Jawa Barat

Jawa Barat (87)

Bogor,Sulutnews.com - Sejumlah wartawan dan warga di Kota Bogor menggelar doa bersama untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru di Masjid An Naba, kompleks sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, pada Jum'at (10/12/2021).

Doa bersama yang dipimpin oleh KH Komaludin digelar selepas salat Jumat. Jamaah yang hadir juga tampak khusyuk berdoa sembari menengadahkan tangannya ke atas. Mereka terus mengaminkan doa-doa yang dipanjatkan KH Komaludin.

"Kita doakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah Gunung Semeru di Jawa Timur khususnya saudara-saudara kita yang wafat semoga dalam keadaan husnul khotimah, diampuni segala dosanya, dijadikan ahli surga oleh Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggakan semoga diberikan kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT," ucap KH Komaludin.

Terpisah, Bendahara Umum Masjid An Naba Rusli Prihatevy menyampaikan turut prihatin atas musibah erupsi Gunung Semeru yang menerjang beberapa wilayah Lumajang, Jawa Timur, pada 4 Desember 2021.

"Intinya prihatin atas musibah erupsi Gunung Semeru, yang mana disana saudara-saudara kita yang terkena musibah, tidak hanya keseharian mereka bahkan tempat tinggal pun kita tidak bisa bayangkan akan posisi bencana tersebut," kata Rusli.

Rusli yang juga Ketua Fraksi PG Kota Bogor menyampaikan, dirinya dan masyarakat Kota Bogor khususnya jamaah Masjid An Naba mendoakan masyarakat yang ada di sekitar Gunung Semeru agar semuanya senantiasa kuat, tabah dan dapat segera melalui ujian ini.

"Alhamdullilah di rumah Allah Masjid An'Naba PWI Kota Bogor seusai salat Jumat semua terketuk untuk mendoakannya bagian sesama umat untuk kebaikan dan semoga disana agar selalu kuat dan tabah akan ujian dan dapat dilalui," ucap Rusli.(/Melvin)

Bandung, Sulutnews.com - Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat mengatakan PWI Peduli memiliki tugas diantaranya melaksanakan kegiatan bidang sosial, menghimpun dan menyalurkan bantuan kepada korban Bencana, kemiskinan akut, dan bantuan pendidikan.

"PWI Peduli Jawa Barat pun haru menjalin kerjasama dengan donatur dan mempertanggung jawabkannya secara terbuka. Mempublikasikan setiap kegiatan sosial PWI Peduli di Media Massa," ungkap Hilman Hidayat saat melantik Pengurus PWI Jawa Barat di Aula PWI Jabar Jl Wartawan II No.23 A Bandung, Rabu lalu (1/12/2021).

Sementara itu, Ketua PWI Peduli Jawa Barat, Dr. Yus Hermansyah, M.Si mengatakan pihaknya akan berusaha meningkatkan kesejahteraan wartawan yang dimulai dari wartawan para pengurus PWI Peduli Jawa Barat. 

"Selain itu PWI Peduli Berusaha memberikan subsidi BPJS kepada semua anggota PWI Jawa Barat dan akan menyediakan mobil Ambulan bagi keperluan anggota," tutur Yus Hermansyah.

Ketua PWI Peduli Jawa Barat juga menyerahkan kursi roda kepada Ny. Alm. Dadi Ruswandi yang diterima perwakilan keluarga.

Dalam pelantikan tersebut hadir pula Ketua PWI Kota Bandung, Hardiansyah, Ketua PWI Sumedang, Ade Adli, Ketua PWI Bandung Barat, Agus dan Ketua PWI Cimahi, Hendra.

Berikut susunan Pengurus PWI Peduli Jawa Barat:

Dewan Pembina:

Hilman Hidyat,S.Sos,M.Si,

Dr Naungan Harahap, SH,MH

Jean Ajiyanpi Novalia, S.Sos.

Dewan Pengawas:

Drs Firman Rachmat NR

Erwin Kustiman, SS,S.Sos, M.Ikom

Drs Wawan Ruswana

Drs Baidarus.

Dewan Pengurus:

Ketua: Dr Yus Hermansyah, MSi.

Sekretaris: Dedy Suhaeri,S.IP.

Bendahara: Lelly Indrawati.

Bidang Kerjasama:

Ketua: Boedi Azwar

Anggota: Anna Gardina Sari,S.IP

Cucu Ratnaningsih.

