Jawa Barat

Jawa Barat (82)

Bogor,Sulutnews.com - Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kemampuan Prajurit Satbravo 90 Kopasgat di bidang penanggulangan aksi terorisme khususnya yang terjadi di Pesawat dan Bandara.

Komandan Satbravo 90 Kopasgat Kolonel Pas Dedy Agung S. S,E., M. Si.(Han)., CHRMP beserta 8 Anggota Satbravo 90 Kopasgat terbang ke King Abdullah II Special Operation Training Center (KASOTC) Yordania untuk mengikuti pelatihan Aircraft Assault Course For Special Force (AACFSF) yang dilaksanakan selama 2 Minggu dari tanggal 8 - 21 Mei 2022.

Komandan Satbravo 90 Kopasgat Kolonel Pas Dedy Agung S. S,E., M. Si.(Han)., CHRMP meninjau secara langsung dalam pelaksanaan latihan sebagai Tim Supervisi dan Evaluasi program tersebut.

"Pelatihan diisi dengan pelajaran teori dan dilanjutkan praktek dalam penanggulangan aksi terorisme di Pesawat Sipil Mock Up Airbus 300 yang divisualisasikan dalam bentuk Full Mission Profile kemampuan perorangan dan tim prajurit Satbravo 90 Kopasgat pada saat puncak acara penutupan pelatihan.

Kegiatan ini disambut baik dan rasa bangga oleh personel Satbravo 90 Kopasgat yang terlibat, pasalnya dengan adanya pelatihan dan sertifikasi dari Luar Negeri ini dapat menambah skill kemampuan dan profesionalisme personel Satbravo 90 Kopasgat dalam menghadapi aksi terorisme di Bandara dan pembajakan di Pesawat sehingga dapat meningkatkan profesionalisme dalam menunjang tugas-tugas Satuan Bravo 90 Kopasgat ke depan.

Keikutsertaan Satbravo 90 Kopasgat dalam pelatihan di KASOTC Yordania merupakan yang pertama kali namun dapat memaksimalkan kesempatan yang diberikan, hal ini dapat dilihat dari hasil yang dicapai dan penilaian instruktur dari KASOTC atas antusiasme, semangat dan disiplin prajurit dalam belajar dan berlatih. Sehingga diharapkan kedepan program tersebut dapat secara kontinu dilanjutkan dalam bentuk Course, Training maupun Exchange Program sebagai bentuk diplomasi militer berupa kerjasama di bidang Militer kedua belah pihak Negara khususnya Special Forces.

Brigjen Ra'd Doura menjelaskan bahwa KASOTC adalah tempat latihan bertaraf internasional yang telah melatih pasukan khusus dari berbagai Negara dalam penanganan aksi terorisme yang disimulasikan dalam beberapa skenario latihan sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Turut hadir Dubes Amman Bapak Ade Padmo Sarwono yang mengapresiasi kegiatan pelatihan tersebut dan diharapkan kegiatan ini akan menjadi titik awal peningkatan kerja sama bidang pertahanan Indonesia – Yordania, sebagai upaya untuk meningkatkan kerja sama kedua negara diberbagai bidang lainnya.

Suatu kehormatan dalam penutupan acara pelatihan Aircraft Assault Course For Spesial Force tersebut dihadiri Oleh Duta Besar RI Amman Ade Padmo Sarwono dan Direktur Jendral KASOTC Brigadir Jendral Ra’d Doura, disamping Tim Pengawas dan Evaluasi ( Wasev) Dansatbravo 90 Kopasgat Kolonel Pas Dedy Agung S. S,E., M. Si.(Han)., CHRMP, serta Letkol Pas Togap Marlon Siburian.

Penulis: ARP

Jabar,Sulutnews.com- Prajurit Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Yontaifib 1 Mar) bersama United States Special Operations Command Pacific (US SOCPAC) melaksanakan zeroing senapan dan pistol organik perorangan serta melaksanakan menembak reaksi ditempat yang dikenal dengan istilah "Static Shooting ringe" pada latihan bersama (latma) The Millitary to Millitary Connection (M2MC) 2022 Torchlight bertempat di lapangan tembak Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (23/05/2022).

Pelaksanaan Nol benar penembakan atau sering dikenal dengan Zeroing merupakan prosedur awal sebelum melakukan penembakan, kegiatan tersebut bermaksud untuk melakukan kalibrasi senjata (zero) sehingga dapat menemukan titik tembak, dengan menghasilkan ketepatan dalam menembak sesuai dengan keinginan.

