Jawa Tengah

Jawa Tengah (246)

Yogyakarta,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewakili keluarga besar institusi Polri menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas  wafatnya mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun, tentunya dalam kesempatan ini kita semua mengucapkan turut berduka cita kepada seluruh keluarga," kata Sigit saat melayat Buya Syafii di Masjid Gede Kauman, Jumat (27/5/2022).

Dalam hal ini, Sigit menyatakan bahwa Buya Syafii, adalah sosok tokoh dan bapak bangsa yang selalu memberikan pesan-pesan positif kebangsaan.

"Kita telah kehilangan tokoh dan bapak bangsa yang selama ini selalu memberikan pesan-pesan kepada kita semua. Tentunya kita semua kehilangan," ujar Sigit.

Meski telah kehilangan sosok tokoh dan bapak bangsa, Sigit berharap, semua pesan positif ataupun amanah yang selalu disampaikan Buya Syafii harus terus bisa dilanjutkan oleh generasi penerus bangsa saat ini.

"Namun demikian apa yang menjadi pesan, apa yang menjadi amanah beliau tentunya akan terus kita lanjutkan. Sehingga bangsa ini tentunya kita harapkan bisa menjadi lebih baik dan tentunya kita doakan almarhum Husnul Khotimah dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan," ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit menekankan, sosok Buya Syafii akan terus menjadi teladan dalam mewujudkan Bangsa Indonesia yang jauh lebih baik lagi kedepannya.

"Dan semuanya bisa berjalan dengan lancar, aman dan semua yang menjadi amanah serta teladan beliau tentunya jadi kewajiban kita semua untuk terus melanjutkan," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Yogyakarta,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menutup kegiatan festival musik jalanan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76 di museum Benteng Vrederburgh, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (26/5/2022) malam.

"Baru saja kita melaksanakan kegiatan penganugerahan terhadap 10 peserta finalis terbaik festival musisi jalanan yang kita selenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Bhayangkara ke-76. Tentunya ini bagian dari rangkaian yang ada," kata Sigit.

Menurut Sigit, kegiatan ini mewakili komitmen dari Polri yang terus berbenah dan memperbaiki diri dalam memberikan wadah ataupun membangun ruang demokrasi bagi masyarakat yang positif demi menjaga persatuan dan kesatuan Negara Indonesia.

Dalam memberikan ruang demokrasi, Sigit menekankan, Polri telah membuat beberapa kegiatan untuk masyarakat menyampaikan aspirasi dan ekspresinya. Sebelum festival musik ini, Korps Bhayangkara telah sukses menggelar lomba mural dan orasi.

"Maka hari ini kita ajak rekan-rekan untuk memanfaatkan musik sebagai bagian dari kegiatan perayaan hari bhayangkara, untuk bisa digunakan menyampaikan ekspresi. Jadi ini ruang-ruang demokrasi yang kita bangun untuk selalu dimanfaatkan. Karena kita lihat banyak seniman-seniman besar yang kemudian juga menyampaikan ekspresi-ekspresi melalui musik," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Kegiatan festival musik Bhayangkara 2022 yang bertemakan 'Setapak Perubahan, Pesan Cinta Untuk Indonesia' ini dibagi ke dalam dua sub tema, yakni 'Suara Hati untuk Polri' dan 'Persembahan Karya Jalanan untuk Indonesia'. Komunitas musisi jalanan hingga kelompok musisi difabel diberikan kesempatan menyalurkan, kritik, saran dan aspirasinya dalam kegiatan tersebut.

Lebih dalam, menurut Sigit, penyampaian ekspresi atau aspirasi melalui musik bisa menjadi lebih efektif dan dapat mewakili suara hati masyarakat luas. Sehingga, pesan yang disampaikan kepada para pemangku kebijakan akan lebih mudah diserap.

"Tentunya kami akan terus mendorong hal-hal seperti ini. Sehingga disatu sisi bagaimana kita menghadapi situasi di tahun politik tentunya akan banyak kegiatan yang menjadi bagian dari menyampaikan ekspresi. Yang selalu kita ingatkan bagaimana bahwa ruang demokrasi dan politik tersebut dapat kita manfaatkan dengan baik, dengan memanfaatkan ruang ekspresi yang betul-betul bisa kita jaga, kita salurkan secara positif," ucap eks Kapolda Banten tersebut.

Meski begitu, Sigit menekankan, yang paling terpenting adalah penyampaian ekspresi di ruang demokrasi tersebut, tetap selalu mengutamakan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

"Namun disisi lain aspirasi tersebut, yang paling penting adalah bagaimana kedepan kita selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Walaupun kita berbeda-berbeda, karena kemajemukan, itu yang harus kita jaga. Polri tentunya selalu siapa mengawal, mengamankan ruang demokrasi yang tentunya menjadi bagian untuk terus-menerus harus diisi, diekspresikan sebagai bentuk kritis kita, bentuk kepedulian, kecintaan kita terhadap masyarakat, bangsa dan negara," papar Sigit.

