Jakarta,Sulutnews.com- Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara menggelar simulasi Force Down atau pendaratan secara paksa satu pesawat asing yang melintas di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bertempat di Apron Charlie Lanud Soewondo, Kamis, (30/6/2022).

Dipaksanya pesawat asing itu mendarat setelah terdeteksi radar melintas di langit Negara Kesatuan Republik Indonesia tanpa izin. melihat situasi itu dua pesawat F-16 milik TNI AU dikerahkan untuk memaksa mendarat pesawat asing tersebut ke Lanud Soewondo Medan.

Usai dipaksa mendarat, tim penyidik dan unsur pengamanan terpadu TNI AU (Pomau, Intelijen, dan Kopasgat) segera bergerak untuk mengamankan pesawat asing beserta crew didalamnya.

Setelah berada di areal steril, petugas gabungan dari 12 institusi kementerian dan lembaga yang terdiri dari Polisi Militer Angkatan Udara, Petugas Bea Cukai, Petugas Imigrasi dan Karantina, serta dari Kementerian Perhubungan, secara bergantian melakukan pemeriksaan terhadap dokumen dan fisik dari awak kabin, penumpang serba barang bawaan mereka.

Dalam pemeriksaan itu didapati penumpang pesawat asing dalam kondisi sakit serta Tim Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menemukan barang bukti narkotika yang dibawa salah seorang penumpang. Penumpang yang sakit langsung dievakuasi ke RS Abdul Malik Lanud Soewondo sementara penumpang yang kedapatan membawa narkoba dibawa untuk mengikuti proses hukum lanjutan. Awak kabin yang terlibat dalam penerbangan itu juga menjalani pemeriksaan karena melanggar ketentuan penerbangan di Indonesia.

Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional (Kas Koopsudnas) Marsekal Muda (Marsda) TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M., mengatakan simulasi ini merupakan latihan bagi seluruh petugas dari 12 instansi kementerian dan lembaga yang terlibat apabila ke depannya terjadi situasi yang menuntut dilakukannya pemaksaan mendarat atas pesawat asing yang memasuki wilayah NKRI.

“Ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan TNI AU dalam latihan penanganan pesawat udara asing setelah pemaksaan mendarat (Force Down). Jadi jika ke depan terjadi lagi, kita dari masing-masing instansi tidak lagi khawatir dan sudah tahu apa yang harus kita buat masing-masing. Masing-masing sudah tahu Prosedur Standar Operasi (SOP) nya” kata Kas Koopsudnas, Marsda TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M.

Kas Koopsudnas juga menegaskan, pemaksaan mendarat terhadap pesawat asing, merupakan salah satu opsi yang bisa diambil terhadap pesawat asing yang tidak memiliki izin terbang dan dianggap membahayakan. Opsi lain adalah pengusiran hingga penghancuran terhadap pesawat asing itu juga bisa dilakukan.

Tampak hadir dalam kegiatan simulasi Force Down di Lanud Soewondo diantara, Deputi Bidkoor Pertahanan Negara Mayjen TNI Hilman Hadi, S.I.P, M.B.A, M.Han., Kas Koopsudnas Marsda TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M., Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin, SE, MSi, Waasops Panglima TNI Marsma TNI Kustono, Waasops Kasau Marsma TNI Fahtizet, S.Sos, Dirjian Kodiklatau Marsma TNI Esron Sahat B. Sinaga S.Sos, M.A, Komandan Lanud Soewondo Kolonel Reka Budiarsa, Danwingko III Kopasgat, Para Asisten Kosek I Medan, Para Kadis Lanud Soewondo serta pejabat dari 12 Kementrian/Lembaga Terkait Penanganan Pasca Force Down.

Penulis: ARP

Jakarta,sulutnews.com - Mabes Polri menggelar kegiatan doa bersama lintas agama ditengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76. Acara ini merupakan upaya ikhtiar batiniah untuk kebaikan Bangsa Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, doa bersama seluruh umat beragama di Indonesia ini menjadi pendukung dari setiap langkah dan upaya lahiriah demi membawa Indonesia menjadi lebih maju.

"Tentunya doa lintas agama, malam ini, menjadi sesuatu yang sangat penting. Karena memang, doa ini menjadi salah satu ikhtiar batiniah dari apa yang kita lakukan, selain upaya lahiriah yang selama ini mungkin sudah kita laksanakan bersama," kata Sigit di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022).