Bidang Pengkajian dan Survey Kelayakan Bantuan:

Ketua: Iswan Darsono

Anggota: Rika Rachmawati

Solikhah, S.Pd,MM.

Bidang Distribusi Bantuan/Penerimaan/Pengadaan Barang:

Ketua: Sri Sumarni, S.Pd.I,M.Si

Anggota:

Cecep Wakhdiana Prihatin SAP,Msi,

Farida Erlinda Siregar

Oyat Rohayati Ramadhan.

Bidang Publikasi dan Informasi:

Ketua: Ersan Syamsudin

Anggota: Drs Lyster Marpaung.

Bidang Umum:

Ketua: Kiki Marzuki

Anggota: Asep Syahrial.

(/Melvin)

Kota Bekasi, Sulutnews.com  - Kian hari kedisiplinan warga dalam mematuhi protokol kesehatan sudah mulai menurun dan mulai merasa bosan dengan menganggap biasa yang seakan pandemi Covid-19 sudah tidak ada.

Melihat hal ini para Babinsa di jajaran Koramil 03/Teluk Pucung Kodim 0507/Bekasi tidak tinggal diam, dengan terus melakukan operasi PPKM yang salah satunya di Pasar Baru Bekasi di jalan Ir.H.Juanda, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (24/11/2021).

Manurut Danramil 03/Taluk pucung Kapten Inf Tomy Abdullah dala rilis tertulisnya menyampaikan bahwa dengan kegiatan PPKM Mikro yang dilakukan Babinsa Koramil 03/Teluk Pucung dengan personil BKO Yonif 202/TM, senantiasa mengingatkan dan menghimbau protokol kesehatan demi mencegah serta menjaga warga dari penularan dan penyebaran Covid-19, ujarnya.

"Selama kegiatan operasi PPKM tersebut, masih saja ditemukan warga yang tidak menerapkan disiplin prokes seperti tidak menggunakan masker dan berkerumun," ungkapnya.

Dengan adanya himbauan prokes kepada warga, harapan kami agar warga tidak menganggap biasa dengan Covid-19 ini, karena virus ini akan semakin mengganas apabila kita lengah dalam menerapkan prokes, lanjut Tomy.

“Jangan lupa terus lakukan pola hidup sehat dengan makan yang bergizi dan berolahraga yang teratur itu demi menjaga imun kita agar terus terjaga,” tambahnya. (Mercys)

Kab Bekasi, Sulutnews.com - Kabupaten Bekasi perpanjang Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 hingga dua pekan ke depan sampai 29 November 2021.

Perpanjangan ini berdasarkan ketetapan pemerintah yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

"Kami mengacu kebijakan pemerintah pusat dengan memperpanjang PPKM Level 1 terhitung mulai hari ini hingga 29 November 2021," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Selasa (16/11/21).

Juru Bicara Satgas Covid-19 menjelaskan, selain Kabupaten Bekasi ada empat daerah lain di Provinsi Jawa Barat yang juga berstatus PPKM Level 1, yakni Kota Cirebon, Kota Bogor, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran.

Menurut Alamsyah, keberhasilan program akselerasi vaksinasi serta penanganan kasus secara keseluruhan yang semakin baik menjadi indikator epidemiologi sehingga Kabupaten Bekasi masih berstatus Level 1 kewaspadaan Covid-19.

"Termasuk di dalamnya penurunan angka kasus aktif, penurunan keterisian rumah sakit, hingga capaian vaksinasi di atas 70 persen baik masyarakat umum maupun lansia," ujarnya.

Alamsyah juga meminta kewaspadaan segenap masyarakat Kabupaten Bekasi terhadap potensi gelombang ketiga penyebaran Covid-19 dengan meningkatnya pergerakan masyarakat menjelang libur akhir tahun 2021.

"Status Level 1 ini hanyalah statistik yang sewaktu-waktu bisa berubah. Kunci utama penanganan Covid-19 tetap bertumpu pada kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan ketat. Jadi mohon jangan diabaikan," tambah Alamsyah. (Mercys)

Depok,Sulutnews.com - Percepatan vaksinasi Covid 19 juga dilakukan oleh Kecamatan Bojongsari bersama bersama TNI, Kepolisian dan UPT Puskesmas, dengan melaksanakan  optimalisasi pendataan bagi warga yang sudah tervaksinasi.

Saat ini jika dirinci untuk capaian dari kegiatan vaksinasi tersebut sebanyak 60.559 warga Bojongsari.