Sebelum mengakhiri pernyataannya, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, dewan juri, musisi jalanan dan pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara festival ini.

Sigit berharap, dengan adanya ruang aspirasi dan ekspresi ini, seluruh kritik ataupun masukan dapat dijadikan bahan evaluasi untuk menjadi institusi yang lebih baik lagi kedepannya agar dapat semakin dicintai dan menjadi seperti yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia.

"Silahkan untuk sampaikan hal-hal yang khususnya buat kami Polri untuk bisa di kritik. Sehingga kita juga mendapatkan masukan-masukan, untuk kita terus berbenah diri. Dan tentunya kami juga titip kepada seluruh musisi jalanan bagaimana kita terus membangun kecintaan terhadap Bangsa dan Negara Indonesia," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Pati,Sulutnews.com - Kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi di Kabupaten Pati diungkap tim Direktorat Tipidter Bareskrim Polri.

Dalam kasus yang disebut sebagai yang terbesar sepanjang 2022 tersebut Polisi menetapkan 12 orang tersangka.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat memimpin konferensi pers ungkap kasus di TKP Gudang PT Aldi Perkasa Energi di Jl. Juwana-Pucakwangi, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati pada Selasa, (24/05/2022) siang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kadivhumas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto, dan General Manager Pertamina Jateng, Dwi Puji Ariestya.

Di hadapan sekitar 60 awaknmedia, Kabareskrim mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2022 Polri telah berhasil mengungkap 230 kasus dan menangkap 335 tersangka kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi.

"Kasus yang digelar ini terungkap pada 18 Mei 2022 lalu dan merupakan yang terbesar sepanjang tahun 2022. Petugas berhasil mengamankan sejumlah pelaku di beberapa wilayah Kabupaten Pati," terangnya.

TKP pertama yang berhasil diungkap berada di sebuah gudang di jalan Pati-Gembong, Kelurahan Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Selanjutnya dari hasil pengembangan terungkap TKP kedua yang berada di gudang di Jl. Juwana-Pucakwangi, Desa Dukuhmulyo, Kec. Jakenan, Kab. Pati, Jawa Tengah.

Petugas selanjutnya juga mengamankan rombongan mobil heli (pengangkut BBM yang modifikasi) yang ditangkap TKP ketiga di Jl. Juwana Puncakwangi Desa Dukuhmulyo, Kecamatan Jakenan.

Masing-masing dari 12 tersangka yang ditangkap, memiliki peran spesifik mulai dari pemilik modal sampai dengan pengangkut BBM jenis solar bersubsidi tersebut.

Adapun para tersangka yang diamankan masing-masing berinisial MK sebagai pemilik gudang, EAS sebagai pemodal, AS sopir mobil heli, MT sopir mobil, SW sopir mobil, FDA sopir mobil, FDA sopir mobil, AAP kepala gudang, MA sopir truk tangki kapasitas 24 ribu liter, TH sopir truk tangki kapasitas 24 ribu liter, JS pemodal, AEP sopir mobil, dan S sopir mobil.

"Modus para pelaku yakni dengan cara menampung BBM jenis solar bersubsidi di gudang tempat penyimpanan yang diperoleh dari sejumlah SPBU. Mereka mengangkut solar menggunakan kendaraan yang sudah di modifikasi kemudian dikirim," ungkapnya.

Dari sejumlah SPBU tersebut, para pelaku membeli solar subsidi seharga Rp.5.150,- per liter. Solar tersebut kemudian dijual ke pemilik gudang seharga Rp. 7.000 perliternya.

Oleh para pemilik gudang, BBM solar subsidi yang telah dibeli tersebut kemudian diangkut menggunakan mobil truk tangki kapasitas 24.000 liter dan 16.000 Liter dan dijual ke kapal-kapal nelayan senilai Rp. 10.000 hingga Rp. 11.000 per liternya.

"Kami juga telah mengamankan Kapal Tanker bernama Permata Nusantara di Pelabuhan Tanjung Priok yang memuat 499 ribu liter solar diduga hasil dari proses penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dilakukan para tersangka," tuturnya.

Tindak pidana tersebut dilakukan para tersangka sejak tahun 2021 hingga sekarang. Diperkirakan omzet yang diraup dari kejahatannya mencapai 4 milyar rupiah.

"Ini (penindakan penyalahgunaan BBM subsidi) merupakan upaya yang terus menerus kita lakukan guna melindungi masyarakat dari perbuatan oknum yang menyalahgunakan BBM bersubsidi," pungkasnya.

Sementara Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan, pihaknya terus menerus berkoordinasi dengan Pertamina untuk melakukan monitoring distribusi hingga penjualan BBM di pasaran.

"Lewat satgas Puser Bumi, Polda Jateng bekerjasama dengan Pertamina untuk memantau BBM di pasaran. Masalah monitoring distribusi dan penyaluran BBM merupakan salah satu arahan penting Kapolri dan ini tentunya ini wujud pelaksanaan dari kebijakan Presiden, " kata Kapolda.

