Launching Aplikasi Sir mengapresiasi kepada setiap ASN yang dinilai telah bekerja keras untuk mengumpulkan setiap data.

 

“Setelah sekian lama, semua data telah dikumpulkan dari seluruh SKPD, baik di tingkat kecamatan ataupun kelurahan. Dan hari ini Puji syukur kepada Tuhan sudah diluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Jaringan Statistik (Sir JS). Harapan kita, masyarakat bisa lebih mudah mengakses data terkait Kabupaten Minahasa Tenggara,” ujar Lalandos

 

Mantan Inspektur Kabupaten Minahasa Tenggara itu juga mengungkapkan, bahwa banyak hal yang disampaikan di dalam aplikasi tersebut. Mulai dari Pertanian, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, data statistik, data kependudukan dan lain sebagainya.

Dan tentu ini menjadi tolak ukur yang sangat penting bagi Kabupaten Minahasa Tenggara, dimana kita harus continue melaksanakan kegiatan pembangunan percepatan pelayanan, khususnya yang bisa dirasakan masyarakat melalui satu data Sir JS yang terapadu di Dinas Komunikasi dan Informatika.

 

Lalandos juga berharap, aplikasi yang telah dihadirkan tersebut dapat betul-betul bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

 

Menurutnya, jika punya data, target dan tujuan serta program lebih mudah untuk diwujudkan.saat ini data-data di Aplikasi Sir JS masih ada yang belum terdata karena keterbatasan SDM, tetapi segera dilengkapi semuanya. Dan kita memaklumi dengan keterbatasan SDM sambil berjalan.

 

” Pada intinya, data-data ini nanti akan tersaji dengan lengkap.

Sehingga masyarakat, baik itu swasta bisa mengakses data ini dengan cepat dan lebih akurat,” pungkas Lalandos.

Mitra,Sulutnews.com - Menjelang Perayaan Natal bagi Umat Kristen  di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara, berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara agar terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat menjelang dan saat perayaan Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 2023.

 

Untuk mengantisipasi berbagai kejadian yang dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara Melalui Asisten Arnold Mokosolang, memberikan beberapa imbauan kepada masyarakat Minahasa Tenggara (Mitra) Rabu 30/11/22.

Dalam imbauan tersebut, Bupati Minahasa Tenggara Melalui Asisten Satu Arnold Mokosolang mengajak masyarakat bersama-sama menjaga, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan keamanan.

"Para Camat dan Lurah/Hukum Tua yang ada di Minahasa Tenggara untuk memonitor semua kegiatan keagamaan yang ada di desa," Harap Mokosolang.

Lebih lanjut Mantan Kadis PMD ini menambahkan memasuki bulan Desember ini akan ada perayaan Natal di kolom, Gereja bahkan di desa.oleh sebabnya bagi para camat dan hukum tua untuk terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI demi menghindari penumpukan massa.

Mokosolang juga berharap kepada warga diminta untuk tidak menjual, menyediakan, mengonsumsi alkohol atau minuman keras.

Terkait petasan yang sudah menjadi tradisi, Arnold imbau agar itu dapat dihindari karena membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Mari kita jaga solidaritas dan toleransi antar umat beragama," Tutup Mantan Camat Tombatu Utara.

Mitra,Sulutnews.com - Demi menjaga sinergitas Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) bersama awak media yang bertugas di  Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), mengelar pertemuan, bertempat di kantor Dinas Kominfo-SP, Rabu 9 November 2022.

 

Adapun yang menjadi salah satu tolak ukur evektifitas awak media mengkontribusi, dalam memberikan informasi dan edukasi terhadap masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara sejauh ini melihat kehadiran Pers sebagai bagian dari keberhasilan pembangunan di daerah. Maka dari itu, perlu untuk terus menjaga sinergitas,” ujar Kepala Diskominfo Minahasa Tenggara, Eva Makaenas.

Makaenaspun berharap, agar supaya dalam memberikan informasi serta edukasi ke masyarakat, insan pers tetap selalu  mengedepankan profesionalisme.

“Informasi yang akan disajikan tentu mengedepankan informasi yang sudah terkonfirmasi. Profesionalisme harus dijaga agar fungsi Pers untuk mengedukasi tetap terjaga,” ujar Makaenas.