Upaya ikhtiar batiniah dan lahiriah ini, ditegaskan Sigit harus terus berjalan beriringan ditengah terjadinya dinamika situasi global yang penuh dengan ketidakpastian. Setelah terjadinya Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia, kini lingkungan global dihadapkan dengan terjadinya konflik dua negara, yakni Rusia dan Ukraina.

"Kita tahu, saat ini kita sedang menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian. Baru saja kita tangani Pandemi Covid-19, kita jaga, kawal kebijakan Pemerintah untuk kembalikan pemulihan ekonomi. Namun muncul masalah baru terkait situasi global yaitu, konflik Rusia dan Ukraina. Sehingga, mau tidak mau ini berdampak juga terhadap situasi yang akan berdampak terhadap krisis pangan dan energi," ujar Sigit.

Tak hanya diperlukan untuk situasi global, upaya ikhtiar batiniah dan lahiriah ini, menurut Sigit, harus dilakukan guna menghadapi perkembangan situasi di dalam negeri. Pasalnya, Sigit menekankan, untuk terus menjaga rasa persatuan dan kesatuan, diperlukan Sinergisitas seluruh elemen masyarakat.

Sigit menegaskan, untuk menghadapi segala bentuk potensi ancaman, gangguan maupun permasalahan di Indonesia, akan dapat dicegah ataupun diselesaikan dengan seluruh elemen bergandengan tangan.

"Saat ini kita sedang menghadapi Pemilu, baik Pilpres, Pileg, dan Pilkada, dan juga meningkatnya penyakit mulut dan kuku (PMK). Ini semua tentu butuh suatu suasana kebatinan untuk sama-sama kita bisa jaga agar seluruh elemen bangsa, tokoh lintas agama, seluruh umat anak bangsa di Indonesia, bersatu untuk hadapi situasi yang ada," ucap Sigit.

Dengan adanya seluruh upaya tersebut, Sigit meyakini bahwa, Negara Indonesia akan tetap berjalan on the track.

Lebih dalam, Sigit meyakini bahwa, Indonesia mampu berjalan on the track dan menghadapi segala tantangan dengan mempersatukan dan mempererat kekuatan keberagaman agama, etnis dan budaya.

Menurut Sigit, kekuatan Bhinneka Tunggal Ika yang dimiliki bangsa ini, akan membawa Indonesia tumbuh dan mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang.

"Menjadi satu kekuatan bersama untuk menghadapi segala macam masalah dalam rangka mewujudkan Indonesia agar bisa kembali tumbuh, dan kita jaga untuk Indonesia bisa terus berjalan menuju visi Indonesia tumbuh dan kedepan, menuju Indonesia emas di tahun 2045," tegas Sigit.

"Tentunya, terhadap hal-hal yang berdampak terhadap polarisasi, tadi kita minta untuk dihilangkan, kita harus bersatu hadapi dan menyongsong Indonesia yang lebih baik," tambah Sigit.

Dalam kegiatan itu, para tokoh agama masing-masing membacakan doa sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Diantaranya adalah;

1. Perwakilan Agama Islam dibacakan oleh, Wakil Ketua PBNU K.H. Zulfa Musthafa.

2. Perwakilan Agama Protestan dibacakan oleh, Pendeta Robert Hutapea.

3. Perwakilan Agama Khatolik dibacakan oleh, Romo David Lerebulan.

4. Perwakilan Agama Hindu dibacakan oleh, Krht Astono Chandra Dana.

5. Perwakilan Agama Buddha dibacakan oleh Bhikku Dhammasubbho Mahthera.

6. Perwakilan Agama Konghucu dibacakan oleh, WS. Sunarta Hidayat.

7. Serta, tokoh lintas agama lainnya yang turut hadir dalam kegiatan doa bersama Mabes Polri ini.

Penulis: ARP

Jakarta,sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus membuka ruang bagi masyarakat dalam memberikan kritik guna menjadikan institusi Polri yang terus melakukan perbaikan kedepannya.

Hal tersebut disampaikan Sigit saat menghadiri acara Hoegeng Awards 2022 di Gedung The Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022).

"Disitulah kami tentunya mencoba untuk memperbaiki diri, membuka ruang untuk di kritik. Sehingga, kita tahu posisi kita dimana dan apa yang harus kita perbaiki," kata Sigit.