Camat Bojongsari, Dede Hidayat mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengakuratkan data capaian vaksin di Kota Depok. Dari data tersebut progres pendataannya sudah mencapai 63 persen.

"Data capaian ini masih akan terus bertambah seiring berjalannya proses pendataan," kata Dede seperti dikutip dari berita.depok.go.id, Jumat (12/11/21).

Lebih jauh Camat Camat Bojongsari menjelaskan, pihaknya melakukan pendataan dengan mendatangi rumah warga.

Ia berharap kegiatan yang sedang berlangsung berjalan lancar dan selesai dengan cepat, sehingga segera diketahui jumlahnya secara pasti warganya.

Dede meminta kepada warga yang belum divaksin  agar segera memanfaatkan gerai-gerai vaksin yang tersedia. Saat ini di kelurahan maupun lingkungan RW gencar mengadakan kegiatan vaksinasi.

"Warga bisa segera memanfaatkan gerai yang ada, agar segera tervaksinasi Covid-19," tambahnya. (Mercys)

Kab Bekasi, Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menggelar vaksin serentak di 187 desa dan kelurahan se-Kabupaten Bekasi.

Langkah tersebut agar vaksinasi Covid-19 bisa tercapai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Vaksinasi akan terus kami galakkan, bahkan dalam waktu dekat ini kami akan gelar vaksin serentak di 187 desa dan kelurahan,” kata Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki setelah menggelar kegiatan silaturahmi bersama Forkopimda di Lapangan Tembak Makodim 0509 Kabupaten Bekasi pada Jumat, (12/11/2021).

Plt Bupati Bekasi menjelaskan saat ini, Pemkab Bekasi tengah mempersiapkan tenaga kesehatan untuk melakukan program vaksinasi serentak itu di tiap desa. 

“Kami sedang bahas untuk jumlah Nakes-nya, sebab dibutuhkan nakes banyak karena serentak dilakukan,” ujarnya. 

Akhmad Marjuki mengakui akan terus melakukan percepatan program vaksinasi dan akan terus berusaha agar semua masyarakat Kabupaten Bekasi yang wajib vaksin dapat mengikuti program vaksinasi Covid-19.

Sementara itu data terbaru dari website resmi Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, covid.bekasikab.go.id, Jumat (12/11/21), jumlah warga Kabupaten Bekasi yang sudah mendapat vaksinasi dosis ke-1 sebanyak 1.770.624 orang atau 73,23 persen.

Begitu pula untuk vaksin dosis ke-2 sudah mencapai 1.317.500 orang atau 54,5 persen dari total jumlah wajib vaksin di Kabupaten sebanyak 2.417.694 orang. (Mercys)

Cikarang, Sulutnews.com - Berdasarkan dari Data yang ada, untuk vaksinasi di wilayah Kecamatan Cikarang Utara, masih tersisa 10 persen atau sebanyak 14.123 orang yang belum mendapatkan vaksinasi.

Camat Cikarang Utara, Enop Can mengatakan, program vaksinasi di wilayahnya akan difokuskan untuk menyasar masyarakat yang belum divaksin.

"Saat ini capaian vaksinasi di Cikarang Utara sudah 90 persen. Dari total sasaran 142.353 orang kita telah berhasil melakukan vaksinasi kepada 128.230 orang yang ada di 11 desa," kata Enop Can, Selasa (02/11/21).

Ia mengapresiasi keberhasilan turunnya level PPKM di Kabupaten Bekasi dari Level 2 menjadi level 1.

Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari progres capaian vaksinasi di setiap kecamatan di Kabupaten Bekasi.

"Iya keberhasilan ini tentunya merupakan hasil dari kerja keras dari seluruh pihak yang mendukung percepatan vaksinasi baik dari tingkat RT, Desa, Kecamatan, TNI, Polri dan juga pihak terkait lainnya," paparnya.

Ia berharap agar program vaksinasi di wilayahnya dapat segera dituntaskan, baik dosis pertama maupun kedua. Tentunya itu semua untuk menunjang pemulihan dan kebangkitan ekonomi.

"Dengan target tersisa, saya rasa akan segera tercapai 100 persen. Tinggal sekarang bagaimana kita dapat bangkit dan produktif dengan banyaknya kelonggaran berkat turun ke level 1," ujarnya.