Dikesempatan yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Minahasa Tenggara Indri Rambi, memberikan apresiasi bagi pemerintah daerah. Menurut dia, sinergitas yang terjalain baik selama ini, dikarenakan sikap keterbukaan informasi yang sudah diterapkan oleh pemerintah Kabupaten lewat Diskominfo.

“Sebagai pekerja media di Kabupaten Minahasa Tenggara, kami diberikan kebebasan keleluasaan untuk melakukan peliputan.  Salah satunya sikap proaktif bupati James Sumendap dan jajaran dalam memberikan konfirmasi atas setiap pemberitaan,” terang Indri sembari berharap sinergitas yang terbangun selama ini bisa terus terjalan.

Mitra,Sulutnews.com - Terkait putusan dengan Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Sulut, yang memintakan memberi seluruh dokumen yang diminta Pemantau Keuangan Negara (PKN), Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menggugat balik putusan tersebut. Sekaligus Pemkab Mitra me mintakan dibentuknya tim etik untuk meme riksa komisioner KIP Provinsi Sulut. Dalam wawancara dengan sejumlah awak media wartawan, Jumat 3 November 2022.

 

Berdasarkan hal tersebut, Bupati James Sumendap, SH, MH menyampaikan, ada terjadi indikasi pelanggaran hukum serta pelanggaran etik dari amar putusan KIP Provinsi Sulut.

“Perlu di garis bawahi disini adalah, KIP tidak cermat terkait putusan tersebut. Karena, tidak cermat menilai. Apakah mereka kura ng paham hukum, atau tidak mengerti Hukum, atau tidak mengerti hukum acara. Karena tidak bisa membedakan mana dokumen publik dan mana dokumen yang bukan dokumen publik,” tegas Sumendap.

Ditambahkan Sumendap, dengan ketidak ceramatan KIP akan berdampak pada amar putusan. Dimana, dasar pertimbangan sama sekali tak menyentuh pokok perkara. Kecenderungan mereka adalah karena ketidakhadiran termohon dalam hal ini Pemkab Mitra dalam sidang.

“Jadi bukan persoalan urgensi pokok perkara bahwa dokumen itu harus diserahkan,” ucap Sumendap.

Bupati menyampaikan, oleh karena KIP tidak menjelaskan urgensi mengapa dokumen itu harus diserahkan sebagaimana pokok perkara, melainkan hanya menyoal terkait ketidakhadiran Pemkab Mitra, maka telah terjadi perbuatan melawan hukum. “Ini juga sekaligus menunjukkan ketidak-mengertian atas tugas pokok Komisi Informasi,” tegasnya.

Sebagai tindaklanjut atas keberatan terhadap putusan KIP ini, Bupati menegaskan bahwa Pemkab telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara dan meminta Komisi Informasi Pusat untuk membentuk tim etik.

 

“Telah terjadi pelanggaran karena pertimbangan atas keputusan itu yang kabur, tidak jelas, absurd. Jadi tim etik ini perlu dibentuk untuk menilai keputusan dari KIP Sulut. Tentu sasarannya adalah komisioner,” ungkapnya.

Yang menarik disini, Bupati menyampaikan bahwa ia mendapat informasi yang mana komisioner KIP Sulut juga mengikuti seleksi untuk keanggotaan KIP Sulut periode selanjutnya.

“Saya ingatkan kepada tim seleksi anggota KIP Sulut untuk setidaknya bahwa keikutsertaan komisioner KIP yang saat ini sementara menjabat dalam proses seleksi itu dapat dipertimbangakan,” tegasnya.
“Karena dengan adanya gugatan dari Pemkab Mitra atas putusan yang dibuat oleh KIP dengan komisioner saat ini, menunjukkan bahwa putusan tidak layak dan juga orang-orang yang memutuskan itu tidak layak. Karena jadi anggota KIP itu harus paham. Contoh misalnya sejauh mana dokumen yang akan diserahkan itu relevan atau tidak dan apakah urgensi dari dokumen itu diserahkan,” imbuhnya.