Menurut Sigit, kritik, saran ataupun masukan dari masyarakat dijadikan sebagai suatu energi untuk terus melakukan perbaikan. Ia mengibaratkan, kritik tersebut selayaknya obat berupa pil pahit yang harus ditelan.

"Pil itu pahit, tapi, harus kita makan sehingga kemudian kita bisa menjadi sehat untuk membuat organisasi atau institusi ini menjadi baik, jadi dipercaya dan kemudian masyarakat bisa menerima dan puas dengan pelayanan yang diberikan oleh kepolisian," ujar Sigit.

Terkait Hoegeng Awards, mantan Kabareskrim Polri ini mengakui bahwa sosok mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso harus dijadikan panutan dan teladan oleh seluruh personel Kepolisian di Indonesia.

"Pak Hoegeng sebagai contoh teladan. Saya dan kita semua setuju, bahwa Pak Hoegeng bagi kami adalah salah satu teladan, salah satu aset Polri yang kita miliki sampai saat ini. Yang tentunya beliau sangat melegenda sebagai panutan, sebagai teladan di masanya," ucap eks Kapolda Banten.

Menurut Sigit, hal itu harus dijadikan semangat bagi institusi Polri untuk terus berusaha menjadi seperti apa yang diharapkan oleh masyarakat.

"Menjadi pegangan bagi kita semua, menjadi arah bagi kita semua untuk menjadi institusi yang baik seperti yang diharapkan masyarakat, itu bisa terwujud," tutur Sigit.

Sigit menekankan, dengan adanya Hoegeng Awards ini, semangatnya adalah masih ada sosok polisi yang dilihat oleh masyarakat untuk layak mendapatkan label untuk meneruskan semangat perjuangan dari Jenderal (Purn) Hoegeng.

Bahkan, sebanyak 67 ribu personel kepolisian diusulkan oleh masyarakat, untuk meraih penghargaan Hoegeng Awards tersebut.

"Sehingga kemudian, kita betul-betul bisa menjadi Polri yang menjadi harapan masyarakat, karena memang kita butuh support, kita butuh kritik, kita butuh pil pahit untuk menjadi lebih baik. Terima kasih dan selamat kepada rekan-rekan. Dan saya yakin akan tumbuh Hoegeng baru dan semangat keteladanan Hoegeng akan terus kita tanamkan di dalam sanubari dan itu menjadi semangat kami untuk terus menjadi lebih baik," papar Sigit.

Diketahui, dalam acara Hoegeng Awards 2022, penghargaan tersebut diraih oleh tiga sosok polisi teladan. Yakni;

Polisi Berdedikasi

- Kanit Binmas Polsek Muara Gembong Aipda Rohimah

Polisi Inovatif

- Wakapolda Papua Brigjen Eko Rudi Sudarto

Polisi Berintegritas

- Kapolda Gorontalo Irjen Akhmad Wiyagus

Penulis: ARP

BITUNG, Sulutnews.com - Sebanyak 23 personel Polres Bitung mendapat kado spesial Hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022, berupa kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Upacara laporan kenaikan pangkat anggota Polri periode 1 Juli 2022 dan PNS Polri periode 1 April 2022 tersebut dipimpin Kapolres Bitung AKBP Alam Kusuma S. Irawan, Kamis (30/6) pagi, di lapangan apel Mapolres setempat.

Adapun anggota Polri dan PNS yang naik pangkat terdiri dari, Bripda ke Briptu 3 personel, Briptu ke Brigpol 1 personel, Brigpol ke Bripka 7 personel, Bripka ke Aipda 9 personel, Aipda ke Aiptu 2 personel, dan PNS Pengatur Tk I ke Penda 1 personel.

Kapolres Bitung dalam sambutannya mengatakan, kenaikan pangkat ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi personel dalam meniti karir baik sebagai anggota Polri maupun PNS Polri.

“Kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi ini adalah sebagai salah satu prestasi yang saudara peroleh di tahun ini. Selamat atas kenaikan pangkat tersebut,” ujar AKBP Alam Kusuma.

Dijelaskannya, proses kenaikan pangkat di lingkungan Polri dilaksanakan secara selektif, sesuai dengan persyaratan atau ketentuan yang berlaku.

“Kenaikan pangkat bukanlah hak mutlak yang harus diperoleh setiap anggota dan PNS Polri, melainkan suatu kehormatan dan penghargaan yang diberikan kepada personel yang telah menunjukkan prestasi dan dedikasi dalam melaksanakan tugas,” pungkas AKBP Alam Kusuma.