Setelah kegiatan kalibrasi (zero) dirasa cukup, kemudian dilanjutkan dengan Combat Marksmanship dengan materi Static Shooting ringe dengan sasaran bidik dada serta kepala, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengasah naluri tempur prajurit Yontaifib 1 Marinir agar dapat lebih cepat dan tepat dalam pengambilan keputusan pada saat melakukan penembakan pada target sasaran terpilih.

Sebelum pelaksanaan penembakan peserta latihan dibekali dengan teori kelas untuk mengingat kembali tentang teknik menembak yang baik dan benar, serta memberikan penjelasan tentang prosedur keamanan selama pelaksanaan latihan menembak.

Sementara itu, Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Danyontaifib 1 Mar) Letkol Marinir Jan Risa Romy U., M. Tr.Opsla., menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut merupakan wujud implementasi perintah harian Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M., tentang membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan profesional serta tangguh.

"Latihan menembak ini lanjut Letkol Marinir Jan Risa Romy U., M. Tr.Opsla bertujuan untuk mengasah kemampuan prajurit Yontaifib 1 Mar agar bisa lebih profesional untuk melaksanakan tugas kedepanya, ujarnya.

Penulis: ARP

Cikampek,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan pengecekan langsung terkait dengan situasi arus balik Lebaran 2022 serta penerapan rekayasa lalu lintas skema one way, di Tol Cikampek Utama (Cikatama) KM 70, Sabtu (7/5/2022) malam.

"Baru saja kita melaksanakan peninjauan dan melakukan rapat untuk mengetahui perkembangan terkait dengan arus balik khususnya pantauan dari KM 70 di Tol Cikatama," kata Sigit dalam pengecekan langsungnya.

Berdasarkan tinjauan langsungnya, Sigit mengungkapkan bahwa, volume kendaraan terus mengalami peningkatan hingga saat ini. Menurut Sigit, berdasarkan laporan, diprediksi malam ini jumlah kendaraan yang melintas akan mencapai angka 160 ribu per jamnya, dan akan terus meningkat sampai dengan esok hari.

"Tentunya angka-angka ini menjadi perhatian kita. Kemudian di Kalikangkung kita lihat juga terjadi peningkatan khusus mulai dari jam 15.00, 16.00, 17.00 WIB, angkanya terus naik di atas 5.000. Sehingga kecenderungan akan berdampak enam atau tujuh jam kemudian di wilayah Cikatama. Oleh karena itu terkait evaluasi terhadap fluktuasi kenaikan angka-angka tersebut terus kita lakukan bersama," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Dengan adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan tersebut, Sigit menyatakan bahwa, kemungkinan strategi kebijakan lalu lintas skema one way akan diperpanjang waktunya serta ruas jalannya.

"Maka ada kemungkinan bahwa akan dilakukan perpanjangan waktu one way. Nanti secara detail dan teknis akan disampaikan Kakorlantas. Karena memang dari angka-angka yang ada one way harus kita tambahkan waktunya. Kemudian khusus untuk one way sampai di KM 28 ataukah Sampai di KM 3.500 Halim tentunya akan kita lihat, kita sesuaikan dengan kondisi dilapangan," ucap Sigit.

Meski begitu, Sigit menekankan, hal itu akan dilakukan dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang terjadi setiap waktunya. Sehingga, waktu ataupun perpanjangan ruas tetap melihat dinamika arus lalu lintas yang berkembang dilapangan.

"Namun demikian perkembangannya tentu akan disesuaikan dengan tingkat kepadatan arus balik yang akan kita hadapi malam hari ini dan besok. Jadi beberapa hal yang tentunya menjadi perhatian rekan-rekan Kepolisian dan Jasa Marga untuk memantau kemudian melakukan langkah-langkah koordinasi di lapangan untuk  mengevaluasi dan sekaligus penyesuaian perpanjangan waktu one way," papar eks Kapolda Banten ini.

Lebih lanjut, Sigit pun mengimbau kepada masyarakat untuk terus mengupdate informasi terkini soal kebijakan strategi rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh kepolisian untuk mencegah kepadatan serta mengurai kemacetan.

Ia telah meminta kepada seluruh jajarannya untuk terus menyalurkan informasi terbaru soal penanganan arus balik Lebaran kepada masyarakat melalui media sosial ataupun media massa.