Atas keberhasilan Polri mengungkap kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi ini, Dwi Puji Ariestya selaku General Manager Pertamina Jateng memberikan apresiasi tinggi. Dirinya mengungkapkan akan terus berkoordinasi dengan Polri untuk mengamankan penyaluran BBM di wilayah Jateng.

"Bila ada kelangkaan di suatu tempat, pasti kita laporkan ke Polda. Kemudian kita turun ke lapangan bersama untuk melihat penyebabnya. Atas prestasi yang luar biasa ini saya mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya," kata dia.

Atas perbuatannya dalam menyalahgunakan BBM solar bersubsidi pemerintah, para tersangka dijerat dengan Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas sebagaimana telah diubah dengan pasal 40 angka 9 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan ancaman hukuman maksimal 6 (enam) tahun penjara dan denda paling tinggi 60 milyar rupiah.

Penulis: ARP

Cilacap,Sulutnews.com - Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo menghadiri Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke -114 Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Cilacap yang diselenggarakan Pemkab Cilacap bertempat di Alun - alun Kabupaten Cilacap Jln. Sudirman No. 32 Cilacap, Jumat (20/03).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, S. STP., MSI, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, S.Sos, Dandim 0703/Cilacap yang diwakili Mayor lnf Drs. Abdul Asis Lallo, Wakapolres Cilacap Kompol Suryo Wibowo, S.I.K, Kepala Kejaksaan Cilacap Sunaryo, SH., M.H, Wakil Pengadilan Negeri Cilacap Indrawan, S.H., M.H, Wakil Ketua Pengadilan Agama Cilacap Drs. Khairuddin, M.H, Wakil Ketua DPRD Cilacap Saiful Musta'in, para Asisten Setda Kabupaten Cilacap, Kepala OPD Kab. Cilacap dan peserta upacara dan tamu undangan lainnya.

Bertindak selaku Inspektur upacara Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Komandan Upacara Kapten Cba. M lsa Saefudin yang sehari hari menjabat sebagai Danramil 07/Maos, Perwira Upacara Kapten Cpm. Agus Santoso pejabat Danramil 01/Cilacap.

Adapun susunan pasukan upacara terdiri dari 1 SST bersenjata dari Kodim, 1 SST Lanal Cilacap dan 1 SST Polres Cilacap, 1 SST Satpol PP, 1 SST Dishub, 1 SST Linmas, 2 Kompi ASN Kabupaten Cilacap dan 1 SST Korsik dari SMA 5 Negeri Cilacap.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan lnformatika Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji mengatakan Tahun ini, kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-114. Pada tahun ini, "Ayo Bangkit Bersama”

menjadi tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional sebagai bentuk seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi COVID-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai seremonial saja. Guna memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional, mari sejenak kita telaah sisi historis di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme lndonesia.

"Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antar golongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan Bangsa.

Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan," katanya.

Didirikan oleh Dr. Sutomo beserta para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) pada tahun 1908, Boedi Oetomo lahir untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari Bangsa bangsa lain. Organisasi yang menyatukan pergerakan di lndonesia dari yang bersifat kedaerahan menjadi nasional dengan tujuan akhir kemerdekaan.

Tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertamanya ialah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat dengan fokus pergerakan di bidang

pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan. Boedi Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia.

Kelahiran Boedi Oetomo mempelopori terciptanya organisasi pergerakan di masa selanjutnya seperti Indische Partij, Perhimpunan lndonesia dan Muhammadiyah.

"Saudara - saudari Sebangsa dan Setanah Air, kiranya, semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk kita kontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini. Di tengah krisis pandemi COVID-19 dan konflik Ukraina - Rusia yang menyebabkan kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil, kita patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa," tandasnya

 (Pendim)

Cilacap,Sulutnews.com - Komandan Kodim (Dandim) 0703 Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P secara resmi menerima Program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2022. Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Naskah dan Penyerahan Proyek TMMD oleh pihak Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam hal ini Wakil Bupati Cilacap Samsul Aulia Rahman, S.STP,.M.Si, dalam kegiatan Upacara Pembukaan TMMD yang digelar sederhana bertempat di Aula Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Rabu (11/05).

Tampak hadir Wakil Bupati Cilacap Samsul Aulia Rahman,S.ST, .MSi, Dandim 0703/Clp Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P, Pasi 0ps Lanal Cilacap Mayor Laut (P) Subandi, Asisten satu Sekda Kab.Cilacap Dian Setyabudi, Sekertaris Dispermades Kab.Cilacap Adi Prabowo, wakil Ketua DPRD Kab.Cilacap Mustangin, Ketua Pengadilan Agama Kab. Cilacap Drs.Muhamad Ihsan,M.H, Dansub Denpom IV/1-1 Kapten CPM Ujang, para Danramil jajaran Kodim 0703/ Cilacap dan perwakilan BUMN-BUMD Kab. Cilacap.

Hadir juga unsur pejabat Forkopimcam Patimuan, Camat Patimuan Prio Sutikno, S. Sos. M.Si, Danramil 12/Kedungreja Kapten Inf Saidin, Kapolsek Patimuan Iptu Sugeng Iswantoro para Kades se-Kecamatan Patimuan, dan para tamu undangan serta masyarakat setempat.

