Jawa Tengah

Jawa Tengah (250)

Cilacap,Sulutnews.com - Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0703 Cilacap Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo bersama perwakilan prajurit Kodim mengikuti kegiatan Apel Kehormatan dan Renungan Suci Dalam Rangka HUT ke 76 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Cilacap, bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Surengrono Jln. Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Selasa (17/8)  pukul 00.00 WIB dini hari.

Dalam kegiatan Apel Kehormatan dan Renungan Suci tahun ini bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Kapolres Cilacap AKBP Dr. Leganek Mawardi, S.H., S.I.K., M.Si, dan peserta upacara terdiri dari unsur Forkopimda, pejabat Pemerintah Kabupaten Cilacap, dan perwakilan prajurit dari Kodim 0703 Cilacap, Lanal Cilacap, Polres Cilacap dan Satpol PP Kabupaten Cilacap.

Tampak hadir, Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, S.Sos, Kapolres Cilacap AKBP Dr. Leganek Mawardi, S.H., S.I.K., M.Si, Kasdim 0703 Cilacap Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo, Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Timotius Tri Ari Mulyanto, S.H., M.H, Ketua DPRD Cilacap CilacapTaufik Nur Hidayat, Sekda Kab. Cilacap Drs. Farid Ma'ruf, S.T., M.M dan unsur Forkopimda lainya.

Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, penyalaan obor, pembacaan doa serta ditutup dengan penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan.

Usai kegiatan, Kasdim menuturkan bahwa Apel Kehormatan dan Renungan Suci merupakan rangkaian dari kegiatan peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Cilacap tahun 2021.

"Adapun tujuan dari kegiatan yang hikmad ini adalah untuk mengenang jasa para pahlawan kusuma bangsa dan mendoakan arwah para pahlawan yang telah gugur demi membela dan memperjuangkan kemerdekaan negara kita," katanya.

Kegiatan Apel Kehormatan dan Renungan Suci bukan sekedar seremonial semata yang diselenggarakan setiap tahun pada peringat HUT Kemerdekaan RI, namun maknanya lebih dalam sebagai renungan bagi kita semua bahwa kemerdekaan negara dapat terwujud melalui berbagai proses perjuangan panjang yang mana banyak dari pejuang telah gugur demi bangsa dan negara.

"Melalui momentum ini hendakanya dapat dijadikan sebagai motivasi bersama, kita sebagai generasi penerus memiliki kewajiban meneruskan cita cita para pahlawan bangsa guna mengisi kemerdekaan dengan sumbangsih, dengan dedikasi, dengan apa yang yang kita mampu berbuat untuk membangun bangsa ini agar semakin maju, sesuai tema pada peringatan  HUT ke 76 RI, Indonesia Tanggung Indonesia Tumbuh," tegasnya.(/Sugeng)

Cilacap,Sulutnews.com - Wujud peduli terhadap kesulitan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 Kopassus, Kodim 0703 Cilacap dan Pertamina RU IV Cilacap melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) berupa pemberian sembako dan Obat gratis kepada masyarakat Cilacap yang terdampak Covid-19.

Pelaksanaan Bakti Sosial dilaksanakan di dua lokasi berbeda, lokasi pertama di Komplek Obyek Wisata Benteng Pendem Cilacap dan Komplek Tritih Golf Club Cilacap (TGCC) Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Minggu (15/8/21).

Di Komplek Tritih Golf Club Cilacap, pemberian paket sembako diserahkan secara simbolis oleh Komandan Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Danpusdiklatpassus) Kopassus Brigjen TNI Thevi A. Zebua, S.E didampingi Dandim 0703 Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P dan GM Pertamina RU IV Cilacap Eko Sunarno kepada masyarakat di sekitar kilang dan sekitarnya.

Di Area Benteng Pendem Cilacap,  pelaksanaan Bakti Sosial (Baksos), Bakti Komsos Pusdiklatpassus Kapten lnf. Zakaria didampingi Pasiter Kodim 0703/Cilacap bagikan 200 paket sembako untuk masyarakat dan pedagang sekitar yang terdampak Covid 19. Sedangkan di Komplek Tritih Golf Club Cilacap (TGCC) Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, pelaksanaan Baksos Kopassus berupa pemberian 500 paket sembako kepada masyarakat Cilacap.