"Namun demikian kita terus informasikan kepada masyarakat khususnya pengguna jalan. Sehingga informasi ini bisa sampai lebih awal dan juga tentunya bisa dipergunakan oleh masyarakat yang akan melaksanakan balik ke Jakarta atau sebaliknya dari Jakarta ke Jawa Tengah. Kemudian bisa menyesuaikan dengan informasi-informasi yang disampaikan," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Jabar, Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mensosialisasikan kemungkinan diperpanjangnya waktu penerapan rekayasa lalu lintas (lalin) arus mudik One Way dan Ganjil Genap (GaGe) dari Tol Cikampek KM 47 hingga Kalikangkung KM 414, pada H-3 Lebaran.

Strategi rekayasa lalu lintas yang tadinya berakhir pada pukul 24.00 malam, kemungkinan akan diperpanjang hingga pukul 07.00 atau 08.00 WIB, hari ini.

Hal itu disampaikan Kapolri saat meninjau langsung situasi terkini arus mudik di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama), Jawa Barat, Jumat (29/4).

Menurut Sigit, penyesuaian kebijakan tersebut lantaran terdapat prediksi masih ada sekitar 211 ribu masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Dimana, angka tersebut mengalami peningkatan 45 persen jika dibandingkan dengan volume kendaraan pada kemarin malam atau H-4 Lebaran.

"Artinya masih ada sisa 211 ribu pemudik yang akan melintas. Sehingga mau tidak mau kita perlu melakukan rekayasa kembali. Yang tadinya One Way kita buka sampai jam 24.00 WIB, kemungkinan akan kita geser disesuaikan dengan jumlah pemudik yang masih ada sisa 211 ribu. Jadi kebijakan akan kita buat sampai jam 07.00 atau 08.00 WIB pagi," kata Sigit dalam pengecekan langsungnya.

Sementara itu, kata Sigit, ketika nanti memasuki pukul 07.00 atau 08.00 WIB esok hari, kebijakan One Way tersebut akan dinormalkan hingga pukul 16.00 WIB. Atau dengan kata lain, kendaraan yang menuju wilayah Jakarta, tetap bisa melintas di jalan tol dengan pengaturan sistem tertentu.

Diketahui, hingga sore hari ini, penerapan rekayasa lalu lintas One Way diberlakukan mulai dari KM 70 Tol Cikatama hingga Tol Kalikangkung 414. Sedangkan, contra flow satu jalur dari Tol Jakarta-Cikampek dari KM 47 hingga KM 70.

"Kemudian dari timur ke barat akan dinormalkan mulai dari jam 08.00 pagi sampai 16.00 WIB. Itu beberala perubahan yang tentunya akan kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Namun demikian jalur arteri baik yang ada di Pantura, dalam kota, masih bisa dimanfaatkan untuk masyarakat yang akan kembali mudik dari wilayah timur, tengah ke arah barat," ujar Sigit.

Sigit menjelaskan, sosialisasi kemungkinan diperpanjangnya massa penerapan kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut disampaikan lebih awal, agar masyarakat dapat melakukan kesiapan sejak dini dalam perjalanan mudiknya.

"Mungkin beberapa hal itu yang ingin saya sampaikan ke masyarakat. Nanti akan secara lebih detail disampaikan Kakorlantas. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi dan kemudian bisa sesuaikan waktu-waktu yang akan dijalankan," ucap Sigit.

Sigit juga menekankan kepada jajarannya untuk melakukan antisipasi dan kesiapan dalam pengendalian arus mudik Lebaran di saat memasuki waktu-waktu favorit masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik.

"Karena memang ada kecenderungan masyarakat lebih memilih jam mudik pada saat pasca buka puasa, kemudian pasca tarawih dan pasca sahur. Jadi jam-jam itu adalah jam yang favorit digunakan masyarakat. Sehingga tentunya ini menjadi perhatian kita," ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit menyampaikan bahwa, alasanya pihak terkait memutuskan untuk melakukan perpanjangan massa penerapan One Way di jalan tol pada tadi malam atau H-4 Lebaran. Menurutnya, kebijakan tersebut mau tidak mau harus dilakukan lantaran, pada tadi malam volume kendaraan rata-rata per jamnya mencapai lima ribu kendaraan.

"Sehingga kemudian kebijakan terkait One Way yang tadinya pukul 17.00 sampai 24.00, kita perpanjang. Karena kepadatannya luar biasa, kalau tidak dilakukan perpanjangan One Way tentunya akan terjadi kemacetan yang luar biasa. Berbagai pengaturan dan diskresi kepolisian yang diambil akan kami lakukan dengan cermat dengan memperhatikan perkembangan situasi arus lalu lintas dari waktu ke waktu," papar Sigit.