Dalam sambutan Bupati Cilacap yang dibacakan oleh Wabup Samsul Aulia Rahman mengatakan TMMD merupakan salah satu upaya bersama untuk merawat, menjaga dan melestarikan kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang ada dalam masyarakat saat ini.

"Melalui TMMD, kita dapat bersinergi, bahu membahu dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara baik, memberantas narkoba memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme," katanya.

Karena tidak mungkin, hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja dalam mengatasi permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Semua harus bersinergi serta bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut.

Senada dengan apa yang disampaikan Bupati, Dandim menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2022 akan dilaksanakan selama 30 hari dimulai tanggal 11 Mei 2022 sampai dengan  9 Juni 2022 dengan sasaran fisik meliputi Pembangunan Talud dengan volume 905 x 1.5 x 0,5 Meter, Pembangunan/Rehab MCK 2 unit dan pembangunan Pendukung TMMD berupa Pemugaran Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 14 unit.

Kegiatan Non Fisik, antara lain pembinaan Kader Bela Negara dan Penanaman Nilai-nilai Pancasila, pembinaan Usaha Masyarakat dan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Mendukung Kemandirian Pangan, pembinaan anti radikalisme dan anti narkoba, pembinaan terkait generasi muda, kelompok perempuan, kelompok disabilitas. Kegiatan lainya sesuai tugas pokok dan dan fungsi OPD yang membidangi, pembuatan KIA serta pelayanan KB gratis.

"Adapun tujuan atau manfaat dari program TMMD ini adalah untuk melancarkan arus transportasi, meningkatkan taraf hidup masyarakat, meningkatkan kesadaran masyarakat agar berperan aktif dalam pembangunan dan meningkatkan ketertiban serta keamanan masyarakat," tutup Dandim.(/Sugeng)

Cilacap,Sulutnews.com - Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E bersama Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji melakukan Peletakan batu pertama pembangunan Lapangan Basket di lapangan eks Batalyon 405 Cilacap. Sabtu (30/04/2022)

Hadir dalam acara tersebut Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf  Andi Afandi, S.I.P, Wakil Bupati Cilacap  Syamsul Aulia Rachman, S. STP, MSI, Sekda Cilacap Awaluddin Muuri, AP, MM, Tokoh Agama KH. Hasan Makarim, Direktur Teknis dan Operasi S2P Irfan, para Pasi serta Danramil Kodim 0703/Cilacap.

Dalam sambutannya Danrem 071/Wijayakusuma menyampaikan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi saya diundang untuk meletakan batu pertama Lapangan Basket standar internasional yang sangat membanggakan.

“Hari ini kita patut bersyukur karena lapangan eks batalyon 405 diperdaya gunakan oleh Pemda atas kerjasama Bupati Cilacap dan Dandim 0703/Cilacap,”Ujarnya.

“Semoga Kabupaten Cilacap kedepannya bisa menjadi sportcity anak-anak mudanya dan  bisa berkarya dalam bidang olahraga, khususnya Basket,”Ungkap Danrem.

Pembangunan lapangan Basket ini merupakan bantuan dari PT. S2P PLTU Karangkandri bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Kodim 0703/Cilacap.

Dengan adanya sarana Lapangan Basket kedepan anak-anak muda khususnya di Kabupaten Cilacap diharapkan lebih kreatif dan lebih professional, sehingga akan melahirkan bibit-bibit atlet yang handal.

 (Tarone)

Cilacap,Sulutnews.com - Kelangkaan minyak goreng berakibat meningkatnya harga minyak goreng di pasaran. Hal ini tentu sangat berdampak bagi masyarakat terutama masyarakat kalangan menengah ke bawah. Terlebih lagi pada saat mereka menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan 1443 Hijriyah tahun 2022.

Namun menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriyah Tahun 2022 masyarakat khususnya di Kabupaten Cilacap, mendapatkan angin segar, mereka bisa bernafas lega karena mendapat bantuan minyak goreng gratis untuk mereka. Bantuan minyak goreng yang berasal dari Korem 071/Wijayakusuma,Kodam IV Diponegoro ini disalurkan oleh Kodim 0703/Cilacap kepada masyarakat melalui Babinsa Koramil jajarannya.

Tidak hanya warga Kabupaten Cilacap, 6 Ton minyak goreng bantuan dari Satuan Korem 071/Wijayakusuma Kodam IV Diponegoro telah digelontorkan keseluruhan kepada Kodim Jajaran dan harus dibagikan kepada masyarakat. Minyak goreng dibagikan secara gratis untuk masyarakat yang membutuhkan.

Pembagiannya pun dilakukan secara bertahap, untuk Kodim Cilacap hari ini menyalurkan 380 Liter Minyak goreng dari total keseluruhan 6 Ton Minyak goreng yang dibagikan ke semua Wilayah cakupan Korem 071/Wijayakusuma yang meliputi Cilacap sampai dengan perbatasan Kebumen di sektor Pantai Selatan, Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga di sektor tengah, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan dan Batang di sektor Pantai Utara.