Turut hadir dalam upacara tersebut yakni, Wakapolres Bitung Kompol Andri Permana bersama pejabat utama, perwira, brigadir, dan PNS jajaran Polres Bitung. (/Zulkifli Liputo)

Tomohon, Sulutnews.com - TKC (Tomohon Kijang Community) merayakan Hari Ulang Tahun ke-2 dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial seperti pemeriksan dan pembagian kaca mata gratis, dan donor darah, yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Matani tiga Tomohon Tengah, jumat (1/7/2022).

Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH melalui Assisten Perekonomian Ir Enos Pontororing MSi yang hadir dalam kegiatan  mengatakan apa yang dilakukan Komunitas TKC saat ini patut diapresiasi.

Dalam momen HUT saat ini, diharapkan TKC terus meningkatkan pembangunan dalam berbagai sektor untuk bersama membangun daerah tercinta dan mendukung  percepatan pembangunan nasional, serta menjadi pelopor pelestari nilai-nilai kesetiakawanan sosial.

“Kami mengajak kita semua untuk menopang, mendoakan dan mendukung berbagai program pemerintah Kota Tomohon untuk mewujudkan Tomohon maju, berdaya saing dan sejahtera, didalamnya turut menyukseskan TIFF 2022 dan program lainnya”, urai  Enos Pontororing.

“Atas nama Pemerintah Kota Tomohon menyampaikan selamat hari jadi ke-2 TKC (Tomohon Kijang Community)”, ujarnya.

Ketua TP PKK Kota Tomohon drg Jeand'Arc Senduk - Karundeng yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bakti sosial yang dilaksanakan TKC saat ini tentunya sangat bermanfaat dan berdampak baik bagi masyarakat.

Selamat ulang tahun untuk TKC Tomohon, semoga berbagai program kedepannya berjalan sesuai yang diharapkan.

Kesempatan itu Ketua TP PKK ikut memantau pemeriksaan kesehatan mata dan kegiatan lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut ketua tim kesehatan rumah sakit mata Provinsi Sulawesi Utara dr Devi Pelealu M Biomed. Hadir juga Camat Tomohon Tengah Swasti Yogi Winadio SIP, ketua TKC Ari Pangemanan bersama jajaran pengurus bersama unsur masyarakat.(/Merson)

Tomohon, Suluntews.com - Bertempat di Ruang Pertemuan Walikota Tomohon Jumat 1 Juli 2022 dilaksanakan kegiatan Penyerahan Santunan Kematian untuk Program Peduli Kasih Kota Tomohon dan Korpri

Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sulawesi Utara Bapak Sunardy Syahid, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Minahasa Tondano Ibu Agnes Pujiastuti dan Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E. menyerahkan Santunan Kematian untuk Program Peduli Kasih kepada ahli waris pekerja rentan 5 orang dan ahli waris Korpri 2 orang

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sulawesi Utara, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tomohon, yang telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi BPJS Ketenagakerjaan, Kota Tomohon menjadi percontohan bagi daerah lain Mendorong Kota Tomohon agar bisa mendampingi Provinsi Sulawesi Utara pada Penghargaan Paritrana Awards.

Walikota Tomohon dalam sambutan menyampaikan bahwa  Pemerintah Kota Tomohon dengan BPJS Ketenagakerjaan menjalin komitmen/kerjasama untuk memberikan perhatian kepada pegawai, baik ASN sebagai peserta Korpri, tenaga kontrak dan para pekerja informal lainnya

Hal ini merupakan perlindungan yang bersifat dasar yang bertujuan menjamin adanya keamanan, kepastian terhadap resiko-resiko sosial ekonomi lainnya.

Harapan bersama bahwa komitmen ini akan membantu pekerja yang bekerja pada Pemerintah Kota Tomohon, untuk mendukung kelangsungan hidup keluarga dan kesejahteraan masyarakat.

Hadir juga Jajaran Pemerintah Kota Tomohon terkait dan Jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sulawesi Utara dan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Minahasa Tondano.(/Merson)

Medan Sulutnews.com - Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, Msi Hadiri   Fashion Carnival (Pawai Budaya) dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Ke 432 Kota Medan yang di gelar di Jalan Balai Kota, Kota Medan, Jumat ( 01 Juli 2022).

