Jawa Tengah

Jawa Tengah (204)

  • AstraPay bekerjasama dengan Trans Semarang hadirkan pembayaran digital pertama dalam aplikasi Trans Semarang
  • Fitur pembayaran digital Trans Semarang turut melengkapi fitur AstraPay sebagai mobility wallet seperti pembayaran tagihan di business unit Astra, utilitas, serta pembayaran melalui kode QRIS.

Semarang, Sulutnews.com - Trans Semarang menambah pembayaran secara non-tunai (cashless) yakni dengan AstraPay.  Pembayaran dengan AstraPay akan tersedia di aplikasi Trans Semarang sebagai pembayaran pertama yang bisa dilakukan secara online dan bisa dinikmati oleh publik mulai Selasa, 12 Oktober 2021.

Selain melalui online, tiket Trans Semarang juga bisa dibeli melalui offline, dimana  pelanggan setia Trans Semarang dapat menggunakan fitur scan QRIS AstraPay melalui mesin EDC. Mesin akan tersedia di Halte Trans Semarang. Nantinya pengguna hanya perlu melakukan scan pada kode QR yang dimunculkan mesin tersebut. Dengan demikian pelanggan tidak perlu repot mengantri di loket Trans Semarang.

Foto bersama jajaran direksi AstraPay dengan Plt. Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Direktur utama NGI, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Semarang, Bagian Otonomi Daerah Setda Kota Semarang, dan Kepala Seksi Angkutan Orang Dalam Trayek dalam acara Peresmian Kerjasama Trans Semarang dengan AstraPay sebagai pembayaran digital pertama di aplikasi Trans Semarang

(Dari kiri ke kanan: Chief Operating Officer AstraPay Ricky Gunawan, Chief Marketing Officer AstraPay Reny Futsy Yama, Chief Executive Officer AstraPay Meliza Musa Rusli, Plt. Kepala BLU UPTD Trans Semarang Hendrix Setiawan, S.M., Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Semarang Dede Bambang Hartono, S.E., M.M., Bagian Otonomi Daerah Setda Kota Semarang Suyamto, S.E., Kepala Seksi Angkutan Orang Dalam Trayek Mulyadi S.H., dan Direktur utama NGI - Agung Trianto Nugroho)

 

Kolaborasi pembayaran digital antara AstraPay dan Trans Semarang merupakan dukungan untuk program pemerintah Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Kerjasama ini juga merupakan kepedulian AstraPay dan Trans Semarang untuk menekan penyebaran COVID-19 dengan memberlakukan sistem pembayaran cashless.

Plt. Kepala Badan Layanan Umum Unit Pelaksana Teknis Daerah Trans Semarang, Hendrix Setiawan berharap dengan adanya kerjasama ini, pengguna jasa Trans Semarang semakin terbiasa menggunakan transaksi non-tunai (cashless).

Ia menjabarkan terkait dengan pembayaran tiket naik Trans Semarang dengan aplikasi ini, pihaknya menggandeng PT. Nusantara Global Inovasi (NGI) sebagai integrator system.

"Pembayaran menggunakan AstraPay ini dapat dilakukan di semua koridor baik di bus dan halte yang ada petugasnya", imbuhnya.

Ia menyebut saat ini Trans Semarang telah memiliki 8 koridor dan 3 feeder yang menjangkau hingga ke wilayah ujung kota Semarang dan juga terkoneksi dengan stasiun kereta, bandara dan juga pelabuhan.

Sedangkan harga tiket Trans Semarang, yakni umum (Rp3.500) dan pelajar/mahasiswa/KIA/lansia/veteran/penyandang disabilitas (Rp1.000).

Acara Peresmian Kerjasama Trans Semarang dengan AstraPay sebagai pembayaran digital pertama di aplikasi Trans Semarang.

(Dari kiri ke kanan: Direktur Utama NGI Agung Trianto Nugroho, Plt. Kepala BLU UPTD Trans Semarang Hendrix Setiawan, S.M., Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang Drs. Kusnandir, M.M., Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang Drs. Endro Pudyo Martantono, M.Si., Chief Executive Officer AstraPay Meliza Musa Rusli, Chief Marketing Officer AstraPay Reny Futsy Yama, Chief Operating Officer AstraPay Ricky Gunawan)

Meliza Musa Rusli selaku Chief Executive Officer AstraPay berkata, "Pembayaran digital ini sejalan dengan semangat AstraPay sebagai mobility wallet yang hadir menjawab kebutuhan para pengguna dengan mobilitas tinggi."