Di wilayah Kabupaten Cilacap, mekanisme pembagian disalurkan door to door atau dari pintu ke pintu oleh Babinsa yang tersebar di 18 Koramil jajaran Kodim 0703/Cilacap dimana setiap kepala rumah tangga mendapatkan satu liter minyak goreng. Penyaluran tidak hanya warga di perkotaan, melainkan menjangkau warga pedesaan seperti daerah pegunungan terpencil dan daerah pesisir pantai.

Pihak Korem maupun Kodim berharap dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, terutama masyarakat yang kesulitan mendapatkan atau membeli minyak goreng. Hal ini diungkapkan Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P saat berada dilapangan memantau pendistribusian minyak goreng kepada masyarakatnya, Kamis (28/4).

"Masyarakat yang menerima bantuan adalah masyarakat yang kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau. Bantuan yang diberikan oleh Korem 071/Wijayakusuma yang didistribusikan oleh Kodim 0703/Cilacap diharapkan mampu menyentuh masyarakat yang saat ini kesulitan mendapatkan minyak goreng," Ungkap Dandim.

Sehingga harapannya kedepan sesuai dengan prinsip 8 Wajib TNI yang ke 8, kita hadir beserta seluruh stakeholder untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya," Pungkas orang nomor satu di Kodim 0703/Cilacap tersebut.

 

Dariyah (51)salah satu warga Desa Sidanegara Kecamatan Cilacap Tengah merasa senang dengan adanya bantuan minyak goreng gratis ini. Ia menyampaikan terimakasih atas kepedulian Korem 071/Wijayakusuma melalui Kodim 0703/Cilacap yang telah memberikan bantuan minyak goreng gratis kepadanya serta masyarakat sekitar. Kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau, terbantu dengan adanya bantuan ini terlebih lagi menjelang Idul Fitri 1443 H. 

"Melambungnya harga minyak goreng tentu sangat terasa bagi kami. Namun dengan adanya bantuan minyak goreng ini, tentu sangat membantu apalagi menjelang lebaran. Atas bantuan ini, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Korem 071/Wijayakusuma dan Kodim Cilacap yang telah peduli memberikan minyak goreng secara gratis, sekali lagi terima kasih pak," Ungkapnya. (*/Sugeng)

Semarang,Sulutnews.com – Semakin hari perubahan iklim semakin dirasakan bahkan sangat mengkhawatirkan. Setiap insan diharapkan dapat mewujudkan langkah nyata dalam kesehariannya untuk bersama-sama menangani isu perubahan iklim tersebut, seperti di bidang lingkungan yang mendukung ke arah penerapan Environment, Social, and Governance (ESG). PT Federal International Finance (FIFGROUP) memulai langkah tersebut dengan menggunakan panel surya yang merupakan perangkat pembangkit listrik di sejumlah cabang.

ESG sendiri merupakan sebuah standar operasional yang merujuk pada tiga kriteria utama, yaitu environment (lingkungan), social (sosial), dan governance (tata kelola institusi) sebagai instrumen dalam mengukur dampak dan keberlanjutan (sustainability) dari sebuah investasi pada suatu perusahaan ataupun negara.

Sebagai inisiatif untuk mendukung program dan komitmen ESG tersebut dan juga sebagai salah satu program keberlanjutan perusahaan, FIFGROUP yang merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk di bidang jasa pembiayan ritel melakukan instalasi panel surya sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Caption : Marketing Director FIFGROUP, Antony Sastro Jopoetro dan Human Capital, General Support, and Corporate Communication Director FIFGROUP, Esther Sri Harjati bersama-sama memegang spanduk peresmian panel surya beserta dengan Kepala Wilayah Jateng 1, Roy Paham Manurung dan Kepala Cabang Yogyakarta, Vembri Darmawan serta seluruh karyawan FIFGROUP Yogyakarta menjelang pelepasan balon berwarna biru dan putih saat peresmian pemakaian panel surya di FIFGROUP Yogyakarta.

Pada tahun ini, FIFGROUP melakukan instalasi panel surya di tujuh cabang, secara bersamaan pada bulan April dan Mei, yaitu Cabang Yogyakarta, Semarang, Cirebon, Bandung, Jakarta, Depok, dan Cabang Padang. Panel surya yang dipasang memiliki kapasitas masing-masing 10,8 kilowatt-peak (KWp). Untuk tahap pertama pada hari ini Senin, 11 April 2022, instalasi panel surya tersebut mulai dilakukan di Cabang Yogyakarta dan Semarang, sedangkan sebelumnya FIFGROUP telah melakukan instalasi panel surya di Cabang Pamulang pada tanggal 31 Juli tahun 2019.

Apabila kita mengasumsikan pemasangan panel surya dengan kapasitas 10,8 KWp ini ditujukan untuk rumah dengan listrik subsidi pemeritah yang memiliki daya 450 watt, maka panel surya tersebut mampu menyuplai listrik untuk 24 rumah atau setara juga dengan 12 rumah yang memiliki daya 900 watt.