Acara yang dimeriahkan dengan Pawai Budaya dari 24 Anggota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Wilayah Sumatera Bagian Utara yang meliputi 5 Provinsi yakni Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Kepulauan Riau tersebut berlangsung dengan sangat meriah yang menampilkan adat dan Budaya dari Daerah Masing Masing.

Peserta Pawai Budaya disambut oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution dari podium utama yang berada di Jalan Balaikota tepatnya di depan lapangan Merdeka.

“Kita apresiasi antusias dari para peserta yang ikut Pawai Budaya siang ini, dengan menampilkan keberagaman kesenian serta adat budaya yang multi etnik,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi usai pelaksanaan Pawai Budaya  menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan Ucapan Selamat  dan Sukses  HUT ke – 432 kota Medan.

Wakil Bupati juga mengatakan  semoga dengan pagelaran pawai budaya ini, dapat  menjadi salah satu ajang promosi pariwisata bagi Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Sumatera Utara khususnya.

 “Kami berharap semoga  kebudayaan dan pariwisata di Sumatera Utara bisa terkenal di seluruh nusantara, bahkan sampai keluar negeri,” pungkasnya.(/Daniel)

Kisaran,Sulutnews.com - Ketua DPRD Kabupaten Asahan Baharuddin Harahap , SH, MH memimpin Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Asahan tentang Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi DPRD Kabupaten Asahan Terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2021 di Aula Rambate Rata Raya Sekretariat DPRD Kabupaten Asahan, Jum'at (01/07/2022).

Pada Rapat Paripurna ini ketujuh Fraksi DPRD Kabupaten Asahan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2021.

Dikesempatan ini Bupati Asahan H. Surya, BSc pada pidatonya mengatakan dengan disetujuinya Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 ini, maka untuk tahap berikutnya Rancangan Peraturan Daerah ini akan kami sampaikan Kepada Gubernur Sumatera Utara, untuk mendapatkan Evaluasi, apakah telah sesuai dengan kepentingan umum dan Peraturan Perundang-undangan yang lebih tinggi.

"Dan tak lupa juga saya mengucapkan terimakasih kepada Organisasi Perangkat Daerah yang telah melaksanakan Program dan Kegiatan pada Tahun Anggaran 2021 sebagai mana yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021. Selama dalam Pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, kita mengharapkan untuk dimasa yang akan datang kendala dan kelemahan dalam pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar tidak terulang kembali," harap Bupati Asahan.

Selanjutnya Bupati Asahan mengatakan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp.91.390.001.527,39 yang akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah setelah mendapat evaluasi dari Pemerintah yang lebih tinggi dan selanjutnya dapat ditampung pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P.APBD) Tahun anggaran 2022 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tampak hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten asahan, Anggota DPRD Kabupaten Asahan, OPD dan tamu undangan lainnya.(/Daniel)

Kisaran,Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Asahan menandatangani kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait pemanfaatan sertifikat elektronik melalui Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) untuk mendukung transformasi digital di Aula BSSN, Depok, Jawa Barat, Rabu (29/6/2022).

Derasnya transformasi digital mendorong seluruh kegiatan administrasi diwujudkan dalam dokumen digital. Tantangan mudahnya pemalsuan dokumen digital harus diantisipasi bersama dengan metode yang dapat menjamin keaslian dokumen. 

Salah satu metode penjaminan keutuhan data serta terjaminnya identitas penandatangan, diwujudkan dalam Tanda Tangan Elektronik, khususnya yang telah bersertifikasi.

Kepala Diskominfo Kabupaten Asahan, Syamsuddin, S.H., M.M., mengungkapkan bahwa pada era yang sudah serba digital ini autentikasi data dan integritas data menjadi kebutuhan krusial dalam pengelolaan administrasi dan pelayanan publik pemerintah.

“Hal ini tentunya dapat dicapai melalui pemanfaatan Sertifikat Elektronik sebagai Tanda Tangan Elektronik. Oleh karena itu, pada hari ini Kabupaten Asahan termasuk dari 16 instansi pemerintah daerah yang melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan Sertifikat Elektronik dengan BSSN,” terang Syamsuddin.

Kepala BSSN, Drs Luki Hermawan MSi menyebutkan ruang lingkup kerja sama meliputi penyediaan infrastruktur teknologi informasi yang mendukung penerapan sertifikat elektronik pada layanan pemerintah, penerbitan sertifikat elektronik, pemanfaatan sertifikat elektronik dalam sistem elektronik pada masing-masing instansi, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam pemanfaatan sertifikat elektronik.