Selanjutnya Bupati juga mempertanyakan soal motivasi dari pemohon untuk meminta dokumen dari Pemkab. “Kalau lembaga pemeriksa memita dokumen itu jelas alasannya untuk pemeriksaan. Tetapi ini apa motivasi dari pemohon dalam hal ini Pemantau Keuangan Negara untuk meminta dokumen itu. Parahnya, Komisi Informasi Sulut mengabulkan itu dengan tidak menjelaskan urgensi dan dasar keputusan sesuai pokok perkara. Hanya karena ketidakhadiran Pemkab Mitra dalam undangan sidang,” ujarnya.

Bupati menambahkan, tanpa diminta pun sebenarnya dokumen yang disoal oleh pemohon dalam hal ini Pemantau Keuangan Negara (PKN) itu dapat diakses antara lain lewat situs Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Karena semua dokumen yang diminta itu kan sudah melalui proses audit baik internal maupun eksternal. Silahkan didownload di website BPK,” katanya.
“Yang jadi pertanyaan, dokumen yang sudah melalui audit itu mau diminta untuk diserahkan itu motivasinya apa? Dan harus dibedakan mana dokumen untuk public dan mana yang tidak. Ini yang harus dipahami,” pungkasnya.

Mitra,Sulutnews.com - Sebanyak 77 Kasus diakibatkan HIV AIDS di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), karena itu perlu adanya pengawasan dari semua pihak.

 

Perilaku seks menyimpang ini, perlu ada tanda awas bagi para orang tua yang mempunyai anak remaja. Pasalnya, data yang tercatat di Dinas Kesehatan Mitra ada sebanyak 77 kasus.

“Di tahun ini penderita kasus HIV Kabupaten Mitra sudah mencapai 77 kasus, namun dari kasus tersebut sebagian bertempat tinggal di Manado. Hanya memiliki KTP Mitra,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Mitra dr. Helny Ratuliu, M.Si di saat menghadiri Workshop penambahan akses layanan tes dan pengobatan HIV dan IMS, bertempat di Grand Garden, Kamis 3 Nopember 2022.

Berdasarkan hal tersebut Ratuliu berharap, kepada orang tua yang mempunyai anak remaja. Agar terus waspada, jangan sampai para anak-anak remaja terkena HIV.

“Kasus ini perlu adanya peran penting dari para orang tua, serta seluruh stagholder. Memberikan pembinaan kepada anak-anak remaja agar terhindar dari HIV AIDS,” pungkas Ratuliu. 

Mitra,Sulutnews.com -  Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap, SH, MH dengan tangan dinginnya memimpin Kabupaten Mitra, terus torehkan banyak prestasi di berbagai bidang. Bukan saja dari sisi Pengelolaan Pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah. Bupati James Sumendap, SH, MH selama 2 periode itu, baru – baru ini berhasil menorehkan prestasi dalam bidang fotografi.

 

Tak tanggung-tanggungnya, Kabupaten Mitra yang dipimpin sang Gladiator berhasil 2 kali naik Podium, pada 2 ivent Internasional Underwater Photography Competition (UWPC).

Pertama kali Kabupaten Mitra berhasil meraih juara pertama pada CategoryOpen/DSLR Wide Angle UWPC Sangihe 2022, yang diselenggarakan Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe dan Pemkab Sangihe pada tanggal 4-16 Juli 2022, dimana ivent Lembe Strait 2022 mampu mempertahan kan, dengan penyelenggara Kementerian Pariwisata & Pemkot Bitung, pada 5 sampai 8 oktober 2022.

Adapun Fotografer Kabupaten Minahasa Tenggara yang berhasil membawa harum nama daerah itu, adalah John Rahasia, seorang juru foto yang memiliki spesialis khsusus untuk Underwater Photographer.

Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap mengungkapkan rasa syukurnya, atas diraihnya preatasi itu.

“Puji Tuhan, Minahasa Tenggara selalu menjadi juara,” ungkap James Sumendap, kepada awak media, Selasa 1 November 2022.

Bupati Minahasa Tenggara 2 periode ini juga berharap agar prestasi ini bisa terus memotivasi anak-anak daerah, untuk terus menorehkan karya terbaik bagi daerah yang dipimpinnya. “Semoga dengan prestasi-prestasi seperti ini.

mitra,Sulutnews.com - Pemerintah Tolombukan mengikuti kerja bakti massal Tolombukan Raya , 2 Desember 2022.