Disisi lain, Sigit juga menyinggung soal kondisi terkini arus lalu lintas mudik Lebaran dari arah Jakarta menuju Merak, maupun sebaliknya. Ia mengakui, bahwa hingga siang tadi, wilayah itu masih mengalami kepadatan, khususnya di arah menuju Merak.

Terkait hal itu, Sigit menegaskan, pihaknya bersama jajaran lain telah melakukan sejumlah strategi kebijakan lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Diantaranya adalah, memindahkan angkutan logistik ke Dermaga Indah Kiat.

"Kemudian pengaturan terkait masalah waktu bongkar muat yang tadinya 1 jam dipercepat menjadi 45 menit. Khusus dua dermaga hanya mengangkut penumpang ke Bakauheni, di Bakauheninya tidak memuat dan segera kembali ke wilayah Merak. Sehingga kemudian kepadatan yang ada di Merak khususnya dari dermaga 1 sampai 7 yang sudah dipadati masyarakat segera bisa cair. Pengaturan rekayasa waktu termasuk juga pembagian dermaga-dermaga tersebut. Ini tadi kita dapatkan informasi saat ini antrean sudah berkurang menjadi kurang lebih 3 kilometer," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Jabar,sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pemantauan langsung hari pertama penerapan strategi rekayasa lalu lintas (lalin) arus mudik, yakni One Way dan Ganjil Genap (Gage) dari Tol Cikampek KM 47 hingga Tol Kalikangkung KM 414.

"Baru saja kita melaksanakan kontrol untuk mengetahui secara langsung kebijakan terkait One Way yang mulai diberlakukan dari tadi sore jam 17.00 WIB, dan sampai saat ini masih berlanjut," kata Sigit di Tol Jakarta-Cikampek KM 48, Jumat (29/4/2022) malam.

Dari pengamatannya secara langsung, Sigit mengungkapkan bahwa, penerapan One Way dan ganjil genap di Cikampek hingga Kalikangkung, dapat mencegah terjadinya kemacetan disaat memasuki prediksi puncak arus mudik seperti saat ini.

Padahal, kata Sigit, pihak Jasa Marga melaporkan bahwa volume kendaraan yang melintas di jalan tol Cikampek terus mengalami peningkatan. Tetapi, Sigit membeberkan, kendaraan pertama yang melintas ketika kebijakan itu diberlakukan, hanya menempuh waktu sekitar tiga jam untuk sampai di Tol Kalikangkung, Jawa Tengah.

"Kemacetannya masih bisa dihindari. Dan laporannya tadi pada saat One Way dibuka dimulai jam 17.25 WIB untuk kepalanya (rombongan pengendara paling depan saat diberlakukannya One Way) dalam waktu tiga setengah jam sudah sampai di Tol Kalikangkung," ujar Sigit.

Meskipun begitu, Sigit menekankan, kepolisian bersama dengan pihak terkait lainnya tidak akan cepat berpuas diri. Pasalnya, terkait kebijakan ini, stakeholder terkait akan terus melakukan evaluasi demi mempertahankan tren positif dan memperbaiki kekurangan terkait dengan pengendalian arus mudik Lebaran 2022.

"Jadi ini akan kita evaluasi terus, harapan kita prediksi puncak arus mudik yang kemarin kita perkirakan akan terjadi kemacetan yang luar biasa tentunya dengan rekayasa One Way ini kita harapkan betul-betul bisa mengurai dan membuat masyarakat yang kembali mudik betul-betul bisa nyaman karena kemacetannya bisa kita kurangi," ucap eks Kabareskrim Polri ini.

Dengan adanya evaluasi rutin tersebut, Sigit menyebut, hal itu juga akan memaksimalkan pengendalian arus lalu lintas di ruas jalan arteri serta alternatif yang dilintasi oleh para pemudik.

"Tentunya kita harapkan juga di arteri betul-betul dimaksimalkan pemantauannya karena memang di bawah tentunya akan banyak pasar tumpah dan kegiatan-kegiatan masyarakat lain. Sehingga, baik di jalan tol maupun arteri semuanya bisa digunakan," tutur Sigit.

Sementara itu, Sigit menuturkan, dari data rekapitulasi di H-4 Lebaran ini, tercatat sudah ada 52 ribu kendaraan yang melintas di Tol Cikampek, dimana rerata per jamnya mencapai angka lima ribu kendaraan.