Ia mengapresiasi kerjasama dengan Trans Semarang. Meliza juga berharap dengan masuknya AstraPay ke dalam pembayaran Trans Semarang, masyarakat Semarang jadi semakin mudah untuk berkendara umum dan beraktivitas sehari-hari.(/Ahmad)

Kendal, Sulutnews.com - Munas RADESA(Relawan Desa Nusantara) ini hadir perwakilan dari Radesa Jateng, yaitu Ahmad Nasirin Kendal, yang mendapat mandat dari DPW RADESA Jateng, Iwan Setiyoko yang juga menjadi panitia Munas Radesa. Acara yang berlangsung secara virtual ini dihadiri kurang lebih 100 relawan desa perwakilan dari 33 provinsi di Indonesia, yang menginisiasi terbentuknya  sebuah lembaga yang akan menjadi wadah bagi seluruh relawan desa untuk berkarya dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat desa yang berdaulat dengan berlandaskan semangat gotong royong.Munas Radesa ini mengusung tema "Wujudkan Relawan Desa Yang Partisipatif,Inovatif,dan Demokratis".

Ahmad Nasirin selaku perwakilan RADESA Jawa Tengah mengucapkan Selamat dan Sukses atas terlaksanya Munas RADESA I ini,semoga bermanfaat untuk kemajuan desa diseluruh Indonesia.

Inisiasi ini diwujudkan dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) Relawan Desa Nusantara (RADESA) secara virtual melalui zoom meeting, Sabtu (09/10/2021).

Sejak tahun 2020 hingga saat ini telah terbentuk 1.743.343 Relawan Desa seluruh Indonesia yang tersebar di 74.953 desa, dan hingga saat ini selalu berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan di desanya masing-masing.

Semangat inilah yang mendasari pelaksanaan MUNAS RADESA I, bahwa peran aktif relawan-relawan desa harus terus dimobilisasi menuju terwujudnya desa mandiri dan masyarakat yang sejahtera.

MUNAS RADESA I kali ini dihadiri dan dibuka oleh Ir. Yucundianus Lepa, M.Si., Advisor Menteri Desa PDTT RI yang sekaligus didaulat sebagai Pembina RADESA bersama Bapak Ahmad Iman Syukri Staf Khusus Menteri Desa PDTT RI sebagai Ketua Dewan Pembina.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kemunculan RADESA harus mampu mendorong terwujudnya masyarakat dan desa yang berdaulat secara merata.

“Lebih baik maju satu langkah dilakukan oleh 1.000 (seribu) desa secara bersama-sama, daripada maju 1.000 (seribu) langkah tetapi hanya dilakukan oleh satu desa.” tegasnya.

Dalam MUNAS RADESA I ini, terpilih secara aklamasi Ahmad Yani Budi Santoso sebagai ketua umum.

Selain itu, disepakati juga visi-misi dan AD-ART sebagai dokumen resmi lembaga.

 “Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan kepada saya sebagai ketua umum. Semoga kehadiran RADESA mampu menggerakkan beragam potensi relawan desa yang tersebar di seluruh pelosok desa di Indonesia. Kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait dan lembaga apapun yang memiliki visi-misi sama untuk memajukan desa.” ujarnya dalam sambutannya.

Adapun visi RADESA adalah mendorong terwujudnya masyarakat desa yang kuat, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian dengan berlandaskan semangat gotong royong.