Enop Can mengingatkan masyarakat agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan, hal ini sebagai proteksi diri dan keluarga dari paparan virus Covid-19, tambahnya. (Mercys)

Bandung, Sulutnews.com - PT Amerta Indah Otsuka hari ini sukses menggelar ajang lari POCARI SWEAT RUN INDONESIA 2021 secara hybrid (offline dan online) dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Penyelenggaraan kegiatan ini dilangsungkan dari Gedung Sate, Kota Bandung dan Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat dan disiarkan melalui vidio.com.

Sejalan dengan visi dan misi perusahaan, Puspita Winawati, selaku Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka mengatakan, “POCARI SWEAT RUN INDONESIA 2021 sudah memasuki tahun ke delapan sebagai bentuk konsistensi untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dengan rajin berolahraga, salah satunya dengan berlari. Kampanye #saferunning juga konsisten diusung setiap tahunnya dan tentunya di tahun ini, penyelenggaraan kegiatan POCARI SWEAT RUN INDONESIA 2021 mengedepankan keselamatan para pelari dengan mengadaptasi protokol kesehatan yang sangat ketat.”

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, "Gelaran ini bisa menjadi contoh untuk event-event lain. Bagaimana event olahraga dapat digelar secara offline dan online dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tetap produktif di tengah pandemi.”

Besar harapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno terhadap para pelari untuk kemajuan pariwisata di Indonesia, “Konsep hybrid yang diusung POCARI SWEAT RUN INDONESIA 2021 memberikan wadah untuk pelari bisa berlari dari mana saja termasuk lokasi-lokasi wisata terbaik karena Indonesia kaya akan tempat-tempat yang bisa digunakan mendukung sport tourism.”

Untuk kegiatan offline, POCARI SWEAT RUN INDONESIA 2021 diikuti pelari dengan jumlah yang terbatas, sudah divaksin COVID19 dosis kedua, dan terverifikasi aplikasi Peduli Lindungi. Seluruh pelari offline telah melakukan tes dengan hasil negatif COVID19 sebelum memasuki area.

Sebagai bentuk antisipasi terjadinya kerumunan, tindakan pencegahan dilakukan dengan membagi menjadi 2 lokasi kegiatan offline yaitu Gedung Sate (kategori lari jarak 10 kilometer) dan Kota Baru Parahyangan (kategori lari half marathon dan marathon). Pelepasan pelari dilakukan secara bertahap dengan maksimal 50 orang di setiap kelompoknya dengan jeda 3 menit. Setelah selesai berlari, tidak ada acara hiburan secara offline dan pelari diwajibkan untuk langsung meninggalkan lokasi.

Kegiatan di offline ini pun bisa dirasakan langsung secara online. Real-time flag-off untuk 3 zona waktu Indonesia secara khusus diselenggarakan untuk mengakomodir pelari dari Aceh hingga Papua. Dan ritual-ritual kegiatan lari offline seperti live MC, menyanyikan Indonesia Raya, pemanasan, live cheering, dan penampilan musik Kahitna bisa diikuti oleh seluruh pelari.

Atlet lari nasional kebanggaan Jawa Barat, Agus Prayogo merasakan pengalaman baru yang berbeda dengan event-event lari yang ada sebelumnya, “Meskipun dengan protokol kesehatan yang ketat, tapi saya bangga para pelari hari ini mau mematuhi aturan yang ditetapkan sebagai cara lomba lari offline yang baru.”

Beberapa pejabat pemerintah serta public figure turut hadir di POCARI SWEAT RUN INDONESIA 2021 yang dibawakan oleh Melanie Putria dan Daniel Mananta, seperti: Hengky Kurniawan (Plt Bupati Bandung Barat), Bima Arya (Walikota Bogor), Najwa Shihab (Co-Founder Narasi), serta public figure lainnya.

Keberhasilan acara ini juga berkat kolaborasi dengan Kemenparekraf RI, Pemprov Jabar, Pemkot Bandung, dan Pemkab Bandung Barat. Di tahun ini, POCARI SWEAT didukung oleh para sponsor yaitu: Astra Life, Mizuno, Alfamart, Sony, Garmin, Bank BJB, Oakley, Soyjoy, Dettol, dan Eminence.(/Melvin)

Banjar,Sulutnews.com - Kolonel Inf Kosasih, SE., melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kota Banjar Jawa Barat. Kunjungan ini merupakan kegiatan pertama sebagai Danrem di wilayah teritorial Korem 062/Tarumanagara.

Kunjungan kerja ini Danrem 062/TN Kolonel Inf Kosasih di Kota Banjar di awali ke Pendopo Kota Banjar, Jalan Kewandanaan, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (26 Oktober 2021).