Dalam kesempatan itu, Danpusdiklatpassus Brigjen TNI Thevi A. Zebua, S.E mengatakan pihaknya bersama sama menggandeng semua pihak, bekerjasama dan bekerja untuk membangun daerah serta saling tolong-menolong karena saat ini masih dalam pandemi dimana banyak masyarakat yang mengalami kesulitan.

"Pemerintah telah memprogramkan dan negara telah menjalankan suatu kebijakan untuk meringankan beban masyarakat kita, tapi itu tidak bisa kita jalankan kalau tidak dibantu oleh semua pihak, disini kita bergandengan tangan dengan Forkompimda, dari Kodim, kemudian dari Polres, pemerintah daerah dan juga dari rekan-rekan semua guna membantu kesulitan masyarakat kita," katanya.

Lebih lanjut, Danpusdiklatpassus menambahkan, dalam hal ini Kopassus sering melaksanakan latihan di Cilacap ini, untuk itu dia berharap juga bisa membantu kesulitan ataupun permasalahan di tengah-tengah masyarakat Cilacap.

"Beberapa waktu yang lalu kami juga melaksanakan kegiatan bakti sosial dan ini adalah rangkaian dari kegiatan tersebut. Saya mewakili dari jajaran Kopassus mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama sama mensukseskan acara Bakti sosial ini," Jelas Brigjen TNI Thevi A. Zebua

Dia berharap dan berdoa, semoga apa yang diberikan ini adalah salah satu contoh bagaimana bergotong-royong dalam mengatasi kesulitan masyarakat, sebagai wujud empati peduli kepada semua rekan dan saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan.

"Kita juga berdoa semoga di masa pandemi ini, kita bisa mampu melewatinya dan jangan lupa program dari pemerintah untuk tetap kita selalu menggunakan masker kemudian mencuci tangan dan menjaga jarak, tingkatkan juga imun agar kita semua bisa menghindari wabah pandemi Covid-19 ini," Harapnya.

Terimakasih kepada bapak Dandim yang sudah mengakomodir segala sesuatunya sehingga acara dapat berjalan dengan lancar," Pungkas Brigjen TNI Thevi A. Zebua.

GM Pertamina RU IV Cilacap Eko Sunarno menambahkan, dalam kegiatan ini, RU IV Cilacap juga ingin berperan serta dalam upaya bagaimana mengatasi pandemi Covid-19. Menurutnya hal ini sebagai wujud peran serta RU IV Cilacap dimana sejak beroperasi mulai tahun 1976, RU IV Cilacap ingin berkontribusi untuk membantu masyarakat di sekitar kilang dan Kabupaten Cilacap pada umumnya sehingga harapannya memberikan dampak positif kepada masyarakat.

"Tentunya ini juga sebagai salah satu wujud kolaborasi kami RU IV Cilacap dengan instansi terkait sehingga terlihat bahwa pengusaha, Instansi pemerintah bersatu padu dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini," Ucap Eko Sunarno.

Tampak hadir, Kabagdiklat Kopassus Letkol Inf Devi Kristiono, Kabagum Pusdiklatpassus Letkol Inf Paruhum Siregar, Para Perwira Pusdiklatpassus, Kapolres Cilacap AKBP Dr. Leganek Mawardi, S.H., S.I.K., M.Si, Kasdim 0703/Cilacap Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo, Kepala Pangkalan Kopassus Cilacap Kapten Inf Lukman, Dansub Denpom IV/1-1 Cilacap Kapten Cpm Ujang Rohmat, Camat Jeruklegi Rosikin, S.Sos M.M, Danramil Kapten Inf Taryun, Kapolsek Jeruklegi AKP. Sulimin S.H dan para Perwira jajaran Kodim 0703/Cilacap. (/Sugeng)

Cilacap,Sulutnews.com - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak pandemi covid 19,  Kodim 0703 Cilacap menggelar Bakti Sosial pemberian sembako kepada warga Pondok Pesantren (Ponpes) Al Barokah Kawunganten.