Sedangkan misinya fokus pada;

(1) Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat desa;

(2) Pengembangan ekonomi

desa yang produktif, mandiri, dan berdaya saing;

(3) Pembangunan desa yang merata dan

berkeadilan;

(4) Mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan;

(5) Kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian desa;

(6) Penegakan tata kelola desa yang bebas korupsi, bermartabat,

dan terpercaya;

(7) Persamaan hak bagi seluruh warga desa dengan memberikan kesempatan yang sama;

(8) Pengelolaan pemerintahan desa yang inklusif, efektif, dan inovatif;

(9) Sinergitas pemerintah desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Selamat buat Mas Ahmad Yani Budi Santoso yang terpilih menjadi ketua umum DPP RADESA,semoga amanah dan diberi keberkahan juga kemudahan dalam memimpin organisasi ini",pungkas Ahmad Nasirin.(A N)

Purwokerto,Sulutnews.com - Pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof Hibnu Nugroho menilai koordinasi yang dilakukan antara Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat menghindarkan ego sektoral dalam penanganan perkara.

"Di dalam penanganan penyidikan di Indonesia itu kan ada penyidik Polri, penyidik Kejaksaan, dan penyidik KPK. Kami dalam suatu ilmu pengetahuan, kami mengatakan suatu lembaga penyidikan," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis.

Hibnu mengatakan hal itu terkait dengan penyerahan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pembelian gas alam cair (LNG) di PT Pertamina (Persero) dari Kejaksaan Agung (Kejagung) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut dia, pada masa lalu antara penyidik KPK, penyidik Kejaksaan, dan penyidik Polri terdapat potensi suatu ego sektoral, sehingga tumpang tindih dalam penanganan perkara.

Akan tetapi dengan perkembangan sekarang ini, kata dia, dalam konteks penanganan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pembelian gas alam cair sebagai bentuk integralisasi penyidikan atau bentuk sinergi penyidikan, sehingga bukan suatu hal yang kaku atau salah.

"Justru sekarang ini, bagaimana dalam suatu objek yang sama, ketika ada dua penyidik yang sama menjadi satu dalam rangka mencari bukti-bukti, mengumpulkan bukti, sehingga menjadikan suatu bahan di dalam penuntutan oleh jaksa. Ini suatu yang humanis saya kira. Ini saya kira perlu dikembangkan ke depan," katanya.

Ia mengatakan dengan kondisi saling dilimpahkan muncullah istilah joint investigasi antara penyidik Kejaksaan dan penyidik KPK, sehingga ada diskusi.

"Penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pembelian gas alam cair dilimpahkan oleh Kejagung kepada KPK karena pada awalnya dua lembaga tersebut sama-sama melakukan penyidikan. Untuk menghindari suatu ego sektoral, tumpang tindih, maka lebih baik diserahkan salah satu karena golnya sama, dalam rangka menjalankan suatu sistem peradilan," kata Hibnu.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung RI menyerahkan penyidikan perkara dugaan indikasi fraud dan penyalahgunaan kewenangan dalam kebijakan pengelolaan LNG Portofolio di PT Pertamina (Persero) kepada KPK.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (4/10) malam, menyebutkan, Direktur Penyelidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung telah melakukan kegiatan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Penyelidikan tersebut kata Leonard, dilakukan sejak 22 Maret 2021 atas dugaan indikasi fraud dan penyalahguna kewenangan dalam kebijakan pengelolaan LNG Portofolio di PT. Pertamina (Persero).

"Saat ini tim penyelidik telah selesai melakukan penyelidikan untuk selanjutnya dinaikkan ke tahap penyidikan," ucap Leonard.

Namun, lanjut Leonard, berdasarkan hasil koordinasi dengan KPK, diketahui penyidik KPK saat ini juga telah melakukan penyidikan terhadap kasus yang sama.

Karena itu, kata Leonard, untuk menghindari terjadinya tumpang-tindih dalam penanganan perkara, Kejaksaan Agung RI mempersilahkan KPK untuk melakukan penyidikan. (Adrian)

Kendal, Sulutnews.com - Keharmonisan tiga pilar di Kabupaten Kendal Jawa Tengah yang dibangun melalui sinergitas TNI, Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) menjadi sorotan publik karena mampu menekan ganasnya virus corona. Dandim Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto menegaskan bahwa TNI akan terus menjaga keharmonisan tiga pilar ini demi kemajuan Kendal.

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 76, Iman mengatakan bahwa Kodim 0715/Kendal menggelar lomba film pendek untuk memberdayakan potensi warga Kendal, khusus para seniman insan perfilman. "Ke depan penggalian semua potensi yang ada di Kendal akan kita lakukan dengan berkolaborasi antara TNI, Polri dan Pemda," kata Dandim Kendal usai mengikuti upacara HUT TNI secara virtual di Pendopo Bahurekso Kendal, (5/10/2021).