Kedatangan Danrem di Pendopo Kota Banjar disambut langsung oleh Sekda Kota Banjar Ade Setiana, Dandim 0613/Ciamis Letkol Czi Dadan Ramdani, S.Sos., Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Banjar Ade Hermawan, SH., M.H., Kepala Pengadilan Negeri Banjar dan perwakilan Danyonif Raider 323/BP Kostrad serta unsur Forkopimda Kota Banjar.

Sekda Kota Banjar Ade Setiana menyampaikan ucapan selamat datang kepada Danrem 062/TN di Kota Banjar. Selamat datang di Pendopo Kota Banjar.

"Semoga kerjasama, dan kebersamaan bisa berjalan dengan baik. Kami sangat berbangga hati dan bahagia karena Danrem bisa berkunjung ke Kota Banjar," kata Ade.

Sementara itu, Danrem 062/TN Kolonel Inf Kosasih mengatakan, ini merupakan kunjungan kerja resmi pertama di wilayah teritorial Korem 062/Tarumanagara. "Ini merupakan kunjungan kerja resmi pertama kami, dan teritorial Kodim 0613/Ciamis menjadi wilayah pertama yang saya datangi. Kami harap kebersamaan ini terus terjaga dan terjalin," kata Danrem.

Setelah menerima sambutan dan ucapan selamat datang di Pendopo Kota Banjar dari unsur pimpinan di Kota Banjar, Danrem beserta rombongan bertolak ke wilayah Kecamatan Langensari. Disana Danrem meninjau langsung budidaya jamur yang dikelola oleh Anggota Kodim 0613/Ciamis.(*/Pendim)

Depok,Sulutnews.com - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Limo ambil bagian dalam  hal mengawasi Protokol Kesehatan (prokes), saat pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

Monitoring dan evaluasi terus dilakukan agar proses belajar mengajar berjalan baik sesuai aturan prokes Covid-19.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Limo, Winarni Naweng Triwulandari mengatakan, Kota Depok saat ini sedang menjalankan PTMT di sekolah. Untuk mendukung PTMT tersebut, Puskesmas Limo melakukan berbagai upaya serta memastikan tidak ada penularan Covid-19. 

“Kami ingin memastikan agar tidak timbul klaster PTMT khususnya di wilayah kerja kami. Karena itu, Agustus kemarin, kami beberapa kali pertemuan virtual dengan kepala sekolah serta guru UKS dan pengajar PAUD se-Kecamatan Limo. Total ada 90 sekolah dan PAUD,” kata Naweng  seperti dikutip dari berita.depok.go.id, baru-baru ini.

Lebih jauh Kepala UPTD Limo menjelaskan, dalam setiap rapat virtual yang digelar selalu didampingi oleh Satuan Tugas (satgas) Covid-19 Kecamatan Limo, termasuk Danramil 07/Limo dan Kapolsek Cinere.

"Semua stakeholder juga ikut memantau jalannya PTMT di wilayahnya," ujarnya.

Ia juga menjelaskan, rapat virtual pertama dipaparkan mengenai regulasi yang harus dijalankan untuk melakukan PTMT di sekolah.

"Salah satu yang harus dipersiapkan adalah pembuatan profil berisi daftar terkait hal-hal yang harus disiapkan dan dilakukan pihak sekolah dalam pelaksanaan PTMT,” ungkapnya. 

Lanjut Naweng, terdapat juga kesepakatan yang dibuat dengan sekolah untuk mengantisipasi timbulnya kasus baru maupun upaya pencegahan penularan Covid-19. Pihak sekolah harus dapat mengoptimalkan prokes selama PTMT. 

“Rapat virtual rutin digelar. Yang kedua kali kami melihat kembali dan mendiskusikan kesiapan serta implementasi dari kesepakatan rapat virtual yang pertama. Kami juga lakukan kunjungan ke sekolah dan PAUD untuk memastikan betul-betul sekolah menjalankan aturan sesuai dengan regulasi terkait PTMT,” paparnya.

Selain memonitoring dan mengevaluasi tambah Naweng, pihaknya juga menyerahkan beberapa media promosi kesehatan yang bisa digunakan oleh sekolah dan PAUD. Sebagai  bagian dari penegakan disiplin prokes dan pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan sekolah. 

“Semoga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal pasca dilakukannya tatap muka terbatas ini. Juga agar tidak timbul kasus baru,” tambahnya. (Mercys)