Pemberian bantuan secara simbolis dilakukan oleh Komandan Kodim 0703 Cilacap Letkol Inf Andi Afandi berupa bantuan sumur Bor yang diterima langsung pihak Ponpes Al Barokah Kawunganten dalam hal ini K.H. Hanif Mas'hud. Didampingi Camat, Danramil dan Kapolsek Kawunganten serta perwakilan Komunitas Trabas Hiu Selatan yang memberikan bantuan ratusan paket sembako secara simbolis kepada para perwakilan santri, Jumat (13/8/2021).

Dalam sambutanya Dandim 0703 Cilacap mengatakan menjadi suatu kebahagiaan di hari yang luar biasa, hari jumat bagi keluarga besar Kodim 0703/Cilacap karena bisa melaksanakan kegiatan sosial bersama Komunitas Trabas Hiu Selatan untuk menjalin silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Barokah Kawunganten pimpinan K.H. Hanif Mas'hud (Gus Hanif).

"Kami bersama sama disini sifatnya social responsibility artinya tanggung jawab kami kepada lingkungan, tanggung jawab kami sebagai teman, saudara. Disini kita ingin bersilaturahmi sekaligus kita memperkenalkan diri dari Kodim sebagai saudara. Saya sebagai pribadi merasa perlu bimbingan dari tokoh agama," kata Dandim.

Lanjutnya, "Satu pesan yang paling penting kepada bapak pengasuh pesantren, juga guru saya, bapak saya, Kodim 0703 Cilacap adalah milik bersama, bukan milik TNI saja, Kodim lahir dari rakyat, dan kami ada saat ini adalah karena rakyat. Kami TNI Polri sebagai anak kandung rakyat tak boleh menyakiti rakyat. Doakanlah kami Kodim 0703/Clp agar selalu amanah dan selalu ada di tengah tengah rakyat, " harapnya.

Dalam kesempatan itu, Camat Kawunganten Muji Utomo, AP. MM mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar Kodim 0703 Cilacap. Menurutnya bantuan ini sangat bermanfaat untuk warga pondok Pesantren Al Barokah Kawunganten guna mendukung kegiatan belajar mengajar santriwan  dan santriwati yang jumlahnya juga sangat banyak.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Kodim Cilacap dan lainya atas kepeduliannya kepada warga kami. Harapan kami dari Pemerintah Kecamatan Kawunganten kegiatan semacam ini dilakukan secara berkesinambungan dalam hal ini bagi para warga pondok pesantren yang notabene mereka adalah warga negara yang menjadi kader kader penerus bangsa yang berakhlak mulia," ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0703 Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P, Ketua IOF Divisi 2x1 Indonesia H. Musliman, Ketua Komunitas Trabas Hiu Selatan H. Lukman, Penasehat Komunitas Trabas Hiu Selatan Law Agwan, Pengasuh Ponpes Al Barokah K.H. Hanif Mas'hud, Camat Kawunganten Muji Utomo, AP. MM, Danramil 09/Kawunganten Kapten Cpm Agus Santoso beserta Babinsa, Kapolsek Kawunganten Iptu Adhi S, SH, Pasi Ops Dim 0703/Cilacap Kapten Chb Sutarman, SH, dan para Danramil.(/Sugeng)

Cilacap,Sulutnews.com - Kondisi cuaca extrim berupa angin kencang (puting beliung) melanda wilayah Desa Sidamukti Kecamatan Patimuan. Akibat kejadian ini salah satu rumah milik warga setempat dikabarkan roboh pada Rabu (11/8) sekitar pukul 14.30 waktu setempat.

Belakangan diketahui rumah tersebut adalah milik Haelani (36) yang sehari hari bekerja sebagai Petani, dengan alamat  Dusun  Langenkepuh RT. 02/RW. 02 Desa Sidamukti, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap.

Diketahui saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong, pemilik rumah Haelani sedang bekerja memanen padi di sawah.

Seorang saksi mata yang juga tetangga korban, Saban (60) menuturkan kejadian berlangsung dengan cepat, diawali pada sekitar pukul 14.30 dirinya baru saja pulang dari sawah.