Dari kolaborasi yang dibangun akan dibentuk satu tim yang akan mempromosikan ikon-ikon yang menjadi potensi di Kendal sehingga bisa go publik dan go internasional.

Iman mengakui, kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT TNI ke 76 tidak digelar seperti tahun-tahun sebelumnya. Pada kondisi masih pandemi seperti saat ini, pemilihan lomba film pendek dirasa lebih tepat daripada menggelar lomba lari 10 km atau lomba sepeda hias seperti yang pernah dilakukan sebelum pandemi.

"Lomba film pendek ini tidak menimbulkan kerumunan tapi tetap tidak mengurangi interaksi TNI dengan rakyat," tegasnya.

Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto mengatakan, hubungan sinergitas tiga pilar di Kendal ke depan tetap akan dijaga dengan satu nafas, satu jiwa untuk memberikan yang terbaik bagi Kendal. Menurut Kapolres, lomba film pendek yang digelar Kodim Kendal merupakan inovasi luar biasa untuk membangkitkan gairah perfilman di Kendal.

"Ke depan kita akan buat tim untuk mempromosikan wisata dan ikon-ikon di Kendal agar lebih maju lagi," tandasnya.

Penggalian semua potensi yang ada di Kendal akan terus dilakukan dalam kolaborasi tiga pilar melalui berbagai event yang ada untuk memajukan potensi yang dimiliki dari anak-anak Kendal. "Kita tidak bisa menggali semua potensi yang ada jika kita sendiri-sendiri. Kita harus berkolaborasi dan kita harus kuat demi keutuhan NKRI dan demi memajukan Kabupaten Kendal," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kendal Dico M Ganinduto melalui Wakil Bupati Kendal Windu Suko Basuki (WSB) mengatakan, atas nama masyarakat dan pemerintah Kabupaten Kendal, mengucapkan selamat memperingati HUT TNI ke-76 kepada keluarga besar TNI dan seluruh masyarakat Kendal. Rasa hormat, bangga, serta apresiasi setinggi-tingginya juga disampaikan kepada para TNI, yang telah berhasil menjalankan tugas pengabdiannya dengan baik, dalam meningkatkan pelayanan publik dan inovatif ditengah masyarakat, salah satunya dalam mencegah, mengantisipasi dan penanggulangan pandemi Covid-19 di Kendal.

Dikatakan, saat ini tren kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal terus mengalami penurunan dikarenakan masyarakat saat ini sudah mulai menyadari akan pentingnya melaksanakan vaksinasi dan menjalankan Protokol Kesehatan dengan benar.

"Pandemi ini tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk tetap berkarya. Kita harus tetap dan terus bergerak serentak mewujudkan masyarakat Kendal yang Handal. Mari kita lalui segala tantangan dengan inovasi dan solusi. Mari kita ciptakan sejarah yang gemilang dan tak terbantahkan oleh dunia," ujarnya.

"Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi TNI yang senantiasa hadir bersama rakyat dan selalu menjalin sinergitas yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Kendal dan unsur vertikal lainnya," imbuhnya.

Kapten Inf Cahyono selaku panitia lomba film pendek mengatakan, lomba yang digelar diikuti puluhan pesrta baik umum maupun pelajar. Lomba digelar sejak 10 September lalu dan ditutup pada 1 Oktober kemarin. "Pengumuman pemenangnya hari ini bertepatan dengan HUT TNI Ke 76," katanya.

Pada lomba kali ini, juara 1 berhasil disabet dari pemuda Karang Taruna dengan film berjudul Kembali Disini, kemudian tingkat pelajar dimenangkan siswa dari Ponpes Sabilurrosyad berjudul Abdi Negara dan untuk juara favorit diraih Adrian PS dengan film berjudul Aku Babinsa.(Ahmad Nasirin)

Cilacap,Sulutnews.com - Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P bersama unsur Forkopimda Kabupaten Cilacap, secara virtual mengikuti Upacara Peringatan HUT TNI yang 76 yang digelar Kodim 0703/Cilacap di Aula Satya Kartika Kodim, Jln Jenderal Sudirman No. D-1 Cilacap, Selasa (5/10/21).