"Berdasarkan data yang diolah oleh BSSN, dengan adanya pemanfaatan sertifikat elektronik untuk layanan tanda tangan elektronik di lingkungan instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah, negara telah melakukan penghematan kurang lebih 1,5 triliun," beber Luki.

Luki berharap melalui pemanfaatan sertifikat elektronik ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses birokrasi, sehingga dapat menciptakan pelayanan publik yang mudah diakses, cepat, dan tidak berbelit dalam pemrosesan data, serta tersedianya data yang akurat.

“BSSN siap mendukung pelaksanaan penerbitan sertifikat elektronik, penyediaan pendampingan, pemberian dukungan teknis apabila terjadi suatu permasalahan penggunaan sertifikat elektronik, serta menyediakan dan mengevaluasi pelaksanaan certificate policy," pungkas Luki.

Tanda Tangan Elektronik saat ini sama kekuatannya dengan tanda tangan basah yang dibubuhkan pada dokumen. Kelebihan dari Tanda Tangan Elektronik, terkandung Identitas digital sang penandatangan, yang sudah terintegrasi dengan data kependudukan Indonesia. Ini memperkuat dukungan penjaminan keabsahan dokumen yang ditandatangani.

Melalui Kerja Sama ini, BSSN berkomitmen menyediakan kebutuhan Sertifikat Eletronik, melalui Balai Sertifikasi Elektronik, yang merupakan salah satu dari Penyelenggara Sertifikasi Elektronik yang sudah diakui. Sertifikat Elektronik yang diterbitkan oleh BSrE sudah dilengkapi dukungan aspek kriptografi yang kuat untuk menjamin Tanda Tangan Elektronik tidak mudah dipalsukan.

“Untuk itu kami berharap, semoga dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja sama ini, sertifikat elektronik dapat diimplementasikan dengan penuh komitmen dan langkah konkret, sesuai dengan ruang lingkup kerja sama oleh setiap pihak sehingga pemenuhan aspek keamanan sistem elektronik dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya.(/Daniel)

Kisaran,Sulutnews.com - Dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-76, Bupati Asahan bersama dengan Forkopimda Kabupaten Asahan, Tokoh Agama dan OKP menghadiri doa bersama yang diselenggarakan oleh Polres Asahan di Lapangan Adhi Pradana Polres Asahan, Rabu (29/06/2022).

Pelaksanaan doa bersama ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-76, dan kami mengucapkan selamat datang kepada para tamu dan undangan. Hal ini disampaikan Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira, SIK, MH saat memberikan sambutannya.

Kapolres Asahan juga mengatakan kami keluarga besar Polri Khususnya Polres Asahan memohon Doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Asahan agar tugas yang kami emban kedepan dapat lebih bermanfaat bagi Bangsa dan Negara, doakan terus kami agar tetap sehat, tetap kuat dalam memberikan pengabdian terbaik kepada seluruh masyarakat, doakan kami agar program Presisi yang di canangkan oleh Bapak Kapolri dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Asahan.

Selanjutnya Kapolres Asahan mengajak untuk berdoa bersama agar senantiasa diberikan kerukunan, keharmonisan dan keselamatan agar bisa melanjutkan pembangunan di negeri yang kita cintai ini.

Menutup sambutannya Kapolres Asahan mengatakan kegiatan doa bersama ini sebagai wujud nyata Polisi sebagai sahabat masyarakat yang selalu bersinergi dengan para pemuka agama dan seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari.

Sementara Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan akan mendukung program Presisi yang dicanangkan oleh Bapak Kapolri. Dimana program ini manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Asahan.

Menutup pembicaraannya Bupati Asahan mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-76, semoga Polri semakin dicintai masyarakat dan dapat mengayomi masyarakat khususnya Masyarakat Kabupaten Asahan.

Tampak hadir juga Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Danlanal TBA, Kajari Asahan, Ketua PN Kisaran, Mewakili Dandim 0208/Asahan, Jajaran Polres Asahan, beberapa OPD, Wakil Ketua Bhayangkari Polres Asahan, Ketua MUI Kabupaten Asahan, Ketua Imtaq Kabupaten Asahan, Ketua FKUB Kabupaten Asahan, OKP, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan tamu undangan lainnya.(/Daniel)