"Saat di lokasi saya melihat angin kencang yang datang dari arah timur ke arah barat berputar putar di seputaran rumah korban dan saya melihat atap rumah pada kabur beterbangan tidak selang lama kemudian terdengar suara benturan keras  dan seketika rumah Haelani ambruk rata dengan tanah, " tuturnya.

Melihat kejadian tersebut, Saban langsung pergi mencari korban di sawah untuk mengabarkan bahwa rumahnya telah roboh terkena angin kencang. Salah satu warga yang mengetahui kabar itu juga melaporkan kepada aparat terdekat.

Danramil 12 Kedungreja Kapten Inf Tasino yang membina wilayah Patimuan dan sekitarnya menjelaskan setelah mendapat laporan warga terkait adanya kejadian rumah roboh di Desa Sidamukti, pihaknya dalam hal ini Babinsa bersama aparat Kepolisian mendatangi TKP serta mencatat keterangan dari saksi saksi.

"Langkah evakuasi pertama, kami sudah mengkoordinasikan dengan Kepala Desa Sidamukti untuk bekerja sama membantu membersihkan bekas rumah yang roboh. Dari data yang kami terima kerugian materiil dari kejadian ini berupa Rumah bilik dengan ukuran 5x7 meter rusak parah, Diperkirakan kerugian materil sekitar 30 jutaan, dan kerugian jiwa tidak ada," jelasnya.(/Sugeng)

Cilacap,Sulutnews.com - Babinsa Koramil 10/Gandrungmangu Serka Sutrisno turun ke wilayah desa binaan untuk melaksanakan kegiatan monitoring wilayah binaannya sekaligus turut membantu warga melaksanakan kegiatan pembangunan rabat beton di Desa Sidaurip, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Rabu (11/8/21).

Dikatakan Babinsa Serka Sutrisno, selain melaksanakan tugas kewilayahan dengan selalu memonitoring perkembangan desa binaan, juga menjadi kewajiban Babinsa untuk membantu kesulitan maupun pembangunan yang ada di wilayah binaannya tersebut.

"Saat ini kami bersama warga melaksanakan pembangunan rabat beton dengan volume panjang 250 meter dan lebar 2,5 x 0,15 meter. Adapun pembangunan tersebut berasal dari dana Bansus tahun 2021 dari pemerintah yang di teruskan oleh pihak desa, dan pembangunan ini mendapat apresiasi dari warga terlihat mereka antusias dalam bekerja agar pelaksanaan cepat selesai supaya dapat di rasakan bersama sama," Kata Serka Sutrisno.

Ditempat terpisah, Danramil 10/Gandrungmangu Kapten Inf Marjono mengatakan, peran Babinsa di wilayah harus benar- benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain memantau perkembangan wilayah, juga harus membantu masyarakat dan Pemerintah Desa dalam membangun sarana dan prasarana darat seperti rabat beton ini.

Pembangunan jalan ini untuk mempermudah transportasi dan memperlancar perekonomian di desa. Hadirnya TNI melalui Babinsa merupakan wujud sinergi antara TNI dan Rakyat, bahwa TNI ada karena Rakyat. Selain itu program ini merupakan program tahunan yang dilaksanakan, cuma bentuk dari kegiatan di masing-masing desa berbeda-beda," Pungkas Danramil.(/Sugeng)

Cilacap, Sulutnews.com - Guna menangkal penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Cilacap, kegiatan Vaksinasi terus diberikan kepada warga masyarakatnya yang belum tervaksin. Seperti halnya yang dilaksanakan di Balai Desa Mernek, Kecamatan Maos, Selasa (10/8/21).

Kegiatan vaksinasi dalam rangka hari Kemerdekaan RI ke 76, yang dilakukan oleh petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Maos ini diikuti oleh 180 peserta yang terdiri dosis 1 150 orang, dan dosis 2, 30 orang. Dalam pelaksanaannya di pantau langsung oleh Babinsa Mernek Serma T. Setyantoro, Bhabinkamtibmas Bripka Endro Y., Kepala desa Mernek Bustanul Arifin, SH dan perangkatnya.