Sigit pun kembali mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa, penerapan One Way dan ganjil genap akan kembali diberlakukan oleh kepolisian dan pihak terkait. Kali ini, kendaraan ganjil yang diperbolehkan melintas di jalur bebas hambatan tersebut.

"Terima kasih, dan laksanakan kegiatan pengamanan arus mudik, dengan sebaik-baiknya. Dan kita kawal proses masyarakat yang akan melaksanakan mudik. Supaya betul-betul bisa lancar sesuai dengan motto kita 'Mudik Sehat dan Mudik Nyaman'," tutup Sigit mengakhiri tinjauannya secara langsung malam ini.

Penulis: ARP

Jabar,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan faktor keamanan dan kesehatan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri tahun 2022. Polri dan stakeholder terkait telah menyiapkan berbagai macam upaya dan strategi guna mewujudkan hal tersebut.

Penekanan tersebut disampaikan Kapolri saat mengecek langsung kesiapan pengamanan mudik Lebaran di Pos Terpadu Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek (Japek), bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Selasa (26/4/2022).

"Baru saja kita melaksanakan pengecekan secara langsung untuk mengetahui langkah-langkah yang akan dilaksanakan oleh seluruh anggota dalam menghadapi potensi kemacetan di arus mudik," kata Sigit usai meninjau Pos Terpadu Rest Area KM 57.

Dalam kesempatan ini, Sigit kembali mensosialisasikan imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik lebih awal. Hal itu untuk mengurangi beban serta potensi kemacetan yang terjadi pada saat puncak arus mudik pada tanggal 28-30 April 2022.

Selain mengimbau mudik lebih cepat, Sigit juga menekankan bahwa, Polri bersama stakeholder terkait telah menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas (lalin) guna mencegah terjadinya kepadatan ketika puncak arus mudik terjadi.

Selain itu, imbauan juga disampaikan kepada Masyarakat yang melakukan mudik agar bisa melalui jalur alternatif selain tol. Misalnya seperti jalur Pantai Utara dan selatan guna menghindari kemacetan. Semua upaya itu dilakukan demi menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Tadi kita dengar secara langsung proses rekayasa yang dilaksanakan mulai dari proses ganjil-genap, contraflow sampai one way di H-4 yang akan dilaksanakan rencana mulai pukul 17.00 sampai 24.00 WIB mengarah ke timur. Sehingga ini harus disesuaikan dengan rekayasa yang bisa mendukung kegiatan tersebut. Terkait rekayasa yang ada, kita mengimbau untuk masyarakat yang sudah memiliki kesempatan dan sudah libur bisa segera mudik lebih awal," ujar Sigit.

Selain fokus menciptakan mudik yang aman, Sigit menekankan seluruh pihak terkait juga fokus untuk mewujudkan mudik yang nyaman dan sehat bagi masyarakat. Pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu telah disiapkan serta bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan pelayanan ketika melaksanakan mudik.

"Kita siapkan pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu yang bisa dimanfaatkan masyarakat yang kelelelahan dan ingin istirahat sehingga telah  disiapkan berbagai fasilitas pada pos tersebut. Masyarakat bisa beristirahat dan bagi yang berbuka puasa juga disiapkan takjil. Kami juga berupaya angka kecelakaan selama arus mudik bisa ditekan seminimal mungkin," ucap eks Kabareskrim Polri tersebut.

Lebih dalam, Sigit menegaskan, demi meningkatkan imunitas dan kekebalan terhadap virus Covid-19, pos-pos tersebut juga disiapkan gerai vaksin guna melengkapi hingga dosis III atau booster.

"Tadi saya lihat ada beberapa masyarakat yang memanfaatkan itu. Ini untuk meyakinkan kita semua baik yang mudik atau di daerah tujuan mudik memiliki imunitas sehingga pasca-mudik laju Covid-19 bisa dijaga. Mudik sehat kita bekali booster. Sehingga saat bertemu keluarga dan masyarakat, kita sama-sama memiliki imunitas. Mudik nyaman karena jalur rekayasa dan pilihan waktu yang kita siapkan diketahui oleh masyarakat melalui informasi yang akan terus disampaikan melalui berbagai jalur media sehingga masyarakat bisa terhindar dari potensi kemacetan," papar Sigit.