 Sistem On-Grid

Panel surya yang dipasang di kedua cabang di atas menggunakan sistem on-grid, yaitu rangkaian panel surya yang terhubung dengan jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kelebihan daya yang dihasilkan oleh panel surya pada sistem on-grid ini akan dikirim ke jaringan PLN yang selanjutnya menjadi daya surplus untuk bisa digunakan. Dengan demikian, penggunaan sistem tersebut dapat menghemat biaya listrik.

Human Capital, General Support, and Corporate Communication Director FIFGROUP, Esther Sri Harjati, mengatakan : “Sebagai upaya mendukung program ESG dalam melestarikan lingkungan, FIFGROUP melakukan instalasi panel surya di sejumlah cabang untuk mengurangi emisi karbon dioksida dari penggunaan listrik pada operasional bisnis kami,” kata Esther.

Lebih lanjut, Esther menyebutkan instalasi panel surya ini diharapkan dapat menjadi program keberlanjutan perusahaan. “Semoga kegiatan ini dapat terus dilakukan kedepannya dan dapat bermanfaat serta memberikan dampak positif,” tutur Esther.

Seirama dengan Esther, Information Technology (IT), Business Development (BD), Corporate Planning (Corp Plan), Risk, Customer Relationship Management (CRM), and Digital Director FIFGROUP, Indra Gunawan, mengatakan bahwa : “Melalui peresmian solar panel di cabang ini diharapkan mampu memberikan semangat baru dalam pemanfaatan EBT yang penggunaannya memiliki dampak baik bagi lingkungan,” tutur Indra ketika melakukan peresmian di Cabang Semarang.

Sementara itu Marketing Director FIFGROUP, Antony Sastro Jopoetro mengatakan bahwa implementasi program tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak yang terlibat di dalamnya.

“Melalui program instalasi panel surya ini, diharapkan dapat mendorong semangat kolaborasi yang sinergis guna mendukung ESG untuk pelestarian lingkungan,” kata Anton ketika peresmian panel Surya di Kantor Cabang FIFGROUP Yogyakarta.

Bumi kian panas

Berdasarkan data World Meteorological Organization, setiap tahunnya bumi kian menjadi panas ditandai dengan peningkatan suhu global yang sudah mencapai 1,1 derajat Celcius. Angka tersebut sudah mendekati ambang batas peningkatan suhu global sebesar 1,5 derajat Celcius yang telah ditetapkan pada Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change.

Angka tersebut terlihat sangatlah kecil, namun berdasarkan laporan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) apabila peningkatan suhu global sudah melebih ambang batas 1,5 derajat Celcius terjadi, salah satu dampak buruknya adalah terjadinya kenaikan permukaan laut akibat mencairnya es di daerah kutub yang berdampak kepada 69 juta manusia yang harus menghadapi bencana banjir di wilayah pesisir di seluruh dunia.

Kembali tentang isu lingkungan, peningkatan suhu bumi diperkirakan akan menyebabkan hilangnya spesies tumbuhan, hewan, dan serangga, termasuk kematian hampir semua terumbu karang. Keadaan ini tentunya dapat meninggalkan sejarah buruk bagi generasi masa depan yang akan datang.

Caption  : Human Capital, General Support, and Corporate Communication Director FIFGROUP, Esther Sri Harjati (kiri) dan Information Technology (IT), Business Development (BD), Corporate Planning (Corp Plan), Risk, Customer Relationship Management (CRM), and Digital Director FIFGROUP, Indra Gunawan, di depan contoh asli panel surya, di mana pada hari yang sama peresmian pemakaian panel surya di FIFGROUP Cabang Semarang.

Perubahan iklim tidaklah terjadi secara tiba-tiba, peristiwa ini terjadi oleh berbagai sebab. Sebagian besar sebab tersebut terjadi didorong oleh peningkatan emisi karbon dioksida ke atmosfer melalui aktivitas manusia yang dapat menimbulkan Efek Rumah Kaca. Salah satu pemicu meningkatnya jumlah emisi karbon dioksida di bumi adalah penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama dalam berbagai sektor.

Sejumlah manfaat bisa didapatkan melalui penggunaan solar panel pada operasional bisnis di sejumlah perusahaan. Sebagai berdampak pada pelestarian lingkungan, penggunaan solar panel ini juga menjadi aset jangka panjang baru bagi perusahaan yang dapat mengurangi cost pengeluaran pembayaran listrik perusahaan.

Energi Baru Terbarukan

Di dalam perjanjian Paris Agreement to the United Nations Framework Convention on Climate Change menjelaskan salah satu poin di dalamnya adalah upaya meningkatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui peningkatan partisipasi masyarakat lokal. Di antara cara untuk memanfaatkan EBT tersebut adalah dengan menggunakan tenaga surya sebagai sumber energi pembangkit listrik.