Dijelaskan Babinsa Mernek Serma T. Setyantoro, berdasarkan data yang dikumpulkan, kegiatan vaksinasi dilaksanakan dengan sasaran 165 orang peserta namun kenyataan diikuti oleh 180 orang peserta yang terdiri 150 orang untuk dosis I dan 30 orang untuk dosis II. "Semuanya terlayani vaksinasi dan ke 180 orang peserta yang hadir, semuanya bisa tervaksin tanpa ada kendala apapun," Jelasnya.

Calon peserta Vaksin sebelumnya juga telah melalui proses vaksinasi mulai dari verifikasi identitas diri, petugas kesehatan melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik sederhana, identifikasi penyakit penyerta kemudian calon penerima vaksin diberikan vaksin covid-19 dan selanjutnya pencatatan hasil. Dan terakhir observasi selama 30 menit untuk monitor ada kemungkinan yang timbul karena adanya vaksinasi tersebut," Imbuhnya.

Sementara itu, di tempat lain, kegiatan vaksinasi juga dilaksanakan di PLTU 2 Bunton Kecamatan Adipala dengan sasaran para pekerja atau karyawan PLTU 2 Bunton. Kegiatan dihadiri General Manager PLTU II Bunton Adipala Kukuh Pambudi, Manager Administrasi PLTU II Bunton Adipala Yus Sudiono, Babinsa Bunton Sertu Kuswanto, Kasi Trantib Kecamatan Adipala Heri dan Babinkambtimas Aiptu Iwan.(/Sugeng)

Cilacap,Sulutnews.com - Musim kemarau telah berdampak pada sulitnya mendapat pasokan air bersih di sejumlah wilayah di Kecamatan Wanareja. Salah satu desa yang mengalami krisis air bersih adalah warga Desa Bantar khususnya Dusun Dusun Sukawera RT. 01 RW. 03.

Sudah beberapa pekan wilayah ini mengalami kesulitan air bersih. Selain karena faktor musim kemarau, sulitnya mendapat air bersih juga disebabkan rusaknya pompa PDAM yang menjadi jantung pemasok air bersih di wilayah tersebut.

Terkait hal tersebut, guna mengatasi krisis air bersih, Babinsa Koramil 16 Wanareja Serda Aris Sutiyono melaksanakan pendampingan pengedropan air bersih bersama BPBD Kabupaten Cilacap di Dusun Sukawera RT. 01 RW 03. Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, Selasa (10/8).

Babinsa Serda Aris Sutiyono menjelaskan Pengedropan air bersih di wilayah Desa Bantar Dusun Sukawera dilakukan terkait permintaan dari pihak Pemerintah Desa Bantar yang salah satunya yakni Dusun Sukawera mengalami kekurangan Air Bersih akibat dampak memasuki musim kemarau dan Gangguan kerusakan pompa PDAM.

"Sampai saat ini Pompa PDAM sedang dalam diperbaiki PSDA Kabupaten Cilacap. 5000 liter air bersih siap dipasok untuk warga di Desa Bantar, adapun di wilayah Dusun Sukawera dengan jumlah sasaran 77 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 309 Jiwa akan dua kali pengedropan total kapasitasnya 1000 liter," jelasnya.

Adapun sarana perlengkapan dari dinas BPBD Kabupaten Cilacap dalam pengedropan air bersih meliputi Armada Tangki kapasitas 5000 liter, Mesin Pompa air dan selang spiral. Guna menjamin kelancaran droping air bersih petugas BPBD didampingi Babinsa yang paham wilayah desa tersebut.

Dalam kegiatan Pengedropan petugas BPBD dan Babinsa juga menghimbau kepada masyarakat Dusun Sukawera agar hemat dan efisien dalam penggunaan air sesuai kebutuhan.