Tak hanya itu, Sigit mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan strategi evakuasi apabila terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan dan bencana alam. Bahkan, polisi bekerjasama dengan PT. Pertamina akan menyiapkan tim mobile guna mengantisipasi pemudik yang kehabisan bensin ketika melakukan perjalanan.

Disisi lain, Sigit memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah melakukan mudik lebih awal sebagaimana imbauan dari Presiden Jokowi. Pasalnya, dari data yang diterimanya, telah terjadi peningkatan arus masyarakat yang hendak mudik.

Hal itu juga terlihat dari tinjauannya secara langsung ke Pelabuhan Merak pada hari ini yang telah terjadi kepadatan masyarakat untuk melaksanakan mudik.

"Di penyeberangan Merak yang tadinya tidak pernah ada pemberangkatan siang hari, tadi, seluruh dermaga dari 1 sampai 6 semua terisi. Dan kemudian diperlakukan status kuning. Jadi kuning itu sudah ada antrian tapi belum masuk tol kurang lebih 1 kilo dari jalur pintu tol paling akhir masuk dermaga. Tentunya dalam kesempatan ini kita ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mengikuti imbauan tersebut sehingga bisa mengurangi potensi terjadinya kemacetan pada saat H-4 nanti. Saya kira ini sudah baik dan harapan kita disisa waktu yang ada angka ini terus meningkat," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Bogor,Sulutnews.com  - sebagai upaya mengembangkan, merawat dan melestarikan seni budaya Sunda Jawa barat, Palataran Pakujajar Sipatahunan menyelenggarakan workshop terompet penca yang diadakan di Palataran, jalan Loader No.2 kompleks Bina Marga, kota Bogor. Minggu, (27/3/2022) malam.

Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh ketua umum yayasan Palataran Pakujajar Sipatahunan, Wirabrata Arifin, SE yang didampingi oleh jajaran pengurus, dan panitia. Acara dimulai pukul 19.30 WIB sampai dengan selesai tersebut diikuti oleh belasan peserta.

Dalam kesempatan itu, Wirabrata Arifin mengatakan tujuan dari diadakannya workshop, selain untuk melestarikan juga pihaknya mengajak kepada generasi penerus yang akan datang agar bisa menjaganya secara baik. "Terompet penca merupakan warisan budaya yang wajib dilestarikan, agar kedepannya peniup terompet penca semakin banyak," katanya.

Terselenggaranya workshop, hasil kerjasama bareng Palataran Pakujajar Sipatahunan dengan IPSI dan PPSI kota Bogor. Pihaknya berharap, dengan adanya pemain terompet di masing-masing perguruan, akan meningkatkan kreatifitas, kreasi dan pola-pola yang lebih menarik lagi nantinya.

Darah seni dan kecintaannya terhadap seni budaya Sunda, khususnya Jawa barat mengalir deras dari kedua orangtuanya, Wirabrata Arifin juga menceritakan sejarah singkat berdirinya Yayasan Palataran Pakujajar Sipatahunan.

"Didirikannya Yayasan, buah dari kecintaan ibu akan budaya Sunda dan ingin melestarikan, yayasan Pakujajar Sipatahunan ini berdiri sejak tahun 1985," ujar pria yang akrab disapa Abob.

Sementara itu ketua pelaksana acara workshop, Agung Nurohmat dihadapan para peserta menyampaikan ucapan terima kasih kepada para peserta yang sudah berkenan dan bersedia hadir di acara workshop, tak lupa dirinya juga berterimakasih kepada semua pihak yang telah mensupport dan mendukung acara.

"Alhamdulillah ada belasan peserta yang mengisi daftar hadir, workshop terompet ini akan berlangsung selama enam bulan ke depan, seminggu sekali pertemuan," pungkasnya.(*/Melvin)

Bogor,Sulutnews.com - Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan (JKW) Persatuan Wartawan Indonesia, akan tiba di Kota Bogor pada Selasa 29 Maret 2022 mendatang. Sebelum finish di Jakarta, tim motoris ini akan melintas di wilayah Bogor. PWI Kota Bogor melakukan persiapan-persiapan dalam menyambut kedatangan tim yang sudah menjelajah daerah di seluruh Provinsi di Indonesia itu.