Unsur Forkopimda Kabupaten Cilacap yang hadir diantaranya Bupati H. Tatto Suwarto Pamuji, Dandim Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P., Kapolres AKBP Eko Widianto, Ketua Pengadilan Negeri Cilacap Sukri Sulumin, S.H., MH., Danlanal yang dalam hal ini diwakili Mayor Laut Wijaya, Serta Ketua DPRD Taufik Nurhidayat dan Wakil Ketua DPRD Purwati.

Upacara Peringatan HUT TNI yang 76 sendiri dilaksanakan di halaman Istana Merdeka Jakarta dengan Inspektur Upacara Presiden Joko Widodo dan dihadiri oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko Polhukam Mahfud Md, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Upacara digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai dari memakai masker serta menjaga jarak.

Dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI yang telah menjadi penjaga utama kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia serta membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan lain, mulai dari bencana alam sampai pandemi Covid-19.

Sementara itu di Kabupaten Cilacap, selepas mengikuti upacara HUT TNI, Bupati Cilacap atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap dan Forkopimda mengucapkan selamat hari jadi TNI yang ke 76. Melalui kesempatan ini Bupati berharap kedepan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Cilacap harus kompak, semangat, gotong royong serta bersama sama perang melawan Covid-19 dengan serbuan vaksinasi.

"Targetnya kita Pemda bersama TNI-Polri dan seluruh masyarakat Kabupaten Cilacap di akhir tahun 2021 dan 2022, Cilacap harus bebas dari Covid-19," harap Bupati Tatto Suwarto Pamuji.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim Letkol Inf Andi Afandi juga menjelaskan bahwa peringatan HUT TNI yang ke 76 secara virtual hampir dilaksanakan hampir di seluruh wilayah Indonesia termasuk didalamnya Cilacap yang masih berstatus PPKM Level 3. Terkait hal itu, Dandim berharap agar status ini menjadi evaluasi bersama agar kedepan bisa turun menjadi level 2.

"Hal ini menjadi evaluasi bersama bahwa tugas kita masih panjang, perjuangan kita tidak hanya berhenti disini. Dan inilah refleksi TNI di usia yang ke 76 bagaimana TNI harus tetap solid, profesional dan dicintai rakyat. Tidak ada kata lain bagaimana mengupayakan akselerasi penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Cilacap dalam waktu dekat ini agar bagaimana bisa merubah status level 3 ke level 2. Kita padu bersama, solid, sinergi dan maju terus untuk Cilacap agar lebih baik dan lebih sehat," tegasnya.

Kapolres menambahkan TNI-Polri dan seluruh masyarakat harus solid, kompak dan bekerja keras bersama bagaimana tingkatkan akselerasi pelaksanaan vaksinasi karena menurutnya di Kabupaten Cilacap tergolong masih sangat rendah pencapaian vaksinasinya.

"Kita mengharapkan agar seluruh lapisan masyarakat, Pemda, TNI-Polri mendorong kepada seluruh masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi agar mengikuti vaksin. Karena herd immunity di tahun ini harapan kita bisa tercapai dan Cilacap bisa terbebas dari Covid-19" Tambahnya. (Urip)

Kendal, Sulutnews.com - Pagi yang cerah mendukung kegiatan berkunjung ke Desa Bebengan,Boja.Perjalanan yang lumayan jauh dari Desa Kalirejo,Kangkung untuk sampai ke Boja.Kegiatan ini merupakan program Sahabat Desa Nusantara Kendal.Senin(04/10/2021).

Agenda hari ini Ahmad Nasirin selaku Ketua DPC Sahabat Desa Nusantara Kabupaten Kendal,untuk berkunjung disalah satu desa yang termasuk wilayah Kecamatan Boja,yaitu Desa Bebengan.Pertemuan tersebut berlangsung di Balai Desa Bebengan,Boja yang bangunannya cukup megah dengan dilengkapi berbagai fasilitas,seperti masjid,tempat olah raga,perpustakaan,dan ruang pertemuan yang cukup luas.