"Saat ini air bersih sudah mulai sulit didapatkan, untuk itu bantuan air bersih yang kita dapat ini hendaknya bisa dimanfaatkan sebaik baiknya untuk kebutuhan rumah tangga. Kita berharap PDAM bisa segera beroperasi kembali sehingga warga tidak kesulitan mendapat air bersih," harapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Pelaksana BPBD Majenang dan Wanareja Basuki Rahmat, Pendamping BPBD Kecamatan Wanareja Arif, Staf Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Babinsa Serda Aris Sutiyono  dan pejabat Kadus setempat.(/Sugeng)

Cilacap,Sulutnews.com - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Jeruklegi dan sekitarnya mulai hari Selasa, (20/7) pukul 23.00 WIB telah menimbulkan dampak banjir. Salah satu titik yang terendam banjir adalah Jln. Raya Jeruklegi- Wangon tepatnya di perbatasan Desa Cilibang dan Desa Jeruklegi Wetan Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap dengan ketinggian air sekitar 1 meter, Rabu (21/7).

Akibat banjir tersebut akses jalan Jln. Raya Jeruklegi- Wangon sementara lumpuh  karena tidak bisa dilewati oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Dikatakan Babinsa 02 Jeruklegi, Serka Budi Suwantoro yang berada dilokasi kondisi terkini pada pukul 07.00 WIB hujan lebat masih mengguyur wilayah Jeruklegi, kemungkinan apabila hujan tidak kunjung reda maka debit air bisa bertambah dan ruas jalan akan terendam air.

"Akibat banjir ini akses jalan lumpuh dan belum bisa dilewati pengguna jalan. Banyak pengendara dari arah Cilacap maupun dari arah Wangon terpaksa terhenti di lokasi tersebut. Sebagian dari mereka menunggu air surut dan banyak juga yang kembali atau balik arah," katanya.

Mengantisipasi perkembangan lebih lanjut, Babinsa Koramil 02 Jeruklegi sudah berkoordinasi dengan aparat terkait, serta membantu mengatur lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan atau kemacetan.

"Banjir ini luapan air dari Desa Cilibang dan Jeruklegi Wetan, karena hujan intensitasnya tinggi maka debit airnya pun sangat besar sehingga saluran air tidak sanggup menampung air hujan dan menyebabkan banjir, selain itu posisi jalan memang rendah jadi rawan terendam  banjir," tambahnya.

Lebih lanjut, Babinsa  masih terus memantau perkembangan situasi dan melaporkan ketinggian banjir.

"Kita akan pantau terus perkembangn situasi, kita semua berharap intensitas hujan berkurang, dan banjir di jalan raya jeruklegi ini dapat segera surut sehingga akses  jalan kembali lancar dan dapat dilewati oleh pengguna jalan," tandasnya.(/Sugeng)

SOLO, Sulutnews.com— Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau serbuan vaksinasi di Solo, Jawa Tengah, Jumat (9/7/2021). Lokasi pertama yang disambangi Gedung Perkumpulan Masyarakat Solo (PMS) dan yang kedua Gedung Wanita Sarana Krida Kusuma.

Kapolri menyampaikan, peningkatan kasus Covid-19 beberapa hari terakhir secara nasional mencapai 38 ribu kasus dan keterisian tempat tidur Rumah Sakit atau Bed Occupancy Rate ( BOR) mencapai 80-90 persen harus diwaspadai.

Untuk itu, Kapolri meminta Forkompimda Jawa Tengah agar betul-betul bisa mengendalikan mobilty indeks dengan mengoptimalkan PPKM Darurat yang didalamnya ada pembatasan pergerakan dengan memisahkan sektor esensial dan kritikal, di luar itu tetap di rumah sehingga laju perkembangan penularan Covid-19 bisa diminimalkan.

“Titik penyekatan dari tingkat Kecamatan dan Kabupaten agar diperiksa betul sehingga bisa menyaring yang boleh lewat,” kata Kapolri dalam keteranganya.

Mantan Kabareskrim Polri itu juga meminta agar PPKM Mikro yang dilaksanakan terus memaksimalkan testing dan tracing, ditambah memperkuat treatment dengan menyuplai obat-obatan ataupun kebutuhan sehari-hari bagi warga yang melakukan isolasi mandiri atau isoman. “Juga kelola limbah Covid dengan baik sehingga tidak menular,” tandas Kapolri.