Dalam penyambutan nanti, PWI Kota Bogor bekerjasama dengan pihak Pemkot Bogor, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Bogor, Polmas Bogor Raya, Polresta Bogor Kota dan sejumlah pihak lainnya. Kedatangan tim JKW akan disambut oleh pihak Pemkot Bogor di Balaikota dan dilanjutkan dengan mengunjungi lokasi kampung tematik Mulyaharja di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti mengatakan, PWI Kota Bogor bekerjasama dengan sejumlah pihak sudah siap menyambut kedatangan tim JKW. Berdasarkan informasi, tim JKW akan tiba di Bogor pada tanggal 28 Maret. "Mereka akan menginap dulu di kawasan Puncak Cisarua, karena akan melihat sejumlah lokasi wisata di kawasan Puncak. Besoknya baru tim JKW ke Kota Bogor," kata Ari panggilan akrabnya ini usai rapat pengurus dalam penyambutan tim JKW di gedung PWI Kota Bogor, Jumat (25/3/2022).

Ari menjelaskan, kedatangan rombongan tim JKW akan disambut di kawasan Ciawi oleh PWI Kota Bogor, kemudian menuju ke Balaikota Bogor. Sesampainya di Balaikota nanti, akan disambut oleh pihak Pemkot Bogor, lalu dilanjutkan touring bersama dari Balaikota ke lokasi wisata di Mulyaharja.

"Kami berharap kondisi para bikers dari tim JKW selalu diberikan kesehatan dan keselamatan, sehingga bisa menuntaskan penjelajahannya hingga finish di Jakarta nanti," harapnya.

Sementara, Wabendum PWI Pusat, Edy Yoga mengatakan, saat ini para tim motoris berada di Gunung Kidul, Yogyakarta. Tim akan melanjutkan perjalanan melalui jalur Selatan Jawa Barat melewati Ciamis, Tasikmalaya, Bandung, Cianjur hingga ke Bogor. "Tim JKW akan tiba di Bogor pada hari Senin tanggal 28 Maret 2022. Dari Bogor, tim akan melanjutkan perjalanan hingga finish di Jakarta," ungkap Yoga, Jumat (25/3/2022).

Hingga saat ini, lanjut Yoga, kondisi kesehatan para bikers JKW dalam kondisi sehat dan baik. Mereka sudah melewati 32 Provinsi di Indonesia dengan jarak tempuh 17.000 Kilometer. "Mudah-mudahan perjalanan tim hingga sampai di Jakarta nanti dalam keadaan baik," pungkasonya.

Untuk diketahui, tim JKW mengawali penjelajahannya pada 28 Oktober 2021 dari kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat. Yanni Krishnayanni, Agus Blues Asianto, Indrawan Ibonk serta Sonny Wibisono, merupakan empat rider yang menjalani misi touring JKW-PWI dengan jarak perjalanan 17.000 kilometer selama lima bulan. Perjalanan mereka akan melintas di 34 provinsi, 15 pulau dan 7 Gunung tertinggi di Indonesia. Empat orang jurnalis ini ditemani motor Kawasaki yang berkolaborasi dengan Kingland Tire dan apparel Contin serta helm Trooper. (*/Parmin)

Bandung,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau Pasar Sehat Sabilulungan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/3/2022). Dalam kunjungannya tersebut, Sigit ingin memastikan proses distribusi berjalan lancar, ketersediaan minyak goreng khususnya jenis curah tersedia dan penjualannya sesuai dengan kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah.

Menurut Sigit, minyak goreng curah serta sembako harus terjamin ketersediaannya untuk masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi, sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan.

"Tadi saya tanya langsung ke beberapa pedagang terkait keberadaan minyak goreng. Memang kemarin mereka sampaikan minyak curah masih belum dapat sesuai HET, tapi hari ini saya tanyakan untuk pasar Soreang mendapatkan 5 ton dan dibagikan kepada 61 pedagang," kata Sigit usai melakukan peninjauan.

Menurut Sigit, para pedagang menjual minyak goreng kepada masyarakat dengan harga Rp15.500 per kilogram. Hal itu sudah sesuai HET yang ditetapkan Pemerintah.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga menanyakan langsung kepada para distributor berapa harga yang mereka lepas ke pedagang. Para pedagang mengaku melepas minyak goreng dengan selisih seribu rupiah sehingga sampai ke konsumen Rp15.500.

"Saya harap dan minta tolong ini terus dikontrol sehingga keberadaan minyak curah betul-betul bisa tersedia dan harganya sesuai dengan HET," ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini juga berharap ketersediaan dan harga minyak goreng termasuk sembako benar-benar terjaga hingga bulan Ramadan nanti dan seterusnya.

Dengan begitu, segala kebutuhan sembako dan komoditas lainnya yang dibutuhkan masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga selalu tersedia.