Disela pertemuan Ahmad Nasirin dengan Kades Bebengan H.Wastoni disamping membahas tentang potensi desanya,juga ada hal yang menarik yang dibincangkan,yaitu  makam Sunan Bromo,yang merupakan makam bersejarah yang berada di Bebengan.

Makam tersebut ramai dikunjungi berbagai peziarah yang datang dari berbagai daerah.Dan berharap bisa menjadi wisata religi atau situs budaya,yang akan berdampak kemajuan desa,jika makam tersebut banyak pengunjung untuk berziarah.

"Makam Sunan Bromo itu kalau dibangun yang baik dengan dilengkapi fasilitas umum untuk para peziarah,juga akses jalan yang bagus didukung sering pemberitaan di Media sosial maupun media online,tentunya akan berdampak secara ekonomi masyarakat jika nantinya banyak pengunjung",dukungan Ahmad Nasirin kepada Kades Bebengan.

Sementara itu Kades Bebengan tidak menjelaskan tentang sejarah makam tersebut,dirinya juga berharap makam tersebut bisa dibangun lebih bagus,disamping untuk mengenang dan menghormati perjuangan  leluhur,juga bisa mengenalkan sejarah Sunan Bromo kepada generasi muda.

"Terimakasih Mas Ahmad Nasirin sudah berkenan mampir,semoga silaturahim ini tetap berlanjut dan terjalin dengan baik",tutur Kades Bebengan.(*/An)

Kendal, Sulutnews.com - Petani adalah pahlawan untuk negeri,yang berjuang menyediakan bahan pangan untuk seluruh masyarakat.Mereka memang sudah seharusnya diperhatikan dan diprioritaskan.Mulai tanam sampai panen,petani sungguh berjuang agar bisa menghasilkan panen yang baik.Dan mereka berharap agar hasil panen tersebut,bisa meningkatkan kesejahteraannya dan membantu mencukupi tersedianya stok bahan pangan untuk masyarakat.

Bertepatan tanggal 24 September 2021 ini Ahmad Nasirin selaku Ketua DPC Pemuda Tani HKTI Kendal,mengucapkan Selamat Hari Tani Nasional,yang bertempat di rumahnya Desa Kalirejo,Kecamatan Kangkung,Kabupaten Kendal,Jawa Tengah,Jum'at(24/09/2021).

Dia berharap kepada pemerintah agar pertanian menjadi sebuah pekerjaan yang lebih menyenangkan,berbagai kendala dan kesulitan petani agar dibantu solusinya.Mulai permasalahan tersedianya stok pupuk yang cukup,sampai hasil panen dengan harga yang sekiranya bisa membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

"Saya berharap kepada pemerintah dan semua pihak yang punya kewenangan seperti DPR dan semua stakeholder agar membantu petani dalam mencarikan solusi dari setiap permasalahan atau kesulitan petani.Mulai tersedianya pupuk yang cukup,sampai hasil panen dengan harga jual yang baik,sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani.Kalau petani sejahtera,tentu pertanian akan menjadi sebuah pekerjaan yang lebih  menyenangkan,dengan harapan generasi petani akan tetap tumbuh,seperti bangkitnya para pemuda yang terjun dibidang pertanian,tentunya dibarengi dengan inovasi tehnologi dan memperluas pasar hasil pertanian,syukur -- syukur sampai luar negeri.Disinilah kesejahteraan para petani diharapkan akan meningkat,sehingga Indonesia yang dikenal dengan negara agraris(pertanian) benar--benar terwujud masyarakat yang sejahtera",kata Ahmad Nasirin.

Dirinya juga menambahkan,jika benar--benar pertanian diperhatikan maka kesejahteraan petani akan meningkat.Dan tentunya akan membawa dampak ekonomi secara luas,seperti ramai pasar dengan meningkatnya pembeli/konsumen yang petani masih menjadi mayoritas dinegeri ini.

"Semoga dihari tani nasional ini memberi kesadaran semua pihak untuk benar--benar peduli pada nasib para petani demi kemakmuran negeri tercinta ini",pungkas Ahmad Nasirin.(*/AN)

Semarang, Sulutnews.com – Dalam rangka menyambut HUT Lantas Ke 66, Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng menggelar Vaksinasi untuk pengemudi angkutan umum dan ojek Olnine di kota Semarang, acara ini di gelar di taman Raden Saleh, Semarang, Sabtu Pagi, (18/9/21).