Hal tersebut menjadi dasar pemerintah Republik Indonesia (RI) yang turut berpartisipasi dalam penandatanganan Paris Agreement tersebut dalam mendorong masyarakatnya untuk mulai menggunakan EBT sebagai salah satu energi alternatif pembangkit listrik di setiap rumah ataupun industri yang ada.

Berdasarkan data Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), energi yang bisa diserap dari tenaga surya menduduki peringkat kesatu dengan nilai potensi sebesar 207,8 gigawatt-peak (GWp) dibanding EBT lainnya, seperti tenaga air sebesar 75 GW, tenaga angin sebesar 60 GW, tenaga bioenergi sebesar 32,6 GW, tenaga panas bumi sebesar 25,8 GW, dan tenaga minihidro sebesar 19,3 GW.

Saat ini, penggunaan tenaga surya sebagai sumber EBT baru berkontribusi sebanyak 153,5 MWP. Persentase tersebut sebesar 0,07% dari total potensi yang ada, yaitu sebesar 417,8 GWp. Pada tahun ini, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) merencanakan hingga akhir tahun terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 450 MWp.(/Merson)

Cilacap,Sulutnews.com - Kodim 0703 Cilacap mulai melaksanakan program Pencanangan Kampung Pancasila, dimana untuk pertama kalinya untuk wilayah Kabupaten Cilacap telah dicanangkan Kampung Pancasila yang berlokasi di Desa Pasuruan, Kecamatan Binangun, Kamis (07/04/2022).

Pencanangan Kampung Pancasila ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Taufik Nurhidayat bersama Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman, serta perwakilan Forkopimda lainnya.

Kampung Pancasila yang telah dicanangkan diharapkan dapat dijadikan tolak ukur dalam kehidupan di masyarakat, dengan harapan adanya kampung Pancasila akan menjamin keharmonisan, gotong royong dan menjalin persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat setempat.

Kegiatan Pencanangan Kampung Pancasila Desa Pasuruhan bertepatan dengan Kunjungan Kerja (Kunker) Komandan Korem (Danrem) 071 Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E yang baru menjabat sebagai Danrem.

Hadir dalam kegiatan Pencanangan Kampung Pancasila Desa Pasuruan, Danrem 071/WK Kolonel Inf. Yudha Airlangga, S.E beserta Ketua Persit KCK Koorcab Purwokerto, Dandim 0703/Cilacap Letkol lnf Andi Afandi, S.l.P beserta Ketua Persit KCK Cab XVIII.

Unsur Forkopimda Cilacap diantaranya Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, S. STP., MSI, Pastpotmar Lanal Cilacap Mayor Laut (PM) Eko Budi S, Wakapolres Cilacap Kompol Suryo Wibowo, S.I.K, Ketua Pengadilan Negeri Cilacap Hendri Tobing, S.H., M.H, Wakil Ketua Pengadilan Agama Drs. Khairuddin, M.H, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Cilacap Dwi Purnomo, Ka Kesbangpol Cilacap Taryo S. Sos, M.Si, Kasdim Cilacap Mayor Inf Drs Abdul Asis Lallo beserta Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0703/Cilacap, Forkopimcam Binangin, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainya.

Dalam sambutanya Danrem 071/WK Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E mengucapkan terima kasih atas kehadiran para hadirin dan segenap elemen masyarakat dalam kegiatan Pencanangan Kampung Pancasila di Desa Pasuruhan.

"Tugas kita bersama untuk membantu program pemerintah di tengah pandemi Covid 19 yang belum berakhir, dengan adanya Pencanangan Kampung Pancasila, saya berharap kita bisa bangkitkan terus nilai-nilai Pancasila sebagai nilai-nilai luhur bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa maka kerukunan hidup antar umat beragama akan tetap terpelihara," katanya.

Lebih lanjut, "Semoga kegiatan pencanangan Kampung Pancasila ini terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa desa yang lainnya, dan pesan saya marilah kita jalin sinergitas dalam menjalankan tugas," harap Danrem.

Sementara itu, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, S. STP., MSI mengucapkan selamat datang kepada Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E selaku Danrem 071/WK di Kabupaten Cilacap.

"Selamat menjalankan amanah baru sebagai Danrem 071/WK, semoga kehadiran Danrem akan membangkitkan semangat masyarakat di tengah pandemi Covid 19," ucapnya.

Terkait Pencanangan Kampung Pancasila, Syamsul menambahkan, Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa, dengan kebhinekaan yang ada di masyarakat, Pancasila perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari bukan sekedar seremoni saja.

"Sehingga nilai-nilai luhur Pancasila seperti saling mengasihi, menjalin persatuan dan kesatuan di masyarakat dan setiap ada permasalahan harus diselesaikan dengan musyawarah. Kami dari Pemerintah berharap sinergitas kita tetap terjaga untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur," tutup Syamsul.


Oke

Cilacap,Sulutnews.com - Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., didampingi Ketua Persit Koorcab Rem 071 Wijayakusuma PD IV Diponegoro Ny. Natania Yudha Airlangga, kunjungi Markas Kodim 0703/Cilacap di Jln. Jend. Sudirman No. D-1 Cilacap, Kamis (7/4/22).