"Tentunya fluktuasi harga saya harapkan terus diikuti sehingga kita betul-betul bisa menjaga dan terkendali," tutup Sigit. (Adrian)

Jabar,Sulutnews.com  - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk terus berkomitmen mencegah dan memberangus peredaran narkotika di Indonesia. Menurut Sigit, hal itu wujud nyata, untuk menjaga serta mengawal program Pemerintah dalam mewujudkan SDM yang unggul.

Hal itu ditegaskan oleh Kapolri saat memimpin konferensi pers pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 1,196 ton di Pusdik Intelkam, Soreang, Jawa Barat, Kamis (24/3/2022).

"Karena itu saya berikan apresiasi kepada rekan-rekan yang melakukan pengungkapan. Saya kira apa yang telah rekan-rekan lakukan tentunya jadi bagian dan kontribusi bagi kita untuk menjaga agar program Pemerintah mewujudkan SDM unggul, untuk menuju Indonesia Maju atau Indonesia Emas betul-betul kita bisa jaga," kata Sigit.

Dengan adanya komitmen pencegahan peredaran narkotika di Indonesia, kata Sigit, hal itu akan mencegah rusaknya generasi muda sebagai generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba. Karena itu, Sigit meminta, kepada seluruh jajaran dan stakeholder terkait untuk memberangus barang haram tersebut dari hulu hingga hilir.

"Sekali lagi tentunya saya mohon informasi dan kerjasama ditingkatkan terus. Kemudian kita harus memiliki daya tangkal dan daya cegah, terhadap bahaya dari penyalahgunaan narkoba," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Menurut Sigit, pengungkapan narkotika jenis Sabu seberat 1,196 ton melalui Joint Investigation antara Bareskrim Polri, Direktorat Narkoba Polda Jawa Barat dan BNNP Jawa Barat itu, adalah salah satu keberhasilan terbesar di awal tahun 2022 ini.

Dengan adanya pengungkapan itu, Sigit memaparkan bahwa, pengungkapan narkoba sepanjang 2022 periode Januari hingga Maret, Polri telah mengungkap sabu sebanyak 2,73 ton, ganja 7,24 ton dan pil ekstasi sebesar 230.789 butir.

"Saya harapkan kedepan pengungkapan besar terus dilakukan. Dan yang paling penting bagaimana kita mencegah agar narkoba,  kita tekan untuk tidak masuk ke dalam negeri. Serta, lalu bagaimana berikan hukuman maksimal kepada pelaku-pelaku bandar. Sehingga kemudian Indonesia ini tidak menjadi pasar buat mereka," ucap eks Kapolda Banten itu.

Demi menyelamatkan generasi bangsa, Sigit juga berharap para pengedar ataupun bandar yang memasukan dan mengedarkan narkoba di Indonesia dapat diberikan hukuman secara maksimal. Menurutnya, hal itu agar menjadi efek jera bagi pelaku tindak pidana narkoba.

"Tentunya kami mengimbau, untuk mitra kami di Kejaksaan dan Pengadilan Negeri untuk memberikan hukuman yang maksimal terhadap para pelaku. Sehingga kita tentunya memiliki tugas dan tanggung jawab agar generasi kita, generasi muda kita betul-betul bisa terjaga dari ancaman narkoba," tutur Sigit.

Terkait pengungkapan kasus ini, Sigit juga menginstruksikan kepada jajarannya untuk menjerat para pelaku dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Selanjutnya Sigit menyebut bahwa, dari keberhasilan pengungkapan 1,196 ton sabu ini, kepolisian dan stakeholder terkait berhasil menyelamatkan kurang lebih 5.980.000 orang dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Lebih dalam, pada kesempatan ini, Sigit kembali mengingatkan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk tidak 'main-main' terhadap narkotika. Pasalnya, ia tidak akan segan untuk memberikan hukuman atau sanksi tegas.

"Dan saya juga minta pada rekan-rekan seluruh Kapolda dan Kapolres, kalau ada anggota terlibat pecat, pidanakan dan berikan hukuman maksimal. Karena itu komitmen kita. Saya tidak mau bahwa ada bagian dari instirusi Polri ikut bermain main dengan ini," tegas Sigit.

"Namun terhadap anggota yang mengungkap dan memiliki prestasi, saya juga berkomitmen untuk memberikan reward. Sehingga kinerja anggota akan terus menjadi lebih baik," tambah Sigit sekaligus mengakhiri. (Adrian)