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol M Rudy Syafirudin, S.I.K., S.H., menyampaikan, bahwa kegiatan yang diselenggarakan ini, merupakan rangkaian kegiatan lanjutan sebelumnya, yang telah dilakukakan Ditlantas Polda Jateng.

“Pada Kegiatan Pertama kemarin, kami melakukan kegiatan Bakti social, dengan membagikan sembako  untuk warga yang terdampak Covid 19 di Jawa Tengah ini,” Kata Kombes Pol M Rudy Syafirudin, pada awak media di Taman Raden Saleh, Semarng.

Pada kegiatan kedua ini, Dijelaskan Rudy, Ditlantas Polda Jateng menyediakan vaksin sebanyak 28.300 vaksin yang akan dilakukan pada hari ini, di Taman Raden Saleh ini.

“Vaksin ini kami sediakan untuk para pengemudi angkutan umum dan ojek Olnine di kota Semarang. Alhamdulillah antusias dari para pengemudi sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi ini yang di selenggarakan oleh kami,” jelasnya.

Pada tahapan kegiatan berikutnya, Lanjut Rudy, jajaran Ditlantas Polda Jateng akan melakukan kegiatan operasi patuh candi, yang akan di mulai pada hari Senin tanggal 20 September 2021 hingga 3 okteober 2021. Namun, dalam operasi patuh candi ini, Ditlantas Polda Jateng tidak melakukan tindakkan penilangan hanya memberikan edukasi saja.

“Pada operasi patu candi ini nantinya, kami tidak akan melakukan penindakkan penilangan terhadap para pengguna jalan, kami hanya memberikan edukasi kepada mereka, dan juga edukasi mengenai bahaya Covid 19,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan, apabila ada petugas satlantas Polda Jateng yang ada dilapangan dalam operasi Patuh Candi ini, hanya melakukan teguran yang bersifat edukasi dan simpatik terhadap masyarakat pengguna jalan.

“Sehingga apa yang kami lakukan, masyarakat juga merasa nyaman dalam berkendaraan, dan kami pun dalam melakukan tugas dengan baik dan tidak ada halangan apapun,” ucapnya.

Dia juga berharap, tidak ada anggota anggotanya  yang bertugas dilapangan melakukan tindakkan tidak terpuji dalam melakukan operasi Patuh candi ini, dengan menyakiti hati seluruh pengguna kendaraan bermotor di jawa Tengah.

“Ini berlaku di seluruh jawa Tengah, bukan hanya di kota Semarang saja. Bahkan disemua jajaran polres polres juga melakukan kegiatan yang sama dan operasi patuh ini dilaksanakan selama 14 hari kedepan, yang dimulai pada senin pekan Depan,” pungkasnya. (Ahmad Nasirin)

Kendal, Sulutnews.com - Bertempat di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal,pengurus paguyuban kades bahurekso Kendal masa bakti 2021 --2024 dikukuhkan oleh Bupati Kendal Dico M Ganinduto,Selasa(14/09/2021).

Nampak hadir dalam acara tersebut selain Bupati Kendal,juga dihadiri Wakil Bupati Kendal H.Windu Suko Basuki,Ketua DPRD Kendal,Dandim Kendal,Kapolres Kendal,Forkopimda Kendal dan para pengurus paguyuban.

Adapun pengurus paguyuban antara lain Ketua Umum Abdul Malik,Sekretaris Umum Siti Mudrikah dan Bendahara Umum Rusmanto.Dalam sambutannya Abdul Malik mengajak pada rekan -- rekan Kades seKabupaten Kendal untuk guyub rukun dan bersatu dalam mendukung program pemerintah untuk membangun desa,agar masyarakat sejahtera.

"Terimakasih pada rekan -- rekan kades sekabupaten Kendal dan semua pihak yang sudah membantu terlaksananya acara ini dan mari kita guyub rukun,bersatu,bersama--sama mendukung program pemerintah dalam membangun desa,agar tercapai kesejahteraan untuk masyarakat",kata Abdul Malik.