Disamping itu, guna mempercepat target herd immunity, Kapolri mengharapkan adanya akselerasi Forkompimda untuk memperluas vaksinasi massal sehingga dalam satu minggu masyarakat yang telah mendapat vaksin mencapai 1 juta.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menambahkan, percepatan proses vaksinasi merupakan forumla yang ampun untuk mengurangi kasus positif Covid-19. "Percepatan vaksinasi dengan target masing-masing 4.000 maka diawal Agustus herd iminity bisa tercapai,” kata Hadi.

Seperti diketahui, sasaran vaksinasi Jawa Tengah telah mencapai 5.508.595 orang. Rinciannya dosis pertama 3.772.042 orang (68,48%) dan dosis kedua 1.955.834 orang (35,51%). Rata-rata vaksinasi harian periode 1 sampai 7 Juli  2021 sebanyak 72.466 orang pe hari.

Sementara jumlah titik penyekatan PPKM Darurat  sebanyak 236 titik. Rinciannya 4 titik cek point antar provinsi, 39 titik cek point antar kabupaten/kota 141 pos pembatasan dan 52 pos pengendalian. Jumlah personel yang dilibatkan sebanyak 2.526. (Adrian)

Yagyakarta, Sulutnews.com  - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Rombongan meninjau vaksinasi massal Covid-19 di Gedung Serba Guna Lanud Adi Sutjipto yang menargetkan 1.000 orang disuntik vaksin.

Dalam kesempatan itu, Sigit mengaku siap untuk memfasilitasi seluruh elemen masyarakat yang ingin mengadakan kegiatan vaksinasi massal. Menurutnya, hal itu sebagai upaya untuk akselerasi pembentukan Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona.

"Apabila ada masayarakat berminat untuk mengadakan vaksinasi, TNI-Polri akan membantu untuk memberikan fasilitas dan menyiapkan vaksin sehingga akselerasi terbentuknya Herd Immunity segera tercapai," kata Sigit di Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta, Kamis (8/7/2021).

Mantan Kapolda Banten ini juga mengajak elemen masyarakat ataupun mahasiswa yang menempuh jurusan Kedokteran di DIY, untuk turut serta dan berperan aktif dalam proses vaksinasi massal tersebut.

Sigit berpandangan, semakin banyak kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat, maka target dari Pemerintah untuk menciptakan Herd Immunity bakal segera terealisasi dengan segera.

"Oleh karena itu, dalam kesempatan ini seperti di Yogya banyak sekali Universitas seperti Kedokteran atau tempat lain yang memang memilik tenaga kesehatan, dipersilahkan bagi yang mau bergabung dan mau membantu kegiatan vaksinasi yang diadakan oleh pemerintah baik TNI-Polri dan Dinkes setempat," papar mantan Kabareskrim Polri ini.

Usai meninjau vaksinasi itu, rombongan menuju pos penyekatan Prambanan, Yogyakarta, yang berlokasi di Jalan Solo TWC, Yogyakarta.

Pada kesempatan itu, Sigit kembali memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat soal perlunya dilakukan kebijakan penyekatan. Menurutnya, hal itu sebagai strategi untuk menekan mobilitas masyarakat, sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Upaya yang kami laksanakan salah satunya adalah pembatasan mobilitas karena salah satu kunci penanganan Covid-19 yaitu pembatasan mobilitas," ujar mantan Kadiv Propam Polri ini.

Dari hasil tinjauannya, kata Sigit, dalam proses penyekatan belakangan masih ditemukan kemacetan dan kepadatan. Namun, menurut Sigit, kejadian di awal kebijakan itu lantaran masih ada warga yang belum memahami soal kategori esensial dan kritikal terkait syarat pelaku perjalanan.

Setelah dilakukan sosialisasi yang masif saat ini  masyarakat sudah jauh lebih memahami soal kategori sektor tersebut. Serta, adanya kesadaran bahwa apa yang dilakukan ini berdasarkan tujuan untuk menyelamatkan seluruh rakyat Indonesia.

"Oleh karena itu, perlu di sosialisasikan dan hari ini Alhamdulillah masyarakat perlahan sudah mulai paham bahwa yang boleh bekerja yang esensial dan kritikal. Semua yang kami lakukan ini adalah demi keselamatan rakyat," tutup Sigit. (Adrian)