Kedatangan Danrem beserta rombongan disambut Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P bersama Ketua Persit Ny. Ninda Andi Afandi dengan ditandai penghormatan oleh Komandan Kodim, pengalungan bunga serta hormat jajar kehormatan.

Kunjungannya ke Markas Kodim 0703/Cilacap merupakan pertama kali Kodim yang dikunjungi Kolonel Inf Yudha Airlangga dan Ny. Natania Yudha Airlangga semenjak menjabat sebagai Komandan Korem 071/Wijayakusuma dan Ketua Persit Koorcab Rem 071/Wijayakusuma.

Sebuah kehormatan bagi warga Kodim, kedatangannya disambut oleh seluruh Perwira Staf, Danramil dan Kepala Satdisjan Jajaran Kodim Cilacap, termasuk Letkol Inf Andi Afandi. Selaku Komandan Kodim, merupakan kehormatan karena Satuan Kodim yang dipimpinnya dikunjungi oleh orang nomor satu di Korem 071/Wijayakusuma.

"Merupakan kehormatan tersendiri bagi kami, setelah Komandan serah terima jabatan di Kodam, ataupun mengambil jam Komandan di Korem, satuan pertama yang dikunjungi secara kedinasan atau kunjungan kerja bersama Ibu Ketua adalah Kodim 0703/Cilacap," Ungkap Dandim Letkol Inf Andi Afandi.

Bagi Danrem sendiri, kunjungan kerjanya ini selain untuk melihat langsung prajurit, PNS dan Persit Satuan Jajarannya, juga untuk memberikan pengarahan atau Jam Komandan sebagai wahana untuk menyampaikan beberapa informasi baik kebijakan dari komando atas, kebijakan Komandan satuan maupun informasi perkembangan situasi di wilayah.

"Hal ini agar para prajurit dan PNS maupun Persit mengetahui apa yang diinginkan komando atas untuk melaksanakan tugas sesuai kebijakan yang diambil pimpinan, agar pelaksanaan tugas lebih baik dari yang sudah baik," Jelas Danrem Kolonel Inf Yudha Airlangga.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga dalam Jam Komandannya kepada segenap prajurit dan PNS nya menyampaikan tujuan jam komandan ini guna untuk saling mengenal satu sama lain dan untuk menyamakan visi dan misi pelaksanaan tugas agar tidak rancu dalam bekerja karena kita bekerja dalam satu sistem.

"Kita hidup berorganisasi, kita hidup dalam satu sistem. Saya juga bagian dari Kodam IV, Kodam IV bagian dari TNI AD. Suatu organisasi, berpijak pada tugas pokok. Jadi, pahami lagi tugas pokok yang kalian emban masing-masing. Kita bertugas menyiapkan potensi wilayah.  Semua tidak bisa berjalan tanpa adanya kepemimpinan," Tegasnya.

Dalam arahannya, Danrem mengajak agar prajurit dan PNS serta keluarganya menjaga keamanan dalam berkendara, menjauhi pelanggaran dan  menjaga nama baik satuan, bijak bermedia sosial. Selain itu, di bidang teritorial, Danrem juga menekankan agar data Satuan Komando Kewilayahan di setiap Koramil dan Kodim jajarannya untuk terus mengupdate setiap perkembangan situasi di wilayahnya, serta agar senantiasa menjaga kemanunggalan dan baik-baik dengan masyarakatnya.

"Kodim Cilacap seringkali terjadi bencana alam. Kami berharap para Babinsa yang bertugas dilapangan, pengamanan bencana alam boleh tetapi tidak boleh abaikan keamanan. Koordinasi dengan BPBD dan unsur-unsur terkait yang bertugas.

Selain itu, Danrem juga menjelaskan tentang kepemimpinan. Menurut Danrem, inti kepemimpinan, adalah keteladanan dan kepedulian. Karenanya berikan contoh dan tauladan yang baik kepada anak buah. "Mari kita jadi prajurit yang bukan merasa bisa tetapi bisa merasakan," Pintanya.

Ketua Persit Rem 071/Wijayakusuma Ny. Natania Yudha Airlangga menambahkan kepada anggota Persit untuk bisa menjadi pendamping suami dan contoh yang baik di keluarga dan masyarakat. Dikatakan Ny. Natania, ada tugas penting menjadi pendamping suami yaitu mempersiapkan suami dengan baik, mendidik anak-anak dan menjaga kesehatannya serta pendidikan akhlaknya

"Selain di keluarga, sebagai anggota Persit, kita juga hidup berorganisasi namun dengan tidak boleh mengesampingkan tugas sebagai pendamping. tugas sebagai pembina anak. Saya mengingatkan, Ibu-ibu Danramil harus bisa menjadi contoh di masyarakat, contoh di keluarga, baik dalam bertutur kata, bertingkah laku, harus sopan. Termasuk di Medsos karena Ibu-ibu menjadi sosok panutan di masyarakat," Tandasnya.

(Urip)