Abdul Malik juga menambahkan untuk bersama -- sama memerangi sampah plastik,agar tidak mencemari lingkungan,diantaranya dengan mengurangi pemakaian botol minuman dari plastik pada setiap acara.

Sementara itu Ahmad Nasirin selaku Ketua Pemuda Tani HKTI Kabupaten Kendal,mengucapkan selamat dan sukses atas dikukuhkannya pengurus paguyuban.

"Selamat dan sukses atas dikukuhkannya teman -- teman pengurus paguyuban kades bahurekso Kendal,masa bakti 2021 -- 2024,semoga amanah.Kami selaku pengurus Sahabat Desa Kabupaten Kendal selalu siap dan mendukung program -- program paguyuban kades,yang pada intinya membangun desa agar tercipta masyarakat yang sejahtera",kata Ahmad Nasirin.

Pada kesempatan yang sama Bupati Kendal mengucapkan selamat kepada para pengurus paguyuban kades dan berharap agar selalu mendukung program -- program pemerintah kabupaten Kendal,antara lain untuk mengurangi sampah plastik dan mendirikan bumdes demi menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Setelah pengukuhan,acara dilanjutkan konfrensi pers.Didepan awak media Bupati berharap agar kita bersama -- sama membangun Kabupaten Kendal dimulai dari diri kita masing -- masing,seperti menjaga kebersihan dan selalu menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus covid - 19.Kemudian acara diakhiri penanaman pohon kendal dialun --alun Kendal oleh Bupati dan Abdul Malik selaku ketua paguyuban.(*/Ahmad)

Banjarnegara, Sulutnews.com - Pandemi Covid 19 yang melanda dunia termasuk Indonesia menjadi pukulan berat bagi masyarakat, termasuk para petani. Pemuda Tani HKTI sebagai salah satu organisasi dengan focus pada bidang pertanian, turut mengambil bagian, turun tangan untuk gotong royong mensupport program pemerintah dalam rangka melawan covid 19 dengan "Gerakan Peduli Prokes Gerakan Pemuda Tani HKTI Peduli Prokes" dilakukan dengan membagi masker kepada keluarga-keluarga petani dan ekosistem perikanan di berbagai daerah yang menjadi binaan Pemuda Tani HKTI yaitu diwilayah Jakarta, Jawa Tengah, Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, dan Flores NTT.

Ketua Umum HKTI Jend (Purn) TNI Dr.Moeldoko menginstruksikan kepada Pemuda Tani HKTI untuk turut berperan, membantu para petani agar mereka bisa beraktivitas dengan tetap taat pada protokol kesehatan, memakai masker disetiap aktivitas.

Hal ini diharapkan agar perang melawan covid 19 bisa cepat diatasi, kita kembali hidup normal kesahatan pulih, ekonomi bangkit Ketua Umum Pemuda Tani HKTI, Rina Sa’adah berpesan "Pemuda Tani HKTI sebagai rumah besar ekosistem pertanian bisa selalu berperan aktif. Pemuda Tani HKTI berperan membantu petani selain akses pasar, penyeraan hasil panen, pembiayaan, juga ditengah wabah covid 19 ini, kita hadir memastikan para petani untuk tetap taat pada protocol kesehatan agar terhindar dari bahaya penyebaran covid". Jelasnya.

Program Pemuda Tani HKTI Peduli Prokes adalah implementasi dari gerakan bersama keluarga besar Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dengan membagikan 10.000 masker kepada masyarakat umum, khusus nya para petani diberbagai daerah di Indonesia.

"Kami di DPD Pemuda Tani HKTI Jawa Tengah menyebar masker ke kelompok tani binaan dan pedagang di 4 Kabupaten Banjarnegara, Wonosobo, Tegal dan Brebes.  Dimana DPD Pemuda Tani HKTI Jawa Tengah punya binaan petani yang cukup banyak. Harapan kami gerakan Pemuda Tani HKTI Peduli Prokes ini turut membantu mengedukasi masyarakat agar selalu taat protokol kesehatan sebagai-bagian dari cara kita melawan penyebaran covid 19," ujar Heriwanto, Ketua DPD Pemuda Tani HKTI Jawa Tengah.(/Ahmad Nasirin)