Hukum Tua Tolombukan Delvy Lumbu usai kegiatan mengatakan berterima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Desa dan Masyarakat yang telah turut serta mengikuti kerja bakti bersama 2 desa lainnya.

" apresiasi tentunya kami sampaikan kepada semua yang turut bersinergi mensukseskan setiap program pemerintah, kebersihan tentunya bagian dari iman," ungkap Lumbu.

lebih lanjut di katakan lumbu, Kerja Bakti Massal kali ini di pusatkan di wilayah bantaran sungai Molompar yang masuk di wilayah kepolisian desa Tolombukan dan kerja bakti kali ini meliputi tiga Desa yang ada di Tolombukan Raya yakni Tolombukan barat dan Tolombukan Satu.

mitra,Sulutnews.com - Dipimpin langsung Hukum Tua Tolombukan, Jajaran pemerintah Desa (Pemdes) mengikuti Rapat kerja di Kantor Kecamatan Pasan, 7 November 2022.

" maksud keikutsertaan kali ini untuk terus mensinkronkan program dari jajaran yang ada, dari tingkat pusat sampai ke tingkat desa agar tidak tumpang tindih," ungkap Hukum Tua Delvy Lumbu.

lumbu juga mengatakan, usai mengikuti apel jajaran pemerintah Desa Tolombukan juga mengikuti Rapat Koordinasi Kecamatan pasan yang di pimpin langsung camat pasan Djelly Kawengian.

" apresiasi bagi seluruh jajaran yang terus memberi diri dalam pelayanan kepada masyarakat," pungkas Lumbu.

Peringati Hari Guru Nasional dan HUT ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra), menggelar upacara, bertempat di Pantai Lakban Kecamatan Ratatotok. Selasa, (29/11) kemarin.

Momentum peringatan HUT ke-77 PGRI di Kabupaten Mitra mengambil tema, "Serentak Berinovasi Wujudkan Merdeka Belajar".
Upacara dipimpin Bupati James Sumendap dan dihadiri Wakil Bupati Jocke Legi, Ketua DPRD Marty Ole, Wakil Ketua Katrien Mokodaser, Sekkab David Lalandos, Anggota Dewan Artly Kountur serta ribuan guru di Minahasa Tenggara.

 

Bupati James Sumendap dalam sambutannya menyampaikan tanpa guru saya tidak ada disini, tanpa guru James Sumendap tidak jadi Bupati Minahasa Tenggara.
" Guru adalah bagian dari keluarga, karena guru mengajarkan apa yang tidak pernah diajarkan dalam kehidupan rumah tangga,” tukas Sumendap.

JS sapaan akrab Bupati mengajak kita agar menghormati guru. Itu tanda murid yang berakhlak, murid yang menterjemahkan rasa hormat kepada guru.
"Mereka adalah pahlawan yang mengajari kita dalam menempuh dunia pendidikan, mereka harus dihormati, bukan saja para murid, tetapi juga dihormati oleh orang tua murid,” tuturnyaa.

Panglima Panji Yosua GMIM ini berpesan, kepada guru-guru agar jangan pernah lelah sebagai orang tua kedua oleh murid-muridnya.
“Hal yang terpenting disini yaitu, para guru harus cermat melihat kondisi yang ada. Ini kadang kalah kita belum tahu apa yang diberitahukan kepada murid, namun mereka sudah tahu. Karena arus informasi dan globalisasi.

Setiap siswa-siswi mempunyai tanggung jawab sebagai tongkak estafet membangun negara kesatuan republik Indonesia yang kita sayangi, kita cintai bersama,” paparnya.
James menyatakan agar anak-anak kita harus sekolah. Jangan pernah putus sekolah, karena sekolah itu sangat penting demi masa depannya.
“Karena itu saya meminta, bagi anak yang belum sekolah atau putus sekolah, harus sekolah, saya juga susah payah sekolah,”bebernya.

Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh guru atas semua perjuangan yang telah dicurahkan demi mendidik siswa-siswi sehingga memiliki pengetahuan dan menjadi orang yang berbakti bagi nusa dan bangsa Indonesia. (Advetorial)